Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Relationship Between the Implementation of Multicultural Education and the Development of Intercultural Awareness in A Socio-Geographic Context Agnes Setianingsih; Julia Kumala Asri Drakel; Mely Tri Octavina; Putri Tipa Anasi; Rohana Sufia
International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education Vol. 2 No. 1 (2024): 1 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijgsme.v2n1.p1-8

Abstract

The need for multicultural education is growing as the world's population and cultures become more diverse. Teaching students about different cultures increases intercultural understanding. Socio-geographical factors influence the implementation of multicultural education and the level of intercultural sensitivity. This study is critical for exploring these relationships and improving intercultural education. Also, the aim of this research is to investigate the correlation between the prevalence of multicultural education and exposure to culture. This research uses correlation analysis methods to examine the relationship between multicultural educational practices and the level of intercultural awareness in a socio-geographical context. The research results show that there is a positive correlation between the implementation of multicultural education and students' intercultural awareness. The test results show a correlation coefficient of 0.63, indicating that the two variables are significantly related. Also, in the context of relationships between variables, multicultural education can increase understanding and appreciation of cultural diversity, while intercultural awareness enables inclusive interactions between individuals from different cultures.
Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS (Studi Literature Hasil Pembelajaran di SD/MI) Sufia, Rohana; Kusuma, Pratama S.B.; Safitri, Irvina
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 3(3), Oktober 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v3i3.5702

Abstract

Perubahan menjadi suatu keharusan dalam proses kegiatan belajar mengajar, siswa dapat berperan secara aktif, serta turut terlibat secara langsung dalam prosesnya. Siswa tidak boleh hanya sebagai objek pembelajaran saja. Siswa dapat bertindak sebagai agen pembelajaran yang aktif, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator dan mediator yang kreatif. Suasana kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dapat menjadikan suatu pembelajaran berhasil dalam mencapai tujuannya, sehingga berdampak pada hasil belajar. Penulisan artikel ini di latar belakangi oleh rendahnya aktifitas siswa dalam mengikuti pelajaran, karena guru selalu menggunakan cara mengajar yang monoton sehingga membuat siswa jenuh yang berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa di SD/MI yang ditandai dengan hasil belajar peserta didik yang masih rendah atau belum mencapai KKM. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran menggunakan model PBL terhadap hasil belajar IPS di SD/MI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis melalui teknik kepustakaan atau library research yang obyek penelitiannya digali melalui berbagai informasi kepustakaan yang terdiri dari buku, jural ilmiah, tugas kahir berupa tesis, skripsi dan lainnya. Data primer yang digunakan sebayak 12, dan didukung oleh data sekunder yakni referensi pendukung dari data primer. Menurut hasil kajian literatur yang diperoleh, dan jika dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak menerapkan model apapun, bahwa pembelajaran dengan menggunakan model PBL memiliki pengaruh yang positif dan adanya signifikan pada hasil belajar IPS siswa
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Terakreditasi Nasional Bagi Guru di SMAN 4 Kota Ternate Rohana Sufia; Jainudin Abdullah; Muhammad Ikhsan
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5706

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru di SMAN 4 Kota Ternate dalam menyusun artikel ilmiah. Mitra dan peserta kegiatan merupakan seluruh guru di SMAN 4 Kota Ternate yang membutuhkan peningkatan kompetensi dalam bidang penyusunan artikel ilmiah untuk menunjang peningkatan karir sebagai guru profesional. Pelatihan dilakukan dengan memberikan materi tentang metodologi penulisan, akses jurnal, dan praktik submit artikel. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan dan pelatihan secara langsung disertai dengan percontohan, kemudian demonstrasi proses submit artikel di jurnal terakreditasi nasional. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru. Namun, masih diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk memastikan seluruh peserta dapat menyelesaikan proses submit artikel. Hasil akhir program pengabdian ini menyimpulkan bahwa pelatihan penulisan artikel ilmiah sangat penting untuk meningkatkan kualitas publikasi guru dan mendukung pengembangan profesionalisme.
Karakteristik Geomorfologi Tanah pada Formasi Geologi Kuarter Gunung Api Holocen di Wilayah Kepulauan Maluku Utara: Characteristics of Soils Geomorphological on Quaternary Geological Formations of Holocene Volcanoes in the North Maluku Islands Region Aji, Krishna; Nasution, Lely Adriani; Sufia, Rohana; Robo, Sarif; Hartati, Tri Mulya
Jurnal Ecosolum Vol. 13 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ecosolum.v13i2.39868

Abstract

Variability of soil types in the Quaternary geological formations on the islands presents different soil morphological characteristics. The process of geomorphogenesis and geology determines the characteristics of soil morphology. This study aims to determine the characteristics of soil morphology, pedogenesis process, soil development based on landforms in Quaternary geological formations in North Maluku Islands region. Six soil profiles were observed, which were determined based on geographical location. Descriptive research methods based on USDA standards were used as the basis for determining soil morphological characteristics. The results showed that the pedogenesis process on Quaternary volcanic landforms were caused by a period of volcanic eruptions characterized by thick soils (>100 cm), fairly steep slopes (15 - 25%), no rock outcrops, and an eluviation-illuviation process on the soil profile. While the pedogenesis process on alluvial landforms tends to produce in-situ rock weathering characterized by slow horizon formation and produces a relatively shallow soil solum (<100 cm). The data obtained provide information on soil resources and the research results can also be used as a formulation in conservation efforts on the islands.
Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat Nasution, Lely; Aji, Krishna; Sufia, Rohana; Tangge, Nurul Ainun
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 24 No. 1 (2024): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.241.04

Abstract

Agrowisata Desa Loto di Kecamatan Ternate Barat terletak pada kemiringingan lereng yang cukup curam sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata, menganalisis potensi agrowisata serta merumuskan rekomendasi strategi pengembangan untuk agrowisata. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Perolehan data pada penelitian ini dilakukan dengan indepth interview dan observasi untuk memeroleh bentuk pengelolaan lingkungan serta potensi agrowisata. Hasil identifikasi dan analisis tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pada perumusan strategi pengembangan agrowisata dengan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata Desa Loto dilakukan dengan pembuatan teras kebun yang terbagi menjadi tiga segmen dengan jenis sayuran yang berbeda. Faktor pendukung pada potensi agrowisata terdapat pada partisipasi masyarakat dan kelompok tani dalam mengolah area agrowisata dan faktor penghambat untuk potensi agrowisata Desa Loto terdapat pada kurangnya promosi destinasi tersebut. Berdasarkan hasil analisis SWOT beberapa rumusan rekomendasi untuk pengembangan agrowisata adalah memberikan promosi lebih luas, menyediakan fasilitas memadai, membuka kemitraan dengan pihak swasta, memberikan pendampingan kepada kelompok tani dan masyarakat, mengedukasi cara pengelolaan dan perawatan agrowisata serta memfasilitasi pengembangan untuk hasil produk agrowisata
The Influence of the Use of Audio-Visual Media on Student Learning Outcomes on Biodiversity Material at State Senior High School 1 Sukodadi Norma, Getrina Putri; Faizin, Nur; Amal, Galih Ikhlasul; Rohana Sufia; Nuriza Dora
International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education Vol. 2 No. 3 (2025): 1 February 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ijgsme.v2n3.p55-64

Abstract

The aim of this study is to determine the influence of using Audio-Visual Media on Students' Learning Outcomes in the subject of Biodiversity at SMA N 1 Sukodadi. This research employs a Quasi-Experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The population of this study consists of four classes of eleventh-grade students in Phase F. The sample includes students from class XI C.2 as the control group, receiving conventional treatment, and students from class XI C.3 as the experimental group, receiving audio-visual media treatment. Data collection was carried out through pretests and posttests on students' learning outcomes, complemented by observations and documentation. Data analysis was conducted using parametric statistics with a T-Test. The results of this study indicate that the use of audio-visual media in the experimental class has a significant effect on improving students' learning outcomes in the subject of biodiversity. The average increase in students' learning outcomes (pretest and posttest) in the experimental class is higher than in the control class, with a comparison of 76.2% and 30.58
Revitalisasi Media Pembelajaran Menggunakan Canva & Wepik Berbasis AI dalam MGMP Geografi SMA Kota Ternate Safitri, Yuni; Sufia, Rohana; Nasution, Lely Adriani; Pasongli, Hernita; Vrita Tri Aryuni; Marthinu, Eva; Amelia, Risky Nuri; Adjam, Syarifuddin
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.613

Abstract

Revitalisasi media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi solusi inovatif bagi guru Geografi SMA Kota Ternate untuk menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Program pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan platform desain Canva dan Wepik berbasis AI untuk menciptakan media ajar yang interaktif dan kreatif. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop dengan metode simulasi, praktik dan monitoring, melibatkan perwakilan guru dari seluruh SMA di kota ternate yang tergabung dalam MGMP Geografi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru baik dari segi skill design, literasi digital maupun kreativitas dari kedua web tersebut, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 81,4% pada post-test, serta kemampuan menghasilkan media pembelajaran seperti poster tematik, infografis, dan presentasi interaktif. Fitur AI seperti Magic Design (Canva) dan Auto-Layout (Wepik) memudahkan guru dalam membuat konten edukasi secara efisien. Dampak program meliputi efisiensi waktu penyusunan media ajar dan keterhubungan platform pendidikan. Keberlanjutan kegiatan direncanakan melalui pembuatan komunitas daring untuk berbagi template dan praktik baik. Lebih lanjut Studi ini juga membuktikan bahwa integrasi AI dalam media pembelajaran dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah urban seperti Ternate.
Revitalisasi Media Pembelajaran Menggunakan Canva & Wepik Berbasis AI dalam MGMP Geografi SMA Kota Ternate Safitri, Yuni; Sufia, Rohana; Nasution, Lely Adriani; Pasongli, Hernita; Vrita Tri Aryuni; Marthinu, Eva; Amelia, Risky Nuri; Adjam, Syarifuddin
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.613

Abstract

Revitalisasi media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi solusi inovatif bagi guru Geografi SMA Kota Ternate untuk menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Program pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan platform desain Canva dan Wepik berbasis AI untuk menciptakan media ajar yang interaktif dan kreatif. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop dengan metode simulasi, praktik dan monitoring, melibatkan perwakilan guru dari seluruh SMA di kota ternate yang tergabung dalam MGMP Geografi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru baik dari segi skill design, literasi digital maupun kreativitas dari kedua web tersebut, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 81,4% pada post-test, serta kemampuan menghasilkan media pembelajaran seperti poster tematik, infografis, dan presentasi interaktif. Fitur AI seperti Magic Design (Canva) dan Auto-Layout (Wepik) memudahkan guru dalam membuat konten edukasi secara efisien. Dampak program meliputi efisiensi waktu penyusunan media ajar dan keterhubungan platform pendidikan. Keberlanjutan kegiatan direncanakan melalui pembuatan komunitas daring untuk berbagi template dan praktik baik. Lebih lanjut Studi ini juga membuktikan bahwa integrasi AI dalam media pembelajaran dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah urban seperti Ternate.
Google AI: Maksimalkan Perangkat Pembelajaran untuk Guru Geografi SMA Kota Ternate: indonesia Safitri, Yuni Andriyani; Aryuni, Vrita Tri; Nasution, Lely Adriani; Sufia, Rohana; Pasongli, Hernita; Hariyadi, Eko
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 07, Issue 02, September 2025
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol7.iss2.art3

Abstract

Along with massive technological developments, the need for work support automatically becomes unavoidable. Artificial intelligence (AI) is here to answer this need, including in the world of education. In schools, teachers are faced with the problem of improving the quality of adaptive and inclusive learning. Of course, this quality improvement must be supported by learning devices and media that are interesting and appropriate to students' needs. However, making conventional learning tools will be very energy and time consuming, not to mention the limited resources available. Referring to this condition, this PKM activity was carried out with the aim of making learning tools more efficient through the use of AI. This is of course in line with the spirit of the vision of an independent curriculum, namely realizing education that is relevant and supported by technology. The target audience for this activity is high school geography teachers throughout Ternate City who are members of the Geography MGMP. This activity is held at SMAN 5 Ternate City. The use of a variety of AI-based Google service products will be introduced in this activity through a tutorial/practice method directly with the teacher. The stages in this PKM activity include preparation, implementation, evaluation, data analysis and reporting. The focus in this service activity is innovation and technology transfer to teachers in developing learning tools according to the demands of 21st century learning.
Identifikasi Problematika Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X IPS SMA Negeri 6 Kepulauan Sula Umamit, Sri Ningsih; Rasyid, Rusman; Sufia, Rohana
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10292

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini, yaitu: Untuk mengetahui problematika belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X SMA Negeri 6 Kepulauan Sula dan untuk mengetahui solusi dari problematika belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X SMA Negeri 6 Kepulauan Sula. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah problematika belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X SMA Negeri 6 Kepulauan Sula dan bagaimana solusi dari problematika belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X SMA Negeri 6 Kepulauan Sula, metode yang di pakai adalah kualitatif. Adapun temuan masalah yang menyebabkan kesulitan belajar dalam mata pelajaran Geografi terdiri atas minat dan motivasi belajar. Berkaitan dengan minat, guru mata pelajaran Geografi mengungkapkan bahwa selama jam pelajaran, masih ada siswa yang tidak mengikuti pelajaran dengan sangat antusias, terlebih lagi saat jam pelajaran Geografi disiang hari, siswa sering mengantuk di kelas sehingga menyebabkan kurangnya konsentrasi saat pembelajaran berlangsung. Penyebab lainnya adalah kurangnya perhatian siswa kelas X IPS SMA Negeri 6 Kepulauan Sula terhadap mata pelajaran Geografi, dikarenakan belajar Geografi membutuhkan konsentrasi yang tinggi seperti memahami materi tentang karakteristik lapisan bumi atau (atmosfer). Siswa sering merasa kesulitan dalam materi tersebut, karena cenderung menekankan siswa untuk tetap fokus dan tidak memikirkan hal lain diluar jam pelaran berlangsung.