Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Aksara

Membangun Wacana `Perdamaian` di Era Pandemi Covid-19: Analisis Wacana Positif Tuturan Joko Widodo Agik Nur Efendi
Aksara Vol 35, No 1 (2023): AKSARA, EDISI JUNI 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i1.691.1--16

Abstract

This article uses positive discourse analysis to examine President Joko Widodo's speech during the Covid-19 Pandemic era. The purpose of this study is to offer exploratory insights into texts and utterances that reflect discursive practices in providing serenity and describe how discourse can be used to provide social progressiveness. This analysis is guided by positive discourse analysis which focuses more on progressivity using lexical items, delivery strategies, metaphors, diction selection, and modalities. With this strategy, we try to describe how a state leader constructs a discourse of peace and suggest people to stay calm in the community amid panic caused by the Covid-19 pandemic. This research highlights how rhetoric can be interpreted as a message, hope, protection, and giving peace. The results showed that Joko Widodo used metáfor and diction to support the stability and tranquility of society in the era of the Covid-19 pandemic. Joko Widodo gave a calm feeling by conveying the same feelings about getting through the pandemic. Positive discourse at least contributes to the problems at hand. AbstrakArtikel ini menggunakan analisis wacana positif untuk menelaah tuturan Presiden Joko Widodo di era Pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk menawarkan wawasan eksplorasi teks dan tuturan yang menyarankan praktik diskursif dalam memberikan keterangan dan menggambarkan bagaimana wacana dapat digunakan untuk memberi progresif sosial. Analisis ini berpedoman pada analisis wacana positif yang lebih fokus pada progresivitas dengan menggunakan piranti leksikal, strategi penyampaian, metafor, pemilihan diksi, dan modalitas. Dengan strategi ini, penelitian ini mencoba menggambarkan konstruksi wacana kedamaian dan menciptakan ketenangan pada masyarakat di tengah kepanikan akibat pandemi Covid-19. Penelitian ini menyoroti bagaimana retorika dapat dimaknai sebagai sebuah pesan, harapan, perlindungan, dan pemberi ketenangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Joko Widodo menggunakan metáfor dan diksi guna mendukung stabilitas dan ketenangan masyarakat di era pandemi Covid-19. Joko Widodo memberikan sebuah ketenangan dengan menyampaikan perasaan yang sama untuk melewati pandemi. Wacana positif setidaknya memberi kontribusi dalam permasalahan yang dihadapi.
Co-Authors Abd. Wafi Ach. Nur Ilham Adelia Savitri, Adelia Aflahah Aflahah Agil Rahmat Ramadhan Ahmad Putikadyanto, Agus Purnomo Aji Saputra, Mochammad Ronaldy Albaburrahim Amin, Moh. Badruddin Anas Ahmadi Anisatul Jannah Arifin Alatas, Mochamad As Syawaliyah, St. Suhaimah Azizah, Holifatul Badrut Tamam Buchelnikova, Anna Chatarina Umbul Wahyuni Darni Darni Dewa Agung Gede Agung Dimitruk, Elena Endah Kusumaningrum, Endah Erika Kurniawati Erika Kurniawati Erika Kurniawati Erika Kurniawati, Erika Faizatun Musayyidah Fauzul Hamdani Firnanda, Aldi Fithriyah Rahmawati Fitriyatullaili, Fitriyatullaili Hamdani Hamdani Hamlatus Sa’adah Hasanah, Sofiatul Ihsan, Zainuri Ika Sri Ambarwati INDARTI, TITIK Indina Zulfatur Rahmah Iswah Adriana Joni Yanto, Adi Liana Rochmatul Wachidah Liana Rochmatul Wachidah Maghfirah, Yulistira Jami’atul Maimun Maimun Maksum, Siti Rohmatun Mochamad Arifin Alatas Moh Mujibur Rohman Moh. Arif Susanto Moh. Hafid Effendy, Moh. Hafid Mohammad Ali Al Humaidy Mubayyamah Mubayyamah Mubayyamah, Mubayyamah Mubayyamah, Mubayyamah Muhammad Yunus R.H Muhammad Zainal Muttaqien Naimah, Navilatun Naimah, Navilatun Navilatun Naimah Ni'matul Jannah Nukuhaly, Nur Apriani Prakoso, Yogo Arif Priyatno, Isnan Adi Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad Putri, Gita Ananda Rahma Anugraheny Raudlatul Jannah Rokhmawati, Zahro Romadhon, Sahrul Sanubarianto, Salimulloh T Sari, Reny Yuanita Sa’diyah, Ilmatus Sefrianah, Nur Aisyah Septia Rizqi Nur Abni Sri Wardani, Mila Ayu Suadah, Muhammad shohibuddin Sya’adah, Himatus UDJANG PAIRIN Usmany, Nuri Wahda Salsabila Wa Mirna Yopi Lutfi Subargo Zahroh, Farichatuz