p-Index From 2021 - 2026
12.987
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Jurnal Ilmiah KORPUS Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Hasta Wiyata Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Cakrawala Indonesia SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya SOSCIED Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Indonesia Berdaya Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Abdimas Langkanae Nuances of Indonesian Language Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Tamaddun TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Terapan Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Dieksis ID Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Dekonstruksi dalam Novel Azab Dan Sengsara Karya Merari Siregar Ridwan; Asriadi
Hasta Wiyata Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.008.02.13

Abstract

This research discusses Derrida's deconstruction theory which focuses on texts that build new meanings and reinforce existing meanings. The object of this research uses a novel entitled "Azab and Sengsara" by Merari Siregar. The novel "Azab and Sengsara" is studied using Derrida's deconstruction theory with qualitative research methods sourced from literature review. The results of the research obtained are that there are new meanings and confirmation of meaning in the texts of the novel Azab and Sengsara, namely 1) Aminuddin's punishment for helping a friend, 2) Aminuddin's attitude of helping others, 3) Restriction of women's space by Sutan laying on his wife, 4) Strong disclosure of men's identity, 5) Women who were blessed by God to become men through the angel Gabriel, 6) Divorce became a common practice, 7) High belief in shamans, 8) Mariamin refused to have sexual relations with her husband, and 9) Women are bought to fulfill men's desires. This research then obtained results using Post-structuralism theory, namely the theory of deconstruction by Jacques Derrida.
Komparasi Karakter Ekstrovert dan Introvert Tokoh Utama dalam Film "200 Pounds Beauty" Versi Korea dan Indonesia: Psikologi Analitik Carl Gustav Jung Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Nurul Syafiqah
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 1 (2026): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v9i1.5986

Abstract

This article describe the comparison between extroverted and introverted characteristics of the main characters in the Korean version (2006) and the Indonesian version (2023) of the film 200 Pounds Beauty using Carl Gustav Jung’s analytical psychology approach. This approach was chosen because it can reveal personality dynamics through four psychic functions thinking, feeling, sensing, and intuition that shape an individual’s extroverted and introverted orientations. The research employs a qualitative descriptive method with a comparative design, using literature study and documentation techniques on both films. The data, consisting of dialogues, scenes, and expressions of the main characters, were analyzed to identify personality traits based on Jung’s theory.The results show that in the Korean version, the character Hanna/Jenny tends to be extroverted, demonstrated by her courage to appear in public and her pursuit of social recognition, while still harboring inner conflicts that reveal her introverted side. Meanwhile, in the Indonesian version, the character Juwita/Angel displays a balance between the two types, with a dominant introverted nature reflected through self-reflection, guilt, and moral awareness of her identity. Cultural differences also influence the expression of personality and the social values presented. This study concludes that Jung’s analytical psychology theory is effective for analyzing personality in cross-cultural films and understanding the process of self-acceptance.Keywords: analytical psychology; Carl Gustav Jung; extrovert; introvertArtikel ini  memaparkan komparasi karakter ekstrovert dan introvert tokoh utama dalam film 200 Pounds Beauty versi Korea (2006) dan versi Indonesia (2023) menggunakan pendekatan psikologi analitik Carl Gustav Jung. Pendekatan ini dipilih karena mampu mengungkap dinamika kepribadian melalui empat fungsi psikis pikiran, perasaan, pengindraan, dan intuisi yang membentuk orientasi ekstrovert dan introvert individu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain komparatif dan teknik studi pustaka serta dokumentasi terhadap kedua film. Data berupa dialog, adegan, dan ekspresi tokoh utama dianalisis untuk menemukan ciri kepribadian berdasarkan teori Jung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam versi Korea, tokoh Hanna/Jenny cenderung ekstrovert dengan keberanian tampil di ruang publik dan pencarian pengakuan sosial, namun tetap menyimpan konflik batin yang memperlihatkan sisi introvert. Sementara itu, tokoh Juwita/Angel dalam versi Indonesia memperlihatkan keseimbangan antara kedua tipe, dengan dominasi sifat introvert yang tercermin melalui refleksi diri, rasa bersalah, dan kesadaran moral terhadap identitasnya. Tokoh utama dalam kedua versi film menunjukkan ekspresi kepribadian yang berbeda dalam menanggapi konflik batin dan pencarian jati diri. Penelitian ini menegaskan bahwa teori psikologi analitik Jung efektif digunakan untuk menganalisis kepribadian tokoh dalam film dan memahami proses penerimaan diri melalui dinamika fungsi psikis.Kata kunci: Carl Gustav Jung; ekstrovert;  introvert;  psikologi analitik
Inklusi-Eksklusi Aktor Sosial pada Pembentukan Opini Publik oleh Konten Artificial Intelligence TikTok: Inclusion-Exclusion of Social Actors in Public Opinion Formation via TikTok Artificial Intelligence Content Nensilianti, Nensilianti; Sarina, Sarina; Ridwan, Ridwan
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. 3 (2026): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pena.v16i3.54455

Abstract

This study aims to uncover strategies for shaping public opinion through artificial intelligence (AI)-based content on the TikTok platform, with a focus on analyzing the inclusion and exclusion of social actors using Theo van Leeuwen’s (2008) model. This study employs a descriptive qualitative approach using multimodal critical discourse analysis. The data consists of five viral TikTok videos that use AI avatars, generative text, or synthetic voices, which were deliberately selected based on the following criteria: produced by AI, having ≥100,000 views, addressing public issues, and lasting 10–60 seconds. This analysis was conducted by identifying social actors, classifying inclusion/exclusion strategies, analyzing supporting multimodal data such as visuals, audio, and text, and interpreting the implications for public opinion. The results show that all five pieces of content consistently employ suppression strategies against critical actors such as spiritual leaders, health experts, experts in AI ethics, child safety experts, and regulators. Conversely, the content involves actors who promote the logic of entertainment, efficiency, and unreflective consumption through categorization, identification, or designation. Multimodal synergy-whether through visual-auditory dissonance or excessive harmony-reinforces this strategy. The implication is that public opinion is potentially steered toward downplaying existential issues, neglecting health and safety, blind technological optimism, and the normalization of artificial authority.
PKM Bagi Kepala Sekolah Dan Guru Sman 1 Majene Dalam Pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) Berbasis Kurikulum Merdeka Nensilianti Nensilianti; Ambo Dalle; Mahmudah Mahmudah; Ridwan Ridwan; Riana T Mangesa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.6376

Abstract

Pelatihan ini diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi kepala sekolah dan guru dalam menyusun Kurikulum Operasiona Satuan Pendidikan yang menjadi acuan sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan. Mitra kegiatan ini adalah SMA Negeri 1 Majene yang berjumlah 20 orang. Untuk mengatasi permasalahan sekolah, PkM ditempuh dalam tiga tahapan kegiatan yaitu: workshop, pendampingan, dan refleksi. Secara umum, target yang diharapkan dari kegiatan pelatihan ini tercapai. Guru-guru SMAN 1 Majene yang menjadi peserta pelatihan ini telah mampu merancang dan menghasilkan draft KOSP sesuai dengan hasil analisis SWOT karakteristik siswa dan sekolah. Selain itu, motivasi peserta mengikuti pelatihan sangat tinggi, terbukti dengan kehadiran peserta yang mencapai 100%. Keberhasilan pelatihan ini dapat pula dilihat dari pemahaman dan kreativitas peserta dalam mengembangkan draft KOSP sekolah mereka meningkat menjadi sekitar 65% (indikatornya adalah perbandingan hasil sebelum dan sesudah pelatihan).
Konstruksi Subjek Feminin dan Posisi Pembaca Paya Nie: Wacana Kritis Sara Mills Ridwan Ridwan; Nensilianti Nensilianti; Rani Adriani
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 20, No 1: Prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v20i1.33114

Abstract

This study examines the construction of women in Ida Fitri’s novel Paya Nie using Sara Mills’ critical discourse analysis, focusing on the subject-object positions of female characters and the author’s strategies for positioning the reader. The method employed was a qualitative description. The results indicate that women are represented as subjects who voice their experiences, yet also face powerlessness and resistance. The character Khadijah is shackled by patriarchy, whereas Ubiet evolves from victimhood into an empowered subject. The author engages the reader through a first-person perspective and conflicts that evoke empathy. It is concluded that women are not merely passive victims but also process agency within the discourse of power and gender.
Representation of Local Cultural Values in Three Digital Short Stories: a Narrative Study of Contemporary Indonesian Literature Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Muhammad Alfian Tuflih
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 20, No 1: Prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/prosodi.v20i1.32505

Abstract

Abstract: This study examines the forms and negotiations of local cultural values in three Indonesian digital short stories: “Menggugat Dedemit,” “Sakka Dituduh Parakang,” and “Tembok Tanian Lanjheng.” Using narrative analysis, this study explores how plot, characterization, conflict, and symbols generate ecological, communal, and familial values. A qualitative-descriptive approach with close-reading techniques identifies narrative elements tied to sociocultural contexts. The stories articulate tensions between communal traditions and contemporary pressures. “Menggugat Dedemit” offers an ecological critique through the Javanese dedemit myth. “Sakka Dituduh Parakang” exposes the fragility of Bugis–Makassar solidarity when the parakang myth fosters fear and manipulation. “Tembok Tanian Lanjheng” depicts the breakdown of Madurese familial values due to materialism and land disputes. The findings show that cultural representations in these digital stories not only revitalize local wisdom but also reveal ongoing identity negotiations within transforming communities. This study underscores digital literature’s role as a critical medium for articulating and interrogating local cultural values in contemporary Indonesia.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan negosiasi nilai budaya lokal dalam tiga cerita pendek digital Indonesia: “Menggugat Dedemit,” “Sakka Dituduh Parakang,” dan “Tembok Tanian Lanjheng.” Dengan menggunakan analisis naratif, studi ini mengeksplorasi bagaimana alur, penokohan, konflik, dan simbol menghasilkan nilai-nilai ekologis, komunal, dan kekeluargaan. Pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pembacaan dekat digunakan untuk mengidentifikasi unsur-unsur naratif yang terkait dengan konteks sosiokultural. Cerita-cerita tersebut mengartikulasikan ketegangan antara tradisi komunal dan tekanan kontemporer. “Menggugat Dedemit” menawarkan kritik ekologis melalui mitos dedemit Jawa. “Sakka Dituduh Parakang” mengungkap rapuhnya solidaritas Bugis–Makassar ketika mitos parakang memunculkan ketakutan dan manipulasi. “Tembok Tanian Lanjheng” menggambarkan keruntuhan nilai-nilai kekeluargaan Madura akibat materialisme dan sengketa tanah. Temuan menunjukkan bahwa representasi budaya dalam cerita digital ini tidak hanya merevitalisasi kearifan lokal, tetapi juga mengungkap negosiasi identitas yang terus berlangsung di tengah masyarakat yang sedang bertransformasi. Studi ini menegaskan peran sastra digital sebagai medium kritis untuk mengartikulasikan dan mengkritisi nilai-nilai budaya lokal di Indonesia kontemporer.
Konstruksi Wacana Media terhadap Perempuan dalam Kasus Kekerasan Seksual (AWK Teun A. van Dijk) Pada Pemberitaan BBC Indonesia Ridwan; Nensilianti; Fauziah Revalina
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): June
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.9950

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan persoalan serius yang sering direpresentasikan dalam media dan turut membentuk persepsi publik terhadap korban. Media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mengonstruksi realitas sosial yang memengaruhi cara masyarakat memandang posisi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi wacana media terhadap perempuan korban kekerasan seksual dalam pemberitaan BBC Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. van Dijk, dengan data berupa teks berita yang dianalisis melalui struktur makro, superstruktur, mikro, serta kognisi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media membentuk representasi korban secara kompleks dengan menyoroti ketidakadilan, relasi kuasa, pengalaman psikologis, marginalisasi, serta stigma sosial. Data statistik juga menegaskan bahwa tuduhan palsu sangat jarang terjadi, meskipun persepsi negatif terhadap korban masih sering muncul. Secara keseluruhan, pemberitaan mencerminkan dinamika kuasa antara individu dan institusi serta pentingnya perspektif yang berpihak pada korban
Representasi Face Threatening Acts Dan Strategi Kesantunan Dalam Cerpen “Gerimis” Karya Raditya Dika   Nensilianti; Ridwan; Lestari Auliah Pratiwi
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): June
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.9951

Abstract

Bahasa dalam karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga merepresentasikan hubungan sosial antar tokoh melalui penggunaan tuturan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi Face Threatening Acts (FTA) dan strategi kesantunan dalam dialog cerpen Gerimis karya Raditya Dika. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif serta berlandaskan teori kesantunan Brown dan Levinson. Data penelitian berupa tuturan dialog dalam cerpen yang mengandung unsur FTA, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi jenis FTA serta mengklasifikasikan strategi kesantunan yang digunakan tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk FTA seperti permintaan, kritik, penolakan, dan ketidaksetujuan. Untuk meminimalkan ancaman terhadap muka lawan tutur, tokoh menggunakan strategi kesantunan berupa bald on record, positive politeness, negative politeness, dan off record. Penggunaan strategi tersebut mencerminkan upaya menjaga hubungan interpersonal sekaligus mencapai efektivitas komunikasi dalam interaksi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa strategi kesantunan berperan penting dalam mengelola potensi konflik dalam tuturan sastra
Tekanan Sosial terhadap Perempuan dalam Film Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah Karya Kuntz Agus: Feminisme Naomi Wolf Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Cahya Fatira
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i2.7952

Abstract

This study examines the social pressures experienced by women in Kuntz Agus's film "If Mother Didn't Marry Father" using Naomi Wolf's feminist perspective. This study focuses on how the main character, Wulan, experiences various forms of pressure in her family life. The method used is qualitative, with data collection techniques through observation and documentation, obtained from dialogues, scenes, and conflicts in the film. The results show that Wulan faces several forms of social pressure, such as the burden of domestic work, the double burden of household and economic responsibilities, imbalanced roles in the family, emotional stress, and conflict in the household. These various pressures are interrelated and show that women bear more responsibilities than men in the family. Based on Wolf's perspective, this condition occurs because of social constructions that place women in an unequal position through layered role demands. These findings also show that these social pressures not only impact individual women but also affect relationships and harmony within the family; thus, this film reflects the social reality related to gender role inequality in society.
Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Mendukung Administrasi Aset Daerah (Studi Kasus: Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Gowa) Ridwan Ridwan; Nensilianti Nensilianti; Mahmudah Mahmudah; Muhammad Alfian Tuflih; Dwi Anggita Yusuf; Miftahuljannah F.Z
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.625

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran mahasiswa sastra dalam mendukung administrasi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dalam bidang aset sebagai upaya penerapan kemampuan linguistik dalam praktik kerja pemerintahan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi langsung di tempat magang, keterlibatan aktif dalam penyusunan surat dinas, digitalisasi arsip, penginputan dan verifikasi data aset melalui sistem e-BMD, serta penyuntingan laporan inventaris dan berita acara aset. Selama magang, mahasiswa terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan administrasi yang menuntut ketelitian dan pemahaman terhadap bahasa administratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa sastra mampu membantu mempercepat proses dokumentasi, meningkatkan akurasi bahasa dalam dokumen resmi, dan memperkuat efisiensi kerja birokrasi.
Co-Authors Adhalia Wanafesyahan, Fahira Adinda Khoirunnisa Ahmadi, Hayana Ambo Dalle Andi Fatimah Yunus Andri Wicaksono, Andri Annisa Nur Afiat Humaira Apriliya, Dela Ardisa, Ardisa Arianti Talib Asia Asia M Asia M Asia M, Asia M Asia*, Asia Aslan Abidin Aslan Abidin, Aslan Asriadi Atika Suri Ramadani Bunga , Vionanda Toding Bungatang Bungatang Cahya Fatira Damat, Yultriani Davina, Davina Dela Aprilya Dela Aprilya Diana, Ririn Sefty Dilla Paramita Djuanda Djuanda, Djuanda Dwi Anggita Yusuf Dwi Rahmi Apriliya Fathul Fauziah Revalina Filawati Filawati Filawati Filawati Filawati Fitri Ramadhani Fitriya Husna Hamdiah Sudirman Hamid, Reski Aulia Hamriani Hamriani Hastab, Nur Amalia Hendra Pratama Putra Imelia Kristi Rante Allo Inhilda, Inul Ishak Ishak Istiqamah, Putri Nur Ita Rosvita Jihan Atikah Johar Amir Junaedi, Inayah Maharezki Kurnia Ramadani Latif, Vivi Adriana Latifa Turohma Lestari Auliah Pratiwi Lisma Lisma, Lisma Lulyastuti Lulyastuti M, Asia M, Asia, Maharezki, Inayah Mahmudah Miftahuljannah F.Z Muhammad Alfian Tuflih Muhammad Rapi Mustika, Indah Mutiara Sari Ahmad Nabila Abd. Kadir T Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Ningrum Amalia Putri Novy Hidayanti Nur Ainun Pratidina Nur Amalia Hastab Nurhikmah Nurhikmah Nursalam Nursalam Nurul Aini Nurul Syafiqah Nuryuliati, Nuryuliati Pahlevi, Mirza Kamal Pratidina, Nur Ainun Pratiwi Pratiwi Puspa Darwini, Nurul Fadhilah Putra, Hendra Pratama Putra, Pauzan Ramadan Rahim, Abd Rahmah Indryani Rahmah Indryani Ramadani, Aulia Magfira Ramadhan, Nur Syawaluddin Rani Adriani Rante Allo, Imel Kristi Rasding, Reski Fajria ratih ratih Rembon, Earline Griselda Resky Amaliah M Riana T Mangesa Ridwan, Ridwan Riska Nadia, Riska Nadia Rukiyah, Siti Sakti M, Reztu Dwi Shalsabilah Z, Shafira Siti Nurjihan Indasari Srikandi Apriliyani Srikandi Apriliyani Suarni Syam Saguni Sumarni Syafiqah*, Nurul Syafiqah, Nurul Syahril, Ainun Sang Fajar Tang, Muhammad Rapi Taufik Natsir Tuflih, Muhammad Alfian Umar Thamrin Vanesa, Vanesa Wiastra, Wulandari Wiwik Handayani Wulan Fadillah Wulandari Wulandari, Welda Yeremia Charla Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yusril Saputra Zaskia Rahmadhani