Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka pada Mahasiswa Terbuka dan Jarak Jauh sebagai Upaya dalam Menciptakan Mahasiswa Berkarakter dan Profesional Halimah, Siti; Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i1.757

Abstract

This research aims to examine the implementation of the Independent Campus Learning (MBKM) program at the Open University as an effort to create students with character and professionalism. The main issue addressed in this research is how distance education can support the objectives of the MBKM program, which seeks to improve the quality of human resources through an adaptive and flexible learning outcomes-based curriculum. The research method employed is a descriptive qualitative approach, which aims to holistically understand phenomena through descriptions in the form of words and language. The novelty of this research lies in the application of the MBKM program in the context of open and distance education, an area that has not been extensively studied before. The findings of this research indicate that the Open University has successfully implemented the MBKM program through various activities, such as online short courses provided by the Indonesia Cyber Education Institute (ICE-I) and the student entrepreneurship program. These programs offer flexibility and opportunities for students to develop skills and competencies relevant to industry needs, thereby producing graduates with strong character and professionalism.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Terbuka sebagai upaya menciptakan mahasiswa yang berkarakter dan profesional. Persoalan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana pendidikan jarak jauh dapat mendukung tujuan dari program MBKM, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kurikulum berbasis capaian pembelajaran yang adaptif dan fleksibel. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memahami fenomena secara holistik dengan deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penerapan MBKM di konteks pendidikan terbuka dan jarak jauh yang belum banyak diteliti sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Universitas Terbuka berhasil mengimplementasikan program MBKM melalui berbagai kegiatan seperti short course online yang disediakan oleh Indonesia Cyber Education Institute (ICE-I) dan program mahasiswa wirausaha. Program-program ini memberikan fleksibilitas dan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga mampu mencetak lulusan yang berkarakter dan profesional.
Pengembangan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Melalui “Al-Fath Belajar” untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru IPS di SMP Uswadi, Aos; Zulfitria, Zulfitria; Wicaksono, Dirgantara
Jurnal Pendidikan Abad Ke-21 Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpak.v2i1.352

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui strategi mengembangkan perangkat pembelajaran melalui AlFath Belajar, (2) Untuk mengetahui kualitas pengembangan perangkat pembelajaran dalam mengimplementasikan kompetensi pedagogik Guru IPS di SMP, (3) Untuk mengetahui Strategi Guru IPS di salah satu SMP swasta di Tangerang Selatan dalam Menghadapi Faktor Penghambat Pelaksanaan mengembangkan perangkat pembelajaran di Al-Fath Belajar. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP swasta di Cirendeu, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD), dengan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Yang menjadi objek penelitian adalah modul pembelajaran berupa perangkat ajar dan Worksheet. Populasi dari penelitian ini adalah siswa/i SMP kelas 8 berjumlah 25 siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran adalah layak untuk di kembangkan dan digunakan untuk pengajaran guru dalam hal penguatan pedagogik dan pembelajaran siswa dengan pembelajaran mandiri melalui Al-Fath Belajar. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli media terhadap perangkat ajar (RPP) dengan rerata skor sebesar 3,73 atau dalam bentuk persentase sebesar 93.34% dengan kriteria kelayakan sangan baik atau sangat layak untuk digunakan pengajaran guru. Hasil dari penilaian validasi untuk Worksheet dengan rerata skor sebesar 3.78 atau dalam bentuk persentase sebesar 94.55% dengan kriteria kelayakan sangat baik atau sangat layak digunakan untuk pembelajaran siswa. Perangkat pembelajaran juga tergolong praktis dan efektif dengan respon siswa dengan nilai rerata sebesar 3.32 atau 86.73%. Simpulan penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan sehingga dapat digunakan untuk pengajaran dan pembelajaran pada mata pelajaran IPS khususnya materi tentang Negara ASEAN.
Analisis Penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di SDN 23 Talang Babungo Zulfitria, Zulfitria; Gusmaletri, Gusmaletri; Gusnita, Fitria; Anisa, Mela; Triana, Mamy
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.2320

Abstract

According to the Pancasila Student Profile Project, one of the primary features of the Merdeka curriculum is the autonomy of students in cultivating their character and soft skills. Through extracurricular and intracurricular activities that emphasize developing students' character in their everyday lives, the school culture implements the Pancasila student profile. The purpose of this study is to ascertain how the Pancasila student profile is used to help students at SDN 23 Talang Babungo develop their character. This research employs a qualitative methodology. Direct observation of grade V students and in-depth interviews with the principal, instructors, and students were used to gather data. Techniques for gathering data include documentation, interviews, and observation. Data reduction, data presentation, and verification were the phases of descriptive and interpretative data analysis. The study's findings demonstrate that using the Pancasila student profile enables students to incorporate Pancasila ideals into their daily lives, boosting their motivation, engagement, and critical thinking abilities. Additionally, education fosters the development of social skills in kids, such collaboration and environmental awareness. Teachers must consistently adopt techniques with diverse innovations to tackle the issues that occur in the school. This will ensure that the Pancasila student profile is implemented easily and that the aim of building students' character
Pengaruh Penggunaan Youtube dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Secara Otodidak Indriaty, Renei; Zulfitria, Zulfitria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4736

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola pembelajaran bahasa Inggris, khususnya melalui pemanfaatan media daring yang memungkinkan proses belajar berlangsung secara mandiri atau otodidak. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah YouTube karena menyediakan konten audio visual yang variatif, kontekstual, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan YouTube dalam pembelajaran bahasa Inggris secara otodidak, baik terhadap proses belajar maupun hasil belajar yang dicapai oleh pembelajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, melalui penelaahan jurnal ilmiah, skripsi, dan prosiding yang relevan dengan topik penggunaan YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Inggris. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi pola penggunaan media, karakteristik pembelajaran mandiri, serta dampak yang dilaporkan pada berbagai jenjang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa YouTube berperan sebagai media pembelajaran yang fleksibel dan adaptif, mampu meningkatkan keterlibatan belajar, rasa senang, serta kebiasaan eksplorasi mandiri dalam mempelajari bahasa Inggris. Temuan penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan YouTube berkontribusi sebesar 28,8% terhadap minat belajar bahasa asing, dengan indikator perasaan senang mencapai nilai tertinggi sebesar 0,519 dan perhatian berada pada angka 0,37. Pada kelompok anak usia 5–6 tahun, penggunaan YouTube memberikan kontribusi sebesar 45,6% terhadap pengenalan kosakata bahasa Inggris dengan nilai korelasi sebesar 0,675. Secara keseluruhan, YouTube terbukti memiliki pengaruh positif sebagai media pembelajaran bahasa Inggris secara otodidak dan berpotensi mendukung penguatan pembelajaran berbasis teknologi di era digital.
Implementasi Program Latihan Dasar Kepemimpinan sebagai Pembentukan Karakter Siswa di Seribu Bulan Boarding School Tenjo Bogor Samsudin, Samsudin; Zulfitria, Zulfitria; Aghnia, Lulu Azmi; Sibthi, Humam Rasyidu
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1388

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan, khususnya pada sekolah berasrama yang menempatkan pembinaan sikap dan perilaku sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. Seribu Bulan Boarding School Tenjo, Bogor menerapkan Program Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) sebagai strategi untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Latihan Dasar Kepemimpinan dalam pembentukan karakter siswa di lingkungan sekolah berasrama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pimpinan sekolah, pembina LDK, serta siswa peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi LDK dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur. Program ini terbukti mampu meningkatkan karakter siswa, terutama pada aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, dan keberanian memimpin melalui pembagian peran, latihan lapangan, serta refleksi kegiatan. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa perbedaan kesiapan siswa dan keterbatasan pelatihan fasilitator. Dapat disimpulkan bahwa Program LDK memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter siswa di sekolah rumah yatim berasrama.
Kepemimpinan Pendidikan Islam Tokoh Pejuang ( K.H Ahmad Dahlan Dan K.H Wahid Hasyim ) annisa, mella mella; Gusmaletri, Gusmaletri; Zulfitria, Zulfitria; Hidayat, Rahmad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article analysis the concept of leadership in Islam and examines the profile, gait, and The values ​​of Islamic leadership are reflected in two central figures of Islam eform in Indonesia, namely K.H. Ahmad Dahlan and K.H. Wahid Hasyim. K.H. Ahmad Dahlan, the founder of Muhammadiyah, was known for his reformist vision in education and social religion, emphasizing the integration of religion and general scienceas well as social concerns. Meanwhile, K.H. Wahid Hasyim, the son of the founder of Nahdlatul Ulama, played a significant role in the modernization of Islamic education and its integration into the national education system, with a moderate and nation alist approach in the political arena. This research uses a qualitative approach with a literature study method to analyze textual data from the given sources. The results show that Islamic leadership not only adheres to prophetic values ​​such as siddiq, tabligh,amanah, and fathanah, but also demands adaptability to the challenges of the times. The comparison of these two figures shows differences in the focus of contributions, where K.H. Ahmad Dahlan focused more on internal reform of the ummah and educational institutions, while K.H. Wahid Hasyim was more active in the realm of politics and integration of Islamic education in the context of a plural state. Nevertheless, both have a common thread in caring for the progress of the ummah through education, moderation, and national vision.
Utilization of Artificial Intelligence in Personalized Learning Nindia, Astrid; Firdausi, Mirma Yudha; Prapantja, Yudha; Zulfitria, Zulfitria
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.2134

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence (AI) over the past decade has driven significant transformations in educational practices, particularly through the implementation of personalized learning. This article aims to comprehensively examine the utilization of AI in supporting adaptive, learner-centered personalized learning and to identify the opportunities and challenges associated with its implementation. This study adopts a literature review approach by analyzing relevant peer-reviewed journal articles retrieved from Google Scholar published between 2015 and 2025. The findings indicate that the application of Intelligent Tutoring Systems, Adaptive Learning Management Systems, and Generative AI enables the dynamic adaptation of learning content, pacing, and learning pathways based on individual learner profiles, thereby enhancing learner engagement, learning efficiency, and academic achievement. Furthermore, the role of educators is shifting from content delivery toward facilitation and mentoring of the learning process. Nevertheless, the integration of AI in education also presents critical challenges, including data privacy concerns, algorithmic bias, AI hallucinations, and the risk of depersonalization in learning environments. This article underscores the importance of adopting a human-centered and ethical approach to AI integration to ensure that personalized learning is implemented effectively, equitably, and sustainably.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA BIMBINGAN TEKNIS REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU (RPL) BAGI PERGURUAN TINGGI WY, Helsa Jumaipa; Kurniawan, Rusdi; Akbar, Dodi Mario; Zulfitria, Zulfitria
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.9435

Abstract

Recognition of Prior Learning (RPL) is a strategic higher education policy aimed at providing formal recognition of learning outcomes acquired through formal, non-formal, and informal education, and/or work experience. The complexity of RPL regulations and procedures, as stipulated in the Decree of the Director General of Higher Education Number 112/B/KPT/2025, requires effective and easily comprehensible policy dissemination strategies for higher education institutions. In practice, RPL technical guidance programs organized by the Directorate of Learning and Student Affairs are still predominantly reliant on PowerPoint as the primary medium for delivering instructional materials. This conceptual article aims to analyze the use of PowerPoint as a learning resource in RPL technical guidance for higher education institutions and to examine its reinforcement from the perspectives of educational technology, media and learning resource management, and andragogy. The study employs a conceptual analysis of RPL technical guidance practices conducted during the period 2023–2025. The findings indicate that PowerPoint is effective as a medium for presenting policy-related content; however, it needs to be supported by adult learning design and more systematic learning resource management in order to function optimally as a policy learning resource. This article recommends strengthening the role of PowerPoint through educational technology approaches and andragogical principles to enhance participants’ understanding and learning autonomy in RPL technical guidance programs. ABSTRAK Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan kebijakan strategis pendidikan tinggi yang bertujuan memberikan pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja. Kompleksitas regulasi dan prosedur RPL, sebagaimana diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 112/B/KPT/2025, menuntut strategi diseminasi kebijakan yang efektif dan mudah dipahami oleh perguruan tinggi. Dalam praktiknya, bimbingan teknis (bimtek) RPL yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan masih didominasi penggunaan media PowerPoint sebagai sarana utama penyampaian materi. Artikel konseptual ini bertujuan menganalisis penggunaan media PowerPoint sebagai sumber belajar dalam bimtek RPL bagi perguruan tinggi serta mengkaji penguatannya dari perspektif teknologi pendidikan, media dan pengelolaan sumber belajar, serta andragogi. Kajian dilakukan melalui analisis konseptual terhadap praktik bimtek RPL selama periode 2023–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa PowerPoint efektif sebagai media presentasi kebijakan, namun perlu didukung oleh desain pembelajaran orang dewasa dan pengelolaan sumber belajar yang lebih sistematis agar berfungsi optimal sebagai sumber belajar kebijakan. Artikel ini merekomendasikan penguatan peran PowerPoint melalui pendekatan teknologi pendidikan dan prinsip andragogi untuk meningkatkan pemahaman dan kemandirian belajar peserta bimtek RPL.
Koding dan Kecerdasan Artifisial Tanpa Komputer: Telaah Sistematis Pembelajaran Unplugged di Pendidikan Dasar dan Menengah Pinaria, Adam Panca Putra; Syahputra, Rizki Dharma; Adiwiguna, Sadham Wahyu; Huwaida, Hana; Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36733

Abstract

Keterbatasan ketersediaan infrastruktur gawai dan komputer masih menjadi tantangan dalam implementasi pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (KA) di sekolah dasar dan menengah pertama. Ketergantungan berlebihan pada perangkat digital berpotensi memperlebar kesenjangan akses serta mengaburkan esensi berpikir komputasional. Penelitian ini bertujuan menelaah secara mendalam literatur terkait pembelajaran koding dan KA berbasis luring atau tanpa gawai (unplugged learning) pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap berbagai artikel jurnal ilmiah bereputasi yang dipublikasikan pada periode 2021 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran unplugged efektif secara signifikan dalam mengembangkan berpikir komputasional, pemahaman algoritmik, dan pemecahan masalah siswa pada tahap pengenalan konsep dasar. Meskipun demikian, pendekatan ini memiliki keterbatasan teknis dalam merepresentasikan konsep KA tingkat lanjut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran koding dan KA tanpa gawai merupakan strategi pedagogis inklusif, adaptif, dan kontekstual, serta layak dijadikan fondasi awal menuju pembelajaran berbasis teknologi digital.
Rencana Strategi Pengembangan Institusi Pendidikan Gusmaletri, Gusmaletri; Zulfitria, Zulfitria; Khaidir, Asmendri; Sari, Milya
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5765

Abstract

Dunia kependidikan terkait dengan arah perkembangan masyarakat yang ditentukan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perencanaan diperlukan bagi manusia untuk mencapai tujuan hidup mereka. Karena perencanaan adalah bagian penting dari kesuksesan, para manajer dan pemangku kepentingan pendidikan sangat memperhatikan tahap awal. Kesalahan dalam perencanaan pendidikan dapat membahayakan keberlangsungan pendidikan. Salah satu tugas utama manajer adalah perencanaan. Akibatnya, berbagai elemen perencanaan harus dipahami sebelum kegiatan dilakukan. Hal ini karena perencanaan menentukan ke mana organisasi akan bergerak. Dunia pendidikan terkait dengan perencanaan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kehidupan membutuhkan manusia perencanaan untuk mencapai tujuan. Karena perencanaan adalah bagian penting dari kesuksesan, para manajer dan pemangku kepentingan pendidikan sangat memperhatikan tahap awal. Pendidikan berfungsi sebagai dasar implementasi kegiatan daripada pendidikan dengan memandang ke masa depan untuk memajukan pendidikan dengan lebih efisien dan efektif sesuai dengan keperluan masyarakat untuk meraih tujuan pengingkatan pendidikan dan untuk mencapai sasaran daripada pendidikan.
Co-Authors Adiwiguna, Sadham Wahyu Aghnia, Lulu Azmi Ahmad Suryadi, Ahmad Ainur Rohmah, Ainur Akbar, Dodi Mario Akbar, Fadil Alam, Najmial Syah alfiah alfiah Amirullah, Febry Andryani, Ratu Linda Martina Anisa, Mela Annisa, Mella annisa, mella mella Anshari, Zaky Ansharullah Ansharullah Ariashinta, Devi Arif, Zainal Arifin, Maolana Aspariga, Diesti Baroroh, Rizqi Nailul Caniago, Renaldo Celara, Damayanti Deffanova, Mohammad DIRGANTARA WICAKSONO Dwita, Rahmi El Gumeri, Mahmudah Endang Rudiatin Fadhila, Neneng Fatikawati, Osy Firdausi, Mirma Yudha Gusmaletri, Gusmaletri Gusnita, Fitria Hamidah, Itsnani Nur Happy Indira Dewi Hekmatyar, Gulbudin Hendrayana, Deni Husaeni, Fachri Huwaida, Hana Indriaty, Renei Inong Satriadi Khaidir, Asmendri Khanza, Meutia Khanza, Mutia Kurniawan, Rusdi Latifah Latifah Lubis, Maysaroh Madari , Natasyalicha Maidah, Maidah Maulida, Achlisha Meiliawati, Ayu Eka Miftahurrahman, Ujang Milya Sari Misnayanti, Wanti Muharawati, Dasa Agtiani Mutaqqinasiht, Latifah Rhamadona Nani Yuniar Nindia, Astrid Nudin, Nurhasan Nurbojatmiko Nurbojatmiko, Nurbojatmiko Nurfadillah, Dilla Nurhopipah, Siti Okgi Nugroho, Arma Pinaria, Adam Panca Putra Prayogo, Didi R. Andi Ahmad Gunadi Rahmah, Zihan Fauziah Rasmin, Rumiyati S. Dipl Montessori Rohmah, Ahmad Jamal Rohman, Dodik Fathur Rumiyati, Rumiyati Rusmi, Rusmi Sadat, Angwar Samsudin Samsudin Saputra, Suryo Danar Shafrillia, Sry Uliyah Sibthi, Humam Rasyidu Siti Halimah subagyo, Ahmad Sugiarto, Tri Wawan Sukisnawati, Sukisnawati Susanto, Ahmad Syafniarti, Syafniarti Syahputra, Rizki Dharma Triana, Mamy Ulfatullailah, Eneng Umar, Zemita Uswadi, Aos Wathoni, Mahbubul Widianti, Widianti Wilfridus, Wilfridus WINATA, WIDIA WY, Helsa Jumaipa Yadi, Dede Yasin Efendi Yudha Prapantja Yuliani Yuliani Yuliasa Wiwaha, Made Gede Yunawati, Irma