Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano Tangel, Pricillia T.; Manampiring, Aaltje E.; Kapantow, Nova H.
e-CliniC Vol. 12 No. 2 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i2.52755

Abstract

Abstract: Hospital management information system (HMIS) is an integrated information system prepared to handle the entire process of hospital management and services. This study aimed to analyze the implementation of hospital management information systems at RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano. This was a qualitative case study with in-depth interviews and observation methods. Samples were four informants. Data analysis is a content analysis through the data reduction stage, data presentation in a matrix, and the validity of the research results using source and method triangulation to draw conclusions. The results showed that based on infrastructure indicators, there was a lack of available computers in each section, the internet network quality was inadequate, due to a lack of budget allocation for HMIS. Based on human resource indicators, there was a lack of qualified and competent IT personnel as well as indiscipline on duty, absence of a strict reward and punishment system, that actually disrupted the flow of services in the hospital.  Based on indicators of the operational procedure system, it is in accordance with the existing standards of the hospital to carry out the duties and functions according to their respective duties. In conclusion, the application of HMIS at RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano related to the quality of infrastructure and human resource indicators is still lacking, on the other hand the standard operating procedure indicators are good which are regulated directly by the hospital leadership. Keywords: hospital management information system; infrastructure; human resources; standard operating procedures    Abstrak: Sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) merupakan sistem informasi terintegrasi yang disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen dan pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano. Metode penelitian ialah studi kualitatif kasus melalui wawancara mendalam dan observasi dengan empat informan. Analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data dalam matriks, validitas hasil penelitian menggunakan triangulasi sumber dan metode hingga penarikan simpulan. Hasil penelitian mendapatkan pada indikator infrastruktur ialah kurangnya keter-sediaan komputer di setiap bagian dan kualitas jaringan internet yang belum memadai, disebabkan karena kurangnya anggaran alokasi untuk SIMRS. Pada indikator sumber daya manusia (SDM) didapatkan kurangnya tenaga IT yang sesuai kualifikasi dan kompetensi serta adanya ketidakdisiplinan waktu saat bertugas, dan tidak adanya sistem reward dan punishment yang tegas; hal ini justru mengganggu alur pelayanan di rumah sakit. Indikator sistem operasional prosedur sudah sesuai standar rumah sakit untuk menjalankan tugas tupoksi sesuai tugas masing-masing. Simpulan penelitian ini ialah penerapan SIMRS di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano dari indikator infrastruktur dan SDM kualitasnya masih kurang, di sisi lain indikator standar operasional prosedur sudah baik yang diatur langsung oleh pimpinan rumah sakit. Kata kunci: sistem informasi manajemen rumah sakit; infrastruktur; sumber daya manusia; standar operasional prosedur
Hubungan antara sanitasi dengan kejadian stunting pada balita di Kabupaten Bolaang Mangondow Timur Lumente, Kalista; Bolang, Alexander; Kapantow, Nova
Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Toddlers are an age group that is susceptible to malnutrition which, in the long term, can lead to stunting if not adequately addressed. Stunting is a condition in which a child is significantly shorter than the normative height for their age, specifically measured as a length or height index that falls below -2 standard deviation (SD). Infectious diseases due to improper sanitation are one of the factors that lead to stunting. According to the SSGI (Indonesian Nutrition Status Study) 2021 report, East Bolaang Mongondow Regency is the district with the highest prevalence of stunting in North Sulawesi. Aim : To determine the association of sanitation to stunting incidence in toddlers in East Bolaang Mongondow Regency. Methods: This is an analytical survey research using secondary data, analysed using a Fisher's exact test statistical test. Results: The analysis showed the association between sanitation and stunting incidence of 71 toddlers aged over 24-59 months in East Bolaang Mongondow Regency were p=0.130. Conclusion: There was no meaningful relation between sanitation and stunting incidence in toddlers in East Bolaang Mongondow Regency. Keywords: sanitation, stunting, toddlers
Pengaruh Terapi Pijat Akupresur Terhadap Kualitas Tidur Anak Usia 1-3 Tahun Yang Mengalami Common Cold Di Wilayah Puskesmas Tahuna Timur Kabupaten Kepulauan Sangihe Kansil, Trily Ida Lurista; Kapantow, Nova H.; Rompas, Sefti S.J.
Mapalus Nursing Science Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Mapalus Nursing Science Journal (MNSJ)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/mnsj.v2i2.57165

Abstract

Abstrak Latar belakang Kualitas tidur anak usia 1-3 tahun sering menjadi perhatian, terutama saat anak mengalami common cold, yang dapat mengganggu tidur. Akupresur, dengan penekanan pada titik-titik tertentu di tubuh, diyakini dapat meredakan gejala common cold dan meningkatkan kualitas tidur. Tujuan Mengetahui pengaruh terapi pijat akupresur terhadap kualitas tidur anak usia 1-3 tahun yang mengalami common cold di Puskesmas Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest. Sampel terdiri dari 34 anak yang dipilih secara accidental sampling. Intervensi berupa terapi pijat akupresur diberikan 1 kali sehari selama 3 hari. Instrumen yang digunakan adalah Brief Infant Sleep Questionnaire (BISQ). Data dianalisis dengan uji Paired T-Test dan uji Independen T-Test Hasil Terdapat peningkatan signifikan pada kualitas tidur baik di kelompok kontrol maupun kelompok eksperimen pada uji Paired T-Test. sedangkan Uji  Independen T -Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan nilai p=0,048 (p<0,05), yang berarti kelompok eksperimen memiliki kualitas tidur yang lebih baik secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan Terapi pijat akupresur efektif dalam meningkatkan kualitas tidur anak usia 1-3 tahun yang mengalami common cold. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penerapan terapi slot deposit 5000 akupresur sebagai intervensi non-farmakologis dalam manajemen gangguan tidur pada anak dengan common cold. Kata kunci terapi pijat akupresur, kualitas tidur, anak usia 1-3 tahun, common cold, Puskesmas Tahuna Timur
Mechanistic insights into the anticancer, anti-inflammatory, and antioxidant effects of yellowfin tuna collagen peptides using network pharmacology Kairupan, Tara S.; Kapantow, Nova H.; Tallei, Trina E.; Niode, Nurdjannah J.; Sanggelorang, Yulianty; Rotty, Linda WA.; Wungouw, Herlina IS.; Kawengian, Shirley ES.; Fatimawali, Fatimawali; Maulydia, Nur B.
Narra J Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v5i1.1885

Abstract

Marine-derived collagen peptides have been acknowledged for their therapeutic potential, especially in cancer therapy and inflammation management. The aim of this study was to investigate the molecular mechanisms that contribute to the anticancer, anti-inflammatory and antioxidant properties of yellowfin tuna collagen peptides (YFTCP) utilizing a network pharmacology approach. The YFTCP was extracted from the bones of yellowfin tuna (Thunnus albacares) and subsequently hydrolyzed with trypsin. Seventeen peptides were discovered using liquid chromatography in conjunction with high-resolution mass spectrometry (LC-HRMS). A network pharmacology method was utilized to investigate the interactions between the discovered peptides and their biological targets. Additionally, gene ontology (GO) and Kyoto Encyclopedia of Genes and Genomes (KEGG) enrichment analyses were performed to identify pertinent biological pathways involved in the anticancer, antioxidant, and anti-inflammatory effects of these peptides. GO analysis revealed key associations between YFTCP and critical cancer- and inflammation-related genes encoding proteins such as CCND1, SRC, AKT1, IL-1β, TNF, and PPARG, which exhibited significant interactions. These proteins are essential for the regulation of the cell cycle, the development of tumors, and the response to inflammatory stimuli. The KEGG analysis also revealed that YFTCP was involved in a number of critical pathways, such as endocrine resistance, cancer pathways, Kaposi sarcoma-associated herpesvirus infection, proteoglycans in cancer, and human cytomegalovirus infection. These findings highlight the potential use of YFTCP as a multifaceted therapeutic agent, indicating their role in regulating important biological pathways associated with cancer development and inflammation. This study provides new valuable insights into the pharmacological properties of YFTCP, paving the way for future studies and drug development focused on these bioactive peptides.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA PELAJAR DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 AIRMADIDI MINAHASA UTARA Pusida, Jesika Natalia; Punuh, Maureen I.; Kapantow, Nova H.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41554

Abstract

Status gizi merupakan suatu kondisi keadaan tubuh seseorang sebagai hasil dari asupan makanan yang dimakan dengan keseimbangan kebutuhan tubuh dan pengeluaran akibat aktivitas tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi pada pelajar di SMK Nege.ri 1 Airmadidi Minahasa Utara. Pe.ne.litian ini adalah pe.ne.litian kuantitatif de.ngan de.sain pe.ne.litian obse.rvasional analitik de.ngan pe.nde.katan cross-se.ctional. Populasi dalam pe.ne.litian ini adalah pe.lajar ke.las 10 dan 11 SMK Ne.ge.ri 1 Airmadidi Minahasa Utara be.rjumlah 844 orang se.dangkan sampe.l dalam pe.ne.litian adalah bagian dari populasi yaitu pe.lajar yang me.me.nuhi krite.ria inklusi dan e.ksklusi yang be.rjumlah 64 orang yang diambil de.ngan me.nggunakan me.tode. syste.matic random sampling. Analisis data me.nggunakan analisis univariat, bivariat de.ngan me.nggunakan uji Fishe.r’s e.xact. Instrume.n dalam pe.ne.litian ini adalah kue.sione.r Inte.rnational Physical Activity Que.stionne.r (IPAQ) se.rta alat ukur tinggi badan dan be.rat badan. Pe.ne.litian ini me.nunjukkan bahwa se.bagian be.sar re.sponde.n me.miliki aktivitas fisik aktif 53% dan status gizi tidak ge.muk 51%. Be.rdasarkan hasil uji statistik me.ndapatkan nilai p = 0,224 (p > 0,05), pe.ne.litian ini me.nyimpulkan bahwa tidak te.rdapat hubungan antara aktivitas fisik de.ngan status gizi pe.lajar di SMK Ne.ge.ri 1 Airmadidi Minahasa Utara.
HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS MOLIBAGU KECAMATAN BOLAANG UKI abram, rani angraini; Sanggelorang, Yulianty; Kapantow, Nova H.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44608

Abstract

Stunting adalah suatu masalah gizi serius yang dihadapi balita serta belum ditangani secara memadai. Angka stunting di Indonesia masih lebih tinggi dari rata-rata nasional dan di Sulawesi Utara khususnya pada Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tercatat sebagai daerah dengan angka stunting tertinggi. Penelitian berikut tujuannya guna mengetahui “hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan stunting di Puskesmas Molibagu Kecamatan Bolaang Uki.” Penelitian berikut adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain observasional analitik  melalui cross-sectional study. Sebanyak 74 responden dipilih secara acak dari 201 balita yang menjadi sampel penelitian. Dalam penelitian ini, alat pengukur antropometri serta kuesioner digunakan sebagai instrumen. (73%) balita tidak memperoleh ASI eksklusif serta balita yang menderita stunting (23%). Penelitian ini menggunakan uji chi-square didapatkan hasil p = 0.004 (p < 0.05). Temuan dari penelitian berikut mengindikasikan adanya korelasi antara riwayat pemberian ASI eksklusif terhadap stunting di Puskesmas Molibagu Kecamatan Bolaang Uki.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor Sebagai Terapi Komplementer Terhadap Kadar Kolesterol Pada Pasien Hipertensi Di Kota Tomohon Pratiwi, Ageng Ingrit; Kepel, Billy J.; Kapantow, Nova H.
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i6.6722

Abstract

Penelitian ini menyelidiki efek ekstrak daun kelor sebagai terapi komplementer terhadap kadar kolesterol pada pasien hipertensi di Kota Tomohon. Sebanyak 40 responden berpartisipasi dalam penelitian ini, yang menggunakan desain eksperimental kuantitatif dengan pengukuran pra-tes dan pasca-tes. Kelompok kontrol menerima Simvastatin 20 mg setiap hari, sedangkan kelompok perlakuan menerima Simvastatin 20 mg setiap hari bersama dengan 500 mg ekstrak daun kelor. Intervensi berlangsung selama 30 hari, dan kadar kolesterol diukur menggunakan tes cepat sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar kolesterol total yang signifikan pada kelompok perlakuan, dengan penurunan rata-rata 30,4 mg/dl (p = 0,000), dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang menunjukkan penurunan 12,7 mg/dl (p = 0,004). Temuan menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor efektif sebagai terapi komplementer dalam menurunkan kadar kolesterol pada pasien hipertensi.
Determinants of Compliance Among Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis at RSUD ODSK, North Sulawesi Rondonuwu, Irene R.; Kapantow, Nova H.; Tatura, Suryadi N. N.
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 5 No 2 (2025): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v5i2.1922

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a major chronic health issue that requires long-term therapy, one of which is hemodialysis. The success of hemodialysis therapy is highly influenced by patient adherence. However, the adherence rate to scheduled hemodialysis at ODSK Provincial General Hospital, North Sulawesi, is only 71.67%, which is still below the National Quality Indicator standard of 100%. This study aimed to analyze the factors influencing adherence among CKD patients undergoing hemodialysis at ODSK Provincial General Hospital in North Sulawesi. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed. The sample consisted of 78 CKD patients who routinely underwent hemodialysis, selected using total sampling. Data were collected through a structured questionnaire. Chi-square tests and logistic regression analyses were conducted to assess the relationships between variables. The results revealed significant associations between adherence and several factors, including education level (p=0.009), duration of hemodialysis (p=0.004), knowledge (p=0.013), nurse support (p=0.006), and family support (p=0.006). The most influential factors were family support and patient knowledge, with family support emerging as the strongest predictor of adherence among CKD patients undergoing hemodialysis. Efforts to improve adherence should focus on patient education, strengthening the role of nurses and hospital services, and actively involving family members in the patient care process.
PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU TERKAIT PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK Kapantow, Nova; Sanggelorang, Yulianty; Rumayar, Adisti Aldegonda
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v8i1.644

Abstract

Asupan makanan yang tidak adekuat merupakan salah satu penyebab malnutrisi pada anak. Sehingga menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan makanan yang tepat dan sesuai untuk tumbuh kembang yang optimal. Pemberian makanan yang sesuai untuk bayi dan anak (PMBA) sejak lahir hingga usia dua tahun merupakan langkah awal yang krusial dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Untuk mendukung upaya tersebut, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dirancang dengan tujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu terkait praktik PMBA yang tepat dan sesuai. Melalui metode penyuluhan langsung dan tutorial serta diskusi evaluatif, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kemampuan kader Posyandu dalam PMBA yang optimal. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk keberhasilan upaya kesehatan, termasuk dalam implementasi praktik PMBA yang tepat. Dengan demikian, kegiatan semacam ini dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya preventif berbagai masalah gizi Inadequate food intake is one of the leading causes of malnutrition in children. Hence, it is crucial to ensure that children receive appropriate and sufficient nutrition for optimal growth and development. The provision of proper infant and young child feeding (IYCF) from birth to two years of age is a critical initial step in achieving this goal. To support these efforts, this Community Partnership Program (CPP) was designed with the aim of enhancing the capacity of Posyandu cadres in practicing appropriate and adequate IYCF. Through direct counseling methods, tutorials, and evaluative discussions, this CPP activity successfully improved the ability of Posyandu cadres in optimal IYCF practices. Support from various stakeholders is essential for the success of health initiatives, including the implementation of appropriate IYCF practices. Therefore, activities like this can be seen as a strategic step in preventing various nutritional problems.
Determinan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus: Studi Cross-Sectional di Klinik Rawat Jalan Manado, Indonesia Kapojos, Francess W. S.; Kapantow, Nova H.; Djarkasi, Gregoria S. S.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.2124

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu dari empat penyakit tidak menular utama yang berkontribusi terhadap 74% kematian global. Kepatuhan terhadap rekomendasi diet merupakan komponen kunci dalam manajemen diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan diet di antara pasien dengan diabetes melitus di klinik rawat jalan RSUP Prof. R. D. Kandou, Manado, Indonesia. Sebuah studi potong lintang kuantitatif dilakukan dengan 102 responden yang dipilih menggunakan pengambilan sampel non-probabilitas dan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel, dan regresi logistik guna mengidentifikasi variabel prediktor yang paling berpengaruh secara simultan. Hasil penelitian menemukan bahwa durasi penyakit (p<0,001), dukungan keluarga (p<0,001), dan motivasi pasien (p<0,001) secara signifikan terkait dengan kepatuhan diet. Analisis multivariat menunjukkan bahwa motivasi sebagai faktor yang paling dominan, dengan rasio peluang (Exp[B]) sebesar 49,304. Motivasi, dukungan keluarga, dan durasi penyakit merupakan penentu utama kepatuhan diet pada pasien diabetes. Temuan ini menunjukkan pentingnya intervensi berbasis motivasi dan keluarga dalam perawatan diabetes rawat jalan.
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring abram, rani angraini Adisti A. Rumayar Adrian Umboh Agian, Grasila Alexander S. L. Bolang Alimuddin, Nuraini M N Amisi, Marsella D. Anastasia G.A. Kapahang Aring, Enjelia S. Axel Umboh Billy J. Kepel Bolang, Alexander Celeste, Jessica M. Dina Rombot Doda, Diana V.D. Eirene Maradesa, Eirene Elma P. Tonapa Enji Virginia Tampi Ester C. Musa Estrelita, Tudus Gabriella Fatimawali . Grace Korompis Gregoria S. S. Djarkasi Gunawan, Deni Halik, Nabila Hartina, Putri Rahayu Haryanti, Clarista M. Hendra A. Herlambang, Hendra A. Irot, Rodela A. Jacobus, Cecilia R Jeanette I. Ch. Manoppo Josri Mandiangan Kairupan, Calista A. Kairupan, Tara S. Kansil, Trily Ida Lurista Kapojos, Francess W. S. Kaunang, Timothy Abiel Salomo Kawatu, Paul A.T Kawengian, Shirley E.S Kawengian, Shirley ES. Kojongian, Cindy F. Korompis, Grace Esther Caroline Lamia, Filia Lucia C. Mande, Lucia C. Lumente, Kalista Mahardhika, Fajri Makalew, Megawati S. Malonda, Nancy S. H Malonda, Nancy S.H Margareth Sapulete Marlyn G. Kapantow Marsella D. Amisi Marsilia Laila Martha M. Kaseke Maulydia, Nur B. Maureen I. Punuh, Maureen I. Maya S. Putri, Maya S. Meiny O. Manumpil Mokodompit, Erza P. Momongan, Nita Momongan, Nita R, Mulalinda, Chendany W. Murty Ekawaty M, Murty Ekawaty Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nasaru, Umria Nelly Mayulu Ngenget, Cindy V. Niode, Nurdjannah Jane Nita R. Momongan, Nita R. Nora Poluan Novita Tombokan Nurdjannah J. Niode Panese, Janitha M. Pangalila, Yesenia Veronika Pangalo, Risye Melinda Pantungan, Mersy Junistia Patimbano, Brenda Lavenia Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T Kawatu Paul A.T Kawatu Paul A.T. Kawatu Paul A.T. Kawatu Pratasis, Neni N. Pratiwi, Ageng Ingrit Pua, Tita L.C.A. Punuh, Maureen Irinne Purba, Elisa A. Pusida, Jesika Natalia Ramoh, Andrea Putra Ridzka Cristina, Ridzka Risa K. F. Sahalessy, Risa K. F. Rompas, Sefti S.J. Rondonuwu, Irene R. Rorimpandei, Cindy Ch. Roring, Deiby Olivia Rotty, Linda WA. Rudolf B. Purba, Rudolf B. Rudolf Boyke Purba Rumayar, Adisti Aldegonda Rumende, Mada Sahara, Sri G. Sanggelorang, Sweetly Shirley E. S. Kawengian Shirley Kawengian, Shirley Simangunsong, Nella P Sumakul, Angel Amelia Suryadi N. N. Tatura, Suryadi N. N. Tamalumu, Aprilia Tambajong, Claudia Angel Tampi, Meiny Ledya Tangel, Pricillia T. Thambas, Arthur Harris Tindangen, Brigita F. N. E Tira, Tita O.K. Tirajoh, Injilia P. Toliu, Siti Nurjanah K. Trina E. Tallei, Trina E. Tuda, Joseft Sem Berth Tumbelaka, Christian Tumiwa, Militia Christy Rebcca Turangan, Brenda D. Ughude, Rezka Utari Waani, Miracle B. Warbung, Yanti Yashinta Wariki, Windy M. V. Wungouw, Herlina Ineke Surjane Wungouw, Herlina IS. Yulianty Sanggelorang