Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Module Biologi Dasar untuk Mendukung Pembelajaran Biologi Dasar secara Online Pratiwi, Andi Citra; Jamaluddin, Asham Bin; Azis, Andi Asmawati; Arifin, Arifah Novia; Dipalaya, Tismi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v22i3.1990

Abstract

Terjadinya Pandemi Covid-19 yang menyebabkan perubahan pola pembelajaran secara offline menjadi pembelajaran online, sehingga memberikan tantangan tersendiri bagi dunia Pendidikan tinggi, baik bagi mahasiswa maupun bagi dosen. Sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran Biologi Dasar secara online, maka dinilai penting untuk menganalisis pengalaman mahasiswa selama mengikuti pembelajaran online Biologi Dasar, khususnya terkait jenis sumber belajar yang digunakan dan kendala yang dialami selama pembelajaran di masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis sumber belajar yang dimanfaatkan mahasiswa selama pembelajaran Biologi Dasar secara online, kendala yang dialami mahasiswa selama pembelajaran Biologi Dasar secara online, dan persepsi mahasiswa terkait potensi penggunaan E-Module Biologi Dasar untuk mendukung pembelajaran online Biologi Dasar. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Biologi Angkatan 2021 yang telah mengikuti pembelajaran Biologi Dasar secara online. Sebanyak 60 mahasiswa berpartisipasi secagai responden dengan mengisi kuesioner yang diedarkan melalui google form. Hasil analisis data terkait pengalaman mahasiswa dalam Pembelajaran Biologi Dasar secara online menunjukkan bahwa jenis sumber belajar yang paling umum digunakan oleh responden adalah Buku Fisik/Text Book (47%), Internet (43%), dan Powerpoint (42%). Responden umumnya menggunakan satu atau dua jenis sumber belajar, hanya sedikit responden yang menggunakan lebih dari dua sumber belajar. Jaringan yang tidak stabil (40%) dan kesulitan memahami materi yang disampaikan secara online (21%) merupakan kendala yang paling banyak dialami oleh responden selama pembelajaran Biologi Dasar secara online. The occurrence of the Covid-19 Pandemic which caused the change in learning patterns from offline to online learning posed its own challenges for the world of higher education, both for students and for lecturers. As an effort to improve the quality of online General Biology learning, it is considered important to analyze students' experiences while participating in online Basic Biology learning, especially regarding the types of learning resources used and the obstacles experienced during the Covid-19 Pandemic. Therefore, this study aims to find out 1) Types of learning resources used by students during online General Biology learning, 2) Constraints experienced by students during online Basic Biology learning, and 3) Student perceptions regarding the potential use of General Biology E-Module to support online Biology learning. The population of this study were students majoring in Biology Class of 2021 who had taken online Basic Biology lessons. As many as 60 students participated as respondents by filling out a questionnaire which was distributed online via the Google form. The results of data analysis related to students' experiences in learning Basic Biology online show that the most common types of learning resources used by respondents are Physical Books/Text Books (47%), Internet (43%), and Powerpoint (42%). Respondents generally use one or two types of learning resources, only a few respondents use more than two learning sources. Unstable network (40%) and difficulty understanding material delivered online (21%) are the most common obstacles experienced by respondents during online General Biology learning.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Keterampilan Proses Sains Materi Sel Kelas XI SMA Agustini, Ariani; Adnan, Adnan; Arifin, Arifah Novia
Biology Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/btl.v5i1.33836

Abstract

Abstract. Electronic Student Worksheets (LKPD) based on Science Process Skills (KPS) on Cell material with the aim of producing electronic LKPDs that can help solve problems in the field and meet valid and practical criteria. Material development and design of electronic worksheets using the Moodle LMS. This type of research is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which has five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of this study were expert lecturers who carried out the validity of the instruments and products developed, Biology subject teachers, and students of class XI MIA 3 SMA Negeri 1 Soppeng as subjects to test the practicality of the product. The results showed, that the developed electronic LKPD product is valid and practical. Thus, it can be concluded that the KPS-based electronic LKPD in the class XI high school cell material developed is suitable for use in the learning process.Keywords: electronic student worksheets, ADDIE, science process skills, cells.
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Endofit dari Batang dan Akar Tanaman Mimba Hala, Yusminah; Arifin, Arifah Novia
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.681 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v7i2.26152

Abstract

Bakteri endofit merupakan bakteri yang terdapat pada jaringan tumbuhan yang tidak memberikan infeksi atau efek negatif pada tumbuhan inangnya. Bakteri endofit dapat ditemukan di berbagai jenis tumbuhan, terutama tumbuhan yang sering dijadikan tanaman obat. Salah satunya adalah mimba (Azadirachta indica A. Juss) yang memiliki empat senyawa kimia, yang berkhasiat sebagai obat, yakni azadiraktin, salannin, nimbinen, dan meliantriol. Bakteri endofit dapat menghasilkan komponen bioaktif yang sama dengan tumbuhan inangnya, sehingga berpotensi untuk dikembangkan dalam dunia kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bakteri endofit pada akar dan batang anaman mimba untuk mengetahui keragaman dan fisiologinya. Isolasi dilakukan pada media LG (Media selektif untuk Azotobacter dan mikroba penambat N-2 lainnya) dan media NA untuk mempertahankan kemurnian kultur bakteri. Hasil isolasi bakteri endofit dari akar dan batang tanaman mimba diperoleh tiga koloni berbeda dari akar dan tiga koloni dari batang. Keenam isolat diuji biokimia dan hasilnya menunjukkan bahwa keenam isolat tersebut adalah dari kelompok Azotobacter
Peningkatan Publikasi Ilmiah Bagi Guru Sekolah di Kota Makassar dengan App Smashing (Mendeley dan PoP) Muhiddin, Muhiddin; Saparuddin, Saparuddin; Daud, Firdaus; Arifin, Arifah Novia
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.38452

Abstract

Guru yang professional serta memiliki kompotensi satu diantaranya menghasilkan publikasi ilmiah, selain itu bagi guru yang akan mengusulkan kenaikan pangkat dan jabatan harus memenuhi kriteria perolehan angka kredit yang didapat dari: (1) Kegiatan pengembangan diri (Pelatihan atau Kegiatan Kolektif, (2) Karya Tulis yang berupa karya tulis ilmiah, membuat  alat  peraga,  alat  pembelajaran,  karya  teknologi/seni. Selain itu bagi guru yang mengikuti program profesi guru dalam jabatan harus memiliki karya tulis ilmiah dan artikel yang publish di jurnal dan prosiding bereputasi. Pelaksanaan program ini untuk meningkatkan kompotensi professional guru dalam melakukan penelusuran artikel penelitian yang relevan saat menyusun karya tulis dan untuk mengumpulkan metadata, informasi yang membuat sebuah artikel ilmiah dapat ditemukan dengan mudah, seperti judul, kata kunci, abstrak, penulis, dan sebagainya. Sehingga dalam pelaksanaan program ini memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan mitra dengan memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada guru untuk memanfaatkan aplikasi App Smashing (Mendeley dan PoP). Pada pelaksanakan kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode/pendekatan yakni: (1) kerja praktek; (2) diskusi dan tanya jawab; (3) tugas mandiri/terstruktur; (4) review tugas; (5) dan konsultasi. Hasil dari kegiatan ini, guru memiliki pengetahuan dan keterampilan menggunakan aplikasi App Smashing (Mendeley dan PoP) untuk menyusun karya tulis ilmiah yang berkualitas. Penilaian dalam pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini diperoleh rerata skor keseluruhan 4,81 (dengan kriteria baik).
Pelatihan Teknik Vertikultur Budidaya Ubi Jalar Bagi Kelompok Warga di Kelurahan Bila, Kabupaten Soppeng Muis, Abd.; Rachmawaty, Rachmawaty; Hiola, St. Fatmah; Arifin, Arifah Novia
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i1.34197

Abstract

Sweet potato (Ipomoea batatas) is cultivated in Indonesia by monoculture and intercropping. Sweet potato cultivation vertically is not yet popular. The Community Partnership Program (PKM) aims to provide community groups with knowledge and skills about verticulture techniques for sweet potato cultivation. This training was carried out in the Bila Village through the preparation stage for licensing, preparation of materials and tools, the training stage was carried out using the lecture method and brochure literacy, then demonstration by showing a video, and the performance stage of preparing planting media and vertical planting of seeds, and the final stage was carried out accompaniment. The results obtained are a series of training activities followed carefully by all participants. Participants responded enthusiastically based on their readiness to do it themselves in their respective yards. The results of the assessment showed that the participants' knowledge increased from not knowing then to knowing how to cultivate sweet potato vertically. There were 90.5 percent of participants stated that they would apply the verticulture system of sweet potato cultivation techniques, all of them (100%) stated that the tools and materials for the verticulture system cultivation could be prepared and could do it independently, and 80.95 percent stated that they wanted to teach the verticulture system cultivation techniques to other citizens. These results illustrate that training in PKM carried out with assistance provided benefits for community groups in Bila Village.
Pelatihan Hidroponik Sederhana bagi Peserta Didik SMPN 49 Makassar Saleh, Andi Rahmat; Arifin, Arifah Novia; Faisal, Faisal; Saenab, Sitti; Hartono, Hartono
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v4i2.65101

Abstract

Sayuran merupakan komuditas pertanian penting yang menjadi sumber serat dan vitamin serta mengandung senyawa yang bersifat antioksidan. Para remaja termasuk golongan masyarakat yang kurang menyenangi konsumsi sayuran. Perlunya kegiatan pelatihan untuk mengenalkan peserta didik untuk budidaya sayuran, khususnya hidroponik. Tujuan pelatihan hidroponik sederhana ini untuk memperkenalkan macam-macam tanaman sayuran dan formula nutrisi yang sesuai untuk hidroponik bagi peserta didik di SMPN 49 Makassar. Hasil survey dan analisis situasi di lokasi UPT SPF SMPN 49 Makassar diperoleh data yaitu: 1) sekolah ini terletak di pinggiran perkotaan wilayah kota Makassar Sulawesi Selatan, 2) memiliki area halaman yang tidak begitu luas, 3) berdekatan dengan pasar sehingga banyak limbah-limbah seperti botol bekas dan bekas box buah yang dapat di manfaatkan oleh peserta didik, 4) keadaan Green House hanya diisi oleh tanaman hias dan tidak mendapatkan perawatan. Solusi yang dilakukan kepada mitra adalah berupa pelatihan Hidroponik Sederhana bagi peserta didik di sekolah sebagai kegiatan ekstrakurikuler.
PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN TERNAK BAGI KELOMPOK TANI DI KABUPATEN MAJENE Daud, Firdaus; Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari; Arifin, Arifah Novia; Pratiwi, Andi Citra; Nurinayah, Nurinayah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.39342

Abstract

Penduduk di Kecamatan Malunda sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani sehingga berdampak pada luasnya penggunaan lahan untuk sawah, tegal/kebun, dan ladang. Wilayah yang sangat luas, meningkatnya jumlah penduduk, sarana dan prasarana yang kurang memadai sehingga ketidakterjangkauan pemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan yang maksimal terhadap penduduk, menyebabkan akses informasi menjadi sangat kurang sehingga masyarakat terutama kelompok tani masih kesulitan dalam mengakses teknologi terutama akses teknologi dalam pengolahan pakan ternak. Pelatihan ini dilaksanakan dengan menyajikan materi yang didukung dengan praktik mengenai Hewan ternak dan Pembuatan Pakan, yakni: (1) Konsep Hewan Ternak, pakan ternak (2) Pengetahuan terhadap jenis-jenis pakan ternak serta metode sederhana dalam pembuatan pakan ternak (3) Teknik pengolahan pakan ternak yang meliputi informasi dan praktik langsung mengenai pengolahan pakan ternak yang disesuaikan dengan kebutuhan dan standar kualitas pakan ternak yang baik. Melalui pelatihan ini, mitra akan mempelajari teknik pembuatan pakan ternak yang bertahan hingga 1 bulan dengan daya tahan simpan pada kondisi dan musim yang berubah sehingga dapat tersedia ketika terjadi perubahan musim dan tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan pakan ternak. Hasil dari pelatihan pelaksanaan PKM menunjukkan rerata skor 85,5  hal ini berarti kegiatan pelaksanaan berada pada kriteria baik.Kata kunci: Pakan, Majene, Ternak, Teknologi, Melunda
PENGUATAN KAPASITAS GURU DAN KEPALA SEKOLAH SD DI KAB. TAKALAR MELALUI PELATIHAN LESSON STUDY Jamaluddin, Asham Bin; Pratiwi, Andi Citra; S. Tabbu, Muhammad Ansarullah; GH, Muliana; Ristiana, Evi; Arifin, Arifah Novia
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i2.40487

Abstract

Lesson study merupakan strategi pembinaan profesi guru berkelanjutan berbasis kelas & kolaboratif untuk mengoptimalkan layanan siswa belajar mengenai Lesson Study. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan penguatan dan pemahaman Guru-Guru dan Kepala Sekolah di Kab. Takalar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; a) Observasi; b) Diskusi dan Tanya jawab; c) Tugas Mandiri/Terstruktur; d) Review Tugas; dan e) Konsultasi secara lansung dan online. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan guru dan kepala sekolah mengenai Lesson Study. Hasil tersebut terlihat dari kegiatan yang berjalan dengan baik dan kondusif serta positifnya respon peserta pelatihan terhadap angket yang diberikan dengan nilai rata-rata 3.35.
Pemanfaatan Aplikasi Evaluasi Pembelajaran Digital ISpring bagi Guru Sekolah Menengah kabupaten Gowa Azis, Andi Asmawati; Arifin, Arifah Novia; Daud, Firdaus
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v1i1.24431

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa pengaruh terhadap bidang pendidikan dalam proses pembelajaran. Hal ini ditunjukkan oleh pemanfaatan e-learning yang semakin tinggi dalam dunia pendidikan. Dari hasil survei yang dilakukan oleh tim pelaksana pengabdian beberapa waktu sebelumnya didapati kondisi sasaran peserta pengabdian yakni guru sekolah menengah di kabupaten gowa provinsi Sulawesi selatan, diantaranya minimnya pelatihan yang diberikan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan evaluasi pembelajaran digital dan yang kedua kurangnya kreativitas guru untuk berinovasi mengembangkan alat evaluasi yang berbasis digital. Pemanfaatan aplikasi ispring sebagai sebagi aplikasi yang digunakan untuk mengembangkan evaluasi pembelajaran digital masih jarang dilakukan. Oleh karena itu dengan pemanfaatan ispring dapat meningkatkan kreatifitas guru-guru dalam meningkatkan proses evaluasi pembelajaran digital. Tujuan pelaksanaan program kemitraan masyarakat kali ini ialah untuk meningkatkan kemampuan evaluasi pembelajaran digital di kalangan guru sekolah menengah yang mengarah pada peningkatan kualitas proses PBM dalam rangka mewujudkan pembelajaran yang mengarah pada 21st century learning, sehingga dalam pelaksanaan program ini Tim PKM memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan mitra dengan memberikan pengetahuan kepada guru untuk memanfaatkan aplikasi dalam pengembangan evaluasi pembelajaran digital dan melatih guru dalam menerapkan aplikasi evauasi pembelajaran digital sebagai salah satu platform dalam membuat evaluasi pembelajaran. Pada pelaksanakan kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode/pendekatan yakni: (1) kerja praktek; (2) diskusi dan tanya jawab; (3) tugas mandiri/terstruktur; (4) review tugas;(5)  dan konsultasi. Adapun Jenis luaran yang dihasilkan sesuai dengan rencana kegiatan (target) yaitu guru memiliki pengetahuan dan keterampilan menggunakan aplikasi evaluasi pembelajaran digital sehingga guru memiliki soft skill yang dapat mendukung proses pembelajaran baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Persepsi Mahasiswa Calon Guru Biologi tentang Pembelajaran Life-Based Learning untuk Menanggulangi Plant Awareness Disparity Muis, Abd.; Arifin, Arifah Novia; Hardianto, Hardianto; Wibowo, Agung; Khalidatunnisa, Besse
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Fenomena Plant Awareness Disparity (PAD) menggambarkan rendahnya perhatian mahasiswa terhadap tumbuhan dibandingkan objek lain, sehingga berdampak pada menurunnya kesadaran ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa calon guru biologi terhadap pembelajaran botani serta peluang penerapan Life-Based Learning (LBL) untuk menanggulangi PAD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif. Subjek penelitian adalah 95 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Makassar yang telah menempuh mata kuliah botani. Data diperoleh melalui kuesioner terbuka dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian mengungkap enam tema utama, yaitu relevansi pembelajaran botani, pengalaman belajar nyata, manfaat LBL, harapan terhadap pembelajaran, saran perbaikan, dan tantangan PAD. Mahasiswa menilai sebagian besar materi botani cukup relevan dengan kehidupan nyata, meskipun masih terdapat pembelajaran yang cenderung abstrak. Pengalaman belajar nyata melalui observasi lingkungan dan riset sederhana memperkuat pemahaman, namun tidak merata dirasakan seluruh mahasiswa. Penerapan LBL dinilai bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman ilmiah, keterampilan pemecahan masalah dan sikap peduli lingkungan. Harapan mahasiswa mencakup adanya kegiatan lapangan, penelitian sederhana, serta praktikum aplikatif. Saran yang diajukan menekankan perlunya strategi kontekstual, peningkatan fasilitas, dan metode kreatif. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan pengetahuan tentang tumbuhan, minat belajar yang condong ke hewan, dan kebosanan terhadap materi teoretis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan LBL berpotensi besar menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik serta efektif untuk mengurangi PAD. Temuan ini menjadi dasar pengembangan kurikulum botani yang lebih kontekstual, aplikatif, dan berorientasi pada pengalaman kehidupan nyata mahasiswa.Kata Kunci: Life-Based Learning, Plant Awareness Disparity, Mahasiswa Calon Guru Biologi