Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PERALIHAN MATA PENCAHARIAN PETANI LADANG MENJADI PENANAM BAKAU DI DESA SEI SEMBILANG KABUPATEN ASAHAN Ratu Munthe, Mona; Hidayat, Hidayat; Supsiloani, Supsiloani
Jurnal Antropologi Sumatera Vol. 22 No. 1 (2024): Vol 22, No 1 (2024): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2024
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v22i1.66546

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis fenomena langkanya buah kelapa membawa dampak kepada masyarakat petani ladang. Dilihat dari kehidupan masyarakat yang mulai tidak mencukupi membuat masyarakat melakukan peralihan mata pencaharian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Sei Sembilang Kebupaten Asahan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui obeservasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan masyarakat Desa Sei Sembilang yang cenderung rendah disertai dengan kerugian tenaga yang dialami membawa dampak yang serius bagi masyarakat setempat, seperti ketidakmampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mendapatkan akses di bidang pada sektor kesehatan dan pendidikan, dan lain sebagainya. Di dalam proses peralihan mata pencaharian yang dilakukan oleh masyarakat pasti terdapat suatu pembelajaran yang digunakan sebagai bekal pengetahuan untuk beralih melakukan pekerjaan yang baru.
COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH PASAR KAMU (YOUTH BREAKFAST MARKET) IN DENAI LAMA VILLAGE DELI SERDANG REGENCY Azmi, Ulul; Puspitawati; Supsiloani
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol. 17 No. 1 (2025): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL) JUNE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v17i1.65638

Abstract

The purpose of this study is to examine the Youth Creative Breakfast Market (PASAR KAMU) located in Denai Lama Village, Pantai Labu District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. This study uses a case study approach. The object of this study is the Youth Creative Breakfast Market (PASAR KAMU). Data sources consist of individuals directly and indirectly involved in the activity. To collect data, the researcher used several techniques including documentation, observation, and interviews. Data analysis in this study uses an interpretive approach that aims to achieve a comprehensive understanding of facts, data, and phenomena. This study focuses on the community empowerment process carried out in three stages: the discovery of the PASAR KAMU model, capacity transformation, and capability enhancement. The community empowerment program implemented includes tourism awareness education, training in managing PASAR KAMU as a culinary tourism area, traditional musical instrument training, and entrepreneurship training. The empowerment activities carried out by the Area Kawan Lama group for PASAR KAMU volunteers have resulted in an increased entrepreneurial spirit among young people, increased family income, and contributed to the preservation of regional arts and culture, especially performing arts and traditional Javanese and Malay foods.
PEMENUHAN HAK SIPIL ANAK DISABILITAS DI KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Supsiloani, Supsiloani; Siregar, Indah Permatasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.51485

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan setiap orang yang mengalami keterbatasan  fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu yang lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Salah satu hak anak disabilitas yang harus terpenuhi adalah hak sipil berupa kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta lahir. Akan tetapi, di lapangan diketahui bahwa masih banyak anak disabilitas yang hak sipik mereka belum terpenuhi. Salah satunya anak disabilitas yang terdapat di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Oleh karena itu, dalam upaya pemenuhan hak sipil anak disabilitas, metode yang dilakukan oleh tim pengabdian Universitas Sumatera Utara adalah melakukan transfer knowledge mengenai Pemenuhan Hak Anak Disabilitas. Sedangkan rencana tindak lanjut yang dilakukan adalah pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak disabilitas.
Problematika Perempuan Menikah Penderita HIV/AIDS dalam Analisis Kuasa Tubuh Foucoult di Kota Medan Andriansyah, Dedi; Supsiloani, Supsiloani; Febryani, Ayu; Nur Azmi, Siti Wardani; Tarigan, Lisbhet Br
Jurnal Antropologi Sumatera Vol. 21 No. 1 (2023): Jurnal Antropologi Sumatera, December 2023
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v21i1.54030

Abstract

This research focuses on the problems experienced by married women suffering from HIV AIDS with a theoretical study of Michel Foucoult's body power. The design of this research is qualitative research with a phenomenological approach. This aims to reflect the life world of HIV AIDS cases among married women in the city of Medan. There are several things that underlie the permissive state of the informants which cannot be separated from the pressure (determinism) of cultural values that have been constructed into the informants' understanding. The state of determinism that influences this problem includes the cultural value of the household which provides space for the construction of patriarchal domination. This then presents the episteme of "serving" the husband which creates oppression (subaltern) in women. Not only do they face chronic health problems, but also complicated household problems due to their illness. Even though this woman's position is also that of a victim who was infected by her husband
Development of culture-based budi pekerti learning strategies and learning styles in skills lessons Amal, Bakhrul Khair; Farihah, Farihah; Ampera, Dina; Supsiloani, Supsiloani; Alhudawi, Usman
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232193

Abstract

The purpose of this research is to develop character learning strategies, find out the learning outcomes of skills taught with hobbyist Batak culture learning strategies and Javanese culture-based learning strategies, find out the learning outcomes of skills that have visual and kinesthetic learning styles, and know the interactions between learning strategies and styles. Learning that has an impact on learning outcomes. This research is development research with a quasi-experimental treatment. The instruments used are learning achievement tests and learning style questionnaire sheets. The hypothesis was tested using Anava. The results of the study stated that learning Skills I in the Batak culture-based learning strategy class had higher learning outcomes than the Skills class with Javanese culture-based character learning strategies in 27 public schools in Medan City. Second Learning Objectives Student skills have a higher kinesthetic learning style compared to students who have a visual learning style in Medan City Middle School students. So for culture-based learning strategies, the results will be better if students have a tendency for kinesthetic learning styles, because kinesthetic learning styles are in accordance with character learning strategies.
REVISITING THE CULTURAL IDENTITY OF NYADRAN IN THE GLOBALIZATION ERA: QUALITATIVE ANTHROPOLOGY PERSPECTIVE Amal, Bakhrul Khair; Supsiloani, Supsiloani; Samosir, Sry Lestari; Moktar, Megan Riri
Al-Qalam Vol. 30 No. 1 (2024)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v30i1.1415

Abstract

In an increasingly integrated and connected era of globalization, cultural identity becomes important in maintaining the diversity and uniqueness of each human group. This research changes the traditional cultural identity of "Nyadran" in the context of the globalization era, using a contemporary anthropological perspective. "Nyadran" is a Javanese cultural tradition that is historically closely linked to local values and local community beliefs. However, along with the development of the era of globalization, this tradition has undergone a significant transformation in an effort to adapt to ever-changing global flows. Using contemporary anthropological research methods, this research involves active participation in the "Nyadran" event as well as interviews with practitioners and participants of this tradition. Data analysis reveals how local elements in "Nyadran" interact with global influences, such as technology, mass media, and changes in social values. In addition, this research explores how globalization can influence the concept of local cultural identity and how local communities react to these changes. The results of this research provide in-depth insight into the dynamics of changing cultural identity in the era of globalization, highlighting the complexity of the relationship between traditional and modern elements in the context of "Nyadran".
Akses Lapangan Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas Di Kota Medan Siregar, Hairani; Berlianti, Berlianti; Dalimunthe, Ritha; Supsiloani, Supsiloani
Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) Vol. 10 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/antro.v10i1.62640

Abstract

Penyandang disabilitas masih banyak yang tidak dapat memiliki akses atau kesempatan seperti masyarakat non-disabilitas lainnya, salah satunya akses dalam memperoleh pekerjaan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam mengupayakan ketersediaan akses lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas di Kota Medan serta untuk melihat apa saja yang menjadi faktor penghambat tersedianya lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas baik dari sektor pemerintah maupun swasta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, FGD, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan kondisi tersebut, masih terdapat permasalahan yang dihadapi oleh para disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan. Diperlukan pemberdayaan masyarakat penyandang disabilitas guna meningkatkan skill dan kemampuan para disabilitas dengan tujuan dapat mencari pekerjaaan sesuai dengan keahlian para disabilitas, sangat dibutuhkan data berdasarkan jenis kedisabilitasan serta keahlian para disabilitas. Disamping itu perlu sosialisasi tentang kebijakan/ program dari Pererintah Kota Medan untuk pencari kerja disabilitas. There are still many people with disabilities who do not have access or opportunities like other non-disabled people, one of them is access to employment. The study aims to analyze the role of the government in ensuring the availability of access to employment for people with disabilities in Medan City and to see what factors hinder the availability of employment for people with disabilities, both from the government and private sectors. This research uses qualitative research methods with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out using interviews, FGD, observation and documentation. Based on these conditions, there are still problems faced by people with disabilities in getting work. It is necessary to empower people with disabilities to improve the skills and abilities of people with disabilities with the aim of being able to find work according to the skills of people with disabilities. Data is really needed based on the type of disability and the skills of people with disabilities. Apart from that, there is a need to socialize policies/programs from the Medan City Government for job seekers with disabilities.
ADAPTASI PASANGAN PERKAWINAN USIA ANAK DALAM MEMPERTAHANKAN RUMAH TANGGA PADA KELUARGA JAWA DI DESA SEI KAMAH II KECAMATAN SEI DADAP Syahputri, Ainda; Supsiloani, Supsiloani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i1.2025.17-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan problematika yang dihadapi pasangan perkawinan usia anak dalam menjalankan rumah tangga, menganalisis strategi yang dilakukan pasangan perkawinan usia anak dalam menghadapi tantangan untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga, menganalisis nilai-nilai budaya Jawa yang berperan dalam mengatasi tekanan stres pada pasangan perkawinan usia anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di Desa Sei Kamah II Kecamatan Sei Dadap. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika yang dihadapi oleh pasangan perkawinan usia anak meliputi: kesulitan finansial, komunikasi yang buruk, beban emosional, dan tingkat stres yang tinggi. Adapun strategi yang dilakukan pasangan perkawinan usia anak tersebut dalam menghadapi tantangan yaitu dengan melakukan komunikasi yang lebih terbuka, memberikan  dukungan emosional, fleksibilitas, kerja sama dalam keuangan, melakukan refleksi diri, serta memanfaatkan dukungan dari keluarga dan juga teman. Peran nilai budaya Jawa dalam menghadapi tantangan untuk mengatasai tekanan stres pada pasangan perkawinan usia anak, yaitu meliputi: nilai penghormatan, kesabaran, sikap welas asih, kesadaran akan citra sosial, kerukunan, belajar dari pengalaman orang terdahulu, serta menjadi teladan bagi anak.
TRADISI BROKOHAN SAPI PADA ETNIK JAWA DI HUTA I BATU SILANGIT KABUPATEN SIMALUNGUN Rezlia, Nadia; Supsiloani, Supsiloani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.4998-5005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang tradisi brokohan sapi dilakukan dan kaitannya dengan lingkungan etnik Jawa di Huta I Batu Silangit, untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi brokohan sapi pada etnik Jawa di Huta I Batu Silangit, serta untuk mendeskripsikan kepercayaan etnik Jawa pada pelaksanaan tradisi brokohan sapi di Huta I Batu Silangit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Huta I Batu Silangit Kabupaten Simalungun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang etnik Jawa melakukan tradisi brokohan sapi karena tradisi ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur pemilik sapi kepada Allah SWT. karena telah memberikan rezeki berupa lahirnya anak sapi. Tradisi ini masih dilakukan karena dapat dijadikan sebagai sarana untuk menjalin tali silaturahim, sebagai sarana bersedekah, berbagai pengetahuan, pengalaman dan harapan supaya sapi tumbuh sehat dan subur. Tradisi brokohan sapi terus dilakukan karena lingkungan fisik wilayah ini sangat mendukung karena dikelilingi oleh perkebunan karet yang cukup banyak rumputnya sehingga masyarakat bisa memelihara sapi. Lingkungan sosial juga mendukung tradisi ini karena sifat tolong menolong antar sesama masyarakat sangat kuat. Proses pelaksanaan tradisi brokohan sapi disesuaikan dengan pelaksananya, namun biasanya dimulai dengan mempersiapkan alat dan bahan, meminta bantuan tetangga atau saudara, memasak nasi urap, membagikan nasi urap, dan makan bersama. Kepercayaan etnik Jawa terhadap tradisi ini sangat kuat, karena mereka yakin apabila melaksanakan tradisi ini maka rezekinya akan bertambah.
VALUES OF TOLERANCE BETWEEN RELIGIOUS PEOPLE IN THE COMMUNITY OF PARDOMUAN VILLAGE, ARSE DISTRICT, SOUTH TAPANULI DISTRICT Hasian Harahap, Daud; Supsiloani, Supsiloani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2677-2682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai toleransi antar umat beragama di Desa Pardomuan, untuk mengetahui faktor pendukung toleransi antar umat beragama pada masyarakat desa Pardomuan dan faktor penghambat toleransi umat beragama pada masyarakat desa Pardomuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Penelitian kualitatif bertujuan untuk memberi penjelasan secara mendalam tentang objek penelitian. Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan mengapa nilai-nilai toleransi umat beragama harus di diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di Desa Pardomuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Nilai-nilai toleransi umat beragama pada Masyarakat Desa Pardomuan mempengaruhi nilai toleransi, yaitu menghormati keyakinan orang lain, gotong royong, adanya Sumbangan Tolong Menolong dan keterlibatan adat istiadat di desa Pardomuan. Kemudian juga faktor pendukung toleransi antar umat beragama pada masyarakat desa paardomuan dan penghambat toleransi antar umat beragama di Desa Pardomuan, yaitu adanya kerjasama antar tokoh, keterbukaan wawasan, kesadaran antara Masyarakat dan peran pemerintah desa.