p-Index From 2021 - 2026
8.915
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Public Health of Indonesia IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Media Ilmu Kesehatan Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JURNAL MEDIA KESEHATAN Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesmas Asclepius Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JOSING: Journal of Nursing and Health JIMAKUKERTA Open Community Service Journal Riset Informasi Kesehatan JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Bidan Cerdas Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Alamtana Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PEMAHAMAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ATURAN MUMPO BENGKULU TENGAH Wulan Angraini; Bintang Agustina Pratiwi; Oktarianita Oktarianita; Henni Febriawati; Riska Yanuarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Masih rendahnya pengguna alat/cara Keluarga Berencana (KB) yaitu Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) dibandingkan pengguna alat/cara KB lainnya. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2019 jumlah peserta KB aktif 36.644 akseptor. Pengguna suntik 51,3%, pil 9,8%, implant 15,8%, AKDR 10,6%, kontap 2,1% dan kondom 0,4%. AKDR bertujuan menunda kehamilan dalam jangka panjang, menjarangkan kelahiran, mensukseskan program pemerintah dan BKKBN yaitu melahirkan generasi yang berencana sehingga terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan maju. Kabupaten Bengkulu Tengah di Wilayah Kerja Puskesmas Aturan Mumpo menunjukkan pengguna AKDR paling rendah yaitu 2 orang dan tidak ada pengguna kondom. Wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo dipilih karena pengguna AKDR dan kondom tidak satu orangpun menggunakannya sehingga dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Keadaan ini dapat dijadikan sasaran dalam penggunaan AKDR kurangnya edukasi yang dilakukan oleh pihak Puskesmas.Pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya wanita usia subur tentang alat/cara AKDR/IUD, tata cara, kelebihan dan kekurangan dari AKDR/IUD. Kelompok sasaran adalah wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan dilakukan dari rumah ke rumah dengan menemui langsung sasaran dengan metode video dan leaflet. Metode ini di anggap lebih efektif karena peserta dapat memahami penjelasaan tim melalui media audio visual dan leaflet, yang berisi penjelasan tentang AKDR/IUD, kelebihan dan kekurangannya. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan pengabdian adanya peningkatan pemahaman wanita usia subur terkaitpenggunaan AKDR/IUD sendiri melalui metode video dan leaflet. Kesimpulan wanita usia subur memiliki pemahaman terkait kelebihan dan kekurangan AKDR/IUD.Kata Kunci : AKDR, Audiovisual, Edukasi, WUS
EDUKASI MENYUSUI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINGKAR TIMUR KOTA BENGKULU Bintang Agustina Pratiwi; Riska Yanuarti; Oktarianita Oktarianita; Wulan Angraini; Loli Kambera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 berpengaruh pada kekhawatiran ibu terhadap kesehatan anaknya. Terutama pada ibu dalam menyusui. Ibu khawatir jika ibu atau ada keluarga mengalami gejala batuk pilek atau kondisi lainnya yang mengarah kepada gejala Covid-19. Edukasi kepada ibu sangat diperlukan untuk mengatasi kekhawatiran ibu tentang kondisi ini, sehingga ibu memiliki pemahaman yang baik tentang menyusui di masa pandemi. Kegiatan ini berlangsung 26 April sampai 26 tahun 2021 Mei di wilayah kerja puskesmas lingkar timur. Sehubungan masih dalam kondisi pandemic Covid-19, kegiatan edukasi diberikan menggunakan media leaflet dengan mendatangi satu per satu rumah ibu menyusui. Sebelum memberikan edukasi pelaksana mengukur terlebih dahulu pemahaman ibu kemudian memberikan edukasi dan selanjutnya mengukur Kembali pemahaman itu. Kegiatan berjalan sesuai dengan yang direncanakan, ibu yang semulanya belum memahami cara menyusui dimasa pandemi sekarang sudah mulai paham. Hal ini terlihat dari peningkatan skor ibu sebelum dan setelah edukasi. Ibu dan keluarga tidak khawatir lagi menyusui anaknya. Edukasi tentang menyusui di masa pandemic sangat bermanfaat bagi ibu dan keluarga. Keyword : Menyusui, Masa Pandemi
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Perspektif Sains dan Fiqih di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu: Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Perspektif Sains dan Fiqih di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu Dedy Novriadi; Bintang Agustina Pratiwi; Apriza Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya wawasan remaja tentang kesehatan reproduksi akan berdapak pada perilaku negative. Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi dari sudut padang sains dan fiqih, agar remaja tidak hanya mengetahui namun bisa menerapkan perilaku kesehatan reproduksi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dalam perspektif sains dan fiqih. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan dan pemutaran tentang kesehatan reproduksi. Waktu pelaksanaan pada bulan November-Februari di SMA Negeri 09 Kota Bengkulu. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas XII. Tahapan kegiatan persiapan antara lain mengkoordinir tim Pengabdian kepada Masyarakat, melakukan survei untuk mengumpulkan data awal, dan menyiapkan materi penyuluhan dan pelatihan. Tahapan pelaksanaan meliputi penyuluhan dan pelatihan yang terdiri dari ceramah dan sesi tanya jawab, serta praktik atau demonstrasi, dan tahap penilaian. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah siswa mengetahui dan memahami tentang proses reproduksi pada masa remaja, permasalahan yang terjadi pada masa remaja dalam perspektif sains dan fiqih. Upaya pencegahannya dalam bentuk contoh perilaku agar remaja tehindar dari permasalahan kesehatan reproduksi pandangan islam tentang berpacaran dan mengetahui tata cara bersuci. Kata Kunci:  Edukasi, Fiqih, Kesehatan Reproduksi, Remaja, Sains
Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Sekolah untuk Meningkatkan Kesiapan Pubertas Siswa Kelas VI SDN 31 Bengkulu Tengah Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini; Riska Yanuarti
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 7 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v7i2.3029

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia sekolah dasar, terutama pada siswa kelas VI yang mulai memasuki masa pubertas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa kelas VI SDN 31 Bengkulu Tengah mengenai kesehatan reproduksi, perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas, kebersihan organ reproduksi, perilaku hidup sehat, serta risiko pernikahan dini. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dengan metode ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, serta penggunaan media visual berupa slide presentasi dan gambar edukasi. Sasaran kegiatan berjumlah 22 siswa dan seluruh siswa hadir selama pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, kemudian dianalisis dengan paired t-test menggunakan SPSS versi 26. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 8,15 ± 1,583 pada pre-test menjadi 8,91 ± 1,411 pada post-test (nilai p = 0,020). Selain itu, seluruh siswa menuliskan target usia menikah ≥ 21 tahun sebagai bentuk kesadaran awal terhadap pendewasaan usia perkawinan. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keberanian berdiskusi, dan kesadaran siswa dalam menjaga kesehatan diri selama masa pubertas.
The Relationship between Stress Levels and The Incidence of Primary Dysmenorrhea in Grade 10 Female Students Muhammad Bagus Andrianto; Melly Herawati; Bintang Agustina Pratiwi
JOSING: Journal of Nursing and Health Vol. 6 No. 2 (2026): JOSING: Journal of Nursing and Health
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/x14xk738

Abstract

This study aim was to determine the relationship between stress levels and the incidence of primary dysmenorrhea in tenth-grade female high school students. The research method used an observational analytic approach with a cross-sectional approach. A sample of 129 female students was drawn using a total sampling technique. The results showed that 50 (38.8%) female students had severe stress levels, 30 (23.3%) had mild stress, and 96 (74.4%) had primary dysmenorrhea. Bivariate analysis showed a significant relationship between stress levels and primary dysmenorrhea (p-value = 0.001). In conclusion, the majority of tenth-grade female students at SMA Negeri 4 Bengkulu City in 2013 had severe stress levels (38.8%), and the majority experienced primary dysmenorrhea (74.4%). The results of the bivariate analysis using the Chi-Square test showed a significant relationship between stress levels and the incidence of primary dysmenorrhea, with a p value of 0.001 (p < 0.05). This finding indicates that the higher the stress levels experienced by adolescent girls, the greater the likelihood of primary dysmenorrhea. The results of this study emphasize the importance of promotive and preventive efforts through reproductive health education and stress management in adolescents to reduce the incidence of primary dysmenorrhea.   Keywords: Primary Dysmenorrhea, Stress Level
Prevalensi Dan Karakteristik Kekerasan Seksual Pada Mahasiswa Di Kota Bengkulu Emi Kosvianti; Bintang Agustina Pratiwi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 21 No. 2 (2026): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v21i2.11439

Abstract

Background: Sexual violence in higher education is a global issue that negatively affects students' mental health and academic performance. Objective: This study aimed to map the prevalence and characteristics of sexual violence among university students in Bengkulu City. Method: A cross-sectional design was used, with data collected through an online survey of 525 students recruited by purposive sampling. Descriptive analysis and chi-square tests were performed. Results: The prevalence of sexual violence was 28.4%. The most frequently reported experiences were sexually suggestive stares (9.3%) and sexually explicit online messages (7.6%). Most incidents occurred off-campus (73.15%), and most perpetrators were not affiliated with the campus (69.80%). Only 4.7% of victims reported the incidents to campus authorities. Gender was significantly associated with the type of sexual violence experienced (p = 0.0008), while age was not (p = 0.5289). Conclusion: Strengthening campus protection policies and safe, transparent, victim-centered reporting mechanisms is necessary to prevent and respond to sexual violence among university students. Keywords: Sexual violence; Prevalence; Characteristics; University students; Bengkulu City  
Self-Efficacy and Mental Health of Mothers with Infants 0-6 Months on Breastfeeding Status: A Comparative Study Pratiwi, Bintang Agustina; Kartini, Apoina; Jati, Sutopo Patria; Sriatmi, Ayun
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 8 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v8i1.20671

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding coverage in Bengkulu City has decreased over the last three years. Mothers' confidence in their abilities and good mental health become an essential part of supporting exclusive breastfeeding.Objective: This study aims to examine the differences between self-efficacy and mental health of mothers based on their breastfeeding status, located in Bengkulu City.Methods: The researchers employed a cross-sectional approach to analyze the study. The sample consisted of 72 mothers with infants aged 0-6 months. The researchers selected the samples using a purposive sampling technique. Data collection was carried out using a digital questionnaire (via Google Forms) through validity and reliability tests. Data were analyzed using an independent t-test. The mean self-efficacy score of partially breastfeeding mothers is lower than that of exclusively breastfeeding mothers. The mean mental health score of partially breastfeeding mothers is higher than that of exclusively breastfeeding mothers.Results: The results of the independent t-test found that the average self-efficacy score of exclusively breastfeeding mothers was 55.58, and the average mental health score of partially breastfeeding mothers was 10.32.Conclusion: There was a difference in the self-efficacy and mental health scores of partially and exclusively breastfeeding mothers. A high self-efficacy score indicates high maternal confidence. Meanwhile, high mental health scores indicate that mothers experience symptoms of psychological disorders. The achievement of successful exclusive breastfeeding is closely related to boosting self-assurance and preserving a mother's mental well-being.
Co-Authors Afriyanto Afriyanto Afriyanto Agung Suhadi Agus Ramon Aguston, Febri ahmad rizal Amin Amin Andry Sartika Angraini, Wulan Aning Tri Subeqi Apoina Kartini Apriza Fitriani Ayu Maharani Ayu Wijayanti Ayun Sriatmi Azzaria Fidella Betri Anita Betri Anita Betrianita Betrianita Bunga Tiara Kasih Cahyo Prihantoro Cici Agustiawati darwis darwis, darwis Dedy Novriadi Dedy Novriadi Demsa Simbolon Desri Suryani diniarti, fiya Eliana Eliana Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany Essy Tuwi Susanti ESSY TUWI SUSANTI EVA OKTAVIDIATI, EVA Fatsiwi Nunik Andari Febriani, Cantika Alya Dwy Ferasinta Ferasinta FIRDAUS, FITRIANA Fitri Wulandari Frensi Riastuti Frensi Triastuti Harjuita, Tiara Rifki Hasa Husin Heldi Saputra Henni Febriawati, Henni Husin, Hasan Ida Samidah irfina syafitri Ivan Acmad Nurcholis Junita Junita Kambera, Loli Krisnasary, Arie Kusdalinah Kusdalinah Ledyawati Lesmi, Anisa Lina, Liza Fitri Loli Kambera Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Meilanda, Vella Melly Herawati Merri Sri Hartati Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mufqi, Iguh Al Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Muhammad Bagus Andrianto Mutiara Nafita Nafita Nio firdaus Nofa Sagitarius Nora Idiawati Nova Kartini Nur Elly Nur Hidayah Nurdan, Jon Hendri Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Padila Padila Padila Pebi Fermana Podesta, Fiana Putri Wulan Dari Qurrata A’Ayun Qurrata A’Ayun Rangga Jayanuarto Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riska Yanuarti Riski Wais Al Qorni Rita, Wismalinda Rustinar, Eli Sabrina Sella Sagitarius, Nofa Sandy Ardiansyah Sari, Puja Puspita Sari, Suci Pitria Sefdiyanto, Riki Shaleh, M. Ismail Siti Nurazisah Sri Indarti Sri Lilestina Nasution Suci Pitria Sari Surahman, Fery SURYANI, IIS Susilawati Susilawati Sutopo Patria Jati Tiara Rifki Harjuita Titi Darmi Tuti rohani Uun Yuniarti Wati, Nopia Weti Weti Wulan Angraini Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yulia Afriza Yusmaniarti Yusup Al Gofar