Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS AIR IRIGASI DI PARIT BERKAT Pranata, Chalvin; Nurhayati, Nurhayati; Danial, Mochammad Meddy
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.82108

Abstract

Parit Berkat adalah saluran terdapat di daerah irigasi rawa pasang surut yang berada di Desa Punggur Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air irigasi yang ada di saluran Parit Berkat. Data primer diperoleh dengan pengambilan sampel air secara langsung di lapangan. Data sekunder berupa peta administrasi lokasi penelitian. Pemeriksaan kualitas air berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 22 Tahun 2021 baku mutu air kelas III. Hasil pemeriksaan kualitas air pada kondisi air pasang maupun surut menunjukkan bahwa nilai TDS, BOD, COD, NO2, Fe, DHL, dan PO4 pada kondisi air surut berada di bawah batas maksimum baku mutu. Nilai PO4 pada kondisi air pasang melebihi batas maksimum baku mutu, dan nilai pH pada kondisi air pasang maupun surut tidak termasuk di antara baku mutu. Nilai DHL yang jauh di bawah baku mutu menunjukkan nilai salinitas yang rendah sampai dengan tidak adanya salinitas pada Daerah Tangkapan Air Parit Berkat.Kata kunci: irigasi, kualitas air, Parit Berkat
Perancangan Sistem Pengukuran Muka Air Di Muara Sungai Kapuas Dengan Sensor Ultrasonik Berbasis Arduino Budiono, Budiono; Danial, Mochammad Meddy; Lestari, Arfena Deah
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v6i2.10116

Abstract

Fenomena pasang surut merupakan kejadian alamiah di laut yang ditandai dengan kenaikan dan penurunan permukaan laut secara berkala. Kenaikan permukaan laut disebut pasang, sedangkan penurunan permukaan disebut surut. Pasang surut air laut adalah gerakan naik turunnya permukaan air laut secara periodik yang disebabkan oleh gaya tarik-menarik antara benda-benda angkasa, terutama matahari dan bulan, terhadap massa air di bumi. Teknologi memainkan peran penting dalam memantau tinggi muka air untuk mitigasi dini terhadap bencana banjir yang potensial terjadi. Salah satu teknologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor ultrasonik tipe HC-SR04 yang dipadukan dengan mikrokontroler Arduino UNO R3. Pengukuran ketinggian muka air dilakukan di muara Sungai Kapuas secara otomatis menggunakan sensor, kemudian hasilnya dibandingkan dengan pengukuran manual. Hasil perbandingan menunjukkan akurasi sebesar 98.965%. Rata-rata (mean) pengukuran menggunakan sensor adalah 1.721, sedangkan rata-rata pengukuran manual adalah 1.601. Standar deviasi pengukuran menggunakan sensor adalah 0.478, sementara standar deviasi pengukuran manual adalah 0.483. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi sensor ultrasonik dan mikrokontroler dapat memberikan hasil yang akurat dan andal dalam memantau pasang surut air laut
IDENTIFIKASI TINGKAT KERENTANAN SOSIAL DAN FISIK TERHADAP ABRASI DI KECAMATAN MEMPAWAH HILIR Widyanti, Arinda Dinnia; Nurhidayati, Ely; Danial, Mochammad Meddy
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i4.84711

Abstract

Bencana abrasi adalah fenomena pengurangan material tanah atau daratan oleh gelombang air laut atau pasang surut air laut yang sifatnya desktruktif. Kecamatan Mempawah Hilir merupakan wilayah pesisir dan satu di antara kecamatan di Kabupaten Mempawah yang pernah mengalami bencana abrasi. Bencana abrasi berkaitan dengan kerentanan yang berfokus pada keterpaparan masyarakat dan kerugian yang berpotensi dialami masyarakat akibat abrasi. Keterpaparan dan kerugian ini dapat menyebabkan perubahan terhadap pola aktivitas masyarakat sehingga diperlukan identifikasi kerentanan di Kecamatan Mempawah Hilir. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat kerentanan sosial dan fisik terhadap abrasi di Kecamatan Mempawah Hilir dengan menggunakan analisis skoring, pembobotan, dan deskriptif. Penentuan tingkat kerentanan pada penelitian ini dilakukan berdasarkan kerentanan sosial dan kerentanan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Mempawah Hilir memiliki variasi tingkat kelas kerentanan yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerentanan kelas rendah (Penibung, Sengkubang, dan Malikian), sedang (Tanjung, Terusan, dan Pasir), dan tinggi (Kuala Secapah dan Tengah). Adapun kerentanan terhadap bencana abrasi di Kecamatan Mempawah Hilir ini dipengaruhi oleh kerentanan sosial yang terdiri atas kepadatan penduduk dan rasio jenis kelamin perempuan, serta kerentanan fisik yang terdiri atas kondisi jaringan jalan, ketersediaan air bersih, dan pelindung pantai.
KARAKTERISTIK SEDIMEN DASAR DI SALURAN DRAINASE GERTAK KUNING Damayanti, Novi Argita; Nurhayati, Nurhayati; Danial, Mochammad Meddy
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.72351

Abstract

Parit Gertak Kuning dipengaruhi pasang surut dan terletak di kawasan dengan kepadatan bangunan yang cukup tinggi, dimana masyarakat membangun tempat tinggal di sekitar ataupun di atas parit yang dapat menyebabkan terjadinya pengendapan sedimen di bawah bangunan. Curah hujan dengan intensitas yang lama dan dampak pasang surut dapat mengakibatkan banjir di Parit Gertak Kuning. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik sedimen dasar yang terangkut oleh aliran air di Parit Gertak Kuning. Data yang digunakan adalah data primer, yaitu sampel sedimen dasar, sedangkan data sekunder yaitu peta lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan nilai berat jenis pada STA 1 sebesar 2,552 ton/m3, STA 2 sebesar 2,674 ton/m3, dan STA 3 sebesar 2,619 ton/m3. Gradasi ukuran butiran D35 berkisar 0,0119 "“ 0,0706 mm, butiran D50 berkisar 0,0306 "“ 0,1334 mm, butiran D65 berkisar 0,1782 "“ 0,2647 mm, dan butiran D90 berkisar 0,6680 "“ 0,8178 mm. Berdasarkan klasifikasi tanah menurut   United  States Departement  of  Agriculture   (USDA) diketahui STA 1 dengan jenis tanah liat, STA 2 jenis tanah liat berpasir dan STA 3 jenis tanah liat berpasir.Key Words: Berat Jenis, Karakteristik Sedimen, Parit Gertak Kuning, Pasang Surut, Ukuran Butiran.
ALTERNATIF PENANGGULANGAN ABRASI DILIHAT DARI KARAKTERISTIK GELOMBANG DI DUSUN LUAR PAGAR MENTIMUN KECAMATAN KENDAWANGAN KABUPATEN KETAPANG Dinata, Kristian Okta; Danial, Mochammad Meddy; Lestari, Arfena Deah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62812

Abstract

ABSTRAKDusun Luar Pagar Mentimun merupakan Dusun daerah pesisir yang berada di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang yang merupakn lintas aksen jalan Provensi yang mengalami abrasi di tepian jalan sehingga berdampak terhadap putusnya akses jalan. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses terjadinya rambatan gelombang terhadap perubahan garis pantai dari tahun 2012 sampai 2021 serta mengetahui alternatif penanggulangan abrasi.   Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berupa data primer dan sekunder. Perhitungan data angin menggunakan metode SPM 1984. Peramalan gelombang menggunakan metode SMB dengan pendekatan metode hindcasting. Pengolahan data batimetri, garis pantai dan alternatif penanggulangan abrasi menggunakan software ArcGis. Pemodelan rambatan gelombang dan perubanan garis pantai menggunakan software CEDAS. Hasil penelitian menunjukan arah datang gelombang dari arah barat (W) dengan sudut 10,56 ° yang mengalami pembelokan gelombang sehingga terjadi refraksi menjadi sudut -52,79 ° pada kedalaman -4,16 m dengan tinggi gelombang signifikan 0,82 m dan priode gelombang 5,66 detik. Hasil pemodelan menunjukan abrasi dan akresi sepanjang 1.045,00 m, lebar rata-rata 70,17 m dan luas 20.638,00 m ² dengan perubahan garis pantai pertahun 2.063,80 m ². Hasil usulan yaitu bangunan pantai revetmen dengan kontruksi yang terbuat dari tumpukan balok beton yang di kombinasikan dengan timbunan tanah di belakang kontruksi sepanjang 485,00 m, lebar rata-rata 50,95 m dan luas keseluruhan 22.179,00 m ².                              Kata kunci: alternatif penanggulangan abrasi, ArcGis, CEDAS, karakteristik gelombang, perubahan garis pantai  ABSTRACT  Dusun Luar Pagar Mentimun is a coastal hamlet located in Kendawangan District, Ketapang Regency which is a cross accent of the Provensi road which is experiencing abrasion on the edge of the road so that it has an impact on the disconnection of road access. The purpose of the study was to determine the process of wave propagation to changes in the coastline from 2012 to 2021 and to determine alternatives to abrasion prevention.   The research method uses a quantitative approach in the form of primary and secondary data. Wind data calculation uses the 1984 SPM method. Wave forecasting uses the SMB method with the hindcasting method approach. Processing of bathymetry data, shoreline and abrasion mitigation alternatives using ArcGis software. Modeling of wave propagation and shoreline changes using CEDAS software. The results showed the direction of incoming waves from the west (W) with an angle of 10.56 ° which experienced wave deflection resulting in refraction to an angle of -52.79 ° at a depth of -4.16 m with a significant wave height of 0.82 m and a wave period of 5.66 seconds. Modeling results show abrasion and accretion along 1,045.00 m, an average width of 70.17 m and an area of 20,638.00 m ² with annual shoreline changes of 2,063.80 m ². The result of the proposal is a revetment beach building with a construction made of concrete block piles combined with soil fill behind the 485.00 m long construction, an average width of 50.95 m and a total area of 22,179.00 m ².                               Keywords: alternative abrasion countermeasures, ArcGis, CEDAS, wave characteristics, shoreline changes
RANCANG BANGUN ALAT PEMBANGKIT GELOMBANG AIR TIPE PISTON DAN FLUMETANK SKALA LABORATORIUM Fahreza, Destianto; Danial, Mochammad Meddy; Lestari, Arfena Deah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.63813

Abstract

Dalam mempelajari fenomena gelombang laut dapat dilakukan simulasi pembentuk gelombang yang dilakukan dilaboratorium. Maka diperlukan rancang bangun alat Wavetank dan Wavemaker untuk memodelkan gelombang. Dimensi Wavetank 630 x 43 x 150 cm sedangkan Flume berdimensi 630 x 30 x 45 cm. Tipe dari Wavemaker adalah tipe piston dengan menggunakan plat baja dan shaft besi yang digerakkan oleh Stepper Motor 10 Nm. Penelitian menggunakan metode perbandingan rasio tinggi gelombang terhadap pukulan (H/S) dan kedalaman air pada Flume dan nilai angka gelombang (Kph) teori dan eksperimen. Alat yang telah dirancang menghasilkan gelombang campuran relatif lebih panjang. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukan panjang gelombang yang terbentuk oleh Wavemaker tipe piston berkisar 44,7"“115 cm pada kedalaman 15-26 cm dengam rata-rata gelombang 78,3 cm.. Hasil dari Flumetank dan Wavemaker tipe piston tersebut belum mencapai nilai sesuai dengan teori yang ada, namun Wavemaker tipe piston cocok digunakan pada eksperimen lanjutan seperti pengujian breakwater atau pembangkit listrik dengan sifat-sifat gelombang. Perlu dilakukan pengembangan Flumetank dan Wavemaker dengan menambahkan dimensi Flume atau menggunakan dayung yang ringan sehingga massa dayung tidak membebani Stepper motor serta menambahkan alat sensor digital.
ALTERNATIF PENANGGULANGAN ABRASI DILIHAT DARI KARAKTERISTIK GELOMBANG DI DUSUN LUAR PAGAR MENTIMUN KECAMATAN KENDAWANGAN KABUPATEN KETAPANG Oktadinata, Kristian Okta; Danial, Mochammad Meddy; Lestari, Arfena Deah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.62820

Abstract

ABSTRAKDusun Luar Pagar Mentimun merupakan Dusun daerah pesisir yang berada di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang yang merupakn lintas aksen jalan Provensi yang mengalami abrasi di tepian jalan sehingga berdampak terhadap putusnya akses jalan. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses terjadinya rambatan gelombang terhadap perubahan garis pantai dari tahun 2012 sampai 2021 serta mengetahui alternatif penanggulangan abrasi.   Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berupa data primer dan sekunder. Perhitungan data angin menggunakan metode SPM 1984. Peramalan gelombang menggunakan metode SMB dengan pendekatan metode hindcasting. Pengolahan data batimetri, garis pantai dan alternatif penanggulangan abrasi menggunakan software ArcGis. Pemodelan rambatan gelombang dan perubanan garis pantai menggunakan software CEDAS. Hasil penelitian menunjukan arah datang gelombang dari arah barat (W) dengan sudut 10,56 ° yang mengalami pembelokan gelombang sehingga terjadi refraksi menjadi sudut -52,79 ° pada kedalaman -4,16 m dengan tinggi gelombang signifikan 0,82 m dan priode gelombang 5,66 detik. Hasil pemodelan menunjukan abrasi dan akresi sepanjang 1.045,00 m, lebar rata-rata 70,17 m dan luas 20.638,00 m ² dengan perubahan garis pantai pertahun 2.063,80 m ². Hasil usulan yaitu bangunan pantai revetmen dengan kontruksi yang terbuat dari tumpukan balok beton yang di kombinasikan dengan timbunan tanah di belakang kontruksi sepanjang 485,00 m, lebar rata-rata 50,95 m dan luas keseluruhan 22.179,00 m ².                              Kata kunci: alternatif penanggulangan abrasi, ArcGis, CEDAS, karakteristik gelombang, perubahan garis pantai  ABSTRACTDusun Luar Pagar Mentimun is a coastal hamlet located in Kendawangan District, Ketapang Regency which is a cross accent of the Provensi road which is experiencing abrasion on the edge of the road so that it has an impact on the disconnection of road access. The purpose of the study was to determine the process of wave propagation to changes in the coastline from 2012 to 2021 and to determine alternatives to abrasion prevention.   The research method uses a quantitative approach in the form of primary and secondary data. Wind data calculation uses the 1984 SPM method. Wave forecasting uses the SMB method with the hindcasting method approach. Processing of bathymetry data, shoreline and abrasion mitigation alternatives using ArcGis software. Modeling of wave propagation and shoreline changes using CEDAS software. The results showed the direction of incoming waves from the west (W) with an angle of 10.56 ° which experienced wave deflection resulting in refraction to an angle of -52.79 ° at a depth of -4.16 m with a significant wave height of 0.82 m and a wave period of 5.66 seconds. Modeling results show abrasion and accretion along 1,045.00 m, an average width of 70.17 m and an area of 20,638.00 m ² with annual shoreline changes of 2,063.80 m ². The result of the proposal is a revetment beach building with a construction made of concrete block piles combined with soil fill behind the 485.00 m long construction, an average width of 50.95 m and a total area of 22,179.00 m ².                               Keywords: alternative abrasion countermeasures, ArcGis, CEDAS, wave characteristics, shoreline changes
RANCANG BANGUN ALAT FLUME TANK TYPE FLAP UNTUK PEMODELAN GELOMBANG LAUT SKALA LABORATORIUM Mardiansyah, Arfi; Danial, Mochammad Meddy; Meirany, Jasisca
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.63934

Abstract

Fenomena gelombang dapat dilamati seperti gelombang laut di pantai, riak air di kolam, gelombang yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari merupakan gelombang mekanik, Dalam hal ini terdapat alat yang digunakan untuk mengamati perilaku gelombang dipermukaan air disebut Flume Tank. Flume Tank adalah sebuah alat yang dibuat untuk mempermudah dalam mengamati perilaku gelombang. Metode penelitian dalam penelitian flume tank diantaranya adalah perancangan dan pembuatan, pengujian alat, instrumen penelitian dan prosedur penelitianHubungan antara tinggi gelombang dan putaran potensio motor pada panjang Flume pada kedalaman yang sama menunjukkan bahwa bertambahnya nilai kecepatan putaran potensio motor. Hasil rancangan flume tank memiliki dimensi 630 cm ×150 cm × 43 cm. tinggi gelombang. Wavemaker tipe Flap pada Flume Tank mampu menghasilkan gelombang reguler yang tidak lebih dari 13 cm pada panjang Langkah stroke, kecepatan putaran potensio motor bervariasi antara 220 ° - 240 °. Hasil pengujian flume tank dengan level permukaan air 15 - 25 cm menunjukan gelombang maksimal setinggi 3,93 - 4,19 cm. Kata kunci: Flume Tank, Gelombang, Power supply, Stroke.
KARAKTERISTIK FISIK, SOSIAL, DAN EKONOMI WILAYAH DESA-DESA PESISIR DI KECAMATAN MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Ziliwu, Nike Falukha Sari; Pratiwi, Nana Novita; Danial, Mochammad Meddy
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.98992

Abstract

Desa-desa pesisir di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, memiliki peranan penting sebagai pusat pertumbuhan wilayah pesisir sekaligus pintu gerbang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Namun demikian, kawasan ini masih menghadapi berbagai tantangan serius, antara lain keterbatasan infrastruktur dasar, ketimpangan sosial antar kelompok, serta pemanfaatan sumber daya lokal yang masih belum optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan karakteristik desa pesisir berdasarkan tiga aspek utama, yaitu aspek fisik, sosial, dan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan, dokumentasi, serta wawancara mendalam, dan data sekunder yang didapatkan dari instansi terkait. Analisis dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi variabel-variabel dari ketiga aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan terkait kondisi infrastruktur, termasuk ketersediaan jalan, dermaga, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta akses terhadap air bersih. Dari aspek sosial ditemukan perbedaan tingkat pendidikan penduduk, bentuk partisipasi kelembagaan masyarakat, serta peran komunitas lokal. Sementara itu, bidang ekonomi memperlihatkan dominasi mata pencaharian non-nelayan dengan ketahanan ekonomi yang tidak merata. Perbedaan kondisi antar desa menimbulkan kesenjangan perkembangan wilayah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengembangan yang menekankan pemerataan infrastruktur, penguatan kapasitas sosial, serta diversifikasi ekonomi masyarakat lokal. Kata Kunci: Desa Pesisir, Karakteristik Wilayah, Kecamatan Muara Pawan
Implementasi multibeam echosounder sebagai alat bantu pencarian rambu penuntun yang runtuh di alur pelayaran Sungai Kapuas Pontianak Siregar, Nathanael Bagaskara; Danial, Mochammad Meddy; Lestari, Arfena Deah; Meirany, Jasisca; Supriyadi, Asep
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v6i2.7301

Abstract

Co-Authors -, Galdi Galdi Abshar, Khairul Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Mirza Afrizal - Agustina Listiawati Akafi, M. Ma'ruf Aktris Nuryanti, Aktris Alhadiansyah Ananta, Aqilla Andi Ihwan Anjarwati, Retno Arfena Deah Lestari Asep Nursangaji Asep Supriyadi Aswandi - Azwa Nirmala Bistari Budiono Budiono Damayanti, Novi Argita Deah, Arfena Dinata, Kristian Okta Dwi Zulfita Dwikki Syachruluddin Edy Suasono Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa Fahreza, Destianto Farid Budiman Fitri Imansyah Gunarto, Danang Hadary, Ferry Hamdani - Herry Sujaini Imam Ghozali Ismawartati - Ivan Sujana Lestari, Arfena Deah Mardiansyah, Arfi Meiran Panggabean Meirany, Jasisca Memet Agustiar Muanuddin - MUHAMMAD IVANTO Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Nana Novita Pratiwi Ningsih, Kurnia Nurhayati Nurhayati Nurhidayati, Ely Nurmainah - Oktadinata, Kristian Okta Pranata, Chalvin Prastya, Helmi Pratiwi, Nana Novita Priyo Saptomo Purwaningsih - Rachmawati Rahmadhani, Ridwan Rahmat Kurniawan Rahmidiyani - Ratna Herawatiningsih Riduansyah - Riyanny Pratiwi Rizki Purnaini Rommy Patra Safda, Sherina Putri Septiansyah, Edo Setia Budi Setiawan, Eric Shelamita Bandawa Putri Sholva, Yus Silvia Uslianti Siregar, Nathanael Bagaskara Siti Hadijah Siti Halidjah Stefanus Barlian Soeryamassoeka Stepanus Sahala Sitompul Surachman - Sutarno, Ainur Rohmah Sy. Hasyim Azizurrahman Syaifurrahman Syaifurrahman Syamswisna , Uti Asikin Vivi Bachtiar Vivi Bachtiar Wardana, Alifia Ayu Wendy Widyanti, Arinda Dinnia Windhu Putra Witarsa - Yohanes Gatot Sutapa Yuline - Yulis Jamiah Ziliwu, Nike Falukha Sari Zubaidah R