Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Usaha Rumahan Gula Merah Kelapa Di Desa Pasiang Syarif; Hamsiah; Aulia Nurul Hikmah
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 4 No 1 (2024): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v4i1.96

Abstract

Gula merah kelapa merupakan salah satu bahan yang berperan penting dalam industri pangan, pada tingkat industri skala kecil, industri skala menengah, maupun pada industri skala besar, sehingga memberikan peluang besar dalam meningkatkan perekonomian suatu daerah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha rumahan gula merah kelapa di Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Adapun metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu metode yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian, menggunakan analisis B/C rasio sebesar 1,77. Hal ini menunjukkan standar nilai dari B/C Ratio lebih dari 1 yang mengartikan bahwa usaha rumahan gula merah kelapa menguntungkan atau layak untuk diusahakan. Sedangkan berdasarkan hasil analisis titik impas atau Break Even Point, usaha rumahan gula kelapa di desa Pasiang masih layak dikembangkan. Dalam perhitungan Break Even Point menunjukkan nilai pada titik impas untuk beratnya gula merah kelapa adalah 56 kg dan nilai dalam Rupiah adalah Rp520.568 rupiah. Usaha rumahan gula merah kelapa di desa Pasiang menghasilkan rata-rata 523 kg per bulan, mencapai BEP di atas 56 kg, dan nilai berbasis Rp mencapai BEP di atas Rp 520.568, melebihi rata-rata pendapatan bulanan sebesar Rp 4.369.764. Dari kedua perhitungan tersebut, nilai yang dihasilkan adalah dua kali lipat dari nilai BEP, sehingga menunjukkan nilai yang sangat layak.
Penentuan Kegiatan Prioritas dalam Pengembangan Usahatani Organik di Kabupaten Enrekang Ansyar; Aulia Nurul Hikmah; Hamsiah; Jumriani Dambe
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 4 No 1 (2024): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v4i1.106

Abstract

Dalam upaya pengembangan pertanian organik pemerintah meluncurkan program pengembangan pertanian organik melalui komitmen “Go Organik 2010”. Dalam komitmen ini, dicanangkan bahwa Indonesia akan menjadi produsen produk pertanian organik terbesar di dunia. Pengembangan pertanian organik diperlukan perencanaan dan implementasi yang baik secara bersamaan. Perencanaan dan implementasi juga dilakukan secara bersama antara pemerintah dan pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kegiatan prioritas dalam pengembangan usahatani organik di Kabupaten Enrekang dengan menggunakan analisis Interpretative Structural Modeling (ISM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam kegiatan prioritas , terdapat dua kegiatan yang menjadi determinan (faktor penentu) dalam pengembangan usahatani organik di Kabupaten Enrekang, yaitu: Pembangunan pabrik/rumah kompos skala besar dan Pengembangan desa organik percontohan
Analisis Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Desa kabupaten Polewali Mandar Rahmat; Aulia Nurul Hikmah; Jumriani Dambe
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 4 No 1 (2024): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v4i1.107

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frustescens L.) adalah salah satu dari sekitar dua puluh hingga tiga puluh spesies tanaman dalam genus Capsicum yang telah banyak dibudidayakan. Cabai rawit, yang biasanya disebut sebagai cabai kecil, memiliki rasa pedas yang kuat sehingga penggemar rasa pedas selalu menggunakannya untuk menambah rasa makanan mereka. Fluktuasi harga di Kabupaten Polewali Mandar banyak dipengaruhi oleh fluktuasi harga produk di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan. Unsur-unsur yang mempengaruhi terjadinya fluktuasi nilai di bidang pertanian bermacam-macam. Salah satunya adalah disebabkan oleh naiknya harga produk pupuk, bibit, benih, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis trend fluktuasi harga cabai rawit dan Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga cabai rawit di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan data time series mulai tahun 2018 sampai dengan tahun 2023 yaitu 6 tahun tentang harga cabai rawit di Kabupaten Polewali Mandar. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis trend . Berpatokan pada tahun 2021 dan menggunakan analisis tersebut, maka diperoleh prediksi harga 2025-2029. Prediksi harga cabai rawit pada tahun 2025-2029 dapat dilihat bahwa prediksi perkembangan harga cabai rawit untuk lima tahun mendatang cenderung meningkat dengan rata-rata prediksi perkembangan harga cabai rawit yaitu 19,94%.
Adaptation Strategies of Wet-Rice and Dry-Rice Farming Households in Facing Local Climate Change in Polewali Mandar, Indonesia Hikmah, Aulia Nurul; Astaman, Putra; Dassir, Muhammad; Nadirah, Sitti; Mohamed Yousof, Saddam Suliman
Indigenous Agriculture Vol. 1 No. 2 (2023): Indigenous Agriculture
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Climate change, such as reduced rain intensity, is the biggest reason for the decline in crop yields and impacts farmers' income. This study aimed to analyze the adaptation strategies of households of wet-rice and field rice farmers in the face of climate change (drought and flood). The research was conducted in Matakali Sub-district, Polewali Mandar Regency, with the research design of survey method and in-depth interviews on Farmer Households as the unit of analysis. The results showed that the adaptation strategies carried out by households of wet-rice and field rice farmers in Matakali District to minimize the negative impacts of climate change include: 1) survival strategy, 2) consolidation strategy, and 3) accumulation strategy. Survival strategies carried out by households of wet-rice and field rice farmers in maintaining their survival are by diversifying their work, economic adaptation, and getting assistance from the government. The consolidation strategy is carried out by households of wet rice and field rice farmers who can still fulfill their needs despite experiencing crop failure. Farming communities that apply consolidation strategies borrow money from relatives, families, banks, and cooperatives. Accommodation strategies are carried out by groups of farming households, namely opening a grocery store business. The application of survival, consolidation, and accumulation strategies is sometimes still needed to meet all the needs of the households of wet-rice and field rice farmers.
Model resiliensi rumah tangga petani padi sawah dan petani padi ladang di Kabupaten Polewali Mandar dalam menghadapi perubahan iklim Hikmah, Aulia Nurul
Agriculture and Socio-Economic Journal Vol 1, No 2 (2024): July
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/asej.v1i2.73

Abstract

Dampak El Nino dan La Nina mempengaruhi banyak aktivitas kehidupan manusia, termasuk pertanian Padi yang sangat rentan terdampak seperti bencana banjir dan kekeringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif yang menggambarkan kondisi resiliensi rumah tangga petani padi sawah dan petani ladang dalam menghadapi perubahan iklim. Sample penelitian berjumlah 50 orang, dimana 25 orang petani padi sawah dan 25 orang petani ladang. Analisis data menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan resiliensi pertanian, kegiatan yang mendominasi yaitu mengganti pestisida sebanyak 14 orang, sedangkan tindakan non pertanian didominasi oleh kegiatan beralih pekerjaan ke sektor non-farm sebanyak 19 orang. Tingkat resiliensi ini menunjukkan bahwa baik petani padi sawah maupun petani padi ladang rata-rata adalah sedang. Dalam perancangan model resiliensi ini melibatkan identifikasi tindakan resiliensi dan tingkat resiliensi petani padi sawah dan petani padi ladang. Kesimpulan dalam penelitian Berdasarkan temuan penelitian yang tersaji pada hasil dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pengembangan model resiliensi petani padi sawah dan petani ladang didasarkan pada identifikasi dan tindakan resiliensi petani padi, dimana pada kegiatan identifikasi, tindakan yang berhubungan dengan pertanian teridentifikasi tiga tindakan resiliensi. Sedangkan tindakan non pertanian terdapat enam tindakan resiliensi. Adapun tingkat resiliensi keluarga Petani Sawah dan Petani Ladang sebesar <3 sampai 6 bulan.  Penelitian ini berhasil membangun model resiliensi dari petani padi sawah dan ladang yang bermukim di Kabupaten Polman, berdasarkan aspek identifikasi resiliensi Tindakan pertanian dan non pertanian yang dipadukan dengan Tingkat resiliensi agar model dapat menggambarkan kondisi di Lokasi penelitian
Pelatihan Manajemen Usaha Peternakan Sapi Bali di Kabupaten Bantaeng Mohammad Saleh, Ikrar; Baba, Syahdar; Sri Lestari, Veronica; Jamila, Jamila; Hatta, Muhammad; Darwis, Muhammad; Kurniawan, Muhammad Erik; Astaman, Putra; Hikmah, Aulia Nurul
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 1 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v1i2.10

Abstract

Pemurnian sapi bali menjadi program untuk peningkatan populasi sapi bali didaerah pengembangan untuk menyokong kebutuhan daging di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak di Kabupaten Bone mengenai sistem teseng dalam budidaya sapi Bali, dengan fokus pada manajemen pemilihan bibit, pakan, dan kerjasama usaha. Produktivitas sapi Bali dipengaruhi oleh faktor bibit, lingkungan, pakan, dan manajemen, sehingga diperlukan pengelolaan yang baik agar seluruh komponen sistem berfungsi optimal. Pemilihan bibit yang tepat, sesuai dengan lokasi dan tujuan usaha (pembibitan/penggemukan), menjadi kunci keberhasilan. Kriteria bibit unggul meliputi kondisi fisik sehat, reproduksi normal, dan catatan produksi yang baik. Selain itu, ketersediaan pakan secara berkelanjutan dengan manajemen yang tepat (sistem grazing atau cut and carry) turut menentukan pertumbuhan ternak. Kerjasama antara pemilik modal dan peternak umumnya dilakukan dalam jangka waktu tertentu untuk meminimalisir risiko kerugian.
Pengenalan Digitalisasi Marketing (Aplikasi Berbasis Website) untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Kakao di Kabupaten Polewali Mandar Hikmah, Aulia Nurul; Astaman, Putra; Darwis, Muhammad; Rosyita, Dita; Maharani, Intan Mega; Basri, Zulkifli
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i1.17

Abstract

Pemasaran produk pertanian masih kurang inovatif, disisi lain ketahanannya masih rendah dari serangan bakteri dan pembusukan. Tujuan pelatihan ini untuk mengenalkan kepada petani sarana pemasaran online berbasis web dan media social. Pelaksanaan dilakukan secara terstruktur mulai dari penyuluhan hingga praktik pengenalan media online. Metode yang digunakan meliputi bimbingan teknis peningkatan kapasitas SDM, fermentasi biji kakao, serta yang utama adalah pembuatan aplikasi pemasaran berbasis web. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa digital marketing menjanjikan jangkauan pasar yang lebih luas, biaya yang lebih murah, hasil yang terukur, dan efektif. Channel yang dapat dimanfaatkan meliputi website, media sosial, email marketing, dan marketplace. Pemanfaatan ICT dinilai mampu menjembatani kesenjangan informasi, mengoptimalkan proses bisnis, serta menjadi solusi untuk memasarkan produk pertanian secara lebih efisien dan transparan. Disimpulkan bahwa adopsi digital marketing merupakan strategi penting untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani kakao di Indonesia.
Penerapan Experiential Learning untuk Meningkatkan Kompetensi dan Refleksi Mahasiswa pada Pelatihan Mining Data Makro Intan Mega Maharani; Dita Rosyita; Aulia Nurul Hikmah; Putra Astaman; Aditya Arief Rachmadhan; Akbar Hariputra; Dita Atasa; Annisa Vira Widayanti
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan data mining makro berbasis experiential learning dalam meningkatkan kompetensi konseptual, kemandirian, dan refleksi mahasiswa untuk menutup kesenjangan antara tuntutan Outcome-Based Education (OBE) dan kesiapan mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dirancang dengan pendekatan student-centered learning (SCL). Data diperoleh melalui pre-test, post-test, dan kuesioner reflektif. Analisis menggunakan tiga indikator utama: Normalized-Gain (N-Gain), Reflective Learning (RL), dan Experiential Learning Mapping (ELM). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual (N-Gain = 1,00), sedangkan nilai RLII sebesar 3,29 mengindikasikan refleksi moderat. Temuan ini menegaskan bahwa experiential learning efektif dalam memperkuat kompetensi kognitif, tetapi optimalisasi fase reflektif diperlukan agar pembelajaran menjadi transformasional dan berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Bokashi untuk Meningkatkan Kemandirian Petani di Wilayah Pegunungan Camba, Kabupaten Maros Aulia Nurul Hikmah; Putra Astaman; Muhammad Dassir; Sitti Nadirah
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.171

Abstract

Pertanian di wilayah Pegunungan Camba, Kabupaten Maros, menghadapi tantangan ketergantungan tinggi terhadap pupuk kimia bersubsidi yang ketersediaannya tidak menentu dan berdampak pada biaya produksi serta degradasi lahan. Di sisi lain, potensi limbah organik lokal seperti kotoran ternak dan sisa hasil pertanian belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemandirian petani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik bokashi dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah participatory learning and action (PLA), yang meliputi observasi, penyuluhan teori, demonstrasi, praktik langsung pembuatan bokashi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12-18 September 2024 dengan melibatkan 10 orang petani. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan, dimana 90% peserta mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan bokashi. Aplikasi bokashi terbukti mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, dan berpotensi menekan biaya produksi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan partisipatif pembuatan pupuk bokashi efektif dalam memberdayakan petani, mendorong kemandirian penyediaan pupuk, dan mendukung pertanian berkelanjutan di Kecamatan Camba.
Pelatihan Teknik Budidaya Tanaman Pakan dan Pengolahan Pakan Sapi Potong di Kabupaten Bone Putra Astaman; Aulia Nurul Hikmah; Dita Rosyita; Nur Meili Zakiyah
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.172

Abstract

Ketersediaan pakan ternak yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi kendala utama dalam usaha peternakan sapi di CV. Mapan Tujuh Dua Dua Farm, Kabupaten Bone. Kendala yang dihadapi meliputi jarak tempuh sumber pakan yang jauh, ketergantungan pada pakan alami tanpa budidaya, dan kurangnya tenaga terampil dalam pengolahan pakan. Hal ini berdampak pada efisiensi biaya dan produktivitas ternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan karyawan peternakan dalam teknik budidaya tanaman pakan serta pengolahan pakan yang efisien. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang terdiri dari (1) penyuluhan mengenai pentingnya budidaya tanaman pakan secara mandiri, (2) demonstrasi teknik pembukaan lahan, penanaman, dan perawatan tanaman pakan, (3) praktik pengolahan pakan sederhana untuk meningkatkan nilai gizi, dan (4) pendampingan dalam pembuatan pagar lahan pakan untuk melindungi dari gangguan hewan liar. Peserta pelatihan, yang terdiri dari karyawan peternakan dan masyarakat sekitar, menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang signifikan. Terbukti dengan terbukanya lahan pakan baru seluas ±0,5 hektar, terpasangnya pagar pelindung, dan peserta mampu mempraktikkan teknik pengambilan serta pengolahan pakan yang lebih efisien. Evaluasi respons peserta menunjukkan tingkat kepuasan di atas 85%. Program pelatihan ini efektif dalam membekali peserta dengan kompetensi budidaya dan pengolahan pakan. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah berkurangnya biaya transportasi pakan, meningkatnya kualitas pakan, dan tercapainya kemandirian pakan ternak yang berkelanjutan.
Co-Authors . Hamsiah A. Ni’mahtul Churriyah Aditya Arief Rachmadhan Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Zailan Aisyah Aisyah, Megawati Akbar Hariputra alfira, alfira Alima Bachtiar Abdullahi Annisa Vira Widayanti Ansyar Ansyar Ansyar Ardiansya, Ardiansya Arfah Sahabuddin Arfah, Aziza Noor Sheha Asma, Annisa Fahira Asmiranda, Asmiranda Asmiranda, Asmiranda Sheha Asrandi Aulia Maghfirah Ichwan Basri, Zulkifli Brilliani Raras Sakapuspa Diansari, Pipi Dita Atasa Dita Rosyita Dita Rosyita Dita Rosyita Dwi Laila Maulida Elsa Nabila Putri Fatimah, Sri Putri Fatimah, ST Gustiana Gustiana, Gustiana Hakim, Muh. Haidir Hamsah Hamsah, Hamsah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hardianti Hardianti, Hardianti Hariyadi Harmin Adijaya Putri Hastang Hastang, Hastang Herlyani S. Hildayanti, Hildayanti Ilham Syarif Intan Mega Maharani Intan Mega Maharani jamila Jamila Jumriani Dambe Junaedi Y Kasmawati Laba, Muhammad Sabir Liani, Putri Maharani, Intan Mega Makhabbah Jamilatun Mardawati Mega Fatimah Rosana Megawati Mellyana Dwi Utami Mohamed Yousof, Saddam Suliman Mohammad Saleh, Ikrar Mubarokah Mubarokah Muh Yasin Muh. Darwis Muhammad Alwi Muhammad Dassir Muhammad Erik Kurniawan Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammmad Darwis Mulaputri Ma'mur, Sitti Hardiyanti Musran Munizu Nadirah, Siti Nadirah, St Nasbar, Nasbar Nur Fatonny Nur Meili Zakiyah Nurdin, Fadilah Nurfadilla, Nurfadilla Nurul Nurfadillah Nurfadillah Nurhaliza, Nurhaliza Pipi Diansari Putra Astaman Putra Astaman Putri Nurul Sari, Putri Nurul Qinayah, Mirnatul Rahman, Adi Putra Rahman, Adiputra Rahmat Rahmat Rahmat Raisa, Daeva Mubarika Riskiyani Riskiyani Rosyita, Dita Safitri, Oktavia Lintang Salmawati Salmawati, Salmawati Salsabila, Salsabila Sheha Sitti Nadira Sitti Nadirah Sri Lestari, Veronica St Rohani, St ST. Rohani Syahdar Baba Syarif Syarif Syarif Tanri Giling Rasyid Ummu Liyana binti Abdul Aziz Wiwik Handayani Yennyka Leilasariyanti Yesi Mustika Ningsih Yousof, Sadam Suliman Mohamed Yudiyanti, Ervina Yuyun Wahyuni Zalsabila, Annisa Zulkfili. Z, Muhammad