Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Inhibitory Test Of Citronella Essential Oil (Cymbopogon Nardus L. Rendle) Againts Aspergillus Flavus Growth: INHIBITORY TEST OF CITRONELLA ESSENTIAL OIL Rahmat Pannyiwi; Menik Kasiyati; Martha Atik Martiningsih; Siti Nur Syariah; Suyana Suyana; Rita Rena Pudyastuti; Sujono Sujono
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 5 No. 1 (2023): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol5.Iss1/143

Abstract

Background: Indonesia is the one of tropical climate country with high air humidity. It becomes the main factor of fungal infection, that is called otomycosis, which is caused by Aspergillus flavus. The treatment of otomycosis is usually done by giving an azole antifungal drugs that can give the beneficial and adverse effects. Treatment of otomycosis can be done with various kinds of herbs. One of herbs that is used, it is citronella. Citronella contains essential oil 0,4% and in citronella essential oil contains citronellal 32-45% and geraniol 12-15% has ability as an antifungal. The aim of this study is to determine the inhibitory of citronella essential oil against Aspergillus flavus growth. Methods: The type of this research is laboratory experiments with posttest only with control group design.  24-hour Aspergillus flavus is used as the research subjects which had been inoculated on SDA media and given essential oils in various concentrations of 0.5%, 1.0%, 1.5%, 2.0 %. The observation of citronella essential oil inhibitory as an antifungal by measuring the diameter of inhibitory zone, it uses a caliper. Results: The measuring from average diameter of Aspergillus flavus fungal growth zone in each concentration, they are 0.5% ;1.0%; 1.5%; 2.0% is 9.11 mm; 12.03 mm; 13.62 mm; 16.81 mm. The higher concentration of essential oil, it makes the wider diameter of the inhibition zone. The level of sensitivity is intermediate, sensitive, sensitive, sensitive. The level of effectiveness is less effective, effective enough, effective, very effective. The results of statistical analysis showed that citronella essential oil has the inhibitory against Aspergillus flavus growth. Conclusion: this study was various concentration of citronella essential oil have a significanteffect on the growth of inhibitory Aspergillus flavus.
Campuran Infusa Talas (Xanthosoma Sagittifolium (L.) Schott), Kacang Kedelai (Glycine Max (L.) Merrill) Dan Ekstrak Ragi Sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus M. Atik Martsiningsih; Suyana Suyana; Menik Kasiyati; Rita Rena Pudyastuti; Muji Rahayu; Alifia Ridha Aufa Ajzahra
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16429

Abstract

Pada pertumbuhannya bakteri memerlukan media pertumbuhan yang harus memiliki kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein dan nitrogen. Media Nutrient Agar sering dimanfaatkan untuk melakukan penelitian atau pembelajaran namun, memiliki harga yang relatif tinggi dan banyak diproduksi oleh perusahaan asing. Sehingga dilakukan pemanfaatan bahan alami yang mudah didapat dan memiliki harga terjangkau seperti talas sebagai sumber karbohidrat, kacang kedelai sebagai sumber protein dan ekstrak ragi sebagai sumber nitrogen.Untuk mengetahui media campuran infusa talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott), kacang kedelai (Glycine max (L.) Merrill) dan ekstrak ragi dapat digunakan untuk menumbuhkan bakteri Staphylococcus aureus.Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni (True Experimental Research) dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design. Rerata jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus yang tumbuh pada media alternatif adalah 82104 CFU/ml dan pada media Nutrient Agar adalah 94104 CFU/ml. Rerata diameter koloni bakteri Staphylococcus aureus yang tumbuh pada media alternatif adalah 2,53 mm dan pada media Nutrient Agar adalah 2,66 mm. Selisih rerarata antara media alternatif dan media Nutrient Agar pada jumlah koloni dan diameter koloni sebesar -12104 CFU/ml (-12,74%) dan -0,13 mm (-4,75%). Media alternatif cukup efektif (87,26%) untuk pertumbuhan koloni bakteri dan efektif (95,25%) untuk perkembangbiakan koloni bakteri Staphylococcus aureus. Hasil statistik menunjukkan ada perbedaan jumlah koloni dan diameter koloni bakteri Staphylococcus aureus pada media alternatif, dalam arti pada jumlah koloni kurang subur dibandingkan dengan media Nutrient Agar dan pada diameter koloni sebanding dengan media Nutrient Agar.Media alternatif campuran infusa talas (Xanthosoma sagittifolium (L.) Schott), infusa kacang kedelai (Glycine max (L.) Merrill) dan ekstrak ragi dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Liofilisasi Hemolisat Packed Red Cell Limbah Darah Palang Merah Indonesia dengan Penambahan Lioprotektan sebagai Alternatif Standar Hemoglobin Supriyanta, Bambang; Rahmawati, Ullya; Martsiningsih, Martha Atik; Pudyastuti, Rita Rena
Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) November 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkt.v14i2.509

Abstract

Lyophilization of PRC waste added with 20% sucrose as lyoprotectant. This study aimed to create an alternative Hb standard, replacing the manufacturer's Hb standard. This study used an experimental with pre and posttest without control group design. PMI blood waste PRC was processed into hemolysate, added with lyoprotectant, lyophilized, checked Hb levels using the Cyanmethemoglobin method as a grouppre test, stored at 4OC for six months, checked Hb levels with the Cyanmethemoglobin method as a grouppost test. Homogeneity Test and Stability Test were carried out according to ISO 13528:2015. The average Hb level of PRC lyophilisate before storage (Xr)=15.06 g/dl, obtained Ss≤0.3σpt, so that it was declared homogeneous according to the homogeneous acceptability value according to ISO 13528: 2015. After being stored for six months at 4OC, the average level of Hb lyophilisate PRC (Yr) =14,68 g/dl, obtained |Xr-Yr| ≤ 0.3σpt so that it was declared stable according to the stable acceptability value according to ISO 13528: 2015. Hb levels of PRC lyophilisate were stated to be homogeneous and stable for six months. Hb standard from PRC lyophilisate can be used as an alternative to commercial Hb standard.
Peran Dukun dalam Budaya Melahirkan Suku Nuaulu di Pulau Seram Maluku Tengah EnySetyowati, Sri; S.Dunggio, Abdul Rivai; Pudyastuti, Rita Rena
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3401

Abstract

Peran dukun adalah bentuk pertolongan yang diberikan dukun bayi atau mama biang kepada perempuan Nuaulu selama hamil, saat bersalin dan selama nifas. menganalisa pengaruh peran dukun terhadap budaya praktek melahirkan suku Nuaulu di Pulau Seram Kabupaten Maluku Tengah. Menggunakan pendekatan metode kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel adalah total populasi yaitu ibu-ibu suku Nuaulu yang mempunyai anak usia 3 tahun kebawah yang berjumlah 68 orang. Sebagian besar perempuan Nuaulu menyatakan bahwa mama biang selalu menyarankan untuk melahirkan di Posuno dan memberikan obat kampung untuk diminum. Ada hubungan antara peran dukun dengan budaya melahirkan suku Nuaulu di dusun Rohua. Jika peran dukun yang tinggi dalam budaya melahirkan suku Nuaulu mempunyai kemungkinan 9,105 kali akan melahirkan di Posuno yang tidak sesuai kesehatan dibandingkan dengan peran dukun yang rendah terhadap budaya melahirkan pada suku Nuaulu. Disarankan adanya KIE (Komunikasi, Informasi,Edukasi) kepada dukun atau mama biang danwanita dalam menambah pengetahuan budaya persalinan yang sesuai kesehatan.
Pengobatan Patah Tulang Bara Api “Talou” Desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Pudyastuti, Rita Rena; Kariyadi, Kariyadi; Saleh Dunggio, Abdul Rivai; Setyowati, Sri Eny; Horhoruw, Andrias
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3812

Abstract

Pengobatan tradisional atau pengobatan alternatif merupakan pengobatan yang digunakan sejak jaman dahulu yang diturunkan dan dikembangkan secara bertahap dari generasi ke generasi berdasarkan tingkat pemehaman manusia terhadap pengetahuan dari masa ke masa. Banyaknya kasus kecelakaan di Maluku dari tahun 2013-2016 terjadi peningkatan kecelakaan lalulintas dengan meningkatnya pengendara mobil dan juga motor. Kebanyakan kecelakaan lalulintas mengakibatkan terjadinya patah tulang pada pengendara motor/mobil. Pengobatan bara api di desa Liang merupakan salah satu alternatif yang sering dipilih untuk proses pengobatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengobatan Bara Api “Talou” Terhadap Proses Penyembuhan Pasien Tulang Patah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui fisiologis proses penyembuhan patah tulang “Talou” dari perpaduan bara api, minyak kelapa dan daun pisang abu-abu. Sampel dalam penelitian ini adalah terapis yang melakukan pengobatan patah tulang dengan bara api “Talou” di Desa Liang sebanyak 9 orang. Pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara mendalam kepada responden kemudian dilakukan reduksi data hingga diperoleh kesimpulan. penelitian diperogambaran bahwa Bahan yang utama digunakan dalam pengobatan patah tulang bara api meliputi bara api yang diperoleh melalui pembakaran dari arang atau kayu yang terpilih; beberapa lembar daun pisang abu-abu yang terpilih; dan minyak kelapa. Sedangkan alat / bahan lainnya digunakan jika membutuhkan peralatan tersebut yaitu spalk dari gaba-gaba dan kain pembalut elastis. Proses pengobatan patah tulang dengan bara api dikerjakan secara rutin setiap hari sampai sembuh dan benar-benar tulang menjadi kuat untuk beraktifitas. Setiap kali pengobatan dengan bara api dikerjakan secara berulang sampai 3 kali. Disarankan kepada terapis untuk melanjutkan praktik pengobatan dengan prinsip yang baik dan benar sekaligus dapat mengurus ijin praktik. Kepada Dinas Kesehatan dirankan agar melakukan pembinaan dan memberikan rekomendasi agar praktik pengobatan komplementer yang dilaksanakan oleh masyarakat mempunyai perlindungan hukum.
Upaya Dukungan Keluarga Terhadap Pencegahan Covid-19 Aida Kubangun, Nur; Nawangwulan, Kurniati; Kurniawati, Kurniawati; Rena Pudyastuti, Rita; Fahri, Ahmad
Journal Pengabdian Masyarakat Politeknik Sandi Karsa Vol 2 No 1 (2023): Abdimas Polsaka
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v2i1.29

Abstract

The tragedy of the mysterious emergence of the coronavirus continues in several countries in the world. The spread of the covid 19 virus has become an outbreak that is very troubling for the community to causes respiratory infections. The implementation of health education with efforts to involve family and community support for covid-19 prevention aims to improve the ability of the community to apply hand washing with soap using running water or hand sanitizer. Proper hand washing techniques are one of the measures in preventing the risk of covid-19 disease, as well as improving the community's healthy lifestyle, which is emphasized in the smallest unit in the community, namely the family. The method carried out in preventing covid-19 disease is community service in the form of counseling, demonstrations, and role play. The results of community service in an effort to increase family support for the prevention of covid-19 disease can be absorbed and accepted by families and communities with the psychomotor ability to demonstrate hand washing up to 80% of participants can repeat how to wash their hands properly and correctly. This service activity can be improved by the puskesmas with family and community support.
Inhibitory Test Of Citronella Essential Oil (Cymbopogon Nardus L. Rendle) Againts Aspergillus Flavus Growth: INHIBITORY TEST OF CITRONELLA ESSENTIAL OIL Rahmat Pannyiwi; Menik Kasiyati; Martha Atik Martiningsih; Siti Nur Syariah; Suyana Suyana; Rita Rena Pudyastuti; Sujono Sujono
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 5 No. 1 (2023): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol5.Iss1/143

Abstract

Background: Indonesia is the one of tropical climate country with high air humidity. It becomes the main factor of fungal infection, that is called otomycosis, which is caused by Aspergillus flavus. The treatment of otomycosis is usually done by giving an azole antifungal drugs that can give the beneficial and adverse effects. Treatment of otomycosis can be done with various kinds of herbs. One of herbs that is used, it is citronella. Citronella contains essential oil 0,4% and in citronella essential oil contains citronellal 32-45% and geraniol 12-15% has ability as an antifungal. The aim of this study is to determine the inhibitory of citronella essential oil against Aspergillus flavus growth. Methods: The type of this research is laboratory experiments with posttest only with control group design.  24-hour Aspergillus flavus is used as the research subjects which had been inoculated on SDA media and given essential oils in various concentrations of 0.5%, 1.0%, 1.5%, 2.0 %. The observation of citronella essential oil inhibitory as an antifungal by measuring the diameter of inhibitory zone, it uses a caliper. Results: The measuring from average diameter of Aspergillus flavus fungal growth zone in each concentration, they are 0.5% ;1.0%; 1.5%; 2.0% is 9.11 mm; 12.03 mm; 13.62 mm; 16.81 mm. The higher concentration of essential oil, it makes the wider diameter of the inhibition zone. The level of sensitivity is intermediate, sensitive, sensitive, sensitive. The level of effectiveness is less effective, effective enough, effective, very effective. The results of statistical analysis showed that citronella essential oil has the inhibitory against Aspergillus flavus growth. Conclusion: this study was various concentration of citronella essential oil have a significanteffect on the growth of inhibitory Aspergillus flavus.
The effectiveness of pocket book of healthy lifestyle for the elderly during covid-19 pandemic at the Ambon city health center Pudyastuti, Rita Rena; Kariyadi, Kariyadi; Setyowati, Sri Eny; Saleh Dunggio, Abdul Rivai
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242337

Abstract

During the Covid-19 pandemic that occurred from March 2020 until now, the elderly is very vulnerable to transmission of the Covid-19 virus because their immune system has begun to decrease. This study aims to determine changes in the knowledge of the elderly before and after being given the elderly healthy pocket book. The research method uses a one group pre-posttest design. The product produced from this research is a healthy pocket book for the elderly that can be used as a guide for the elderly in maintaining health to avoid transmission of Covid-19. To find out the effectiveness of the pocket book to be produced, measurements were made of the knowledge of the elderly before and after being given the pocket book to 50 respondents using incidental sampling, namely the elderly who were found when the elderly visited the Rumah Tiga Health Center. The results showed that that pocket books for healthy lifestyles for the elderly during the Covid-19 pandemic were quite effective. It is hoped that the results of this study can be useful for the elderly and can also play a role in controlling the transmission of the Covid-19 virus in Maluku.
PENYULUHAN PENCEGAHAN KANKER UNTUK PASANGAN USIA  SUBUR DAN DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI PADUKUHAN RANDUSARI ARGOMULYO CANGKRINGAN Pudyastuti, Rita Rena; Hardisari, R.R Ratih; Nuryati, Anik; Fitriany, Evi; Nuryani, Siti
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 2 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Maret 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v2i2.1082

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah propinsi dengan prevalensi PTM tertinggi di Indonesia. Deteksi dini adalah salah satu upaya menurunkan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM). Yogyakarta terus berupaya mengajak mayarakat untuk membudayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhidar dari penyakit tidak menular (PTM). Di era sekarang ini banyak terjadi di masyarakat tentang penyakit cancer. Penyakit yang sampai saat ini menjadi penyakit yang sangat menakutkan bagi Masyarakat. Berbagai jenis kanker memiliki penyebab yang berbeda dan tergantung pada banyak faktor. Beberapa kanker lebih umum daripada yang lain, dan kemungkinan untuk bertahan hidup bervariasi di antara berbagai jenis. Kebanyakan kanker tidak memiliki penyebab, namun diketahui disebabkan dari bahan kimia, lingkungan, genetik, imunologi, atau asal virus. Kanker juga dapat muncul secara spontan dari penyebab yang sejauh ini tidak dapat dijelaskan. Penyebab kanker sangat kompleks, melibatkan sel dan faktor lingkungan. Banyak kemajuan telah dibuat dalam mengidentifikasi kemungkinan penyebab kanker. Kegiatan pengabmas ini akan melaksanakan penyuluhan secara langsung mengenai pengetahuan tentang kanker dan Penyakit Tidak Menular. Metode kegiatan yaitu melakukan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan Tekanan Darah , Asam Urat dan Gula Darah pada Pasangan Usia Subur Randusari, Argomulyo, Kabupaten Sleman Yogyakarta Bulan Juli hingga November adalah waktu kegiatan. Kegiatan penyuluhan diperoleh hasil 40 responden. Pengetahuan tentang kanker pretest tertinggi dengan nilai benar 13 dari 20 soal, dan pretest terendah dengan nilai benar 6 dari 20 soal. Post test tertinggi dengan nilai benar 18 dari 20 soal dan postest terrendah dengan nilai benar 8 dari 20 soal. Hasil pemeriksaan deteksi dini PTM yaitu pemeriksaan asam urat tertinggi yaitu 8,7 mg/dL dan terendah yaitu 3,0 mg/dL. Pemeriksaan Gula darah tertinggi yaitu 173 mg/dL dan terendah yaitu 57 mg/dL. Hasil penyuluhan tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan masyarakat baik individu maupun masyarakat secara keseluruhan.
The Role Of Digital Health Technology In Enhancing Health Promotion Campaigns : A Case Study From A Resource Imites Region Rita Rena Pudyastuti; Johanna Tomasoa; Andrias Horhoruw; Marta Atik Martsiningsih
Oshada Vol. 1 No. 4 (2024): Oshada Journal - August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/1tng5802

Abstract

Study This evaluate role technology digital health in increase effectiveness campaign promotion health in the region with source Power limited use method studies literature . Focus main is understand contribution application health , social media platforms , and services message short (SMS) in expand reach and impact information health , as well as identify challenges and solutions related its application . This method involving review systematic to relevant literature , including​ article journal , report research , and publication about technology digital health . Analysis aiming collect data about effectiveness technology , challenges faced, and strategies implemented . Findings show that technology digital health has the potential big in repair access information health , improve awareness society , and encourage behavior healthy. Limitations internet access and low digital literacy can hinder utilization technology. The proposed solution covering investment in infrastructure technology information , improvement digital literacy through training , and work The same between government , sector private sector , and non- governmental organizations . Technology digital health can become tool effective in reach objective health a more society good and even , especially in areas with source Power limited , with support and planned strategies. Research This give outlook about optimization technology digital health based proof studies literature For results better health​ Good .
Co-Authors Adiaksa, Baso Witman Alifia Ridha Aufa Ajzahra Almujadi, Almujadi Andi Nur Indah Sari Andrias Horhoruw Andrias Horhoruw ANDRIAS HORHORUW Andrias Horhoruw Andrias Horhoruw, Andrias Anik Nuryati anik nuryati Anik Nuryati Anik Nuryati, Anik Bambang Supriyanta, Bambang Budi Martono Budi Setiawan Cut Mutia Tatisina Dunggio, Abdul Rivai Saleh EnySetyowati, Sri Evi Fitriany Fadli Fadli Fahri, Ahmad Hardisari, R.R Ratih Harlina Harlina Harmilah Harmilah Harmilah, Harmilah Inamah Inamah Johanna Tomasoa Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi Kariyadi, Kariyadi Kasiyati, Menik Kurniawati Kurniawati M. Atik Martsiningsih Marta Atik Martsiningsih Martha Atik Martiningsih Martha Atik Martiningsih Martha Atik Martsiningsih Martsiningsih, M. Atik Martsiningsih, Marta Atik Martsiningsih, Martha Atik Mely Gustina Menik Kasiyati Muji Rahayu Muji Rahayu Musdalifah Musdalifah Nawangwulan, Kurniati Nilfar Ruaida Ningsih, Eka Sarofah Nur Aida Kubangun * Peluw, Zulfikar Prima Dewi Kusumawati Pudyastuti, Siti Nuryani Rahmad Rahmat Pannyiwi Rahmawati, Ully Rahmawati, Uly Ramadania, Arindha Desyifa S.Dunggio, Abdul Rivai Sardjito Eko Windarso Sardjito Eko Windarso, Sardjito Eko Setyowati, Sri Eny Sistiyono Sistiyono, Sistiyono Siti Nur Syariah Siti Nuryani Siti Nuryani Siti Nuryani Siti Nuryani Pudyastuti Siti Nuryani, Siti Situmeang, Lamria Sri Eny Setyowati Sri Eny Setyowati Sri Eny Setyowati Sri Eny Setyowati Sri Sulpha Siregar Subrata Tri Widada, Subrata Tri Sujono Sujono Sujono Sujono Sujono Sujono, Sujono Sutrisno, Sutrisno Suyana Suyana Suyana Suyana, Suyana Tomasoa, Johanna Ully Rahmawati Ullya Rahmawati Ullya Rahmawati Ullya Rahmawati Uly Rahmawati Wahyu Widyantoro Wahyu Widyantoro Wahyuni Aziza Werdini, Yoessy Etna Windarso, Sarjito Eko Yadnya, I Dewa Gede Sayang Adi Yermi, Yermi Zulfikar Husni Faruq