p-Index From 2021 - 2026
8.258
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jurnal al-Murabbi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI EDUTEC : Journal of Education And Technology MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Ability : Journal of Education and Social Analysis Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Education Achievement: Journal of Science and Research INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan Mudabbir: Journal Research and Education Studies el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Journal of Educational Sciences Jurnal Karya Abdi Masyarakat Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Research Journal on Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Local History & Heritage Communication & Social Media Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Asian Journal of Science, Technology, Engineering, and Art Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi PERSPEKTIF: Journal of Social and Library Science At-Tadris: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Kemunculan dan Kemajuan Dinasti Fatimiyyah Ramadhana, Muhammad Nasrullah; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai Sejarah Kebudayaan Islam Pada Masa Dinasti Fatimiyyah. Jenis Penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif analisis. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai macam informasi dan mempelajari beberapa literatur yang berkaitan dengan Sejarah Kebudayaan Islam Pada Masa Dinasti Fatimiyyah. Hasil Penelitian menunjukan dan mengarahkan kepada pembaca agar dapat mengetahui bagaimana pengaruh besar Dinasti Fatimiyyah terhadap perkembangan agama Islam, terlebih dari aspek kebudayaan, politik, pemerintahan, pemikiran, filsafat, pendidikan, iptek, sosial kemasyarakatan, keagamaan, ekonomi dan kesenian.
Pengaruh Islam di India dan Jejak Peninggalan Dinasti Mughal Tahun 1526 - 1858 M Anwar, Wan Tasya Luthfiah; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1705

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Pengaruh Islam di India dan jejak peninggalan Dinasti Mughal tahun 1526-1858 M”. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana Dinasti Mughal membangun kekuasaan besar dan memiliki masa kejayaan yang berpengaruh. Serta menganalisis pengaruh yang timbul pada masa Dinasti Mughal terhadap bidang politik, sosial, ekonomi, agama, pendidikan, ilmu pengetahuan, seni budaya, dan arsitektur. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana sejarah masuknya Islam di India? 2)Bagimana berdirinya Dinasti Mughal di India? 3) Bagimana proses perkembangan Dinasti Mughal dalam meninggalkan peninggalan Islam?. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian Pustaka). Sumber data utama meliputi buku-buku Sejarah/kebudayaan Islam, serta karya-karya ilmiah terkait Sejarah Islam Mughal di India. Pendekatan ini memungkinkan analisis mendalam terhadap Sejarah perkembangan Dinasti Mughal di India perspektif Islam yang relevan dengan buku-buku Sejarah yang berkaitan.
Pengaruh Peradaban Islam terhadap Munculnya Renaisance di Barat Pratama, Ilham Putra Pratama; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.1716

Abstract

Pada masa keemasan Islam mencapai puncak peradaban dan kebudayaan, sedangkan Barat masih terperangkap dalam kebodohan dan kegelapan yang sepanjang abad pertengahan diwarnai oleh ajaran tradisional dan dogmatisme gereja. Sistem monopoli gereja seperti ini menyebabkan Eropa mengalami keterbelakangan dalam berbagai aspek kehidupan. Suasana seperti ini barulah mengalami perubahan setelah pemikiran skolastik, kedatangan Islam merupakan revolusi yang dapat membalikkan arus gelombang kebudayaan ke arah dunia baru, yang dapat meletakkan nilai-nilai kemanusiaan, kemerdekaan, dan keselamatan. Pada waktu itu Cordova mengalami kejayaan, yakni mencapai perkembangan ilmu pengetahuan yang gemilang yang mana menjadi jembatan bagi banyak orang Eropa yang datang untuk belajar kesana, kemudian menerjemahkan karya-karya ilmiah umat Islam. Hal ini dimulai sejak abad ke-12. Dengan pengembangan ilmu pengetahuan baik itu natural science (ilmu alam dan ilmu pasti) dan social science (ilmu social) yang dilakukan umat Islam, seperti halnya pemikiran Ibnu Rusyd (Averous) sangat berpengaruh di dunia Eropa. Kebangkitan dunia Barat ditandai dengan munculnya suatu gerakan, yakni Renaisans yang diartikan kelahiran kembali, kebangkitan kembali peradaban (ilmu pengetahuan) di Eropa pada abad ke-14 sampai ke-16 M. Melalui kontak antara sarjana-sarjana barat yang belajar kedunia Islam, dan melalui kontak umat Islam dan Eropa Andalusia dan di Sisilia, melalui invasi suci yaitu perang salib, dan perdagangan dari berbagai daerah.
Proses Kemunculan, Kemajuan, dan Kehancuran Kerajaan Turki Utsmani Lutfiah, Izmi; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai Sejarah Kebudayaan Islam pada Masa Kerajaan Turki Utsmani. Fokus utama dalam penelitian ini adalah menganalisis bagaimana awal kemunculan dari kerjaan Turki Utsmani hingga melahirkan berbagai kemajuan pada beberapa bidang yang dipimpin oleh berbagai kesultanan dan bagaimana awal kehancuran yang terjadi pada kerajaan Turki Utsmani. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research)  yaitu kajian literatur dengan mengkaji buku-buku sejarah dan beberapa artikel yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan dan mengarahkan kepada pembaca agar dapat mengetahui mengenai kemunculan, kemajuan, serta kehancuran yang terjadi pada kerajaan Turki Utsmani.
Studi Tentang Kebudayaan Islam pada Masa Bani Umayyah Fathimah, Laila; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1858

Abstract

Penelitian ini membahas sejarah Dinasti Bani Umayyah, yang mencakup tiga fase utama: terbentuknya, kejayaannya, dan kemundurannya. Dimulai dengan latar belakang konflik politik yang memunculkan Bani Umayyah setelah kematian Khalifah Utsman bin Affan, makalah ini mengeksplorasi peran Muawiyah bin Abi Sufyan dalam mendirikan dinasti, yang beralih dari sistem musyawarah ke sistem monarki absolut. Di bawah pemerintahan Bani Umayyah, terjadi ekspansi wilayah yang luas mencakup Spanyol, Afrika Utara, dan sebagian besar wilayah Timur Tengah serta Asia Tengah. Dalam bidang politik, pemerintahan diperkuat dengan pembentukan sistem administrasi yang terorganisir, termasuk dinas pos, pengenalan bahasa Arab sebagai bahasa resmi, dan pencetakan mata uang. Selain itu, kemajuan dalam ilmu pengetahuan seperti tafsir, hadits, fiqh, dan geografi juga dicapai, sementara akulturasi budaya antara Arab dan bangsa taklukan berlangsung pesat. Namun, faktor internal seperti persaingan kekuasaan, ketidakpuasan terhadap kebijakan yang menguntungkan golongan tertentu, dan kemewahan hidup istana, akhirnya menyebabkan kemunduran dan runtuhnya dinasti ini. Pada 750 M, Dinasti Umayyah digantikan oleh Dinasti Abbasiyah, meskipun keturunan Bani Umayyah di Andalusia berhasil mempertahankan kekuasaan mereka.
Studi Tentang Kebudayaan Islam pada Masa Bani Umayyah II di Andalusia Puteri, Aulia Rahmah; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1859

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Kebudayaan Islam Pada Masa Bani Umayyah Ii Di Andalusia. Penelitian Ini Menggunakan Metode Kualitatif Dengan Jenis Penelitian Studi Pustaka ( Literature Reviuw). Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Studi Tentang Kebudayaan Islam Pada Masa Bani Umayyah II Di Andalusia Adalah Salah Satu Puncak Kejayaan Peradaban Islam. Bani Umayyah II Berhasil Mendirikan Pemerintahan Yang Stabil, Terpusat, Dan Otonom Di Bawah Kepemimpinan Tokoh Seperti Abdurrahman Ad-Dakhil Dan Abdurrahman III. Di Bidang Politik Dan Pemerintahan, Mereka Memperkuat Struktur Administrasi, Menjaga Stabilitas Internal, Dan Membangun Militer Yang Tangguh. Dalam Bidang Ekonomi, Andalusia Berkembang Sebagai Pusat Perdagangan Internasional, Dengan Sistem Pertanian Maju Yang Mendukung Kemakmuran Rakyat.Kemajuan Di Bidang Pendidikan Tampak Jelas Melalui Berdirinya Universitas- Universitas Ternama, Perpustakaan Besar, Dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan Yang Tidak Hanya Berkontribusi Pada Dunia Islam Tetapi Juga Eropa. Bidang Seni Dan Budaya Mencapai Puncaknya Dengan Karya Arsitektur Seperti Masjid Cordoba, Seni Musik Andalusia, Dan Integrasi Seni Lokal Dengan Tradisi Islam. Di Bidang Sosial, Toleransi Antaragama, Kesejahteraan Rakyat, Dan Mobilitas Sosial Yang Adil Menciptakan Keharmonisan Masyarakat Multikultural. Keseluruhan Capaian Ini Membuktikan Bahwa Bani Umayyah II Di Andalusia Tidak Hanya Membawa Stabilitas Politik Tetapi Juga Menjadikan Wilayah Tersebut Sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan, Budaya, Dan Peradaban Dunia. Namun, Konflik Internal, Tekanan Eksternal Dari Kekuatan Kristen, Serta Kemunduran Ekonomi Menjadi Faktor Yang Akhirnya Menyebabkan Runtuhnya Kejayaan Ini. Pembelajaran Dari Sejarah Bani Umayyah II Menunjukkan Bahwa Harmoni Sosial, Toleransi, Dan Inovasi Adalah Kunci Bagi Peradaban Yang Maju Dan Berkelanjutan.
Studi tentang Kebudayaan Islam pada Masa Kerajaan Turki Usmani di Turki Amin, Mat; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebudayaan Islam pada masa Kerajaan Turki Usmani, salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah peradaban Islam. Melalui kajian historis, penelitian ini membahas asal-usul kerajaan, perkembangan seni, arsitektur, ilmu pengetahuan, serta pengaruh kebudayaan Islam pada kehidupan sosial dan politik. Kerajaan Turki Usmani dikenal sebagai pusat kebudayaan yang mengintegrasikan tradisi lokal dengan nilai-nilai Islam, menghasilkan warisan yang unik dan mendalam. Studi ini juga mengulas toleransi beragama, sistem pendidikan berbasis madrasah, dan reformasi hukum yang mendukung stabilitas kerajaan. Meskipun mengalami kemunduran pada abad ke-19, kebudayaan Turki Usmani tetap memberikan dampak signifikan terhadap dunia Islam hingga saat ini. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang warisan budaya Islam yang telah memberikan kontribusi besar dalam sejarah dunia.
Perkembangan Muhammadiyah di Kabupaten Aceh Tenggara, 1955-2022 Anggriani, Mirna; Sumanti, Solihah Titin; Syam, Abdi Mubarak
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v8i1.8675

Abstract

Established in 1937, Muhammadiyah made its debut in Southeast Aceh through Minangkabau migrants, propagating its teachings and organization. Despite initial challenges, including misconceptions labeling Muhammadiyah as Wahabi or Salafi, it emerged as a Quran and Hadith-based movement. Utilizing historical research methods, this study explores Muhammadiyah's impact on Southeast Aceh, revealing rapid acceptance among the Alas people due to their existing religious understanding. Muhammadiyah significantly influenced the region, targeting social, educational, and religious spheres for renewal. Its presence led to the establishment of educational institutions and social development, resonating deeply with the community's needs. Muhammadiyah's role in Southeast Aceh exemplifies its broader mission to enrich Islamic practices and community welfare, underscoring its profound influence in the region's religious and social landscape. Through its multifaceted initiatives, Muhammadiyah continues to shape the socio-religious fabric of Southeast Aceh, embodying a dynamic force for positive change in the community.
STUDI TENTANG KEBUDAYAAN ISLAM DI INDONESIA Ramadhana, Taufiqur; Tarigan, Ira Wahyuni Br; Nst, Ahmad Rifai Najmul Akhyar M; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 7 No. 2 (2023): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v7i2.880

Abstract

Kebudayaan pada hakikatnya adalah nilai-nilai yang dihasilkan dari proses komunikasi antar individu. Nilai-nilai budaya diakui seiring berjalannya waktu dalam interaksi baik secara langsung maupun tidak langsung. Penulis fokus pada tiga topik, yaitu sejarah masuknya kebudayaan Islam di Indonesia; Faktor apa saja yang mendorong dan menghambat berkembangnya kebudayaan Islam di Indonesia? Lalu bagaimana masuknya budaya Islam di Indonesia? Metodologi Penelitian Penelitian merupakan suatu kegiatan penelitian yang berkaitan dengan analisis dan konstruksi, yang dilakukan secara sistematis, metodis dan konsisten. Sistematis artinya mengikuti jalan atau metode tertentu. Masuknya agama Islam di nusantara berlanjut pada abad ke-7 dan ke-8 Masehi. Namun kenyataannya perkembangan dakwah baru dimulai pada abad ke-11 dan ke-12, yang berarti dakwah terus berlanjut di nusantara selama beberapa abad. . di tahun-tahun awalnya. Teori masuknya Islam sampai ke nusantara antara lain teori Arab, teori Cina, teori Persia, teori India, dan teori Turki tentang tempat asalnya. Ketiga, strategi penyebaran Islam di nusantara dilakukan terutama melalui perdagangan, da’wah, perkawinan, pendidikan dan Islamisasi budaya.Kata Kunci: Studi, Kebudayaan, Islam, Indonesia
The Evolution of Islamic Educational Institutions in North Sumatra Indonesia Sumanti, Solihah Titin; Nunzairina, Nunzairina; Salminawati, Salminawati
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2024): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v7i1.4419

Abstract

This article explores the transformation of Islamic educational institutions in North Sumatra, Indonesia, focusing specifically on pesantren and madrasahs. This article used a qualitative approach that integrates historical, social, and philosophical analysis to examine changes and developments in the Islamic education system. The findings reveal that the evolution from traditional educational institutions to modern ones significantly impacts Islamic education approaches and practices, including management, learning strategies, and curriculum development tailored to contemporary educational needs. The discussion highlights the importance of pesantrens and madrasahs within Indonesia's national education framework and how these institutions adapt to the challenges of the times. The conclusion emphasizes the critical role of Islamic educational institutions in shaping and maintaining Indonesia's cultural and religious identity while providing education relevant to modern demands. This research offers insights into how Islamic educational institutions in North Sumatra endure and thrive amidst social and educational changes.
Co-Authors A, As’ad Abdi Mubarak Syam ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Abdul Razak Al Fayyad, Muhammad Alinafiah, Muhammad Amin, Mat Aminy, Aisyah Anggriani, Mirna Anwar, Wan Tasya Luthfiah Arif, Irfan El Atikah, Nabila Nur Auliyanti, Tuti Aulia A’la, Nurul Br Tarigan, Sabilla Hidayani Budianti, Yusnaili Burhanuddin Burhanuddin Candra Wijaya, Candra Daulay, Haidar Putra Dewa, Efrilian Dirgahayu, Wini Faisal Faisal Fakhrur Rozi, Fakhrur Fathimah, Laila Gusman, Media Hamid, Fatimah Harahap, Muhammad Riduan Helena, Yanti Hidayati, Yusranida Ihsan Satrya Azhar IRWANSYAH Iswani, Juni Tri Junaidi Arsyad, Junaidi Khairul Jamil Kholil, Syukur Lestari, Putri Indah Lubis, Nur Ainun Lubis, Sopian Lutfiah, Izmi Manik, Elawati Matondang, Mutiara Ramadhani Md. Jali, Jafalizan Muhammad Rayhan Mulyani, Fini Fajri Nahar, Syamsu Nainggolan, Muhammad Afrizal Nasution, Sahkolid Nisyah, Siti Chairun Nst, Ahmad Rifai Najmul Akhyar M Nunzairina Nunzairina, Nunzairina Nurmawati Nurussakinah Daulay Oktavia, Lia Palem, Nur Halizah Pratama, Ilham Putra Pratama Pulungan, Abdullah Puteri, Aulia Rahmah Putri, Umi Muti’ah Rahmadani Rahmadani Ramadhana, Muhammad Nasrullah Ramadhana, Taufiqur Ridha Khairani, Ridha Rosmaida Sinaga Salminawati Siagian, Mhd. Darwis Sihombing, Arfiana Sihotang, Jahrul Silalahi, Putri Esaskia Sinaga, Ali Imran Sinaga, Henri Siregar, Febri Shaleh Siregar, M Fajri Syahroni Siregar, Nurdiana Sirozi, M Sirozi, Muhammad Sitepu, Khairani Akmal Sitorus, Masganti Soriente, Antonia SURYA AYMANDA NABABAN Syafirah, Ulfa Syarifah Syarifah, Syarifah Syecha Tanjung, Yushar Tarigan, Ira Wahyuni Br Taufik Hidayat Utami, Dika Rahmayanti Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Yamin Dalimunthe, Ahmad Yusniah, Yusniah Zainal Arifin Zalukhu, Bintang Zuhriah Zuhriah, Zuhriah