p-Index From 2021 - 2026
8.747
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Public Health of Indonesia IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Media Ilmu Kesehatan Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JURNAL MEDIA KESEHATAN Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesmas Asclepius Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JIMAKUKERTA Open Community Service Journal Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Bidan Cerdas Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Sekolah Sehat dan Taat Hukum Pasca Pembelajran Daring di SDN 62 Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu Bintang Agustina Pratiwi; Rangga Jayanuarto; Weti; Ayu Maharani; Essy Tuwi Susanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.878 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i4.1140

Abstract

The decline in COVID-19 cases supports the re-activation of face-to-face learning. Since learning from home, the school environment has received less attention. In addition, while studying at home, children are more exposed to technology which has a negative impact on narcotics, bullying and hoax news. The purpose of this activity is to create a healthy school again and all students understand the law. Activities are carried out using counseling methods and direct practice in implementing healthy and law-abiding schools. The implementation was carried out for one month at SDN 62 Lebong Regency, Bengkulu Province. The target of this activity is SD 62 students. The results of the activity show a change in student behavior after education, students also take part in creating a healthy school environment, maintaining personal health during the pandemic. In the field of law students know the dangers of narcotics and the penalties for users and drivers. In addition, students also understand that bullying is a criminal act. How not to be influenced by hoax news and not to participate in spreading hoax news. This activity should be carried out regularly so that the school stays healthy and the students obey the law.
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMKN 3 SELUMA TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI DAN SEX BEBAS SEBAGAI UPAYA PENURUNAN ANGKA KEJADIAN KEHAMILAN DILUAR NIKAH Bintang Agustina P; Wulan Angraini; Riska Yanuarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v1i1.194

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Seluma dengan angka kejadian kehamilan di luar nikah yang cukup tinggi. Informasi yang diperoleh dari pihak sekolah setiap tahunnya ditemukan siswa yang berhenti sekolah dikarenakan hamil. Pemahaman tentang tentang penyebab serta dampak dari perilaku kehamilan di luar nikah sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan kehamilan, untuk itu perlu dilakukan penyuluhan tentang Seks Bebas dan Dampak Pernikahan Usia Dini pada siswa SMKN 3 Seluma. Untuk mengatasinya perlu adanya pembinaan kepada remaja tentang bahaya seks bebas, dan Dampak Pernikahan Usia Dini agar mereka mempunyai perbekalan baik pengetahuan dalam menjalankan masa remajanya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan penyuluhan tentang Bahaya Seks dan Dampak Pernikahan Usia Dini sehingga remaja memperoleh ilmu agar pola pikirnya lebih maju dan tidak semakin tertinggal. Remaja desa di SMKN 3 Seluma sangat antusias mengikuti penyuluhan  tentang Bahaya Sek Bebas dan Dampak Pernikahan Usia Dini hal ini terlihat dari keaktifan remaja pada acara penyuluhanl melalui beberapa pertanyaan yang mereka ajukan. Di akhir acara penyuluhan dilakukan evaluasi pemahaman remaja tentang bahaya Seks Bebas dan Dampak Pernikahan Usia Dini, semua remaja mampu menjelaskan dampak dari perilaku tersebut. Pemahaman remaja meningkat dari yang belum tahu mejadi tahu dan dapat menghindari hal tersebut agar tidak merusak masa depan mereka. Diharapkan remaja terus berupaya untuk mencari informasi tentang Bahaya Kehamilan Di Luar Nikah serta membuat kegiatan positif diluar kegiatan di sekolah agar tidak melakukan hal-hal negatif. Kata Kunci: Pemahaman, Pernikahan Dini, Seks Bebas 
Penerapan Media Audio Visual Dalam Peningkatan Angka Pemberian Air Susu Ibu (Asi) Eksklusif Di Desa Kurotidur Kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara Wulan Angraini; Cahyo Prihantoro; M. Amin; Bintang Agustina P; Riska Yanuarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v2i1.293

Abstract

Air Susu Ibu adalah sumber gizi sehat untuk bayi. Pemberian ASI Eksklusif didefinisikan WHO yaitu menyusui bayi dengan hanya ASI selama 6 bulan pertama dalam kehidupan bayi tanpa memberikan makanan dan minuman tambahan kecuali obat dan vitamin dan terus memberikan ASI tersebut hingga 2 tahun. Pemberian ASI eksklusif sangat penting karena merupakan makanan utama dan pertama yang mengandung zat-zat lengkap yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan, perkembangan bayi serta memberikan manfaat kekebalan tubuhnya. ASI tidak tertandingi oleh makanan apapun. Pemberian ASI eksklusif pada bayi akan meningkatkan involusi rahim sehingga mengurangi komplikasi masa nifas. Memberikan ASI juga berdampak positif bagi ibu karena isapan bayi akan menyebabkan kontraksi uterus yang mencegah perdarahan post-partum.Pada saat menyusui juga melepaskan oksitosin setelah melahirkan, juga mengurangi perdarahan rahim serta mencegah sekitar seperlima dari kematian neonatal. Konseling gizi dan laktasi pada saat kehamilan dan setelah melahirkan melalui kunjungan rumah berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan,sikap ibu tentang ASI Eksklusif.Kata Kunci    : ASI Eksklusif, Ibu Hamil, Konseling
PKM MENINGKATKAN KOMSUMSI BUAH DAN SAYUR PADA MASYARAKAT DUSUN I DESA SRI KUNCORO KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini; Oktarianita Oktarianita; Henni Febriawati; Nopia Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v3i1.756

Abstract

Desa Sri Kuncoro tepatnya di dusun 1 Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Kota  Bengkulu dari 40 KK terdapat 25 KK masyarakat yang tidak mengkomsumsi buah dan sayuran, berbagai dampak yang dapat terjadi jika kurang mengkonsumsi buah dan sayur,seperti mudah terserang penyakit, sering mengalami masalah gusi, obesitas ,kurangnya konsentrasi dan lemas. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan mulai dari tanggal 05 November-26 Desember 2019.  Kegiatan dimulai dari pengumpulan data, analisis, intervensi melalui penyuluhan dan selanjutnya dilakukan menitoring dan evaluasi. Setelah kami kkegiatan edukasi konsumsi buah dan sayuran tesebut, pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi buah dan sayuran menjadi bertambah, dan masyarakat sadar pentingnya konsumsi buah dan sayuran akan kesehataan. Hendaknya masyarakat dusun 1 desa sri kuncoro agar lebih memperhatikan dan sadar akan pentingnya konsumsi buah dan sayur agar terciptanya masyarakat yang sehat
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN FISIK DAN PSIKIS SISWA MTS PONDOK PESANTREN AL-QUR’AN HARSALLAKUM KOTA BENGKULU Fatsiwi Nunik Andari; Susilawati Susilawati; Bintang Agustina Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i2.1518

Abstract

ABSTRAKPondok pesantren pada umumnya berbentuk asrama atau kamar-kamar kecil dengan desain bangunan yang sederhana. Dalam kesehariannya para santri/siswa menempati satu kamar yang biasanya dihuni oleh lebih dari 3 orang. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit menular, khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kondisi ini tentu saja memberikan ancaman kesehatan baik secara fisik maupun secara psikis bagi para siswa, bahkan ancaman kesehatan ini dapat berdampak pula pada ancaman kematian. Ancaman kesehatan fisik yang terjadi di Pondok Pesantren Harsallakum Kota Bengkulu diantaranya penyakit skabies, cantengan (paronikia) dan Corona Virus Desease-19 (covid-19). Untuk mencegah dampak yang lebih jauh dari tidak sehatnya fisik dan psikis para siswa, perlu dilakukan upaya edukasi kesehatan dalam bentuk penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa sehingga dapat menjaga kesehatan fisik dan kesehatan psikis guna mencegah penularan penyakit. Melalui kegiatan pengabdian ini, pengetahuan siswa tentang penyakit skabies, cantengan, covid-19 dan perkembangan psikologi remaja meningkat. Pengetahuan yang telah dimiliki diharapkan dapat diterapkan dalam kesehariannya dan menjadikan siswa pondok pesantren sehat baik secara fisik maupun psikis. Kata Kunci : cantengan, covid-19, sehat fisik dan psikis, skabies
PENINGKATAN PEMAHAMAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ATURAN MUMPO BENGKULU TENGAH Wulan Angraini; Bintang Agustina Pratiwi; Oktarianita Oktarianita; Henni Febriawati; Riska Yanuarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i3.1679

Abstract

ABSTRAK Masih rendahnya pengguna alat/cara Keluarga Berencana (KB) yaitu Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) dibandingkan pengguna alat/cara KB lainnya. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2019 jumlah peserta KB aktif 36.644 akseptor. Pengguna suntik 51,3%, pil 9,8%, implant 15,8%, AKDR 10,6%, kontap 2,1% dan kondom 0,4%. AKDR bertujuan menunda kehamilan dalam jangka panjang, menjarangkan kelahiran, mensukseskan program pemerintah dan BKKBN yaitu melahirkan generasi yang berencana sehingga terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan maju. Kabupaten Bengkulu Tengah di Wilayah Kerja Puskesmas Aturan Mumpo menunjukkan pengguna AKDR paling rendah yaitu 2 orang dan tidak ada pengguna kondom. Wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo dipilih karena pengguna AKDR dan kondom tidak satu orangpun menggunakannya sehingga dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Keadaan ini dapat dijadikan sasaran dalam penggunaan AKDR kurangnya edukasi yang dilakukan oleh pihak Puskesmas.Pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya wanita usia subur tentang alat/cara AKDR/IUD, tata cara, kelebihan dan kekurangan dari AKDR/IUD. Kelompok sasaran adalah wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Aturan Mumpo Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan dilakukan dari rumah ke rumah dengan menemui langsung sasaran dengan metode video dan leaflet. Metode ini di anggap lebih efektif karena peserta dapat memahami penjelasaan tim melalui media audio visual dan leaflet, yang berisi penjelasan tentang AKDR/IUD, kelebihan dan kekurangannya. Untuk mengetahui pemahaman peserta dilakukan pretest dan posttest. Hasil dari kegiatan pengabdian adanya peningkatan pemahaman wanita usia subur terkaitpenggunaan AKDR/IUD sendiri melalui metode video dan leaflet. Kesimpulan wanita usia subur memiliki pemahaman terkait kelebihan dan kekurangan AKDR/IUD.Kata Kunci : AKDR, Audiovisual, Edukasi, WUS
Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pernikahan Usia Dini Erni Riany; Riska Yanuarti; Bintang Agustina Pratiwi; Wulan Angraini
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 2 No 2 (2020): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v2i2.1631

Abstract

This study aims to determine the factors that influence early marriage in Air Rami District, Mukomuko Regency. This research method is a quantitative study with a cross-sectional study approach. The results showed that the factors that influence early marriage in Air Rami District, Mukomuko Regency include knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.004), parents' income (p = 0.001), exposure to information media (p = 0.901), the influence of peers (p = 0.569), the role of parents (p = 0.000), the number of family members (p = 0.039), while the factor that did not affect early marriage in Air Rami District, Mukomuko Regency was exposure to information media (p = 0.901), peer influence (p = 0.569), and culture (p = 0.104). In conclusion, there is an influence between knowledge, attitudes, parents' income, parents' role, and family members in early marriage. Meanwhile, what did not affect early marriage was exposure to information media, peer influence, culture. Keywords: Marriage, Early Age
PENTINGNYA PENGENALAN EDUKASI KESEHATAN LINGKUNGAN PADA IBU DAN ANAK Riski Wais Al Qorni; Ledyawati Ledyawati; Bintang Agustina; Ayu Wijayanti; Sri Indarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 1 No. 1 (2021): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.003 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v1i1.2520

Abstract

Pengetahuan mengenai kesehatan lingkungan pada anak sejak dini dapat diartikan sebagai metode pembelajar awal yang memberikan  ruang dan kesempatan agar dapat menambahkan wawasan pemahaman anak akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan, karena alam merupakan lingkungan  yang harus dijaga dan dirawat. Peran orang tua terkhusus Ibu-ibu merupakan ujung tombak dalam memberikan contoh penting mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan lingkungan. Anak-anak sudah harus dikenalkan dan diberikan dorongan motivasi agar tertumbuh kreativitas sang anak supaya terbiasa menjaga lingkungan sekitar, dan anak akan semakin mempunyai rasa tanggung jawab agar sewaktu sudah menginjak dewasa bisa menjadi masyarakat yang peduli lingkungan dan memiliki pengetahuan dan khendak untuk menjaga bumi secara berkelanjutan (Priyatna Aquarini, Meilinawati Lina, Subekti Mega. 2017). Desa Bumi Ayu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Dengan jumlah penduduk 2.878 jiwa yang terdiri dari laki-laki 1.468 jiwa dan perempuan 1.410 jiwa. Daerah ini belum memiliki kesadaran penuh mengenai kesehatan lingkungan. Perwujudan kegiatan ini dilakukan  dengan  praktik pengajaran edukasi dengan dor to dor (rumah ke rumah) dengan sasaran utama anak-anak dan ibu-ibu. Dari hasil edukasi yang dilakukan para ibu-ibu dan anak-anak dapat lebih paham dan bisa menerapkan langsung dari penjelasan-penjelasan yang dijabarkan. Kata Kunci : edukasi lingkungan, keperdulian, anak-anak,
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG DENGAN MENANAM TANAMAN OBAT-OBATAN DI DESA LEMEU KEC. URAM JAYA KAB. LEBONG Nio firdaus; Bintang Agustina Pratiwi; Yusmaniarti Yusmaniarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 1 No. 1 (2021): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.129 KB) | DOI: 10.36085/jimakukerta.v1i1.2604

Abstract

Permasalahan yang sering dijumpai di desa Lemeu adalah kurangnya pemanfaatan terhadap penggunaan lahan pekarangan warga untuk dijadikan sebagai lahan hijau. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah: (1) Melakukan pemanfaatan lahan kosong warga lebih berdaya guna dalam mewujudkan lingkungan sehat dan hijau, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan menjadi nilai ekonomis bagi pendapatan rumah tangga. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada pemuda desa. Setelah dilakukan kegiatan tersebut masyarakat lebih memahami pentingnya berwirausaha khususnya dalam pemanfaatan lahan kosong dan juga masyarakat dapat merasakan praktek secara langsung sebagai pedoman untuk kedepannya. Kesimpulannya menambah wawasan pengetahuan, cara memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan yang memiliki  manfaat bagi warga, tanaman obat-oabatan yang bisa dimanfaatkan warga sekitar dan cara pengolahan obat-obatan, sehingga dapat meningkatkan khususnya dalam hal peningkatan, dengan demikian dapat memotivasi warga tentang pentingnya penghijauan, dan dapat mengembangkan potensi yang ada baik diperumahan maupun didesa.
THE Histori Of Child Death With Women Fertility Of Childbearing Age In Bengkulu Province: Fertility Bintang Agustina Pratiwi; Nopia Wati; Oktarianita ok; Wulan Angraini; Mugia Bayu Raharja
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 02 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Fertility in Bengkulu province shows 2.3, although it is lower than the national figure, this figure shows that there are still many women of childbearing age who have more than two children. Meanwhile, the neonatal mortality rate is increasing . The purpose of this study was to determine the relationship between the history of child mortality and the fertility of women of childbearing age. Method: Quantitative research with a cross sectional design. The data used is secondary data sourced from the Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2017, focusing on the childbearing age with a total sample of 274 people meeting the criteria. The location chosen is Bengkulu province. Data analysis was carried out by univariate and bivariate (chi square).Results: most of the respondents had 2 children (65.6%) and had no history of child mortality (90.2%). There is a relationship between Child Mortality History and fertility of urban age women. Conclusion: Age fertility in suburban Bengkulu province affects the history of child mortality.
Co-Authors Afriyanto Afriyanto Afriyanto Agung Suhadi Agus Ramon, Agus Aguston, Febri ahmad rizal Amin Amin Andry Sartika Angraini, Wulan Aning Tri Subeqi Apoina Kartini Apriza Fitriani Ayu Maharani Ayu Wijayanti Ayun Sriatmi Azzaria Fidella Betri Anita Betri Anita Betrianita Betrianita Bunga Tiara Kasih Choirunissa, Risza Cici Agustiawati darwis darwis, darwis Dedy Novriadi Dedy Novriadi Demsa Simbolon Desri Suryani Dina Lusiana Setyowati diniarti, fiya Eli Rustinar Eliana Eliana Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany Essy Tuwi Susanti ESSY TUWI SUSANTI EVA OKTAVIDIATI, EVA Fatsiwi Nunik Andari Febriani, Cantika Alya Dwy Ferasinta Ferasinta FIRDAUS, FITRIANA Fitri Wulandari Frensi Riastuti Frensi Triastuti Harahap, Ana Pujianti Harjuita, Tiara Rifki Hasa Husin Heldi Saputra Henni Febriawati Henni Febriawati, Henni Husin, Hasan irfina syafitri Ivan Acmad Nurcholis Junita Junita Kambera, Loli Krisnasary, Arie Kusdalinah Kusdalinah Ledyawati Ledyawati Lesmi, Anisa Lina, Liza Fitri Loli Kambera Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Meilanda, Vella Merri Sri Hartati Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mufqi, Iguh Al Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Mutiara Nafita Nafita Nio firdaus Nofa Sagitarius Noor Azizah Nora Idiawati Nova Kartini Novega, Novega Nur Elly Nur Hidayah Nurdan, Jon Hendri Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Padila Padila Pebi Fermana Podesta, Fiana Pratiwi, Adelina Putri Wulan Dari Putri, Dea Sabrina Qurrata A’Ayun Qurrata A’Ayun Ramlis, Ravika Rangga Jayanuarto Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riska Yanuarti Riski Wais Al Qorni Rita, Wismalinda Sagitarius, Nofa Samidah, Ida Sandy Ardiansyah Sari, Fikitri Marya Sari, Puja Puspita Sari, Suci Pitria Sefdiyanto, Riki Sella, Sabrina Shaleh, M. Ismail Siti Nurazisah Sofais, Danur Azissah Roeliana Sri Indarti Sri Lilestina Nasution Suci Pitria Sari Surahman, Fery SURYANI, IIS Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Sutopo Patria Jati Sutriyawan, Agung Tiara Rifki Harjuita Titi Darmi Tuti Rohani, Tuti Uun Yuniarti Wati, Nopia Weti Weti Weti Wulan Angraini Wulandari Wulandari Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yulia Afriza Yundari, Yundari Yusmaniarti Yusran Fauzi Yusup Al Gofar