Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN ALGORITMA DECISION TREE BERBASIS POHON KEPUTUSAN DALAM KLASIFIKASI PENYAKIT JANTUNG Antika, Rindi; Rifa’I, Ahmad; Dikananda, Fatihanursari; Indriya Efendi, Dendy; Narasati, Riri
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 7 No. 6 (2023): JATI Vol. 7 No. 6
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v7i6.8264

Abstract

Deteksi dini penyakit jantung merupakan tantangan besar dalam dunia medis karena seringkali terkait dengan rendahnya akurasi dalam mengklasifikasikan kondisi jantung. Banyak orang baru menyadari bahwa mereka menderita penyakit jantung ketika telah mencapai tahap yang sangat parah. Kondisi ini mengakibatkan penanganan medis terlambat dan berpotensi membahayakan nyawa. Rendahnya akurasi dalam mengklasifikasikan penyakit jantung menciptakan kesulitan, dimana model atau algoritma klasifikasi mungkin kesulitan membedakan dengan tepat antara jenis-jenis penyakit jantung yang berbeda. Pengembangan teknologi diagnostik merupakan faktor penting dalam meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi kondisi jantung lebih awal. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan akurasi dalam mengklasifikasikan penyakit jantung memegang peranan besar dalam penanganan yang lebih efektif. Studi ini akan menerapkan pendekatan Knowledge Discovery in Databases (KDD) yang melibatkan serangkaian langkah sistematis dalam melakukan analisis data. Dari hasil penerapan algoritma Decision Tree dalam klasifikasi penyakit jantung diperoleh Accuracy sebesar 93.44%, Recall sebesar 75%, Precision sebesar 90% dan F1-Score sebesar 81.81%. Dalam penelitian selanjutnya diharapkan untuk mencoba eksplorasi metode tuning hyperparameter pada algoritma decision tree untuk melihat apakah peningkatan performa lebih lanjut dapat dicapai. Dalam penelitian selanjutnya diharapkan mencoba eksplorasi penggunaan algoritma lain seperti Random Forest, Support Vector Machines (SVM), atau Neural Networks untuk melihat apakah terdapat peningkatan performa dalam klasifikasi penyakit jantung.
PENGELOMPOKAN KASUS PENYAKIT MALARIA BERDASARKAN KABUPATEN DI PROVINSI JAWA BARAT DENGAN ALGORITMA K-MEDOIDS Nur alamsyah, Deri; Narasati, Riri; Solihudin, Dodi; Rifa’i, Ahmad
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2024): JATI Vol. 8 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i3.8343

Abstract

Penyakit malaria, disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium melalui gigitan nyamuk Anopheles Dampaknya melibatkan peningkatan kematian pada kelompok rentan seperti bayi, anak di bawah lima tahun, dan ibu melahirkan, sambil merugikan produktivitas kerja dan mengancam citra politis negara. Penderita utamanya berasal dari daerah pedesaan dan ekonomi lemah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat keparahan kasus malaria berdasarkan provinsi menggunakan teknik data mining K-medoids dengan aplikasi RapidMiner. Dari hasil analisis, 24 provinsi teridentifikasi dengan tingkat penyakit malaria tertinggi, termasuk di jawa barat Rekomendasi diberikan agar pemerintah memberikan perhatian khusus pada provinsi-provinsi ini untuk mendukung upaya penanggulangan penyakit malaria. Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan pengetahuan mengenai hasil dari analisis menggunakan metode k-medoids selain itu untuk memberikan kontribusi dalam mendalami pengelompokan pada kasus penyakit malaria di kabupaten berdasarkan provinsi.
ANALISIS SENTIMEN TERHADAP LAYANAN APLIKASI GRAB INDONESIA MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES Rifa’I, Ahmad; Ardhani, Risma; Pratama, Denni; Fatihanursari, Fatihanursari
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 1 (2024): JATI Vol. 8 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i1.8425

Abstract

Pengguna internet di Indonesia setiap tahun terus mengalami peningkatan, Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia memicu pertumbuhan E-Businness yang secara perlahan mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya masyarakat kota. Misalnya dalam pengguna jasa transportasi, pengguna umumnya cenderung menggunakan transportasi online dari pada transportasi konvensional. Hal ini merupakan bukti meningkatnya pola transportasi praktis di kalangan masyarakat. Grab Indonesia adalah salah satu Perusahaan ojek online terkemuka di Indonesia dan memiliki jumlah pelanggan cukup besar di Indonesia. Tingkat kepuasan yang bervariasi terhadap layanan yang diberikan, sehingga pasti ada saran dan keluhan dari para pelanggan. Analisi sentiment dapat dijadikan salah satu solusi untuk mengetahui tingkat kepuasan aplikasi guna meningkatkan sistem dan pelayanan. Peneliti mengambil permasalahan dari aplikasi Grab untuk mengetahui klasifikasi dari ulasan yang bersentimen positif ataupun negatif kemudian menerapkan klasifikasi dapat diupayakan melalui pendekatan perbandingan antara metode Naïve Bayes guna mengetahui hasil akurasi dari ulasan pengguna Aplikasi Grab yang ada di Google Playstore. Dari hasil penelitian terhadap analisis sentimen pengguna aplikasi Grab didapatkan hasil klasifikasi positif sebanyak 1677 dan sentimen negatif sebanyak 69 data teks artinya pengguna banyak memberikan komentar positif terhadap aplikasi Grab. Dan hasil klasifikasi menggunakan metode Naïve Bayes didapatkan hasil acuracy sebesar 84,36% precision 99,64% dan recall 87,12%.
THE RELEVANCE OF INTEGRATED ISLAMIC EDUCATION IN BUILDING NATION CHARACTERS IN THE DIGITAL 4.0 ER Rifa’I, Ahmad; Choli, Ifham
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 1 No 1 (2019): Spektra : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v1i1.1141

Abstract

Islamic religious education is one of the main components in shaping the character and personality of the nation. In this digital era 4.0 where particular communication has become universal, Islamic religious education must be able to become a spirit that directs technology so that it is always useful in human life. This study aims to find ways to integrate Islamic religious education with science and technology that can improve the character building of the nation. The research methodology used in this study is a qualitative descriptive research method that describes the current conditions of Islamic religious education learning and its relation to the nation's character building. The result of this research is that Islamic religious education should not be monolithic but must be integrated with non-religious subjects as well as science and technology so that today's young generation are willing and interested in studying religion well and Islamic religious education can be of value. which colors every skill and profession of Indonesian citizens, so that the morals and morals of the nation develop well according to the example of the Prophet Muhammad and aspired to by the state.
Pembelajaran Nahwu Dengan Menggunakan Kitab Al- Fushul Al- Fikriyah Karya Syeikh Abdullah Basya Fikri : Learning Nahwu Using The Book Of Al-Fushul Al-Fikriyah By Syeikh Abdullah Basya Fikri Ni’am, Mohammad Shulkhi; Rifa’I, Ahmad; Humaidi, Anis
Al-Wasil Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/alwasil.v1i2.2464

Abstract

This study aims to determine a series of processes and results in implementing nahwu learning in class 4 Ibtida' Al-Amien Islamic Boarding School, Kediri City using the book al-fushul al-fikriyah. The approach used in this study is a qualitative descriptive research type, and the data analysis used in this study is the Miles and Huberman version of the analytical model. In collecting data, researchers used observation, interviews, and documentation related to learning the book al-fusul al-fikriyah at the cottage. The results of the research show that the learning begins with a lesson plan that is prepared and prepared by the ustadz and the students so that learning runs more effectively. Furthermore, the implementation of learning through the deductive method is accompanied by several supporting activities such as reasoning, deliberation, rote deposition, practice reading and analyzing pronunciation in books. Evaluation of learning consists of oral tests, written tests and assignments. The learning outcomes can be said to be effective and optimal. This is evidenced by the acquisition of students' scores that reach even more than the average value that has been determined, and an increase in students' understanding and mastery of nahwu science after studying the book.
فعالية تعلم النموذج بطولة مباريات الفرق (Teams Games Tournament) لترقية الكتابة لطلاب الصف الحادي عشر فى المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية ٢ مدينة كديري Rochmah, Shinta Ainun; Rifa’i, Ahmad; Muslimah, Maziyyatul
Al-Wasil Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/alwasil.v2i2.3688

Abstract

Proses belajar mengajar merupakan bagian terpenting dalam pendidikan. Pendidikan pada hakekatnya adalah usaha sadar melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau latihan yang berlangsung di sekolah untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat memahami peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tepat. Dari hasil pengamatan yang pernah dilakukan, Dari hasil observasi tersebut diketahui bahwa rendahnya hasil belajar Bahasa Arab disebabkan karena beberapa faktor yang mempengaruhi selama proses pembelajaran berlangsung, diantaranya metode pembelajaran yang digunakan pendidik kurang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas model Tgt terhadap peningkatan kompetensi menulis Bahasa Arab siswa kelas XI MAN 2 Kota Kediri. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen.Data yang diperoleh berupa angka pretes dan postes yang digunakan sebelum dan sesudah respon menggunakan model TGT .Teknik yang digunakan pada penelitian ini yaitu:uji Validitas, uji Reliabilitas , Uji Normalitas (Kolmogorf smirnove), Uji Homogenitas ,dan Uji T . Hasil peneitian ini menunjukkan bahwa:1) penggunaan TGT dalam meningkatkan penguasaan maharah kitabah sudah dibilang baik. 2) hasil dari uji IBM SPSS versi 27 menunjukkan uji normalitas diperolih sig 0,200 > 0,05 yang berarti data yang diperoleh normal. Hasil post-test menggunakan model TGT lebih tinggi daripada pre-test kelas eksperimen dengan nilai rata-rata 83,16 dan pada kelas kontrol dengan nilai rata-rata 76,16 . Pada tabel 4.6 nilai Sig. (2-tailed) yang diperoleh adalah 0,005 <0, 05. Karena data hasil uji hipotesis kurang dari 0,05 maka hipotesis penelitian yang diajukan dalam penelitian ini Diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan TGT efektiv dalam peningkatan kompetensi menulis siswa kelas 11 MAN 2 Kota Kediri.
UPAYA PROFESIONALISME GURU DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SISWA DI SDN 007 BALIKPAPAN BARAT Alpionita, Indri; Putri, Maharani Nur Aishya Aulia; Rifa’i, Ahmad; Baihaqi, Mohammad
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i4.10640

Abstract

This study aims to identify and analyze the efforts of teacher professionalism in shaping the learning discipline of students at SD Negeri 007 Balikpapan Barat. Learning discipline is a crucial factor in achieving educational goals, but it often presents challenges for some students, especially during the transition from elementary to higher educational levels. Therefore, this study was conducted to explore how teachers at this school manage and motivate students to develop optimal learning discipline. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with teachers, and several students selected through purposive sampling. Additionally, data were obtained through direct classroom observations and analysis of documentation related to learning activities concerning student discipline. Data analysis was conducted using thematic analysis, where the researcher identified emerging themes to describe the teacher's efforts in shaping student discipline. The results show that teacher professionalism at SD Negeri 007 Balikpapan Barat plays a crucial role in forming student learning discipline. Several efforts were made by teachers to create a learning environment that supports discipline. First, teachers demonstrated skills in effective classroom management, such as arranging the classroom, setting clear rules, and consistently enforcing classroom etiquette. Second, teachers employed a personal approach in guiding undisciplined students, including providing motivation and extra attention to students struggling to follow classroom rules. Teachers also emphasized personal responsibility in the learning process by involving students in setting classroom rules and consequences. Additionally, teachers applied positive reinforcement as a strategy to improve learning discipline. Rewards, such as praise and small gifts, were given to students who showed good discipline in their studies. This approach proved effective in motivating students to commit more to maintaining discipline. However, this study also found several challenges faced by teachers, including students coming from families that do not provide sufficient support for discipline and education. Some students from such families struggled to cooperate in maintaining discipline in the classroom. In conclusion, this study suggests that teacher professionalism significantly affects the development of student learning discipline. Efforts made by teachers, such as effective classroom management, personalized approaches, and positive reinforcement, can significantly improve student discipline. However, external challenges, such as lack of parental support, remain factors influencing the final outcome in shaping student discipline. Therefore, collaboration between teachers, parents, and students is essential to create a conducive learning environment that supports sustainable student learning discipline. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis upaya profesionalisme guru dalam membentuk kedisiplinan belajar siswa di SD Negeri 007 Balikpapan Barat. Kedisiplinan belajar adalah faktor krusial dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan, namun sering kali menjadi tantangan bagi sebagian siswa, terutama pada tahap peralihan dari pendidikan dasar ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana guru di sekolah tersebut mengelola dan memotivasi siswa dalam rangka membentuk kedisiplinan belajar yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru beberapa guru, dan beberapa siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Selain itu, data juga diperoleh melalui observasi langsung di kelas serta analisis dokumentasi terkait kegiatan pembelajaran yang menyangkut kedisiplinan siswa. Proses analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis tematik, di mana peneliti mengidentifikasi tema-tema yang muncul untuk menggambarkan upaya-upaya guru dalam membentuk kedisiplinan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru di SD Negeri 007 Balikpapan Barat berperan penting dalam membentuk kedisiplinan belajar siswa. Terdapat beberapa upaya yang dilakukan oleh guru untuk menciptakan suasana pembelajaran yang mendukung kedisiplinan. Pertama, guru menunjukkan kemampuan dalam pengelolaan kelas yang efektif, seperti penataan ruang kelas, pemberian aturan yang jelas, dan penerapan tata tertib yang konsisten. Kedua, guru juga menggunakan pendekatan personal dalam membimbing siswa yang kurang disiplin, termasuk memberikan motivasi dan perhatian lebih kepada siswa yang kesulitan mengikuti aturan kelas. Guru juga menekankan pentingnya tanggung jawab pribadi dalam proses pembelajaran, dengan cara melibatkan siswa dalam menentukan aturan kelas dan konsekuensinya. Selain itu, guru menerapkan penguatan positif sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kedisiplinan belajar. Pemberian penghargaan, baik berupa pujian maupun hadiah kecil, diberikan kepada siswa yang menunjukkan kedisiplinan yang baik dalam belajar. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memotivasi siswa untuk lebih berkomitmen terhadap disiplin belajar. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi oleh guru, di antaranya adalah adanya siswa yang memiliki latar belakang keluarga yang kurang mendukung dalam hal pendidikan dan kedisiplinan. Beberapa siswa yang datang dari keluarga yang kurang memperhatikan aspek kedisiplinan belajar juga cenderung sulit untuk diajak bekerja sama dalam menjaga kedisiplinan di kelas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa profesionalisme guru sangat mempengaruhi pembentukan kedisiplinan belajar siswa. Upaya-upaya yang dilakukan oleh guru, seperti pengelolaan kelas yang baik, pendekatan personal, serta penguatan positif, dapat meningkatkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Namun, tantangan eksternal, seperti kurangnya dukungan dari orang tua, tetap menjadi faktor yang mempengaruhi hasil akhir dalam membentuk kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan siswa sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan mendukung kedisiplinan belajar siswa secara berkelanjutan.
Empowerment Leadership: Cultivating Cultural Intelligence and Its Effects on Job Flourishing Fikri, Khusnul; Astarina, Ivalaina; Rifa’i, Ahmad; Setianingsih, Rahayu; Abunawas, Abunawas; Alviani, Devi
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 22 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jam.2024.022.03.01

Abstract

Understanding human behavior and cultural dynamics within a company becomes crucial in the competitive business era, where job flourishing, involving satisfaction, motivation, and professional development of employees, plays a key role in ensuring optimal performance and sustainability of the organization. This study aims to fill the gap by exploring the relationship between empowering leadership and job flourishing in the context of organizations in Indonesia, using a quantitative method with a cross-sectional design and focusing on a micro-level analysis. The population of this study was 250 employees, using Krejcie and Morgan's (1970) formula and simple random sampling technique, 154 respondents were obtained. We distributed closed questionnaires with a 7-point Likert scale, and data were processed using SEM PLS. The study shows that although empowerment leadership does not directly affect employees' job flourishing significantly, its effectiveness depends on cultural intelligence. This confirms that successful leadership approaches in the workplace not only pay attention to empowerment but also the leader's ability to understand and adapt to cultural diversity in the work environment. Leaders with cultural intelligence need to nurture and develop employees' cultural intelligence levels to interact better amidst cultural differences. Thus, the integration between empowerment leadership and cultural intelligence becomes key to creating a work environment that supports job flourishing.
Implementasi Metode Bermain Peran bagi Siswa yang Speech Delay dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di MI Al-Ula Balikpapan Rifa’i, Ahmad; Baihaqi, Mohammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode bermain peran (role playing) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa yang mengalami speech delay di MI Al-Ula balikpapan. Speech delay atau keterlambatan bicara sering kali menghambat kemampuan berkomunikasi, terutama dalam konteks pembelajaran bahasa. Metode bermain peran dianggap efektif karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih berbicara dalam situasi yang menyenangkan dan tidak menekan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa mereka. Dalam penelitian ini, penerapan bermain peran dilakukan melalui serangkaian aktivitas yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, seperti percakapan sederhana, simulasi situasi kehidupan sehari-hari, dan latihan ekspresi verbal serta non-verbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini siswa MI Al-Ula balikpapan mampu meningkatkan keterampilan berbicara siswa, memperbaiki pengucapan, dan meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menggunakan Bahasa Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bermain peran dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung perkembangan bahasa bagi siswa dengan speech delay, serta dapat digunakan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.
Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas Publikasi Ilmiah Dosen Melalui Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi Rifa’i, Ahmad; Najamuddin, Najamuddin; Ridwan, Muannif; Muchlis, Muchlis; Susanti, Novriani; Dina, Syafrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v4i1.1264

Abstract

Jumlah total dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada tahun 2024 adalah 29 orang, sementara jumlah publikasi Ilmiah dosen pada jurnal Internasional berdasarkan data dari tahun 2022-2023 hanya 5 orang dosen yang melakukan publikasi Internasional. Jumlah ini masih sangat kurang yaitu hanya 17,2% dari keseluruhan jumlah dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sementara 82,8% dosen hanya melakukan publikasi pada jurnal ilmiah nasional, Oleh karena itu, meningkatkan kualitas dan kuantitas jumlah publikasi ilmiah merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Metode pengabdian menggunakan metodologi design thinking (Brown, in Chou, 2017) , yang terdiri dari langkah-langkah: Emphasize – mengidentifikasi masalah rendahnya publikasi ilmiah. Define – merumuskan kebutuhan dosen dalam peningkatan publikasi. Ideate – merancang solusi melalui pelatihan workshop. Prototype – membentuk kelompok penelitian. Test – mengevaluasi hasil dari workshop melalui peningkatan publikasi ilmiah. Proses pelaksanaan melibatkan pembentukan pusat kajian, mapping keahlian dosen, pembentukan panitia workshop, dan pelaksanaan workshop penulisan artikel ilmiah bereputasi. Ringkasan Hasil kegiatan ini adalah Terbentuknya pusat kajian penelitian di setiap prodi, yang berperan dalam memfasilitasi penelitian dan publikasi ilmiah tercapai. Peningkatan kolaborasi antar dosen dalam melakukan penelitian tercapai. Pelaksanaan workshop berhasil meningkatkan keterampilan penulisan ilmiah para dosen, dengan target peningkatan publikasi sebesar 20% dalam satu tahun tercapai. Dampak jangka panjang dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing FEB UNISI di tingkat nasional dan internasional serta meningkatkan kontribusi fakultas dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Co-Authors Abdan Rahim, Abdan Abunawas, Abunawas Adhari Febriyan, Muhammad Afiful Maula, Ricky Ahmad Faqih Alma’as, Azis Alpionita, Indri Alviani, Devi Anis Humaidi, Anis Antika, Rindi Aprilian, Yaswar Ardhani, Risma Arzaqi, Nila Astarina, Ivalaina Atiana, Sofyetin Baharudin Baharudin Baihaqi, Mohammad Choli, Ifham Dewi Fatmawati Didi Muwardi Dikananda, Arif Rinaldi Dikananda, Fatihanursari Dina, Syafrina Erika Revida Fatihanursari, Fatihanursari fatimah, lilis Fikri Faris, Fikri Fikri, Khusnul Habibi, Muhamad Lutfi Habidah, Siti Nur Hamli, Haji Harori, M Iqbal Harun Al Rasyid, M. Udin Husain, Naufal Ike Kusdyah Rachmawati Ikram, Moh. Indra Gunawan, Agus Indriya Efendi, Dendy Iqbal Syaidin, Fadli Irawan Z, Rudy Irawan, Dhyan Andika Ismanti, Sito Khoirul Anwar Laila Hayati, Laila Lukman Rohmat, Cep Martanto . Melda Yanti Mirna Mirna Muannif Ridwan Mubarok, Fatkhan Muchlis Muchlis Muhmammad Basysyar, Fadhil Muslimah, Maziyyatul Mustaqim Mustaqim Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nahar, M. Fadhlun Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Narasati, Riri Narasati Ni’am, Mohammad Shulkhi Ni’mah, Zetty Azizatun Nur alamsyah, Deri Nur Effendi, Nur Nur Rochmah, Aulia Nurhana Pamungkas, Satriyo Pratama, Denni Purba, Byon Rezy Pradana Putri, Maharani Nur Aishya Aulia Putri, Niken Zeliana Rahmah, Mishbahu Ridwan, Banata Wahid Rinaldi Dikananda, Arif Rizky, Mhd. Dhiya Rochmah, Shinta Ainun Rosnita Rosnita Roza Yulida Ruspitasari, Widi Dewi Setianingsih, Rahayu Siti Syamsiyatun Solihudin, Dodi Subiyantoro, Andy Suryana, Eka Priangga Hari SUSANTI, NOVRIANI Theresia Pradiani Trisnawati, Tiara R. Tuzzahra, Najwa Vaneysha, Vini Wardiyanto, K. Bagus Wijaya, Aruka Yuniawan, Ragil A. Zakariya, Ali Zhahiran Herlambang, Rilanisa Zulhamid Ridho