p-Index From 2021 - 2026
11.826
P-Index
This Author published in this journals
All Journal NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Jurnal NERS MEDISAINS Jurnal Kesehatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan JKG (Jurnal Keperawatan Global) Journal Of Vocational Health Studies JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari ABDIMAS SILIWANGI Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Ners Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Indonesian Journal of Global Health research Ners Muda Community Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Jurnal Gema Keperawatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat JKK Prosiding University Research Colloquium Journal of Nursing Science Update Jurnal Keperawatan Health Research Journal of Indonesia Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Warta LPM Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum International Journal of Health and Medicine Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Jurnal Berkawan Jurnal Keperawatan Tropis Papua Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI INHALASI PADA PASIEN DENGAN BRONKOPNEUMONIA UNTUK MENGATASI KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS aisya, saktika; Hudiyawati, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33651

Abstract

Bronkopneumonia adalah penyakit infeksi pada saluran pernapasan atas yang dapat melemahkan daya tahan tubuh pasien. Istilah "bronkopneumonia" merujuk pada peradangan yang terjadi di paru-paru, khususnya pada bronkiolus dan kantung udara kecil. Salah satu masalah yang sering muncul pada pasien dengan bronkopneumonia adalah ketidakmampuan pembersihan jalan napas, yang disebabkan oleh produksi sputum berlebihan yang mengakibatkan penumpukan sekret di bronkus. Terapi inhalasi menjadi salah satu metode efektif untuk memberikan obat, di mana obat dihirup melalui hidung dan masuk ke paru-paru dalam bentuk aerosol. Metode studi kasus ini merupakan studi kasus dengan desain penelitian yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan tahapan pengkajian, diagnosis, investigasi, dan evaluasi. Subjek dalam aplikasi ini adalah pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif akibat adanya retensi sekret. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, evaluasi dan dokumentasi yang dilaksanakan pada tanggal 14 sampai dengan 16 November 2023. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa terapi inhalasi pada pasien bronkopneumonia dapat mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif. Terbukti dengan respon gejala bersihan jalan nafas normal, batuk efektif, tidak ada sputum yang tertahan, diipsnea, orthopnea, dyspnea dan hasil serta indikasi setelah dilakukan tindakan secara berulang, inhalasi selama 3 hari terbukti pada pasien bronkopneumonia Pengobatan obstruksi jalan nafas tidak efektif berjalan efektif, melalui pengkajian dan intervensi sputum dan batuk sudah berkurang.
Penerapan guided imagery dengan musik klasik terhadap intensitas nyeri pada pasien fraktur pre-post operasi: Case Report Sari, Afifah Laksmita; Hudiyawati, Dian
Ners Muda Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v5i3.14448

Abstract

Fraktur merupakan patah tulang akibat dari trauma atau cedera fisik. Manifestasi klinis pada fraktur yaitu, hilangnya fungsi, deformitas, dan rasa nyeri yang dirasakan terus bertambah. Salah satu proses operasi atau pembedahan terkait kasus fraktur yaitu ORIF (Open Reduction Internal Fixation) dan setelah tindakan tersebut individu akan merasakan nyeri. Pilihan pengobatan nyeri non-farmakologis teknik relaksasi guided imagery dan terapi musik klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh dalam penggunaan teknik relaksasi guided imagery dan terapi musik klasik terhadap nyeri akut fraktur sebelum dan sesudah operasi. Intervensi ini digunakan pada subjek Tunggal, hanya satu orang yang terlibat. Karya ilmiah tugas akhir ini menggunakan metode case report. Total empat hari menjalani relaksasi guided imagery dan terapi musik klasik, pasien melaporkan penurunan tingkat nyerinya dari nyeri berat ke nyeri ringan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa selain terapi farmakologis, teknik relaksasi ini dapat digunakan untuk membantu pasien post fraktur baik sebelum maupun sesudah operasi untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan.
Breathing and Range of Motion Exercises as Fatigue Intervention In Chronic Kidney Failure Patients: a Case Study Renandha Parahita; Dian Hudiyawati
International Journal of Health and Medicine Vol. 1 No. 4 (2024): October : International Journal of Health and Medicine
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhm.v1i4.79

Abstract

Background : One of the most prominent negative impacts in patients with kidney failure undergoing hemodialysis is fatigue. Breathing and range of motion exercises are therapies that can be applied to reduce fatigue in patients with chronic kidney failure. Objective: to provide breathing and range of motion exercise interventions in patients with chronic renal failure. Method: used in this study is a case study. Assessment of Mrs. S conducted for 3 consecutive days. Results: After the intervention for 3 days, the results showed that the level of fatigue and anxiety in Mrs. S decreased. Conclusions and suggestions: The interventions given have an effect on reducing the level of anxiety and fatigue of patients. It is expected that nurses can provide optimal nursing care to patients with chronic kidney failure to improve the quality of life of patients.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SELF CARE PADA PENDERITA GAGAL JANTUNG SELAMA MASA PANDEMI Dian Hudiyawati; Tiyas Priyanti; Ariwati Anggita Putri
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i2.411

Abstract

Pasien yang memiliki penyakit jantung berisiko mengalami infeksi dan komplikasi yang parah dari Covid-19. Kondisi pandemi Covid-19 berdampak pada perawatan CHF, yang mengakibatkan pasien merasa cemas dan takut untuk datang ke fasilitas kesehatan. Monitoring pada penderita CHF harus tetap dilakukan untuk mencegah kekambuhan gejala. Adapun tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan penderita CHF tentang perawatan mandiri selama pandemi Covid-19 agar terhindar dari perburukan kondisi. Motode yang digunakan yaitu memberikan edukasi yang melibatkan penderita CHF, keluarga yang mendampingi saat kontrol serta petugas kesehatan di Poli Klinik Jantung RS UNS. Edukasi yang diberikan berupa pemberian informasi dan tanya jawab. Media yang digunakan yaitu modul perawatan mandiri gagal jantung berbasis web. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 28 Mei 2022 di Poli Klinik Jantung RS UNS Surakarta, yang diikuti 50 peserta penderita CHF. Peserta aktif dan antusias selama kegiatan penyuluhan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya permasalahan atau pertanyaan yang diajukan oleh perserta kepada narasumber. Beberapa anggota tim penyuluhan kesehatan mendampingi peserta selama penyampaian materi serta membagikan file modul berbasis web sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima secara maksimal serta dapat dibuka secara mandiri oleh peserta melalui mobile phone. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan serta pemahaman penderita CHF. Harapannya peserta dapat melakukan perawatan mandiri secara optimal untuk meminimalkan risiko rehospitalisasi.
Psychosocial therapy model to reduce anxiety levels in hemodialysis patients Ariyanto, Fajar; Pratiwi, Arum; Hudiyawati, Dian
MEDISAINS Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v22i3.23788

Abstract

Background: Chronic kidney disease (CKD) is a global health issue that significantly impacts the quality of life of patients undergoing hemodialysis. Anxiety is one of the common psychological challenges faced by these patients. While various studies have addressed psychological and social interventions, most have focused on only one aspect, such as family support or psychological therapy, without considering the biological, social, and spiritual needs simultaneously. No research has integrated all these dimensions into a holistic approach.Purpose: This study aims to develop and evaluate a holistic nursing management model that combines all of these aspects to reduce anxiety levels for hemodialysis patients.Methods: This study used a mixed-method approach with an action research design. It was conducted at the Klaten Islamic Hospital. The population in the study was patients undergoing hemodialysis; as many as 15 patients participated in this study. The holistic nursing module was tested in five sessions, each lasting 15-30 minutes. Anxiety levels were measured using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) before and after the intervention.Results: The study's results showed that the average level of anxiety in patients before the intervention was 35.13±3.22; after the intervention, it decreased to 24.87±1.68 (p<0.001).Conclusion: The application of the holistic nursing management model effectively reduced anxiety levels in hemodialysis patients.
Pengaruh Murotal Al-Qur'an Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre- Percutaneous Coronary Intervention Hudiyawati, Dian; Aji, Prima Trisna; Syafriati, Ani; Jumaiyah, Wati; Tyawarman, Ady
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2022): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i1.17049

Abstract

Kecemasan merupakan gejala yang sering muncul pada pasien Acute Coronary Syndrome yang akan menjalani Percutaneous Coronary Intervention. Kecemasan yang tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan perburukan kondisi dan penundaan prosedur kateterisasi jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal Al-qur'an terhadap kecemasan pasien yang akan menjalani PCI. Metode yang digunakan dalam studi melalui pendekatan quasi eksperimental. Jumlah sampel sebanyak 30 responden, yaitu pasien ACS yang akan mendapatkan terapi PCI. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Kecemasan diukur menggunakan Visual Analogue Scale (1-10). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan terdapat pengaruh pemberian terapi murotal Al-quran terhadap kecemasan (p<0.05). Adanya perbedaan yang signifikan pada skor kecemasan sebelum dan setelah diberikan intervensi. Kesimpulan, terapi murotal merupakan terapi yang mudah dilaksanakan serta secara signifikan dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang akan menjalani PCI.
Relationship between Heart Failure Treatment and Self-Management Compliance in Congestive Heart Failure Patients Putri, Ariwati Anggita; Hudiyawati, Dian
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 15 No. 2 (2022): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v15i2.15860

Abstract

Self-management has a vital role in treating Congestive Heart Failure (CHF) patients to manage themselves and maintain the ability of body functions. Self-management can be seen in how heart failure patients perform compliance actions in treatment and the patient's ability to know changes in behaviour towards the patient's health status. In addition, it is crucial for people with congestive heart failure to learn about their disease to relieve the signs and symptoms. This study aimed to determine the relationship between knowledge of heart failure care and self-management compliance in CHF patients. This method uses a quantitative correlation research type to determine the relationship between the two variables using an analytical cross-sectional study approach. The sampling technique uses accidental sampling from March to April 2021 at the heart poly Hospital of UNS Surakarta to 100 respondents. Sample criteria: Respondents with a diagnosis of CHF who checked their health at the heart polyclinic of UNS Surakarta Hospital, aged >17 years, patients with NYHA classification 1-3, and willing to be respondents. The research instrument used a demographic questionnaire, knowledge of heart failure care and the Self Care Heart Failure Index (SCHFI) to determine the self-care knowledge of CHF patients and adherence to self-management. The results obtained through the chi-square test showed a p-value of 0.010, meaning there is a relationship between knowledge of heart failure care and self-management compliance. Knowledge of heart failure care can affect the level of compliance of CHF patients because CHF patients need self-management compliance to minimize symptoms of recurrence or worsening of signs and symptoms and reduce the impact of re-hospitalization.
Prosedur Pencegahan Terjadinya Ventilator-Associated Pneumonia (Vap) di Ruang Intensive Care Unit (Icu) : A Literature Review Yuniandita, Nadya; Hudiyawati, Dian
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.11604

Abstract

Ventilator merupakan alat bantu pernafasan bertekanan positif atau negatif yang membuat aliran udara terkontrol pada jalan nafas pasien sehingga mampu mempertahankan dan memperbaiki ventilasi dan pemberian oksigen. Pasien kritis dengan intubasi dan menggunakan ventilator dalam jangka waktu lama di ICU beresiko terjadi Associated Pneumonia (VAP). Ventilator- associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu HAIs atau infeksi nosokomial yang sering ditemukan di Rumah Sakit dan merupakan suatu infeksi pneumonia yang terjadi setelah 48 jam pemakaian ventilator mekanis baik pipa endotracheal maupun tracheostomy. The Institute fot Healthcare Improvement (IHI) menerbitkan suatu guide line untuk pencegahan VAP yaitu VAP bundle dinyatakan dapat menurunkan angka kejadian VAP. Metode yang digunakan penulis dalam paper ini adalah literatur journal. Berdasarkan jurnal yang ada, dapat disimpulkan bahwa VAP bundle care merupakan prosedur yang tepat sebagai pencegahan terjadinya VAP di Ruang ICU pada pasien yang terpasang ventilator mekanik.
Pencegahan dan Perawatan Luka Tekan pada Pasien Stroke di Ruang ICU Primalia, Pudika; Hudiyawati, Dian
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2020): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i2.11580

Abstract

Luka tekan adalah nekrosis jaringan lokal pada jaringan kulit dan antar tonjolan tulang, pasien dengan kondisi stroke mengalami kelemahan pada satu atau semua anggota gerak yang menyebabkan pasien menjalani perawatan dengan tirah baring sehingga tinggi risiko luka tekan. Perawatan dan pencegahan luka tekan dengan bundle care dilakukan sebagai tindakan keperawatan untuk menjaga integritas kulit. Studi ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis bukti ilmiah penggunaan bundle care dengan lima elemen kunci. Metode penelitian yang digunakan literature review pada artikel internasional yang terbit tahun 2015-2019, didapatkan hasil 5 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Rangkaian lima elemen kunci bundle care sebaiknya diberikan sejak awal pasien dirawat.
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN ULKUS DIABETIKUM Hani Oktavira, Sisilia; Hudiyawati, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42054

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi tersering pada pasien diabetes melitus. Ulkus diabetikum dapat ditangani secara medis melalui tindakan debridement yang merupakan prosedur standar dalam perawatannya. Debridement merupakan prosedur pengangkatan jaringan nekrotik atau jaringan yang terinfeksi guna mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi yang lebih parah. Nyeri menjadi masalah utama setelah tindakan debridement. Teknik relaksasi gengam jari dapat menjadi salah satu pilihan strategi non farmakologis dalam asuhan keperawatan untuk menurunkan skala nyeri. Relaksasi genggam jari, sebagai teknik pengendalian nyeri, dapat membantu mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien. Pendekatan holistik ini berfokus pada pemulihan fisik dan emosional pasien untuk meningkatkan kualitas hidup mereka setelah prosedur debridement. Studi ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan terkait dengan nyeri pada pasien post debridement ulkus diabetikum. Metode yang digunakan yaitu dengan pemberian asuhan keperawatan dilaksanakan mulai dari pengkajian data, analisis data, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi melalui pendekatan Evidence Based Practice (EBP). Setelah menerapkan relaksasi genggam jari selama tiga hari berturut-turut didapatkan hasil pasien mengalami penurunan tingkat nyeri dari skala 6 (sedang) menjadi skala 3 (ringan) dengan rata-rata 1 selisih penurunan. Teknik relaksasi genggam jari efektif dalam menurunkan skala nyeri pasien post debridement ulkus diabetikum dan dapat menjadi rekomendasi intervensi mandiri perawat dalam menurunkan nyeri pasien post operasi debridement.  
Co-Authors Abi Muhlisin Adella Indri Afitasari Adhisty Fachrine Ayu Saqina Ady Tyawarman Agung Haryanto Agus Herianto Agustaria Budi Nugroho aisya, saktika Aji, Prima Trisna Ajie Maulana Prakoso Alfianti, Ade Leta Alya Fitri Dwi Karunia Amalia, Luthfiana Ameilia Nurhadiyastuti Anggi Putri Aria Gita ani syafriati Anik Widiastuti Anindyati Fatikhul Jannah Anjarsari, Rizki Annas Tasya Permata Sari Annisa Dewi Cahya Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Aprilia Kartika Sari Ardhiansyah, Muhammad Faiz Fahrizal Ardhika Putri Utami Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arif Putra Purnama Arif Widodo Ariwati Anggita Putri Ariwati Anggita Putri Ariyanto, Fajar Arum Pratiwi Arum Pratiwi Ashar, Burhanudin Astuti, Lia Atmaja, Hanandhiya Intansari Ayu Adi Novitriana Azizah, Amalia Nur Azulla, Sellvinia Beti Kristinawati Beti Kristinawati Bima Surya Nugraha Charisma Alzura Chintya Putri Wibowo Chouhan, Devraj Singh Devina Dara Safitri Dewangga, Mahendra Wahyu Dewi, Siti Mutiara Sari Dilla Nurfatika Sari Dimas Ria Angga Pribadi Dinda Marini Putri Dwi Linna Suswardany Egidia Tiffany Eka Agustin Eka Lavenia Martini Ekan Faozi Endar Sulistyo Erna Herawati Erni Susanti Erni Susanti Faelani, Shelina Puput Gupita Fahrun Nur Rosyid Farah Fadilah Fardani Nur Annisa Febi Kusuma Nugraha Febrianti Nur Antika Hani Oktavira, Sisilia Hariati Wahyuningsih K Hayati, Fila Diana Nur Hunain Suci Kamila Ida Nur Imamah Iik Monika Imani, Nadia Nur Indhira Kurniastining Fiqriyah Indhira Kurniastining Fiqriyah Intan Roesyati Intan Roesyati Ira Ayu Ananda Jami'atulhita Alfirizqi Jayanthi, Jesslyn Khoirunnisaa Jesslyn Khoirunnisaa Jayanthi Jihadilia Islami Putri Jumaiyah, Wati Jumaiyah, Wati Kamila, Hunain Suci Kartinah Khairunisa, Septi Kusuma Estu Werdani Latifardani, Rissa Maemunah Maemunah Martini, Eka Lavenia MH Dwi Nur Arif Miayunaisya Dyah Partita Muhammad Isa Hanafi Tabah Tohamik Muhammad Rafif ‘Ulwan Mujannidah, Afidatul Murwani, Wara Gati Musa, Mazlinda Mustofa, Sidqon Muzakar Isa Nabila Novita Priyani Nabila Windi Aulia Nabilla Oktaviani Nurlitasari Nadya Yuniandita Nera Bela Beauty Nur Nida Zahrotul Ummah Nindi Muthohar Niswatin, Tsani Khoirun Noor Alis Setiyadi Nur Janah, Sherly Nuralis Setyadi Oktandora, Nobrila Salsa Oktavira, Sisilia Hani Pambudiarto, Arie Agus Prasetia, Enggartyas Nur Prasjodi Fajar Hutama Sudarsono Prima Trisna Aji Primalia, Pudika Priyanti, Tiyas Pudika Primalia Putri Nurlia Anggraini Putri, Ariwati Anggita Putri, Ekky Puspita Sonia Rahmawati, Ellyza Renandha Parahita Reni Kartika Sari Rini Anggita Rini Indah Pratiwi Rissa Latifardani Riyani Wulaningsih Rizki Anjarsari Rizky Amalia Herabare Roesyati, Intan Romadhonia, Hanan Nofiana Sabila Rizki Saktika Aisya Hadyantari Saqina, Adhisty Fachrine Ayu sari, afifah laksmita Sari, Dilla Nurfatika Sari, Noviana Kurnia Sejati, Ilham Kukuh Septi Khairunisa Septia Denok Sugiharto Septiana, Yuni Serin Izzatut Taqiyah Setiyo Purwanto Sevia Yayustika Qoirunnisa Silviana Dian Putri Ichsani Silviana Rahmawati Ekaputri Siti Marfu'ah Sri Mulyani Sulastri Sulastri Sulastri Sumarno Adi Subrata Sumarno Adi Subrata Sutanto, Ikhlash Alkaustsar Syafriati, Ani Tiffany, Egidia Tiyas Priyanti Tiyas Priyanti Tri Agustina Tsuroya Nabila Musthofa Tyawarman, Ady Utami, Ardhika Putri Via Marganingsih Violeta Yuman Tanaya Wachidah Yuniartika Wachidah Yuniartika Wibowo, Della Mardiana Widya Putri Rachmawati Wildan Prima Jalu Prasojo Winarsih Nur Ambarwati Windi Wulandari Wisardoyo Wisardoyo Wita Oktaviana Wulan Syafitry Yasier Ikrom Yeni Indriyani Yuli Susanti Yuni Sri Lestari, Yuni Sri Yuniandita, Nadya Zahrani Bakhita Hanifah Zain, Choirunnisa' Hanun Zainuddin S. Isa Ziddan Arif Darmawan