Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Model Pengajaran Sistem Perilaku: Belajar Dari Simulasi Nur Hanip, Sepma Pulthinka; Anwar, Fatah Saiful; Salim, Ahmad
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2020.11(2).113-123

Abstract

Artikel ini membahas terkait pentingnya pembelajaran yang terintegrasi antara dunia belajar anak dengan realitas kehidupan yang melingkupinya. Artikel ini ditulis berdasarkan pentingnya penekanan pada model pembelajaran yang mengarah pada peningkatan daya kognitif, afektif mapun psikomotorik secara komprehensif. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah melalui pembelajran sistem perilaku yakni belajar dari simulasi. Metode penelitian yang dipakai adalah library research (studi kepustakaan) dengan cara mengumpulkan buku, jurnal, maupun lainnya seputar isu utama dalam penelitian. Analisis data secara  induktif, tema dibangun dari bawah ke atas (induktif) kemudian mengolah data ke dalam unit-unit informasi yang lebih abstrak, hal ini perlu dilakukan berulang-ulang agar peneliti dapat membangun tema secara utuh. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran simulasi bisa dijadikan salah satu cara dalam sistem pembelajaran yang komprehensif, di mana guru dituntut untuk berpikir kritis terkait pembelajaran. Ada empat hal pokok: menjelaskan, penengah, pembina, berdiskusi.
Penerapan Model Kirkpatrick Dalam Mengevaluasi Pelaksanaan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Melalui Daring Dari Perspektif Pengajar Rochaendi, Endi; Wahyudi, Andi; Arifin, Ahmad Syamsul; Salim, Ahmad
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2021.12(2).59-76

Abstract

This study aims to determine the extent to which the implementation of online PKS training is successful. His study used an evaluation with Kirkpatrick's model approach to measure aspects of reaction, learning, behavior and results. As a result, 91.65 percent of training participants showed a high positive reaction to the implementation of the training, and all participants showed behavioral changes in attitudes and actions when carrying out the task of managing the learning and education process in schools. In addition, using non-parametric Mann-Whitney analysis, it can be concluded that there has been an increase in the knowledge of PKS training participants on the aspects of managerial abilities, entrepreneurial development and supervisory skills. The results of the study explained that all training participants passed the training with very satisfying results. Thus, the online mode PKS training has been implemented and resulted in strengthening the capacity of school principals in various required competencies. It is recommended, for the next implementation, it should focus on using pedagogical flexibility to produce a profile of school principals who have a professional vitality construction.Keywords: Capacity Building, Kirkpatrick Model and PKS Training.
Harmoni Dalam Keragaman: Eksplorasi Interaksi dan Toleransi Lintas Agama di Sekolah Dasar di Malang dan Yogyakarta Wafa', Muhammad; Faidhoh, Umi; Khanifudin, Khanifudin; Hidayati, Fahmi; Salim, Ahmad; Suyuti, Imam
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).94-115

Abstract

Penelitian ini berjudul “Harmoni dalam Keragaman: Eksplorasi Interaksi dan Toleransi Lintas Agama di Sekolah Dasar di Malang dan Yogyakarta” dan bertujuan untuk memahami bagaimana interaksi lintas agama di lingkungan sekolah dasar mempengaruhi pembentukan sikap dan nilai-nilai toleransi. Studi ini mengeksplorasi praktik pendidikan di sekolah-sekolah di Malang dan Yogyakarta, mengidentifikasi bagaimana mereka menangani keragaman agama dan budaya serta dampaknya pada pengalaman belajar siswa. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa sekolah yang berhasil mempromosikan toleransi interfaith menerapkan strategi pendidikan inklusif, memperhatikan keragaman agama, dan mengintegrasikan praktik toleransi dalam kurikulum dan aktivitas sehari-hari. Observasi dan wawancara dengan guru dan siswa menunjukkan bahwa pendekatan inklusif ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan menghargai keragaman, memperkuat hubungan antar siswa dari berbagai latar belakang agama, dan mempersiapkan mereka untuk hidup dalam masyarakat yang beragam. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan inklusif dan toleran terhadap keragaman agama sebagai elemen kunci dalam membangun generasi masa depan yang empatik dan menghargai keberagaman. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan, guru, dan praktisi pendidikan dalam merancang dan menerapkan kurikulum serta metode pengajaran yang mendukung toleransi dan pemahaman lintas agama. Penelitian ini memberikan kontribusi penting kepada literatur tentang pendidikan multikultural dan komunikasi antarbudaya. Kata Kunci: Toleransi Interfaith, Pendidikan Inklusif, Keragaman Agama, Sekolah Dasar, Malang, Yogyakarta. 
Sosialisasi Cegah Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita di Desa Bojong, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang Cahya, Rahmawati Dwi; Rosnaeni, Febriana; Safitri, Safitri; Sandi, Amalia; Zulyarti, Zulyarti; Sukmaningtias, Nanda; Soleha, Maratus; Idayanti, Idayanti; Titasari, Ilma Silvia; Muqoddas, Muhammad Faqih; Rafly, M.; Pasha, Aldi Hakim; Salim, Ahmad
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).77-82

Abstract

Stunting atau pendek merupakan suatu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekuranan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK) sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Prevalensi stunting di indonesia sebanyak 21,6%. Target penurunan stunting di Indonesia ditetapkan sebesar 14% pada tahun 2024. Salah satu upaya penanggulangan stunting pada balita adalah dengan edukasi kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pencegahan stunting, serta edukasi dalam pemberian makanan tambahan (PMT) dengan memanfaatkan bahan makanan berasal dari lokal, metode yang digunakan adalah ceamah dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Keberhasilan kegiatan sosialisasi terlihat dari antusiasme dari peserta yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi. Masyarakat di Desa Bojong aktif berpartisipasi dalan kegiatan yang dilakukan yang mana peserta melakukan feedback (diskusi tanya jawab) terkait dengan materi yang telah disampaikan oleh narasumber. Kata kunci: Sosialisasi, Stunting, PMT
Implementasi Peer Tutoring dalam Pembentukan Karakter pada Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an Metode Tilawati Ishar, Yulikha Shobarohmi; Rochaendi, Endi; Salim, Ahmad
Indonesian Journal of Elementary Education and Teaching Innovation Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijeeti.2026.5(1).19-32

Abstract

This study investigates the integration of the Tilawati method and the peer tutoring strategy in Qur’anic recitation (tahsin) learning within Islamic elementary education, aiming to describe their implementation, examine their synergy in forming Qur’anic character, and identify the values internalized throughout the learning process. Methodologically, the study employs a qualitative approach with a case study design at SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta. Data were collected through participatory observation of tahsin sessions, in-depth interviews with teachers, peer tutors, and tutees, as well as document analysis (lesson plans, assessment rubrics, and reflective journals). Data analysis followed thematic procedures of reduction, display, and conclusion drawing, with credibility ensured through triangulation of sources and methods, along with member checking. The findings reveal that the combination of Tilawati’s technical structure—accuracy of makhraj, application of tajwÄ«d, and rhythmic tartÄ«l—and the relational dynamics of peer tutoring based on the “appreciation–diagnosis–demonstration–practice–confirmation” sequence enhances Qur’anic reading competence while reinforcing religiosity, responsibility, discipline, cooperation, and empathy. The transformation from a teacher-centered model to a psychologically safe, collaborative ecosystem was sustained by ritualized practices (talqÄ«n–tasmi‘, tikrār, murāja‘ah), social co-regulation among students, and post-session spiritual reflection. The study concludes that the Tilawati–peer tutoring integration effectively bridges the gap between learning to know and learning to be, recommending strengthened peer tutor capacity, technical standard calibration, authentic cognitive–affective assessment, and parental engagement as home coaches to ensure the sustainability of character habituation. Keywords: Tilawati; peer tutoring; Qur’anic recitation; character formation; Islamic elementary education.
Outcome-Based Education, E-Learning, and Student Satisfaction: Evidence from Indonesia and Thailand Salim, Ahmad; Narongraksakhet, Ibrahim; Hayani, Aida; Rouzi, Kana Safrina; Putri, Mufida Awalia; Hassama, Aris; Abdullah, Ahmad Anis
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v14i1.1285

Abstract

The implementation of the Outcome-Based Education (OBE) curriculum in Southeast Asia, particularly in Indonesia and Thailand, is relatively new; therefore, it is interesting to research students' responses to its implementation. This research aims to determine students' responses to the implementation of the OBE supported by E-Learning as a form of evaluation of the ongoing learning process. The subjects of this research were 250 students at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at Alma Ata University (UAA), Indonesia, and 250 students at the Islamic College at Prince of Songkla University (PSU), Thailand. This research hypothesizes that the implementation of the OBE curriculum supported by E-Learning at both universities has a significant influence on student satisfaction with learning. This research uses quantitative methods with a quasi-experimental research design. Based on the research results obtained, there was an increase in average student satisfaction before and after the implementation of the OBE Curriculum, supported by E-Learning, at the two universities. This can be seen from the results of the Independent Samples t Test with sig. P-value <0.05. The OBE Curriculum, supported by E-Learning with a blended learning model, is very suitable for implementation at universities as a form of learning revolution in the digital era.