Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN DONGENG DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA zulfitria, zulfitria; Dewi, Happy Indira; Khanza, Mutia
Instruksional Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.853 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.2.1.56-63

Abstract

Dilatarbelakangi oleh era millenium sekarang ini, bahwa budaya mendongeng telah dianggap kuno dan mulai ditinggalkan.  Dongeng merupakan cerita yang mengandung nilai-nilai moral dan sosial yang berguna untuk membentuk karakter anak. Strategi pembentukan karakter anak dilakukan dengan pemberian contoh, pembiasaan membaca dongeng, pembiasaan mendengarkan dongeng, dan penciptaan lingkungan baca yang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah penerapan pembelajaran berbasis dongeng untuk pembentukan karakter siswa di era millennium secara maksimal, menyenangkan, dan terintegrasi dengan keluarga dan sekolah. Hasil penelitian bahwa penerapan pembelajaran dongeng sangat membantu guru dalam menyampaikan pesan untuk pembentukan karakter siswa yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif berupa pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran berbasis mendongeng sangat dipenting digunakan guru sehingga dapat membentuk karakter siswa. Pembentukan karakter anak dapat dilakukan di lingkungan pembelajaran sekolah dan lingkungan rumah atau keluarga.
PENGARUH SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN SISWA MENULIS TEKS BAHASA INGGRIS Khanza, Meutia; Zulfitria, Zulfitria; Ansharullah, Ansharullah
Instruksional Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Instruktional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.171 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.3.1.23-29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah scaffolding dapat memberikan efek yang signifikan pada kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur. Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang. Sampel tersebut berasal dari kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Masing-masing terdiri dari 36 siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dan desain yang digunakan adalah quasi experimental study. Temuan dari penelitian ini berupa nilai rata-rata pre-test siswa kelas eksperimen adalah 56.47 serta nilai rata-rata pos-tes siswa kelas tersebut adalah 76.14. Berbeda dengan kelas kontrol, nilai rata-rata pre-test siswa di kelas kontrol adalah 63.25 dan nilai rata-rata untuk pos-tes adalah 66.72. Pengaruh yang signifikan dilihat dari nilai rata-rata pos-tes siswa kelas eksperimen yang diberi perlakuan daripada nilai rata-rata siswa di kelas kontrol yang tidak diberi perlakuan berupa scaffolding. Hasil dari hipotesis statistik menemukan tingkat signifikansi 0.000 < 0.005. Dengan demikian H0 (Hipotesis Nul) ditolak dan H1 (Hipotesis Alternatif) diterima. Hal ini menandakan bahwa penggunaan teknik scaffolding efektif pada kemampuan siswa dalam menulis prosedur teks.
MENINGKATKAN KECERDASAN LINGUISTIK MELALUI METODE MENDONGENG Zulfitria, Zulfitria; Fadhila, Neneng
Instruksional Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Instruktional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.394 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.3.1.77-86

Abstract

Mendongeng merupakan metode yang menarik dan menyenangkan bagi anak usia dini yang akan belajar berbahasa dan berkomunikasi dengan lawan bicaranya. Realitas yang terjadi dalam kegiatan belajar di Taman Kanak-kanak banyak guru yang masih menggunakan metode yang monoton dalam mengembangkan kecerdasan linguistik/berbahasa anak. Metode yang digunakan tidak mengajak untuk anak ikut peran aktif dalam setiap kegiatan yang diberikan guru, anak hanya duduk dimeja dan mendengarkan cerita yang dibacakan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan linguistik anak di TK Tanah Tingal Ciputat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan prosedur kerja 2 (dua) siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan 11 anak kelompok B TK Tanah Tingal Ciputat. Hasil penelitian menyatakan bahwa dengan menggunakan metode mendongeng dapat meningkatkan kecerdasan linguistik anak di TK Tanah Tingal Ciputat. Adapun peningkatan rata-rata prosentase kecerdasan linguistik anak dari sebelum tindakan sampai dengan siklus II yakni pra siklus 18%, siklus I mencapai 45%, siklus II mencapai 82%. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan terhadap kecerdasan linguistik anak dengan metode mendongeng di TK Tanah Tingal Ciputat.
HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN KEMANDIRIAN SISWA KELAS V DALAM PEMBELAJARAN ONLINE Syafniarti, Syafniarti; Zulfitria, Zulfitria; Winata, Widia
Instruksional Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.4.1.%p

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze: 1) The relationship between teacher professional competence and student learning independence in online learning, 2) The relationship between learning media and student learning independence in online learning, and 3) The relationship between teacher professional competence and learning media with learning independence. students in online learning. This study uses a quantitative approach with a survey method. The population of this study were all elementary school students in West Cakung Sub-district, Cakung District, East Jakarta. The research sample was 100 fifth grade students from 4 elementary schools, namely: SDN Cakung Barat 01, SDN Cakung Barat 06, SDN Cakung Barat 15, and SDN Pulogebang 03. The results showed that; 1) There is a positive and significant relationship between Teacher Professional Competence and Student Independence in Online Learning, 2) There is a positive and significant relationship between Learning Media and Student Independence in Online Learning, and 3) There is a positive relationship between Teacher Professional Competence and Learning Media together with Student Independence in Online Learning.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) Hubungan antara kompetensi profesional guru dengan kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran online, 2) Hubungan antara media pembelajaran dengan kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran online, dan 3) Hubungan antara kompetensi profesional guru dan media pembelajaran dengan kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN se-Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Adapun sampel penelitian adalah 100 siswa kelas V dari 4 SDN yaitu: SDN Cakung Barat 01, SDN Cakung Barat 06, SDN Cakung Barat 15, dan SDN Pulogebang 03. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Kompetensi Profesional Guru dengan Kemandirian Siswa Dalam Pembelajaran Online, 2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Media Pembelajaran dengan Kemandirian Siswa Dalam Pembelajaran Online, dan 3) Terdapat hubungan positif Kompetensi Profesional Guru dan Media Pembelajaran secara bersama-sama dengan Kemandirian Siswa Dalam Pembelajaran Online.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PKN Maidah, Maidah; Gunadi, R. Andi Ahmad; Zulfitria, Zulfitria
Instruksional Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Instruktional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.3.2.142-148

Abstract

ABSTRACTThis research is motivated by the problem of low student interest in learning in Waskito 5th grade PKN subjects in the 2019/2020 school year. The problem is based on the lack of teacher creativity in designing learning, and learning is still teacher-centered, so there is a lack of student motivation during teaching and learning activities. Therefore the teacher must be good at choosing learning strategies following the material to be studied to achieve learning objectives. Learning strategies are knowledge and tips in utilizing all available resources that can be mobilized to achieve the goals that have been set. This study aims to determine the effect of learning strategies on student learning outcomes in PKN subjects. The method used is an experimental method using two groups of samples, the sample used in this study is class V, totaling 60 students. The results showed that: (1) In general, PKN learning outcomes taught using contextual learning strategies are higher than PKN learning outcomes taught using cooperative learning strategies. (2) PKN learning outcomes for students with high Creative Thinking Ability are higher than PKN learning outcomes for students with low Creative Thinking Ability. (3) There is an interaction effect between Learning Strategies and Students' Creative Thinking Ability on PKN learning outcomes. (4) Based on the analysis of the research that has been done, it can be concluded that there is an influence between learning strategies and students' thinking skills on learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini di latar belakangi oleh permasalahan rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas V SD Waskito pada tahun pelajaran 2019/2020. Permasalahan tersebut didasari oleh kurangnya kreativitas guru dalam merancang pembelajaran dan pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga kurangnya motivasi siswa pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, maka dari itu guru harus pandai memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari untuk mencapai tujuan pembelajaran. Strategi pembelajaran adalah ilmu dan kiat dalam memanfaatkan segala sumber yang dimiliki yang dapat dikerahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan dua kelompok sampel, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas V yang berjumlah 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara umum hasil belajar PKN yang diajarkan menggunakan strategi pembelajaran kontekstual lebih tinggi dibandingkan hasil belajar PKN yang diajarkan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif. (2) Hasil belajar PKN pada siswa yang memiliki Kemampuan Berpikir Kreatif tinggi lebih tinggi dari hasil belajar PKN siswa yang memiliki Kemampuan Berpikir Kreatif Rendah. (3) Terdapat pengaruh interaksi antara Strategi Pembelajaran dan Kemampuan Berpikir Kreatif siswa terhadap hasil belajar PKN. (4) Berdasarkan analisis penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan terdapat pengaruh antara strategi pembelajaran dan kemampuan berpikir yang dimiliki siswa terhadap hasil belajar. 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS I DI SDN RAWA BADAK SELATAN 03 PAGI DIMASA PANDEMI Shafrillia, Sry Uliyah; Dewi, Happy Indira; Zulfitria, Zulfitria
Instruksional Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.4.1.%p

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to analyze the differences in learning outcomes between students who learn to use audio learning media and students who learn to use print media, to analyze the effect of interactions between the use of learning media and critical thinking skills on learning outcomes, to analyze the differences in groups of students who have high thinking skills. by using audio media and students who learn to use print media and analyze the differences in groups of students who have low thinking skills on the learning outcomes of students who use audio media and students who learn to use print media. This research was conducted at SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi. This study uses a 2x2 factorial quantitative method. The results of this study are in general that thematic learning outcomes taught using printed learning media are higher than thematic learning outcomes taught using audio learning media, Thematic learning outcomes in students who have low thinking who learn to use printed learning media are higher than learning outcomes students who have low critical thinking who learn to use audio learning media, thematic learning outcomes of students who have high critical thinking who learn to use audio learning media are lower than the learning outcomes of students who have high critical thinking who learn to use printed learning media. Based on the analysis of research that has been done, it can be concluded that there is an interaction effect between learning media and students' thinking styles on thematic learning outcomesABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan media pembelajaran audio dan siswa yang belajar menggunakan media cetak, untuk menganalisis pengaruh interaksi antara penggunaan media pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar. , untuk menganalisis perbedaan kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir tinggi. dengan menggunakan media audio dan siswa yang belajar menggunakan media cetak serta menganalisis perbedaan kelompok siswa yang memiliki kemampuan berpikir rendah terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan media audio dan siswa yang belajar menggunakan media cetak. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif faktorial 2x2. Hasil penelitian ini secara umum hasil belajar tematik yang diajarkan menggunakan media pembelajaran cetak lebih tinggi daripada hasil belajar tematik yang diajarkan menggunakan media pembelajaran audio, hasil belajar tematik pada siswa berkemampuan berpikir rendah yang belajar menggunakan media pembelajaran cetak lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang berpikir kritisnya rendah yang belajar menggunakan media pembelajaran audio, hasil belajar tematik siswa yang berpikir kritisnya tinggi yang belajar menggunakan media pembelajaran audio lebih rendah daripada hasil belajar siswa yang berpikir kritisnya tinggi yang belajar menggunakan pembelajaran cetak. media. Berdasarkan analisis penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara media pembelajaran dan gaya berpikir siswa terhadap hasil belajar tematik.
PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN BER-SANAD MELALUI METODE TALAQQI BERBASIS DIGITAL MOBILE LEARNING Rohman, Dodik Fathur; Zulfitria, Zulfitria
SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi, Juli 2025
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/suliwa.v2i2.86

Abstract

This study aims to examine the implementation of sanad-based Qur’anic memorization (tahfidzul Qur’an) learning through the talaqqi method integrated with digital mobile learning at Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Kaukab. The background of this research lies in the urgency of preserving the sanad tradition in Qur’anic transmission while adapting to the advancement of digital technology, particularly in the context of remote learning. This study employs a qualitative descriptive method with a case study approach. The findings reveal that the use of mobile learning in the talaqqi method at PPTQ Al-Kaukab effectively bridges the authenticity of sanad-based teaching with the flexibility of modern education. Through digital applications, students (santri) can submit their memorization directly to certified teachers, maintaining accuracy in pronunciation and tajwid. Technical challenges such as internet stability and limited verbal interaction do arise but can be mitigated with improved system management and structured online schedules. This research recommends the further development of a more organized mobile-based learning system to support the sustainability of sanad-based tahfidz education in the digital era.
PENGEMBANGAN LMS MELALUI GOOGLE SITES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X DI SMA PGRI TANJUNGPANDAN El Gumeri, Mahmudah; Zulfitria, Zulfitria
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i2.6363

Abstract

This research is motivated by the need to improve students' critical thinking skills in Physics learning, thus focusing on the development of a Google Sites-based Learning Management System (LMS) at SMA PGRI Tanjungpandan. Using the ADDIE development model with qualitative and quantitative approaches, the steps of this research include data collection through observation, interviews, questionnaires, and pretest-posttest to measure the feasibility and effectiveness of the media. The main findings from the feasibility aspect indicate that this LMS is considered very feasible by media experts (92%) and material experts (83%), and received a very positive response from large group trials with a feasibility level above 90%. In terms of effectiveness, the N-Gain analysis of the pretest-posttest results proves an increase in students' critical thinking skills. This media is also considered easy to access, interactive, and appropriate to facilitate students' learning needs, especially those with kinesthetic learning styles. In conclusion, this Google Sites-based LMS has proven to be feasible and effective for implementation in Physics learning to improve critical thinking, so it is recommended for wider adoption with accompanying training for teachers. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Fisika, sehingga berfokus pada pengembangan Learning Management System (LMS) berbasis Google Sites di SMA PGRI Tanjungpandan. Menggunakan model pengembangan ADDIE dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, langkah-langkah penelitian ini meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, serta pretest-posttest untuk mengukur kelayakan dan efektivitas media. Temuan utama dari aspek kelayakan menunjukkan bahwa LMS ini dinilai sangat layak oleh ahli media (92%) dan ahli materi (83%), serta mendapat respons sangat positif dari uji coba kelompok besar dengan tingkat kelayakan di atas 90%. Dari sisi efektivitas, analisis N-Gain dari hasil pretest-posttest membuktikan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Media ini juga dinilai mudah diakses, interaktif, dan sesuai untuk memfasilitasi kebutuhan belajar siswa, terutama yang memiliki gaya belajar kinestetik. Kesimpulannya, LMS berbasis Google Sites ini terbukti layak dan efektif untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Fisika guna meningkatkan berpikir kritis, sehingga direkomendasikan untuk diadopsi secara lebih luas dengan disertai pelatihan pendampingan bagi guru.
Efisiensi dan Efektivitas Pembelajaran di Era Digital: Studi Kasus Kreasi dan Inovasi Teknologi Pembelajaran di Tingkat SMP Latifah, Latifah; Subagyo, Ahmad; Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 9 (2025): JPTI - September 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.951

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan semakin menuntut kehadiran Sistem Manajemen Pembelajaran/Learning Management System (LMS) yang tidak hanya adaptif dan efisien, tetapi juga mampu menjawab tantangan keterbatasan sumber daya dan keberagaman karakteristik sekolah di Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan membuat sintesis praktik inovasi teknologi pembelajaran yang diterapkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di beberapa wilayah Indonesia. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode studi kasus ganda digunakan untuk mengungkap berbagai bentuk inovasi LMS yang telah diterapkan, seperti Moodle, Canva, SAHLA, hingga proyek digital berbasis Profil Pelajar Pancasila. Pengambilan contoh SMP dilakukan secara purposive sampling, dengan memilih tujuh SMP di Jawa, Sumateran, dan Kalimantan. Hasil kajian mengungkap kelebihan, kekurangan, efektivitas, dan efisiensi dari masing-masing inovasi. Berdasarkan sintesis praktik terbaik, kajian ini mengusulkan model Hybrid Adaptive LMS, yaitu integrasi Moodle–Canva–Google Drive, sesuai dengan konteks sekolah menengah di Indonesia. Model ini mendukung manajemen pembelajaran yang fleksibel, hemat biaya, dapat memperkuat kolaborasi guru-siswa, dan meningkatkan kompetensi digital di sekolah. Kajian ini juga menyajikan strategi implementasi model tersebut, serta merekomendasikan pembentukan Tim LMS Sekolah untuk membangun budaya pembelajaran digital dan menjaga keberlanjutannya.
Media Pembelajaran Al-Qur’an Untuk Anak Usia Dini Ariashinta, Devi; Zulfitria, Zulfitria
Advances In Social Humanities Research Vol. 1 No. 12 (2023): ADVANCES in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v1i12.141

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan pemahaman orangtua terhadap media pembelajaran Al-Qur’an yang efektif untuk anak usia dini. Fokus penelitian ini mencangkup kelemahan dan kelebihan serta media pembelajaran Al-Qur’an yang efektif untuk anak usia dini sehingga memudahkan para orangtua dalam menentukan media pembelajaran yang tepat untuk anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pembelajaran Al-Qur’an yang efektif pada anak usia dini. Penelitian ini adalah penelitian naturalistik yang bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan subjek penelitian para orangtua dan pendidik yang memiliki anak usia dini. Data diperoleh dengan menggunakan metode wawancara dan data yang terkumpul dianalisis dengan uraian deskriptif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa media pembelajaran visual dengan menggunakan kitab, buku, flashcard, poster, mainan edukatif, dan sebagainya lebih banyak digunakan dan diminati oleh orangtua sebagai media pembelajaran Al-Qur’an pada anak usia dini karena lebih efektif dan anak mudah fokus pada objek pembelajaran Al-Qur’an.