Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Akses Lapangan Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas Di Kota Medan Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Dalimunthe, Ritha; Supsiloani, Supsiloani
Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) Vol 10, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/antro.v10i1.62640

Abstract

Penyandang disabilitas masih banyak yang tidak dapat memiliki akses atau kesempatan seperti masyarakat non-disabilitas lainnya, salah satunya akses dalam memperoleh pekerjaan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam mengupayakan ketersediaan akses lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas di Kota Medan serta untuk melihat apa saja yang menjadi faktor penghambat tersedianya lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas baik dari sektor pemerintah maupun swasta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, FGD, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan kondisi tersebut, masih terdapat permasalahan yang dihadapi oleh para disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan. Diperlukan pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas guna meningkatkan skill dan kemampuan para disabilitas dengan tujuan dapat mencari pekerjaaan sesuai dengan keahlian para disabilitas, sangat dibutuhkan data berdasarkan jenis kedisabilitasan serta keahlian para disabilitas. Disamping itu perlu sosialisasi tentang kebijakan/ program dari Pererintah Kota Medan untuk pencari kerja disabilitas. There are still many people with disabilities who do not have access or opportunities like other non-disabled people, one of them is access to employment. The study aims to analyze the role of the government in ensuring the availability of access to employment for people with disabilities in Medan City and to see what factors hinder the availability of employment for people with disabilities, both from the government and private sectors. This research uses qualitative research methods with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out using interviews, FGD, observation and documentation. Based on these conditions, there are still problems faced by people with disabilities in getting work. It is necessary to empower people with disabilities to improve the skills and abilities of people with disabilities with the aim of being able to find work according to the skills of people with disabilities. Data is really needed based on the type of disability and the skills of people with disabilities. Apart from that, there is a need to socialize policies/programs from the Medan City Government for job seekers with disabilities.
Problematika Perempuan Menikah Penderita HIV/AIDS dalam Analisis Kuasa Tubuh Foucoult di Kota Medan Andriansyah, Dedi; Supsiloani, Supsiloani; Febryani, Ayu; Nur Azmi, Siti Wardani; Tarigan, Lisbhet Br
Jurnal Antropologi Sumatera Vol 21, No 1 (2023): Jurnal Antropologi Sumatera, December 2023
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i1.54030

Abstract

This research focuses on the problems experienced by married women suffering from HIV AIDS with a theoretical study of Michel Foucoult's body power. The design of this research is qualitative research with a phenomenological approach. This aims to reflect the life world of HIV AIDS cases among married women in the city of Medan. There are several things that underlie the permissive state of the informants which cannot be separated from the pressure (determinism) of cultural values that have been constructed into the informants' understanding. The state of determinism that influences this problem includes the cultural value of the household which provides space for the construction of patriarchal domination. This then presents the episteme of "serving" the husband which creates oppression (subaltern) in women. Not only do they face chronic health problems, but also complicated household problems due to their illness. Even though this woman's position is also that of a victim who was infected by her husband
PEMENUHAN HAK SIPIL ANAK DISABILITAS DI KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Supsiloani, Supsiloani; Siregar, Indah Permatasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.51485

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan setiap orang yang mengalami keterbatasan  fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu yang lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Salah satu hak anak disabilitas yang harus terpenuhi adalah hak sipil berupa kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta lahir. Akan tetapi, di lapangan diketahui bahwa masih banyak anak disabilitas yang hak sipik mereka belum terpenuhi. Salah satunya anak disabilitas yang terdapat di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Oleh karena itu, dalam upaya pemenuhan hak sipil anak disabilitas, metode yang dilakukan oleh tim pengabdian Universitas Sumatera Utara adalah melakukan transfer knowledge mengenai Pemenuhan Hak Anak Disabilitas. Sedangkan rencana tindak lanjut yang dilakukan adalah pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak disabilitas.
OUTFIT OF THE DAY SEBAGAI EKSPRESI DIRI DIKALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN TATA BUSANA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Stefani Vanesha Simbolon, Meira; Supsiloani, Supsiloani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4114-4120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena Outfit of The Day pada mahasiswa Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Medan mengenai manfaat Mahasiswa Pendidikan Tata Busana mengikuti Outfit of the day dan praktik Outfit of The Day sebagai bahasa visual untuk mengekspresikan diri pada mahasiswa Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan oleh mahasiswa ketika mengikuti trend outfit of the day  adalah mahasiswa dapat mengekspresikan diri dan kreativitas dalam memilih pakaian selain itu juga dapat membuat tampilan diri lebih menarik.  Praktik mahasiswa Pendidikan Tata Busana sebagai bahasa visual untuk mengungkapkan kepribadian dan personal sebagai mahasiswa yang memahami fashion dan mengikuti zaman. Biasanya mahasiswa memposting foto dari OOTD di aplikasi Instagram pada fitur story (cerita). OOTD digunakan oleh mahasiswa Pendidikan Tata Busana sebagai bahasa visual untuk menunjukkan diri. 
PEMANFAATAN DANA BANTUAN KIPK OLEH MAHASISWA PENERIMA KIPK DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Pasaribu, Ummi Muannur; Supsiloani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 9 No. 2 (2024): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v9i2.2706

Abstract

This research aims to find out how KIP-K aid funds are utilized by KIP-K recipient students at the Faculty of Education, Medan State University in 2020. This research also examines how the KIP-K aid funds are implemented by KIP-K recipient students in Medan State University Faculty of Education. This research was conducted at the Faculty of Education, Medan State University. This research was conducted using qualitative research with observation, interview and documentation methods. The results of this research show that the students who receive KIP-K assistance funds provided by the government are students who truly come from low-income or disadvantaged economies who have met the requirements to be part of the KIP-K recipients. The use and implementation of KIP-K assistance funds that have been carried out by KIP-K recipient students at the Faculty of Education, Medan State University has been appropriate for its use, namely no longer paying tuition fees for a single semester of study, can help meet living needs during lectures and utilize funds KIP-K assistance on matters related to lectures.
STRATEGI ADAPTASI ETNIS TIONGHOA DI KECAMATAN KISARAN BARAT KABUPATEN ASAHAN Aqilah, Tiara; Supsiloani, Supsiloani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.43-51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi etnis Tionghoa dalam beradaptasi dan menganalisis proses adaptasi sosial budaya yang dilakukan etnis Tionghoa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan etnis Tionghoa dalam beradaptasi dipengaruhi beberapa faktor 1) faktor interaksi dan komunikasi bahwa relative sedikit etnis Tionghoa bisa bahasa Jawa dan lebih fasih menggunakan bahasa Indonesia. Kemudian, menggunakan bahasa Hokkien ketika berkomunikasi dengan sesama etnis Tionghoa. 2) faktor ekonomi karena diskriminasi di masa orde baru membuat etnis Tionghoa tidak memiliki peluang bekerja di bidang lain selain berdagang. 3) faktor pendidikan bahwa relatif sedikit pendidikan formal yang menerima etnis Tionghoa, sehingga sebagian besar etnis Tionghoa melanjutkan pendidikannya di swasta. Proses adaptasi sosial budaya etnis Tionghoa berkaitan dengan 1) adaptive behavior bahwa etnis Tionghoa menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Hokkien dan bahasa Jawa saat berkomunikasi. 2) adaptive strategies dalam mempertahankan ekonomi etnis Tionghoa memilih menjadi pedagang kecil hingga besar seperti sekarang. 3) adaptive processes bahwa ada hubungan timbal balik antara etnis Tionghoa dengan etnis Jawa seperti pada saat hajatan, perayaan hari raya.
ADAPTASI PASANGAN PERKAWINAN USIA ANAK DALAM MEMPERTAHANKAN RUMAH TANGGA PADA KELUARGA JAWA DI DESA SEI KAMAH II KECAMATAN SEI DADAP Syahputri, Ainda; Supsiloani, Supsiloani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.17-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan problematika yang dihadapi pasangan perkawinan usia anak dalam menjalankan rumah tangga, menganalisis strategi yang dilakukan pasangan perkawinan usia anak dalam menghadapi tantangan untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga, menganalisis nilai-nilai budaya Jawa yang berperan dalam mengatasi tekanan stres pada pasangan perkawinan usia anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sei Kamah II Kecamatan Sei Dadap. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika yang dihadapi oleh pasangan perkawinan usia anak meliputi: kesulitan finansial, komunikasi yang buruk, beban emosional, dan tingkat stres yang tinggi. Adapun strategi yang dilakukan pasangan perkawinan usia anak tersebut dalam menghadapi tantangan yaitu dengan melakukan komunikasi yang lebih terbuka, memberikan  dukungan emosional, fleksibilitas, kerja sama dalam keuangan, melakukan refleksi diri, serta memanfaatkan dukungan dari keluarga dan juga teman. Peran nilai budaya Jawa dalam menghadapi tantangan untuk mengatasai tekanan stres pada pasangan perkawinan usia anak, yaitu meliputi: nilai penghormatan, kesabaran, sikap welas asih, kesadaran akan citra sosial, kerukunan, belajar dari pengalaman orang terdahulu, serta menjadi teladan bagi anak.
TRADISI BROKOHAN SAPI PADA ETNIK JAWA DI HUTA I BATU SILANGIT KABUPATEN SIMALUNGUN Rezlia, Nadia; Supsiloani, Supsiloani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4998-5005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang tradisi brokohan sapi dilakukan dan kaitannya dengan lingkungan etnik Jawa di Huta I Batu Silangit, untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi brokohan sapi pada etnik Jawa di Huta I Batu Silangit, serta untuk mendeskripsikan kepercayaan etnik Jawa pada pelaksanaan tradisi brokohan sapi di Huta I Batu Silangit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Huta I Batu Silangit Kabupaten Simalungun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang etnik Jawa melakukan tradisi brokohan sapi karena tradisi ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur pemilik sapi kepada Allah SWT. karena telah memberikan rezeki berupa lahirnya anak sapi. Tradisi ini masih dilakukan karena dapat dijadikan sebagai sarana untuk menjalin tali silaturahim, sebagai sarana bersedekah, berbagai pengetahuan, pengalaman dan harapan supaya sapi tumbuh sehat dan subur. Tradisi brokohan sapi terus dilakukan karena lingkungan fisik wilayah ini sangat mendukung karena dikelilingi oleh perkebunan karet yang cukup banyak rumputnya sehingga masyarakat bisa memelihara sapi. Lingkungan sosial juga mendukung tradisi ini karena sifat tolong menolong antar sesama masyarakat sangat kuat. Proses pelaksanaan tradisi brokohan sapi disesuaikan dengan pelaksananya, namun biasanya dimulai dengan mempersiapkan alat dan bahan, meminta bantuan tetangga atau saudara, memasak nasi urap, membagikan nasi urap, dan makan bersama. Kepercayaan etnik Jawa terhadap tradisi ini sangat kuat, karena mereka yakin apabila melaksanakan tradisi ini maka rezekinya akan bertambah.
Multidimensional Approach to Curriculum Transformationin Increasing Multicultural Appreciation Supsiloani; Ratih Baiduri; Bakhrul Khair Amal; Sulian Ekomila
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i3.680

Abstract

The need for curriculum transformation in Indonesia to support multicultural education is increasingly evident. This study focuses on how a multidimensional approach to curriculum transformation can effectively enhance students' appreciation of multiculturalism. This approach fosters tolerance and respect for cultural, ethnic, and religious diversity. This study used qualitative methods. Data were collected through in-depth interviews and documentation. Data analysis using thematic coding and triangulation techniques to ensure data validity, consistency, and reliability of findings. Curriculum transformation at State Junior High School I Medan integrates cognitive, affective, psychomotor, and socio-cultural dimensions to foster multicultural appreciation. Key changes include shifting the curriculum's focus from academic achievement to developing tolerance and respect for cultural diversity. Teaching materials now incorporate multicultural perspectives, and project-based participatory learning methods actively engage students in cultural activities. Classrooms are organized to promote gender and religious balance, and assessments are more holistic, evaluating students' academic performance and involvement in multicultural activities. This transformation creates a more inclusive and culturally responsive educational environment, helping students develop the academic and socio-emotional skills needed to live in a diverse society. This approach prepares students to be more tolerant and inclusive, positively impacting their interactions in an increasingly globalized world. This research provides valuable insights for educators and policymakers on increasing multicultural appreciation among students.
Kepemimpinan Dalam Tradisi Batak Ugamo Malim Desa Binjai Kecamatan Medan Denai Kota Medan Sumatera Utara Angga, Angga; Munthe, Mona Ratu; Sari, Putri Amelia; Supsiloani, Supsiloani; Rambe, Tappil
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i1.940

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat bagaiamana kepimimpinan dalam tradisi batak Ugamo Malim . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di desa Binjai Kecamatan Medan Denai Kota Medan Sumatera Utara dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui obeservasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan parmalim dibagi menjadi dua bagian yaitu pengurus pusat yang dilaksanakan pada riual wajib seperti Upacara Siahalima & Sipahasada. dan pengurus cabang yang dilaksanakan pada saat upacara mararisabtu, mangan na paet, dan manganggir. Tujuannya supaya mengatur segala hal yang berhubungan dengan kegiatan ritual maupun non ritual.