Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Penyebab Preeklampsia Pada Ibu Hamil Pipih, Pipih Napisah; Aulia, Hasna; Herawati, Yanti; Puspitasari, Putri
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JKA.655

Abstract

Preeklampsia masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Di Indonesia, angka kejadiannya mencapai 5,3% per tahun (128.273 kasus), dengan prevalensi 32,16% di Jawa Barat dan 13,60% di Kota Bandung. Dampak preeklampsia meliputi kelahiran prematur, oliguria, kematian, hambatan pertumbuhan janin, dan oligohidramnion. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor penyebab preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Kiaracondong. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan dilaksanakan pada 1–7 Juni 2025. Populasi adalah seluruh ibu hamil dengan hipertensi yang melakukan pemeriksaan ANC di Puskesmas Babakan Surabaya dan Babakan Sari. Sampel sebanyak 68 responden diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, kuesioner, rekam medis, tensimeter, dan stetoskop. Analisis bivariat menggunakan uji Rank Spearman karena data tidak berdistribusi normal (p=0,000). Hasil univariat menunjukkan karakteristik ibu dengan preeklampsia didominasi usia 20–35 tahun (14,7%), multigravida (19%), pendidikan SMA (16,2%), dan tidak bekerja (25%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara karakteristik responden, riwayat diabetes melitus, infeksi saluran kemih, kehamilan ganda, dan ukuran LILA dengan kejadian preeklampsia (p>0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara riwayat hipertensi (p=0,000), riwayat preeklampsia (p=0,000), serta frekuensi pemeriksaan ANC (p=0,042). Disimpulkan bahwa faktor risiko preeklampsia meliputi riwayat hipertensi, riwayat preeklampsia, dan pemeriksaan ANC. Oleh karena itu, skrining risiko dan edukasi kehamilan perlu ditingkatkan untuk pencegahan dini.  
The EFEKTIVITAS “SEREAL 4-FIT” TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025: EFEKTIVITAS “SEREAL 4-FIT” TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS GUNTUR KABUPATEN GARUT TAHUN 2025 Fitri Hanriyani; Herry Garna; Siti Sugih; Herri S Sastramihardja; Yanti Herawati
Jurnal Medika Cendikia Vol 12 No 02 (2025): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : Karsa Husada Health Institute Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jmc.v12i02.341

Abstract

Stunting menggambarkan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita gizi kurang dilakukan sebagai upaya meningkatkan status gizi. Pemberian makanan tambahan ini berbentuk biskuit yang diperkaya zat gizi mikro dan makro. Namun, efektivitasnya terkendala bentuk, rasa dan jumlah yang terlalu banyak sehingga kurang disukai oleh balita menyebabkan konsumsi tidak optimal. Berdasarkan inovasi terbaru, “sereal 4-Fit” dirancang sebagai alternatif PMT berbahan susu kambing, madu, telur, dan edamame untuk meningkatkan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas “sereal 4-Fit” untuk meningkatkan berat badan balita stunting dibanding dengan pemebrian PMT standar. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan two group pretest-posttest design dengan jmlah sampel sebanyak 42 balita stunting. Penelitian dilaksanakan di posyandu Puskesmas Guntur Kabupaten Garut pada bulan Juli 2025. Pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisis univariat berat badan sebelum dan sesudah mendapatkan “Sereal 4-Fit” dan PMT standar di puskesmas menggunakan statistik deskriptif. Analisis bivariat dilakukan terhadap dua variabel, yaitu variabel independen dan variabel dependen. Tujuannya penelitian ini untuk menganalisis efektivitas “sereal 4-Fit”. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Independent samples test didapatkan ? value = 0,032 dan 0,008, dengan nilai ? =0,05 (? < ?), maka perbedaan rata-rata berat badan antara kedua kelompok sebelum dan sesudah intervensi adalah signifikan secara statistic. Berarti pemberian minuman “sereal 4-Fit” dan pemberian makanan tambahan (PMT) standar di Posyandu Puskesmas Guntur Kabupaten Garut berpengaruh dalam meningkatkan berat badan balita stunting. Perhitungan uji N-Gain untuk mengetahui efektifitas pada kelompok eksperimen berada pada nilai 0,644 dengan kategori sedang, sedangkan pada kelompok kontrol berada pada nilai 0,22 dengan kategori rendah (0,3 ? N-Gain <0,7). Hal itu berarti bahwa pemberian “Sereal 4-Fit” lebih efektif dalam meningkatkan berat badan balita stunting dibanding dengan PMT standar di posyandu puskesmas Guntur Kabupaten Garut tahun 2025.
Fitamia Powder Drink as a Functional Food to Increase Hemoglobin Levels in Anemic Adolescent Girls Ade Ifah Latifah; Wijayanegara, Hidayat; Lestari, Meti Widya; Nurlatifah, Teni; Herawati, Yanti; Sutisna, Ma'mun
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Volume 10 Number 1 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkkt.v10i1.498

Abstract

Background: The low interest in consuming Fe tablets is one of the factors that causes the standard management of anemia in adolescent girls to still not be optimal. Fitamia is a powdered drink combining carrot and ginger which aims to attract teenagers' interest in consuming functional drinks which have the potential to increase hemoglobin levels. The aim of the research is to analyze the effectiveness of Fitamia powder drinks in improving anemia in adolescent girls. Methods: This research uses a quantitative approach in the form of a randomized experiment with a pretest and posttest with control group design. Sampling used a multistage sampling technique. Data analysis used paired t-test, independent t-test, N-Gain percent, and Mann-Whitney. Results: Fitamia powder drink increased hemoglobin levels on the 31st day (p-value < 0.001) and on the 45th day (p-value < 0.001). The acceptability of Fitamia powder drinks is higher than Fe tablets in terms of color (p-value 0.007), aroma (p-value 0.011), taste (p-value <0.001) and lower gastrointestinal effects compared to Fe tablets (p-value < 0.001). Conclusion: Fitamia powder drink can increase hemoglobin levels in young women. The acceptability of Fitamia powder drink products is higher than Fe tablets and causes lower gastrointestinal effects than Fe tablets. Fitamia powder drink is recommended as an alternative iron supplementation for young women due to its effectiveness in increasing hemoglobin levels, higher acceptability, and fewer gastrointestinal side effects.
EVE 3 BIBOTE Soft Candies: A Functional Food Intervention for Anemia in Adolescent Girls Nilasari, Fiky Trisna; Herawati, Yanti; Sastramidardja, Herri S.
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1334

Abstract

Anemia remained a significant public health issue among adolescent girls due to increased iron requirements and inadequate dietary intake. This study aimed to evaluate the effect of a functional food innovation, a soft candy formulated from beetroot, carrot, and broccoli (Eve 3 Bibote), on improving hemoglobin levels among anemic adolescent girls. The research was conducted at SMKN 1 Gunung Putri, Bogor Regency, in 2025 using an experimental design with pre- and post-intervention measurements. Participants were adolescent girls diagnosed with anemia who consumed the soft candy for a specified intervention period. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention to assess the effect. The findings showed a significant increase in hemoglobin levels after the administration of the soft candy, indicating its potential as a complementary approach for anemia management. This study concluded that the functional combination of beetroot, carrot, and broccoli in soft candy form was effective in supporting hemoglobin improvement among adolescent girls with anemia. The results highlighted the potential application of plant-based functional foods in school-based nutrition programs to reduce anemia prevalence in adolescents.
Co-Authors Ade Ifah Latifah Agustin, Mesya Dwi Aminudin, Sri hennyati Andi Rinaldi Anita Deborah Anwar Arini, Wike Atie Rachmiatie Aulia Ridla Fauzi Aulia, Hasna Aziz, Alamsyah Azzumar, Farchan Cep Masdad Cherawaty, Aneu Deborah Anwar, Anita Dian Purnama Sari Fitri Hanriyani H. R., Teni Nurlatifah Halimatus Saidah Handari, Rahma Dewi Harefa, Umy Darni Hartiningsih, Siti Sugih Helda Helda Herlina, Lusi Hernawati, Yeti Herri S. Sastramihardja Herry Garna Hidayat Wijayanegara HR, Teni Nurlatifah Ibna, Reihana Ramadlani Ida Jamilah Indriati, Maya Ira Kartika Ira kartika Iriani, Oktarina Sri Kartika, Ira Kartika, Ira Katmini, Katmini Khairunnisa, Dini Pajriani Leri Septiani Lestari, Meti Widya Lestari, Mia Dwi Lia Novita Lina Herlina Lina Herlina Melan Meilani nashriva, Ita Neli Sunarni Nilasari, Fiky Trisna Nilawati Nilawati Nurlatifah HR, Teni Nurlatifah, Teni Nz.Gea, Diana Oktavia Pipih, Pipih Napisah Pramukani, Irka Putri Puspitasari R. Nety Rustikayanti Rahayu, Kusila Devia Rahma Amalyah Rahmawati, Nur Syifa Raksanagara, Ardini Sapatiningsih Ramadhani Ramadhani Ratminah, Mien Rosita . Rosita Rosita Rowawi, Roni Rustikayanti, R Nety Ryandini, Gessyla S Sastramihardja, Herri Salamah, Qonita Nur Sarasati, Kadesma Fadhila Clara Sastramidardja, Herri S. Shafira Suryadinda Sitanggang, Novtarina Siti Komsiah, Siti Siti Sugih Sonia Rahmawati, Rosa Sri Hennyati A Sri Wulan Ratna Dewi Stusisna, Ma'nun Suardi, Achmad Sudaryo, Mondastri Korib Sugih H, Siti Sugih, Siti Sumiati, Nenden Sum Suparni ,, Suparni Surtimanah, Tuti Sutisna, Ma'mun Sutisna, Ma’mun Teni Nurlatifah Trisiani, Desi Triwidiyantari, Dyah Whinalda, Dhinda Yanti, Ery Yeni Mahwati