p-Index From 2021 - 2026
8.747
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Public Health of Indonesia IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Media Ilmu Kesehatan Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JURNAL MEDIA KESEHATAN Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesmas Asclepius Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JIMAKUKERTA Open Community Service Journal Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Bidan Cerdas Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN FISIK DAN PSIKIS SISWA MTS PONDOK PESANTREN AL-QUR’AN HARSALLAKUM KOTA BENGKULU Andari, Fatsiwi Nunik; Susilawati, Susilawati; Pratiwi, Bintang Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i2.1518

Abstract

ABSTRAKPondok pesantren pada umumnya berbentuk asrama atau kamar-kamar kecil dengan desain bangunan yang sederhana. Dalam kesehariannya para santri/siswa menempati satu kamar yang biasanya dihuni oleh lebih dari 3 orang. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit menular, khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kondisi ini tentu saja memberikan ancaman kesehatan baik secara fisik maupun secara psikis bagi para siswa, bahkan ancaman kesehatan ini dapat berdampak pula pada ancaman kematian. Ancaman kesehatan fisik yang terjadi di Pondok Pesantren Harsallakum Kota Bengkulu diantaranya penyakit skabies, cantengan (paronikia) dan Corona Virus Desease-19 (covid-19). Untuk mencegah dampak yang lebih jauh dari tidak sehatnya fisik dan psikis para siswa, perlu dilakukan upaya edukasi kesehatan dalam bentuk penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa sehingga dapat menjaga kesehatan fisik dan kesehatan psikis guna mencegah penularan penyakit. Melalui kegiatan pengabdian ini, pengetahuan siswa tentang penyakit skabies, cantengan, covid-19 dan perkembangan psikologi remaja meningkat. Pengetahuan yang telah dimiliki diharapkan dapat diterapkan dalam kesehariannya dan menjadikan siswa pondok pesantren sehat baik secara fisik maupun psikis. Kata Kunci : cantengan, covid-19, sehat fisik dan psikis, skabies
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PEKERJA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU Angraini, Wulan; Pratiwi, Bintang Agustina; Oktarianita, Oktarianita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.46739

Abstract

Ibu pekerja mempunyai tantangan tersediri untuk terus memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya. Sebagian besar ibu pekerja di UM Bengkulu tidak memberikan ASI eksklusif disebabkan harus masuk kerja kembali setelah masa cuti habis. Penelitian ini betujuan mengetahui faktor pendorong pemberian ASI Eksklusif pada ibu pekerja di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diambil dari total populasi yang berjumlah 33 orang ibu. Data yang sudah terkumpul di analisis secara univariat dan bivariate (chi square). Hasil penelitian menemukan 60,6% tidak memberikan ASI eksklusif, suami kurang mendukung (51,5%), tempat kerja kurang mendukung (54,5%). Tidak terdapat hubungan dukungan suami (p vaule = 0,888 dan dukungan tempat kerja (p value = 0,255) dengan pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif tidak berhubungan dengan dukungan suami dan dukungan tempat kerja
PENGARUH EDUKASI PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENTRUASI PADA REMAJA PUTRI DENGAN METODE CERAMAH DI RT 11 KELURAHAN CEMPAKA PERMAI KOTA BENGKULU Sari, Suci Pitria; Amin, Muhammad; Pratiwi, Bintang Agustina
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1984

Abstract

Kebersihan diri saat menstruasi merupakan area yang sangat sensitif dan mudah terinfeksi saat menstruasi karena kuman mudah masuk dan menimbulkan penyakit pada saluran reproduksi. Jenis penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain pre test post test. Populasi 25 anak perempuan yang sudah menstruasi di RT 11 Kelurahan Cempaka rawa Kota Bengkulu dengan teknik uji t uji t berpasangan (paired t test). Variabel bebas pendidikan kesehatan dan variabel terikat pengetahuan personal hygiene saat menstruasi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket, pengolahan data, editing, coding, scoring dan tabulating, serta dianalisis uji statistik dengan hasil α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan personal hygiene saat menstruasi sebelum pendidikan memiliki pengetahuan kurang dengan nilai rata-rata 10,88 (57%) setelah diberikan pendidikan, pengetahuan responden meningkat menjadi cukup tahu dengan nilai rata-rata 13,28 atau 70% yang berarti pengetahuan responden meningkat menjadi Cukup Tahu. Berdasarkan hasil uji statistik Shapiro Wilk diperoleh nilai p = 0,000 α 0,05 yang berarti H1 diterima.
Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Pekerja di Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pratiwi, Bintang Agustina; Oktarianita, Oktarianita; Angraini, Wulan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.46739

Abstract

Ibu pekerja mempunyai tantangan tersediri untuk terus memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya. Sebagian besar ibu pekerja di UM Bengkulu tidak memberikan ASI eksklusif disebabkan harus masuk kerja kembali setelah masa cuti habis. Penelitian ini betujuan mengetahui faktor pendorong pemberian ASI Eksklusif pada ibu pekerja di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diambil dari total populasi yang berjumlah 33 orang ibu. Data yang sudah terkumpul di analisis secara univariat dan bivariate (chi square). Hasil penelitian menemukan 60,6% tidak memberikan ASI eksklusif, suami kurang mendukung (51,5%), tempat kerja kurang mendukung (54,5%). Tidak terdapat hubungan dukungan suami (p vaule = 0,888 dan dukungan tempat kerja (p value = 0,255) dengan pemberian ASI eksklusif. Simpulan dari penelitian ini ASI eksklusif tidak berhubungan dengan dukungan suami dan dukungan tempat kerja.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Menyusui Tentang Asi Eksklusif Pada Masa Pandemi Covid-19 Kambera, Loli; Pratiwi, Bintang Agustina; Yanuarti, Riska; Oktarianita, Oktarianita; Wati, Nopia
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2021): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i3.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang ASI Eksklusif di masa pandemi Covid-19 Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu. Jenis penelitian quassy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Lingkar Timur. Populasi penelitian yaitu semua Ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu berjumlah sebanyak 59 orang, selanjutnya sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis, univariat dan bivariat (paired sample t test). Hasil analisis univariat menunjukan bahwa rata-rata skor pengetahuan sebelum edukasi sebesar 11,76 dan sesudah edukasi sebesar 15,69, sedangkan rata-rata skor sikap sebelum edukasi sebesar 78,93 dan sesudah edukasi sebesar 98,80. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan pengetahuan (P value = 0.000) dan sikap (P Value = 0.000) sebelum diberikan edukasi dan sesudah diberikan edukasi ASI Eksklusif. Edukasi sebaiknya terus dilakukan terutama selama masa pandemic, sehingga ibu tetap semangat terus memberikan ASI eksklusif
FACTORS OF FAILURE EXCLUSIVE BREASTFEEDING IN BENGKULU CITY Pratiwi, Bintang Agustina; Yanuarti, Riska; Angraini, Wulan
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i2.989

Abstract

Bengkulu Province is in the fifth lowest position in achieving exclusive breastfeeding nationally. There was a decrease in the achievement of exclusive breastfeeding in Bengkulu Province by 6.7% from 2016-2017. The low achievement of exclusive breastfeeding will have an impact on the health status of babies and children in the future. This study aims to analyze the causes of failure of exclusive breastfeeding in the city of Bengkulu.This type of research is a quantitative method, the research was conducted at two health centers, namely the Betungan Health Center (Success) and the Community Health Center (Failure). The selection of puskesmas is based on data obtained from the Bengkulu City Health Office. The sample selection used purposive sampling, with a minimum sample size of 124 breastfeeding mothers. The data were analyzed by Univariate, Bivariate (Chi Square) and Multivariate (Multiple Logistic Regression).Mothers who do not provide exclusive breastfeeding are 79 (63.7%). There is a relationship between efforts to prepare exclusive breastfeeding, health worker support, advertisements for formula milk, support from husbands and support from mothers (parents) and exclusive breastfeeding in Bengkulu City. Advertising for formula milk is the most associated factor with exclusive breastfeeding.Information need for the nearest person and health care staff are not exposed to the mother's milk formula ads.
PENINGKATAN PEMAHAMAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ATURAN MUMPO BENGKULU TENGAH Angraini, Wulan; Pratiwi, Bintang Agustina; Oktarianita, Oktarianita; Febriawati, Henni; Yanuarti, Riska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i3.1679

Abstract

ABSTRAK Masih rendahnya pengguna alat/cara Keluarga Berencana (KB) yaitu Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) dibandingkan pengguna alat/cara KB lainnya. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2019 jumlah peserta KB aktif 36.644 akseptor. Pengguna suntik 51,3%, pil 9,8%, implant 15,8%, AKDR 10,6%, kontap 2,1% dan kondom 0,4%. AKDR bertujuan menunda kehamilan dalam jangka panjang, menjarangkan kelahiran, mensukseskan program pemerintah dan BKKBN yaitu melahirkan generasi yang berencana sehingga terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan maju. Kabupaten Bengkulu Tengah di Wilayah Kerja Puskesmas Aturan Mumpo menunjukkan pengguna AKDR paling rendah yaitu 2 orang dan tidak ada pengguna kondom. Wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo dipilih karena pengguna AKDR dan kondom tidak satu orangpun menggunakannya sehingga dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Keadaan ini dapat dijadikan sasaran dalam penggunaan AKDR kurangnya edukasi yang dilakukan oleh pihak Puskesmas.Pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya wanita usia subur tentang alat/cara AKDR/IUD, tata cara, kelebihan dan kekurangan dari AKDR/IUD. Kelompok sasaran adalah wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan dilakukan dari rumah ke rumah dengan menemui langsung sasaran dengan metode video dan leaflet. Metode ini di anggap lebih efektif karena peserta dapat memahami penjelasaan tim melalui media audio visual dan leaflet, yang berisi penjelasan tentang AKDR/IUD, kelebihan dan kekurangannya. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan pengabdian adanya peningkatan pemahaman wanita usia subur terkaitpenggunaan AKDR/IUD sendiri melalui metode video dan leaflet. Kesimpulan wanita usia subur memiliki pemahaman terkait kelebihan dan kekurangan AKDR/IUD.Kata Kunci : AKDR, Audiovisual, Edukasi, WUS
Evaluation of the Implementation of the Youth Care Health Service Program in the West Lingkar Health Center of Bengkulu City Oktarianita Oktarianita; Bintang Agustina Pratiwi; Henni Febriawati; Riska Yanuarti
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 15 No. 2 (2021): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v15i2.4034

Abstract

Background: One of the strategies to overcome adolescent problems is the formation of the Youth Care Health Service Program or Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). PKPR itself is a health service program aimed at adolescents and is a forum for overcoming adolescent problems. This study aimed to analyze the implementation of the PKPR program in the working area of the West Lingkar Health Center. Method:  This research was a qualitative descriptive study conducted in March-April 2021. The methods used were observation and in-depth interviews with seven informants: the person in charge of the PKPR program, health workers, peer counselors, and youth participating in PKPR. Results: The results showed that the PKPR program was aligned with the 2014 standard guidelines. This research was done inside and outside the health center by collaborating with PKPR's person in charge and the health team based on the Decree of PKPR implementation. PKPR program is held in three schools in the working area of the West Lingkar Health Center and provides services such as health checks, counseling, and education about youth health. The peer counselor training subprogram has fulfilled the standard 10% of the target schools. PKPR is fully funded by the Special Operational Assistance or Bantuan Operasional Khusus (BOK) fund. Recording and reporting were done every two to three months to the public health office. Monitoring was reported during the activities, while the evaluation report is annual. This research discovered the availability of counseling rooms and related references about communication, information, and education books on PKPR. This research had collaborated with cross-sectors such as schools and the National Antinarcotics Agency. Conclusion:  Implementation is under PKPR guidelines, but overall it was still not optimal. There was no regular socialization of PKPR, especially for youth who did not attend school.
Utilization of Puskesmas in Efforts to Prevent COVID-19 in Bengkulu City Oktarianita Oktarianita; Andry Sartika; Nopia Wati; Bintang Agustina Pratiwi
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 16 No. 1 (2022): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v16i1.4494

Abstract

Background: Puskesmas as First Level Health Facilities (FKTP) plays a vital role during the Covid-19 pandemic in preventing and controlling the number of Covid-19 cases by anticipating, detecting, responding to events. However, at this time, the puskesmas are still underutilized by the community. The highest confirmed positive cases in Bengkulu City were in the Gading Cempaka District, with 990 cases. This study aimed to determine the variables related to the utilization of puskesmas in Bengkulu City. Methods: This research was quantitative research with a cross-sectional study design. Data collection was carried out by distributing questionnaires to respondents using an accidental sampling technique executed in March-August 2021. The research population was the entire community of Bengkulu City, with a sample of 110 respondents from the Gading Cempaka District, Bengkulu City. Data were analyzed by univariate to multivariate logistic regression. Results: The results show that 88 respondents (78.2%) have utilized the puskesmas, as many as 86 (78.2%) were female, 86 respondents (60.9%) belonged to the young age group, respondents with higher education were 73 respondents ( 66.4%), 73 respondents (66.4%) worked and as many as 79 respondents (71.8%) have income <UMP. The bivariate analysis results showed that the factors related to the utilization of the puskesmas (p<0.05) were variables of age, education, occupation, and income despite no relationship between gender, distance, knowledge, and family support (p>α). The results of the multivariate analysis showed that education was the dominant factor influencing the utilization of the puskesmas with (p-value = 0.010; B = 2.707; 95% CI = 1.892-118.569). Conclusion: The community has taken advantage of the puskesmas in terms of preventing Covid-19. The utilization of puskesmas is affected by age and education level.
Edukasi Pencegahan Covid-19 Melalui Media Video Belajar 5M di Panti Asuhan Bintang Terampil Kota Bengkulu: Education Covid-19 Prevention Through Video Media Learning 5M at Panti Asuhan Bintang Terampil in Bengkulu Hasan Husin; Bintang Agustina Pratiwi; Oktarianita Oktarianita; Qurrata A’Ayun
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Januari-Maret
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.845 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i1.602

Abstract

Covid-19 cases are increasing day by day. There is still a lack of information regarding health, especially for the prevention of Covid-19. Health education is a step to increase knowledge, especially for school children. Children are a vulnerable group and tend to behave at risk of experiencing health problems, it is known that many children still do not know how to prevent Covid-19. The purpose of the activity is to increase knowledge of Covid-19 prevention through 5M videos at the Bintang Terampil Orphanage. The method used is conducting lectures on the lecture method with the help of power points, through educational and practical videos, as well as discussions about preventing Covid-19. The results of education increased knowledge based on the pre-test and post-test, the level of knowledge of children increased from before and after being given education, namely from 30 children in the orphanage with an average score of 88.73 before and after 99.07. The conclusion of the activity was that there was an increase in the knowledge of orphanage children, about Covid-19 prevention and enthusiasm in following the explanation given. It is hoped that children know, are willing and able to apply the right health protocol.   ABSTRAK Kasus Covid-19 semakin hari meningkat. Masih kurangnya informasi mengenai kesehatan terutama untuk pencegahan Covid-19. Pendidikan kesehatan menjadi langkah untuk meningkatkan pengetahuan, terutama pada anak-anak sekolah. Anak-anak merupakan kelompok rentan dan kecenderungan berperilaku berisiko mengalami permasalahan kesehatan, diketahui bahwa anak-anak masih banyak belum mengetahui pencegahan Covid-19. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan Covid-19 melalui video 5M di Panti Asuhan Bintang Terampil. Metode yang digunakan adalah melakukan penyuluhan metode ceramah dengan bantuan PowerPoint, melalui video edukasi dan praktik, serta diskusi tentang pencegahan Covid-19. Hasil edukasi meningkatnya pengetahuan berdasarkan pre-test dan post-test tingkat pengetahuan anak meningkat dari sebelum dan setelah diberikan edukasi yaitu dari 30 anak yang ada di Panti dengan nilai skor rata-rata sebelum 88.73 dan setelah sebesar 99,07. Kesimpulan dari kegiatan adanya peningkatan pengetahuan anak panti, tentang pencegahan Covid-19 dan antusias dalam mengikuti penjelasan yang diberikan. Diharapkan anak-anak tahu, mau dan mampu menerapkan protokol kesehatan yang tepat.
Co-Authors Afriyanto Afriyanto Afriyanto Agung Suhadi Agus Ramon, Agus Aguston, Febri ahmad rizal Amin Amin Andry Sartika Angraini, Wulan Aning Tri Subeqi Apoina Kartini Apriza Fitriani Ayu Maharani Ayu Wijayanti Ayun Sriatmi Azzaria Fidella Betri Anita Betri Anita Betrianita Betrianita Bunga Tiara Kasih Choirunissa, Risza Cici Agustiawati darwis darwis, darwis Dedy Novriadi Dedy Novriadi Demsa Simbolon Desri Suryani Dina Lusiana Setyowati diniarti, fiya Eli Rustinar Eliana Eliana Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany Essy Tuwi Susanti ESSY TUWI SUSANTI EVA OKTAVIDIATI, EVA Fatsiwi Nunik Andari Febriani, Cantika Alya Dwy Ferasinta Ferasinta FIRDAUS, FITRIANA Fitri Wulandari Frensi Riastuti Frensi Triastuti Harahap, Ana Pujianti Harjuita, Tiara Rifki Hasa Husin Heldi Saputra Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Husin, Hasan irfina syafitri Ivan Acmad Nurcholis Junita Junita Kambera, Loli Krisnasary, Arie Kusdalinah Kusdalinah Ledyawati Ledyawati Lesmi, Anisa Lina, Liza Fitri Loli Kambera Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Meilanda, Vella Merri Sri Hartati Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mufqi, Iguh Al Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Mutiara Nafita Nafita Nio firdaus Nofa Sagitarius Noor Azizah Nora Idiawati Nova Kartini Novega, Novega Nur Elly Nur Hidayah Nurdan, Jon Hendri Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Padila Padila Pebi Fermana Podesta, Fiana Pratiwi, Adelina Putri Wulan Dari Putri, Dea Sabrina Qurrata A’Ayun Qurrata A’Ayun Ramlis, Ravika Rangga Jayanuarto Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riska Yanuarti Riski Wais Al Qorni Rita, Wismalinda Sagitarius, Nofa Samidah, Ida Sandy Ardiansyah Sari, Fikitri Marya Sari, Puja Puspita Sari, Suci Pitria Sefdiyanto, Riki Sella, Sabrina Shaleh, M. Ismail Siti Nurazisah Sofais, Danur Azissah Roeliana Sri Indarti Sri Lilestina Nasution Suci Pitria Sari Surahman, Fery SURYANI, IIS Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Sutopo Patria Jati Sutriyawan, Agung Tiara Rifki Harjuita Titi Darmi Tuti Rohani, Tuti Uun Yuniarti Wati, Nopia Weti Weti Weti Wulan Angraini Wulandari Wulandari Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yulia Afriza Yundari, Yundari Yusmaniarti Yusran Fauzi Yusup Al Gofar