Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Optimalisasi Program Pencegahan Stunting: Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Persepsi Keluarga Dewi, Elvira Sari; Choiriyah, Muladefi; Suryanto, Suryanto; Kumboyono, Kumboyono; Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari; Wihastuti, Titin Andri; Habibie, Intan Yusuf; Istifiani, Lola Ayu; Kusumastuty, Inggita; Astari, Asti Melani; Ariska, Hanisa Iis; Rosuli, Ahmad; Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi; Satrianto, Anang; Hermanto, Andrik; Ariyani, Anita Dwi; Munif, Badrul; Kusumawati, Diana; Rahmawan, Fajri Andi; Damayanti, Fransiska Erna; Prasetyawan, Riyan Dwi; Balqis, Rani Diana; Rudiyanto, Rudiyanto; Supriyanto, Supriyanto; Kawitantri, Orchidara Herning; Agustina, Mulya; Caressa, Dea Amanda; Toga, Erik; Roshanti, Dian; Amanda, Efina; Murdani, Agus Putra
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.1023

Abstract

Pendahuluan: Jumlah anak stunting di Desa Paspan, Banyuwangi, masih mengalami peningkatan, sehingga diperlukan optimalisasi upaya pencegahan untuk menghindari dampak negatif terhadap kehidupan anak. Pengetahuan dan persepsi ibu mengenai stunting merupakan faktor penting dalam upaya pencegahan kondisi ini. Tujuan penelitian mengkaji hubungan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting pada ibu yang memiliki anak dengan stunting di Desa Paspan, Banyuwangi. Metode: Penelitian kuantitatif cross-sectional dilakukan di Desa Paspan, Banyuwangi, pada bulan Desember 2022. Kriteria inklusi dan eksklusi digunakan dan didapatkan 26 responden dari 32 populasi ibu anak dengan stunting. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri atas sepuluh pertanyaan tentang pengetahuan mengenai stunting dan sebelas pertanyaan tentang persepsi keluarga mengenai stunting. Uji korelasi gamma, dengan tingkat signifikansi 0,05, digunakan untuk mengkaji hubungan antara dua variabel.  Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai stunting (96%), sementara 84,6% memiliki persepsi yang cukup terhadap stunting. Hasil analisis uji korelasi gamma menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan persepsi keluarga terhadap stunting (p = 0,340; r = 1,000). Kesimpulan: Pengetahuan ibu mengenai stunting tidak selalu berkorelasi dengan persepsi keluarga terhadap stunting. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan lingkungan guna meningkatkan pemahaman serta mendorong perubahan perilaku masyarakat.
PENGARUH PENDIDIKAN BERBASIS AUDIOVISUAL TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN BAHAYA PORNOGRAFI PADA REMAJA Ayut Merdikawati; Muladefi Choiriyah; Fransiska Imavike
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.03.6

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi remaja dialami akibat dari perilaku seksual berisiko. Perilaku seksual berisiko disebabkan salah satunya oleh paparan pornografi melalui internet di kalangan remaja. Edukasi audio visual kepada remaja dinilai efektif sebagai upaya pencegahan masalah kesehatan reproduksi akibat perilaku seksual berisiko dan bahaya pornografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian edukasi audio visual tentang kesehatan reproduksi dan bahaya pornografi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group design (pre-posttest) pada 212 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan kriteria inklusi mendapatkan izin dari sekolah, bersedia menjadi responden serta mengisi informed consent. Intervensi berupa materi tentang kesehatan reproduksi dan bahaya pornografi yang diberikan melalui audio visual. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian edukasi audio visual tentang kesehatan reproduksi dan bahaya pornografi terhadap pengetahuan remaja (p = 0,000). Sedangkan untuk variabel sikap dan perilaku tidak ada pengaruhnya (berturut-turut p = 0,270; p = 0,511). Kesimpulannya adalah ada pengaruh pemberian edukasi audio visual tentang kesehatan reproduksi dan bahaya pornografi terhadap pengetahuan remaja. Pendidikan kesehatan yang diberikan pada remaja harus yang komprehensif dan perlu kerjasama dari berbagai pihak terutama dari sekolah dan orang tua.
Tradisi dan Lingkungan Sosial Memengaruhi Dukungan Menyusui pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah di Kota Malang Choiriyah, Muladefi; Hapsari, Elsi Dwi; Lismidiati, Wiwin
Kesmas Vol. 10, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi di dunia. World Health Organization tahun 2003 telah merekomendasikan menyusui sebagai salah satu penanganan BBLR. Namun, ibu yang memiliki bayi BBLR mengalami kesulitan di awal persalinan. Selain itu, menyusui di Indonesia juga dipengaruhi oleh sosial dan budaya yang dipercayai sehingga memengaruhi keputusan ibu untuk memilih tetap menyusui atau tidak sama sekali di periode awal postpartum. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi makna pengalaman ibu untuk tetap menyusui bayi dengan BBLR. Penelitian kualitatif ini dengan pendekatan fenomenologi. Tujuh orang partisipan adalah ibu yang pernah menyusui bayi BBLR. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam semiterstruktur, observasi, dan data sekunder pada bulan Mei – Juni 2015. Analisis data menggunakan metode Colaizzi tahun 1978. Ditemukan empat tema, yaitu pengenalan menyusui sejak dini untuk bayi BBLR, pemberian makanan pendamping air susu ibu dini sebagai alternatif dalam mengatasi kesulitan menyusui, tradisi yang dipercayai, dan lingkungan sosial memengaruhi dukungan bagi ibu menyusui serta menerima menyusui sebagai bagian dari kodrat seorang perempuan. Menyusui bayi BBLR memiliki tingkat kesulitan yang tinggi serta adanya tradisi yang dipercayai keluarga dan pengaruh lingkungan sosial sangat memengaruhi dukungan yang diberikan kepada ibu dalam menyusui. Low birthweight (LBW) is one of main causes of infant mortality in the world. World Health Organization in 2003 had recommended breastfeeding for LBW handling. However, LBW mothers face many difficulties during early postpartum period. Moreover, breastfeeding in Indonesia is also influenced by social and cultural belief, so it may influence mothers’ decision whether remain breastfeeding or not in early postpartum period. This study aimed to explore the meaning of the experience of mothers to remain breastfeeding their LBW infants. This qualitative study was conducted using phenomenological approach. Seven participants were mothers ever breastfeeding their LBW infants. Data were collected through semi-structured in-depth interview, observation and secondary data on May – June 2015. Data analysis used Colaizzi method (1978). There were four themes found namely introduction of breastfeeding since early for LBW infants, granting of early complementary feeding as an alternative to overcome breastfeeding problem, cultural belief and social environment influencing support for breastfeeding mothers as well as accepting breastfeeding as the very nature of woman. Breastfeeding LBW infants has higher difficulty le-vel, also any tradition family believe and social environment really affect support given to mothers in breastfeeding.
Upaya Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi dan Anemia Melalui Metode BELANJA (Blended Learning Kesehatan Reproduksi Remaja) Choiriyah, Muladefi; Merdikawati, Ayut; Kartika, Annisa Wuri; Kristianingrum, Niko Dima
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i3.1906

Abstract

The Covid-19 pandemic has made adolescents access the internet for education and other information, including harmful content. Public Vocational High School 2 Malang is one of the largest schools, totaling 1869 students. In this school, educational health is given once at the beginning of the orientation period and still does not cover adolescent reproductive health. Therefore, there is a need for assistance through blended learning methods to improve adolescent reproductive health. This activity aims to increase students' knowledge about sexual reproductive health. The targets were 92 Public Vocational High School 2 Malang students, a nursing assistant program, and tenth-grade students. An education session was conducted in September 2022 for 3 weeks with blended learning. The SHARING AJA (Awareness of the adolescent's reproductive health) website was used to educate students, and the next week team members conducted offline education and focus group discussion (FGD). The data collection used pretest and posttest questionnaires. The results showed an increase in the average knowledge of female and male adolescents before and after programs (47.79 ± 3.21; 81.14 ± 10.25) and (92.10 ± 4.93; 83.42 ± 7.09), respectively. In conclusion, health education with blended learning increases knowledge retention related to adolescent sexual reproduction.
Audiovisual-Based Reproductive Health Education Program to Prevent Risky Sexual Behaviors Fevriasanty, Fransiska Imavike; Merdikawati, Ayut; Yuliatun, Laily; Choiriyah, Muladefi
Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): CARING Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember 2025) In Press
Publisher : Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.caringjpm.2025.005.03.1

Abstract

Entering puberty, adolescents begin to feel sexual urges and an increase in curiosity about sexuality. This curiosity triggered adolescents to seek information and even try to engage in risky sexual behavior. Risky sexual behavior carried out by adolescents will have an impact. The purpose of this community service is to provide audiovisual-based reproductive health education to prevent risky sexual behavior in adolescents. The implementation of the education program in this series of community service was carried out on November 11-24, 2023, with 260 college students of the Faculty of Vocational Studies, Brawijaya University. Participants were divided into two groups, namely the intervention group (health education using audio-visual media) consist 130 college students and the control group (health education using leaflet) consist 130 college students. Evaluation was carried out through a questionnaire to measure parent-adolescent communication before and after the education program. The results showed that before and after being educated, the majority of adolescents had sufficient communication with their parents. There was an effect of reproductive health education on parent-adolescent communication in the intervention group as evidenced by the p-value of 0.041. Meanwhile, in the control group, there was no significant influence between reproductive health education and parent-adolescent communication and no significant difference was found between parent-adolescent communication in the intervention group and the control group. It suggests that while the intervention had a positive internal impact, it was not strong enough to produce a significant difference when compared to the control group.
EDUKASI KERTAS PUTIH (KESADARAN PERAWATAN KESEHATAN REPRODUKSI DARI BAHAYA KEPUTIHAN) PADA REMAJA PUTRI: ‘KERTAS PUTIH’ EDUCATION (REPRODUCTIVE HEALTH CARE AWARENESS OF THE DANGERS OF VAGINAL DISCHARGE) FOR ADOLESCENT GIRLS Merdikawati, Ayut; Choiriyah, Muladefi; Yuliatun, Laily; Fevriasanty, Fransiska Imavike; Astari, Asti Melani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2820

Abstract

Keputihan adalah salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri. Infeksi akibat keputihan dapat disebabkan oleh faktor kurangnya kesadaran mengenai perawatan perineal hygiene, pola makan yang buruk, dan stres akademik. Edukasi kesehatan yang tepat dapat mencegah keputihan patologis dan meningkatkan pengetahuan serta sikap remaja putri terkait pentingnya kebersihan reproduksi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan keputihan melalui media audiovisual (video) kepada remaja putri untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pencegahan keputihan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan penayangan video pendidikan kesehatan tentang keputihan dan diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengevaluasi pengetahuan dan sikap siswi tentang pencegahan keputihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan (dari rata-rata pre-test 8,16 menjadi post-test 10,56) dan sikap (dari rata-rata pre-test 36,82 menjadi post-test 40,28). Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian tujuan SDGs, khususnya dalam hal kesehatan reproduksi yang baik untuk semua, dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pada remaja perempuan.
Effect of Flash Heating Pasteurization on Coliform Bacteria in Breast Milk Donor from a Household Setting Choiriyah, Muladefi; Merdikawati, Ayut; Astari, Asti Melani; Rahmawati, Widya; Handayani, Dian
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Nutrition, Faculty of Health Sciences, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2025.012.02.5

Abstract

Donor-expressed breast milk is a recommended alternative in particular circumstances, such as premature birth and maternal mortality. Currently, donor breast milk practices posted on social media platforms have increased, often without adherence to standard safety procedures, which raises concerns about bacterial and viral transmission. Coliform contamination in expressed breast milk is often attributed to insufficient sanitation during the cleaning of breast milk bottles. This study aimed to examine the presence of Coliform bacteria in donor-expressed breast milk before and after pasteurization using the flash heating technique. This study used a quasi-experimental pre-post-test design. The samples consisted of donor-expressed breast milk obtained from registered donors whose infants were younger than 12 months and who had completed the required health screening. Breast milk samples were examined before and after pasteurization using the Most Probable Number (MPN) method. Based on the analysis of 9 expressed breast milk samples, the results showed a decrease in the mean Coliform bacterial count after pasteurization, although this decrease was not statistically significant (p-value = 0.090). In conclusion, the flash heating pasteurization procedure decreases the quantity of coliform bacteria in donor-expressed breast milk.
Co-Authors Ade Ajeng Aulia Ajeng Aulia Aulia Agus Putra Murdani Agustina, Mulya Amanda, Efina Andrik Hermanto Anif Lailatul Fitriy Ariska, Hanisa Iis Ariyani, Anita Dwi Asti Melani Astari Ayut Merdikawati Ayut Merdikawati Ayut Merdikawati Ayut Merdikawati Merdikawati Ayut Merdikawati, Ayut Azizha Adila Fitri Balqis, Rani Diana Bintari Ratih Kusumaningrum, Bintari Ratih Caressa, Dea Amanda Damayanti, Fransiska Erna Devi Hana Purnama Sari Dewi Kartikawati Ningsih, Dewi Kartikawati Dian Handayani Efris Kartika Sari Eka Nurjannah Elsi Dwi Hapsari Elvira Sari Dewi Endah Panca Lidya Fatma Fatma, Endah Panca Lydia Fransiska Imavike Fransiska Imavike Fevriasanty Fransiska Imavike Fevriasanty Helmi Nindra Agustin Ika Setyo Rini Ikhda Ulya Ikhda Ulya, Ikhda Inggita Kusumastuty Intan Yusuf Habibie Ismail, Dina Dewi Sartika Lestari Kartika, Annisa Wuri Kartika, Annisa Wuri Kartika, Annisa Wuri Kartikasari, Efris Kartikasari, Efris Kawitantri, Orchidara Herning Kristianingrum, Niko Dima Kumboyono Kumboyono Kusumawati, Diana Laily Yuliatun Laily Yuliatun LInda WIeke Noviyanti Lola Ayu Istifiani Munif, Badrul Niken Ummu Raehana Nurona Azizah Nurul Evi Nurul Evi Pamungkas, Akhmad Yanuar Fahmi Prasetyawan, Riyan Dwi Puji Ariyani Rachel Victoriana Raharjo Rahmawan, Fajri Andi Rani Diana Balqis Ridhoyanti Hidayah Rinik Eko Kapti Roshanti, Dian Rosuli, Ahmad Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Ruliatna, Etty Fitria Satrianto, Anang Setyoadi Setyoadi Sholihatul Amaliya Supriyanto Supriyanto Suryanto Suryanto Titin Andri Wihastuti Toga, Erik Ulfa Fauziyah Hayati Widya Rahmawati Windarwati, Heni Dwi Wiwin Lismidiati Yulaily Riza Ziadah Nikmatur Rizqiyah