Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERAN POLA ASUH BERBASIS KEARIFAN LOKAL "RUMASA" DALAM MEMBENTUK RESILIENSI PADA REMAJA DI KOMUNITAS PEDESAAN SUNDA BANTEN Zidni Assalam, Mohamad; Septarinjani, Hernindya; Rahman Hidayat, Raihan; Windi Oktara, Tri
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6068

Abstract

Adolescent development in the modern era faces complex challenges due to the friction between local cultural values and the currents of globalization. Amidst these challenges, local wisdom has the potential to be an essential foundation for mental health. This study focuses on "Rumasa," a noble value in Sundanese culture that emphasizes self-awareness, empathy, and humility.This study aims to explore and describe in-depth the role and manifestation of "Rumasa"-based parenting in the process of resilience formation among adolescents in a Sundanese rural community. This research employed a qualitative approach with an ethnographic case study design. The participants consisted of five Sundanese families (parents and adolescents aged 15–18) who were purposively selected from an agrarian village in Tasikmalaya Regency, West Java. Data were collected through in-depth interviews, participant observation over a three-month period, and analysis of related cultural documents. Data analysis was conducted using a thematic approach, which includes six stages: data familiarization, initial coding, theme searching, theme reviewing, theme naming, and reporting.The findings identified three main practices of "Rumasa" parenting: (1) ngajénan (teaching respect for oneself and others), (2) teu adigung (educating not to be arrogant and to be aware of one's limitations), and (3) ngaragap rasa (training sensitivity and empathy toward the feelings of others). These practices directly contribute to the development of adolescent resilience pillars such as emotional regulation, social competence, and realistic optimism. "Rumasa" functions as vital cultural capital in Sundanese parenting. This value is not only taught verbally but also internalized through daily practices, equipping adolescents with resilience to face life's challenges. This research affirms the importance of integrating local wisdom into developmental psychology studies in Indonesia. ABSTRAK Perkembangan remaja di era modern menghadapi tantangan yang kompleks akibat adanya gesekan antara nilai-nilai budaya lokal dengan arus globalisasi. Di tengah tantangan tersebut, kearifan lokal berpotensi menjadi landasan penting bagi kesehatan mental. Penelitian ini berfokus pada "Rumasa", sebuah nilai luhur dalam budaya Sunda yang menekankan kesadaran diri, empati, dan kerendahan hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan secara mendalam peran dan manifestasi pola asuh berbasis "Rumasa" dalam proses pembentukan resiliensi pada remaja di masyarakat pedesaan Sunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus etnografi. Partisipan terdiri dari lima keluarga Sunda (orang tua dan remaja berusia 15-18 tahun) yang dipilih secara purposive dari sebuah desa agraris di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan selama tiga bulan, dan analisis dokumen budaya terkait. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik, yang mencakup enam tahap: familiarisasi data, pembuatan kode awal, pencarian tema, peninjauan tema, penamaan tema, dan pelaporan. Temuan penelitian mengidentifikasi tiga praktik utama pola asuh "Rumasa": (1) ngajénan (mengajarkan rasa hormat kepada diri sendiri dan orang lain), (2) teu adigung (mendidik untuk tidak sombong dan menyadari keterbatasan diri), dan (3) ngaragap rasa (melatih kepekaan dan empati terhadap perasaan orang lain). Praktik-praktik ini secara langsung berkontribusi pada pengembangan pilar-pilar ketahanan remaja, seperti regulasi emosi, kompetensi sosial, dan optimisme yang realistis. "Rumasa" berfungsi sebagai modal budaya yang vital dalam pola asuh orang Sunda. Nilai ini tidak hanya diajarkan secara lisan tetapi juga diinternalisasi melalui praktik sehari-hari, membekali remaja dengan ketahanan untuk menghadapi tantangan hidup. Penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam studi psikologi perkembangan di Indonesia.
EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN Wahyuningsih, Viandini; Nabila Wibowo , Chairunnisa; Juwita, Melly; Windi Oktara, Tri
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6374

Abstract

Learning evaluation is an essential component of education; however, current practices are still dominated by conventional summative approaches, with limited use of formative, project-based, character-based, and technology-integrated evaluations. This gap indicates a lack of holistic, continuous, and adaptive assessment aligned with 21st-century competencies, particularly in Indonesian primary and lower secondary education. Such conditions require improved evaluation strategies in the Society 5.0 era to ensure more effective and relevant learning. This study employed a library research approach, reviewing 35 articles that met the inclusion criteria—empirical studies or conceptual papers on learning evaluation at the primary and lower secondary levels, published between 2010 and 2024, in Indonesian or English, and sourced from accredited national and international journals. The analysis covered formative, summative, and non-test evaluations (observation, questionnaires, and interviews) using thematic synthesis. The findings reveal that 75% of the articles emphasized summative evaluation, 30% highlighted the implementation of continuous formative assessment, 67% supported project-based evaluation, 60% addressed character-based evaluation, and only 25% discussed the integration of technology in assessment. These results indicate the need for a shift from summative dominance toward integrating formative, project-based, and technology-enhanced evaluation to address instructional weaknesses and optimize curriculum development. Objective, reliable, valid, and continuous evaluation has significant potential to enhance the quality of education and its relevance to future challenges. ABSTRAK Evaluasi pembelajaran merupakan komponen esensial dalam pendidikan, namun praktik di lapangan masih didominasi pendekatan sumatif konvensional dengan penerapan formatif, berbasis proyek, karakter, dan teknologi yang terbatas. Kesenjangan ini menunjukkan minimnya integrasi evaluasi yang holistik, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kompetensi abad ke-21, khususnya pada jenjang SD SMP di Indonesia. Kondisi ini menuntut perbaikan strategi evaluasi di era Society 5.0 agar pembelajaran lebih efektif dan relevan. Penelitian ini merupakan library research terhadap 35 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu penelitian empiris atau kajian konseptual tentang evaluasi pembelajaran SD SMP, terbit antara 2010 - 2024, berbahasa Indonesia/Inggris, dan berasal dari jurnal nasional maupun internasional terakreditasi. Analisis mencakup evaluasi formatif, sumatif, dan non-tes (observasi, angket, wawancara) dengan sintesis tematik. Sebanyak 75% artikel menekankan evaluasi sumatif, 30% menggarisbawahi penerapan formatif berkelanjutan, 67% mendukung evaluasi berbasis proyek, 60% mengulas evaluasi berbasis karakter, dan hanya 25% membahas integrasi teknologi evaluasi. Temuan mengindikasikan perlunya pergeseran dari dominasi sumatif menuju integrasi formatif, proyek, dan teknologi, guna memperbaiki kelemahan instruksional dan mengoptimalkan pengembangan kurikulum. Evaluasi yang objektif, reliabel, valid, dan berkesinambungan berpotensi signifikan meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansinya terhadap tantangan masa depan.
Pengembangan Media Konseling Berbasis Platform Digital Sebagai Reading Therapy Dalam Penerimaan Diri Nurulfitri, Nabilah; Fadhil, Ahmad; Oktara, Tri Windi
Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v9i2.14177

Abstract

The Reading Therapy Platform is a digital-based self-acceptance development platform that is easily accessible to all groups, including Generation Z, and can be used anytime, anywhere. In this study, a Reading Therapy Platform for self-acceptance was developed as a source of information and a tool for self-acceptance. The objectives of this study were: (1) to determine the development of the Reading Therapy Platform for self-acceptance and (2) to assess the platform's feasibility based on validation by subject matter, media, and communication experts. This study used a research and development (R&D) method using the Borg & Gall model modified by Sugiyono, which went through five stages. In the product validation stage, the platform was assessed by experts. The validation results indicated that the platform was highly feasible to use, with a good average rating from the experts. The conclusions of this study are: (1) the Reading Therapy Platform received a score of 4.5 and (2) the platform is suitable for use as a self-acceptance platform. It is recommended that all groups, including Generation Z, utilize this platform for self-acceptance.
Studi Literature: Peran Psikologi Pendidikan Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Hairani Zahra Nasution; Nurhasanah Nurhasanah; Sita Umilailah; Tri Windi Oktara
Jurnal Keilmuan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Keilmuan Pendidikan (JKP)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/040918200

Abstract

Masalah kesulitan belajar penting untuk diteliti karena masalah ini dapat menghambat kemampuan siswa dalam memahami, mengolah atau menerapkan materi pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan tentang pengertian, faktor, diagnosis dan cara mengatasi kesulitan belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai sumber yang relevan dengan pembahasan kesulitan belajar. Sumber data tersebut meliputi artikel, buku, dan jurnal ilmiah yang membahas tentang kesulitan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar merupakan kondisi ketika siswa mengalami hambatan dalam memahami, mengolah, atau menerapkan materi pelajaran. Dalam masalah kesulitan belajar terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar, diantaranya faktor internal seperti jasmani dan rohani, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan sosial. Dalam masalah kesulitan belajar juga terdapat diagnosis kesulitan belajar yang melalui beberapa tahapan untuk mengetahui permasalahan yang dialami oleh siswa atau individu sehingga dapat menentukan metode penyelesaian yang tepat sesuai dengan kebutuhannya. Penyelesaian masalah kesulitan belajar terdapat beberapa tahapan yang dapat dilakukan yaitu identifikasi kasus, identifikasi masalah, diagnosis, prognosis dan remedial, evaluasi dan tindak lanjut.
Pendampingan Token Ekonomi dalam Membentuk Perilaku Positif Anak Usia Sekolah Juwita, Melly; Sita Umilailah; Cherrry Sukmawati; Rohmat Efendi; Muhammad Fikri Cahyo; Tri Windi Oktara
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1806

Abstract

Kegiatan pendampingan token ekonomi dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan perilaku positif anak usia sekolah di Kampung Gempol, Desa Unyur, Kecamatan Serang. Program ini berlangsung selama dua minggu dengan peserta anak berusia 8–12 tahun yang cenderung menunjukkan perilaku kurang disiplin, sering melanggar aturan, dan sulit bekerja sama. Melalui strategi token ekonomi, anak diberikan bintang sebagai bentuk penghargaan setiap kali menampilkan perilaku positif, seperti disiplin hadir tepat waktu, mengikuti instruksi, serta menjaga kebersihan lingkungan. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, penutupan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa token ekonomi efektif dalam membentuk kebiasaan positif, meningkatkan motivasi, memperbaiki interaksi sosial, serta menciptakan suasana yang lebih harmonis di lingkungan anak. Kendala yang muncul adalah adanya ketergantungan anak terhadap hadiah, keterbatasan waktu pelaksanaan, dan kurangnya keterlibatan orang tua secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi lanjutan agar sistem tidak bergantung sepenuhnya pada hadiah. Pendekatan ini diharapkan mampu memotivasi sekaligus menumbuhkan kesadaran, tanggung jawab, serta pembentukan karakter anak secara mendalam dan berkelanjutan.
Pendampingan Pembuatan Banner, Daftar Menu dan Poster Digital untuk UMKM di Kelurahan Sukajaya Kota Serang Amalia Nabilah; Ernike Fatih Ataitani; Riana Pratiwi; Suryani Suryani; Tri Windi Oktara; Siti Marfu’ah; Ratu Humaemah
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/2jrb4a50

Abstract

This community service activity aims to assist Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Sukajaya Sub-District, Serang City, in developing promotional media both offline and online through the WhatsApp platform. The main issue identified is the limited ability of MSME owners to utilize promotional media and design tools to expand their market reach. The implementation methods included field surveys, design execution using Canva, and the distribution of the final promotional materials. The field findings revealed that most MSMEs in Sukajaya Sub-District, Serang City, Banten, did not yet have visual promotional media such as banners or menu lists, resulting in a plain and less informative appearance for new customers. In terms of online promotion, some businesses had used WhatsApp, but only to send product photos without design elements or price information, making their promotions less appealing. Consequently, their promotional activities remained limited and ineffective in attracting new consumers beyond their immediate surroundings.
Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Kematangan Karir Remaja Akhir Mi'roz Septiadi; Agus Sukirno; Tri Windi Oktara
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 2 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086148011

Abstract

Remaja membutuhkan keyakinan pada kemampuan diri serta rasa kendali atas hidupnya supaya dapat membangun kematangan karir yang kokoh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan sosial terhadap kematangan karir remaja akhir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sebanyak 37 responden remaja akhir usia 18-21 tahun digunakan sebagai sampel yang ditentukan dengan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan skala lingkungan sosial yang disusun berdasarkan indikator Dewantara (2021) dan skala kematangan karir dikembangkan berdasarkan teori Donald E. Super (1990) yang telah divalidasi serta dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara lingkungan sosial dan kematangan karir (p = 0,002 < 0,05). Secara deskriptif, lingkungan keluarga tergolong sedang (43,2%), lingkungan sekolah rendah (37,8%), dan lingkungan masyarakat sedang (37,8%). Temuan ini menegaskan bahwa meskipun keluarga menjadi faktor dominan, masih ada 78,4% varians kematangan karir yang dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya sinergi keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung kesiapan karir remaja akhir.
Learning in Different Ways: A Study of Gender-Based Learning Style Difference Tri Windi Oktara; Yuda Syahputra
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 10 No. 3 (2025): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/086278011

Abstract

The phenomenon of differences in learning styles between male and female is an important issue in the field of education, because it can affect the effectiveness of the learning process and academic outcomes. This study was conducted with the aim of determining whether there are differences in learning styles between male and female. The study, which was conducted using a comparative method, had 152 respondents in the late adolescent category, consisting of 34 male and 118 female. The learning style scale, developed by the researcher, demonstrated strong reliability and validity. The analysis indicated a significant difference in learning styles between genders, without reporting detailed statistical symbols in the abstract. Female students showed higher learning style scores, suggesting that they tend to adopt more adaptive and varied learning approaches. These findings highlight the need for educators to design learning strategies that accommodate gender-related differences, thereby supporting a more effective and inclusive learning environment. Furthermore, the results provide practical implications for teachers and curriculum developers in selecting instructional methods that optimize student engagement and learning outcomes.
Narcissism and social media addiction: gender, social demographics, and social media use Syahputra, Yuda; Ifdil, Ifdil; Hafni, Merri; Solihatun, Solihatun; Oktara, Tri Windi; Erwinda, Lira
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy & Indonesian Counselor Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/0020220736310

Abstract

This study aims to describe differences in narcissism and social media addiction based on gender, social demographics, and use of social media. This research is a comparative student, the sample for this study amounted to 123 students in Vocational High School (SMK) in DKI Jakarta. There are two instruments used in this study, namely, the narcissistic instrument (22 items) and the social media addiction instrument (17 items). Data were analyzed using descriptive analysis and Multivariate One-Way Analysis of Variance Model (MANOVA). The findings for this study indicate that there are significant differences in narcissistic and social media addiction variables based on gender, number of social media accounts, and gender-daily internet access. In addition, there is a significant difference in social media addiction based on domicile. Gender and the order of children in the family are also significantly different on the variables of social media addiction. Based on the results of this study, it is hoped that further researchers will link other variables (for example: self-esteem, loneliness, subjective well-being, stress, etc.) to prevent narcissistic behavior and social media addiction in education.  
Koping Adaptif Pada Remaja : Faktor Dan Dampak Nya Tri Windi Oktara; Hernindya Septarinjani; Siti Aisyah Saragih
TheraEdu: Journal of Therapy and Educational Psychology Vol. 2 No. 1 (2026): TheraEdu: Journal of Therapy and Educational Psychology
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/021856800

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi penting yang dipenuhi dengan berbagai tekanan perkembangan, tuntutan akademik, dan penyesuaian sosial. Kemampuan remaja dalam menghadapi tekanan tersebut secara positif sangat ditentukan oleh strategi koping yang diterapkan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika koping adaptif pada remaja dengan memfokuskan kajian pada faktor-faktor penentu yang memengaruhinya serta dampak nyata dari penerapan koping adaptif terhadap kesejahteraan remaja. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) terhadap berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan perkembangan remaja dan psikologi coping dalam lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembentukan koping adaptif pada remaja dipengaruhi oleh interaksi faktor internal, seperti regulasi emosi, efikasi diri, dan resiliensi, serta faktor eksternal berupa dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan iklim sekolah. Dampak penerapan koping adaptif terbukti mampu meningkatkan kesehatan mental, harga diri, kemampuan penyesuaian sosial, serta mengoptimalkan motivasi dan prestasi akademik remaja. Rekomendasi program intervensi bimbingan dan konseling turut dibahas sebagai upaya memperkuat strategi koping adaptif di lingkungan lembaga pendidikan.
Co-Authors A, Rubbi Nur Fathiyah Ahmad Fadhil, Ahmad Ajril Mustaqim Alaniah, Nani Alwi, Fahim Amalia Nabilah Amelia, Silvi Angga Permadi Annisaa Dzakiyyah Syifaa Apri Triana Ardiyanti, Neta Arifin, Deasy Dwi Cahyaningtyas Assyifa, Rihadatul Aisy Rizka Asyifa, Mutiara Azzahra, Novia Cherrry Sukmawati Christine Masada Hirashita Tobing Efendi, Rohmat Ernike Fatih Ataitani Erwinda, Lira Fadilah, Rt. Agni Arizkika Febrianti, Rizka Hairani Zahra Nasution Hairani Zahra Nasution Haqiqi, M. Farhan Hasanah, Ira Rajiatun Hernindya Septarinjani Hernindya Septarinjani Hidayat, Raihan Rahman Hilda Rosida Ifdil Ifdil Ifdil Ifdil Ita Jurianti Justitia, Dewi Juwita, Melly Karisma, Sally Putri Khairat, Imalatul Kholid, Kholid Lusinta Rehna Ginting Melamita, Anisa Merri Hafni Mi'roz Septiadi Miswanto Miswanto Muhammad Fikri Cahyo Muhazir Muhazir, Muhazir Murniasih, Farhanah Nabila Wibowo , Chairunnisa Nadiroh Nufus, Siti Nurhayatun Nugroho, Ghondur Falah Nur'aeni, Eni Nurhasanah Nurhasanah Nurul Fajri Nurulfitri, Nabilah Peni Ramanda, Peni Putri Karisma, Sally Putri Novita Sari Putri, Silvi Rofiah Qoulan Sadidah Rahman Hidayat, Raihan Rahmawati, Fadilah Ludia Raihan Rahman Hidayat Ramadhani, Syafira Ratu Ayu Magfiroh Ratu Humaemah Riana Pratiwi Rohmat Efendi Rosida, Hilda Septarinjani, Hernindya Septiadi, Mi'roz Sita Umilailah Sita Umilailah Siti Afifatur Rohmah Siti Aisyah Saragih Siti Choirun Nisa Siti Marfu’ah Solihatun Solihatun Solihatun, Solihatun Sukirno, Agus Suryani Suryani Susiati Syafira Ramadhani Syahputra, Yuda Syaputra, Yogi Damai Udam, Mikhael Utami Nurhafsari Putri vasco delano Vasco Delano Wa Ode Lili Andriani Nasri Wahyuningsih, Viandini Yeni Sulastri Zidni Assalam, Mohamad