Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Peserta Didik SMAN 22 Makassar Hasan, Nur Haslinar; Taiyeb, A. Mushawwir; Patongai, Dian Dwi Putri Ulan Sari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan status gizi pada siswa kelas XI SMA 22 Makassar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner food frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengukur pola makan, Global Physical Activity Questinnare (GPAQ) untuk mengukur aktivitas fisik dan menggunakan pengukuran antropometri untuk mengukur status gizi. Data di analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial berupa uji regresi dan uji korelasi linier berganda. hasil analisis deskriptif penelitian menunjukkan bahwa pola makan berada pada kategori tidak baik, aktivitas fisik berada pada kategori Tinggi, dan status gizi berada pada kategori normal. Hasil analisis inferensial menunjukkan terdapat hubungan antara pola makan dengan status gizi dimana nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.170 dengan tingkat hubungan “sangat sedang”, terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi dimana nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.172 dengan tingkat hubungan “sangat rendah”. Hasil analisis inferensial menunjukkan terdapat hubungan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan status gizi peserta didik Kelas XI di SMAN 22 Makassar berdasarkan nilai signifikansi 0,015 < 0,05 berada pada kategori rendah dengan nilai korelasi 0,245.
Pengenalan dan Pengolahan Makanan Berbahan Daun Kelor (Moringa Oleifera) pada Anak Kelas Siswa Sekolah Dasar Asmawati, A.; Ristiana, Evi; Pratiwi, A. Citra; Taiyeb, A. Mushawwir; Hartono, Hartono
Sempugi: Journal of Community Service and Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): Sempugi Vol 1 No. 1 September 2023
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/sempugi.v1i1.16

Abstract

The community service carried out aims to provide experience for children to know Moringa-based foods. Children are given an introduction to like to consume vegetables. The community service carried out was training in making moringa fried rice using the demonstration method. A total of 12 panelists participated to assess the level of preference for Moringa fried rice which included color, taste, aroma and texture that the panelists liked. It can be concluded that the results of the dedication show that Moringa fried rice is accepted/liked by the panelists and can be used as an alternative for daily consumption of highly nutritious children.
PENDAMPINGAN PHBS BAGI ANAK “STATELESS" DI SANGGAR BIMBINGAN SENTUL KUALA LUMPUR MALAYSIA Taiyeb, A. Mushawwir; Rauf, Bachrani; Azizah, Laelah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i2.68758

Abstract

ABSTRAKPola hidup sehat dan bersih adalah sebuah proses yang melibatkan perubahan gaya hidup untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta menjaga lingkungan di sekitar agar tetap bersih dan sehat. Pelaksanaan edukasi pola  hidup sehat dan bersih (PHBS) ini menggunakan metode partisipatif dengan melalui kegiatan  Jumat bersih dan sehat, yakni kegiatan senam pagi bersama, dilanjutkan membersihkan sanggar bimbingan dan lingkungan tempat tinggal warga masyarakat sekitar sanggar bimbingan sentul Malaysia. Sasaran dari program pengabdian masyarakat yang dilakukan ini adalah anak-anak stateless di Sanggar Bimbingan Sentul Kuala Lumpur Malaysia. Jumlah anak Stateles yang ikut sejumlah 38 anak dari yang terdaftar sebanyak 41..  Kegiatan   Kamis Sehat dan Jumat Bersih merupakan salah satu cara untuk membantu anak Stateles menjaga kesehatan dan kebersihan melalui olahraga senam bersama dan bersih diri (gerakan cuci tangan dan sikat gigi) dan bersih lingkungan melalui program lihat sampah ambil (LISA) ke tempat sampah . Hal ini dapat meningkatkan kesadaran dan antusiasme mereka dalam mengikuti pendampingan. Anak-anak stateles mengikuti semua kegiatan dengan antusias dan riang gembira
PEMBERDAYAAN SISWA SMAN 2 MAKASSAR MELALUI PENDAMPINGAN INNOVATIVE CO-CURRICULAR PROJECT DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK PENGUATAN KETERAMPILAN ABAD 21. Hikmah, Nur; Taiyeb, A. Mushawwir; Hajar, Abdul; Nurhidayah, Nurhidayah
Jurnal Abdi Negeriku Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v4i2.81320

Abstract

Program Pengabdian ini bertujuan memberdayakan siswa SMAN 2 Makassar melalui pendampingan proyek inovatif kokurikuler untuk memperkuat keterampilan abad 21 serta mendukung pelaksanaan asesmen formatif-sumatif. Permasalahan utama yang dihadapi siswa meliputi keterbatasan dalam memulai dan menstrukturkan proyek, kurangnya kemampuan mengidentifikasi masalah berbasis data, rendahnya konsistensi kolaborasi tim, serta belum optimalnya pemanfaatan umpan balik dalam perbaikan produk. Metode pelaksanaan yaitu: (1) pembekalan melalui orientasi kokurikuler, penyepakatan aturan main, pengenalan alur LK, serta asesmen diagnostik awal untuk memetakan kesiapan peserta; (2) pendampingan praktik melalui pengerjaan LK 1–17 menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) secara bertahap disertai coaching dan asesmen formatif pada setiap LK sebagai dasar pemberian umpan balik; dan (3) monitoring, evaluasi, dan publikasi melalui penilaian sumatif akhir, refleksi individu/ kelompok, pameran/ pitching proyek, serta penyusunan rencana tindak lanjut program. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kemandirian siswa dalam merancang solusi, kualitas kolaborasi, dan kemampuan komunikasi melalui presentasi proyek, yang tercermin dari capaian formatif LK dan skor sumatif akhir dengan dominasi kategori berkembang sesuai harapan hingga sangat berkembang. Program ini menghasilkan luaran berupa modul LK 1–17 yang siap digunakan sekolah, rubrik penilaian formatif–sumatif, serta produk/prototipe dan materi presentasi siswa sebagai bukti capaian pembelajaran dan keberlanjutan kegiatan kokurikuler.  Kata kunci : Pengabdian Kepada Masyarakat, Program Kokurikuler, Pembelajaran Mendalam, Keterampilan Abad 21, Asesmen Formatif, Asesmen Sumatif, Inovatif, Proyek, Kolaborasi AbstractThis community service program aims to empower students of SMAN 2 Makassar through mentoring in innovative co-curricular projects to strengthen 21st-century skills and to support the implementation of formative–summative assessment. The main problems faced by students include limited ability to initiate and structure projects, insufficient skills in identifying data-driven problems, low consistency in team collaboration, and suboptimal use of feedback to improve their products. The program method: (1) capacity building through co-curricular orientation, agreement on ground rules, introduction to the LK workflow, and an initial diagnostic assessment to map participants’ readiness; (2) hands-on mentoring through completion of LK 1–17 by gradually applying deep learning, accompanied by coaching and formative assessment for each LK as the basis for providing feedback; and (3) monitoring, evaluation, and dissemination through a final summative assessment, individual/group reflection, a project exhibition/pitching session, and the development of a follow-up action plan for the program. The results indicate increased student independence in designing solutions, improved collaboration quality, and stronger communication skills through project presentations, as reflected in formative LK achievement and final summative scores, predominantly within the categories of “developing as expected” to “highly developed.” The program produced outputs in the form of an LK 1–17 module ready for school use, formative–summative assessment rubrics, and student products/prototypes and presentation materials as evidence of learning achievement and the sustainability of co-curricular activities. Keywords : Community Service Program, Co-Curricular Program, Deep learning (Pedagogical Approach), 21st-Century Skills, Formative Assessment, Summative Assessment, Innovative, Project, Collaboration
Geographic and Socioeconomic Determinants of Healthcare Utilization at Faisal Islamic Hospital, Makassar Saru, Amaliah Amriani Amran; Taiyeb, A. Mushawwir; Akbar, Muh. Syaiful; Wafaretta, Erona
Journal of Scientific Insights Vol. 2 No. 6 (2025): December
Publisher : Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jsi.v2i6.592

Abstract

Utilization of hospital services varies according to patient characteristics. As Faisal Islamic Hospital Makassar serves both urban and non-urban populations, understanding the determinants of service utilization is essential for improving equitable access. This study examined the influence of geographic and socioeconomic factors on outpatient service utilization. A cross-sectional study was conducted involving 99 outpatients. Service utilization was categorized as new versus return visits, while independent variables included education, occupation, income, and residential location. Chi-square tests with a 95% confidence level were used for analysis. Income (p = 0.026) and residential location (p = 0.019) were significantly associated with service utilization, whereas education (p = 0.363) and occupation (p = 0.165) were not. Patients with higher income and those living within the city were more likely to make return visits. These findings highlight the need for service strategies that maintain quality for frequent users while enhancing access for lower-income and out-of-city patients.
Dietary Patterns and Physical Activity on Nutritional Status of Science Faculty Students, Universitas Negeri Makassar Taiyeb, A. Mushawwir; Saru, Amaliah Amriani Amran
Journal of Scientific Insights Vol. 2 No. 6 (2025): December
Publisher : Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jsi.v2i6.595

Abstract

Nutritional status is an important health indicator influenced by multiple factors. Students aged 19–24 years remain in a growth phase and require adequate nutrition and healthy lifestyle habits to support academic performance and long-term wellbeing. This study aimed to examine the effects of dietary patterns and physical activity on the nutritional status of Biology Department students at the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Makassar. An analytic observational study with a cross-sectional design was conducted among 115 students. Dietary patterns were assessed using an FFQ questionnaire, physical activity using the GPAQ, and nutritional status using BMI measurements. Data were analyzed using Chi-square tests and multiple linear regression. Results showed that 53.9% of students had poor dietary patterns, while 63.5% had high levels of physical activity. Both dietary patterns and physical activity were significantly associated with nutritional status (p < 0.001). Regression analysis indicated that dietary patterns had a significant positive effect on nutritional status, whereas physical activity had a significant negative effect. The model explained 81.6% of the variation in nutritional status (R² = 0.816). In conclusion, dietary patterns and physical activity significantly influence students nutritional status. Interventions should emphasize improving dietary habits and promoting physical activity to maintain optimal nutritional health.