Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Active Mathematics on the Statistical Literacy Skills of Children Aged 5–6 Years at TK Tri Insani Permata Pekanbaru Anggraini, Ana Lutfia; Solfiah, Yeni; Kurnia, Rita
Journal of English Language and Education Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i4.1104

Abstract

Early childhood is a golden period of development, making it essential to introduce statistical concepts in an active and meaningful way. However, statistics instruction in kindergartens tends to be passive and misaligned with children's developmental characteristics. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental one-group pretest-posttest design involving children aged 5–6 years at TK Tri Insani Permata Pekanbaru. Observations were conducted before and after treatment without a control group. The average score increased from 35.67% (pretest) to 78.00% (posttest). Prior to treatment, 93.33% of children were in the "Emerging" category and 6.67% in the "Not Yet Developed" category; after treatment, 53.33% reached the "Very Well Developed" category and 46.67% the "As Expected" category. The effect of Active Mathematics on improving statistical abilities reached 65.80%, with a moderate normalized gain category. Active Mathematics is effective in enhancing early childhood statistical recognition through active, exploratory, and enjoyable learning activities.
Pemberdayaan Orang Tua Dan Guru Untuk Peningkatan Perlindungan Anak Di Desa Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi Risma, Devi; Satria, Defni; Solfiah, Yeni; N, Zulkifli; Mastuinda, Mastuinda; Pratiwi, Nanda
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1944

Abstract

The goal of the Community Service activity is to enhance the understanding and capacity of parents and teachers in protecting early childhood through comprehensive training activities. This program targets several significant outcomes, including increased knowledge and skills among parents and teachers, particularly regarding child protection issues. The community service activity titled “Empowering Parents and Teachers to Improve Child Protection in Sungai Pinang Village, Hulu Kuantan Subdistrict, Kuantan Singingi Regency” involved parents and teachers. The activity began with a focus group discussion (FGD) as initial preparation before the workshop was conducted. It was followed by a face-to-face workshop with the subjects of the community service. A classical approach was used to deliver material related to improving child protection in Sungai Pinang Village, Hulu Kuantan Subdistrict, Kuantan Singingi Regency. Through this educational activity on child protection for parents and teachers, it is hoped that they will gain a comprehensive understanding of child protection. Consequently, parents will be able to reduce violent behaviors towards children, especially those considered normal in child education. Thus, the rate of child violence is expected to decrease, leading to the development of high-quality children as the future generation of the nation.
Workshop Steam Early Childhood Education Untuk Guru-Guru Di Tk An-Nizham, Kabupaten Kampar Provinsi Riau Solfiah, Yeni; Risma, Devi; Kurnia, Rita; N, Zulkifli; Satria, Defni; Eriani, Eva
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1967

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berupa workshop untuk guru taman kanak-kanak dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan STEAM di dalam proses pembelajaran. Sebelum melaksanakan pengabdian, tim terlebih dahulu memberikan angket (open ended questionnaire) yang disebarkan melalui google form. Data yang dikumpulkan meliputi pertanyaan tentang proses STEAM di dalam pembelajaran, kendala dan kebutuhan guru, serta saran dan usulan guru terhadap sekolah. Hasil angket terbuka menjadi dasar untuk merancang workshop. Metode yang digunakan adalah workshop dimana peserta terlibat aktif dalam merancang kegiatan pembelajaran yang terkait STEAM. Hasil kebutuhan analisis menunjukkan bahwa guru memerlukan informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah implementasi STEAM yang berpusat kepada anak seperti pemilihan kegiatan main, media, alat dan bahan serta buku cerita bergambar. Manfaat dari kegiatan ini adalah guru mendapatkan gambaran secara detail tahapan-tahapan STEAM. Kata kunci: STEAM Early Childhood Education, taman kanak-kanak
Hubungan Konsep Diri dengan Kemandirian pada Anak Usia 5-6 tahun di TK Islam Al Azhar 54 Pekanbaru Pramesthi, Nimas Mayang; Solfiah, Yeni; Novianti, Ria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al Azhar 54 Pekanbaru. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al Azhar 54 Pekanbaru dengan jumlah 57 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Dari hasil penelitian diketahui tingkat konsep diri anak berada dalam kategori kurang baik dengan nilai persentase 50,16% dan tingkat kemandirian anak dalam kategori cukup baik dengan persentase 53,04%. Berdasarkan hasil uji hipotesis dari hasil analisis korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar ???????????? 0,661. Artinya terdapat hubungan antara variabel konsep diri dengan kemandirian anak. Selain itu, untuk membuktikan uji hipotesis dapat dilakukan “uji t”. Berdasarkan perhitungan, didapatkan hasil t-hitung > t-tabel atau 5.245 > 1.673. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan konsep diri dengan kemandirian pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al Azhar 54 Pekanbaru.
Pengaruh Media Augmented Reality terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan pada Anak Usia 4-5 Tahun di Tk Matoa Mandiri Duri Kabupaten Bengkalis Adriani, Tasya; Solfiah, Yeni; Satria, Defni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media augmented reality terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Matoa Mandiri Duri Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test post-test design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 15 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar observasi kemampuan mengenal konsep bilangan. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS 22. Berdasarkan analisis data sebelum diberikan perlakuan berada pada kategori mulai berkembang (MB), sesudah diberikan perlakuan berada pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH), terdapat pengaruh media augmented reality terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia usia 4-5 tahun di TK Matoa Mandiri Duri Kabupaten Bengkalis yang signifikan yaitu sebesar 71,71%.
Pengaruh Media Augmented Reality terhadap Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri pada Anak usia 5-6 Tahun di TK Raudhaturrahmah Pekanbaru Nursesmita, Julesfa; Solfiah, Yeni; Chairilsyah, Dafiq
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1033

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di TK Raudhaturrahmah Pekanbaru terlihat kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 5-6 tahun masih tergolong rendah, sehingga diperlukannya media interaktif yang diberi nama augmented reality. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 5-6 tahun sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa media interaktif augmented reality di TK Raudhaturrahmah Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan pretest-posttest two control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak Tk Raudhaturrahmah Pekanbaru usia 5-6 tahun yaitu 40 orang anak. Sampel dalam penelitian ini adalah anak Tk Raudhaturrahmah Pekanbaru usia 5-6 tahun yaitu 20 orang anak yang terdiri dari dua kelas, dimana masing-masing kelas terdiri dari 20 orang anak. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive  sampling. Teknik pengambilan data yang dilakukan peneliti yaitu data primer melalui observasi, analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan spss statistics ver 22. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan mengenal bentuk geometri dilihat dari skor perolehan rata-rata sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan yang signifikan yaitu sebesar 65,78%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media interaktif augmented reality berpengaruh terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 5-6 tahun di Tk Raudhaturrahmah Pekanbaru.
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Paud Se Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat Putri, Yolanda; Solfiah, Yeni; Satria, Defni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1183

Abstract

Guru memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Berkualitas atau tidaknya suatu pendidikan sangat bergantung pada guru. Rendahnya mutu pendidikan pada dasarnya disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya yaitu faktor kompetensi guru. Maka dari itu guru diharapkan memiliki kompetensi yang baik agar mampu melakukan pembelajaran dengan tepat terkhusus pada kompetensi pedagogik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi pedagogik guru PAUD, di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket terhadap 40 orang guru. Teknik analisis data menggunakan rumus deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi pedagogik guru PAUD di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik dengan persentase 81, 63%.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif Blending Board untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Usia 5-6 Tahun Cristina, Cristina; Novianti, Ria; Solfiah, Yeni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1185

Abstract

Media Blending Board dikembangkan karena masih ada anak usia 5-6 tahun yang harusnya sudah masuk pada tahap kemampuan membaca permulaan tapi belum memasuki tahap tersebut, kemampuan membaca anak yang sangat rendah dikarenakan kurangnya minat anak usia dini pada proses belajar membaca, media yang disediakan kurang menarik perhatian anak usia dini. Tujuan utama dari pengembangan media ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun berupa alat permainan edukatif Blending Board. Media ini dilengkapi papan LED yang di program untuk membentuk berbagai huruf yang jika disatukan dapat membentuk sebuah kata. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research And Development (R&D) dengan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan pengembangan dimulai dengan melakukan analisis kebutuhan dan observasi, mendesain ulang produk, mengembangkan dan memvalidasi produk, uji coba produk dan yang terakhir evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Blending Board dinyatakan sangat layak untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun berdasarkan validasi ahli materi (93%), ahli media (94%), ahli pendidik (96%) dan uji coba terbatas (97%). Oleh karena itu, media Blending Board direkomendasikan untuk digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun.
Hubungan Efikasi Diri terhadap Kemampuan mengenal Konsep Bilangan pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru Amelia, Risma; Solfiah, Yeni; Chairilsyah, Daviq
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1725

Abstract

Berdasarkan Permendikbud 137 tahun 2014 dijelaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 perkembangan, yaitu moral agama, kognitif, fisik-motorik, bahasa, sosial emosional, dan seni. Perkembangan kognitif merupakan aspek yang penting dalam perkembangan anak, aspek ini berkaitan dengan kegiatan otak dalam proses berpikir. perkembangan kognitif pada anak usia dini sangat penting, dengan kemampuan kognitif anak dapat memecahkan suatu permasalahan dan mengolah perolehan belajarnya seperti pengembangan dari aspek kognitif, konsep berarti suatu rancangan banyaknya benda, lambang bilangan dan sebagainya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui efikasi diri dan mengenalkan lambang bilangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru. Metode atau pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasional yang bertujuan untuk menguji dua variabel. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru dan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil penelitian pearson correlation bernilai rxy 0,686 dengan tingkat hubungan yang kuat. Maka dapat di simpulkan bahwa hubungan efikasi diri terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun DI TK Negeri Pembina 1 Kota Pekanbaru terdapat hubungan yang signifikan antara variabel efikasi diri terhadap variabel kemampuan mengenal konsep bilangan, artinya jika efikasi diri anak dikategorikan sangat baik maka kemampuan mengenal konsep bilangan anak dikategorikan baik.
Hubungan Efikasi Diri dengan Kemampuan Mengenal Pola pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Kemala Bhayangkari 01 Pekanbaru Olivia, Diny; Solfiah, Yeni; Tambunan, Novidawati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1726

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang diberikan kepada anak sejak lahir sampai usia 6 tahun. Menurut NAEYC (National Association for The Education of Young Children), anak usia dini adalah anak yang berusia 0-8 tahun yang mendapatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar kelas awal. Inilah yang menjadi dasar mengapa pendidikan sangat penting untuk anak usia dini sesuai tahap-tahap perkembangannya. Terdapat enam aspek perkembangan pada anak usia dini, yaitu: aspek perkembangan nilai moral dan agama, aspek perkembangan fisik motorik, aspek perkembangan bahasa, aspek perkembangan sosial emosional, aspek perkembangan kognitif, dan aspek perkembangan nilai Pancasila. Keterampilan dalam mengenal pola sangat penting bagi anak, karena dengan mengenal pola, anak dapat memperluas pengetahuan mereka tentang persamaan dan perbedaan. Anak dapat menyusun pola berdasarkan kriteria atau ciri tertentu, seperti warna, ukuran, dan bentuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efikasi diri dan kemampuan mengenal pola pada anak usia 5-6 tahun di TK Kemala Bhayangkari 01 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Penelitian ini dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari 01 Pekanbaru dengan populasi sebanyak 49 anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, skor masing-masing indikator efikasi diri anak secara deskriptif ditunjukkan sebagai berikut: indikator pertama, yaitu dimensi tingkat (level), memiliki persentase 60,10%; indikator kedua, yaitu dimensi kekuatan (strength), memiliki persentase 56,80%; dan indikator ketiga, yaitu dimensi generalisasi (generality), memiliki persentase 57,04%. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan kemampuan mengenal pola anak usia 5-6 tahun di TK Kemala Bhayangkari 01 Pekanbaru, dengan nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0,679. Artinya, jika efikasi diri anak tinggi, maka kemampuan mengenal pola anak juga tinggi.