Claim Missing Document
Check
Articles

Prosedur Pencegahan Terjadinya Ventilator-Associated Pneumonia (Vap) di Ruang Intensive Care Unit (Icu) : A Literature Review Yuniandita, Nadya; Hudiyawati, Dian
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.11604

Abstract

Ventilator merupakan alat bantu pernafasan bertekanan positif atau negatif yang membuat aliran udara terkontrol pada jalan nafas pasien sehingga mampu mempertahankan dan memperbaiki ventilasi dan pemberian oksigen. Pasien kritis dengan intubasi dan menggunakan ventilator dalam jangka waktu lama di ICU beresiko terjadi Associated Pneumonia (VAP). Ventilator- associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu HAIs atau infeksi nosokomial yang sering ditemukan di Rumah Sakit dan merupakan suatu infeksi pneumonia yang terjadi setelah 48 jam pemakaian ventilator mekanis baik pipa endotracheal maupun tracheostomy. The Institute fot Healthcare Improvement (IHI) menerbitkan suatu guide line untuk pencegahan VAP yaitu VAP bundle dinyatakan dapat menurunkan angka kejadian VAP. Metode yang digunakan penulis dalam paper ini adalah literatur journal. Berdasarkan jurnal yang ada, dapat disimpulkan bahwa VAP bundle care merupakan prosedur yang tepat sebagai pencegahan terjadinya VAP di Ruang ICU pada pasien yang terpasang ventilator mekanik.
Pencegahan dan Perawatan Luka Tekan pada Pasien Stroke di Ruang ICU Primalia, Pudika; Hudiyawati, Dian
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2020): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i2.11580

Abstract

Luka tekan adalah nekrosis jaringan lokal pada jaringan kulit dan antar tonjolan tulang, pasien dengan kondisi stroke mengalami kelemahan pada satu atau semua anggota gerak yang menyebabkan pasien menjalani perawatan dengan tirah baring sehingga tinggi risiko luka tekan. Perawatan dan pencegahan luka tekan dengan bundle care dilakukan sebagai tindakan keperawatan untuk menjaga integritas kulit. Studi ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bukti ilmiah penggunaan bundle care dengan lima elemen kunci. Metode penelitian yang digunakan literature review pada artikel internasional yang terbit tahun 2015-2019, didapatkan hasil 5 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Rangkaian lima elemen kunci bundle care sebaiknya diberikan sejak awal pasien dirawat.
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN ULKUS DIABETIKUM Hani Oktavira, Sisilia; Hudiyawati, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42054

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi tersering pada pasien diabetes melitus. Ulkus diabetikum dapat ditangani secara medis melalui tindakan debridement yang merupakan prosedur standar dalam perawatannya. Debridement merupakan prosedur pengangkatan jaringan nekrotik atau jaringan yang terinfeksi guna mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi yang lebih parah. Nyeri menjadi masalah utama setelah tindakan debridement. Teknik relaksasi gengam jari dapat menjadi salah satu pilihan strategi non farmakologis dalam asuhan keperawatan untuk menurunkan skala nyeri. Relaksasi genggam jari, sebagai teknik pengendalian nyeri, dapat membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Pendekatan holistik ini berfokus pada pemulihan fisik dan emosional pasien untuk meningkatkan kualitas hidup mereka setelah prosedur debridement. Studi ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan terkait dengan nyeri pada pasien post debridement ulkus diabetikum. Metode yang digunakan yaitu dengan pemberian asuhan keperawatan dilaksanakan mulai dari pengkajian data, analisis data, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi melalui pendekatan Evidence Based Practice (EBP). Setelah menerapkan relaksasi genggam jari selama tiga hari berturut-turut didapatkan hasil pasien mengalami penurunan tingkat nyeri dari skala 6 (sedang) menjadi skala 3 (ringan) dengan rata-rata 1 selisih penurunan. Teknik relaksasi genggam jari efektif dalam menurunkan skala nyeri pasien post debridement ulkus diabetikum dan dapat menjadi rekomendasi intervensi mandiri perawat dalam menurunkan nyeri pasien post operasi debridement.  
Gambaran Efektivitas Australasian Triage Scale (ATS) Sebagai Sistem Triase di Unit Gawat Darurat : Sebuah Tradisional Literature Review Sejati, Ilham Kukuh; Azulla, Sellvinia; Latifardani, Rissa; Hudiyawati, Dian
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.261

Abstract

Dalam pelayanan gawat darurat seringkali perawat menemui pasien yang datang dengan berbagai kondisi dan tingkat keparahan yang berbeda. Dengan demikian tantangan yang dihadapi oleh perawat yaitu bagaimana mengelola pasien dengan kondisi kegawatan secara cepat dan tepat. Metode yang dipakai dalam penelitian sekunder ini adalah traditional literature review. Artikel jurnal yang digunakan dalam penelitian sekunder ini merupakan publikasi nasional dan internasional dengan rentang tahun 2011-2024. Pencarian artikel melalui Google Scholar, Science Direct, Scopus, PubMed, Dimensions dengan kata kunci “efektivitas”, “Australasian Triage Scale”, dan “Unit Gawat Darurat” dan setelah melalui proses inklusi dan eksklusi didapatkan sebanyak 10 artikel. Berdasarkan beberapa artikel penelitian mengenai ATS, dapat disimpulkan bahwa : Australasian Triage System (ATS) memiliki nilai sedang hingga baik dalam penilaian reliabilitas dan validitas sebagai sebuah instrumen atau alat ukur untuk mengkategorikan pasien di unit gawat darurat.
Respon Psikososial Pada Penderita Kanker Payudara: Studi Kualitatif Pratiwi, Arum; Muhlisin, Abi; Nugroho, Agustaria Budi; Hudiyawati, Dian
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45959

Abstract

Prevalensi kematian yang tinggi terjadi pada wanita yang didiagnosis kanker payudara. Jumlah penderita kanker di kabupaten Sukoharjo pada tahun terakhir terus meningkat. Pengobatan kanker saat ini masih berfokus pada gejala fisiologis, penanganan masalah psikososial belum ditangani secara terstruktur. Intervensi yang berhubungan dengan masalah psikologis harus berdasar informasi terkait masalah psikososial agar penatalaksanaan bisa dilakukan dengan tepat, oleh karena itu penting untuk diteliti respon psikososial pada penderita kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi masalah spikososial pada penderita kanker payudara. Desain dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenogi. Responden adalah penderita kanker payudara di wilayah kecamatan Baki sejumlah 36 orang yang diambil menggunakan non random sampling. Kriteria sampel adalah wanita penderita kanker post mastektomy, masih menjalani kemoterapi, usia 30 sampai 70 tahun dan mampu berkomunikasi. Analisis data menggunakan deskriptif, Braun and Chlarke thematik anaysis. Hasil penelitian menggambarkan bahwa usia responden terbanyak antara 51 sampai 65 tahun, mayoritas bekerja, dan lama diagnosa lebih dari lima tahun. Tema utma mendeskripsikan kombinasi denial anger dan pergeseran denial acceptance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa respon psikososial pada penderita kanker payudara bertahan dan berubah sepanjang waktu.   
A knowledge-based approach to heart disease prevention in diabetes care Hudiyawati, Dian; Widodo, Arif; Faozi, Ekan; Khairunisa, Septi; Saqina, Adhisty Fachrine Ayu
Community Empowerment Vol 10 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12717

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a prioritized health issue in the Nusukan Public Health Center area and a major risk factor for heart disease. Surveys and discussions with health workers revealed that the Prolanis group had never undergone heart disease risk screening nor received education on heart disease prevention related to DM. This community service aimed to increase the knowledge of individuals with diabetes in preventing heart disease. The approach method of this activity was counseling on the implementation of self-management for individuals with diabetes mellitus. The evaluation results demonstrated a significant increase in participants' knowledge regarding chronic disease management, particularly DM self-management, as evidenced by the increase in average scores from the pre-test (68.04) to the post-test (88.53).
Model pelayanan kesehatan dengan pendekatan profesionalisme keperawatan berbasis metoda tim Mulyani, Sri; Pratiwi, Arum; Hudiyawati, Dian
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2025): Volume 19 Nomor 4
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i4.992

Abstract

Background: The professionalism of health worker care plays an important role in increasing nurse and patient satisfaction. Negative responses to services indicate that performance is not optimal, one of which is caused by the role of health workers in care giving. Professional nursing care methods can increase patient satisfaction, but have not been applied in many services, so a pilot project is needed to apply these methods and analyze their impact. Purpose: To develop a health service model with a professional nursing approach based on team methods. Method: Quantitative research with a mix-method method, conducted at TK.III Slamet Riyadi Hospital, Surakarta in August 2024 - March 2025. The independent variable is the professional health service model, and the dependent variable is nurse and patient satisfaction. The sampling technique used accidental sampling with a total sample of 296 participants. Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using wilcoxon and mann whitney tests. Results: There was a statistically significant difference in nurse satisfaction before and after the MAKP intervention (Z = -4.377, p = 0.001), as well as a significant difference in patient satisfaction between the intervention and control groups (p = 0.001), with the Mean Rank of the intervention group (190.50) higher than the control group (106.50). These findings indicate that the MAKP intervention is effective in increasing satisfaction in both nurses and patients. Conclusion: The Team Method Professional Nursing Care Model is effective in improving patient and nurse satisfaction. Its implementation is shown to create structured, responsive, and patient-focused care, while establishing a supportive work environment for nurses.   Keywords: Health Care Model; Nursing Professionalism; Team Method.   Pendahuluan: Profesionalisme pelayanan tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kepuasan perawat dan pasien. Respon negatif terhadap pelayanan menunjukkan bahwa kinerja belum optimal, salah satunya disebabkan oleh peran tenaga kesehatan dalam pemberian layanan. Metode asuhan keperawatan profesional dapat meningkatkan kepuasan, namun belum banyak diterapkan di beberapa layanan, diperlukan pilot project untuk mengaplikasikan metode ini dan menganalisis dampaknya. Tujuan: Untuk mengembangkan model pelayanan kesehatan dengan pendekatan profesionalisme keperawatan berbasis metoda tim. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode mix-method, dilaksanakan di Rumah Sakit TK.III Slamet Riyadi, Surakarta pada bulan Agustus 2024 – Maret 2025. Variabel independen dalam penelitian ini adalah model pelayanan kesehatan professional, sedangkan variabel dependen adalah kepuasan perawat dan pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 321 partisipan. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji wilcoxon dan mann whitney. Hasil: Menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada tingkat kepuasan perawat sebelum dan sesudah intervensi Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) (Z = -4.377, p = 0.001), serta perbedaan signifikan tingkat kepuasan pasien antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0.001), dengan mean rank kelompok intervensi (190.50) lebih tinggi dari kelompok kontrol (106.50). Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi MAKP efektif meningkatkan kepuasan baik pada perawat maupun pasien. Simpulan: Model asuhan keperawatan profesional metode tim efektif meningkatkan kepuasan pasien dan perawat. Penerapannya terbukti menciptakan pelayanan yang terstruktur, responsif, dan berfokus pada kebutuhan pasien, sekaligus membentuk lingkungan kerja yang mendukung bagi perawat.   Kata Kunci: Metoda Tim; Model Pelayanan Kesehatan; Profesionalisme Keperawatan.
An Educational Program to Improve Self-Care in Heart Failure Patients Hudiyawati, Dian; Nur Imamah, Ida; Sulastri, Sulastri; Musa, Mazlinda; Dewi, Siti Mutiara Sari; Astuti, Lia
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v18i2.7262

Abstract

Knowledge of heart failure patients' self-care influences pa-tient adherence and readiness for independent care at home. Self-care enhancement is a significant focus of heart failure management programs. Efforts can be made by providing self-care education using conventional media and the web. The current study aimed to determine the effectiveness of education using web media and booklets on self-care in heart failure patients. This research was an experimental study with a pretest-posttest design. Eligible respondents will be divided into two groups. A web group was a group that was given self-care education through the web, and a booklet group was given education using booklets. The questionnaire used the Self-Care Heart Failure Index to measure the patient's self-care score. An Independent t-test was used to analyze differences in self-care scores in the two groups. Of 76 respondents in this study, >50% were male, and most were in the adult age range (36-55 years old). Based on the results of the inde-pendent t-test in both groups (web and booklet) showed a significant differ-ence in the mean self-care score (p-value = 0.001). It illustrates that web media is more effective than booklet media. Providing education using media that health workers follow up is important to do as an effort to improve self-care in heart failure patients.
PENERAPAN TERAPI BLANKET WARMER TERHADAP PASIEN YANG MENGALAMI HIPOTERMI PASCA OPERASI DI RECOVERY ROOM IBS RSUD DR. SOERATNO GEMOLONG Atmaja, Hanandhiya Intansari; Hudiyawati, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43609

Abstract

Pendahuluan : Tindakan pembedahan atau operasi adalah suatu penatatalaksanaan medis yang mempunyai tujuan untuk mendiagnosa atau mengobati berbagai gangguan yang terjadi pada tubuh. Tindakan bedah mempunyai banyak komplikasi, salah satunya yaitu hipotermia. Hipotermia adalah penurunan suhu tubuh yang tidak disengaja di bawah 36°C. Penanganan hipotermia dengan teknik non farmakologis salah satunya menggunakan terapi blanket warmer. Blanket warmer digunakan ketika pasien mengalami hipotermi, blanket warmer berfungsi untuk menjaga suhu tubuhnya stabil. Pada dasarnya, alat ini menggunakan panas yang dialirkan melalui blower sebagai penghantar panas, yang membuat pasien hangat. Tujuan penerapan EBP ini untuk mengetahui pengaruh blanket warmer terhadap pasien pasca operasi yang mengalami hipotermi. Didapatkan subjek bernama Tn. P berusia 66 tahun, dengan keluhan pasien mengeluh kedinginan, tampak menggigil, tampak pucat, teraba dingin dengan tanda-tanda vital sebelum diberikan blanket warmer S : 35,1˚C TD : 130/90 mmHg, N : 70x/mnt, RR : 20x/mnt, SPO2 : 97%. Metode : Metode yang digunakan yaitu asuhan keperawatan melalui pendekatan Evidence based practice pada pasien paska operasi yang mengalami hipotermi. Hasil : Pemberian terapi blanket warmer pada pasien pasca operasi yang mengalami hiportermi, didapatkan hasil terdapat peningkatan suhu tubuh sebelum S : 35,1˚ C dan sesudah diberikan terapi blanket warmer S : 36,7˚C. Simpulan : pemberian warm blanket dapat meningkatkan suhu tubuh pasien yang mengalami hipotermi pasca operasi.
Penerapan Relaksasi Aromaterapi Jeruk Terhadap Nyeri Post Operasi Hernia Inguinal Lateral Fadilah, Farah; Hudiyawati, Dian; Maemunah, Maemunah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48416

Abstract

Sebagian besar operasi hernia dilakukan sebagai tindakan darurat, sementara untuk prosedur elektif yang dapat dilakukan pada penderita hernia masih sedikit. Meningkatnya penderita hernia inguinal laparaskopi disebabkan oleh kelayakan klinis dengan nyeri pasca operasi yang lebih sedikit dan durasi pemulihan yang lebih singkat dibandingkan dengan perbaikan hernia terbuka. Metode rancangan serta pendekatan yang digunakan dalam yaitu pengelolaan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Penerapan ini dilakukan pada tanggal 8 Januari 2025 pada Tn. D di RSUD Dr. Soeratno Gemolong, Sragen. Peneliti mendapatkan data-data pasien menggunakan metode wawancara, observasi, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, diberikan perencanaan terapi relaksasi aromaterapi jeruk untuk mengurangi nyeri post operasi hernia inguinal. Kesimpulan setelah penerapan relaksasi aromaterapi jeruk pasien post operasi hernia inguinalis lateral terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Pemberian aromaterapi jeruk sebagai terapi non-farmakologis bisa menjadi alternative pendukung dalam penatalaksanaan nyeri akut post operasi, memberikan rasa nyaman pada pasien serta mendukung proses pemulihan.
Co-Authors Abi Muhlisin Adella Indri Afitasari Ady Tyawarman Agus Herianto aisya, saktika Aji, Prima Trisna Ajie Maulana Prakoso Alfianti, Ade Leta Alzura, Charisma Amalia, Luthfiana ani syafriati Anik Widiastuti, Anik Anindyati Fatikhul Jannah Anjarsari, Rizki Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Aprilia Kartika Sari Ardhiansyah, Muhammad Faiz Fahrizal Ardhika Putri Utami Arif Widodo Ariwati Anggita Putri Ariwati Anggita Putri Ariyanto, Fajar Arum Pratiwi Arum Pratiwi Ashar, Burhanudin Astuti, Lia Atmaja, Hanandhiya Intansari Azizah, Amalia Nur Azulla, Sellvinia Beti Kristinawati Chouhan, Devraj Singh Dewi, Siti Mutiara Sari Dilla Nurfatika Sari Dimas Ria Angga Pribadi Egidia Tiffany Eka Agustin Eka Lavenia Martini Ekan Faozi Endar Sulistyo Erna Herawati Erni Susanti Fadilah, Farah Faelani, Shelina Puput Gupita Fahrun Nur Rosyid Febi Kusuma Nugraha Hani Oktavira, Sisilia Hariati Wahyuningsih K Haryanto, Agung Hayati, Fila Diana Nur Hunain Suci Kamila Imani, Nadia Nur Indhira Kurniastining Fiqriyah Indhira Kurniastining Fiqriyah Intan Roesyati Intan Roesyati Isa, Zainuddin S. Jayanthi, Jesslyn Khoirunnisaa Jesslyn Khoirunnisaa Jayanthi Jumaiyah, Wati Jumaiyah, Wati Kamila, Hunain Suci Kartinah Karunia, Alya Fitri Dwi Khairunisa, Septi Latifardani, Rissa Martini, Eka Lavenia MH Dwi Nur Arif Miayunaisya Dyah Partita Mujannidah, Afidatul Musa, Mazlinda Musthofa, Tsuroya Nabila Mustofa, Sidqon Muzakar Isa Nabilla Oktaviani Nurlitasari Nadya Yuniandita Nindi Muthohar Niswatin, Tsani Khoirun Nugraha, Bima Surya Nugroho, Agustaria Budi Nur Imamah, Ida Nur Janah, Sherly Nuralis Setyadi Nurwijayanti Oktandora, Nobrila Salsa Oktavira, Sisilia Hani Pambudiarto, Arie Agus Prasetia, Enggartyas Nur Pratiwi, Arum Prima Trisna Aji Primalia, Pudika Priyani, Nabila Novita Priyanti, Tiyas Pudika Primalia Putri, Ariwati Anggita Putri, Ekky Puspita Sonia Rahmawati, Ellyza Renandha Parahita Reni Kartika Sari Rini Indah Pratiwi Rissa Latifardani Rizki Anjarsari Roesyati, Intan Romadhonia, Hanan Nofiana Sabila Rizki Saktika Aisya Hadyantari Saqina, Adhisty Fachrine Ayu sari, afifah laksmita Sari, Annas Tasya Permata Sari, Dilla Nurfatika Sari, Noviana Kurnia Sejati, Ilham Kukuh Septi Khairunisa Septiana, Yuni Setiyo Purwanto Siti Marfu'ah Sri Mulyani Sulastri Sulastri Sulastri Sumarno Adi Subrata Sutanto, Ikhlash Alkaustsar Syafriati, Ani Tanaya, Violeta Yuman Taqiyah, Serin Izzatut Tiffany, Egidia Tiyas Priyanti Tiyas Priyanti Tri Agustina Tyawarman, Ady Utami, Ardhika Putri Via Marganingsih Wachidah Yuniartika Wachidah Yuniartika Wibowo, Della Mardiana Widya Putri Rachmawati Winarsih Nur Ambarwati Wisardoyo Wisardoyo Wita Oktaviana Wulan Syafitry Yuli Susanti Yuni Sri Lestari, Yuni Sri Yuniandita, Nadya Zain, Choirunnisa' Hanun