p-Index From 2021 - 2026
8.883
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Public Health of Indonesia IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Keperawatan Silampari Media Ilmu Kesehatan Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JURNAL MEDIA KESEHATAN Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Lateralisasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesmas Asclepius Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JIMAKUKERTA Open Community Service Journal Riset Informasi Kesehatan Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Jurnal Bidan Cerdas Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

KEPATUHAN MEMBAYAR IURAN PESERTA MANDIRI BPJS KESEHATAN DI KECAMATAN SELEBAR Putri Wulan Dari; Bintang Agustina Pratiwi; Emi Kosvianti; Riska Yanuarti
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Bertambahnya kepesertaan mandiri PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) tidak sejalan dengan kepatuhan pembayaran iuran JKN (Jaminan Kesehatan Nasional), yang menyebabkan tunggakan iuran meningkat. Analisis variabel-variabel yang mempengaruhi kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran BPJS Kesehatan merupakan tujuan utama penelitian iniMetode : Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan pengisian kuesioner oleh responden. Populasi  dalam penelitian ini adalah peserta mandiri BPJS Kesehatan yang berobat di Puskesmas Telaga Dewa Kecamatan Selebar dalam 3 bulan terakhir yaitu April-Juni 2022, yaitu 984 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sistematik random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 91 orang. Teknik analisis data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan (p-value = 0,180) dan pengetahuan (p-value = 0,663) tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan peserta mandiri membayar iuran BPJS Kesehatan. Ada hubungan antara jumlah anggota keluarga terdaftar BPJS Kesehatan (p-value = 0,000), pendapatan (p-value = 0,000), dan persepsi (p-value = 0,002) dengan kepatuhan membayar iuran BPJS Kesehatan.Simpulan : Kepatuhan pembayaran iuran peserta BPJS mandiri dipengaruhi oleh faktor jumlah anggota keluarga yang terdaftar, pendapatan dan persepsi.
Family Characteristics of Stunting in Lebong Regency Wismalinda Rita; Bintang Agustina Pratiwi; Betri Anita; Nur Hidayah; Fiana Podesta; Sandy Ardiansyah; Aning Tri Subeqi; Sri Lilestina Nasution; Frensi Riastuti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2: June 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.305 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i2.907

Abstract

Lebong is the district with the third-highest stunting rate in Bengkulu Province. Family characteristics, especially the mother, can affect the incidence of stunting in children. This study aims to determine the relationship between family characteristics and the incidence of stunting in the Lebong Regency, Bengkulu Province. The study used a case-control approach with a population of all children under five in the Lebong Regency. Sampling using purposive sampling technique obtained as many as 116 people (58 cases and 58 controls). Data were collected using a questionnaire that had passed the validity and reliability test stages. Furthermore, the collected data were analyzed by univariate, bivariate and multivariate (multiple linear regression analysis). Family characteristics, most of the mothers married at the age of 21 years (58.6%), pregnant at the age of 21-35 years (72.4%), Parity (82.8%), Types of Contraceptives IUDs and Injections (90.5% ) Mother's education graduated from high school (51.70%), education graduated from high school (51.70%). The employment of housewives (60.30%) and the number of family members is 2-4 people (81.90%). There is a relationship between maternal age at marriage, gestational age and maternal education with the incidence of stunting in the Lebong Regency. Mother's education is the most dominant factor associated with the incidence of stunting. Stunting prevention can be done by increasing maternal education or providing education to mothers with low education.  Abstrak: Lebong merupakan kabupaten dengan angka stunting tertinggi ketiga di Provinsi Bengkulu. Karakteristik keluarga terutama ibu dapat berpengaruh terhadap kejadian stunting pada anak. Untuk mengetahui hubungan karakteristik keluarga dengan kejadian stunting di Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kasus control dengan populasi seluruh balita di Kabupaten Lebong. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 116 orang (58 kasus dan 58 kontrol). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang sudah melewati tahap uji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis univariat, bivariat dan multivariat (analisis regresi linier berganda). Karakteristik keluarga sebagian besar ibu menikah pada usia ? 21 tahun (58,6%), hamil pada usia 21-35 tahun (72,4%), Paritas (82,8%), Jenis Kontrasepsi IUD dan Suntik (90,5%) Pendidikan Ibu tamat SMA (51,70%),  Pekerjaan Ibu Rumah Tangga (60,30%) dan Jumlah anggota keluarga 2-4 orang (81,90%). Terdapat hubungan antara usia ibu menikah, usia hamil dan Pendidikan ibu dengan kejadian stunting di Kabupaten Lebong. Pendidikan ibu merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian stunting. Pencegahan stunting bisa dilakukan dengan meningkatkan Pendidikan ibu atau memberikan edukasi pada ibu yang berpendidikan rendah.
A comparative analysis of COVID-19 cases with comorbidities according to epidemiological and demographic characteristics in South Bengkulu Regency, Indonesia Diniarti, Fiya; Pratiwi, Bintang Agustina; Surahman, Fery; Rohani, Tuti
Public Health of Indonesia Vol. 8 No. 3 (2022): July - September
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v8i3.571

Abstract

Background: COVID-19 continues to be a global threat. Indonesia has the highest COVID-19 in ASEAN. Objective: This study aimed to analyze COVID-19 cases according to epidemiological and demographic characteristics in South Bengkulu Regency, Indonesia. Methods: This research used quantitative methods with a case-control approach. A sample of 326 people was included as secondary data obtained from the Regional General Hospital of South Bengkulu Regency, Indonesia. The sampling technique uses consecutive sampling. Data (age, gender, education) from medical records in hospitals and epidemiological data (contact records with patients, travel records, and social contact records) were measured using questionnaires validated online (Google form). Chi-square and multiple regression logistics were used for data analysis. Result: Most groups infected with COVID-19 were in the risk age range (46.6%), men (51.2%), low education (48.2%), had a record of contact with patients (54.6%), had a travel record (53.7%), had a record of social contact (51.5%) and had the highest comorbidities such as tuberculosis (36.2%). There were significant relationships between age (p = 0.004), sex (p = 0.002, OR= 2.054), history of contact with the patient (p = 0.001, OR= 2.120), travel history (p = 0.003, OR= 1.959), social contact history (p = 0.003, OR = 2.003), and comorbidities type (p = 0.017) with the incidence of COVID-19. The dominant factor associated with COVID-19 was the record of social contact (p = 0.032, OR = 1.724). Conclusion: The study findings can be used to increase public knowledge about COVID-19 prevention and mitigation efforts as one of the strategies to reduce the risk of COVID-19 events.
Edukasi Puasa Sehat Dalam Perspektif Fiqih dan Sains di Rumah Singgah Al Ma’un Apriza Fitriani; Bintang Agustina Pratiwi; Dedy Novriadi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1194

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak dan ibu binaan di Rumah Singgah Al Ma'un, Kota Bengkulu, tentang puasa sehat dari sudut pandang fiqih dan sains. Metode yang digunakan melibatkan penyuluhan, ceramah, tanya jawab, dan pelatihan. Kegiatan ini ditargetkan pada anak-anak dan ibu binaan di rumah singgah tersebut, dengan fokus pada bulan April. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan antusiasme anak-anak dan ibu dalam mengikuti kegiatan ini, serta peningkatan pemahaman mereka tentang puasa sehat. Harapan dari kegiatan ini adalah menerapkan puasa sehat secara konsisten baik dari aspek fiqih maupun sains. Healthy Fasting Education in the Perspective of Fiqh and Science at the Al Ma'un Halfway House This activity aims to increase the understanding of children and assisted mothers at Al Ma'un Halfway House, Bengkulu City, about healthy fasting from the perspective of jurisprudence and science. The methods used involve counseling, lectures, questions and answers, and training. This activity is targeted at children and mothers assisted in the halfway house, with a focus on April. Activity stages include preparation, implementation and evaluation. The results show the enthusiasm of children and mothers in participating in this activity, as well as an increase in their understanding of healthy fasting. The hope of this activity is to implement healthy fasting consistently both from the aspects of jurisprudence and science.
STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DI MI DARUSSALAM KOTA BENGKULU irfina syafitri; Bintang Agustina Pratiwi
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 16 No 1 Juni 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v16i1.913

Abstract

Problem: Children are one of Indonesia's future human resource assets that should receive more attention, especially those who are experiencing a period of growth and development, so they need adequate food consumption with balanced nutrition because strong, healthy, and intelligent children are a determinant of the nation's sustainability. Nutritional status is a measure of success in fulfilling nutrition for children. Research Objectives: This study aims to determine the nutritional status of school children at MI Darussalam, Bengkulu City. Research Methods: This study used a descriptive survey with a cross-sectional design. The population of this study was 131 students, with a total sample of 57 respondents. Then, the collection of data on nutritional status was carried out by weighing the weight using a stamping scale and measuring the height using a microtoise. Results: Assessment of children's nutritional status was carried out by calculating BMI (weight/height), and the results obtained were 43 respondents (75.4%) with good nutritional status, 5 (five) respondents (8.7%) with poor nutritional status, 7 (seven) respondents (12.2%) ) with more nutritional status and 2 (two) respondents (3.5%) with obesity. Conclusion: Malnutrition, overnutrition, and obesity are still found in children at MI Darussalam, Bengkulu City.
KUALITAS AIR MINUM RUMAH TANGGA DAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN KERKAP KABUPATEN BENGKULU UTARA Sefdiyanto, Riki; Pratiwi, Bintang Agustina; Afriyanto, Afriyanto; Yanuarti, Riska
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i1.46570

Abstract

Stunting sebagai salah satu penanda risiko kegagalan tumbuh kembang anak. Air yang dikonsumsi sehari-hari dalam masyarakat bervariasi, kesehatan air minum sangat penting. Secara fisik air minum yang sehat tidak berbau, bewarna dan berasa, selain itu itu tercemar secara radioaktif, mikrobiologis dan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kualitas air minum dengan kejadian stunting. Desain penilian yang digunakan yaitu Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Kecamatan Kerkap Bengkulu Utara sebanyak 746 balita. Selanjutnya subjek dipilih dengan teknik random sampling, dengan jumlah sampel 260. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pH air minum dan mikrobiologi air minum dengan kejadian stunting pada tingkat kepercayaan 95% P Value 0,000 (p<0,05). Tidak ada hubungan antara TDS air minum dengan kejadian stunting. Disarankan kepada petugas kesehatan memberikan sosialisasi dengan metode edukasi yang praktis dan efektif terkait kualitas air minum agar masyarakat dapat memahami tentang pentingnya mengkonsumsi air minum yang sehat untuk mencegah terjadinya stunting pada keluarga.
Differences in Macronutrient and Micronutrient Intake of Stunted Toddlers in Rural and Urban Areas of Bengkulu Province Suryani, Desri; Kusdalinah, Kusdalinah; Pratiwi, Bintang Agustina; Yandrizal, Yandrizal
Media Gizi Indonesia Vol. 19 No. 1SP (2024): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL) Special Issue: The 3rd Ben
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v19i1SP.68-75

Abstract

Stunting prevalence in Kepahiang District is the highest compared to other districts. In Bengkulu, the incidence rate is lower than in other districts. Dietary intake is a direct factor causing stunting. This study examines the differences in macronutrient and micronutrient intake in stunted toddlers in rural and urban areas of Bengkulu Province. The study, with a cross-sectional design, was conducted from August to September 2020. A sample of 134 toddlers aged 12-24 months was selected using accidental sampling. Dietary intake data were collected using the Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SFFQ), and other data were collected through questionnaires. The collected data were analyzed using univariate and bivariate analyses with T-tests and Mann-Whitney tests. Macronutrient intake in stunted toddlers in rural areas was lower than in urban areas. Micronutrient intake in rural areas was also lower than in urban areas, except for vitamin A. Statistically, there were no differences in macronutrient (carbohydrates, proteins, fats) and micronutrient (vitamin A, calcium, phosphorus, iron, zinc) intake between rural and urban toddler in relation to stunting (p > 0.05). Based on the data obtained, the overall nutrient intake provided to the toddlers has not met the toddlers' nutritional needs. Regular counselling sessions from house to house for mothers with stunted toddlers are necessary. This would enable mothers to understand better their toddlers' dietary needs and how to monitor their growth.
PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENYALAHGUNAAN NAPZA DI SMP NEGERI 05 KOTA BENGKULU Mufqi, Iguh Al; Pratiwi, Bintang Agustina; Kosvianti, Emi; Wati, Nopia
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu merilis bahwa kelurahan pagar dewa merupakan salah satu wwilayah rawan penyalahgunaan narkoba. SMPN 5 Kota Bengkulu terletak di pagar dewa, hasil observasi menemukan rendahnya pemahaman siswa tentang NAPZA. Untuk itu penelitian ini melihat pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan siswa tentang penyalahgunaan NAPZA.Metode : Bentuk penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental dan jumlah sampel 1.023 peserta, dari data tersebut di dapatkan 52 sampel dengan menggunakan metode random sampling dan pengumpulan data di ambil menggunakan rancangan One Group Pretest Postest. Penelitian ini dilakukan pada Agustus – September 2022. Tes Kolmogorov Smirnov digunakan untuk menentukan normalitas data; namun, hasil tes ini mengungkapkan data yang menyimpang, yang mengharuskan penggunaan uji Wilcoxon.Hasil : Rata-rata pengetahuan sebelum diberikan edukasi sebesar 4,65 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 7,67. Terdapat pengaruh edukasi menggunakan video terhadap pengetahuan siswa.  Kesimpulan : Media edukasi video sangat tepat digunakan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang NAPZA.Kata Kunci : NAPZA, Edukasi Video, Pengetahuan, Siswa ABSTRACTBackground: The National Narcotics Agency of Bengkulu Province reported that Pagar Dewa Village is one of the areas prone to drug abuse. SMPN 5 Kota Bengkulu is located in the vicinity and observations have revealed a low understanding of students regarding drugs. Therefore, this study aims to examine the influence of education through video media on students' knowledge about drug abuse. Method: This study utilized a quantitative approach with a pre-experimental design and a sample size of 1,023 participants. Out of the data obtained, 52 samples were selected using the random sampling method, and data collection was conducted using the One Group Pretest-Posttest design. This research was conducted in August – September 2022. The Kolmogorov-Smirnov test was employed to assess the data's normality. However, the test results indicated abnormal data, necessitating the use of the Wilcoxon test. Results: The average knowledge score before education was 4.65, which increased to 7.67 after education. There is a discernible influence of educational videos on students' knowledge. Conclusion: Video educational media is highly suitable for enhancing adolescents' understanding of drugs. Keywords: NAPZA, Video Education, Knowledge, Students
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 pada Karyawan Universitas Muhammadiyah Bengkulu Pratiwi, Bintang Agustina; Aguston, Febri; Amin, Amin; Oktarianita, Oktarianita
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v14i1.123

Abstract

Latar Belakang : Penerapan pencegahan Covid 19 di Universitas Muhammadiyah Bengkulu masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penularan Covid-19 pada karyawan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu.Metode : Deskriptif analitik dengan metode kuantitatif. Rancangan waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian dilakukan di Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada bulan januari 2022. Sampel diambil dari total populasi yang memenuhi kriteria berjumlah 73 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang sudah valid dan reliabel. Setelah terkumpul data dianalisis univariat dan bivariat (chi squqre).Hasil : Menemukan terdapat 36 orang (49.6%)  dengan kategori pengetahuan kurang baik, sikap kurang baik 35 orang (47.9%) dan sebanyak 43 orang (43.8%) dengan kategori perilaku pencegahan Covid-19 kurang. Terdapat hubungan pengetahuan (p value = 0.000) dan sikap (p value = 0.000) dengan perilaku pencegahan covid 19.Simpulan : Disarankan kepada ibu hamil untuk menjaga pola makan dan berolah raga dengan teratur serta memeriksakan kehamilan secara teratur ke tenaga Kesehatan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN PADA TENAGA KESEHATAN Angraini, Wulan; Oktavidiati, Eva; Pratiwi, Bintang Agustina; Febriawati, Henni; Sari, Puja Puspita
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 menjadi faktor utama yang harus dilakukan untuk memutus rantai penularan. Para tenaga kesehatan di Puskesmas Kota Manna dituntut untuk dapat menjaga diri dalam hal penerapan protokol kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan pada petugas kesehatan di Puskesmas Kota Manna.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas kesehatan di Puskesmas Kota Manna, jumlah sampel sebanyak 76 responden menggunakan total sampling. Analisis data dengan univariabel, bivariabel chi square dan multivariabel regresi logistik.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebaran pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan sebagian besar responden (57,9%) memiliki pengetahuan baik, (56,6%) memiliki sikap patuh, (55,3%) memiliki dukungan keluarga baik dan 45 responden (59,2%) yang memiliki kepatuhan ketat terhadap protokol kesehatan. Terdapat pengaruh pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan protokol kesehatan (p value = 0,002, 0,018 dan 0,030).Simpulan : Pengetahuan yang baik dan sikap patuh dari petugas kesehatan dapat mengurangi penularan virus Covid-19. Disarankan agar petugas kesehatan selalu memberikan informasi mengenai penularan virus Covid-19.Kata Kunci : Covid-19, Dukungan Keluarga, Sikap, Pengetahuan ABSTRACTBackground: Efforts to prevent and control Covid-19 are the main factors that must be taken to break the chain of transmission. Health workers at the Manna City Health Center are required to be able to protect themselves in terms of implementing health protocols. Aims to determine the factors that influence the fulfillment of health protocols for health workers at the Manna City Health Center. Methods : This research is a quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were health workers at the Manna City Health Center, the total sample was 76 respondents using total sampling. Data analysis using univariable, bivariable chi square and multivariable logistic regression. Results: The results of the research show that the distribution of knowledge, attitudes, family support and compliance with health protocols, most respondents (57.9%) have good knowledge, (56.6%) have an obedient attitude, (55.3%) have good family support and 45 respondents (59.2%) who have strict adherence to health protocols. There is an influence of knowledge, attitudes and family support on compliance with health protocols (p value = 0.002, 0.018 and 0.030). Good knowledge and obedient attitude from health workers can reduce transmission of the Covid-19 virus. Conclusion:It is recommended that health workers always provide information regarding the transmission of the Covid-19 virus.Keywords: Covid-19, Family Support, Attitude, Knowledge
Co-Authors Afriyanto Afriyanto Afriyanto Agung Suhadi Agus Ramon, Agus Aguston, Febri ahmad rizal Amin Amin Andry Sartika Angraini, Wulan Aning Tri Subeqi Apoina Kartini Apriza Fitriani Ayu Maharani Ayu Wijayanti Ayun Sriatmi Azzaria Fidella Betri Anita Betri Anita Betrianita Betrianita Bunga Tiara Kasih Choirunissa, Risza Cici Agustiawati darwis darwis, darwis Dedy Novriadi Demsa Simbolon Desri Suryani Dina Lusiana Setyowati diniarti, fiya Eli Rustinar Eliana Eliana Emi kosvianti1, 2 , Emy Susanti3 , Windhu Purnomo4, Agung Suhadi5 Erni Riany Essy Tuwi Susanti ESSY TUWI SUSANTI EVA OKTAVIDIATI, EVA Fahrudin Eko Hardiyanto Fatsiwi Nunik Andari Febriani, Cantika Alya Dwy Ferasinta Ferasinta FIRDAUS, FITRIANA Fitri Wulandari Fitriani, Apriza Frensi Riastuti Frensi Triastuti Harahap, Ana Pujianti Harjuita, Tiara Rifki Hasa Husin Heldi Saputra Henni Febriawati, Henni Husin, Hasan irfina syafitri Ivan Acmad Nurcholis Junita Junita Kambera, Loli Krisnasary, Arie Kusdalinah Kusdalinah Ledyawati Ledyawati Lesmi, Anisa Lina, Liza Fitri Loli Kambera Lusi Okavianti M. Amin M. Amin M. Ismail Shaleh Meilanda, Vella Merri Sri Hartati Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mufqi, Iguh Al Mugia Bayu Raharja Muhammad Amin Muhammad Amin Muhammad Arif Tobing Mutiara Nafita Nafita Nio firdaus Nofa Sagitarius Noor Azizah Nora Idiawati Nova Kartini Novega, Novega Novriadi, Dedy Nur Elly Nur Hidayah Nurdan, Jon Hendri Okavianti, Lusi Oktarianita, Oktarianita Padila Padila Pebi Fermana Podesta, Fiana Pratiwi, Adelina Putri Wulan Dari Putri, Dea Sabrina Qurrata A’Ayun Qurrata A’Ayun Ramlis, Ravika Rangga Jayanuarto Rengga Depri Admaja Riastuti, Frensi Riski Wais Al Qorni Rita, Wismalinda Sagitarius, Nofa Samidah, Ida Sandy Ardiansyah Sari, Fikitri Marya Sari, Puja Puspita Sari, Suci Pitria Sefdiyanto, Riki Sella, Sabrina Shaleh, M. Ismail Siti Nurazisah Sofais, Danur Azissah Roeliana Sri Indarti Sri Lilestina Nasution Suci Pitria Sari Surahman, Fery SURYANI, IIS Susilawati, Susilawati Sutopo Patria Jati Sutriyawan, Agung Tiara Rifki Harjuita Titi Darmi Tuti Rohani, Tuti Uun Yuniarti Wati, Nopia Weti Weti Weti Wulan Angraini Wulandari Wulandari Yandrizal Yandrizal Yanti, Lussyefrida Yanuarti, Riska Yulia Afriza Yusmaniarti Yusran Fauzi Yusup Al Gofar