p-Index From 2021 - 2026
11.547
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Jurnal Ilmiah KORPUS Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Hasta Wiyata Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Cakrawala Indonesia SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya SOSCIED Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Indonesia Berdaya Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Abdimas Langkanae Nuances of Indonesian Language Gurindam: Jurnal Bahasa dan Sastra DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Tamaddun TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat ASMARALOKA : Jurnal Pendidikan, Linguistik dan Sastra Indonesia PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Liminalitas dan Ambivalensi dalam Novel Burung-Burung Manyar Karya Y.B. Mangunwijaya: Poskolonialisme Homi K. Bhabha Nensilianti, Nensilianti; Ridwan, Ridwan; Istiqamah, Putri Nur
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1: (2025): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v19i1.25463

Abstract

This research reviews the concepts of liminality and ambivalence in the novel Burung-Burung Manyar by Y.B. Mangunwijaya using a qualitative descriptive approach. The analysis describes how the two concepts are reflected in the narrative, characters, and themes of the novel. The results of the analysis show that the characters in the novel experience liminality, being on the verge of transition between two different identities or cultures, as well as ambivalence, with mixed feelings between emotions and beliefs. The novel depicts the complexity of the relationship between colonials and colonists and the individual's experience of self-discovery in the midst of cultural and social conflict.
Potret Perempuan dalam Novel Manusia Bebas Karya Suwarsih Djojopuspito Ridwan, Ridwan; Ramadhani, Fitri
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 19, No 1: (2025): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v19i1.25467

Abstract

This research aims to express the portrait of women in the novel Manusia Bebas by analyzing the feminist literary criticism approach that provides another space in literary appreciation and criticism. The analysis conducted by examining the novel Manusia Bebas by Suwarsih Djojopoespito uses the repeated reading method and the qualitative descriptive method so that it is possible to open up space for interpretation regarding female characters and their position in the novel. The qualitative research method is also known as the interpretative method because the research data is more related to the interpretation of the data found in the field. The results of the research on the novel "Manusia Bebas" by Suwarsih Djojopoespito found Sulastri's role as a child, Sulastri's role in society, and Sulastri's role as a wife. The most basic role for a child is to respect their parents. But this obedience is not always absolute. Sulastri is committed to fighting for the right to education for the community by establishing folk schools or private schools and choosing freedom outside the lines. In order to support and achieve her goal, she supported Sudarmo even though she had to live with hardship. Even so, Sulastri was still a critical woman who also criticized her own husband to also urge him to prosper her as his wife and child.
Pemahaman Teks dalam Kumpulan Puisi Pandora Karya Oka Rusmini: Kajian Hermeneutika Schleirmarcher Ridwan Ridwan; Hamdiah Sudirman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman makna secara gramatikal dan psikologis serta mengungkap pandangan, pengalaman dan ekspresi pribadi dalam Kumpulan puisi Pandora karya Oka Rusmini secara eksplisit maupun implisit dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Schleiermacher dalam menganalisis makna yang terkandung dalam puisi-puisi. Pendekatan ini mencakup dua aspek utama: pemahaman gramatikal, yang mengacu pada analisis struktur bahasa dan konteks historis, serta pemahaman psikologis, yang berfokus pada latar belakang emosional dan mental penulis. Melalui analisis ini, puisi-puisi dalam Pandora seperti Ulat, Lelakiku, 24 Juni, Ziarah, dan Lumut diinterpretasikan sebagai ekspresi dari ketegangan batin, perasaan teralienasi, serta penggambaran konflik gender yang kuat. Hasil analisis menunjukkan bahwa karya Oka Rusmini menggambarkan perjuangan perempuan dalam menghadapi ekspektasi sosial, konflik emosional dalam hubungan personal, serta refleksi spiritualitas dan cinta yang melampaui batas-batas sosial. Setiap puisi menawarkan wawasan tentang realitas sosial yang kompleks, sekaligus memberikan ruang untuk pembaca merenung dan merasakan pengalaman emosional yang diungkapkan oleh penulis. Pendekatan hermeneutika memungkinkan pembaca untuk memahami teks tidak hanya dari sudut pandang penulis, tetapi juga melalui pengalaman pribadi mereka, menciptakan interpretasi yang lebih kaya dan mendalam terhadap karya sastra ini.
Interprestasi Peran Perempuan dalam Novel Rara Mendut Karya Y.B Mangunwijaya: Feminisme Naomi Wolf Asia M; Ridwan Ridwan; Siti Nurjihan Indasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan interpretasi peran perempuan dalam novel yang berkaitan dengan ketidaksetaraan dan ketidakadilan antara perempuan dan Laki-laki yang memadang kekuasaan. Dengan menggunakan pendekatan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data diambil dalam Novel “Rara Mendut” karya Y.B. Mangunwijaya, data yang diperoleh diambil dari penggalan kalimat dari isi cerita. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk menentukan nasib mereka, setara dengan laki-laki, dan menunjukkan bahwa sistem patriarki merugikan kedua gender. Novel ini memperjuangkan kesetaraan gender dan pentingnya pengakuan atas kekuatan serta kekuasaan perempuan serta pentingnya perempuan untuk mampu mengubah sistem patriarki yang selama ini menjadi cangkang dalam struktur sosial dan melawan tekanan-tekanan yang muncul dalam lingkungan sosial.
Tuturan Ilokusi Jenis Ekspresif Pada Film “Pasutri Gaje” Karya Fajar Bustomi Muhammad Alfian Tuflih; Ridwan Ridwan; Yuliana Yuliana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1357

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk tindak tutur berdasarkan tuturan ilokusi jenis ekspresif dalam film Pasutri Gaje. Film Pasutri Gaje merupakan sebuah karya Fajar Bustomi yang bergenre komedi romantis Indonesia pada tahun 2024. Film ini bercerita tentang sepasang suami istri yang merupakan pegawai negeri sipil yang menjalani pasang surut kehidupan sebagai pasangan suami istri dalam mendapatkan momongan dan menghadapi berbagai tantangan dalam membangun rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang cenderung menggunakan dan menitikberatkan pada pengamatan secara mendalam, hal ini dikarenakan data dalam penulisan ini berupa deskripsi tuturan antara penutur dan lawan tutur yang terdapat dalam film Pasutri Gaje. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tindak tutur ilokusi ekspresif dalam film Pasutri Gaje berupa beberapa aspek, yaitu berterima kasih, meminta maaf, memuji, mengucapkan selamat, menyalahkan, mengejek.
Pergulatan Batin dan Kebebasan dalam Puisi Tahanan Ranjang Karya Joko Pinurbo: Hermeneutika Paul Ricoeur Asia M; Ridwan Ridwan; Lulyastuti Lulyastuti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i1.1358

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemaknaan dalam puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo yang diambil dari buku yang berjudul Selamat Menunaikan Ibadah Puisi dengan menggunakan pendekatan hermeneutika yang dicetuskan oleh Paul Ricoeur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pembahasan yang berfokus pada teks puisi dengan menggunakan teori hermeneutika sebagai alat untuk membedah makna puisi. Metode kualitatif ialah sebuah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa deskriptif berupa kata-kata yang ditulis dari objek yang diamati. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pembacaan teks puisi Tahanan Ranjang karya Joko Pinurbo secara sistematis, kemudian dilakukan klasifikasi data terhadap kata, kalimat maupun frasea yang mengandung makna-makna yang dikaji dengan menggunakan teori hermeneutik. Hasil dari penelitian ini adalah puisi menggambarkan perjuangan individu untuk melarikan dari keterbatasan, baik yang bersifat fisik maupun mental. Berdasarkan teori hermeneutika Ricoeur, puisi ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebebasan dan keberdiaman
Distansiasi, Apropriasi, dan Refigurasi: Transformasi Makna dalam Kumpulan Puisi Tidak Ada New York Hari Ini: Hermeneutika Paul Ricoeur Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Adinda Khoirunnisa
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi makna dalam kumpulan puisi M. Aan Mansyur Tidak Ada New York Hari Ini melalui kacamata hermeneutika Paul Ricoeur dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode hermeneutik, penelitian ini berpusat pada tiga aspek inti teori Ricoeur: distanciation (penjelasan), appropriation (pemahaman), dan refiguration (refleksi kritis). Metode deskriptip kualitatif digunakan dengan menitikberatkan pada pembacaan secara cermat. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa kumpulan puisi “Tidak Ada New York Hari Ini” karya M. Aan Mansyur mengalami transformasi makna yang mendalam, analisis eksegesis, atau distanciation. Hasil penelitian jga menunjukkan bahwa teks membangun jarak penafsiran, sehingga memungkinkan pembaca mengungkap makna secara objektif dengan mempertimbangkan konteks dan strukturnya. Proses pemahaman, atau appropriation, mengungkapkan bahwa pembaca dapat mengintegrasikan pengalaman pribadinya untuk meremajakan makna yang tertanam dalam teks. Demikian pula refleksi kritis, atau refiguration, serta menekankan kemampuan teks untuk membentuk kembali cara pandang pembaca melalui reinterpretasi yang melibatkan introspeksi mendalam.
F Fakta Kemanusiaan dalam Novel "Teluk Alaska" Karya Eka Ariani Strukturalisme Genetik Ridwan, Ridwan
Jurnal Korpus Vol 8 No 1: April 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v8i1.27563

Abstract

  Karya sastra adalah hasil tulisan, intinya karya sastra diciptakan sebagai Bahasa yang mendeskripsikan kehidupan manusia. Sastra artinya bagian yang berasal dari realitas sehari-hari. Karya sastra berupa novel mengandung perseteruan, insiden, tokoh, pesan, yang berkaitan dengan kehidupan. . Strukturallisme genetik adalah teori yang mempelajari struktur karya sastra dengan memadukan unsur sejarah karya sastra dan pengarang untuk menekankan pentingnya strukturalisme. Teori strukturalisme genetik memiliki keunggulan karena kajiannya menitikberatkan pada unsur-unsur terdalalam pengarang. Elemen yang lebih dalam ini berdampak besar pada hasil karya cipta. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data untuk penelitian ini berasal dari Novel teluk Alaska karya Eka Aryani .tujuan penelitian ini untuk mengetahui fakta kemanusiaan apa saja yang ada di dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan strukturalis genetik yang dipelopori oleh Lucien Goldmann. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah membaca novel dan analisis dokumen. Kajian ini menganalisis fakta kemanusiaan melalui kajian strukturalisme genetik. Dalam menganalisis novel  Teluk Alaska karya Eka Aryani membahas dua subjek. Fakta manusia berupa fakta individu dan fakta sosial. Fakta individu memiliki banyak fakta, antara lain fakta individu tentang sikap peduli, fakta individu tentang sikap sedih, fakta individu tentang kemarahan, dan fakta individu tentang penyesalan. Adapun di dalam  fakta sosial memiliki dua aspek, yaitu fakta sosial dari segi interaksi karakter dan fakta sosial dari segi ekonomi.  
Mitos Dan Oposisi Biner Dalam Novel Puya Ke Puya Karya Faisal Oddang: Antropologi Levi Strauss Rapi, Muhammad; Ridwan, Ridwan; Rasding, Reski Fajria
TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/titikdua.v5i2.71562

Abstract

This study aims to analyse cultural structures in novels using Lévi-Strauss's structural anthropology theory, particularly the concept of binary oppositions such as life versus death, tradition versus modernity, and social obligations versus individual freedom. Using qualitative descriptive research methods, the analysis shows that tradition in this novel is not merely a tradition, but also a structure of thinking that is inherited and continuously negotiated. The results of the study show that custom and culture have an influence on an individual's personal life, as well as how social status can be influenced by custom and culture. The results also reveal several binary oppositions, ranging from the relationship between life and death, as well as custom and modernisation. Thus, this novel illustrates how culture is not static but continues to evolve within social dynamics.
Eksploitasi Alam dan Ekosistem dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari Nensilianti, Nensilianti; Ridwan; Imelia Kristi Rante Allo
Hasta Wiyata Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Hasta Wiayata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2024.008.01.10

Abstract

This research aims to describe the natural environment written by the results of thoughts or events experienced by a person so that he writes and creates a work, therefore creating a novel. In this study, the novel under study discusses the destruction of nature, exploitation of nature and ecosystems in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari. The data source of this research is sourced from the internet. Data collection in this study used reading and note-taking techniques. The analysis of Bekisar Merah by Ahmad Tohari uses ecocritical studies. The novel Bekisar Merah can be analyzed using ecocritical theory which involves the study of the relationship between literature and the environment. In this novel, the author subtly describes the people of Karangsoga who work every day as coconut sap collectors to be processed into brown sugar by the lower classes who live in poverty.
Co-Authors Abd. Kadir T, Nabila Adhalia Wanafesyahan, Fahira Adinda Khoirunnisa Ahmadi, Hayana Amaliah M, Resky Apriliya, Dela Ardisa, Ardisa Asia Asia M Asia M Asia M, Asia M Asia*, Asia Aslan Abidin Aslan Abidin, Aslan Asriadi Atika Suri Ramadani Bunga , Vionanda Toding Bungatang Bungatang Charla, Yeremia Damat, Yultriani Davina, Davina Diana, Ririn Sefty Djuanda Djuanda, Djuanda Dwi Rahmi Apriliya F.Z, Miftahuljannah Filawati Filawati Filawati Fitri Ramadhani Galenta, Novita Hamdiah Sudirman Hamid, Reski Aulia Hastab, Nur Amalia Hendra Pratama Putra Hidayanti, Novy Humaira, Annisa Nur Afiat Imelia Kristi Rante Allo Inhilda, Inul Ishak Ishak Istiqamah, Putri Nur Ita Rosvita Jihan Atikah Johar Amir Junaedi, Inayah Maharezki Kurnia Ramadani Latif, Vivi Adriana Lisma Lisma, Lisma Lulyastuti Lulyastuti M, Asia M, Asia, Maharezki, Inayah Mahmudah Mahmudah Muhammad Alfian Tuflih Muhammad Rapi Mustika, Indah Mutiara Sari Ahmad Nensilianti Nensilianti Nensilianti nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Ningrum Amalia Putri Nuna nk, Nurhidayah Aprilia Nur Amalia Hastab Nurul Aini Nurul Syafiqah Nuryuliati, Nuryuliati Pahlevi, Mirza Kamal Pratidina, Nur Ainun Pratiwi Pratiwi Puspa Darwini, Nurul Fadhilah Putra, Hendra Pratama Putra, Pauzan Ramadan Rahmah Indryani Rahmah Indryani Ramadani, Aulia Magfira Ramadhan, Nur Syawaluddin Rante Allo, Imel Kristi Rasding, Reski Fajria ratih ratih Rembon, Earline Griselda Riska Nadia, Riska Nadia Sakti M, Reztu Dwi Saputra, Yusril Shalsabilah Z, Shafira Siti Nurjihan Indasari Srikandi Apriliyani Srikandi Apriliyani Suarni Syam Saguni, Suarni Syam Sumarni Syafiqah*, Nurul Syafiqah, Nurul Syahril, Ainun Sang Fajar Talib, Arianti Tang, Muhammad Rapi Taufik Natsir Tuflih, Muhammad Alfian Umar Thamrin Vanesa, Vanesa Wiastra, Wulandari Wiwik Handayani Wulan Fadillah Wulandari Wulandari, Welda Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yusuf, Dwi Anggita Zaskia Rahmadhani