Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Pelatihan Literasi Informasi Untuk Siswa Dalam Memerangi Hoaks Di Dunia Digital (PKM Information Literacy Training for Students in Combating Hoaxes in the Digital World) Asia M, Asia M; Ridwan, Ridwan; Djuanda, Djuanda
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251062

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, minat siswa terhadap informasi digital meningkat. Namun, ketidakmampuan untuk menyaring informasi membuat mereka rentan terhadap hoaks. Hoaks dapat menyebabkan misinformasi, polarisasi sosial, bahkan ketakutan yang tidak beralasan. Siswa harus dilatih untuk berpikir kritis, mengevaluasi sumber informasi, dan membedakan antara fakta dan pendapat. Kegiatan PKM pelatihan literasi informasi untuk siswa dalam memerangi hoaks di dunia digital bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap bahaya hoaks dan menumbuhkan etika digital dalam pengelolaan informasi. Tim PKM mengadakan kegiatan melalui pendampingan dan penyuluhan di SMK Negeri 3 Makassar.  Siswa mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan perspektif yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan informasi di era digital. Siswa tidak hanya memperoleh pemahaman tentang efek buruk hoaks tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis dalam menemukan, menganalisis, dan memverifikasi informasi melalui workshop verifikasi informasi, studi kasus, dan ceramah interaktif. Mereka diberi instruksi untuk memastikan bahwa informasi yang mereka terima adalah akurat dengan menggunakan alat digital seperti situs pemeriksa kebenaran dan mesin pencari. Oleh karena itu, pelatihan ini membantu siswa menjadi pengguna media digital yang lebih cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Kesimpulan bahwa siswa dididik dengan keterampilan untuk memverifikasi informasi dan membangun sikap bertanggung jawab, sehingga mereka menjadi pengguna media digital yang kritis, bijaksana, dan berkontribusi positif pada pembentukan lingkungan digital yang sehat.Abstract. As technology advances, students' interest in digital information increases. However, the inability to filter information makes them vulnerable to hoaxes. Hoaxes can cause misinformation, social polarization, and even unfounded fear. Students must be trained to think critically, evaluate sources of information, and distinguish between facts and opinions. The PKM activity of information literacy training for students in combating hoaxes in the digital world aims to increase students' understanding and awareness of the dangers of hoaxes and foster digital ethics in information management. The PKM team held activities through mentoring and counseling at SMK Negeri 3 Makassar. Students gained the knowledge, skills, and perspectives needed to face the challenges of information in the digital era. Students not only gained an understanding of the negative effects of hoaxes but also gained practical experience in finding, analyzing, and verifying information through information verification workshops, case studies, and interactive lectures. They were instructed to ensure that the information they received was accurate by using digital tools such as truth-checking sites and search engines. Therefore, this training helps students become smarter, more critical, and responsible digital media users. The conclusion is that students are educated with the skills to verify information and build a responsible attitude, so that they become critical, wise digital media users and contribute positively to the formation of a healthy digital environment.
Otoriter Budaya Patriarki dalam Novel Azab dan Sengsara Karya Merari Siregar: Feminisme Eksistensialitas Asia M, Asia M; Ridwan, Ridwan; Vanesa, Vanesa
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1: (2025): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v19i1.25465

Abstract

This research aims to examine the novel entitled "Azab dan sengsara" by Merari Siregar using the existential feminism approach as a view of the role of women in expressing their existentiality how women do not rely on men in their lives.  The method in this research uses descriptive qualitative through novel data sources by analyzing the existence of women in characters, and examining the influence of patriarchal culture on male characters. The results of the study discuss the conflicts that occur in a society by discussing the views of male characters, and the habits of society as a means of dominating women, such as, gender inequality, women's unfreedom in forced marriages, women's love results in discrimination In addition to this, it has been found that the existence of women in society, who are aware of the existence of women, and get the right to position as women including, the right to freedom, the right to express ideas and opinions, the right to be recognized.
Liminalitas dan Ambivalensi dalam Novel Burung-Burung Manyar Karya Y.B. Mangunwijaya: Poskolonialisme Homi K. Bhabha Nensilianti, Nensilianti; Ridwan, Ridwan; Istiqamah, Putri Nur
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1: (2025): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v19i1.25463

Abstract

This research reviews the concepts of liminality and ambivalence in the novel Burung-Burung Manyar by Y.B. Mangunwijaya using a qualitative descriptive approach. The analysis describes how the two concepts are reflected in the narrative, characters, and themes of the novel. The results of the analysis show that the characters in the novel experience liminality, being on the verge of transition between two different identities or cultures, as well as ambivalence, with mixed feelings between emotions and beliefs. The novel depicts the complexity of the relationship between colonials and colonists and the individual's experience of self-discovery in the midst of cultural and social conflict.
Potret Perempuan dalam Novel Manusia Bebas Karya Suwarsih Djojopuspito Ridwan, Ridwan; Ramadhani, Fitri
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1: (2025): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v19i1.25467

Abstract

This research aims to express the portrait of women in the novel Manusia Bebas by analyzing the feminist literary criticism approach that provides another space in literary appreciation and criticism. The analysis conducted by examining the novel Manusia Bebas by Suwarsih Djojopoespito uses the repeated reading method and the qualitative descriptive method so that it is possible to open up space for interpretation regarding female characters and their position in the novel. The qualitative research method is also known as the interpretative method because the research data is more related to the interpretation of the data found in the field. The results of the research on the novel "Manusia Bebas" by Suwarsih Djojopoespito found Sulastri's role as a child, Sulastri's role in society, and Sulastri's role as a wife. The most basic role for a child is to respect their parents. But this obedience is not always absolute. Sulastri is committed to fighting for the right to education for the community by establishing folk schools or private schools and choosing freedom outside the lines. In order to support and achieve her goal, she supported Sudarmo even though she had to live with hardship. Even so, Sulastri was still a critical woman who also criticized her own husband to also urge him to prosper her as his wife and child.
Pemahaman Teks dalam Kumpulan Puisi Pandora Karya Oka Rusmini: Kajian Hermeneutika Schleirmarcher Ridwan Ridwan; Hamdiah Sudirman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman makna secara gramatikal dan psikologis serta mengungkap pandangan, pengalaman dan ekspresi pribadi dalam Kumpulan puisi Pandora karya Oka Rusmini secara eksplisit maupun implisit dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Schleiermacher dalam menganalisis makna yang terkandung dalam puisi-puisi. Pendekatan ini mencakup dua aspek utama: pemahaman gramatikal, yang mengacu pada analisis struktur bahasa dan konteks historis, serta pemahaman psikologis, yang berfokus pada latar belakang emosional dan mental penulis. Melalui analisis ini, puisi-puisi dalam Pandora seperti Ulat, Lelakiku, 24 Juni, Ziarah, dan Lumut diinterpretasikan sebagai ekspresi dari ketegangan batin, perasaan teralienasi, serta penggambaran konflik gender yang kuat. Hasil analisis menunjukkan bahwa karya Oka Rusmini menggambarkan perjuangan perempuan dalam menghadapi ekspektasi sosial, konflik emosional dalam hubungan personal, serta refleksi spiritualitas dan cinta yang melampaui batas-batas sosial. Setiap puisi menawarkan wawasan tentang realitas sosial yang kompleks, sekaligus memberikan ruang untuk pembaca merenung dan merasakan pengalaman emosional yang diungkapkan oleh penulis. Pendekatan hermeneutika memungkinkan pembaca untuk memahami teks tidak hanya dari sudut pandang penulis, tetapi juga melalui pengalaman pribadi mereka, menciptakan interpretasi yang lebih kaya dan mendalam terhadap karya sastra ini.
Interprestasi Peran Perempuan dalam Novel Rara Mendut Karya Y.B Mangunwijaya: Feminisme Naomi Wolf Asia M; Ridwan Ridwan; Siti Nurjihan Indasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan interpretasi peran perempuan dalam novel yang berkaitan dengan ketidaksetaraan dan ketidakadilan antara perempuan dan Laki-laki yang memadang kekuasaan. Dengan menggunakan pendekatan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data diambil dalam Novel “Rara Mendut” karya Y.B. Mangunwijaya, data yang diperoleh diambil dari penggalan kalimat dari isi cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk menentukan nasib mereka, setara dengan laki-laki, dan menunjukkan bahwa sistem patriarki merugikan kedua gender. Novel ini memperjuangkan kesetaraan gender dan pentingnya pengakuan atas kekuatan serta kekuasaan perempuan serta pentingnya perempuan untuk mampu mengubah sistem patriarki yang selama ini menjadi cangkang dalam struktur sosial dan melawan tekanan-tekanan yang muncul dalam lingkungan sosial.
Tuturan Ilokusi Jenis Ekspresif Pada Film “Pasutri Gaje” Karya Fajar Bustomi Muhammad Alfian Tuflih; Ridwan Ridwan; Yuliana Yuliana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1357

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk tindak tutur berdasarkan tuturan ilokusi jenis ekspresif dalam film Pasutri Gaje. Film Pasutri Gaje merupakan sebuah karya Fajar Bustomi yang bergenre komedi romantis Indonesia pada tahun 2024. Film ini bercerita tentang sepasang suami istri yang merupakan pegawai negeri sipil yang menjalani pasang surut kehidupan sebagai pasangan suami istri dalam mendapatkan momongan dan menghadapi berbagai tantangan dalam membangun rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang cenderung menggunakan dan menitikberatkan pada pengamatan secara mendalam, hal ini dikarenakan data dalam penulisan ini berupa deskripsi tuturan antara penutur dan lawan tutur yang terdapat dalam film Pasutri Gaje. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tindak tutur ilokusi ekspresif dalam film Pasutri Gaje berupa beberapa aspek, yaitu berterima kasih, meminta maaf, memuji, mengucapkan selamat, menyalahkan, mengejek.
Pergulatan Batin dan Kebebasan dalam Puisi Tahanan Ranjang Karya Joko Pinurbo: Hermeneutika Paul Ricoeur Asia M; Ridwan Ridwan; Lulyastuti Lulyastuti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1358

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemaknaan dalam puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo yang diambil dari buku yang berjudul Selamat Menunaikan Ibadah Puisi dengan menggunakan pendekatan hermeneutika yang dicetuskan oleh Paul Ricoeur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pembahasan yang berfokus pada teks puisi dengan menggunakan teori hermeneutika sebagai alat untuk membedah makna puisi. Metode kualitatif ialah sebuah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa deskriptif berupa kata-kata yang ditulis dari objek yang diamati. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembacaan teks puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo secara sistematis, kemudian dilakukan klasifikasi data terhadap kata, kalimat maupun frasea yang mengandung makna-makna yang dikaji dengan menggunakan teori hermeneutik. Hasil dari penelitian ini adalah puisi menggambarkan perjuangan individu untuk melarikan dari keterbatasan, baik yang bersifat fisik maupun mental. Berdasarkan teori hermeneutika Ricoeur, puisi ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebebasan dan keberdiaman
Distansiasi, Apropriasi, dan Refigurasi: Transformasi Makna dalam Kumpulan Puisi Tidak Ada New York Hari Ini: Hermeneutika Paul Ricoeur Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Adinda Khoirunnisa
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi makna dalam kumpulan puisi M. Aan Mansyur Tidak Ada New York Hari Ini melalui kacamata hermeneutika Paul Ricoeur dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode hermeneutik, penelitian ini berpusat pada tiga aspek inti teori Ricoeur: distanciation (penjelasan), appropriation (pemahaman), dan refiguration (refleksi kritis). Metode deskriptip kualitatif digunakan dengan menitikberatkan pada pembacaan secara cermat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa kumpulan puisi “Tidak Ada New York Hari Ini” karya M. Aan Mansyur mengalami transformasi makna yang mendalam, analisis eksegesis, atau distanciation. Hasil penelitian jga menunjukkan bahwa teks membangun jarak penafsiran, sehingga memungkinkan pembaca mengungkap makna secara objektif dengan mempertimbangkan konteks dan strukturnya. Proses pemahaman, atau appropriation, mengungkapkan bahwa pembaca dapat mengintegrasikan pengalaman pribadinya untuk meremajakan makna yang tertanam dalam teks. Demikian pula refleksi kritis, atau refiguration, serta menekankan kemampuan teks untuk membentuk kembali cara pandang pembaca melalui reinterpretasi yang melibatkan introspeksi mendalam.
F Fakta Kemanusiaan dalam Novel "Teluk Alaska" Karya Eka Ariani Strukturalisme Genetik Ridwan, Ridwan
Jurnal Korpus Vol 8 No 1: April 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v8i1.27563

Abstract

  Karya sastra adalah hasil tulisan, intinya karya sastra diciptakan sebagai Bahasa yang mendeskripsikan kehidupan manusia. Sastra artinya bagian yang berasal dari realitas sehari-hari. Karya sastra berupa novel mengandung perseteruan, insiden, tokoh, pesan, yang berkaitan dengan kehidupan. . Strukturallisme genetik adalah teori yang mempelajari struktur karya sastra dengan memadukan unsur sejarah karya sastra dan pengarang untuk menekankan pentingnya strukturalisme. Teori strukturalisme genetik memiliki keunggulan karena kajiannya menitikberatkan pada unsur-unsur terdalalam pengarang. Elemen yang lebih dalam ini berdampak besar pada hasil karya cipta. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data untuk penelitian ini berasal dari Novel teluk Alaska karya Eka Aryani .tujuan penelitian ini untuk mengetahui fakta kemanusiaan apa saja yang ada di dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan strukturalis genetik yang dipelopori oleh Lucien Goldmann. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah membaca novel dan analisis dokumen. Kajian ini menganalisis fakta kemanusiaan melalui kajian strukturalisme genetik. Dalam menganalisis novel  Teluk Alaska karya Eka Aryani membahas dua subjek. Fakta manusia berupa fakta individu dan fakta sosial. Fakta individu memiliki banyak fakta, antara lain fakta individu tentang sikap peduli, fakta individu tentang sikap sedih, fakta individu tentang kemarahan, dan fakta individu tentang penyesalan. Adapun di dalam  fakta sosial memiliki dua aspek, yaitu fakta sosial dari segi interaksi karakter dan fakta sosial dari segi ekonomi.  
Co-Authors Adhalia Wanafesyahan, Fahira Adinda Khoirunnisa Ahmadi, Hayana Apriliya, Dela Ardisa, Ardisa Asia Asia M Asia M Asia M, Asia M Asia*, Asia Aslan Abidin Aslan Abidin, Aslan Atika Suri Ramadani Bunga , Vionanda Toding Bungatang Bungatang Damat, Yultriani Davina, Davina Diana, Ririn Sefty Djuanda Djuanda, Djuanda Dwi Rahmi Apriliya Filawati Filawati Filawati Fitri Ramadhani Galenta, Novita Hamdiah Sudirman Hamid, Reski Aulia Hastab, Nur Amalia Hendra Pratama Putra Imelia Kristi Rante Allo Inhilda, Inul Ishak Ishak Istiqamah, Putri Nur Ita Rosvita Jihan Atikah Johar Amir Junaedi, Inayah Maharezki Kurnia Ramadani Latif, Vivi Adriana Lisma Lisma, Lisma Lulyastuti Lulyastuti M, Asia M, Asia, Maharezki, Inayah Muhammad Alfian Tuflih Muhammad Rapi Mustika, Indah Mutiara Sari Ahmad Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Ningrum Amalia Putri Nur Amalia Hastab Nurul Aini Nuryuliati, Nuryuliati Pahlevi, Mirza Kamal Pratidina, Nur Ainun Pratiwi Pratiwi Puspa Darwini, Nurul Fadhilah Putra, Hendra Pratama Putra, Pauzan Ramadan Rahmah Indryani Rahmah Indryani Ramadani, Aulia Magfira Ramadhan, Nur Syawaluddin Rante Allo, Imel Kristi Rasding, Reski Fajria ratih ratih Rembon, Earline Griselda Riska Nadia, Riska Nadia Sakti M, Reztu Dwi Shalsabilah Z, Shafira Siti Nurjihan Indasari Srikandi Apriliyani Srikandi Apriliyani Sumarni Syafiqah*, Nurul Syahril, Ainun Sang Fajar Tang, Muhammad Rapi Taufik Natsir Tuflih, Muhammad Alfian Umar Thamrin Vanesa, Vanesa Wiastra, Wulandari Wiwik Handayani Wulan Fadillah Wulandari Wulandari, Welda Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Zaskia Rahmadhani