Claim Missing Document
Check
Articles

Perspektif Guru terhadap Perubahan Motivasi Belajar Siswa setelah Implementasi Program Makanan Bergizi Gratis di SD Kabupaten Sinjai Putri, Marzhela M.; Haris, Hasnawi; Awaru, Andi Octamaya Tenri
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 7 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i7.4432

Abstract

This study aims to analyze teachers’ perspectives on changes in students’ learning motivation following the implementation of the Free Nutritious Meal Program in several elementary schools in Sinjai Regency. This research uses a qualitative approach with a case study design. Data were obtained from teachers directly involved in the program. Data collection techniques included in-depth interviews, classroom observations, and documentation review consisting of program reports, academic records, and teaching–learning notes. The data were analyzed using thematic analysis, involving coding, categorization, and theme development. The findings indicate that most teachers observed an improvement in students’ motivation, particularly in concentration, active participation, and attendance. However, some students did not show significant improvement due to external factors such as family conditions and social environment. These findings highlight that the nutritious meal program positively influences student motivation, although additional support is needed to ensure equitable benefits for all learners.
Strategi Self-Control Mahasiswa dalam Menghadapi Konsumerisme Digital Hariani, Farida; Haris, Hasnawi; Awaru, A. Octamaya Tenri
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 8 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i8.4587

Abstract

This study aims to explain the self-control strategies used by students in dealing with consumptive behaviour in the digital age. The phenomenon of digital consumerism is growing rapidly due to the ease of access to online shopping and the strong influence of social media promoting a fast-paced lifestyle. This study uses a qualitative method with a literature review approach that examines the results of previous studies, both from national and international journals, relevant to consumptive behaviour, the use of digital platforms, and students' self-control strategies. The analysis was conducted through a process of identification, selection, and thematic synthesis to obtain a comprehensive picture of the most widely used self-control mechanisms. The results of the study show that students apply several main strategies, such as setting financial priorities, limiting the duration of shopping app usage, applying self-awareness through personal reflection, and increasing financial literacy to reduce impulsive urges. These findings confirm that strengthening self-control plays an important role in building healthier and more adaptive consumption patterns for students amid the rise of digital consumerism.
Seminar Partisipatif untuk Meningkatkan Literasi Pendidikan dan Kesejahteraan di Desa Terasa Haris, Hasnawi; Annisa, Winda Nurul; Herman, Herman; Muhtar, Muhtar; Randiawan, Randiawan
Humanis Vol 24, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v24i2.81157

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan sejahtera, terutama di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks. Berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan model pendidikan yang lebih partisipatif dan memberdayakan, penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan seminar partisipatif edukatif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai hubungan antara pendidikan dan kesejahteraan sosial. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan masyarakat Desa Terasa dengan melibatkan guru, orang tua, pemuda, dan tokoh masyarakat sebagai peserta inti. Metode partisipasi edukatif digunakan untuk memastikan bahwa peserta tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga aktor aktif yang berkontribusi melalui dialog kritis, refleksi, dan kolaborasi. Output utama dari kegiatan ini meliputi meningkatnya literasi masyarakat mengenai isu pendidikan, identifikasi masalah pendidikan yang kontekstual, serta lahirnya inisiatif lokal seperti pembentukan kelompok belajar masyarakat dan pendirian rumah literasi desa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model seminar partisipatif mampu mendorong pemahaman yang lebih mendalam dan komitmen nyata dari warga untuk memperbaiki kualitas pendidikan di lingkungannya. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan pendidikan yang dialogis, kontekstual, dan berbasis pemberdayaan memiliki dampak signifikan terhadap perubahan sosial. kegiatan ini berhasil meningkatkan partisipasi warga dalam inisiatif pendidikan lokal sebesar pada periode kegiatan, serta memunculkan minimal dua program keberlanjutan berbasis komunitas. Dengan demikian, pendidikan berbasis partisipasi dapat menjadi strategi transformatif dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas secara intelektual sekaligus sejahtera secara sosial dan ekonomi.
Tallasa Kamase-Masea: Green Citizenship Construction and Green Law in Pasang ri Kajang to Sup SDGs Indonesia Haris, Hasnawi; Ridhoh, M. Yunasri; Muhtar, Muhtar
Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Volume 12, Issue 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/administrare.v12i2.10802

Abstract

This study aims to construct the concept of Green Citizenship and Green Law value-based Tallasa Kamase-Masea in Pasang ri Kajang in order to support Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. The background of this research is based on the urgency ecological reform that relies not only on formal regulations, but also on ecological citizenship awareness and laws based on local wisdom. By using the approach qualitative and legal hermeneutics and ethnography, this study explores the meaning, symbol, and practice the ecology of the Kajang indigenous community in Bulukumba Regency, South Sulawesi. Results research shows three main things: (1) Tallasa Kamase-Masea describing the paradigm ecological, placing humans and nature in an egalitarian cosmic relationship; (2) values the aforementionned become the conceptual basis for Green Citizenship, namely citizenship active, reflective, and responsible for environmental sustainability; as well as (3) Pasang ri Kajang serves as Green Law customary-based, which regulates the ethics of ecological interactions through the principles of simplicity, non-exploitation, and respect for natural habitats. These findings imply the strengthening of environmental law policies and education on citizenship with an ecological perspective as a strategic foundation for achieving SDGs at the local and national levels.
Upaya Guru Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik melalui Pendekatan Pembelajaran Deep Learning di UPT SPF SMP Negeri 7 Makassar Nur, Ahmad; Awaru, A. Octamaya Tenti; Haris, Hasnawi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 8 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i8.4651

Abstract

This study describes the efforts made by teachers to foster students’ learning interest by applying various learning models based on the Deep Learning approach at UPT SPF SMP Negeri 7 Makassar. This research employs a qualitative descriptive method through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of Social Studies, Informatics, Arts and Culture, and Science teachers who served as model teachers during the principal’s observation of the implementation of the Deep Learning approach. Data were analyzed inductively, emphasizing the interpretation of findings rather than generalization. The results indicate that the model teachers successfully enhanced students’ learning interest through the application of the Deep Learning approach and the use of innovative learning models that created a meaningful, conscious, and enjoyable learning process.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBASIS TEKNOLOGI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK PADA SMK NEGERI DI KABUPATEN JENEPONTO Sriwahyuni, Sriwahyuni; Haris, Hasnawi; Bakhtiar, Bakhtiar; Suyitno, Iman; Najamuddin, Najamuddin; Sahabuddin, Rohmansyah
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 10 No 4 (2025): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/7kcyqh20

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis teknologi terhadap motivasi belajar dan literasi digital peserta didik SMK di Jeneponto. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasi, penelitian ini melibatkan 97 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kusioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, sementara analisis data dilakukan melalui regresi linier sederhana untuk menilai kekuatan hubungan antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar (B = 0,702; p < 0,001) serta literasi digital peserta didik (B = 0,766; p < 0,001), dengan kontribusi masing-masing sebesar 70,7% dan 69,7% terhadap variasi variabel terkait. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan minat belajar peserta didik, tetapi juga memperkuat kompetensi literasi digital, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual, interaktif, dan mendukung pengembangan kemampuan abad ke-21 secara komprehensif.
Mix Marketing Strategy on The Business of Bosara Handicrafts in Bontonompo Selatan Gowa District Angraeni, Anggi; Haris, Hasnawi; Baharuddin, Aris
Jurnal Administrasi Bisnis VOL 5, NO 1 (2026) January
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jab.v5i1.81253

Abstract

This study examines the marketing mix strategy in the bosara handicraft product business in South Bontonompo, Gowa Regency. The purpose of this study was to determine the marketing mix strategy for the bosara handicraft product business in South Bontonompo, Gowa Regency, to determine the factors that influence the marketing strategy for the bosara handicraft product business in South Bontonompo, Gowa Regency. This research approach is quantitative. This research was carried outinSubdistrictSouth Bontonompo, Gowa Regency. Source of data in research isboss craftsmanin October to December 2022. Data collection techniques are in the form of observation, interviews and documentation. Data analysis techniques include data editing, data reduction, categorization, interpretation, data display, and drawing conclusions. The results showed that the marketing mix strategy for bosara handicrafts in South Bontonompo, Gowa Regency found that there were two types of bosara products produced, namely modern bosara products and traditional bosara products. The price for Bosara products is with the lowest price range of Rp. 200,000 up to the highest price of Rp. 1,000,000 which is the principal in determining the price is the raw material for production. Promotions carried out by craftsmen on average use offline and online sales on social media. The location of the craftsmen in the production and marketing of Bosara products is very strategic because the place for production and marketing is known by customers and easy to find. The factors of the marketing strategy for bosara handicrafts based on SWOT analysis in South Bontonompo, Gowa Regency found that the inhibiting factors resulted in thatthe production process carried out in the manufacture of bosara products and also the production tools used are still limited in their manufacture so that the production of making bosara products is limited. Supporting factors in the process of making a Bosara product business are family and environmental support which makes craftsmen more active in production and marketing in the field.  
Analisis Hukum Pemenuhan Hak Mendapatkan Pendidikan Bagi Anak Didik Pemasyarakatan Amaliah, Rizqah; Haris, Hasnawi; Mustari, Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 4 (Desember 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i4.76960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaturan hukum yang mengatur pemenuhan hak mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Maros (2) faktor penghambat dan pendukung terjaminnya pemenuhan hak pendidikan yang layak bagi anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Maros. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, validasi data yang digunakan adalah triangulasi sumber (data). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pengaturan hukum pemenuhan hak mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak didik pemasyarakatan sesuai dengan :Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2023 Tentang Pemasyarakatan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1999 Tentang Syarat dan Pembinaan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-03.OT.02.02 Tahun 2014 Tentang Pedoman Perlakuan Anak di Balai Pemasyarakatan (BAPAS), Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Lingkungan Kementrian Hukum dan HAM , telah terimplementasi di LAPAS Kelas 2 Maros. (2) Faktor Penghambat Dan Pendukung Terjaminnya Pemenuhan Hak Pendidikan Yang Layak Bagi Anak Didik Pemasyarakatan di LPKA Kelas II Maros, yaitu faktor penghambat berupa kurangnya tenaga pendidik, kurangnya dukungan orang tua, pihak sekolah tidak kooperatif, minimnya minat atau atusias anak didik pemasyarakatan. Sedangkan faktor pendukung berupa kolaborasi dengan pihak eksternal serta sarana dan prasarana.
STUDI TENTANG PELAYANAN KESEJAHTERAAN WARGA PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA GAU MABAJI DI KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA NURDIN, NURUL CHAIRI; HARIS, HASNAWI
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 2, Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.101 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i2.3720

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pelaksanaan program kerja di PSTW Gau Mabaji, Tingkat kesejahteraan lansia di PSTW Gau Mabaji dan Hambatan yang terjadi selama pelaksanaan program pelayanan kesejahteraan di PSTW Gau Mabaji. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pelaksanaan program kerja di PSTW Gau Mabaji berjalan baik, terbukti dari seluruh program kerja yang dilaksanakan, tak ada satu pun yang terhambat dan tidak terlaksana ditambah pendanaan yang lancer dari pihak pemerintah. (2) Tingkat kesejahteraan lansia di PSTW Gau Mabaji sangatlah baik dan sangat memenuhi standar. Lansia yang hidup sudah lama di panti tersebut merasa sangat nyaman dan aman berada disana ditambah pelayanan yang sangat baik oleh pihak pegawai. (3) Hambatan dalam melaksanakan program pelayanan di PSTW Gau Mabaji hamper tidak ada. Itu dikarenakan semua yang dibutuhkan pihak panti sudah tersedia. Adapun hambatan itu datangnya dari pihak lansia itu sendiri yang tidak bisa untuk diatur. Kata Kunci: Pelayanan, Program Kerja, Tingkat Kesejahteraan  ABSTRACT: This study aims to find out, the implementation of work programs in PSTW Gau Mabaji, Level of welfare elderly in PSTW Gau Mabaji and Barriers that occur during the implementation of welfare services program in PSTW Gau Mabaji. To achieve these objectives, the researchers used data collection techniques through interviews, observation and documentation. The data have been obtained from the results of the study processed by using descriptive qualitative analysis. The result of the research shows that: (1) The implementation of work program in PSTW Gau Mabaji runs well, as evidenced from all work programs implemented, nothing is hampered and not implemented plus financially funded from the government. (2) The level of elderly welfare in PSTW Gau Mabaji is very good and very meet the standards. Elderly elderly living in the orphanage feel very comfortable and safe to be there plus excellent service by the employee. (3) Barriers in implementing service programs in PSTW Gau Mabaji are almost absent. That's because all the required parties are available. The barriers come from the elderly themselves who can not be arranged. Keywords: Service, Work Program, Level of Welfare
Peran Pemerintah dalam Mengedukasi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Tibrisi, Andi Sitti Azizah; Haris, Hasnawi; Herman, Herman
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.71035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui pengaturan hukum terkait perizinan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bulukumba, (2) Untuk mengetahui  peran pemerintah dalam memberikan edukasi tentang terkait pentingnya izin usaha pada UMKM di kabupaten Bulukumba dan (3)Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengurusan izin usaha bagi pelaku UMKM di kabupaten Bulukumba. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa pengaturan hukum tentang Perizinan Usaha mikro, kecil dan menengah diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 2021 ini merupakan aturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK). Sebelumnya, diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha mikro, kecil dan menengah (UU UMKM) dan bahwa peran pemerintah dalam memberikan edukasi tentang terkait pentingnya izin usaha pada UMKM di Kabupaten Bulukumba dilakukan dengan cara melakukan pencatatan dan survey pelaku usaha yang belum memiliki Nomor Izin Usaha ke Desa, Kelurahan dan Kecamatan di Kabupaten Bulukumba dan kendala yang dihadapi dalam pengurusan izin usaha bagi pelaku UMKM Di Kabupaten Bulukumba diantaranya adalah kurangnya sosialisasi UMKM, kurang pahamnya pelaku usaha tentang sistem pengurusan perizinan usaha dan prosedur administrasi yang cukup rumit dan berbelit-belit. Rekomendasi yang diberikan oleh peneliti yaitu diharapkan kepada para pelaku usaha UMKM yang belum memilki izin usaha dapat melakukan pengurusan izin usaha mereka di pihak pemerintah terkait sesuai dengan aturan yang berlaku dan pihak pemerintah diharapkan menerapkan aturan dan regulasi yang  berlaku mengenai pentingnya izin usaha di masyarakat bagi para pelaku UMKM di masyarakat serta mempermudah proses administrasi pengurusan perizinan UMKM dan jugamelakukan sosialisasi dan edukasi secara efektif dan tepat sasaran kepada masyarakat terkhusus para pelaku usaha UMKM yang dapat dilakukan dengan berbagi cara seperti melalui media sosial, tatap muka secara langsung di setiap daerah agar informasi mengenai perizinan UMKM dapat tersampaikan dengan baik dan jelas.
Co-Authors A. Octamaya Tenri Awaru Abd. Wafi, Muh Isnain Abduh, Amirullah Abdullah, Asmilah Adillah KR, Realizar Ahmad Zaki Akbar, Muh. Amaliah, Rizqah Andi Kasmawati ANDI SRI WAHYU WANTI, ANDI SRI WAHYU Angraeni, Anggi Annisa, Winda Nurul Anshari Anshari, Anshari Aris Baharuddin Ashari, Elza Rahayu Aslinda, Andi Astuti, Dinar Awaru, A. Octamaya Tenti Awaru, Andi Octamaya Tenri Bachtiar, Nuraeni Baehaqi Bakhtiar Bakhtiar Darmawang, Darmawang Djam'an, Nurwati Ekasatya Aldila Afriansyah Fajar Arwadi Farida Hariani Firdaus, Hamda Putri FIRMAN UMAR, FIRMAN Fudhail, Ahmad Harum , Ahkmad Hasni Hasni HERI TAHIR Hulaifah, Andi Annisa Husain, Raja Husma, Husma Idham, Nurfadhila Imam Suyitno Jayawarsa, A.A. Ketut Khaer, Nurharsyah Latif, Suciani M. Yunasri Ridhoh Mario Mario Masni Muh Nasrullah, Muh Muh Rijal, Muh Muhammad Guntur, Muhammad Muhammad Luthfi Muhtar Muhtar Mujahidah, Nurul Munawwarah, Nita Madinatul Musfira, Nurul Mustahar. AM, Muh. Abid Mustari Mustari Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nasir, Norma Nasuhan, Najamuddin Novita Sari Nur, Ahmad Nur, Andi Armianti Nur, Andi Cudai NURDIN, NURUL CHAIRI Paris, Muh. Putri, Marzhela M. Ramadhani, Fitriah Randiawan, Randiawan Ratnasari, Dahlia Rifdan . Rosmaladewi, Rosmaladewi Rusdi Rusdi Rusdi, Nur Risma Sahabuddin, Rohmansyah said, muh Saputri, Suci Ramadhani Sidjara, Sahlan Sirajuddin Saleh Siswahyudianto Sri Wahyuni sriwahyuni Sriwahyuni Suarlin, Suarlin Sultan Sultan Suniyah, Siti Arah Suyitno, Iman Syahrudin, Darma Jaya Syarifuddin Syarifuddin Tenri Awaru, A. Octamaya Tibrisi, Andi Sitti Azizah Togon, Prisca Oktavia Waliyullah, Akbar Zhulfadli, Muhammad