Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Increasing Women's Awareness and Concern for Breast Cancer through Health Education: Impact of Educational Programs on Early Detection and Prevention Rita Rena Pudyastuti; Sujono Sujono; Kariyadi Kariyadi; Johanna Tomasoa
Oshada Vol. 2 No. 1 (2025): Oshada Journal - February
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/jake1725

Abstract

Breast cancer is one of the leading causes of death in women worldwide, with incidence rates increasing every year. Early detection and prevention are important steps in reducing mortality from this disease. Women's low awareness and understanding of breast cancer is a major barrier to early detection. This literature study aims to analyze the impact of health education programs on increasing women's awareness and concern about breast cancer, especially in the aspects of early detection and prevention. Based on the literature review, it was found that health education programs have a significant role in improving women's understanding of risk factors, early symptoms, and the importance of breast self-examination and clinical examination. A number of studies have shown that before receiving education, many women did not understand the importance of early detection and tended to neglect breast examination. After participating in the education program, there was an increase in knowledge and a positive change in attitude towards early detection, with more women willing to perform regular breast examinations. This study also revealed that interactive and community-based education methods are more effective than passive delivery of information. Thus, the results of this literature study confirm that health education is an effective strategy in increasing women's awareness and concern about breast cancer. The implementation of more innovative and technology-based education programs can be a solution in reaching more women, especially in areas with limited access to health services.
KORELASI PERILAKU MEROKOK DAN ASPEK LINGKUNGAN TERHADAP KERJADIAN ISPA BALITA Situmeang, Lamria; Pudyastuti, Rita Rena; Sari, Andi Nur Indah; Werdini, Yoessy Etna
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 3 (2025): Vol. 7 No. 3 Edisi 3 April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i3.3082

Abstract

Abstract: Acute Respiratory Infections (ARI) are one of the leading causes of morbidity and mortality from infectious diseases worldwide. Toddlers, as one of the most vulnerable groups to ARI, have a higher risk compared to other age groups. Based on a preliminary survey, Puskesmas Sentosa Baru, located in Medan Perjuangan Sub-district, Medan City, is one of the Puskesmas that often handles cases of Acute Respiratory Infection (ARI), which always ranks first in the list of the ten biggest diseases found at the Puskesmas. The purpose of the study was to determine the correlation of smoking behavior and environmental aspects to the occurrence of ARI in children under five years old. The research design used in this study was cross sectional. The research was conducted at Sentosa Baru Health Center. The research was conducted in June 2024. The population in this study were all people who had toddlers aged 0-5 years as patients at the Sentosa Baru Health Center in Medan City as many as 2685 toddlers. The sample amounted to 93 respondents. The sampling technique used in this study was the Stratified Random Sampling Technique. Data analysis was done univariate and bivariate. The results showed a relationship between smoking behavior (p value: 0.000) and the availability of ventilation (p value: 0.031). It is recommended that in an effort to prevent ARI disease in toddlers, it is hoped that the community will pay attention to the behavior of family members who smoke and the physical condition of the house by improving the condition of home ventilation that meets the requirements.Keywords: Toddlers, Smoking Behavior, Vantilation
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Melalui Pendekatan Epidemiologi Komunitas Musdalifah, Musdalifah; Yermi, Yermi; Adiaksa, Baso Witman; Harlina, Harlina; Pudyastuti, Rita Rena
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i4.767

Abstract

Extraordinary Events (KLB) are a serious threat to public health that require rapid and appropriate response. The active role of the community is crucial in early detection and response to outbreaks, particularly through a community epidemiology approach. This article discusses the implementation of a community epidemiology-based community empowerment program in outbreak-prone areas. Implementation methods included education, cadre training, outbreak response simulations, and citizen-based monitoring. Results showed increased community knowledge, community preparedness, and a reduction in delays in case reporting. The conclusion of this activity is that the community epidemiology approach is effective in building a community-based early detection and rapid response system.
PENYULUHAN DAN SENAM HIPERTENSI SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN POTENSI STROKE Pudyastuti, Rita Rena; Pudyastuti, Siti Nuryani; Harmilah, Harmilah; Rahayu, Muji; Martsiningsih, M. Atik
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i1.2173

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko dari berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung. Karenanya, penderita hipertensi perlu menjaga pola hidup sehat dengan rutin berolahraga. Salah satu jenis olahraga yang dianjurkan untuk hipertensi adalah senam. Selain membantu mengontrol tekanan darah, olahraga rutin juga dapat membantu mencegah penyakit jantung juga terjadinya Stroke. Belum banyak masyarakat melakukan rutin senam untuk menjaga kesehatannya terutama untuk pengendalian dan pencegahan Stroke. Kegiatan pengabmas ini akan melaksanakan penyuluhan secara langsung mengenai manfaat, tujuan dan prektek senam hipertensi. Juga melakukan pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah senam Hipertensi. Metode kegiatan yaitu melakukan kegiatan penyuluhan dan melakukan Senam bersama kepada masyarakat RT 20 RW 06 Kelurahan Bener Kapanewon Tegalrejo, Kabupaten Sleman adalah tempat kegiatan. Bulan Juli hingga November adalah rencana waktu kegiatan. Diharapkan selesainya kegiatan penyuluhan diperoleh pengetahuan tentang pentingnya senam hipertensi dan keterampilan masyarakat melakukan senam hipertensi. Pada akhirnya akan meningkatkan kesehatan masyarakat baik individu maupun masyarakat secara keseluruhan.Hasil pengabdian masyarakat ini adalah Masyarakat yang mengikuti penyuluhan dan senam Hipertensi berjumlah 70 orang dengan sangat antusias. Hasil dari pretest nilai 50 berjumlah 4 orang Dan hasil post test nila 100 berjumlah 7 orang Dengan demikian penyuluhan ini menghasilkan peninghkatan pengetahuan pengetahuan masyarakat. Dan masyarakat dapat mempraktekkan Senam Hipertensi dengan baik dan besar
PENYULUHAN PENYAKIT KANKER DAN PEMERIKSAAN LABORATORUM SEDERHANA PADA WARGA Nuryani, Siti; Pudyastuti, Rita Rena; Harmilah, Harmilah; Rahmawati, Uly; Nuryati, Anik
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i1.2211

Abstract

Latar Belakang:.Partikel debu berbahaya dapat menyebabkan masalah pada Kesehatan manusia. . Partikel itu merupakan polutan yang paling berbahaya. Salah satunya dapat menyebabkan kanker. Selain itu juga menyebabkan gangguan atau penyakit pernafasan kronis seperti bronchitis khronis, paru, dan asma bronkiaL Tujuan : Mengetahui kondisi kesehatan wargaberdasarkan dahi hasil laboratorium sederhana ( kadar gula darah, asam urat dan kolesterol) Metode : Memberikan penyuluhan dan melakukan pemeriksaan Kesehatan serta pemeriksaan laboratorium sederhana. Hasil : Warga baik laki-laki atau Perempuan yang mengalami Warga yang mengalami hipertensi22%. Warga dengan kadar gula darah tinggi pada Laki-laki 27% dan wanita33%,. Warga dengan kadar Asam urat tinngi laki-laki 0% dan wanita 17%. Warga dengan kadar Kolesterol tinggi laki-laki 0% ; Wanita 4%.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANDI PADAT BAHAN HERBAL DI MEJING LOR RW 3 AMBARKETAWANG GAMPING SLEMAN Nuryati, Anik; Sujono, Sujono; Rahmawati, Ully; Pudyastuti, Rita Rena; Nuryani, Siti
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i1.2240

Abstract

Politehnik Kesehatan Yogyakarta (Polkesyo) salah satu unit Pelaksana Teknis Direktorat Jendral kesehatan, memiliki tugas melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satu upaya yang ditempuh dengan membekali sumber daya manusia dalam bidang kesehatan yang akan berdampak pada tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Kondisi sosial budaya masyarakat dengan Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) oleh Polkesyo Jurusan Teknologi Laboratorium Medis dibekali sdm germas untuk mewujudkan gerajat kesehatan masyarakat yg optimal melalui pegabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Dusun Mejing Lor RW O3. Kesempatan ini bertepatan dengan terjadinya pandemic, dimana setiap orang dituntut untuk PHBS dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Bertepatan dengan kondisi tersebut, mengadakan pengabmas dengan pelatihan yang berkaitan Pembuatan Sabun Mandi Padat Bahan Herbal, sehingga warga bisa mengurangi pengeluaran untuk membeli sabun mandi. Pembuatan sabun herbal ini salah satu contoh hasil implementasi hasil penelitian 3 tahun perturut turut pada herbal ekstrak kayu manis sebagai zat aktif untuk anti jamur dan anti bakteri. Pelatihan melalui leflet yang diberikan dengan harapan masyarakat mampu membaca dan membuat sabun sendiri sehingga mampu memelihara kesehatan baik individu maupun untuk masyarakat di lingkungannya. Dengan harapan jika kader PKK sudah maju dapat dijadikan program untuk tambahan ekonomi keluarga PKK. Bahan kontak berupa alat bantu leaflet dan video untuk pelatihan digunakan sebagai media pembelajaran pelatihan yang bersifat permanen dan berkesinambungan
PENDAMPINGAN PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCEGAHAN TBC PADA MASYARAKAT PAYAMAN GIRIMULYO IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA Rahmawati, Ullya; Rahayu, Muji; Windarso, Sardjito Eko; Widyantoro, Wahyu; Nuryati, Anik; Nuryani, Siti; Pudyastuti, Rita Rena
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i2.2350

Abstract

TBC cases in Indonesia continue to increase. One way to prevent transmission of TBC is to wash your hands with soap or hand sanitizer. Hand sanitizers on the market contain many antiseptics in the form of synthetic chemicals which can cause skin health problems, besides being relatively expensive. For this reason, it is necessary to develop hand sanitizers made from natural ingredients that are safe, cheap and easy to make with simple equipment and have economic value. Some natural ingredients that can be used in making natural hand sanitizers include betel leaf, lime, orange peel, aloe vera and several studies have also mentioned natural ingredients such as basil leaves, kecombrang flowers, banana fronds, aloes. These natural ingredients contain several active ingredients such as saponins, tannins, flavonoids, citric acid, polyphenols, alkaloids which function as an antiseptic capable of killing pathogenic organisms. The aim of the activity is to provide knowledge to the public about hand sanitizers and how to make hand sanitizers with natural ingredients. as well as the application of making natural hand sanitizers independently. The method used is counseling/ lectures/ material explanations accompanied by discussions and demonstrations of making hand sanitizers. The result of this community service is an increase in the participants' knowledge from 80-90% correct answers to 100% and 100% of the participants practice making natural hand sanitizers, the participants are also committed to implement and apply the manufacture of natural hand sanitizers in their respective homes using various materials from plants that are easy to get around the neighborhood such as betel, aloe vera and lime.
Stress, Emotional Intelligence, and Health Management Yadnya, I Dewa Gede Sayang Adi; Fadli, Fadli; Kusumawati, Prima Dewi; Ningsih, Eka Sarofah; Pudyastuti, Rita Rena
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.3703

Abstract

Adolescents go through hormone, physical, psychological, and social changes that often cause emotional turmoil. The effects of emotional upheaval result in adolescents lacking the ability to control emotions, putting them at risk for stress. One of the factors that can minimize stress is emotional intelligence, which is a person's ability to manage emotions. The incidence of stress among adolescents in Central Java Province is 4.7%. Several things, namely problems in school, differences in arguments between parents and children, and relationships with peers, cause stress among adolescents. To know the relationship between emotional intelligence and the level of stress among adolescents in X High School. This research is a non-experimental quantitative research with a cross-sectional research design. Purposive sampling technique was used to select 85 students of X High School as the research participants. Kendall Tau was used to analyze data. There is a relationship between emotional intelligence and stress levels of adolescents at X High School. The results of the analysis with the Kendall tau test obtained p value = 0.000 means p value <0.05. The correlation coefficient or r value = 0.867 shows a very strong negative correlation. Conclusion: A highly significant negative relationship exists between Emotional Intelligence and stress.
Gambaran Keton Urine Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Kasiyati, Menik; Pudyastuti, Rita Rena; Ramadania, Arindha Desyifa; Rahayu, Muji
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8459

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus adalah penyakit gangguan metabolik yang disebabkan oleh kegagalan pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang ideal Keton merupakan produk dari pemecahan asam lemak. Keberadaan keton dalam urine menandakan bahwa tubuh menggunakan lemak sebagai energi. Ketonuria merupakan kondisi dimana ditemukan adanya keton di dalam urine. Peningkatan ketonuria mengindikasikan tingginya keton dalam tubuh (ketoasidosis) yang dapat menyebabkan penurunan pH darah jika tidak segera mendapatkan penanganan dan mengarah pada ketoasidosis koma dan kematian. Tujuan : mengetahui gambaran keton urine pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Srandakan, Kabupaten Bantul. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross secsional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2021 – 20 Januari 2022. Objek penelitian ini adalah pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Srandakan yang berpuasa minimal 8 jam sebelum melakukan pemeriksaan. Sampel berjumlah 120 pasien. Hasil : Pada 120 pasien Diabetes Melitus Tipe 2, didapatkan dari 97 pasien Diabetes Melitus Tipe 2 hiperglikemia sebanyak 4 pasien (3,3%) positif (+) keton, 10 pasien (8,3%) trace (±) keton dan 83 pasien (69,2%) negatif (-) keton. Pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan kadar glukosa darah puasa normal yang berjumlah 22 pasien didapatkan 1 pasien (0,8%) trace keton dan 21 pasien (17,5%) negatif keton. Pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 hipoglikemia didapatkan 1 pasien (0,8%) dengan negatif keton. Kesimpulan : Gambaran keton urine pada 120 pasien Diabetes Melitus Tipe 2, dengan hasil 4 pasien (3,3%) dengan hasil pemeriksaan positif (+) keton, 11 pasien (9,2%) dengan hasil pemeriksaan trace (±) keton dan 105 pasien (87,5%) dengan hasil pemeriksaan negatif (-) keton.
Pengaruh Buku Saku Pencegahan Tuberkulosis Bagi Anak Terhadap Peningkatan Pengetahuan di SD Banguntapan Bantul Yogyakarta Pudyastuti, Rita Rena; Kariyadi, Kariyadi; Nuryani, Siti; Horhoruw, Andrias; Tomasoa, Johanna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8498

Abstract

Di Kota Yogyakarta sendiri pada tahun 2021 memiliki kasus kematian TBC sebanyak 51 orang.  TBC ini penularannya bisa melalui kerabat ataupun warga sekitar rumah mereka.atau tempat kerja atau teman bergaul. Dinas Kesehatan Bantul melaporkan temuan 1.216 kasus TBC di wilayahnya sepanjang periode Januari-November 2022. Penyakit TBC bisa menular kepada Anak ketika penderita TB aktif batuk, bicara, bersin, bernyanyi, serta berbicara tanpa masker atau pelindung. Percikan cairan dari saluran pernapasan yang mengandung bakteri penyebab TBC ini dapat terhirup dan masuk ke paru-paru Anak. Setelah kuman TBC masuk, Anak bisa mengalami infeksi dan merasakan beberapa gejala TBC selang dua sampai 12 minggu kemudian. Buku Saku Pencegahan Tuberkulosis ini adalah untuk menyebarluaskan informasi tentang TBC kepada seluruh siswa SD dan khususnya kepada ekosistem pendidikan tentang pencegahan, penularan, pemeriksaan, dan pengobatan TBC yang berkualitas. Selain itu untuk memperkuat peran satuan pendidikan dalam pembentukan karakter dan perubahan perilaku menuju hidup bersih dan sehat. Gerakan ini menjadi penting karena TBC tadi sudah jelas menyerang semua kelompok umur termasuk anak-anak yang dalam laporan ada sekitar 1,12 juta anak di dunia terinfeksi TBC. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh buku saku pencegahan Tuberkulosis  bagi Siswa Sekolah Dasar dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan Tuberkulosis bagi dirinya dan juga teman, keluarga dan lingkungannya. Proses penelitian yaitu membuat buku saku pencegahan Tuberkulosis bagi siswa SD, yang dibagikan siawa SD  selama 1 minggu untuk dipelajari, dengan  jumlah siswa 30 orang. Analisa penelitian ini dengan menggunakan uji T, untuk mengetahui pre dan postest evaluasi tentang  buku saku Pencegahan Tuberkulosis bagi Siswa SD. Hasil penelitian ini adalah Rerata pengetahuan siswa sebelum diberikan buku saku Tuberkulosis untuk Anak sebesar 16,33 atau 82,6 %, Rerata  pengetahuan siswa  setelah diberikan buku saku Tuberkulosis untuk Anak sebesar 28,00 atau 96,6 %, Buku saku Tuberkulosis untuk Anak cukup efektif dengan peningkatan pengetahuan  sebesar 11,77%.
Co-Authors Adiaksa, Baso Witman Alifia Ridha Aufa Ajzahra Almujadi, Almujadi Andi Nur Indah Sari Andrias Horhoruw Andrias Horhoruw Anik Nuryati Anik Nuryati anik nuryati Anik Nuryati, Anik Bambang Supriyanta, Bambang Budi Martono Budi Setiawan Cut Mutia Tatisina Dunggio, Abdul Rivai Saleh EnySetyowati, Sri Evi Fitriany Fadli Fadli Fahri, Ahmad Hardisari, R.R Ratih Harlina Harlina Harmilah Harmilah Harmilah, Harmilah Inamah Inamah Johanna Tomasoa Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi, Kariyadi Kasiyati, Menik Kurniawati Kurniawati M. Atik Martsiningsih Marta Atik Martsiningsih Martha Atik Martiningsih Martha Atik Martiningsih Martha Atik Martsiningsih Martsiningsih, M. Atik Martsiningsih, Marta Atik Martsiningsih, Martha Atik Mely Gustina Menik Kasiyati Muji Rahayu Muji Rahayu Musdalifah Musdalifah Nawangwulan, Kurniati Nilfar Ruaida Ningsih, Eka Sarofah Nur Aida Kubangun * Peluw, Zulfikar Prima Dewi Kusumawati Pudyastuti, Siti Nuryani Rahmad Rahmat Pannyiwi Rahmawati, Ully Rahmawati, Uly Ramadania, Arindha Desyifa S.Dunggio, Abdul Rivai Sardjito Eko Windarso Sardjito Eko Windarso, Sardjito Eko Setyowati, Sri Eny Sistiyono Sistiyono, Sistiyono Siti Nur Syariah Siti Nuryani Siti Nuryani Siti Nuryani Siti Nuryani Pudyastuti Siti Nuryani, Siti Situmeang, Lamria Sri Eny Setyowati Sri Eny Setyowati Sri Eny Setyowati Sri Eny Setyowati Sri Sulpha Siregar Subrata Tri Widada, Subrata Tri Sujono Sujono Sujono Sujono Sujono Sujono, Sujono Sutrisno, Sutrisno Suyana Suyana Suyana Suyana, Suyana Tomasoa, Johanna Ully Rahmawati Ullya Rahmawati Ullya Rahmawati Ullya Rahmawati Uly Rahmawati Wahyu Widyantoro Wahyu Widyantoro Wahyuni Aziza Werdini, Yoessy Etna Windarso, Sarjito Eko Yadnya, I Dewa Gede Sayang Adi Yermi, Yermi Zulfikar Husni Faruq