Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI DI KELAS XI SMA NEGERI 1 TELLUSIATTINGE Mulianti, Mulianti; Hala, Yusminah; Taiyeb, A. Mushawwir
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2016): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.03 KB) | DOI: 10.26858/jnp.v4i2.2408

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model Borg dan Gall yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tellusiattinge Kabupaten Bone.Sampel penelitian adalah 30 siswa SMA Negeri 1 Tellusiattinge.Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian autentik yang telah dikembangkan pada materi sistem ekskresi berada pada kategori sangat valid dengan nilai 3,78 untuk sikap, 3,64 untuk keterampilan dan 3,58 untuk tes kognitif. Untuk uji reliabilitas instrumen penilaian sikap dan tes kognitif berada pada kategori reliabel dengan nilai 0,760 dan 0,723, sedangkan instrumen penilaian keterampilan berada pada kategori tidak reliabel dengan nilai 0,633. Tes kognitif yang telah dikembangkan memiliki kualitas tingkat kesukaran: kategori mudah 33%, kategori sedang 45%, kategori sukar 23%; daya beda: kategori baik sekali 3%, kategori baik 53%, kategori cukup 20%, kategori lemah 18%, dan kategori tidak ada daya beda 8%; kualitas pengecoh: kategori efektif 35% dan kategori tidak efektif 65%.Kata Kunci : Instrumen penilaian, Autentik, Sistem ekskresi
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DENGAN MENGGUNAKAN THREE-TIER TEST DI KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 1 BONTONOMPO Khairaty, Nurul Inayah; Taiyeb, A. Mushawwir; Hartati, Hartati
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2018): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : LPM Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.261 KB) | DOI: 10.26858/jnp.v6i1.6037

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan persentase siswa yang paham, miskonsepsi, dan tidak paham konsep pada materi sistem peredaran darah dengan menggunakan three-tier test. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan kategori yang telah dibuat oleh Haki dan Ali untuk menentukan pemahaman siswa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi siswa. Sebanyak 37 siswa dan 1 guru diobservasi dan diinterview secara klinikal untuk memperoleh data mengenai faktor penyebab miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 56.21% siswa mengalami miskonsepsi, 10.99% siswa paham konsep, sedangkan sisanya, sekitar 32.79%, tidak paham konsep. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi adalah kurangnya ketertarikan siswa pada mata pelajaran biologi karena menganggap biologi sebagai pelajaran yang sulit; tidak adanya konfirmasi siswa terhadap konsep yang dimilikinnya; proses pembelajaran yang berpusat pada guru; tidak adanya sumber belajar yang tetap sehingga guru menjadi satu-satunya sumber informasi siswa yang paling dominan.Kata Kunci: Miskonsepsi, Sistem Peredaran Darah, Three-Tier Test
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK SMPN 3 PALAKKA KABUPATEN BONE Yuliana, Yuliana; Hala, Yusminah; Taiyeb, A. Mushawwir
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2017): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v5i1.3278

Abstract

Tujuan penelitaian ini adalah untuk mendeskripsikan efektifitas pemanfaatan laboratorium IPA dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 3 Palakka. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental (pre-eksperimental design) dengan menggunakan desain one group pretest posttest, artinya penilaian yang dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa dengan cara memberikan pretest untuk mengukur penguasaan konsep peserta didik sebelum perlakuan, dan posttest untuk mengukur penguasaan konsep setelah perlakuan. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMPN 3 Palakka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) pemanfaatan laboratorium IPA dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, ini dapat dilihat setelah pembelajaran biologi dengan memanfaatkan laboratorium IPA, motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 96,91, (ii) pemanfaatan laboratorium IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa, ini dapat dilihat setelah pembelajaran Biologi, hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 82,70. Kata Kunci:  Laboratorium, Motivasi belajar, Hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIBULUE Zulkarnaen, Zulkarnaen; Hala, Yusminah; Taiyeb, A. Mushawwir
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2016): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v4i2.2412

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen, untuk melihat seberapa besar hasil belajar siswa dalam pokok bahasan pengelolaan lingkungan setelah diajar dengan Model Pembelajaran Berbasis masalah dengan pendekatan Kontekstual. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sibulue. Sedangkan sampel penelitian dipilih salah satu kelas secara acak dengan jumlah sampel 22 siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif melalui uji N-gain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sibulue yang diajar dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan kontekstual berada pada kategori sangat aktif. (2) Hasil belajar siswa kelas VII SMP negeri 1 Sibulue yang diajar dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan kontekstual berada pada kategori tinggi. (3) Ada pengaruh penerapan model Pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan kontekstual melalui hasil belajar siswa kelas VII SMP negeri 1 Sibulue dengan nilai g = 0,6 dengan kategori “sedang”.Kata kunci: Berbasis masalah, Pendekatan Kontekstual, Aktivitas, Hasil belajar
Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Prevalensi Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Galesong Utara Idris, Irma Suryani; Taiyeb, A. Mushawwir; Sahribulan, Sahribulan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131607602024

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya hambatan pertumbuhan yang bersifat kronis yang disebabkan oleh malanutrisi jangka   panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi  kejadian stunting pada balita yang dihubungkan dengan pola asuh ibu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan pengolahan data Statistical Package For Social Sciense (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh ibu (responden) di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023, sebagian besar menganut pola asuh ibu dalam pemberian makan kategori demokratis yaitu 14(26,9%) responden, kategori otoriter sebanyak 11 (21,2%) responden, kategori permisif sebanyak 9 (17,3%) responden, dan kategori pengabaian sebanyak 18 (34,6%) responden. Sehingga prevalensi stunting pada balita responden di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023, sebagian besar mengalami stunting 43 (82,7%) responden. Terdapat hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan prevalensi atau kejadian stunting pada balita di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023 (ρ 0,028; r 0,305).Kata kunci: Balita, Pola asuh ibu, Stunting, Galesong Utara.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STATUS GIZI DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PESERTA DIDIK DI SMAN 2 MAKASSAR Maulani, Novia; Taiyeb, A. Mushawwir; Rahmat Saleh, Andi
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.4356

Abstract

This study aims to determine the diet, nutritional status and learning outcomes of students at SMAN 2 Makassar and to determine the relationship between diet and nutritional status with learning outcomes of students at SMAN 2 Makassar. This research is a correlational study approach. The data were analyzed using descriptive analysis and inferential analysis in the form of regression test and multiple linear correlation test. The results of inferential analysis showed that there was a relationship between diet and nutritional status with student learning outcomes at SMAN 2 Makassar based on a significance value of 0.002 < 0.05. The evenness of the relationship is in the “low” category based on the correlation value (R) of 0.227. The contribution of diet and nutritional status with learning outcomes based on the coefficient of determination (R2) is 0.051%, while the remaining 94.9% is the contribution of several other factors.
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DALAM PEMBERIAN MAKAN DENGAN PREVALENSI STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN TINAMBUNG DESA KARAMA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Aryani, Nurul Fitrah; Taiyeb, A. Mushawwir; Idris, Irma Suryani
Jurnal Sains Dasar Vol 13, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsd.v13i1.67243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejadian atau prevalensi stunting pada balita di Desa Karama Wilayah Kerja Puskesmas Tinambung dengan perilaku pola asuh ibu khususnya dalam pemberian makan. Populasi penelitian deskriptif korelasional cross sectional yang dilakukan pada bulan April 2023 berjumlah 336 balita di Desa Karama Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar yang seluruhnya ibu dan balita. 77 responden dipilih sebagai sampel dengan menggunakan metode tertentu dengan seleksi yang tepat atau proportionate sampling. Tinggi badan balita ditentukan, dan informasi dikumpulkan melalui survei. Uji korelasi Spearman's Rho digunakan untuk analisis, dengan tingkat signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan SPSS, hampir semua responden yang ibunya memberi makan balitanya sesuai standar demokrasi yaitu sejumlah 27 responden (35,1%), sebagian besar balita sebanyak 40 dari (51,9%) tidak mengalami stunting, dan terdapat hubungan yang signifikan antara prevalensi stunting pada balita dengan pola asuh ibu dalam memberi makan balitanya (ρ 0,000; r 0,835).
Hubungan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dan Kompetensi Literasi Sains Siswa SMA Negeri di Kabupaten Bulukumba Reski, Fiska Indah; Daud, Firdaus; Taiyeb, A. Mushawwir; Pallenari, Muhiddin; Hiola, Siti Fatmah
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 17 No. 2 (2024): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.42940

Abstract

Various studies show that the scientific literacy of Indonesian students is still in a very low category, based on a review of the literature several factors are thought to be involved, namely related to the thinking ability of students who have not reached higher cognitive abilities in this case higher order thinking skills. So, this study aims to determine the relationship between higher order thinking skills and scientific literacy in public high school students in Bulukumba Regency, this research is a correlational type with a quantitative approach. The population in this study were all XII grade students at public high schools in Bulukumba Regency. The samples in this study were XII grade students at SMAN A, SMAN B, SMAN C, SMAN D, SMAN E, SMAN F, SMAN G, and SMAN H. Data collection techniques in this study used multiple choice tests that tested the C4-C6 level and scientific literacy tests tested in the PISA Program. Data analysis in this study was conducted using simple correlation test with Product Moment correlation method. The results showed that there is a relationship between higher order thinking skills and scientific literacy of high school students in Bulukumba Regency. This is based on the results of the analysis obtained showing that the significance value of learning is smaller than 0.05, namely (0.001 <0.05).
Sosialisasi Peranan Antioksidan Terhadap Proses Peremajaan Kulit di Lingkungan Kerja Kampus UNM Parangtambung Idris, Irma Suryani; Purnamasari, A. Bida; Amalia, Rezki; Taiyeb, A. Mushawwir; I, Ismail
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal atau meredam dampak negatif oksidan dengan kata lain antioksidan ini merupakan suatu molekul yang dapat menghambat oksidasi molekul lain. Antioksidan bekerja dengan cara mendonorkan satu elektronnya kepada senyawa yang bersifat oksidan sehingga aktivitas senyawa oksidan tersebut dapat di hambat. Antioksidan dibutuhkan tubuh untuk melindungi kulit dari berbagai kerusakan sel akibat radiasi UV dan antipenuaan. Antioksidan adalah suatu senyawa atau komponen kimia yang dalam kadar atau jumlah tertentu mampu menghambat atau memperlambat kerusakan akibat proses oksidasi. Tubuh manusia tidak mempunyai cadangan antioksidan dalam jumlah berlebih, sehingga apabila terbentuk banyak radikal maka tubuh membutuhkan antioksidan eksogen. Adanya kekhawatiran tersebut maka perlunya sosialisasi peranan antioksidan terhadap peremajaan kulit terutama di lingkungan kerja. Pengabdian ini dilaksanakan di lingkungan Kerja Kampus UNM Parangtambung yang bertujuan untuk memberikan pemahaman atau edukasi mengenai peranan antioksidan terhadap proses peremajaan kulit. Penyampaian materi pada pelatihan ini dilakukan secara klasikal, semua peserta mengikuti materi yang disampaikan dengan cara ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diikuti oleh cleaning service yang bertugas di Lingkungan Kerja Kampus UNM Parangtambung. Hasil dari pengabdian ini direspon dengan baik oleh peserta, minat dan motivasi yang tinggi dari peserta pelatihan sangat menunjang transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan dari dosen kepada peserta pelatihan.
PELATIHAN TEKNIK HIDROPONIK MELON BAGI KELOMPOK GURU DI KABUPATEN MAJENE Daud, Firdaus; Taiyeb, A. Mushawwir; Pratiwi, Andi Citra; Azis, Andi Asmawati; Jamaluddin, Asham bin; Marzuki, Nur Intan; Mukminati, Sri
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.62062

Abstract

Cultivating plants using hydroponic methods promises better plant quality compared to conventional methods. However, the application of this technique is still relatively low among the public, especially in Majene Regency, West Sulawesi Province. Meanwhile, the potential for cultivating plants using hydroponic methods in Majene Regency is significant due to the availability of vast land and supportive environmental conditions. Therefore, this community service activity is conducted to increase public knowledge about hydroponic plant cultivation methods in Majene Regency. The training was held on May 11, 2024, at SMPN 2 Majene, and attended by 25 teachers from various districts in Majene Regency. They were selected based on their communication skills and potential to implement the training to students and the surrounding community. The training utilized lecture, discussion, and hands-on practice methods. Participants' response to the training was highly positive, with the majority feeling assisted by the training activities. Subsequent activities are recommended to integrate more innovative hydroponic techniques. It is hoped that the increase in knowledge and skills will encourage more people to adopt hydroponic methods, thus improving the income of the West Sulawesi community.