p-Index From 2021 - 2026
8.838
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Industri Pertanian Jurnal Pangan dan Gizi METANA Jurnal Teknik Kimia USU Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga Agrointek Jurnal Pangan dan Agroindustri Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Warta IHP (Warta Industri Hasil Pertanian) JITEK (Jurnal Ilmiah Teknosains) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian JST ( Jurnal Sains Terapan ) Indonesian Food and Nutrition Progress Biosel: Biologi Science and Education MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Riau Journal of Empowerment Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Jambura Journal of Chemistry Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Jurnal Agritechno Journal of Food and Culinary Jurnal Pemberdayaan Masyarakat FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Jurnal Abdi Insani Food ScienTech Journal International Journal of Advance Tropical Food (IJATF) Jurnal Triton Community Empowerment Agrokompleks Jurnal Sains Boga Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Teknik Kimia USU Jurnal Teknologi Pangan Jurnal Ilmiah Berkala Sains dan Terapan Kimia Journal of Agri-Food Science and Technology (JAFoST) Mediagro Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Jurnal Agrifoodtech Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Journal of Innovative Food Technology and Agricultural Product Jurnal Inovasi Bahan Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Coffee and Sustainability Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno
Claim Missing Document
Check
Articles

Efek Jenis Jahe dan Pre Treatment Blansing Terhadap Karakteristik Fisikokimia Minuman Jahe Instan Zahra Fidela; Iffah Muflihati; Enny Purwati Nurlaili; Arief Rakhman Affandi
Journal of Food and Culinary Vol. 4 No. 2 [Desember 2021]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v4i2.5425

Abstract

Jahe merupakan salah satu tanaman rimpang yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu pemanfaatan jahe adalah diolah menjadi minuman instan. Namun, selama ini pengolahan minuman jahe instan menggunakan rimpang jahe langsung tanpa diberikan perlakuan pendahuluan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis jahe dan penambahan perlakuan pendahuluan blansing dengan asam sitrat 0,05% terhadap sifat fisikokimia dan sensoris minuman jahe instan. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan dua faktor yaitu jenis jahe (jahe merah, jahe gajah, jahe emprit) dan ada tidaknya perlakuan pendahuluan blansing dengan asam sitrat 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai L*, a*, b* jahe instan perlakuan pendahuluan blansing dan jahe instan tanpa perlakuan pendahuluan menunjukkan nilai yang berbeda nyata. Nilai total fenol akan meningkat setelah jahe ditambahkan perlakuan pendahuluan blansing, dengan nilai total fenol tertinggi pada jahe merah perlakuan pendahuluan blansing sebesar 18,18%. Jenis jahe dan penambahan perlakuan pendahuluan blansing tidak memberikan pengaruh pada kelarutan dan waktu rehidrasi minuman jahe instan.
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KULIT NANAS MENJADI ABON Afif Kholifah; Zenny Zanuba Arifah; Ika Widyaningrum; Iffah Muflihati; Sari Suhendriani
MEDIAGRO Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.609 KB) | DOI: 10.31942/mediagro.v18i1.5880

Abstract

Kulit nanas merupakan limbah buah yang jumlahnya cukup melimpah. Pengolahan limbah kulit nanas menjadi produk pangan merupakan salah satu upaya diversifikasi untuk meningkatkan nilai limbah kulit buah. Salah satu produk olahan kulit nanas adalah abon yang umumnya dibuat dari daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis nanas terhadap karakteristik abon kulit nanas yang dihasilkan. Abon dibuat dari kulit nanas madu, lokal, dan campuran keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abon dari kulit nanas dengan jenis yang berbeda menghasilkan kadar air dan warna yang berbeda nyata, kecuali nilai b*. Uji perbandingan secara sensoris menunjukkan hasil bahwa sifat sensoris abon dari kulit nanas berbeda dengan abon ayam. Sifat sensoris ketiga sampel menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata, kecuali sifat teksturalnya. Tingkat kesukaan panelis terhadap ketiga sampel abon menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata.
PENGARUH JENIS PATI DAN KONSENTRASI KARAGENAN ‎TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA BAKSO IKAN PATIN ‎‎(Pangasius hypophthalmus)‎ Repka Natalia; Rizky Muliani Dwi Ujianti; Iffah Muflihati; Rini Umiyati
Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) Vol 5, No 1 (2022): JKPT Juni 2022
Publisher : Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkpt.v5i1.10951

Abstract

Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) merupakan salah satu jenis ikan air ‎tawar ‎yang ‎ketersediaannya melimpah dan harganya terjangkau. Ikan patin ‎dapat ‎menjadi alternatif sumber ‎protein hewani pengganti daging sapi pada ‎pembuatan ‎bakso. Karakteristik bakso dapat ‎dipengaruhi oleh komposisi bahan ‎penyusunnya. ‎Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ‎pengaruh variasi jenis pati ‎‎(tapioka, ‎sagu, maizena) dan konsentrasi karagenan (0%, 1%, 2% dan ‎‎3%) ‎terhadap ‎karakteristik fisikokimia bakso ikan patin. Metode ‎penelitian ‎menggunakan ‎Rancangan Acak Lengkap. Analisis fisikokimia meliputi: ‎kadar air, lemak, dan ‎protein, serta dilakukan pula analisis terstur yaitu: cohessivenes dan hardness. Hasil ‎analisis ‎kadar air berkisar antara 68.28-71.33%, kadar lemak 6.68-‎‎10.84%, kadar ‎protein ‎‎7.52-9.85 Nilai cohessivenes dengan rata-rata paling tinggi terdapat pada jenis pati tapioka ‎dengan konsentrasi karagenan 0%−2%. %, Rata-rata peningkatan nilai hardness paling tinggi terdapat pada perlakuan pati ‎sagu pada konsentrasi karagenan 0%−2%. Hasil terbaik pada perlakuan pati maizena ‎dengan ‎konsentrasi ‎karagenan 3%.‎ ‎
Pembuatan Cendol dari Tepung Jerami Nangka dengan Rasio Bahan yang Berbeda Indah Sari; Shintiya Diyah Ayu Mayang Sari; Sopiyan Amir; Iffah Muflihati; Sari Suhendriani
Journal of Food and Culinary Vol. 5 No. 1 [Juni 2022]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v5i1.5642

Abstract

Buah nangka memiliki limbah berupa jerami. Jerami nangka memiliki karakteristik yang hampir mirip dengan buah nangka serta memilki kandungan karbohidrat dan serat sehingga dapat diolah menjadi tepung. Tujuan dari penelitian ini untuk memanfaatkan limbah dan mengkaji penggunaan tepung jerami nangka terhadap karakteristik cendol. Metode yang digunakan untuk membuat tepung jerami nangka melalui proses blanching selama 5 menit kemudian pengeringan selama 24 jam dan penghalusan hingga diperoleh tepung jerami nangka. Tepung yang dihasilkan menjadi bahan dasar pembuatan cendol yang dicampurkan dengan tepung tapioka. Rasio tepung jerami nangka dan tapioka yang digunakan adalah 2:1, 3:1, dan 4:1. Hasil menunjukkan bahwa rasio 2:1 menghasilkan kadar air cendol tertinggi. Penggunaan tepung jerami nangka yang lebih banyak akan meningkatkan kecerahan cendol. Sifat sensoris dan tingkat kesukaan panelis dari ketiga rasio yang berbeda menunjukkan hasil yang tidak berbeda secara nyata.
Red Guava (Psidium guajava L.) Chemical Properties Characterization Using Different Packaging Methods During Storage Rini Umiyati; Lustika Eva Lusiana; Iffah Muflihati; Fafa Nurdyansyah
Food ScienTech Journal Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : University of Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/fsj.v4i2.14274

Abstract

The limited shelf life of red guava fruit encourages efforts to maintain its shelf life by using the sealing and wrapping packaging method with storage at 9ºC for 12 days. The purpose of this study was to determine the effect of packaging method and storage time on the chemical properties of red guava (Psidium guajava L.). This study used a factorial design consisting of 2 factors. The first factor is the packaging method (without packaging, sealing and wrapping). The second factor is storage time (day 0, day 3, day 6, day 9 and day 12). The results showed that the highest vitamin C content was in the sealing packaging method, namely on the 3rd day of storage at 3.3%. the highest water content value is 90.45% on the packaging method of wrapping storage on day 0, the highest value of total titrated acid in fruit with packaging method of packaging storage day 0 is 0.08%, while the highest value of total dissolved solids was 7.33oBrix on the 12th day storage sealing packaging method.
Online marketing assistance with e-commerce at UKM Athaya Kitchen Semarang Rizky Muliani Dwi Ujianti; Iffah Muflihati; Noora Qotrun Nada
Community Empowerment Vol 7 No 9 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.7750

Abstract

Breastfeeding mothers currently need food to facilitate breast milk so that babies get good nutrition and prevent stunting. The partner of this PKM activity is UKM Athaya Kitchen. To market their products sustainably, partners need e-commerce. This PKM program is carried out at UKM Athaya Kitchen by developing e-commerce, training, and mentoring in selling with e-commerce. The results of this program are the establishment of e-commerce for selling the the milkyflow breastfeeding biscuits, increasing the ability and knowledge of partners in using e-commerce. In addition, it can increase their marketing reach to be more comprehensive; more products sold so that the partner's economy will improve.
Sifat Fisik Dan Sensoris Beras Analog dari Tepung Cassava Termodifikasi Fisik yang Disubstitusi dengan Tepung Kacang Hijau Nur Annisa Metya Novikasari; Iffah Muflihati
Warta Industri Hasil Pertanian Vol 39, No 2 (2022)
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Agro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32765/wartaihp.v39i2.7079

Abstract

Beras analog merupakan beras tiruan yang terbuat dari bahan baku non beras. Tepung cassava dan tepung kacang hijau merupakan bahan baku yang digunakan dalam pembuatan beras analog. Modifikasi tepung cassava secara annealing, heat moisture treatment dan autoclaving-cooling bertujuan untuk memperbaiki karakteristik beras analog. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi fisik tepung cassava dan rasio tepung cassava termodifikasi tepung kacang hijau terhadap sifat fisik dan organoleptik beras analog. Penelitian ini menggunakan rasio tepung cassava termodifikasi serta tepung kacang hijau yaitu 1:1, 2:1, 3:1 Analisis fisik yang dilakukan yaitu bulk density, kekerasan, warna (L*, a*, b*), WAI, dan WSI. Uji sensoris dilakukan dengan metode hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis modifikasi dan rasio tepung cassava termodifikasi dan tepung kacang hijau meningkatkan warna (a*, b*), WAI, WSI serta menurunkan bulk density, kekerasan, warna L*. Uji sensoris secara hedonik menunjukkan bahwa panelis cenderung menyukai beras analog.
Komparasi Sifat Kimia, Fisik dan Sensoris Cookies Berbahan Baku Tepung Cangkang Kerang Finda Evita Marviana; Robiul Tsania; Fatwa Dewangga Saud; Iffah Muflihati; Sari Suhendriani; Rizky Muliani Dwi Ujianti
Jurnal Sains Boga Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Sains Boga Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Program Studi Tata Boga Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//JSB.005.2.01

Abstract

Cookies merupakan suatu produk olahan pangan yang memiliki bentuk kecil, tekstur renyah dan memiliki daya simpan yang cukup lama. Terbatasnya kandungan mineral pada cookies menjadikan cookies harus dilakukan penambahan suatu bahan yang dapat meningkatkan mineral yaitu cangkang kerang. Tingginya kandungan kalsium pada cangkang kerang dapat dijadikan pilihan dalam pembuatan cookies. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui sifat kimia, fisik dan sensoris cookies yang ditambahkan berbagai jenis tepung cangkang kerang yang berbeda. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan 3 jenis tepung cangkang kerang yang berbeda yaitu tepung cangkang kerang batik, tepung cangkang kerang darah, dan tepung cangkang kerang hijau. Hasil pengujian menunjukkan bahwa cookies kontrol tidak berbeda nyata dengan cookies penambahan tepung cangkang kerang batik, cookies penambahan tepung cangkang kerang darah, dan cookies penambahan tepung cangkang kerang hijau. Sedangkan cookies dengan penambahan tepung cangkang kerang batik berbeda nyata dengan cookies penambahan tepung cangkang kerang darah dan cookies penambahan tepung cangkang kerang hijau. Penambahan tepung cangkang kerang berpengaruh nyata terhadap kadar abu cookies. Penambahan tepung cangkang kerang menyebabkan warna cookies lebih gelap. Pengujian organoleptik deskriptif cookies dengan penambahan tepung cangkang kerang tidak memberikan pengaruh nyata dengan cookies kontrol. Pengujian organoleptik hedonik cookies dengan penambahan tepung cangkang kerang tidak memberikan pengaruh nyata pada warna, rasa, aroma, dan tekstur cookies.
Perbandingan Sifat Mie Instan, Mie Kering, dan Mie Basah yang Disubstitusi dengan Tepung Tulang Ayam Dani Satrio Wicaksono; Prisma Indah Adinda Putri; Arinta Nisrina Hastri; Dini Noviantikasari; Iffah Muflihati; Sari Suhendriani; Fafa Nurdyansyah; Rizky Muliani Dwi Ujianti; Rini Umiyati
Journal of Food and Culinary Vol. 5 No. 2 [Desember 2022]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v5i2.7476

Abstract

Tulang ayam merupakan salah satu hasil produk sampingan yang dianggap sebagai limbah yang tidak berguna. Tulang ayam dapat diolah menjadi tepung tulang ayam dan selanjutnya dapat digunakan dalam pengolahan makanan. Salah satu olahan pangan yang bisa disubstitusikan dengan tepung tulang ayam adalah pembuatan mie, baik mie kering, mie basah, ataupun mie instan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan limbah tulang ayam serta meningkatkan nilai gizi pada produk mie basah, mi kering, dan mi instan dengan dilakukan penambahan tepung tulang ayam pada proses pembuatannya. Pembuatan mie diawali dengan menimbang bahan yaitu tepung terigu, tepung tulang ayam, telur, air, dan garam. Semua bahan kering dicampurkan terlebih dahulu dalam baskom lalu ditambahkan telur yang telah dicampur air selanjutnya uleni hingga kalis. Adonan selanjutnya dibentuk lembaran kemudian dipotong dengan alat pencetak mie untuk membentuk untaian mie. Analisis yang dilakukan diantaranya daya serap, cooking loss, uji warna, kadar air. Hasil pengujian menunjukkan daya serap air tertinggi terdapat pada mi basah kontrol sebesar 87,85%. Hasil analisis cooking loss tertinggi yaitu 87,85 yang ditunjukkan oleh mi basah tulang ayam. Hasil uji warna L tertinggi yaitu mie basah kontrol sebesar 67,52%. Hasil uji warna a tertinggi terdapat pada mie kering tulang ayam sebesar 5,06%. Hasil uji warna b tertinggi terdapat pada mi kering kontrol yaitu sebesar 17,47%. Hasil analisis kadar air tertinggi ditunjukkan oleh mie basah kontrol sebesar 62,77%.
Penambahan Tepung Cangkang Kepiting Soka (Scylla serrata) Dan Tepung Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus) Pada Pembuatan Stik Bawang Difa Nafisatur Roshifa; Adinda Alifya Puspita; Dzatul Kahfi Salim Mughofar; Tiaraning Pitaloka Dewi; Dani Satrio Wicaksono; Iffah Muflihati; Sari Suhendri; Rizky Mulyani Dwi Ujianti
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cangkang rajungan dapat menimbulkan masalah lingkungan sehingga harus ada upaya yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut. Kepiting soka merupakan jenis kepiting yang memiliki cangkang yang lunak sedangkan rajungan memiliki ciri cangkang yang keras dan daging yang dihasilkan cukup sedikit dibandingkan dengan jenis kepiting lainnya. Kedua jenis kepiting inilah yang digunakan dalam penelitian ini sebagai faktornya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan karakteristik stik bawang dengan penambahan berbagai jenis tepung cangkang kepiting. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan 3 sampel yaitu tepung kepiting soka, tepung rajungan dan tepung kepiting soka dan tepung rajungan dan diulang sebanyak 3 kali. Sifat kimia stik bawang yng dihasilkan memiliki nilai rata-rata kadar air antara 3 hingga 4,37% dan rata-rata kadar abu berkisar 2,09-5,81%. Uji deskriptif menunjukkan perbedaan yang nyata dengan kontrol antara atribut warna cokelat, kecerahan, aroma kepiting, tekstur berpasir, dan flavor kepiting. Sedangkan parameter rasa asin, aroma tepung, dan kerenyahan tidak berbeda nyata. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa produk stik bawang dengan penambahan cangkang kepiting soka merupakan stik yang paling disukai oleh panelis
Co-Authors Abdillah Fathan Generus Annajah Adhim, M. Fauzul Adinda Alifya Puspita Adryananda Nekstaria Affandi, Arief Rahman Afif Kholifah Ahmad Abdan Syakuron Ahmad Syifa'ul Qulub Akhmad Faried Yusuf Akhmad Mutohhar Aliyatur Rofiah, Aliyatur Alpin Hidayatulloh Alpin Hidayatulloh Hidayatulloh Amanda Panjaitan1, Dea Andre Geza H Anggarini, Dola Mareta Angger Mas Rizki Kusuma Anggraeni, Cerly Nurlita Anggun Desiana Sofa Annajah, Abdillah Fathan Generus Arief Rakhman Affandi Arinda Dwi Safitri Arinta Nisrina Hastri Avelia, Variska Aviana, Devi Nurul Aziz Prabowo Azura, Carisa Zahra Bambang Supriyadi Burhanuddin, Aan Chapib Jamaludin Chilmiati, Mely Cholidah, Nungky Rahmawati Dani Satrio Wicaksono Dani Satrio Wicaksono Deby Andrianty Deni Aji Saputra Desi Sekar Utami dewi novita Dewi Wulandari Dian Asmaranty Difa Nafisatur Roshifa Dina Ariani, Dina Dini Noviantikasari Diniari, Azza Diva Julia Paramita Djagal Wiseso Marseno Dola Mareta Anggarini Dwi Prastiyo Hadi, Dwi Prastiyo Dwi Ujianti, Rizky Muliani Dzatul Kahfi Salim Mughofar Elian Sanjaya Elly Masliha Endang Is Retnowati Enny Purwati Nurlaili Erwin Setiawan, Erwin Eva Elysa Oktaviya Eva Elysa Oktaviys Fafa Nurdyansyah Fafa Nurdyansyah fafa nurdyansyah, fafa Fajriah Normawati, Zul’aidatul Fardhani, Zidan Arief Farid Jabbar Al Alif Fatwa Dewangga Saud Febriyanti, Amanda Feronia Ferdiansyah, Mokhamad Khoiron Finda Evita Marviana Fitriyana, Vicha Hanannita, Annisa Salma Hannifah Hannifah Haryanto Adhiwono, Enrico Valent Hasanah, Nadlifatul Hayati, Rihma Nur Hidayah, Isti Nurul Hikmawati, Septiani Nurul Ika Widyaningrum Indah Sari Indrani, Retno Ingsan, Roies Nur Isti Nurul Hidayah Jamaludin, Chapib Jihad Al Akbar, Faiz Khaqiqi, Taib Khasanah, Mulidati Mutya Khusnul Fajriyah Kumalasari, Aliftiya Dewi Nur Lasmini Yati Lestari, Ayu Wiji Lestari, Eri Yuni Listiana Pratiwi Lukman Anugrah Agung Lustika Eva Lusiana M. Hilmy Ammar M. Khoiron Ferdiansyah Mahar Maligan, Jaya Maolana, Fedo Alta Mariska, Nurul Putri Maulida Pangesti Maulida, Syifa Nur Mega Novita Mega Novita Mei Sulistyoningsih Meilia Wulandari Mirratunnisya Mirratunnisya Mochamad Nurcholis Mudzanatun Mudzanatun Mughofar, Dzatul Kahfi Muhammad Afif Muliani Dwi Ujianti, Rizky Muliani, Rizky Mulidavi Mutya Rochmah Muzakki, Tsaqif Nadlifatul Hasanah Nadlifatul Hasanah Nayla Maghfiroh Amalia Nayla Maghfiroh Amalia Nekstaria, Adryananda Nike Poppy Purwatti Niko Kurniawan Nofitasari, Shindi Noora Qotrun Nada, Noora Qotrun Nova Ellya Widiyati Novikasari, Nur Annisa Metya Nugroho, Muhamad Bayu Nur Annisa Metya Novikasari Nur Hayati, Rihma Nur Khikmah Nur Khikmah, Nur Nur Kholifah Nur Laila, Eka Nurazizah, Desi Oktaria, Taskiya Sindy Paramita, Diva Julia Pitaloka, Amanda Puspita Prisma Indah Adinda Putri Putri Fara Dilla Qulub, Ahmad Syifa'ul Ragil Ulfa Mariana Ratih Lido Prameswari Relita Indar Hapsari Reni Rakhmawati Repka Natalia Repka Natalia Retnowati, Endang Is Ria Ulfiasari Rita Dewi Kristiana Rita Dewi Kristiana Rizky Muliani Dwi Ujianti Rizky Muliani Dwi Ujianti Rizky Mulyani Dwi Ujianti Robiul Tsania Rohmah, Isyqi Aulia Rosyanawati, Michelle Sa'adah, Khoirus Saputra, Ardi Lesmana Sari Suhendri Sari Suhendriani Sari Suhendriani Septiyani , Lailatus Sa’diyah Setianingsih, Annisa Shindi Nofitasari Shintiya Diyah Ayu Mayang Sari Silvia Dwi Suryani Sinta Dewi Siti Mukhoiyaroh Siti Nur Kholishoh Siti Nurlaela Setianingsih Sopiyan Amir Sri Indah Hati Suhendri Suhendri Suryani, Silvia Dwi Suryanti, Anik Susanti, Alifah Dwi Sutrisno, Sutrisno Syifa Nur Maulida Syilwa Aulia Rizquna Tala Desicha Amalia Mukmina Taufik Nor Hidayat Tiaraning Pitaloka Dewi Ujianti, Rizky Muliani Dwi Umar Hafidz Asy?óÔé¼Ôäóari Hasbullah Umiyati, Rini Utami, Febe Celia Roseva Visca Claudi Erezka Wafa, Alfan Najihil Wati, Anita Kurnia Wicaksono, Dani Satrio Widyastuti, Reza Yudi Pranoto Yusnia, Hanifa Zahra Fidela Zenny Zanuba Arifah Zidan Arief Fardhani