Claim Missing Document
Check
Articles

Perjuangan Perempuan dalam Film Secret Superstar: Kajian Feminisme Liberal Kurnia Ramadani; Nensilianti; Ridwan
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 01 (2024)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v5i01.6688

Abstract

This research examines how women struggle in the film Secret Superstar by director Advait Chandan which will be presented using the study of liberal feminism theory. The object that is the focus of this research is the resistance of the main character, a young girl named Inisa Malik who dreams of becoming a famous singer amid the helplessness experienced by her and her mother because her father claims that women are just a useless burden. This film tells how Insia struggles to make her dream come true with her father's strict circumstances and strictly forbids Insia from becoming a singer. The purpose of this study is to analyze the dialogue in the film to find out how the resistance is carried out by female characters who do not have freedom in living their lives and must live in fear, injustice and powerlessness due to the views of the father who thinks that only he has the right to regulate and make decisions. for the lives of the people in his family. The method used in this study is a qualitative method based on dialogue text selected in the film Secret Superstar as the data to be analyzed.   Pada penelitian ini mengkaji mengenai bagaimana perjuangan perempuan dalam film Secret Superstar karya sutradara Advait Chandan yang akan disajikan dengan menggunakan kajian teori feminisme liberal. Objek yang menjadi fokus dalam penelitian ini ialah resistensi dari tokoh utama seorang remaja perempuan bernama Inisa Malik yang memiliki mimpi untuk menjadi seorang penyanyi terkenal ditengah ketidakberdayaan yang dialami ia dan ibunya karena sang ayah yang mengklaim bahwa perempuan hanyalah sebuah beban yang tidak berguna. Film ini menceritakan bagaimana perjuangan Insia yang berusaha mewujudkan impiannya dengan keadaan sang ayah yang bersifat keras dan sangat melarang Insia menjadi seorang penyanyi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dialog dalam film untuk mengetahui bagaimana perlawanan yang dilakukan oleh tokoh perempuan yang tidak memiliki kebebasan dalam menjalani kehidupannya dan harus hidup dalam ketakutakan, ketidakadilan serta ketidakberdayaan akibat pandangan sang ayah yang menganggap bahwa hanya ia yang berhak mengatur dan mengambil keputusan untuk kehidupan orang orang dalam keluarganya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif berbasis teks dialog yang dipilih dalam film Secret Superstar sebagai data yang akan akan dianaliis.
REFLEKSI SOSIAL DALAM NOVEL MANUSIA & BADAINYA (PERJALANAN MENUJU PULIH) KARYA SYAHID MUHAMMAD (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA ALAN SWINGEWOOD) Nensilianti, Nensilianti
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v7i2.18483

Abstract

Tujuan penelitian ini berupaya untuk memaparkan refleksi sosial apa saja dalam novel Manusia & Badainya karya Syahid Muhammad menggunakan kajian sosiologi sastra Alan Swingewood. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif yang mengambil kutipan dari sumber penelitian dan mendeskripsikannya. Novel Manusia & Badainya karya Syahid Muhammad menjadi sumber data dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini yaitu memaparkan pembahasan mengenai refleksi sosial seperti sikap status sosialnya, sikap orang tua terhadap anak, serta bentuk refleksi sosial dalam kerusakan mental yang diakibatkan tekanan orangtua yang terdapat pada novel Manusia & Badainya menceritakan tentang Janu, dan suara-suara yang hidup di kepalanya yang ia namai Robocop dan Kera Sakti. Suara- suara ini seringkali bertengkar di dalam kepala Janu dan beberapa kali mempengaruhi dirinya dalam mengambil keputusan. di dalamnya, banyak sekali pandangan baru mengenai kompleksivitas unsur-unsur kehidupan: Asmara, keluarga, juga jiwa. Kata Kunci:: Sosiologi sastra, Refleksi sosial, Swingewood.
Estetika Postmodernisme dalam Novel "Jakarta Sebelum Pagi" karya Ziggy Z. Nensilianti, Nensilianti; Ridwan, Ridwan; Syafiqah*, Nurul
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v7i2.4277

Abstract

This article will explain the postmodern aesthetics contained in the text in the form of "Jakarta Sebelum Pagi" novels This study adopted a descriptive approach to the results of the study showed that there were postmodern social characteristics in the Jakarta novel before the morning by Ziggy Z. The postmodern characteristics could be identified as cultural values that emerged through the combination of eclectic languages, disclosure of happiness through a dialogue situation that described parodies , the portrayal of past situations and reinforcement of events in the present showing sure, the rejection of the desires and disappointment that represent the irony, as well as the doubt of the attitudes of the characters through the camp.Keywords: camp; ecleticime; postmodern aesthetics; irony; parody; and surecheABSTRAKArtikel ini akan menjelaskan estetika postmodern yang terdapat dalam teks berupa novel “Jakarta Sebelum Pagi”  karya Ziggy Z. Penelitian bertujuan mengidentifikasi penggunaan eklektisisme, parodi, pastiche, ironi, dan camp sebagaimana dijelaskan dalam teori sastra postmodernisme Jean Francois Lyotard. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ciri-ciri sosial postmodern dalam novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Z. Ciri postmodern tersebut dapat diidentifikasi sebagai nilai-nilai budaya yang muncul melalui perpaduan bahasa eklektis, pengungkapan perasaan bahagia melalui situasi dialog yang menggambarkan parodi, penggambaran situasi masa lalu dan keterulangan kejadian di masa sekarang yang menunjukkan pastiche, penolakan keinginan dan kekecewaan yang mewakili ironi, serta pengelabuan sikap tokoh melalui camp. Kata Kunci: camp; ekletisime; estetika postmodern; ironi; parodi; dan pastiche
MAKNA DENOTASI DAN KONOTASI PADA FILM "SURGA YANG TAK DIRINDUKAN" Ridwan, Nensilianti, Reski,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.376-380

Abstract

Ada pasang surut yang signifikan dalam perkembangan film di Indonesia sebagai salah satu bentuk media massa. Luasnya komunikasi di Indonesia pada dasarnya dapat mempengaruhi cara penyampaian pesan yang paling umum. Semiotika oleh Roland Barteh dalam film Surga yang Tak Dirindukan 1, yaitu tentang pernikahan poligami. Poligami adalah suatu kerangka perkawinan dimana salah satu pihak memiliki atau mengawinkan beberapa jenis kelamin yang lain secara bersamaan, poligami adalah perbuatan perkawinan lebih dari satu pasangan atau istri. Di Indonesia, poligami memang masih asing untuk diperbincangkan,fenomena poligami yang semakin marak pada lingkungan masyarakat membuat suatu hal yang menjadi kontroversi, namun beberapa produser film memang menganggap poligami sebagai topik yang menarik untuk diangkat sebagai karya media umum. Inti dari kajian pada film Surga yang tak dirindukan 1 adalah untuk mengetahui penggambaran pentingnya pemerataan dalam film Surga Yang Tak dirindukan 1 dilihat dari tanda-tanda visual yang muncul dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan investigasi semiotika Roland Barthes. Penelitian yang berfokus pada audio danvisual serta dianalisis melalui semiotika Roland Barthes. Film Surga Yang tak Dirindukan 1 ini juga berisi pembelajaran tentang bagaimana ikhlas dan sabar yang sebenarnya, jika seorang berpoligami maka ikhlas dan sabar adalah kuncinya.    
DENOTASI, KONOTASI, DAN MITOS ROLAND BARTHES DALAM FILM AYAT-AYAT CINTA 2 Ridwan, Nensilianti, Haerana,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.443-451

Abstract

Film yang saya analisis adalah film religius atau Islam. Film tersebut menceritakan mengenai berbagai persoalan hidup dengan cara islami dan mempresentasikan tentang kebencian dan ketakutan terhadap Islam atau orang muslim. Analisis film ini menggunakan salah satu teori terpenting dalam studi bahasa, semiotika Roland Barthes, dapat menangkap makna yang tergandung dalam setiap adegan dalam film. Eksplorasi ini mencoba menyelidiki implikasi yang perlu disampaikan oleh film tersebut kepada penontonnya. Dalam keadaan unik ini, ilmuwan perlu menyelidiki signifikansi Islamofobia yang menjadi subjek utama dalam film Ayat Cinta 2 dengan memanfaatkan hipotesis semiotika Roland Barthes. Nantinya, tanda-tanda yang ada akan digunakan untuk analisis dialog dan adegan untuk menemukan makna denotatif, konotatif, dan mitis. Hasil akhir dari penelitian ini menganggap bahwa Islamophobia dibayangkan dalam berbagai kegiatan yang tidak diinginkan seperti kritik, pencemaran nama baik, segregasi sosial, serta kebrutalan dan serangan nyata. Efek samping dari Islamophobia ini tidak hanya mengejar secara bertahap tetapi menjangkau beberapa sudut pandang lain seperti kewanitaan, budaya Islami, dan karunia Islami. Selain terorisme, penelitian ini mengungkap sejumlah faktor lain yang turut mendorong munculnya Islamofobia, di antaranya upaya propaganda segelintir kelompok untuk mencemarkan nama baik Islam dan ketidakmampuan mereka memahami dunia Islam, yang membuat mereka berkesimpulan bahwa Islam adalah Islam. agama kekerasan. Studi tentang tanda dikenal sebagai semiotika. Roland Barthes percaya bahwa ada tiga jenis makna: denotasi, konotasi, dan mitos.
PUISI PERLAWANAN SEBAGAI KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN POSTINGAN AKUN INSTAGRAM OKKY MADASARI: SOSIOLOGI MARXISME Ridwan, Ridwan; Diana, Ririn Sefty
Cakrawala Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v10i2.2039

Abstract

Research on Resistance Poetry as Marxist Social Criticism in Okky Madasari's Collection of Poetry Posts aims to describe Okky Madasari's poetry on the Instagram platform, using Karl Marx's marxism approach as the basis for analysis and examining social criticism in the poems. The method used is descriptive qualitative with data sources of poems that represent social inequality and class struggle. The results show that Okky Madasari's poems contain five components of Marxism: political economy criticism, class struggle theory, social structure, and upper and lower class relations. The poems consistently highlight the exploitation of inequality, and resistance to the regime, becoming a form of symbolic resistance in the Indonesian context
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Deep Learning dan NLP dalam Penguatan Nilai dan Karakter Anak melalui Buku Cerita Bergambar yang Interaktif di Komunitas Anak Pelangi Kelurahan Parangtambung Makassar Ridwan, Ridwan; Bungatang, Bungatang; Ita Rosvita
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.570

Abstract

Kemajuan teknologi di bidang Artificial Intelligence (AI) telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada relawan-relawan pada komunitas Anak Pelangi terkait Pengenalan dasar tentang Natural Language Processing (NLP) dan Deep Learning dalam pengembangan konten interaktif. Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan para pengajar dalam memanfaatkan teknologi AI yang berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran dan pembuatan buku cerita bergambar yang interaktif dan efektif serta penerapan pembelajaran deep learning secara mendalam dalam kegiatan pembelajaran yang berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan meliputi pengenalan konsep dasar AI, aplikasi AI seperti aplikasi Canva, Adobe Premier, Text-to-Speech (TTS), animasi ringan, dan alat pembuat buku digital interaktif (misalnya Book Creator atau dan penggunaan tools dan aplikasi pendukung seperti: Text-to-Speech (TTS), animasi ringan, dan alat pembuat buku digital interaktif (misalnya Book Creator atau Story Jumper).peserta diberikan praktik langsung dalam penggunaan platform dan perangkat lunak berbasis AI. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan di komunitas Anak Pelangi. Selain itu, relawan komunitas diberikan pemahaman mengenai penerapan pembeleajran Deep Learning yang bertujuan membantu siswa dalam memahami materi secara mendalam, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital. Tahap sosialisasi dilakukan kepada 22 relawan atau pengajar di komunitas Anak Pelangi selama satu hari yang mencakup Pengenalan dasar tentang Natural Language Processing (NLP) dan Deep Learning . Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman baru serta keterampilan praktis bagi relawan dalam mengembangkan buku cerita bergambar yang interaktif berbasis budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi implementasi Ai dan pembelajaran deep learning di komunitas Anak Pelangi dalam membentuk nilai dan karakter anak menuju pendidikan bermutu.
PEREMPUAN DAN ALAM YANG MELAHIRKAN KEHIDUPAN DALAM TIGA CERPEN KARYA EKA KURNIAWAN Latif, Vivi Adriana; Abidin, Aslan; Ridwan, Ridwan
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.5.1.110.2023

Abstract

This research examines three short stories in the collection of short stories Broken Hearted Woman Who Finds Love Through Dreams Again by Eka Kurniawan. The research method used in this research is a qualitative method with a case study approach. Data from Kurniawan's three works are then analyzed using close reading techniques to identify themes related to women and nature. Through the perspective of ecofeminism, it seeks to reveal patriarchal dominance in the exploitation of nature and the oppression of women. Through ecofeminism, one can see how nature and women are often treated unfairly by men. This oppression resulted in resistance from women to defend themselves and protect nature.
Wawasan Seks Masyarakat dalam Novel Sebab Kita Semua Gila Seks Karya Ester: Sosiologi Sastra Terry Eaglton Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Hendra Pratama Putra
SAWERIGADING Vol 31, No 1 (2025): Sawerigading, Edisi Juni 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i1.1364

Abstract

This study aims to explore societal perceptions of sexuality through a narrative analysis of Ester Pandiangan’s novel Sebab Kita Semua Gila Seks (Because We Are All Sex-Crazed). Employing a qualitative descriptive method with a documentation approach, data were extracted from thematically relevant excerpts within the novel through critical reading, thematic coding, and quotation mapping. The analysis process involved data reduction, thematic structuring, and conclusion drawing, validated through theoretical triangulation. Terry Eagleton’s sociological literary theory provides the analytical lens to investigate the ideological mechanisms embedded in the text. The study identifies three ideological problems related to sexuality and three patriarchal patterns that restrict individual sexual agency. The findings contribute a novel perspective to literary sociology by demonstrating how contemporary literature critiques sexual repression and gender inequality. This research seeks to foster critical awareness and open dialogue on sexual education, gender equity, and culturally grounded social transformation.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman masyarakat terhadap seksualitas melalui analisis naratif dalam novel Sebab Kita Semua Gila Seks karya Ester Pandiangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan dokumentasi. Data diperoleh dari narasi-narasi tematik dalam novel, dikumpulkan melalui teknik pembacaan kritis, penandaan tematik, dan pencatatan kutipan relevan. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian temuan, dan penarikan kesimpulan, serta diverifikasi melalui triangulasi teori. Pendekatan teori sosiologi sastra Terry Eagleton digunakan untuk menelaah relasi antara ideologi sosial dan representasi seksualitas. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga bentuk problematika ideologi masyarakat terhadap seks dan tiga manifestasi dominasi patriarki yang membatasi kebebasan seksual individu. Temuan ini menawarkan perspektif baru dalam kajian sosiologi sastra dan menunjukkan karya sastra kontemporer berperan sebagai media kritik sosial terhadap represi seksual dan ketimpangan gender. Penelitian ini diharapkan mendorong kesadaran kritis dan dialog terbuka terkait pendidikan seks, kesetaraan gender, dan transformasi sosial berbasis literasi budaya.
The Effectiveness of Learning Videos in Improving Student Skills in Land Measuring Science Course 1 Ridwan Ridwan; Taufik Natsir; Ishak Ishak
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using learning videos in improving student skills in the course of Land Measurement Science 1. Learning videos are used as interactive media to help students understand the basic concepts of land measurement, especially in the application of measurement techniques in the field. The research method used is quantitative research with an experimental approach. The research subjects were students of the Building Civil Engineering Study Program, Department of Civil Engineering Education and Planning, Faculty of Engineering, Makassar State University. Information collection was carried out through pre-test and post-test followed by the experimental group using learning videos, as well as the control group using conventional learning methods (through Jobsheet guide). The results showed that students who used the learning video showed a significant increase in skills compared to the control group. Thus, the learning video proved to be effective in improving students' concept understanding and practical skills in the Land Measurement Science 1 course.
Co-Authors Adhalia Wanafesyahan, Fahira Adinda Khoirunnisa Ahmad, Mutiara Sari Ahmadi, Hayana Apriliya, Dela Ardisa, Ardisa Asia Asia M Asia M, Asia M Asia*, Asia Aslan Abidin Aslan Abidin, Aslan Atika Suri Ramadani Bunga , Vionanda Toding Bungatang Bungatang Damat, Yultriani Davina, Davina Diana, Ririn Sefty Djuanda Djuanda, Djuanda Dwi Rahmi Apriliya Filawati Filawati Filawati Fitri Ramadhani Galenta, Novita Hamdiah Sudirman Hamid, Reski Aulia Hastab, Nur Amalia Hendra Pratama Putra Imelia Kristi Rante Allo Inhilda, Inul Ishak Ishak Istiqamah, Putri Nur Ita Rosvita Jihan Atikah Johar Amir Junaedi, Inayah Maharezki Kurnia Ramadani Latif, Vivi Adriana Lisma Lisma, Lisma Lulyastuti Lulyastuti M, Asia M, Asia, Maharezki, Inayah Muhammad Alfian Tuflih Muhammad Rapi Mustika, Indah Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Ningrum Amalia Putri Nur Amalia Hastab Nurul Aini Nuryuliati, Nuryuliati Pahlevi, Mirza Kamal Pratidina, Nur Ainun Pratiwi Pratiwi Puspa Darwini, Nurul Fadhilah Putra, Hendra Pratama Putra, Pauzan Ramadan Rahmah Indryani Rahmah Indryani Ramadani, Aulia Magfira Ramadhan, Nur Syawaluddin Rante Allo, Imel Kristi Rasding, Reski Fajria ratih ratih Rembon, Earline Griselda Riska Nadia, Riska Nadia Sakti M, Reztu Dwi Shalsabilah Z, Shafira Siti Nurjihan Indasari Srikandi Apriliyani Srikandi Apriliyani Sumarni Syafiqah*, Nurul Syahril, Ainun Sang Fajar Tang, Muhammad Rapi Taufik Natsir Tuflih, Muhammad Alfian Umar Thamrin Vanesa, Vanesa Wiastra, Wulandari Wiwik Handayani Wulan Fadillah Wulandari Wulandari, Welda Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Zaskia Rahmadhani