p-Index From 2021 - 2026
11.826
P-Index
This Author published in this journals
All Journal NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Jurnal NERS MEDISAINS Jurnal Kesehatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JKG (Jurnal Keperawatan Global) Journal Of Vocational Health Studies JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari ABDIMAS SILIWANGI Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Indonesian Journal of Global Health research Ners Muda Community Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Jurnal Gema Keperawatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat JKK Prosiding University Research Colloquium Journal of Nursing Science Update Jurnal Keperawatan Health Research Journal of Indonesia Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Warta LPM Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum International Journal of Health and Medicine Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Jurnal Berkawan Jurnal Keperawatan Tropis Papua Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Relaksasi Aromaterapi Jeruk Terhadap Nyeri Post Operasi Hernia Inguinal Lateral Farah Fadilah; Dian Hudiyawati; Maemunah Maemunah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48416

Abstract

Sebagian besar operasi hernia dilakukan sebagai tindakan darurat, sementara untuk prosedur elektif yang dapat dilakukan pada penderita hernia masih sedikit. Meningkatnya penderita hernia inguinal laparaskopi disebabkan oleh kelayakan klinis dengan nyeri pasca operasi yang lebih sedikit dan durasi pemulihan yang lebih singkat dibandingkan dengan perbaikan hernia terbuka. Metode rancangan serta pendekatan yang digunakan dalam yaitu pengelolaan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Penerapan ini dilakukan pada tanggal 8 Januari 2025 pada Tn. D di RSUD Dr. Soeratno Gemolong, Sragen. Peneliti mendapatkan data-data pasien menggunakan metode wawancara, observasi, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, diberikan perencanaan terapi relaksasi aromaterapi jeruk untuk mengurangi nyeri post operasi hernia inguinal. Kesimpulan setelah penerapan relaksasi aromaterapi jeruk pasien post operasi hernia inguinalis lateral terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Pemberian aromaterapi jeruk sebagai terapi non-farmakologis bisa menjadi alternative pendukung dalam penatalaksanaan nyeri akut post operasi, memberikan rasa nyaman pada pasien serta mendukung proses pemulihan.
Efektivitas Penggunaan Cold Pack Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Fraktur Collum Femur: Studi Kasus Ayu Adi Novitriana; Dian Hudiyawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52605

Abstract

Fraktur collum femur sering menyebabkan nyeri hebat yang menghambat mobilisasi pasien. Penanganan nyeri yang efektif, aman, dan minim efek samping sangat diperlukan untuk mendukung proses penyembuhan dan mencegah komplikasi akibat imobilisasi berkepanjangan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas aplikasi cold pack terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien dengan fraktur collum femur. Desain studi kasus deskriptif pada pasien laki-laki 75 tahun dengan fraktur collum femur sinistra. Intervensi cold pack diberikan 20 menit, tiga kali sehari selama tiga hari, dengan penilaian nyeri menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Hasil menunjukkan penurunan nyeri dari NRS 7 menjadi 3, disertai penurunan nadi dari 112 menjadi 84 kali/menit dan tekanan darah dari 158 menjadi 135 mmHg. Hal ini menunjukkan aplikasi cold pack efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri dan menstabilkan kondisi fisiologis pada pasien fraktur collum femur
PELATIHAN PADA IBU BAYI UNTUK MENCEGAH MALNUTRISI DENGAN TEKNIK BABY MASSAGE DI DUKUH NUSUPAN DESA KADOKAN KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO Silviana Rahmawati Ekaputri; Nabila Windi Aulia; Zahrani Bakhita Hanifah; Devina Dara Safitri; Nera Bela Beauty Nur; Sevia Yayustika Qoirunnisa; Silviana Dian Putri Ichsani; Nida Zahrotul Ummah; Jami'atulhita Alfirizqi; Wildan Prima Jalu Prasojo; Ziddan Arif Darmawan; Noor Alis Setiyadi; Dian Hudiyawati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2864

Abstract

Malnutrition or malnutrition is still common in Kadokan Village because babies who have difficulty eating cause babies to lack intake of carbohydrates, protein, fat and vitamins so babies have difficulty gaining weight. Providing stimulation to babies can be used as a solution to overcome these problems.  The purpose of doing this service is to increase mother's knowledge and understand about the types of foods that contain nutrients in amounts that are in accordance with the needs of toddlers and monitor body weight regularly and baby massage training to improve mother's abilities so that they can know the ways and benefits of baby massage which is one of the stimuli to maintain normal baby weight according to age. The method used in this service is baby massagec ounseling and direct training. The result of this service is that there is an increase in the knowledge and abilities of baby mothers which can be seen from the results of the pretest and posttest. The conclusion from this service is that the knowledge and abilities of the baby'smother have increased in this baby massage training. Suggestions for parents of babies can seek information and further increase knowledge in terms of infant massage and for further activities to carry out activities in collaboration with village midwives or village officials to develop these activities with different methods or designs
EDUKASI DAN PENYULUHAN ANEMIA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA KARANG TARUNA DI DESA GEDONGAN, BAKI SUKOHARO Muhammad Isa Hanafi Tabah Tohamik; Muhammad Rafif ‘Ulwan; Jihadilia Islami Putri; Septia Denok Sugiharto; Iik Monika; Rini Anggita; Fardani Nur Annisa; Putri Nurlia Anggraini; Dinda Marini Putri; Ameilia Nurhadiyastuti; Chintya Putri Wibowo; Annisa Dewi Cahya; Mahendra Wahyu Dewangga; Dian Hudiyawati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i1.6070

Abstract

Desa Gedongan di Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, menghadapi masalah kesehatan anemia di kalangan remaja putri. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan penyuluhan kesehatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang anemia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan awal, pre-test, pemberian materi penyuluhan, distribusi TTD, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan 75,86% remaja memiliki pengetahuan baik sebelum penyuluhan dan meningkat menjadi 96,55% setelah penyuluhan. Kesimpulannya, penyuluhan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang anemia. Disarankan untuk menggunakan metode interaktif dalam penyuluhan selanjutnya untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan peserta.
Effect of intradialytic mindfulness-based meditation on spiritual well-being and anxiety in hemodialysis patients: a randomized controlled trial Murwani, Wara Gati; Fahrun Nur Rosyid; Dian Hudiyawati
MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol. 24 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v24i1.28905

Abstract

Background: Patients undergoing hemodialysis frequently experience anxiety and reduced spiritual well-being; however, few studies have simultaneously addressed these outcomes using structured mindfulness-based interventions delivered during dialysis sessions. Purpose: To evaluate the effectiveness of intradialytic mindfulness-based meditation in reducing anxiety and improving spiritual well-being among patients undergoing hemodialysis. Methods: A randomized controlled trial was conducted involving 58 patients undergoing routine hemodialysis, randomly assigned to an intervention group (n = 29) or a control group (n = 29). The intervention group received a 2.5-hour mindfulness training session followed by audio-guided mindfulness practice during the first 15 minutes of hemodialysis sessions, twice weekly for four weeks. The control group rested quietly without guided practice. Anxiety was measured using the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS), and spiritual well-being was assessed using the Spiritual Well-Being Scale (SWBS). Data were analyzed using paired and independent t-tests. Results: The intervention group showed a significant increase in spiritual well-being scores (mean change +6.07) compared with the control group (+1.21) (p = 0.021). Anxiety scores significantly decreased in the intervention group (−11.76) compared with minimal change in the control group (+0.69) (p = 0.001). The between-group effect sizes were large (SWB: d = 1.36; anxiety: d = −1.88). Conclusion: Intradialytic mindfulness-based meditation is a feasible and effective complementary intervention that improves spiritual well-being and reduces anxiety among patients undergoing hemodialysis.
Efektivitas Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre-Operasi Tsuroya Nabila Musthofa; Dian Hudiyawati
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.22632

Abstract

ABSTRACT Preoperative anxiety is a psychological problem that often arises in patients before undergoing surgery. This anxiety can worsen physical and psychological conditions, and even interfere with the healing process. Non-pharmacological approaches such as the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) have been increasingly applied due to their safety and minimal risk of side effects.To determine the effectiveness of SEFT therapy in reducing anxiety levels among preoperative patients through a review of relevant articles. This study employed a scoping review design. The review focused on nursing interventions using the Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) to reduce preoperative anxiety in patients. Articles were searched using the keywords “SEFT,” “anxiety,” “preoperative,” “nursing intervention,” and “evidence-based practice” across three databases: Scopus, PubMed, and Google Scholar. From a total of 567 articles retrieved, 10 articles met the inclusion criteria after screening titles, abstracts, and full-texts, and were analyzed further. SEFT interventions in the reviewed studies were generally administered for 15–30 minutes per session and conducted 1–3 times prior to surgery, depending on the patient’s condition and the study design.mA review of 10 selected articles showed a significant reduction in anxiety levels following SEFT interventions across various patient groups and types of surgery. Conclusion: SEFT is an effective non-pharmacological therapy to be applied in reducing anxiety among preoperative patients. Keywords: Anxiety, Nursing, Preoperative, Scoping Review, SEFT ABSTRAK Kecemasan pre operasi merupakan masalah psikologis yang sering muncul pada pasien sebelum tindakan pembedahan. Dampak kecemasan ini dapat memperburuk kondisi fisik, psikis, bahkan mengganggu proses penyembuhan. Upaya non-farmakologis seperti Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) mulai banyak diterapkan karena lebih aman dan minim risiko efek samping. Mengetahui efektivitas terapi SEFT dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi dengan melakukan kajian literatur. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah scoping review. Kajian difokuskan pada intervensi keperawatan menggunakan SEFT untuk menurunkan kecemasan pre-operasi pada pasien. Pencarian artikel dilakukan menggunakan kata kunci “SEFT”, “anxiety”, “preoperative”, “nursing intervention”, dan “evidence based practice” pada tiga basis data, yaitu Scopus, PubMed, dan Google Scholar. Dari total 567 artikel yang diperoleh, setelah melalui seleksi judul, abstrak, dan telaah full-text, sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Intervensi SEFT pada studi-studi yang direview umumnya diberikan dengan durasi 15–30 menit per sesi dan dilakukan sebanyak 1–3 kali sebelum tindakan operasi, menyesuaikan dengan kondisi pasien dan rancangan studi masing-masing. Dari kajian 10 Artikel yang digunakan menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan setelah intervensi SEFT pada berbagai kelompok pasien dan jenis operasi. SEFT merupakan terapi non-farmakologis yang efektif untuk diaplikasikan dalam menurunkan kecemasan pada pasien pra-operasi. Kata Kunci: Kecemasan, Keperawatan, Pra-Operasi, SEFT, Scoping Review
Evidence Based Practice Nursing : Pengaruh Pursed Lip Breathing Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo Zainuddin S. Isa; Dian Hudiyawati; Agung Haryanto
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.14906

Abstract

ABSTRACT Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) is a disease characterized by persistent respiratory symptoms and airflow limitations caused by respiratory and/or alveolar abnormalities, usually caused by exposure to harmful particles or gases. This study aims to determine the effect of giving pursed lip breathing on increasing oxygen saturation in COPD patients in the emergency room of the IR Hospital. Soekarno Sukoharjo Hospital. This study used the application of evidance based nursing practice with a one group pre test and post test design in one intervention group, where the research subjects are 6 COPD patients whose oxygen saturation is low in the emergency room of the Ir. Soekarno Sukoharjo Hospital. Patients were given intervention for ± 7-10 minutes while in the emergency room. The results obtained by performing non-pharmacological therapy in the form of pursed lip breathing techniques 1 time at a time. the results of measuring oxygen saturation have improved after nursing action and evaluation is carried out with documentation based on subject, objective, analysis and planning. Conclusion pursed lip braething breathing technique therapy can improve oxygen saturation in COPD patients. Keywords: Pursed Lip Breathing, oxygen saturation, COPD  ABSTRAK Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit yang ditandai dengan gejala pernafasan yang persisten dan keterbatasan aliran udara disebabkan oleh kelainan pernafasan dan/atau alveolar, biasanya disebabkan oleh paparan partikel atau gas berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pursed lip breathing terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien PPOK di ruang IGD RSUD IR. Soekarno Sukoharjo. Penelitian  ini menggunakan penerapan evidance based nursing pcactice dengan bentuk desain one grup pre test dan post test pada satu kelompok intervensi, dimana  subjek  penelitiannya  adalah 6 pasien PPOK yang saturasi oksigennya rendah di ruang IGD RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Pasien diberikan intervensi selama ±7-10 menit pada saat di ruang IGD. Hasil yang di dapat dengan melakukan terapi non farmakologi berupa teknik pernafasan pursed lip breathing sebanyak 1 kali dalam 1 waktu. hasil pengukuran saturassi oksigen mengalami perbaikan setelah dilakukan tindakan keperawatan dan dilakukan evaluasi dengan pendokumentasian berdasarkan subjek, objektif, analisa dan perencanaan. Kesimpulan terapi teknik pernapasan pursed lip braething dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK. Kata Kunci: Pursed Lips Breating, Saturasi Oksigen, PPOK
Efektivitas Pemberian Breathing Exercise Terhadap Penurunan Tingkat Fatigue Pada Pasien Hemodialisa Annas Tasya Permata Sari; Dian Hudiyawati; Charisma Alzura; Bima Surya Nugraha; Erni Susanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.22587

Abstract

ABSTRACT Patients with chronic kidney disease (CKD) undergoing hemodialysis often experience persistent fatigue, which greatly impacts their quality of life. Breathing exercise is a non-pharmacological intervention that can be applied to help reduce this complaint. This study aimed to implement and evaluate the effectiveness of breathing exercises in reducing fatigue levels among hemodialysis patients. The intervention was carried out on 15 patients over two weeks, twice daily, for 20 minutes per session. Evaluation using the Visual Analogue Scale (VAS) showed a reduction in fatigue levels from scores of 6–8 to 3–4. The average fatigue score decreased from 7.1 (moderate–severe category) to 3.7 (mild category). A total of 73% of respondents experienced a reduction in fatigue scores, while 27% showed minimal response. In addition, most patients reported improved sleep quality, increased stamina, and reduced post-dialysis fatigue. Keywords: Breathing Exercise, Fatigue, Hemodialysis, Chronic Kidney Disease, Nursing.  ABSTRAK Pasien penyakit ginjal kronis (PGK) yang menjalani hemodialisis sering mengalami kelelahan kronis (fatigue) yang berdampak besar terhadap kualitas hidup mereka. Breathing exercise merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan untuk mengurangi keluhan tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas latihan pernapasan dalam menurunkan tingkat fatigue pada pasien hemodialisis. Intervensi dilakukan terhadap 15 pasien selama dua minggu, dua kali sehari, masing-masing selama 20 menit. Evaluasi menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) menunjukkan penurunan tingkat kelelahan dari skor 6–8 menjadi 3–4. Intervensi dilakukan terhadap 15 pasien selama empat minggu, dua kali sehari, masing-masing selama 20 menit. Evaluasi menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) menunjukkan penurunan rerata skor fatique dari 7,1 (kategori sedang–berat) menjadi 3,7 (kategori ringan). Sebanyak 73% responden mengalami penurunan skor fatigue, sementara 27% lainnya menunjukkan respons minimal. Selain itu, mayoritas pasien melaporkan kualitas tidur yang lebih baik, stamina meningkat, serta berkurangnya rasa lelah pasca-dialisis. Kata Kunci: Breathing Exercise, Fatigue, Hemodialisa, Penyakit Ginjak Kronis, Keperawatan
The Use of Slow Deep Breathing and Healing touch for Pain Management Following Laparoscopic Cholecystectomy: Case Report Ira Ayu Ananda; Dian Hudiyawati
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v7i1.1971

Abstract

Pain following laparoscopic cholecystectomy can interfere with a patient’s comfort and recovery process. Complementary therapies can be used to supplement pharmacological therapy in pain management. This case report aimed to describe the application of a combination of slow deep breathing and healing touch in a patient following laparoscopic cholecystectomy. This case report employs a single-case study design involving a 46-year-old male diagnosed with cholelithiasis following laparoscopic cholecystectomy. The intervention, consisting of a combination of slow deep breathing and healing touch, was administered for three consecutive days, three times daily. Pain levels were measured using the Numerical Rating Scale (NRS) before and after the intervention. The participant’s initial pain score was in the NRS range of 7–8. After three days of intervention, the pain score gradually decreased to an NRS of 1. Participants also reported improvements in comfort, sleep quality, and mobility. The application of the combination of slow deep breathing and healing touch in this case was followed by a reduction in pain intensity and an increase in comfort during the recovery period. This intervention has the potential to serve as a complementary therapy in holistic nursing practice.
Pendampingan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Manajemen Keperawatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sampangan Arum Pratiwi; Abi Muhlisin; Muzakar Isa; Dian Hudiyawati; Dimas Ria Angga Pribadi; Nabila Novita Priyani; Alya Fitri Dwi Karunia
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v5i2.26606

Abstract

Introduction: Health services at PKU Muhammadiyah Sampangan Hospital require nurses to have good nursing management skills, but initial survey results show that there are still limitations in knowledge and skills in the areas of case rounds, conferences, patient classification, leadership, and communication using the ISBAR format. Objective: to improve nurses' knowledge and skills through a nursing management training and mentoring program. Methods: The program was conducted in 14 sessions using lectures, interactive discussions, case simulations, role plays, and live demonstrations in the treatment room. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in participants' abilities. Results: The program showed an increase in average knowledge in all aspects, including case rounds (59.77 to 69.09), ISBAR (81.43 to 90.00), conferences (95.91 to 98.18), leadership (73.68 to 85.53), and patient classification (82.63 to 91.42). Conclusion: This activity demonstrated that training and mentoring are effective in improving the nursing management competencies of nurses. Therefore, it is recommended that this activity be carried out continuously to support the quality of service and professionalism of nursing practice in hospitals
Co-Authors Abi Muhlisin Adella Indri Afitasari Adhisty Fachrine Ayu Saqina Ady Tyawarman Agung Haryanto Agus Herianto Agustaria Budi Nugroho aisya, saktika Aji, Prima Trisna Ajie Maulana Prakoso Alfianti, Ade Leta Alya Fitri Dwi Karunia Amalia, Luthfiana Ameilia Nurhadiyastuti Anggi Putri Aria Gita ani syafriati Anik Widiastuti Anindyati Fatikhul Jannah Anjarsari, Rizki Annas Tasya Permata Sari Annisa Dewi Cahya Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Aprilia Kartika Sari Ardhiansyah, Muhammad Faiz Fahrizal Ardhika Putri Utami Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arif Putra Purnama Arif Widodo Ariwati Anggita Putri Ariwati Anggita Putri Ariyanto, Fajar Arum Pratiwi Arum Pratiwi Ashar, Burhanudin Astuti, Lia Atmaja, Hanandhiya Intansari Ayu Adi Novitriana Azizah, Amalia Nur Azulla, Sellvinia Beti Kristinawati Beti Kristinawati Bima Surya Nugraha Charisma Alzura Chintya Putri Wibowo Chouhan, Devraj Singh Devina Dara Safitri Dewangga, Mahendra Wahyu Dewi, Siti Mutiara Sari Dilla Nurfatika Sari Dimas Ria Angga Pribadi Dinda Marini Putri Dwi Linna Suswardany Egidia Tiffany Eka Agustin Eka Lavenia Martini Ekan Faozi Endar Sulistyo Erna Herawati Erni Susanti Erni Susanti Faelani, Shelina Puput Gupita Fahrun Nur Rosyid Farah Fadilah Fardani Nur Annisa Febi Kusuma Nugraha Febrianti Nur Antika Hani Oktavira, Sisilia Hariati Wahyuningsih K Hayati, Fila Diana Nur Hunain Suci Kamila Ida Nur Imamah Iik Monika Imani, Nadia Nur Indhira Kurniastining Fiqriyah Indhira Kurniastining Fiqriyah Intan Roesyati Intan Roesyati Ira Ayu Ananda Jami'atulhita Alfirizqi Jayanthi, Jesslyn Khoirunnisaa Jesslyn Khoirunnisaa Jayanthi Jihadilia Islami Putri Jumaiyah, Wati Jumaiyah, Wati Kamila, Hunain Suci Kartinah Khairunisa, Septi Kusuma Estu Werdani Latifardani, Rissa Maemunah Maemunah Martini, Eka Lavenia MH Dwi Nur Arif Miayunaisya Dyah Partita Muhammad Isa Hanafi Tabah Tohamik Muhammad Rafif ‘Ulwan Mujannidah, Afidatul Murwani, Wara Gati Musa, Mazlinda Mustofa, Sidqon Muzakar Isa Nabila Novita Priyani Nabila Windi Aulia Nabilla Oktaviani Nurlitasari Nadya Yuniandita Nera Bela Beauty Nur Nida Zahrotul Ummah Nindi Muthohar Niswatin, Tsani Khoirun Noor Alis Setiyadi Nur Janah, Sherly Nuralis Setyadi Oktandora, Nobrila Salsa Oktavira, Sisilia Hani Pambudiarto, Arie Agus Prasetia, Enggartyas Nur Prasjodi Fajar Hutama Sudarsono Prima Trisna Aji Primalia, Pudika Priyanti, Tiyas Pudika Primalia Putri Nurlia Anggraini Putri, Ariwati Anggita Putri, Ekky Puspita Sonia Rahmawati, Ellyza Renandha Parahita Reni Kartika Sari Rini Anggita Rini Indah Pratiwi Rissa Latifardani Riyani Wulaningsih Rizki Anjarsari Rizky Amalia Herabare Roesyati, Intan Romadhonia, Hanan Nofiana Sabila Rizki Saktika Aisya Hadyantari Saqina, Adhisty Fachrine Ayu sari, afifah laksmita Sari, Dilla Nurfatika Sari, Noviana Kurnia Sejati, Ilham Kukuh Septi Khairunisa Septia Denok Sugiharto Septiana, Yuni Serin Izzatut Taqiyah Setiyo Purwanto Sevia Yayustika Qoirunnisa Silviana Dian Putri Ichsani Silviana Rahmawati Ekaputri Siti Marfu'ah Sri Mulyani Sulastri Sulastri Sulastri Sumarno Adi Subrata Sumarno Adi Subrata Sutanto, Ikhlash Alkaustsar Syafriati, Ani Tiffany, Egidia Tiyas Priyanti Tiyas Priyanti Tri Agustina Tsuroya Nabila Musthofa Tyawarman, Ady Utami, Ardhika Putri Via Marganingsih Violeta Yuman Tanaya Wachidah Yuniartika Wachidah Yuniartika Wibowo, Della Mardiana Widya Putri Rachmawati Wildan Prima Jalu Prasojo Winarsih Nur Ambarwati Windi Wulandari Wisardoyo Wisardoyo Wita Oktaviana Wulan Syafitry Yasier Ikrom Yeni Indriyani Yuli Susanti Yuni Sri Lestari, Yuni Sri Yuniandita, Nadya Zahrani Bakhita Hanifah Zain, Choirunnisa' Hanun Zainuddin S. Isa Ziddan Arif Darmawan