Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : LAW REFORM

MODEL PENANGGULANGAN KONFLIK DALAM PERSPEKTIF SOCIO-LEGAL(STUDI KASUS TAWURAN MAHASISWA DIKOTA MAKASSAR) CONFLICT MANAGEMENT MODEL IN SOCIO-LEGAL PERSPECTIVE (STUDY CASE OF STUDENT BRAWL IN MAKASSAR) Sunardi Purwanda
LAW REFORM Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.305 KB) | DOI: 10.14710/lr.v10i1.12462

Abstract

Selama manusia hadir dalam sebuah tatanan peradaban, selama itu pula konflikakan membayanginya. Konflik bukanlah sesuatu hal yang baru, karena ia lahirseiring hadirnya manusia di bumi. Sejarah telah membuktikan bahwa manusiatidak akan pernah lepas dari konflik. Bagaimanapun juga manusia tidak akanpernah mampu untuk menghindari suatu konflik, karena perwujudan dari suatukonflik melekat erat dalam budaya kehidupan masyarakat. Di Indonesia sendiri,konflik juga hadir dalam tatanan budaya masyarakatnya. Disintegrasi konflik yangmuncul diantaranya terjadi di Aceh, Papua, Maluku, Timor Leste, Poso, Sampithingga konflik sosial berupa tindakan tawuran mahasiswa yang terjadi di dalamlingkungan kampus, dan terparah berada di wilayah Kota Makassar. Tawurantersebut bukan hanya menelan korban jiwa dari pihak mahasiswa yang bertikai,tapi juga sudah merusak fasilitas kampus, kendaraan pribadi maupun umum.Berdasarkan latar belakang tersebut dirumuskan beberapa permasalahan:Mengapa ecenderungan mahasiswa di Kota Makassar lebih memilih tawurandalam menyelesaikan konflik?; Mengapa selama ini model penanggulangankonflik tawuran mahasiswa di Kota Makassar belum berjalan efektif?; Bagaimanamodel penanggulangan konflik yang efektif dalam perspektif sociolegal?Penelitian ini menggabungkan dua bentuk penelitian, yakni penelitian hukumnormatif atau doktrinal dan kajian sosial atau non-doktrinal.Mengkaji/menganalisis data primer yang dihasilkan dari penelitian lapangan, didapatkan dengan cara observasi, wawancara, inventarisasi dokumen-dokumenyang seluruhnya berhubungan dengan perilaku tawuran mahasiswa yang ada dikampus. Sedangkan data sekunder meliputi data penelitian kepustakaan. Datayang dimaksud adalah segala sumber peraturan perundangundangan,kebijakan-kebijakan lembaga atau institusi, buku-buku bacaan, hasil penelitianterdahulu, karya ilmiah yang ter-publish dan semua yang berhubungan denganpermasalahan-permasalahan yang diangkat. Metode penelitian didasarkan ataspendekatan normatif maupun empiris. Metode pendekatan demikian, nantinyamenggabungkan sisi hukum dan sosial atau socio-legal yang bertujuanmemperoleh temuan akurat bahwa budaya masyarakat terutama dalam lingkupkampus merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari suatu tatanan sistemhukum.Pola aksi dan gerakan mahasiswa sebelum dan setelah reformasi menjadikankonflik bergradasi ke dalam wilayah kampus, konflik tersebut berupa tindakantawuran mahasiswa. Tawuran terparah berada di Makassar, di mana dalam satudekade terakhir, telah teridentifikasi sebanyak 54 kasus tawuran mahasiswa.1 Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum UNDIP2 Dosen Program Studi Magister Ilmu Hukum UNDIPPenyebab masalahnya beragam , mulai dari faktor: lama yang telah lamamengakar; adanya egosentrisme fakultas; lahirnya bentuk stereotipikal etniskedaerahan; terjadinya eskalasi konflik dari personal ke kelompok; adanyatekanan psikolog is; dan politisasi konflik dalam kelompok mahasiswa.Penanganan konflik tawuran mahasiswa di lima kampus yang ada di KotaMakassar utuh dan cenderung diskriminatif, maka dari itu dibutuhkanpenanggulangan konflik dalam perspektif socio-legal, yang memandang perlunyaupaya penang gulangan seperti: Model Penanganan Sosial dan ModelPenyelesaian Hukum.Kata Kunci: Model Penaggulangan, KonflikTawuran Mahasiswa, Perspekti.
Co-Authors A, Andi Fadli. Ahmad, Agil Akmal, Fikri Aulia Aksah Kasim Aksah Kasim Andi Harahap Andi Herman Yusuf Andi Muh. Fadli A Andi Musran Andi Sri Rezky Wulandari Anisah Daeng Tarring Anugra Soraya Ardiyanti Aris Aris, Ardiyanti Arkam Musa Ashari, Rosa Ayu Asriadi Zainuddin Asriel Bigtan Auliah Ambarwati Ayu, Ikra Azis, Muh Alfikram Bakhtiar Tijjang Bakhtiar Tijjang Betaubun, Restu Monika Nia Binti Abdul Jabar, Nurul Asyikeen Bustamin Daeng Kunu Darmawati Darmawati Delvi Paluaran Diana Sri Susanti Dwi Indrawan Mustapa Elvi Susanti Syam Elvi Susanti Syam Fadlan Fatimah, Dian Hamid, Abd. Haris Handar Subhandi Bakhtiar Hartawati, Andi Hasdar Herman, Andi Jumadi Jumadi Jumardin Jumardin Jumardin Jumardin Kairuddin Kairuddin . Kairuddin Kairuddin Kairuddin Karim Kamaruddin Kamaruddin Khaerul Mannan Latif, Asriyadi Manga Patila Mannan, Khaerul Mira Nila Kusuma Dewi Muh. Akbar Fhad Syahril Muh. Darwis Muhammad Darwis Muhammad Natsir Muhammad Natsir Muhammad Sabir Muhammad Sabir Muhammad Sabir Rahman Muhammad Taufik Musran, Andi Mustawa, Mustawa Nurhayati Mardin Nurul Asyikeen Binti Abdul Jabar Nurul Miqat Nurul Sapitri Sakir Pasande, Jhon Franklin Phireri Phireri Pransisto, Johamran Prasisto, Johamran Prayudi Prayudi Prayudi Rafika Nur Rezky Wulandari, Andi Sri Rudini Hasyim Rado Saharuddin Sahlan Saputra, Iswandy Rani suardi suardi Sukamto, Ika Sumiyarsi Syafrizal Syafrizal Syamsul Bahri Tijjang, Bakhtiar Tri Astuti Ttriawan, Agung Wiwin Wiwin, Wiwin Yunus, Asrial Yunus, Muhammad Kemal