Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di Daerah Lingkar Tambang Emas Kecamatan Sekotong Jurnal Pepadu; Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Ima Arum Lestarini; Nyoman Adnyana Putra
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2153

Abstract

kecil (PESK) di Indonesia adalah propinsi Nusa Tenggara Barat.PESK di Indonesia menjadi salah satu penyumbang emisi merkuri terbesar di dunia. Merkuri adalah bahankimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas di PESK. Merkuri memberikan dampak pada kesehatanmasyarakat di daerah pertambangan, salah satunya adalah gangguan fungsi ginjal. Ginjal adalah organ yangpenting dalam produksi sel darah merah dengan mensekresikan eritropoietin. Penelitian terdahulu yangdilakukan oleh Ekawanti, didapatkan angka kejadian anemia pada penambang emas sebesar 56 %. Ibu hamiladalah secara fisiologis sangat berisiko mengalami anemia dan merupakan kelompok yang sangat rentanmengalami intoksikasi merkuri. Tujuan pengabdian ini adalah mengidentifikasi kadar hemoglobin ibu hamildi daerah PESK. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar hemoglobin dengan menggunakan sampeldarah kapiler dan menggunakan alat pemeriksaan Hbmeter “easy touch”. Hasil yang didapatkan daripengabdian ini adalah diperiksanya 52 ibu hamil yang ada di dua wilayah polindes puskesmas Sekotong, yaitudesa Sekotong Tengah dan Cendi Manik. Dari seluruh peserta didapatkan rerata kadar Hb sebesar 12,5 g/dL,rerata umur ibu hamil adalah 28 tahun, rerata umur kehamilan adalah 15 minggu dan Sebagian besar ibu hamiladalah ibu rumah tangga. Kesimpulan kegiatan ini adalah hasil pemeriksaan kadar hemoglobin ibu hamil didaerah PESK Sekotong masih dalam batas normal.
Correlation of offspring thyroid function and maternal iodine status in iodine deficient-coastal area Ekawanti, Ardiana; As’ad, Suryani; Natsir, Rosdiana; Umar, Husaini; Irawati, Deasy; Kadriyan, Hamsu; Zubaidi, Fitriannisa Faradina; Ayunda, Rahmah Dara
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 3: September 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i3.23794

Abstract

Thyroid hormone is vital for children's growth and metabolism, relying on sufficient iodine levels for synthesis. Maternal intake determines iodine supply to fetuses and children under two years old. This study aimed to correlate offspring thyroid function with maternal iodine status in coastal areas. A cohort study was conducted, involving pregnant coastal residents. Maternal urinary iodine levels were measured via the ammonium persulfate method, while offspring thyroid stimulating hormones (TSHs) and free thyroxine hormone (fT4) levels were assessed using electro-chemiluminescence immunoassay (ECLIA). Iodine intake was determined through a semiquantitative food frequency questionnaire (FFQ). The correlation between offspring thyroid function and maternal iodine status was analyzed using Pearson’s correlation test. Differences in TSHs and fT4 levels among iodine status groups were examined using the One way-ANOVA test. Maternal iodine status was insufficient with a median urinary iodine of 125 μg/L, resulting in a 60.8% prevalence of iodine insufficiency. Iodine intake (62.20±43.45 μg/day) fell short of recommended levels (RDA). Offspring TSH was 2.29±1.07 μIU/mL, fT4 was 1.26±0.14 ng/dL. TSH and fT4 concentrations showed no significant inter-group differences (p=0.852, p=0.075). Offspring thyroid function did not correlate with maternal iodine status (TSHs: p=0.314; fT4: p=0.258). Offspring thyroid function did not correlate to maternal iodine status in a population of iodine-insufficient and mercury-contaminated coastal areas.
CERDAS CERMAT TENTANG PENCEGAHAN PAJANAN MERKURI PADA SISWA SD DI DAERAH LINGKAR TAMBANG KABUPATEN LOMBOK BARAT Ekawanti, Ardiana; Irawati, Deasy; Nurbaiti, Lina; Zubaidi, Fitriannisa Faradina; Ayunda, Rahmah Dara; Abdurrosyid, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5849

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki beberapa lokasi pertambangan emas skala kecil, (PESK) baik di pulau Lombok maupun Sumbawa. PESK menjadi salah satu penyumbang emisi merkuri terbesar di dunia. Merkuri adalah bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas. Manusia terpajan merkuri melalui kulit, saluran napas dan melalui saluran cerna. Pajanan merkuri ini memberikan dampak pada kesehatan. Penelitian Ekawanti dkk (2023), didapatkan kejadian peningkatan kadar merkuri di atas ambang WHO sebesar 70 % pada daerah pertambangan emas. Anak- anak yang tinggal di daerah PESK terdampak secara tidak langsung oleh merkuri, bahkan ada yang terdampak langsung karena terlibat dalam proses pengolahan emas membantu orang tuanya. Pengabdian ini bermaksud untuk memberikan pengetahuan bagi siswa SD tentang sumber pajanan merkuri dari lingkungan dan cara mencegah pajanan tersebut. Metode yang digunakan adalah permainan edukatif berupa cerdas cermat setelah diberikan booklet tentang pajanan merkuri dan dampaknya. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2024 yang berlokasi di SDN 1 Buwun Mas. Cerdas cermat diikuti oleh 2 gugus tugas dengan jumlah 12 SD. Kegiatan didahului dengan kegiatan koordinasi Bersama dengan ketua gugus, dan kepala sekolah pada tanggal 29 April 2024 yang bertempat di SDN 1 Buwun Mas di daerah Sepi, pada rapat tersebut sekaligus diserahkan booklet kepada kepala sekolah, sebagai bahan untuk cerdas cermat. Acara cerdas cermat ini menghasilkan pemenang sebagai “duta merkuri”, yaitu SDN 1 Buwun Mas, SDN 2 Buwun Mas dan SDN 3 Buwun Mas. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah kegiatan cerdas cermat pencegahan pajanan merkuri sudah terlaksana dengan baik, dengan pemenang sebagai duta merkuri.
Mercury Induced Immunological Disorders Abdurrosyid, Muhammad; Ekawanti, Ardiana; Ayunda, Rahmah Dara
PROMOTOR Vol. 8 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i3.1218

Abstract

The immune response to mercury is unique, it can be immunosuppressive and immunomodulative. The immune response to mercury begins with exposure to mercury from the environment originating from natural activities such as volcanic activity and human activities such as gold processing from artisanal small scale gold mining and chlorine alkali factories, or from consumption mercury- contaminated fish. These mercury sources release inorganic and organic mercury which enters the human body through inhalation, ingestion and absorption through the skin. The entry of mercury into the body will induce innate and adaptive immune responses. The immune response to mercury is immunomodulative and triggers proinflammatory substances production. This mechanism is the pathological basis for clinical manifestations of mercury intoxication in the kidneys, central nervous system, respiratory tract and skin.
ALIH PENGETAHUAN DAN POLA HIDUP MASYARAKAT KECAMATAN SEKOTONG TERKAIT STUNTING MENGGUNAKAN METODE FRES & P SERTA INSTRUMEN BOOKLET BESTI PADU Puspitasari, Candra Eka; Lestarini, Ima Arum; Ekawanti, Ardiana; Nofrida, Rini; Ardinia, Gusti Ayu Eka Radha; Alhidayah, Nachwa Humaira; Bakhraeni, Bakhraeni; Tsania, Siti Hamida Rahayu; Erlangga, Ithnan Baqi Putra; Ananta, Abdurahman
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1879

Abstract

Stunting is a condition where a child experiences a lack of nutritional intake which causes growth disorders such as height below the standard of children of the same age in a toddler. Stunting can be caused by multifactors, including food consumption that is less nutritious. Sekotong sub-district is one of the marine product producing areas in West Nusa Tenggara, however the prevalence of stunting among children aged 6 months to 2 years in this area is still above the stunting threshold set by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Therefore, it is necessary to shifting knowledge and lifestyle to targeted communities to reduce the risk of stunting in Sekotong District with the aim of educating the community and creating new good habit patterns.  This activity was carried out using the FRES&P method (Family, Refreshing, Education, Sociality, and Presentation) to 42 people involved in the community including health cadres in the Sekotong Health Centre working area. The activity was carried out by providing exposure to material where an assessment of understanding was carried out before and after the exposure was carried out. In between activities, games related to the material were given to make it easier for participants to understand the material. In addition, the distribution and explanation of the material in the BESTI PADU booklet was carried out by applying ‘Matur Tampiasih’ to all participants present. This booklet is expected to be one of the learning tools for participants during the activity and when returning to their homes. The activity went smoothly and received good enthusiasm as evidenced by the various questions given by the participants. In addition, based on the results of the analysis of questionnaires distributed to participants, it was found that there were changes in the level of understanding resulting from the activity. The FRESH&P method can be one of the socialisation methods regarding stunting. Therefore, it can be concluded that the educational method provided can increase public understanding of stunting.
CERDAS CERMAT TENTANG PENCEGAHAN PAJANAN MERKURI PADA SISWA SD DI DAERAH LINGKAR TAMBANG KABUPATEN LOMBOK BARAT Ekawanti, Ardiana; Irawati, Deasy; Nurbaiti, Lina; Zubaidi, Fitriannisa Faradina; Ayunda, Rahmah Dara; Abdurrosyid, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5849

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki beberapa lokasi pertambangan emas skala kecil, (PESK) baik di pulau Lombok maupun Sumbawa. PESK menjadi salah satu penyumbang emisi merkuri terbesar di dunia. Merkuri adalah bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas. Manusia terpajan merkuri melalui kulit, saluran napas dan melalui saluran cerna. Pajanan merkuri ini memberikan dampak pada kesehatan. Penelitian Ekawanti dkk (2023), didapatkan kejadian peningkatan kadar merkuri di atas ambang WHO sebesar 70 % pada daerah pertambangan emas. Anak- anak yang tinggal di daerah PESK terdampak secara tidak langsung oleh merkuri, bahkan ada yang terdampak langsung karena terlibat dalam proses pengolahan emas membantu orang tuanya. Pengabdian ini bermaksud untuk memberikan pengetahuan bagi siswa SD tentang sumber pajanan merkuri dari lingkungan dan cara mencegah pajanan tersebut. Metode yang digunakan adalah permainan edukatif berupa cerdas cermat setelah diberikan booklet tentang pajanan merkuri dan dampaknya. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2024 yang berlokasi di SDN 1 Buwun Mas. Cerdas cermat diikuti oleh 2 gugus tugas dengan jumlah 12 SD. Kegiatan didahului dengan kegiatan koordinasi Bersama dengan ketua gugus, dan kepala sekolah pada tanggal 29 April 2024 yang bertempat di SDN 1 Buwun Mas di daerah Sepi, pada rapat tersebut sekaligus diserahkan booklet kepada kepala sekolah, sebagai bahan untuk cerdas cermat. Acara cerdas cermat ini menghasilkan pemenang sebagai “duta merkuri”, yaitu SDN 1 Buwun Mas, SDN 2 Buwun Mas dan SDN 3 Buwun Mas. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah kegiatan cerdas cermat pencegahan pajanan merkuri sudah terlaksana dengan baik, dengan pemenang sebagai duta merkuri.
Spesies Merkuri dan Manifestasi Klinis yang Ditimbulkannya di Daerah Pesisir yang Terdampak Pertambangan Emas Skala Kecil Muhammad Abdurrosyid; Ardiana Ekawanti; Rahmah Dara Ayunda; Triana Dyah Cahyawati
Lombok Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Lombok Medical Journal Volume 4 Nomor 1
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/lmj.v4i1.5838

Abstract

Gold mining that uses mercury in coastal areas exposes various mercury species to the environment and humans living in contaminated areas. The mercury species that reach the population in these areas include elemental mercury, inorganic mercury, and organic mercury. The mercury cycle from gold mining begins with the release of elemental and inorganic mercury into the sea. The bioaccumulation and biomagnification of organic mercury in the ocean will expose coastal populations to methylmercury. The exposure routes of mercury to humans from these different mercury species vary, including through the skin, respiratory system, and digestive system. Organ damage and clinical symptoms that appear depend on the affinity of the mercury species for specific organs. Symptoms of intoxication can range from central nervous system dysfunction, kidney damage, and a spectrum of disorders in other organs.
Sosialisasi Pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) Sebagai Upaya Preventif Paparan Emisi Kendaraan Pada Petugas Kebersihan Kota Mataram Ayunda, Rahmah Dara; Zubaidi, Fitriannisa Faradina; Khairil Pahmi; Ardiana Ekawanti; Citranggana Prajnya Dewi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13048

Abstract

Polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor merupakan masalah kesehatan serius, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti petugas kebersihan yang bekerja di area dengan kepadatan lalu lintas, seperti Kota Mataram. Paparan polutan berbahaya dapat menimbulkan gangguan pernapasan, menurunkan fungsi paru, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petugas kebersihan Kota Mataram mengenai bahaya paparan emisi kendaraan serta pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), khususnya masker. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, terutama terkait pemilihan masker yang tepat (N95), cara penggunaan masker dengan benar, dan identifikasi polutan berbahaya. Rata-rata skor pengetahuan meningkat pada post-test dari keseluruhan soal yang diberikan. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran petugas kebersihan untuk melindungi diri dari paparan emisi kendaraan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku yang lebih konsisten dalam penggunaan APD sehingga menurunkan risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara.
Co-Authors AH, Tetrawindu Aisya Nur Abida Alhidayah, Nachwa Humaira Ananta, Abdurahman Andari, Marie Yuni Anggarini, Ni Kadek Widya Anggoro, Joko Anom Josafat Anom Yosafat Antika, Sindi Ardinia, Gusti Ayu Eka Radha Arfi Syamsun As’ad, Suryani Ayunda, Rahmah Dara Bakhraeni, Bakhraeni Bayu Tirta Dirja Budhiarko Pramana Putra Candra Eka Puspitasari Catarina Budyono Citranggana Prajnya Dewi Dananjaya, I Made Dwi Deasy Irawati Decky Aditya Zulkarnaen Dewi Suryani Dewi, Citrangganai Prajnya Didit Yudhanto Dini Suryani Erlangga, Ithnan Baqi Putra Eustachius Hagni Wardoyo Gede Palgunadi Gede Wirabuana Yuda Hakim, Faradila Khoirun Nisa Herpan Syafii Harahap Herpan Syafii Harahap I Dewa Ayu Yulisa Prahasti, I Dewa Ayu Yulisa I Wayan Mustika Maha Putra Ida Ayu Eka Widiastuti Ika Primayanti Ima Arum Lestarini Imam Maksum Al Maliki Imam John, Ristania Ellya Joko Anggoro Jurnal Pepadu Kadriyan, Hamsu Kadriyan, Hamsu Khairil Pahmi Lazuardi Arsy Lina Nurbaiti Lina Nurbaiti Lina Nurbaiti Lina Nurbaiti, Lina Made Sriasih, Made Metta Octora Muhamad Ali Muhammad Abdurrosyid Muhammad Ghalvan Sahidu Mulyanto Mulyanto Muthia Cenderadewi, Muthia Natsir, Rosdiana Novrita Padauleng Nurhidayati Nurhidayati Nyoman Adnyana Putra Padauleng, Novrita Pandu Tridana Sakti, Pandu Tridana Prima Belia Fathana priyambodo, seto Purwaningsih, Ni Wayan Desi Rahmah Dara Ayunda Rahmah Dara Ayunda Ramadhani, Arsy Cahya Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rifana Rifana Cholidah, Rifana Rini Nofrida Rizka Vidya Lestari Rizka Rosano, Agnes Ragil Seto Priyambodo Sherly Agustina Siradz, Bayu Firdaus Sulaiman Ngongu Depamede Triana Dyah Cahyawati Tsania, Siti Hamida Rahayu Umar, Husaini Wangiyana, Ni Komang Ayu Swanitri Yoga Pamungkas Susani Yuliyani, Eka Arie Yunita Sabrina Yunita Sabrina, Yunita Zubaidi, Fitriannisa Faradina