p-Index From 2021 - 2026
11.826
P-Index
This Author published in this journals
All Journal NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Jurnal NERS MEDISAINS Jurnal Kesehatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JKG (Jurnal Keperawatan Global) Journal Of Vocational Health Studies JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari ABDIMAS SILIWANGI Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Indonesian Journal of Global Health research Ners Muda Community Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Jurnal Gema Keperawatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat JKK Prosiding University Research Colloquium Journal of Nursing Science Update Jurnal Keperawatan Health Research Journal of Indonesia Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Warta LPM Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum International Journal of Health and Medicine Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Jurnal Berkawan Jurnal Keperawatan Tropis Papua Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Overview Of Life Satisfaction And Coping In Congestive Heart Failure Patients At UNS Surakarta Hospital Priyanti, Tiyas; Hudiyawati, Dian
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung kongestif adalah sindrom klinis dimana jantung tidak mampu melakukan perfusi jaringan untuk mencukupi kebutuhan metabolisme tubuh. Penurunan kondisi fisik pada pasien gagal jantung akan berdampak pada kehidupan penderitanya baik secara fisik maupun mental. Pasien gagal jantung akan merasakan sesak nafas sehingga diperlukan pembatasan aktivitas yang berakibat pada kepuasan hidupnya dimana peningkatan keparahan gagal jantung akan menurunkan kepuasan hidup, selain itu akan timbul perasaan takut dan cemas yang membutuhkan penyesuaian koping. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepuasan hidup dan koping pada pasien gagal jantung di Rumah US Surakarta. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan kuesioner Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan The Brief-COPE. Klasifikasi kepuasan hidup berdasarkan SWLS dibagi menjadi kurang puas, cukup puas, dan puas. Sedangkan koping berdasarkan The Brief-COPE dikategorikan menjadi Problem Focused Coping (PFC), Emotion Focused Coping (PFC), dan Dysfunctional Coping. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif survey. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 57 orang (57%) memiliki kepuasan hidup cukup puas, dan 51 orang (51%) menggunakan koping kategori Emotion Focused Coping (EFC) dengan karakteristik sebagian besar berjenis kelamin laki – laki, kelompok usia 56 – 65, berpendidikan SMA, bekerja, menderita gagal jantung selama 1 - 5 tahun, dan status fungsional NYHA II. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pasien gagal jantung sebagian besar memiliki kepuasan hidup cukup dan koping berfokus pada emosi.
PENGARUH PEMBERIAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI nur janah, sherly; Hudiyawati, Dian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25245

Abstract

Aktivitas fisik secara teratur merupakan salah satu bentuk intervensi yang bermanfaat bagi penderita hipertensi. Manfaat aktivitas fisik secara teratur mempunyai efek biologis dan emosional yang pada akhirnya memberikan manfaat kesehatan dalam berbagai penyakit, terutama penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemberian senam aktivitas fisik terhadap penderita hipertensi. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif Pre-experiment dengan teknik One group pretest - postest. ampel sebanyak 91 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode probability non sampling dengan purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner Physical Activites for the Elderly (PASE). dengan menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin perempuan lebih banyak dengan total 59 (64,8%) sedangkan dengan jenis kelamin laki laki sebanyak 32 (35,2%). Mayoritas hipertensi kategori 2 (63,7%). Hasil rata rata menunjukkan terdapat tekanan darah sebelum dan setelah intervensi sistol 156 mmHg dan diastole 97 mmHg menjadi 139 mmHg dan 92 mmHg dengan p value 0,001 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini didapati bahwa terdapat pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah penderita hipetensi di Kartasura, yang artinya senam hipertensi efektif dilakukan pada pasien hipertensi.
The Spiritual Well-Being to the Quality of Life of Heart Failure Patients Hudiyawati, Dian; Chouhan, Devraj Singh; Wibowo, Della Mardiana; Mujannidah, Afidatul
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 17 No. 1 (2024): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v17i1.3786

Abstract

Heart failure is caused by the heart being unable to maintain normal blood flow. Some patients with heart failure expressed that they needed nurses' help with their physical, psychological, and spiritual problems. Spiritual Well-Being and its components play an important role in a person's declining quality of life and have been linked to various other health factors. This research aims to determine the relationship between spiritual well-being and the quality of life of heart failure patients. The sample for this research was 100 respondents taken using the accidental sampling technique. Data analysis uses the chi-square correlation test if the test conditions are met. If the test requirements are not met, use the alternative Fisher exact test. The instruments used in this research were the Spiritual Needs Questionnaire (SpNQ) and the Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ). The results of this study illustrate that there is no relationship between quality of life scores and all aspects of the spiritual needs of heart failure patients (p> 0.05). The results of the analysis carried out showed that NYHA functional status (p= 0.044) and ejection fraction (r= -0.205, p= 0.041) influenced the spiritual needs of heart failure patients. The results of this study indicate that the patient's spiritual needs are not related to the general quality of life score, but have a significant relationship with the physiological dimensions of quality of life, ejection fraction, and NYHA functional status.  
Pemberian Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi Fraktur Orif Ashar, Burhanudin; Hudiyawati, Dian
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5617

Abstract

Fraktur merupakan suatu kondisi ketika kontinuitas dan integritas struktur tulang terganggu sehingga menimbulkan rasa nyeri dan komplikasi pada jaringan sekitar, seperti edema, dislokasi sendi, dan kerusakan saraf. Fraktur dapat terjadi akibat trauma ringan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penanganan fraktur biasanya melibatkan tindakan pembedahan dan pemberian analgetik. Namun, nyeri pascaoperasi menjadi perhatian utama yang mempengaruhi kualitas hidup pasien. Penanganan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Aromaterapi lavender sebagai terapi komplementer menunjukkan potensi dalam menurunkan nyeri melalui efek relaksasi dan analgetik dari linalool dan linalil asetat yang menstimulasi sistem saraf simpatis. Penerapan praktik berbasis bukti ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas aromaterapi lavender dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien pascaoperasi fraktur orif di Bangsal Cempaka, RSUD Ir. Soekarno, Kabupaten Sukoharjo. Dengan menanyakan secara langsung menggunakan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, penelitian ini melibatkan 6 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran nyeri dilakukan dengan menggunakan skala VAS sebelum dan sesudah intervensi aromaterapi lavender. Hasil rata - rata skala nyeri yang diperoleh sebelum intervensi adalah 6,2 dari skala 10, sedangkan setelah penerapan aromaterapi skala nyeri menurun menjadi 5 dari skala 10. Penurunan ini menunjukkan bahwa penerapan aromaterapi lavender efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi fraktur orif.
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Illness Perception pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Indhira Kurniastining Fiqriyah; Dian Hudiyawati
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.400

Abstract

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomer satu pada orang dewasa. Kematian yang disebabkan oleh penyakit pembuluh darah terutama penyakit jantung koroner dan stroke terus mengalami peningkatan. Pengetahuan dan perception yang tinggi tentang PJK dengan mendapatkan pemahaman yang baik sehingga seseorang paham akan bahaya dan komplikasi yang ditimbulkan. Tingkat pengetahuan dan illness perception sangat diperlukan sebagai salah satu faktor pendorong oleh penderita untuk melakukan perubahan perilaku dalam mengontrol faktor resiko terjadinya PJK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan illness perception pada pasien penyakit jantung koroner di RSUD Dr. Moewardi. Jenis penelitian saat ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling berupa non random sampling (non probability sampling). Metode pengambilan sampel dengan melibatkan 131 responden dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan illness perception tentang PJK. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa penderita PJK terbanyak adalah responden dengan jenis kelamin perempuan (86,52%), tingkat pendidikan jenjang SMA/SMK (43,75%), lama menderita penyakit jantung koroner terbanyak 1-5 tahun (47,33%). Hasil analisis dengan menggunakan uji chisquare menunjukkan angka p-value 0,014 yang bermakna terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan illness perception pada pasien penyakit jantung koroner. Sehingga, diharapkan pasien dapat meningkatkan kepedulian terhadap penderita PJK agar dapat memiliki tingkat pengetahuan dan illness perception yang baik.
Evidence Based Nursing: Penerapan Intervensi Progressive Muscle Relaxation untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Pasien Hemodialisa di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo Pambudiarto, Arie Agus; Azizah, Amalia Nur; Amalia, Luthfiana; Niswatin, Tsani Khoirun; Hudiyawati, Dian; Susanti, Erni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14588

Abstract

ABSTRAK Chronic kidney disease (CKD) merupakan suatu  kondisi  klinis terjadinya  penurunan  fungsi ginjal  secara  irreversible. Hemodialisis ialah suatu terapi yang saat ini berkembang sangat pesat kepada penderita CKD.  Masalah yang selalu dialami oleh pasien yang melaksanakan hemodialisa ialah hipotensi atau hipertensi, gangguan tidur, kram otot, sesak nafas, muntah, sakit dada, mual, sakit kepala, sakit punggung, menggigil, edema, serta gatal. Gangguan tidur merupakan suatu kumpulan kondisi yang ditandai dengan adanya gangguan dalam jumlah, kualitas, atau waktu tidur pada seorang individu. Tujuan penerapan intervensi relaksasi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk meningkatkan kualitas tidur pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (Qausy Experimental Time Series Design), dengan rancangan pre-test dan post-test with control group design. Hasil uji wilcoxon signed rank test, didapatkan nilai signifikansi pada kelompok intervensi 0,000 < p value sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh penerapan intervensi relaksasi Progressive Muscle Relaxation (PMR)  untuk meningkatkan kualitas tidur pasien hemodialisa. Kata Kunci: Progressive Muscle Relaxation, Kualitas Tidur, Hemodialisa  ABSTRACT Chronic kidney disease (CKD) is a clinical condition of irreversible decline in kidney function. Hemodialysis is a therapy that is currently growing very rapidly in people with CKD.  Problems that are always experienced by patients who perform hemodialysis are hypotension or hypertension, sleep disorders, muscle cramps, shortness of breath, vomiting, chest pain, nausea, headaches, back pain, chills, edema, and itching. Sleep disorders are a collection of conditions characterized by disturbances in the amount, quality, or time of sleep in an individual. To improve the sleep quality of patients undergoing hemodialysis at RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo with the application of Progressive Muscle Relaxation (PMR) relaxation intervention. This research is a quantitative research with a pseudo-experimental type (Qausy Experimental Time Series Design), with pre-test and post-test designs with control group design. The results of the Wilcoxon signed rank test, obtained a significance value in the intervention group of 0.000 < p value so that it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that there is an effect of applying Progressive Muscle Relaxation (PMR) relaxation intervention to improve the quality of sleep of hemodialysis patients. Keywords: Progressive Muscle Relaxation, Sleep Quality, Hemodialysis
Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Pasien Penyakit Kronis yang Mendapatkan Perawatan Paliatif Romadhonia, Hanan Nofiana; Hudiyawati, Dian
Jurnal Gema Keperawatan Vol 18, No 2 (2025): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v18i2.4840

Abstract

Family support plays an important role in helping chronic disease patients who receive palliative care. Family support can reduce symptoms and improve the quality of life of patients because it can create a sense of security, comfort, motivation, and help meet physical and emotional needs during treatment. This study aims to determine the relationship between family support and the quality of life of chronic disease patients undergoing palliative care at Dr. Moewardi Hospital. The study design used a descriptive correlative method with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 137 respondents selected using a purposive sampling technique. The variables in this study included the independent variable, namely family support, while the dependent variable was quality of life. The instruments used were the Family Support Scale (FSS) questionnaire to measure family support and the WHOQOL-BREF questionnaire to assess quality of life. Data analysis used the Spearman's Rho test. The results showed that the majority of elderly respondents aged 60-90 years old, female, received good family support (58 respondents (42,3%), and the majority had a high quality of life (87 respondents (63,5%). The results of the analysis test showed that there was a positive and very strong relationship between family support and quality of life with a value of p = 0,001 and r = 0,853. The conclusion obtained in this study is that there is a relationship between family support and quality of life in chronic disease patients who receive palliative care.
Asuhan Keperawatan pada Pasien Kanker Serviks Stadium IV dengan Kom-plikasi Penyakit Ginjal Kronik Stadium V: Studi Kasus Violeta Yuman Tanaya; Dian Hudiyawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32460

Abstract

Pasien yang mengalami gagal ginjal yang disebabkan oleh kanker serviks seringkali menghadapi berbagai komplikasi serta beragam tanda dan gejala, seperti kelelahan esktrem, penumpukan cairan di tubuh yang menyebabkan pembengkakan, dan kesulitas bernapas akibat akumulasi cairan di paru-paru. Kondisi ini memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mengatasi berbagai aspek penyakit serta dampaknya terhadap kualitas hidup pasien. Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan metode studi kasus dengan tujuan melakukan asuhan keperawatan pada pasien kanker serviks stadium IV dengan komplikasi Penyakit Ginjal Kronik stadium V dengan salah satu penerapan Evidance-Based Practice berupa edukasi pembatasan asupan cairan. Dari hasil pengkajian, masalah yang paling menonjol adalah adanya pitting edema derajat 2 pada ekstremitas bawah sinistra, balance cairan positif sebesar +484 cc selama 24 jam, serta keluhan sesak napas yang mengarah pada diagnosa hipervolemia. Evaluasi menunjukkan bahwa meskipun pasien masih mengalami sesak napas dan hipervolemia akibat gangguan regulasi fungsi ginjal, terdapat perbaikan seperti berkurangnya sesak napas, balance cairan menurun menjadi +180 cc selama 24 jam, dan pasien mampu menaati pembatasan asupan cairan.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Acute Decompensated Heart Failure (Adhf) Dengan Intervensi Utama Pemberian Posisi Semi Fowler (30 – 45) : Studi Kasus Febrianti Nur Antika; Dian Hudiyawati; Anik Widiastuti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32646

Abstract

Latar Belakang: Heart decompensation merupakan faktor yang memperparah kondisi gagal jantung kronis yang disebabkan oleh mekanisme dekompensasi tubuh. Hipertensi tidak terkontrol merupakan salah satu faktor risiko heart decompensation yang dapat memperburuk mekanisme dekompensasi dengan adanya target organ damage (TOD). Pasien dengan heart decompensation juga disertai masalah pernapasan seperti dyspnea, ortopnea, dan paroxysmal nocturnal dyspnea (PND). Tujuan: untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami Acute Decompesated Heart Failure (ADHF). Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Pengkajian pada. Tn. H didapatkan tiga diagnosis yaitu penurunan curah jantung berhubungan dengan perubahan afterload, kelebihan volume cairan berhubungan dengan gangguan mekanisme regulasi, dan intoleransi aktifitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen. Adapun tindakan yang dilakukan adalah perawatan jantung, terapi oksigen, pemantauan respirasi, dan pencegahan syok. Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 3 hari diperoleh hasil keadaan Tn.H membaik. Kesimpulan: TTV ; TD : 128/90 mmHg, Nadi : 80x/menit, SpO2 : 98%, RR : 20x/menit, Suhu : 36.4 C, Urine tampung sejak 11 oktober sebanyak 600 cc, bengkak tampak berkurang, pasien tampak berada di posisi semi fowler. Kata Kunci : Acute Decompensated Heart Failuree (ADHF), Intervensi Keperawatan
Respon Psikososial Pada Penderita Kanker Payudara: Studi Kualitatif Arum Pratiwi; Abi Muhlisin; Agustaria Budi Nugroho; Dian Hudiyawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45959

Abstract

Prevalensi kematian yang tinggi terjadi pada wanita yang didiagnosis kanker payudara. Jumlah penderita kanker di kabupaten Sukoharjo pada tahun terakhir terus meningkat. Pengobatan kanker saat ini masih berfokus pada gejala fisiologis, penanganan masalah psikososial belum ditangani secara terstruktur. Intervensi yang berhubungan dengan masalah psikologis harus berdasar informasi terkait masalah psikososial agar penatalaksanaan bisa dilakukan dengan tepat, oleh karena itu penting untuk diteliti respon psikososial pada penderita kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi masalah spikososial pada penderita kanker payudara. Desain dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenogi. Responden adalah penderita kanker payudara di wilayah kecamatan Baki sejumlah 36 orang yang diambil menggunakan non random sampling. Kriteria sampel adalah wanita penderita kanker post mastektomy, masih menjalani kemoterapi, usia 30 sampai 70 tahun dan mampu berkomunikasi. Analisis data menggunakan deskriptif, Braun and Chlarke thematik anaysis. Hasil penelitian menggambarkan bahwa usia responden terbanyak antara 51 sampai 65 tahun, mayoritas bekerja, dan lama diagnosa lebih dari lima tahun. Tema utma mendeskripsikan kombinasi denial anger dan pergeseran denial acceptance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa respon psikososial pada penderita kanker payudara bertahan dan berubah sepanjang waktu.   
Co-Authors Abi Muhlisin Adella Indri Afitasari Adhisty Fachrine Ayu Saqina Ady Tyawarman Agung Haryanto Agus Herianto Agustaria Budi Nugroho aisya, saktika Aji, Prima Trisna Ajie Maulana Prakoso Alfianti, Ade Leta Alya Fitri Dwi Karunia Amalia, Luthfiana Ameilia Nurhadiyastuti Anggi Putri Aria Gita ani syafriati Anik Widiastuti Anindyati Fatikhul Jannah Anjarsari, Rizki Annas Tasya Permata Sari Annisa Dewi Cahya Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Aprilia Kartika Sari Ardhiansyah, Muhammad Faiz Fahrizal Ardhika Putri Utami Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arif Putra Purnama Arif Widodo Ariwati Anggita Putri Ariwati Anggita Putri Ariyanto, Fajar Arum Pratiwi Arum Pratiwi Ashar, Burhanudin Astuti, Lia Atmaja, Hanandhiya Intansari Ayu Adi Novitriana Azizah, Amalia Nur Azulla, Sellvinia Beti Kristinawati Beti Kristinawati Bima Surya Nugraha Charisma Alzura Chintya Putri Wibowo Chouhan, Devraj Singh Devina Dara Safitri Dewangga, Mahendra Wahyu Dewi, Siti Mutiara Sari Dilla Nurfatika Sari Dimas Ria Angga Pribadi Dinda Marini Putri Dwi Linna Suswardany Egidia Tiffany Eka Agustin Eka Lavenia Martini Ekan Faozi Endar Sulistyo Erna Herawati Erni Susanti Erni Susanti Faelani, Shelina Puput Gupita Fahrun Nur Rosyid Farah Fadilah Fardani Nur Annisa Febi Kusuma Nugraha Febrianti Nur Antika Hani Oktavira, Sisilia Hariati Wahyuningsih K Hayati, Fila Diana Nur Hunain Suci Kamila Ida Nur Imamah Iik Monika Imani, Nadia Nur Indhira Kurniastining Fiqriyah Indhira Kurniastining Fiqriyah Intan Roesyati Intan Roesyati Ira Ayu Ananda Jami'atulhita Alfirizqi Jayanthi, Jesslyn Khoirunnisaa Jesslyn Khoirunnisaa Jayanthi Jihadilia Islami Putri Jumaiyah, Wati Jumaiyah, Wati Kamila, Hunain Suci Kartinah Khairunisa, Septi Kusuma Estu Werdani Latifardani, Rissa Maemunah Maemunah Martini, Eka Lavenia MH Dwi Nur Arif Miayunaisya Dyah Partita Muhammad Isa Hanafi Tabah Tohamik Muhammad Rafif ‘Ulwan Mujannidah, Afidatul Murwani, Wara Gati Musa, Mazlinda Mustofa, Sidqon Muzakar Isa Nabila Novita Priyani Nabila Windi Aulia Nabilla Oktaviani Nurlitasari Nadya Yuniandita Nera Bela Beauty Nur Nida Zahrotul Ummah Nindi Muthohar Niswatin, Tsani Khoirun Noor Alis Setiyadi Nur Janah, Sherly Nuralis Setyadi Oktandora, Nobrila Salsa Oktavira, Sisilia Hani Pambudiarto, Arie Agus Prasetia, Enggartyas Nur Prasjodi Fajar Hutama Sudarsono Prima Trisna Aji Primalia, Pudika Priyanti, Tiyas Pudika Primalia Putri Nurlia Anggraini Putri, Ariwati Anggita Putri, Ekky Puspita Sonia Rahmawati, Ellyza Renandha Parahita Reni Kartika Sari Rini Anggita Rini Indah Pratiwi Rissa Latifardani Riyani Wulaningsih Rizki Anjarsari Rizky Amalia Herabare Roesyati, Intan Romadhonia, Hanan Nofiana Sabila Rizki Saktika Aisya Hadyantari Saqina, Adhisty Fachrine Ayu sari, afifah laksmita Sari, Dilla Nurfatika Sari, Noviana Kurnia Sejati, Ilham Kukuh Septi Khairunisa Septia Denok Sugiharto Septiana, Yuni Serin Izzatut Taqiyah Setiyo Purwanto Sevia Yayustika Qoirunnisa Silviana Dian Putri Ichsani Silviana Rahmawati Ekaputri Siti Marfu'ah Sri Mulyani Sulastri Sulastri Sulastri Sumarno Adi Subrata Sumarno Adi Subrata Sutanto, Ikhlash Alkaustsar Syafriati, Ani Tiffany, Egidia Tiyas Priyanti Tiyas Priyanti Tri Agustina Tsuroya Nabila Musthofa Tyawarman, Ady Utami, Ardhika Putri Via Marganingsih Violeta Yuman Tanaya Wachidah Yuniartika Wachidah Yuniartika Wibowo, Della Mardiana Widya Putri Rachmawati Wildan Prima Jalu Prasojo Winarsih Nur Ambarwati Windi Wulandari Wisardoyo Wisardoyo Wita Oktaviana Wulan Syafitry Yasier Ikrom Yeni Indriyani Yuli Susanti Yuni Sri Lestari, Yuni Sri Yuniandita, Nadya Zahrani Bakhita Hanifah Zain, Choirunnisa' Hanun Zainuddin S. Isa Ziddan Arif Darmawan