Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

POTENSI DAN KUALITAS PINDANG IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI BANGKO-BANGKO, SEKOTONG : ANALISIS PROSES PENGOLAHAN, SANITASI DAN KEAMANAN Lumbessy, Salnida Yuniarti; Idayanti, Fitri; Pawestri, Setyaning; Fajar Perdhana, Firman
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v5i2.6656

Abstract

Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki potensi tinggi dalam industri perikanan khususnya di indonesia karena kandungan nutrisi dan ketersediannya. Di Sekotong, Bangko-Bangko, Ikan tongkol biasa diolah menjadi pindang ikan tongkol untuk memperpanjang masa simpan ikan serta meningkatkan nilai jual ikan. Pada penelitian ini akan dibahas terkait proses produksi, pemilihan bahan baku dan sanitasi pada pengolahan pindang ikan tongkol di wilayah Bangko-Bangko, Sekotong dilakukan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah studi literatur, observasi dan wawancara. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa proses produksi pindang ikan tongkol memiliki tahapan diantaranya adalah pemilihan bahan baku, pembersihan, pengemasan, penggaraman, perebusan, dan penyimpanan. Lokasi produksi masih kurang memenuhi standar karena berada dekat dengan payau. Sanitasi proses pengolahan, pekerja dan alat masih harus diperhatikan seperti penggunaan sabun pembersih untuk alat yang akan dibersihkan. Perlu dilakukannya sosialisasi atau pelatihan teknik penanganan bahan pangan yang benar.Selain itu, perlu dilakukannya inovasi pengemasan untuk dapat meningkatkan masa simpan pindang tongkol seperti penggunaan plastik PE atau kemasan kedap udara. Namun, kendala biaya juga menjadi bahan pertimbangan
PROSES PENGOLAHAN IKAN TERI (Stolephorus sp.) SECARA TRADISIONAL SEBAGAI POTENSI BESAR PANGAN LOKAL DESA SUGIAN, KEC. SAMBELIA, KAB. LOMBOK TIMUR, NUSA TENGGARA BARAT Lumbessy, Salnida Yuniarti; Hijayanti, Yatmi; Pawestri, Setyaning; Fajar Perdhana, Firman
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v5i2.7526

Abstract

Pengolahan ikan teri (Stolephorus sp.) di Desa Sugian, Lombok Timur, yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan. Masyarakat setempat menggunakan dua metode pengasinan, yaitu pengasinan basah dan kering, serta mengeringkan ikan teri secara tradisional dengan sinar matahari. Proses pengeringan ini memiliki risiko cemaran karena kurangnya fasilitas pengering yang higienis. Pemasaran ikan teri masih terbatas pada pasar lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi teknik pengolahan ikan teri yang dilakukan masyarakat, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan nilai ekonomi dan diversifikasi produk ikan teri guna memperluas pasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa ikan teri merupakan salah satu komoditas menjanjikan yang ada di wilayah pesisir desa Sugian apabila mampu dikelola dengan baik dan mendapatkan kesempatan untuk pelatihan pengolahan poduk guna memberikan diversifikasi produk baru untuk pemanfaatan pangan lokal
Enhancing the Global Competitiveness of Lombok Tourism Polytechnic Students through Basic Mandarin Training Pawestri, Setyaning; Apgrianto, Kurniawan; Melani, Boniesta Zulandha; Herayana, Desi; Suryaningsih, Hartati; Naufal Nanda Fiandra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11656

Abstract

Basic Mandarin Training for Tourism for Lombok Tourism Polytechnic students was held on Tuesday, May 6, 2025. This community service program, organized by University of Mataram's Language Academic Support Unit, aimed to introduce Mandarin to students. Participants were students who would be undertaking internships in the hotel industry in Taiwan. The training consisted of two stages: program socialization and the training sessions themselves. The material provided covered Mandarin phonetic basics, Hanzi character writing, and simulation-based conversation practice. Participants learned through role-playing activities in tourism scenarios, such as hotel room bookings and restaurant services. Despite the program's limited duration, participants showed high enthusiasm and actively participated. They were also introduced to using the Pleco application as a tool to support independent learning. Evaluation results indicated that this program was quite effective in providing a basic understanding of Mandarin for Lombok Tourism Polytechnic students, though independent practice in pronunciation is highly needed. Therefore, after the training, participants were advised to integrate applications and AI to support their self-study efforts. With improved Mandarin skills, students are expected to compete in the global tourism industry and provide higher-quality services to Chinese tourists.
Pemberdayaan UMKM Bale Mpaq melalui Sosialisasi Pengelolaan Limbah Perikanan Menuju Zero Waste Pawestri, Setyaning; Zuhriatika Rasyda, Riezka; Fajar Perdhana, Firman; Nofrida, Rini; Devi Ariyana, Mutia; Rahayu, Novia; Marisya Dwi Anggraini, Ines; Murad; Vrisco Harjanto; Putri Sulhana El Fiesha Balqis; Iqlima Khaerunnisa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11664

Abstract

The global challenge of zero waste is paramount for optimizing resource use and curbing environmental pollution, aligning directly with the Sustainable Development Goals (SDGs). This concept holds particular significance within the food processing industry. Bale Mpaq, a small-scale fish processing enterprise, has demonstrated commitment to waste reduction by repurposing fish bones into fish sticks. Despite these efforts, fish waste still accounts for 30–40% of their production, presenting a substantial environmental concern if not properly addressed. In response, a community service program was initiated to bolster the expertise of Bale Mpaq's participants in sustainable fish waste management. The program will deliver comprehensive outreach and practical training, enabling participants to identify waste sources, understand their environmental ramifications, explore avenues for material recovery, and implement appropriate waste management methodologies. This initiative is designed to not only minimize environmental harm but also to elevate the quality and market competitiveness of products from small businesses. Furthermore, it will foster the development of novel, value-added products from fish waste, thereby generating new income streams and increasing productivity for Bale Mpaq.
Sosialisasi Pedoman Gizi Seimbang "Isi Piringku" di Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat Bachmida, Elya Antariksana; Afni, Nur; Widyastuti, Sri; Alamsyah, Ahmad; Handayani, Baiq Rien; Handito, Dody; Ariyana, Mutia Devi; Cicilia, Siska; Amaro, Moegiratul; Rahayu, Tri Isti; Sinaga, Yesica Marcelina Romauli; Pawestri, Setyaning; Perdhana, Firman Fajar
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1628

Abstract

Nutritional issues within the Indonesian society continue to be a major concern for the  government, as they significantly affect public health and the development of human resources in the long term. West Nusa Tenggara is one of the provinces with a malnutrition rate of 5.75% among children in 2022. Pakuan Village is a tourist village in West Lombok Regency, where most of the residents are farmers with abundant natural resources. "Isi Piringku" is a healthy eating guideline that emphasizes balanced nutrition by considering portion sizes and food variety, including staple foods, animal protein, plant-based protein, vegetables, and fruits. The programme  aims to educate the community in Pakuan Village about the importance of consuming balanced and nutritious meals by developing "Isi Piringku" menus as an effort to prevent nutritional problems in the village. The program consisted of preparation, implementation, and evaluation stages, It was conducted on August 15, 2024, from 09:30 to 11:30 WITA, at the Pakuan Village, Narmada Sub-district, West Lombok Regency. The event was attended by 20 participants, the majority of whom were women and members of the local Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Participants were highly enthusiastic and responded positively to this initiative. The results of this activity indicate that participants were highly enthusiasm throughout the session and demonstrated an improved knowledge, as observed throughtheir ability to answer the feedback questions given.. This programme successfully increased the awareness of the people of Pakuan Village regarding the importance of balanced nutrition and how to create an "Isi Piringku" menu. It is hoped that this programme can be carried out sustainably with support from the government and local healthcare professionals to promote a healthy lifestyle within the community.ABSTRAKPermasalahan gizi yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia masih menjadi perhatian pemerintah mengingat dampaknya yang luas terhadap kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu provinsi dengan anak penderita gizi buruk sebesar 5,75% di tahun 2022. Desa Pakuan merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Lombok Barat dimana sebagian besar penduduknya merupakan petani dengan hasil alam yang melimpah. Isi Piringku adalah salah satu pedoman makan sehat yang menekankan pemenuhan gizi seimbang dengan memperhatikan porsi dan variasi makanan, termasuk makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayuran, dan buah-buahan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat di Desa Pakuan tentang pentingnya penerapan pedoman gizi seimbang dengan menyusun menu “Isi piringku” sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya masalah gizi di masyarakat desa. Kegiatan pengabdian terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi, dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2024 pukul 09.30-11.30 WITA di Aula Balai Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta mayoritas perempuan melibatkan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pakuan. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta sangat antusias   selama kegiatan dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang dinilai melalui observasi  dimana peserta mampu menjawab pertanyaan umpan balik yang diberikan. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Pakuan tentang pentingnya gizi seimbang dan bagaimana menyusun menu “isi piringku”. Diharapkan program ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan dari pemerintah dan tenaga kesehatan setempat untuk menciptakan pola hidup sehat di masyarakat.
Edukasi Standar Kemasan, Label, dan PIRT sebagai Upaya Peningkatan Daya Jual Produk Pangan Masyarakat Pawestri, Setyaning; Perdhana, Firman Fajar; Handito, Dody; Pertiwi, Made Gendis Putri; Sinaga, Yesica Marcelina Romauli; Saputra, Oki; Fuadi, Mi’raj; Antesty, Sella; Amaliyah, Wenny; Yasa, I Wayan Sweca; Utama, Qabul Dinanta; Unsunnidhal, Lalu; Rasyda, Riezka Zuhriatika; S., Ince Siti Wardatullatifah
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 4 No 3 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v4i3.1894

Abstract

Pemasaran produk-produk yang dihasilkan masyarakat wirausaha Dusun Rangsot Timur, Kabupaten Lombok Utara belum mampu menembus pasar yang lebih luas karena kemasan dan label yang belum sesuai standar serta belum dimilikinya SPPIRT. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan edukasi standar kemasan, label, dan PIRT kepada masyarakat wirausaha produk pangan di Dusun Rangsot Timur. Program dijalankan menjadi 3 (tiga) tahapan, meliputi studi pendahuluan, kegiatan edukasi, dan evaluasi. Metode pendekatan yang ditempuh adalah metode partisipatif. Instrumen evaluasi yang digunakan adalah angket pre-test dan post-test menggunakan Skala Likert (skor 1-4). Ketercapaian program pengabdian kepada masyarakat ditandai dengan terlaksananya keseluruhan tahapan program dan adanya peningkatan pengetahuan peserta program terhadap materi edukasi. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta program tentang standar kemasan, label, dan PIRT dari kriteria sedang (68,95%) menjadi tinggi (80,08%) melalui kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan. Terlaksananya program ini perlu diikuti kegiatan tindak lanjut oleh peserta bersama dengan pihak terkait untuk memperbaiki kemasan dan mengusahakan kepemilikan SPPIRT
Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pembuatan permen Madu Trigona dan Nira desa Sigar Penjalin Pertiwi, Made Gendis Putri; Sinaga, Yesica Marcelina Romauli; Rasyda, Riezka Zuhriatika; Pawestri, Setyaning; Perdana, Firman Fajar; Utama, Qabul Dinanta; Unsunnidhal, Lalu; Anggraini, Ines Marisya Dwi; Handito, Dody; Fuadi, Mi’raj; Saputra, Oki; Antesty, Sella; Amaliah, Wenny; Wardatullatifah S., Ince Siti; Yasa, I Wayan Sweca
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 4 No 2 (2023): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v4i2.23867

Abstract

Stunting remains an unresolved issue in North Lombok, NTB, Indonesia. One of the government's efforts to reduce stunting rates involves ensuring nutritional fulfillment for mothers and expectant mothers, which can be obtained from local food sources. Nira (palm sap) and Trigona honey are local commodities available in Tanjung, North Lombok. Unfortunately, these commodities have not been optimally utilized for nutritional fulfillment or as income sources. Typically, Nira is only sold as fresh sap, fermented beverage (tuak), or palm sugar, which have relatively low market values. Combining Nira and Trigona honey to create high-value candy products represents an opportunity. This community service project aimed to improve welfare and nutrition in Sigar Penjalin Village by assisting in the production of hard candy from Trigona honey and Nira Aren as a potential local delicacy to combat stunting and enhance local income. The implementation involved 16 community members organized by UMKM Rangsot Kreatif. The training used ingredients like brown sugar, granulated sugar, glucose syrup, Trigona honey, and water. The training stages included preparation, material delivery, hands-on practice, and evaluation through pretests and posttests to measure participants' knowledge, skills, and interests. The pretest results showed a total score of 627 out of 960 (65.31%), indicating a moderate level of understanding. After the training, the posttest showed a significant improvement, with a total score of 829 out of 960 (86.35%), indicating a very high level of understanding. This activity highlights the importance of technological support and the utilization of local resources in developing nutritious and economical snack products, supporting improvements in community nutrition and economy, and providing alternative solutions in local product processing
KAJIAN PUSTAKA : KONTROL DAN REDUKSI ETIL KARBAMAT PADA PRODUK FERMENTASI Pawestri, Setyaning; Syahbanu, Fathma
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3700

Abstract

Ethyl carbamate (EC) can be found in fermented products and alcoholic beverages. Tests on animals show this compound is a multisite carcinogen. The International Agency for Research on Cancer (IARC) classifies ethyl carbamate as a group 2A carcinogen. Due to its toxicity, ethyl carbamate in food products can be hazardous to health. Ethyl carbamate can be formed during fermentation and storage, which involves the reaction between ethanol and carbamyl compounds. The main precursor for the formation of ethyl carbamate is arginine metabolism by Saccharomyces cerevisiae and other lactic acid bacteria. Considering the toxicity of ethyl carbamate, it is crucial to understand the formation pathway, prominent analytical and monitoring techniques, mitigation practices and experimental methods to reduce EC. An effort can be conducted to mitigate EC by modifying bacterial genes for fermentation, which can be an applicable solution for the food industry. Keywords: ethyl carbamate; fermentation; carcinogen; precursor INTISARIEtil karbamat  (EK) dapat ditemukan pada produk hasil fermentasi dan minuman beralkohol. Uji pada hewan menunjukkan senyawa ini bersifat multisite karsinogen. International Agency for Research on Cancer (IARC) menggolongkan etil karbamat sebagai golongan 2A karsinogen. Dikarenakan sifat toksisitasnya, keberadaan etil karbamat pada produk makanan dapat membahayakan kesehatan. Etil karbamat dapat terbentuk saat proses fermentasi dan saat penyimpanan dimana melibatkan reaksi antara etanol dan senyawa yang mengandung karbamil. Prekursor utama pembentukan etil karbamat adalah hasil metabolisme arginin oleh Saccharomyces cerevisiae dan bakteri asam laktat lainnya. Mempertimbangkan toksisitas etil karbamat, maka penting untuk  mengetahui jalur pembentukan,  pengembangan teknik analisis dan monitoring, hingga praktik mitigasi dan metode eksperimental untuk mereduksi EK.  Salah satu cara mitigasi EK adalah modifikasi gen bakteri untuk fermentasi yang dapat menjadi solusi aplikatif bagi bidang industri pangan.Kata kunci: etil karbamat; fermentasi; karsinogen; prekursor
AMINA BIOGENIK SEBAGAI INDIKATOR KEAMANAN PRODUK PANGAN Pawestri, Setyaning; Syahbanu, Fathma; Syahidawati, Ahsanatun
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3832

Abstract

The presence of biogenic amines in food products is a significant indicator of food safety. Consumption of biogenic amines in small quantities is not a problem, but consumption in high levels can endanger the health of consumers. The concentration of biogenic amines in food products is influenced by several factors in the production process, including initial microbial composition, raw material hygiene, fermentation conditions, and duration of fermentation. Biogenic amines can also be formed by the microbiological degradation of high-protein foods during the fermentation process. Two types of biogenic amines that are indicators most often used for safety are histamine and tyramine. Various cases of poisoning with these two substances have been reported, with histamine being associated with fishery product poisoning and tyramine being associated with cheese poisoning. The common methods used to detect biogenic amines are chromatography, such as GC, HPLC, and Thin Layer Chromatography (TLC). The purpose of this literature review is to discuss the phenomenon of the formation of biogenic amines in food products associated with aspects of food product quality, food safety, and methods for detecting the presence of biogenic amine compounds in food products. Keywords: biogenic amines, food safety, fermented food INTISARIKeberadaan amina biogenik pada produk pangan menjadi salah satu indikator keamanan makanan yang signifikan. Konsumsi amina biogenik dalam jumlah kecil tidak menjadi masalah, tetapi konsumsi dalam kadar tinggi dapat membahayakan kesehatan konsumen. Konsentrasi amina biogenik dalam produk pangan dipengaruhi oleh beberapa faktor dalam proses produksinya, diantaranya komposisi mikroba awal, higienitas bahan baku, kondisi fermentasi, dan lama waktu fermentasi. Amina biogenik juga dapat terbentuk oleh degradasi mikrobiologis dari makanan berprotein tinggi selama proses fermentasi. Dua jenis amina biogenik yang menjadi indikator paling sering digunakan untuk keamanan adalah histamin dan tiramin. Berbagai kasus terkait keracunan 2 zat ini telah dilaporkan, histamin dikaitkan dengan kasus keracunan produk perikanan dan tiramin dikaitkan dengan kasus keracunan keju. Metode yang umum digunakan untuk mendeteksi keberadaan amina biogenik ini yaitu kromatografi, seperti GC, HPLC, maupun kromatografi lapis tipis. Tujuan dari kajian literatur ini adalah membahas fenomena terjadinya pembentukan amina biogenik pada produk pangan dihubungkan dengan aspek kualitas produk pangan, keamanan pangan, serta metode deteksi keberadaan senyawa amina biogenik pada produk pangan. Kata kunci: amina biogenik, produk pangan, keamanan pangan
Pelatihan Pengemasan, Stabilitas, dan Pendugaan Umur Simpan Pangan untuk UMKM Bale Mpaq Pawestri, Setyaning; Solekhah, Siti Imroatus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5653

Abstract

Pelatihan pengemasan, stabilitas, dan pendugaan umur simpan pangan bagi UMKM Bale Mpaq diselenggarakan pada Kamis, 10 Agustus 2023. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama PT. Pertamina Patra Niaga IT Ampenan dengan Fakultas Teknologi Pangan, UNRAM. Kemasan memiliki berbagai fungsi seperti melindungi produk, menarik perhatian konsumen, dan membangun persepsi dan impresi mengenai produk. Salah satu unsur kemasan adalah informasi kadaluwarsa yang dapat diperoleh dengan pengujian pendugaan umur simpan. Produk UMKM Bale Mpaq adalah stik ikan, kacang layang, dan sambal ikan layang. Setiap produk memiliki parameter penting yang berbeda yang digunakan sebagai penentu mutu dan keamanan pangan. Tantangan UMKM Bale Mpaq terkait umur simpan adalah pendeknya umur simpan sambal ikan layang. Setelah ditelusuri ternyata permasalahan terletak pada belum adanya proses pasteurisasi sambal sebelum pengemasan. Lewat pelatihan ini diharap ibu-ibu peserta dapat mengimplementasikan informasi yang diperoleh dalam produksi olahan ikannya, termasuk menambahkan pasteurisasi pada produk sambal untuk memperpanjang masa simpan dan meghilangkan bakteri patogen.
Co-Authors Adelia Riezka Rahim Afni, Nur' Agriananta Fahmi Hidayat Ahmad Alamsyah Alamsyah Amaliah, Wenny Amaliyah, Wenny Amaro, Moegiratul Amuddin Anggraini, Ines Marisya Dwi Ansar Ansar Antesty, Sella Apgrianto, Kurniawan Arrum Fitrianingsih Attar Riza Maulana Baiq Ananda Nurhaliza Baiq Rien Handayani, Baiq Rien Boniesta Zulandha Melani Cicilia, Siska Dedy Kurnianto Devi Ariyana, Mutia Diah Ajeng Setiawati Ditayara Seftiyani Dody Handito Dody Handito Dody Handito, Dody Eka Partiwi Eko Basuki Eko Basuki, Eko Elya Antariksana Bachmida Elya Antariksana Bachmida Endang Purnama Dewi Evi Ariani Sutomo Fakhrul Irfan Khalil Fathma Syahbanu Firman Fajar Perdhana Fuad Sauqi Isnain Gagasage Nanaluih De Side Hary Kurniawan Hasbi, Nurmi - Haslina Ahmad Herayana, Desi Hijayanti, Yatmi Husnul Khotimah I Kadek Widi Widiastawan I Wayan Sweca Yasa Idayanti, Fitri Ince Siti Wardatulatifah S Ingka Wira Yuda Iqlima Khaerunnisa Isnaini Puspitasari Joko Sumarsono Kholisah, Mutia Nur Lalu Ami Osalan Lingga Gita Dwikasari Lingga Gita Dwikasari Lingga Gita Dwikasari Lulu’ Ayu Faezatiy Lumbessy, Salnida Yuniarti M. Azhar Mustafid M. Azhar Mustafid Made Gendis Putri Pertiwi Mardiana Mardiana Marisya Dwi Anggraini, Ines Mi'raj Fuadi Miftahul Rizkia M. Miraj Fuadi Mi’raj Fuadi Murad Murad Murad Mutia Devi Ariyana, Mutia Devi Mutia Nur Kholisah Naufal Nanda Fiandra Neva Ayuliani Ni Luh Vidya Wulandhari Novia Rahayu Nur Afni Nur Hamizah Abdul Ghani Nurmahraini Nuzla Af’idatur Robbaniyyah OKI SAPUTRA Oktaviana, Sari Partiwi, Eka Pertiwi, Made Gendis Putri Putri Sulhana El Fiesha Balqis Putri, Sasi Fhatmayani Qabul Dinanta Utama Qotrin Mujahidah Rafidi Nasyuro Rahmat Sabani Rahmat Sabani Rasyda, Riezka Zuhriatika Renita Wijayanti Revata Anwar Reza Kusuma Nurrohman Riezka Zuhriatika Rasyda Riezka Zuhriatika Rasyda Riezka Zuhriyatika Rasyda Rini Nofrida Rini Nofrida Rini Nofrida Rosnah Shamsudin Rosyunita Rucitra Widyasari Rujiatul Azmi S., Ince Siti Wardatullatifah Safira Safira Samsul Anam, Samsul Sandi Lorian Rubay Sandralina, Mika Sari Oktaviana Sari, Ira Musfita Saripah Aminah Satrijo Saloko Satrijo Saloko Sella Antesty Sicilia, Siska Siska Cicilia Siska Cicilia Solekhah, Siti Imroatus Sri Widyastuti Sukmawaty Sukmawaty Sulaemah Sulaemah Surya Ananda Firmansyah Suryaningsih, Hartati Syahidawati, Ahsanatun Syamsiar, Syamsiar Tina Sonia Tri Isti Rahayu Tri Isti Rahayu, Tri Isti Trisnayanti, Sri Unsunnidhal, Lalu Vrisco Harjanto Wahyudi Wahyudi Wan Rosli Bin Wan Ishak Wardatullatifah , Ince Siti Wardatullatifah S., Ince Siti Wenny Amaliah Wiharyani Werdiningsih Winda Yuli Alfina Yasa, I Wayan Sweca Yeni Sulastri Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yogi Saputra Yuhendra AP Yy Wima Riyayanatasha Zainuri Zanariah Mohd Dom Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah Zuhriatika Rasyda, Riezka