Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN KURIKULUM PRACTICAL LIFE DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS 1 MADRASAH IBTIDAIYAH MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL Rasmin, Rumiyati S. Dipl Montessori; Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2135

Abstract

Emotional intelligence is an essential factor influencing students’ success in both learning and social life. This study aims to develop a Practical Life Curriculum to enhance the emotional intelligence of first-grade students at MI Mumtaza. The research employed a Research and Development (RD) approach using the ADDIE model, consisting of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Participants included 25 first-grade students, two classroom teachers, and two experts in child education and curriculum development who served as validators. Research instruments comprised validation sheets, teacher observation sheets, and an emotional intelligence test based on Goleman’s five aspects: self-awareness, self-regulation, motivation, empathy, and social skills. Data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results revealed that the Practical Life Curriculum was categorized as highly feasible with an average expert validation score of 89%. The practicality aspect reached 87%, and its effectiveness was indicated by the improvement in students’ emotional intelligence with an n-gain value of 0.67 (moderate-high category). These findings demonstrate that Practical Life activities—such as arranging desks, folding clothes, brushing teeth, and caring for the environment—foster independence, responsibility, and social awareness. Thus, the Practical Life Curriculum based on the ADDIE model is proven effective in enhancing the emotional intelligence of students in Islamic-based primary education.ABSTRAKKecerdasan emosional merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap keberhasilan siswa, baik dalam belajar maupun dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Kurikulum Practical Life sebagai upaya meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas I MI Mumtaza. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas I, dua guru wali kelas, serta dua pakar pendidikan anak dan kurikulum sebagai validator. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi, lembar observasi guru, dan tes kecerdasan emosional berdasarkan lima aspek Goleman, yaitu kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Practical Life memperoleh kategori sangat layak dengan rata-rata skor validasi ahli sebesar 89%. Aspek kepraktisan mencapai 87%, sedangkan efektivitas pembelajaran terlihat dari peningkatan skor kecerdasan emosional siswa dengan nilai n-gain sebesar 0,67 (kategori sedang-tinggi). Temuan ini membuktikan bahwa aktivitas Practical Life seperti menata meja, melipat pakaian, menyikat gigi, dan merawat lingkungan mampu menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial siswa. Dengan demikian, kurikulum Practical Life berbasis ADDIE terbukti efektif meningkatkan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar berbasis Islam.
Strategi Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Aktivitas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD Rohmah, Ainur; Zulfitria, Zulfitria
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 4 (2024): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i4.330

Abstract

Pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas telah diterapkan dalam berbagai konteks pendidikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan desain eksperimen non-equivalent control group dan melibatkan 30 siswa kelas V SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas dapat meningkatkan motivasi belajar siswa SD. Hasil belajar siswa di kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Selain itu, hasil respon siswa menunjukkan bahwa mereka sangat tertarik terhadap strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas yang diketahui melalui persentase rata-rata sebesar 87,68%. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran diferensiasi berbasis aktivitas dapat menjadi salah satu alternatif efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SD.
Fungsi dan Manajemen dalam Islam: Perspektif Ayat Alquran dan Hadis Gusnita, Fitria; Annisa, Mella; Gusmaletri, Gusmaletri; Zulfitria, Zulfitria; Satriadi, Inong
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2690

Abstract

Manajemen dalam Islam memiliki kedudukan yang sangat penting dalam pengaturan pranata sosial dan pendidikan. Prinsip-prinsip dasar seperti keadilan, kesetaraan, tanggung jawab, keterbukaan, dan amanah merupakan fondasi utama dalam membangun sistem manajemen yang Islami. Nilai-nilai ini tidak hanya bersifat teoritis, melainkan sudah dijelaskan secara normatif dalam Al-Qur’an dan Hadis. Dalam konteks pendidikan, manajemen Islami tidak sekadar mengatur aspek administratif, melainkan juga mencakup aspek moral, spiritual, dan sosial. Al-Qur’an dan Hadis berfungsi sebagai sumber utama dalam menetapkan paradigma dan nilai-nilai dasar dalam mengelola pendidikan. Dengan merujuk pada Al-Qur’an dan Hadis, manajemen pendidikan dalam Islam bertujuan menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW dijadikan rujukan dalam pengembangan dan penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam pendidikan Islam, meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur dan tafsir ayat serta hadis-hadis yang relevan. Harapannya, temuan artikel ini dapat menjadi acuan dalam merancang sistem manajemen pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa melepaskan nilai-nilai syariah sebagai ruh dari setiap kebijakan Pendidikan.
TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR: MEMBANGUN MASA DEPAN PENDIDIKAN YANG INKLUSIF DAN BERDAYA SAING Dwita, Rahmi; Zulfitria, Zulfitria
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan Teknologi Pendidikan dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap pembentukan masa depan pendidikan yang inklusif dan berdaya saing. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis kerangka konseptual, perkembangan teknologi pendidikan, dan dampaknya terhadap pembelajaran inklusif. Analisis literatur juga akan menyoroti tantangan dan peluang yang muncul selama penerapan teknologi ini dalam konteks Kurikulum Merdeka Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagaimana integrasi Teknologi Pendidikan dapat meningkatkan aksesibilitas dan keberagaman pembelajaran, sambil memperkuat daya saing siswa di era global. Penelitian ini tidak hanya dibahas bagaimana peran teknologi Pendidikan dalam kurikulum merdeka, sehingga menghasilkan sistem pendidikan yang berdaya saing dan inklusif, tetapi juga dibahas pandangan praktis bagi pemangku kepentingan pendidikan untuk meningkatkan desain kurikulum yang inklusif dan relevan dengan tuntutan zaman.
PERAN DEWAN PENDIDIKAN DALAM MEMAJUKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KOTA TANGERANG SELATAN Andryani, Ratu Linda Martina; Zulfitria, Zulfitria
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini ialah untuk menjabarkan tentang peran dewan pendidikan dalam memajukan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Studi kepustakaan yang melihat teori-teori yang berkaitan dengan masalah penelitian digunakan untuk memperoleh data. Menentukan masa depan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, penyelenggaraan pendidikan menjadi sangat penting dan strategis. Hasil penelitian bahwa Dewan Pendidikan sebagai representasi masyarakat harus mampu menjadi mitra stategis pemerintah kota yang berperan menyampaikan aspirasi masyarakat pendidikan dalam berbagai kebijakan, Pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Pendidikan departemen perlu memahami permasalahan pendidikan yang dihadapi masyarakat sehingga mampu memberikan saran, masukan dan rekomendasi penyelesaian dalam rangka mewujudkan peran Dewan Pendidikan. Fungsi, peran dan tugas pokok Dewan Pendidikan telah diatur oleh regulasi atau peraturan perundang-undangan yang ada sehingga tidak tumpang tindih dengan lembaga atau dinas terkait.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA CETAK SEBAGAI SUMBER BAHAN AJAR DI TENGAH GEMPURAN BAHAN AJAR BEBASIS DIGITAL Umar, Zemita; Zulfitria, Zulfitria
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media telah menimbulkan dua dari empat revolusi dunia pendidikan. Revolusi pertama terjadi beberapa puluh abad yang lalu, yaitu pada saat orang tua menyerahkan pendidikan anak-anaknya kepada orang lain yang berprofesi sebagai guru; revolusi kedua terjadi dengan digunakannya bahasa tulisan sebagai sarana utama pendidikan; revolusi ketiga timbul dengan tersedianya media cetak yang merupakan hasil ditemukannya mesin dan Teknik percetakan; dan revolusi keempat berlangsung dengan meluasnya penggunaan media komunikasi elektronik. Tantangan industri surat kabar di era teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini sangat berat apalagi setelah lahir media baru (new media) yang berbasis internet. Ishwara menyebut kemajuan teknologi itu menambah kecepatan beredarnya berita dan informasi. Media cetak seperti surat kabar dan majalah kalah bersaing kecepatan dengan media elektronik, televisi, dan internet. Ishwara juga menyebut, benturan antara media cetak dengan media yang berbasis internet, atau yang sering disebut dengan new media itu semakin bertambah hebat. Melalui online journalism berbasis internet, siapapun bisa menjelajahi berita atau informasi tanpa ada kendala ruang dan waktu. Informasi menjadi begitu sangat cepat dan mudah diakses. Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting, karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Kerumitan bahan yang akan disampaikan kepada anak didik dapat disederhanakan dengan bantuan media. Media dapat mewakili apa yang kurang mampu guru ucapkan melalui kata- kata atau kalimat tertentu. Bahkan keabstrakan bahan dapat dikongkritkan dengan kehadiran media. Media pembelajaran yang berbasis cetak merupakan hal yang paling umum dikenal misalnya, buku teks, buku penuntun, jurnal, majalah dan lembaran lepas.
PANDANGAN PEMERINTAH TERHADAP PENDIDIKAN ERA MODERN DAN KEBIJAKAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI PENDIDIKAN SECARA HOLISTIK Madari , Natasyalicha; Zulfitria, Zulfitria
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pandangan Pemerintah Terhadap Pendidikan Era Modern dan Kebijakan Ekonomi Pendidikan Secara Holistik. Pendidikan adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan suatu bangsa. Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di era globalisasi. Oleh karena itu, pendidikan perlu dipandang secara holistik, yaitu tidak hanya sekadar mengembangkan kemampuan intelektual, tetapi juga mengembangkan seluruh potensi manusia, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosial. Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai kebijakan pendidikan yang mencakup aspek holistik, seperti pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan penekanan pada kearifan lokal. Salah satu contoh kebijakan yang mendukung pendidikan holistik adalah UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Selain itu, Peraturan Kementrian Pendidikan Nasional No. 41 Tahun 2007 juga menjelaskan tentang pendidikan holistik. Dengan adanya kebijakan ekonomi pendidikan yang tepat, maka pendidikan holistik dapat menjadi kenyataan di Indonesia. Pendidikan holistik akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu membangun bangsa Indonesia yang lebih baik. Secara keseluruhan, kebijakan dan inisiatif pemerintah mencerminkan pendekatan holistik terhadap pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan tidak hanya pengetahuan akademis tetapi juga karakter, keterampilan, dan kewirausahaan, yang penting untuk meningkatkan perekonomian negara.
ANALISIS KEBIJAKAN EKONOMI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Anshari, Zaky; Zulfitria, Zulfitria
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan sumber daya manusia yang menjadi indikator kemajuan sebuah bangsa adalah dengan meningkatkan dan mengevaluasi sistem pendidikan yang ada. Diperlukan campur tangan pemerintahan dan swasta untuk menunjang hal tersebut. Seperangkat keputusan pemerintah yang bertujuan menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi adalah kebijakan ekonomi fiskal. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendapatkan pengetahuan tentang manfaat penyusunan kebijakan ekonomi pendidikan, transparansi pelaksanaanya, serta prioritas program yang tepat sasaran guna pembangunan dan modernisasi bangsa.
PENERAPAN FILSAFAT DALAM KONTEKS PENDIDIKAN DI INDONESIA BAIK SECARA TEORI MAUPUN PRAKTIK Rusmi, Rusmi; Zulfitria, Zulfitria
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 7 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dirancang untuk memperjelas peran filsafat pendidikan dalam dunia pendidikan dan hubungan antara filsafat dan inovasi dalam penerapan filsafat dalam konteks pendidikan di indonesia baik secara teori maupun praktik. Filosofi pendidikan adalah salah satu yang melihat pendidikan sebagai proses memanusiakan siswa, memampukannya untuk mengembangkan dan mewujudkan semua potensi bawaan mereka. Pendidikan memegang peranan penting dalam pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Penerapan filsafat dalam konteks pendidikan menjadi landasan untuk mengarahkan tujuan, metode, dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam proses pendidikan. Dalam konteks Indonesia, adopsi dan adaptasi filsafat sebagai dasar pendidikan memiliki dampak signifikan baik secara teori maupun praktik. Filsafat pendidikan Indonesia mencerminkan pandangan hidup bangsa yang tercermin dalam semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" (Berbeda-beda namun tetap satu). Mengajak pluralitas dan keragaman sebagai nilai fundamental dalam pendidikan, mempromosikan pemahaman lintas budaya dan agama. Penerapan filsafat dalam pendidikan tercermin dalam pengembangan kurikulum berbasis karakter. Filsafat pendidikan di Indonesia mendorong penggunaan metode pembelajaran yang mengakomodasi kearifan lokal dan tradisional. Hal ini diwujudkan melalui pemanfaatan budaya lokal dalam konteks pembelajaran dan memperkaya proses keberagaman edukasi di Indonesia.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP NILAI NUMERASI MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 4 DEPOK Alfiah, Alfiah; Zulfitria, Zulfitria
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 7 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i7.1855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap nilai siswa. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Systematic Literature Review (SLR) yang meliputi 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Proses pengumpulan data meliputi identifikasi artikel yang berkaitan dengan topik penelitian berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penelitian ini mengulas 14 artikel berdasarkan hasil pencarian melalui database Google Scholar dengan menggunakan software Publish Or Perish. Sintesis data penelitian ini kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan dikonsolidasikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan matematika pada tingkat sekolah menengah pertama periode 2019-2024 terutama diupayakan melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL).
Co-Authors Adiwiguna, Sadham Wahyu Aghnia, Lulu Azmi Ahmad Suryadi, Ahmad Ainur Rohmah, Ainur Akbar, Dodi Mario alfiah alfiah Amirullah, Febry Andryani, Ratu Linda Martina Anisa, Mela Annisa, Mella annisa, mella mella Anshari, Zaky Ansharullah Ansharullah Ariashinta, Devi Arif, Zainal Arifin, Maolana Aspariga, Diesti Baroroh, Rizqi Nailul Celara, Damayanti Dani, Asep Wahyu Muhrom Deffanova, Mohammad DIRGANTARA WICAKSONO Dwita, Rahmi El Gumeri, Mahmudah Fadhila, Neneng Fatikawati, Osy Firdausi, Mirma Yudha Gusmaletri, Gusmaletri Gusnita, Fitria Happy Indira Dewi Hekmatyar, Gulbudin Hendrayana, Deni Husaeni, Fachri Huwaida, Hana Indriaty, Renei Inong Satriadi Khanza, Meutia Khanza, Mutia Kurniawan, Rusdi Latifah Latifah Lubis, Maysaroh Madari , Natasyalicha Maidah, Maidah Maulida, Achlisha Meiliawati, Ayu Eka Miftahurrahman, Ujang Misnayanti, Wanti Muharawati, Dasa Agtiani Mutaqqinasiht, Latifah Rhamadona Nani Yuniar Nindia, Astrid Nudin, Nurhasan Nurbojatmiko Nurbojatmiko, Nurbojatmiko Okgi Nugroho, Arma Pinaria, Adam Panca Putra Prapantja, Yudha Prayogo, Didi R. Andi Ahmad Gunadi Rahmah, Zihan Fauziah Rasmin, Rumiyati S. Dipl Montessori Riswandi, Syaiful Ulum Rohmah, Ahmad Jamal Rohman, Dodik Fathur Rudiatin, Endang Rumiyati, Rumiyati Rusmi, Rusmi Samsudin Samsudin Saputra, Suryo Danar Shafrillia, Sry Uliyah Sibthi, Humam Rasyidu Siti Halimah subagyo, Ahmad Sugiarto, Tri Wawan Sukisnawati, Sukisnawati Sulaiman, Suhendar Susanto, Ahmad Syafniarti, Syafniarti Syahlarriyadi, Syahlarriyadi Syahputra, Rizki Dharma Triana, Mamy Umar, Zemita Uswadi, Aos Wathoni, Mahbubul Widianti, Widianti Wilfridus, Wilfridus WINATA, WIDIA WY, Helsa Jumaipa Yasin Efendi Yuliani Yuliani Yuliasa Wiwaha, Made Gede Yunawati, Irma