Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Factors Inhibiting Science Learning in the Implementation of the Kurikulum Merdeka in the High Schools in Palembang Noviyanti, Deby; Pebriyanti, Risa; Pangestu, Ikhsan; Hidayat, Saleh; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 2: October 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v12i2.16509

Abstract

Education is an important sector in the development of a country. The progress of a nation is very dependent on the education system. To improve the quality of learning, many countries, including Indonesia, have adopted new curriculum, such as the Kurikulum Merdeka. The Kurikulum Merdeka gives students freedom in their learning and emphasizes the development of 21st-century skills. However, the application of this curriculum is faced with several inhibiting factors. This study aims to analyze the inhibiting factors in implementing the Kurikulum Merdeka at SMA Muhammadiyah 6 and SMA Aisyiyah 1 Palembang. This study uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of interviews and information surveys. The results showed that the internal inhibiting factors for implementing the Kurikulum Merdeka came from the motivation, attitudes, and interests of the students. In addition, external inhibiting factors also come from parental support, principal leadership, school facilities, learning systems, learning materials, and teacher competence. It can be concluded that there are obstacles in all the indicators measured. With a deep understanding of these inhibiting factors, it is hoped that it can provide recommendations for the authorities and become a reference for schools in efforts to correct deficiencies and develop the Kurikulum Merdeka in the future.
Sosialisasi Sistem Reproduksi Manusia untuk Mengoptimalkan Perilaku Sehat Remaja pada Siswa SMPN Satu Atap 1 Pagar Dewa Lampung Barat Panggih Priyambodo; Median Agus Priadi; Fathimah, Ismah; Noviana Anjar Hastuti; Wulandari Saputri; Ahmad Faisal Amri
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v9i2.89202

Abstract

Seiring meningkatnya tren temuan kasus penyakit infeksi menular seksual di Indonesia, maka kesehatan organ reproduksi menjadi aspek penting yang harus diperhatikan oleh remaja saat ini. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mengoptimalkan perilaku sehat remaja melalui pemberian sosialisasi tentang sistem reproduksi manusia. Metode penyuluhan serta sosialisasi yang digunakan adalah ceramah dan diskusi interaktif secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Peserta kegiatan adalah 28 siswa SMPN Satu Atap 1 Pagar Dewa di Lampung Barat. Perubahan pemahaman dan perilaku diukur melalui angket dan soal yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengukuran dengan angket menunjukkan adanya perubahan perilaku ke arah yang lebih positif, di antaranya terkait kebiasaan buruk jarang membersihkan organ kelamin, kebiasaan menggunakan celana ketat, dan kebiasaan menahan untuk buang air kecil. Kemudian, hasil angket juga menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak perilaku seks bebas serta dan kemauan untuk mengkomunikasikan permasalahan pada organ reproduksi yang di alami dengan orang tua. Hasil pengukuran menggunakan soal juga menunjukkan hasil yang sama, dimana terjadi peningkatan berdasarkan nilai rerata N-Gain, yakni 0,09, meski dengan kategori rendah. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran peserta kegiatan terhadap kesehatan organ reproduksi, mendorong perubahan perilaku yang lebih sehat, dan mencegah meningkatnya tren penyakit infeksi menular seksual di kalangan remaja
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Husnita, Lidya; Saputri, Wulandari
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.7.1.21-29

Abstract

Analisis kebutuhan ini bertujuan untuk mengetahui bahan ajar yang dibutuhkan guru pada materi mutasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMA Negeri Palembang. Penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, populasi penelitian 22 SMA Negeri Palembang dan sampel penelitian, yaitu SMA Negeri 4 Palembang, SMA Negeri 9 Palembang dan SMA Negeri 19 Palembang. Instrument berupa lembar angket kuesioner guru dan peserta didik serta dokumentasi. Hasil analisis kebutuhan ketiga SMA Negeri Palembang bahwa guru membutuhkan bahan ajar berupa LKPD. Hal ini guru masih belum mendesain sendiri, tetapi ada yang sudah mendesain namun belum berbasiskan model pembelajaran. LKPD yang akan dikembangkan berbasis model pembelajaran, sehingga dapat membantu peserta didik untuk melatih keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah dan menganalisis pada materi mutasi. Proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran, yaitu Problem-Based Learning dan Discovery Learning.
Sinergi Sunatan Massal Berkah, Kuliah Kerja Nyata, dan Peletakan Batu Pertama Gedung Baru dalam Pengajian Akbar Muhammadiyah di Pondok Pesantren Darussalam Ogan Ilir: Masses Circumcision, Real Work Lectures, and New Building Ground Breaking at Ogan Ilir Darussalam Muhammadiyah Boarding School Ghiffari, Ahmad; Gusmiatun, Gusmiatun; Herudiansyah, Gumar; Yanti, Darma; Asysyauki, Akhmad Hamdi; Saputri, Wulandari; Chairani, Liza; Mayasari, Ni Made Elva; Tanzila, Raden Ayu; Prameswarie, Thia; Oktariza, Rury Tiara; Risdiansyah, Risdiansyah; Ardina, Puri Pratami
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 10 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i10.7865

Abstract

A fire broke out at the Darussalam Muhammadiyah Ogan Ilir Islamic Boarding School, destroying six surrounding schools. The mass circumcision event was coordinated with the Grand Religious Colloquium and the opening of an educational institution for impoverished students. Thirty-seven children who participated in community service took part in the blessing of mass circumcision. A significant number of officials and community guests of honor attended the event, which included the Deputy Regent of Ogan Ilir, a representative from the Yogyakarta Muhammadiyah Central Leadership, the Chairman of the South Sumatra Muhammadiyah Regional Leadership, the Chancellor of the Muhammadiyah University of Palembang, the PDM Chairman of Ogan Ilir, and representatives from TNI, Polri, the Payaraman sub-district head, and village heads. The session concluded with the attendees' tremendous enthusiasm for the event, for which they had earlier registered. Parallel circumcision initiatives could be undertaken alongside other activities. The Deputy Regent and Muhammadiyah Regional Leader of Ogan Ilir hopes that mass circumcision s will continue and be extended to other districts during the future KKN session. It is crucial to gather details concerning circumcision participants, assess the sufficiency of the number of operators, and establish the best time for the activity.
KEJENUHAN BELAJAR PAI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 WAWONII UTARA Saputri, Wulandari; Pairin, Pairin; Rahmawati, Rahmawati
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i1.8785

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kejenuhan belajar PAI, aktivitas belajar PAI dan metode pembelajaran guru PAI mengatasi kejenuhan belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Wawonii Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data menggunkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian bertindak langsung mengumpulkan data hasil observasi. Data yang berbentuk kata-kata didapatkan dari informan, sedangkan data-data tambahan berupa dokumen. Penilitian mnemukan di lapangan bahwa (1) 15 orang siswa yang mengalami kejenuhan belajar PAI seperti siswa yang tidak fokus saat pembelajaran berlangsung diantaranya siswa tidak memperhatikan pembelajaran, kurang berpartisipasi kegiatan pembelajaran, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, sering terlambat masuk kelas serta metode yang digunakan guru PAI kurang bervariasi sehingga membuat siswa jenuh saat pembelajaran berlangsung. (2) Siswa menunjukkan perilaku yang mengganggu, seperti membuat keributan, mengobrol dengan teman sebangkunya, melamun atau bahkan keluar masuk kelas saat pembelajaran berlangsung. (3) Guru PAI menggunakan metode ceramah yang diselingi dengan metode Tanya jawab yang divariasikan dengan cerita lucu dan kadang-kadang mengubah tempat duduk siswa ketika mereka mulai tidak fokus dan bercerita dengan teman sebangkunya, selain itu guru PAI juga menggunakan metode diskusi kelompok yang divariasikan dengan pemberian reward berupa nilai tinggi kepada kelompok yang berhasil menjawab pertanyaan kelompok lain
Permasalahan Pembelajaran Biologi Di SMA N 1 Tempilang Melalui Studi Analisis: (Biology Learning Problems in SMA N 1 Tempilang Through Analytical Study) Suhartati, Suhartati; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Wardhani, Sri; Astriani, Meli
BIODIK Vol. 10 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v10i1.31357

Abstract

The aim of this research is to analyze the needs of students and teachers in learning through the PBL model of the Ethnobotany approach in class X biology subject Biodiversity material at SMA Negeri 1 Tempilang. from 2 biology teachers and 109 students. The results of the teacher questionnaire are 100% of teachers who have not used a scientific approach such as Etnoboani in the learning process. In the lesson process, 80% of teachers have used learning models but have not used a scientific approach. Some teachers have used hots questions but not yet. linking material with a scientific approach to hone students' high-level thinking skills. Based on the results of discussions regarding the questionnaire for analyzing the needs for teaching materials that relate to ethnobotany. The research results show that the teaching materials developed are effective in increasing students' understanding of biodiversity. The results of the concept understanding test showed a significant increase in students' average scores after using the teaching materials. Based on the research results, it can be concluded that the development of biodiversity teaching materials using an ethnobotany approach and PBL model can increase students' understanding of biodiversity through an ethnobotany approach to improve 21st century skills. abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru dalam pembelajaran melalui model PBL pendekatan Etnobotani pada mata pelajaran biologi kelas X materi Keanekaragaman hayati di SMA Negeri 1 Tempilang.kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tempilang Penelitian ini menggunakan penyebaran angket, sampel penelitian ini terdiri dari 2 orang guru biologi dan 109 siswa.Hasil dari angket guru 100% guru belum menggunakan pendekatan sains seperti Etnoboani dalam proses pembelajaran, Dalam proses pelajaran 80% guru sudah menggunakan model pembelajaran tetapi belum menggunakan pendekatan sains, Sebagian guru sudah menggunakan soal hots tetapi belum mengaitkan materi dengan pendekatan sain untuk mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa, Berdasarkan hasil pembahasan mengenai angket analisis kebutuhan bahan ajar yang mengaitkan dengan etnobotani. Hasil riset membuktikan kalau materi didik yang dibesarkan efisien dalam tingkatkan pemahaman siswa tentang keanekaragaman hayati. Hasil tes pemahaman konsep menunjukkan peningkatan signifikan pada angka pada umumnya anak didik sehabis memakai bahan didik. Bersumber pada hasil riset, bisa disimpulkan kalau pengembangan bahan didik keanekaragaman hayati dengan pendekatan etnobotani dan model PBL dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang keanekaragaman hayati melalui pendekatan etnobotani untuk meningkatkan keterampilan abad 21.
Penerapan Sumber Belajar Dalam Proses Pembelajaran Bagi Anak Tunadaksa Budi, Setia; Utami, Iga Setia; Arnez, Gaby; Ernanda Putri, Wina Julia; Saputri, Wulandari
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32 No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i1.3581

Abstract

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis penerapan sumber belajar bagi anak tunadaksa di sekolah-sekolah agar kita mengetahui bagaimana pengaplikasian sumber pembelajaran. Metode dari penelitian ini adalah study literature dimana pengumpulan bukti dipenelitian ini bersumber pada Google cendikia maupun jurnal-jurnal yang ada disebuah universitas. Hasil dari penelitian ini untuk mengetahui sumber pembelajaran yang digunakan bagi anak tunadaksa. Untuk kata kunci yang dipakai ketika pencarian jurnal yaitu : sumber belajar, tunadaksa, pemahaman materi anak berkebutuhan khusus. Dari jurnal jurnal tersebut disaring 5 jurnal yang sesuai dengan karakteristik anak tunadaksa tersebut.
PENDAMPINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN RAWA DESA BURAI Sumah, Astrid Sri Wahyuni; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Sidik, Bagas Rasid; Helida, Asvic
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/rr9tw768

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berbicara merupakan keterampilan produktif dalam artian pembicara menghasilkan bunyi bahasa dan komunikasi dalam dua arah. Pembicara dan pendengar dapat menegosiasikan arti dari apa yang mereka katakan. Era industri 4.0, kemampuan berbicara dan mengemukakan sebuah masalah di depan umum sangat penting karena informasi yang didapatkan tidak lagi terbatas. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman terhadap isi informasi, diperlukan kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan tersebut membantu seseorang untuk mencari dan memahami informasi dengan benar. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum juga mengajarkan cara meyakinkan orang lain untuk mendapatkan informasi yang benar dan berguna untuk yang membutuhkan. Tulisan ini membahas tentang keterampilan berbicara mahasiswa di depan masyarakat Desa Burai mengenai pengelolaan sampah di daerah rawa. Para mahasiswa didorong untuk melatih kemampuan berbicara mereka dengan topik permasalahan mengenai pembuangan sampah masyarakat di daerah rawa melalui teknik wawancara. Metode kegiatan dimulai dari kegiatan pendampingan oleh dosen pendamping dimulai dengan pendahuluan, pemberian materi, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapatkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dengan rasa percaya diri dan termotivasi, tanpa harus takut mengemukakan pendapat atau butir pertanyaan yang dapat menyinggung masyarakat. Kata kunci: Desa Burai, kemampuan berbicara, rawa, wawancara
SOSIALISASI PEMBUATAN EM4 ALAMI DARI NASI BUSUK UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGOMPOSAN DI DESA ULAK KEMBAHANG, SUMATERA SELATAN Saputri, Wulandari; Gusmiatun, Gusmiatun; Heru Diansyah, Gumar; Yanti, Darma; Astriani, Meli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1583-1589

Abstract

Sampah organik dari sampah rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. Akan tetapi, masyarakat cenderung enggan untuk membuat kompos karena harus mengeluarkan biaya untuk membeli cairan EM4. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada warga Desa Ulak Kembahang mengenai pembuatan EM4 alami dari beras busuk yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengomposan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, demonstrasi pembuatan EM4, dan diskusi tanya jawab. Subjek pengabdian ini adalah warga Desa Ulak Kembahang yang terdiri dari petani, ibu rumah tangga, dan pemuda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pengabdian sangat antusias dengan kegiatan penyuluhan. Peserta menyimak dengan seksama demonstrasi pembuatan EM4 dari beras busuk dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti beras busuk, gula merah, gula pasir, kulit telur, dan air bersih. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pembuatan EM4 dari beras busuk merupakan solusi inovatif dan ekonomis dalam pengelolaan sampah organik yang dapat diterapkan secara luas di masyarakat. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah mengembangkan pelatihan aplikasi EM4 pada skala pengomposan yang lebih besar dan menerapkannya dalam pertanian organik untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
The Potential of the Human Respiratory System e-Worksheet based on the Guided Inquiry in Empowering Critical Thinking Skills Saputri, Wulandari; Nizkon, Nizkon; Agusta, Erie; Novyanti, Agustina
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i2.444

Abstract

The presence of the covid pandemic, technological advances, and the complexities of the 21st century demand renewal of teaching materials in schools. Guided Inquiry learning models can also bridge the empowerment of critical thinking skills. This study aims to: 1) describe the feasibility of the e-worksheet based on expert judgment, 2) describe the practicality of the e-worksheet based on the teacher's assessment, and 3) describe the results of the e-worksheet readability assessment by students. This development research refers to the ADDIE development procedure. However, this research was only carried out up to the development stage due to limitations. The results of the feasibility assessment by material experts, teaching materials experts, and linguists showed that the e-worksheet was categorized as valid with a score of 80.00, 74.00, and 90.00, respectively. Then, the teacher's assessment results showed that the e-worksheet was in the practical category, scoring 92.00 and 94.00. Finally, the student readability test results showed that the e-worksheet could be read well, with scores of 93.61 and 93.88. Thus, the respiratory system e-worksheet based on the developed guided inquiry model can be recommended to improve students' critical thinking skills.
Co-Authors Agustin Dwi Cahayu Ahmad Ghiffari Amri, Ahmad Faisal Angraini, Erni Ani, Nova Andri Anjelia, Bella Apryyanty, Desy Ardina, Puri Pratami Aseptianova Aseptianova Asvic Helida Asysyauki, Akhmad Hamdi Baehaqi Bagas Rasid Sidik Bella Anjelia Budi, Setia Cahayu, Agustin Dwi Dekar, Muhammad Erie Agusta Ernanda Putri, Wina Julia Fahmy Armanda Firdaus Gaby Arnez Gusmiatun Gusmiatun H.B.A Jayawardana Handrianus Eka Uma Harry Subianto Herri Cappri Heru Diansyah, Gumar Herudiansyah, Gumar Hidayat, Saleh Husnita, Lidya Iga Setia Utami Ismah Fathimah, Ismah Jannah, Rehan Nil Kumala, Diana Kusumawati, Nyimas Inda Lilia Krisna Sari Liza Chairani Marlina Ummas Genisa Mayasari, Ni Made Elva Median Agus Priadi Meli Astriani Mona Yulita Nita Nuraini Nizkon Nova Andri Ani Noviana Anjar Hastuti Noviyanti, Deby Novyanti, Agustina Nurkhairo Hidayati Nurul Lathifa Wulandari Octavury, Yetrie Oktariza, Rury Tiara Pairin Pairin, Pairin Pangestu, Ikhsan Panggih Priyambodo Panggih Priyambodo Panggih Priyambodo Pebriyanti, Risa Priyambodo, Panggih Rahmawati, Rahmawati Rehan Nil Jannah Reno Esa Mahendra Rindi Novitri Antika Rindi Novitri Antika Rini Rita T. Marpaung Risdiansyah Risdiansyah Risya Pramana Situmorang Saleh Hidayat Saleh Hidayat Sari, Lilia Krisna Selpiana Selpiana, Selpiana Septi Meliani Hartato Septi Meliani Hartato septia, bellah Setia Budi Sherly, Adis Siti Nurhayati Siti Nurhayati Sri Wardhani Suarni, Ertati Suhartati Suhartati Sulastri, Eni Sumah, Astrid Sri Wahyuni Summah, Astrid Sri Wahyuni Susanti, Relly Tanzila, Raden Ayu Thia Prameswarie Tutik Fitri Wijayanti Wardhani, Sri winarto winarto Wulandari, Nurul Lathifa Wulandari, Puja Tri Yanti, Darma Zalsa Nurlinda Apriyani