p-Index From 2021 - 2026
6.288
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia MEDIA KONSERVASI Torani Journal of Fisheries and Marine Science Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Jurnal Biologi Tropis Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal Of Tropical Fisheries Management) Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam AkMen JURNAL ILMIAH EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Grouper: Jurnal Ilmiah Perikanan Jurnal Abdi Insani These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nekton COJ (Coastal and Ocean Journal) ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Papua Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Jurnal Ilmu Kehutanan Open Community Service Journal Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kehutanan Jurnal Kabar Masyarakat Nian Tana Sikka: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Laut Pulau Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Menawan : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat BAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PENGAMATAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Ilmu MIPA dan Terapannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Standar Pelayanan Minimal (SPM) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kesejahtraan Masyrakat Di Kalimantan Tengah Rahman Rahman; Alexandra Hukom
MENAWAN : Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : MENAWAN: Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/menawan.v2i3.526

Abstract

The aim of this research is to find out whether there is an influence of Minimum Service Standards (in the fields of Education, Health and Infrastructure) on community welfare and economic growth in Central Kalimantan Province and whether welfare influences Community Economic Growth in Central Kalimantan? The data used is data originating from the relevant agencies, namely the Central Kalimantan Central Statistics Agency (BPS), and the SPM Minimum Service Standards Reporting of the Directorate General of Domestic Development. The analysis method used is path analysis. The research results prove that minimum service standards in the fields of education, health and infrastructure do not have a significant effect on increasing the welfare of the HDI community, and have no effect on increasing economic growth in Central Kalimantan.
Sosialisasi Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga terhadap Kesehatan Mental Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Negeri latuhalat Ronald D. Hukubun; Rahman Rahman; Yemima H. Von Bulow; Kereison D. Saija; Regina Latuheru; Krisnawati Maahury
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1535.553 KB) | DOI: 10.58192/sejahtera.v2i1.389

Abstract

Acts of domestic violence can happen to anyone, but only a small portion emerges to the surface, while some are still submerged or unrecognized. This condition is influenced by the community's opinion that domestic violence is an internal family problem and should not be exposed, some people still cover up this condition because they maintain social status for them. Family unity and harmony can be disrupted if quality and self-control cannot be controlled, which can eventually lead to domestic violence resulting in a sense of insecurity, discomfort and injustice in the household. Cases of domestic violence show a trend that continues to increase from year to year. The purpose of implementing the activity is to increase awareness of the importance of the mental health of victims of domestic violence in Latuhalat Country. Besides that, the goal of this socialization is that the public knows the forms of domestic violence, the cycle of domestic violence, the impacts of domestic violence and how to overcome them.
The Relationship between Seagrass Type Density and CO2 Emissions in Negeri Waai Waters, Salahutu District, Central Maluku Regency: Hubungan Kepadatan Jenis Lamun dengan Emisi CO2 di Perairan Negeri Waai Kec. Salahutu Kab. Maluku Tengah Tupan, Charlotha I.; Rahman, Rahman; Siahaya, More
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 2 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i2.50411

Abstract

Masyarakat pesisir menghasilkan limbah domestik anorganik maupun organik. Limbah tersebut sebagian tertahan dan terendapkan pada ekosistem lamun dan terdekomposisi yang menyebabkan pelepasan gas CO2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepadatan lamun dan emisi gas CO2 yang ada di pesisir Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah. Metode penelitian menggunakan sungkup silinder dan analisis emisi gas mengacu pada hasil analisa kromatografi gas (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi CO2 terbesar pada stasiun I ditemukan pada spesies C. rotundata yaitu 55.91 mg/m2/jam dan yang terendah pada spesies E. acoroides yaitu 5.51 mg/m2/jam. Sementara pada stasiun II dan III, emisi terbesar ditemukan pada spesies T. hemprichii dengan nilai masing – masing sebesar 66.68 mg/m2/jam dan 33.57 mg/m2/jam. Sementara itu, hubungan kepadatan lamun jenis E. acoroides terhadap emisi CO2 diformulasikan dengan y = 11,318x – 8,3343 dan tingkat korelasi sangat kuat (r = 0,93). Hal yang serupa terlihat pada lamun jenis C. rotundata dan T. hemprichii dengan persamaan regresi linier masing – masing y = 14,284x + 10,751 (r = 0,9629) dan y = 19.085x (r = 0,96). Hal tersebut menunjukkan semakin padat lamun, maka semakin banyak bahan organik yang dapat didekomposisi untuk pembentukan emisi CO2. Selain itu, emisi yang tinggi juga dapat dipengaruhi oleh epifit mikroalga yang melakukan respirasi sehingga memicu peningkatan emisi CO2 di atmosif.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI NELAYAN TUNA DI DUSUN TAPI DESA WAKASIHU Waas, Harold J D; Wattimena, Marlin C; Krisye, Krisye; Rahman, Rahman; Saleky, Valentine D
Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/balobe.2.1.9-16

Abstract

Tuna fishing is one of the main livelihoods of the people of Wakasihu Village, in West Leihitu District. The impact of climate change and other external factors makes it difficult to determine potential tuna fishing areas in the waters. As a solution, the Department of Marine Science, Pattimura University has disseminated information on the Application of Satellite Remote Sensing and Acoustic Technology to Improve Fishermen's Economy. The results of the implementation of the activities were obtained (1) The desire of the tuna fishing community to use both technologies in tuna fishing operations, (2) Formation of a tuna fishing group to facilitate the processing of the KUSUKA Fisherman Card and obtaining assistance from the Marine and Fisheries Agency of Maluku Province, (3) Desire entered into an MoU with the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Pattimura University to solve fisheries problems in Wakasihu Village.
RESILIENSI STOK KARBON MANGROVE DENGAN PENDEKATAN SISTEM SOSIAL EKOLOGI DI PESISIR KABUPATEN MUNA BARAT Rahman, Rahman; Ratuluhain, Eva Susan; Sirajuddin, Nur Tasmiah; Fendjalang, Sophia N M; Rijoly, Stefanno M A
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol1iss2pp1-11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiliensi stok karbon di pesisir Kabupaten Muna Barat dengan pendekatan sosial ekologi. Resiliensi merupakan kemampaun untuk mengembalikan stok karbon mangrove pada waktu tertentu. Penelitian dilakukan melalui observasi dan wawancara kepada para stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai resiliensi stok karbon dengan pendekatan sosial sebesar 0,75, terdapat enam indikator dengan nilai resieliensi terbaik (R = 1) yaitu tingkat pendidikan masyarakat, tidak adanya potensi konflik, kepatuhan terhadap peraturan, adanya mata pencaharian alternatif, tingkat pemanfaatan mangrove, dan ketergantungan terhadap layanan jasa ekosistem. Nilai resiliensi stok karbon dengan pendekatan ekologi sebesar 0,74. Indikator resiliensi ekologi berupa ketebalan mangrove, rasio produksi semai, dan laju pertumbuhan diameter pada masing stasiun memiliki nilai sebesar R = 0,75. Nilai resiliensi stok karbon dengan pendekatan sistem sosial ekologi sebesar 0,74. Nilai resiliensi tersebut, menunjukkan kemampuan ekosistem mangrove untuk merecovery stok karbon pada tegakan melalui produksi semai dan pertumbuhan diameter. Tekanan antropogenik berupa pembangunan berbagai infrastruktur merupakan tekanan berdampak besar namun tidak berkesinambunagn. Tekanan antropogenik berupa penebangan pohon merupakan tekanan kecil berkesinambungan. Kemampuan reproduksi dan laju pertumbuhan diameter mangrove cenderung mampu beradaptasi dengan penebangan pohon sehingga stok karbon dapat recovery dari waktu ke waktu.
UKURAN PERTAMA KALI TERTANGKAP (LC50%) DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DI LAUT BANDA Soukotta, Imanuel V T; Moniharapon, Louis D; Rahman, Rahman; Hukubun, Ronald D
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol1iss2pp12-18

Abstract

Laut Banda sebagai daerah penangkapan potensial ikan pelagis kecil dan besar berada pada Wilayah Pengelolaan Perikanan RI 714 memiliki potensi perikanan sebesar 788.939 ton/tahun. Penentuan ukuran layak tangkap adalah salah satu solusi menghindari tertangkapnya ikan-ikan ukuran kecil. Harapannya, ikan yang tertangkap sudah pernah (minimum sekali) melakukan pemijahan. Penangkapan terhadap ikan berukuran kecil berdampak pada ketersediaan stok ikan yang siap memijah. Jumlah ikan induk yang siap memijah tidak cukup untuk membuat keseimbangan stok di suatu perairan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2016 sampai Maret 2017 di TPI Seri untuk mengetahui aspek biologi ukuran pertama kali tertangkap dan hubungan panjang berat.sampel diambil secara acak saat nelayan turunkan ikan dari kapal. Hasil Penelitian menunjukan Panjang maksimum ikan Cakalang (Lmax) saat penelitian yaitu 74,5 dan panjang minimumnya 12,5 cm. Hasil perhitungan diperoleh nilai Lc50% sebesar 69,0 cm dan nilai L∞ sebesar 78,4 cm, sehingga ½ L∞ sebesar 39,25 cm. Nilai koefisien b yang diperoleh dari persamaan hubungan panjang berat cakalang adalah 3,001 di wilayah perairan Laut Banda, dengan koefisien determinasi adalah 0,94. Setelah diuji dengan nilai t hitung maka nilai koefisien b=3 atau thitung < ttabel. Ini berarti bahwa pola pertumbuhan cakalang di Laut Banda berpola isometrik. Hal tersebut menunjukan ukuran ikan 69 cm yang tertangkap sebagian besar sudah layak untuk ditangkap
Kepadatan dan kelimpahan spesies Pteria hirundo (kelas bivalvia) di Pulau Maginti, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara Supusepa, Junita; Rahman, Rahman; Hulopi, Mahriyana; Lokollo, Frijona Fabiola
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol2iss1pp29-34

Abstract

Perairan pulau Maginti kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara memiliki tingkat keanekragaman hayati yang cukup tinggi. Salah satu oraganisme yang memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi adalahdari filum moluska kelas bivalvia spesies Pteria hirundo. Spesies ini sering dimanfaatkan masyarakat pesisir pulau Maginti sebagai bahan konsumsi penganti ikan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui kepadatan dan kelimpahan spesies Pteria hirundo pada perairan pulau Maginti kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara dan diharapkan dari penelitian ini memberikan informasi bioekologi bivalvia dan dimanfaatkan bagi pihak-pihak terkait dalam upaya pengelolaan dan kelestarian sumberdaya hayati wilayah pesisir terutama kelas bivalvia di masa yang akan datang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 dan bertempat di pulau Maginti. Pengambilan sampel menggunakan metode line transek. Jarak antara transek 25 m dan jarak antar kuadran 10 m pada 2 arah yang berbeda (arah selatan dan arah utara). Spesies Pteria hirundo pada arah selatan ditemukan sebanyak 515 individu, kepadatan jenis sebesar 25.75 ind/m2 dan kelimpahan jenis sebesar 7346478 individu, sedangkan pada arah utara ditemukan sebanyak 320 individu, kepadatan jenis sebesar 16 ind/m2 dan kelimpahan jenis sebesar 410704 individu
Jenis Makroalga di Perairan Pulau Maginti, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara Lokollo, Frijona Fabiola; Rahman, Rahman; Krisye, Krisye
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol2iss1pp44-50

Abstract

Potensi sebaran jenis makroalga di Indonesia khsusnya di wilayah perairan Sulawesi Tenggara telah banyak dipublikasikan melalui hasil penelitian namun belum menjangkau wilayah Kepualaun Selat Tiworo. Pulau Maginti sebagai pulau kecil di Selat Tiworo Kabupaten Muna Barat memiliki tipe pantai yang landai dengan variasi substrat pasir berbatu, batu berpasir, berbatu, berpasir, karang berpasir, batu kerikil, namun didominasi oleh substrat berbatu. Hal tersebut menjadi potensi sebagai habitat makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis – jenis makroalga yang ditemukan di wilayah perairan Pulau Maginti. Metode yang digunakan adalah transek kuadrat (50 x 50 cm) yang diletakkan pada kedua sisi Pulau (Utara dan Selatan) dengan masing – masing sebanyak 5 transek atau 25 kuadran. Identifikasi jenis dilakukan menggunakan buku identifikasi Trono (1997) dan www.algabase.org. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis makroalga yang ditemukan meliputi B. Forbesii, C. Sertularioides, H.macroloba, H. opuntia, Ulva reticulata, P. australis, T. ornata , dan Acanthopora muscoides. Jenis tersebut dapat saja bertambah jika cakupan area penelitian diperbesar dengan menambah jumlah transek kuadran. Sebaran jenis makroalga di pesisir pantai Pulau Maginti menunjukkan adanya sebaran jenis berdasarkan variasi substrat pada lokasi penelitian. Jenis makroalga yang ditemukan merupakan sumber informasi awal tentang keanekaragaman jenis yang dapat dilakukan selanjutnya dalam kaitan kajian bioekologi lainnya
Potensi pemanasan global emisi gas nitrous oksida (N2O) pada kawasan mangrove Desa Poka, Kota Ambon Lilitnuhu, Meisye K; Kesaulya, Irma; Rahman, Rahman
Jurnal Laut Pulau: Hasil Penelitian Kelautan Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Laut Pulau
Publisher : Prodi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jlpvol3iss1pp10-18

Abstract

Nitrous oksida (N2O) merupakan salah satu gas rumah kaca (GRK) yang berpotensi menimbulkan pemanasan global (GWP) sebesar 298 kali dibandingkan CO2. Ekosistem mangrove mempunyai fungsi ganda yaitu dapat menyerap dan menghasilkan GRK. Salah satu wilayah yang merupakan habitat mangrove adalah pesisir pantai Poka yang terletak di Teluk Ambon Dalam. Informasi mengenai emisi dan potensi pemanasan global dari gas N2O pada sedimen mangrove yang ada di pesisir pantai Poka sampai saat ini belum ada. Penelitian bertujuan untuk mengetahui nilai emisi gas N2O dan potensi pemanasan global pada sedimen mangrove di pantai Poka, Teluk Ambon. Pengambilan sampel gas dilakukan dengan menggunakan spoit melalui syringe pada sungkup yang diletakkan di bawah kanopi mangrove. Analisis konsentrasi gas N2O menggunakan metode kromatografi gas dan rata-rata perbedaan konsentrasinya diuji dengan ANOVA single factor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi gas N2O terbesar pada sedimen mangrove di pantai Poka terdapat pada tipe pasir berlumpur, dan terendah terdapat pada pasir. Total GWP pada sedimen mangrove pantai Poka yaitu 13.6 mg/m2/jam yang dikontribusikan oleh tipe substrat lumpur lumpur berpasir sebesar 5.21 CO2e mg/m2/jam, pasir berlumpur sebesar 6.31 mg/m2/jam, dan pasir sebesar 2.08 CO2e mg/m2/jam.
Konsentrasi dan Emisi Gas Karbondioksida (CO2) pada Sedimen Ekosistem Mangrove Desa Nania, Kota Ambon Dhandi; Tuahatu, Juliana W.; Krisye; Rahman
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 8 No 1 (2024): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/coj.v8i1.55723

Abstract

Mangrove ecosystem is a type of coastal ecosystem that has many benefits from both ecological, social and economic aspects. The role of mangroves in absorbing carbon reaches 965 tons C/ha. The ability to store carbon is four times more than other ecosystems. Besides absorbing and storing carbon, mangroves also release carbon through litter production. The production of mangrove litter will then experience decomposition resulting in a flux of greenhouse gases. One of the greenhouse gases that triggers climate change is carbon dioxide (CO2). The aim of this research was to determine the concentration and emission values of carbon dioxide (CO2) in the sediments of the mangrove ecosystem of Nania Village, Ambon City. Gas sampling using a syringe through a syringe mounted on a hood. Analysis of gas concentrations used the gas chromatography method. Sediment sampling is carried out using a small shovel on the surface of the substrate under the mangrove canopy. Sediment samples will be analyzed using a sieving process. The results showed that the average concentration of CO2 gas with the highest value in the sandy mud substrate with a value of 701.61 ppm and the lowest in the sand substrate with a value of 561.48 ppm. The largest CO2 gas emission in the mangrove ecosystem sediments of Nania Village was found in the sand sediment type of 75.0535 mg/m2/hour with an emission value, and the lowest was found in mud sediments, namely 30.1899 mg/m2/hour.
Co-Authors A.B Mamesah, Juliaeta Achmad, Nur Ilmi Afrizal, Mohammad Alexandra Hukom Alfin Rabil Awalam Amalo, Luisa Febrina Anou, Kezia N. Antaraeni, Mira Arif Rahman Atmisari Diman Awang Rosyadi Bena, L.M. Agushara Bernard Hehakaya, Trealy Ceanturi, Ardan Charlotha I. Tupan Christin Tuhehay Dewi Yanuarita, Dewi Dhandi Diana Rezi Lumbantoruan Dicky Perwira Ompusunggu Diding Sudira Efendi Eelco Waardenburg Ego Srivajawati Sinaga Endang Taufiqurahman Eva Kaimudin Fahrul Rozy Fakaubun Fernanda, Enjelika Fitrina Nazar Flinn C Radjabaycolle Fredinan Yulianda Frijona Fabiola Lokollo Gloria, Debora Grace Pattiselanno Gresia Maiseka Hairun Nisa Hamdan Has Handayani, Luluk D Handayani, Setyo Harold J.D. Waas Hefni Effendi Hulopi, Mahriyana Iman Rusmana Imanuel Villian Trayanta Soukotta Indra Cahyadinata, Indra Ira Veronika Girsang Jayawarsa, A.A. Ketut Jesica, Agnes Jully Triansyah Junita Perangin-angin Junita Supusepa Jusuf Leiwakabessy Kelvin Sopahaluwakan Kereison D. Saija Kesaulya, Irma Krisnawati Maahury Kristi Damayanti.G Krisye Pasanea Lilitnuhu, Meisye K Lily Nova Amalia Limmon, Gino V. Luky Adrianto Luluk Dwi Wulan Handayani, Luluk Dwi Wulan Lumbanraja, Aprilia Junika M. Hidayat Ginanjar Mariati M Mariffah, Mariffah Marlin C Wattimena Martha L. Wattimena Maryono Maryono Mintje Wawo Moniharapon, Domey Lowits Moniharapon, Louis D Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Muis Muis, Muis Mukti Ali Mukti Ali Muliani Muliani Munawar Munawar Nagita, Nagita Napitupulu, Daniel Nardiati Nurdin, Nardiati Ngaderman, Hubertus Noor Hamidah, Noor Nopiana, Medi Nur T. Sirajuddin Nur Tasmiah Sirajuddin Ombi, Naflah Dafi Al-Fiyah Palinussa, Elizabeth Miklen Pattinasarany, Maureen M Peter Vodegel Pratama, Oklan Putra, Marfian Dwidima Rahmah, Umi Rahmat, Rudi Ratnasari, Elda Ratuluhain, Eva Susan Regina Latuheru Rijoly, Frederik Rijoly, Stefanno M A Ronald Darlly Hukubun Ryan Dwi Puspita Saleky, Valentine D Sanubari, Murni Sara Haumahu Sarifudin sarifudin, Sarifudin Siahaya, More Sigid Hariyadi Sirajuddin, Nur Tasmiah Sitohang, Malemahaetma Sophia N. M. Fendjalang Sri Suartini Supardi, Hadi Tabuni, Wani Taufik Thahir Tetelepta, Johannes M.S. Tuahatu, Juliana W. Udimera, Rocky Viana, Wanda Waas, Harold J.D Wardani, Duhita Savira Wasiman Wasiman Widya Febryari Anita Willem Ayal, Frederik Wouter Lengkeek Yemima H. Von Bulow Yona A. Lewerissa Yuliana Natan Yuliana Yuliana Yusli Wardiatno Zaqiyah Lailatul Farihah Zuhri, Muhammad Isnan