Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN RAWA DESA BURAI Sumah, Astrid Sri Wahyuni; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli; Nuraini, Nita; Angraini, Erni; Hidayat, Saleh; Wardhani, Sri; Sidik, Bagas Rasid; Helida, Asvic
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/rr9tw768

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa. Berbicara merupakan keterampilan produktif dalam artian pembicara menghasilkan bunyi bahasa dan komunikasi dalam dua arah. Pembicara dan pendengar dapat menegosiasikan arti dari apa yang mereka katakan. Era industri 4.0, kemampuan berbicara dan mengemukakan sebuah masalah di depan umum sangat penting karena informasi yang didapatkan tidak lagi terbatas. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahpahaman terhadap isi informasi, diperlukan kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan tersebut membantu seseorang untuk mencari dan memahami informasi dengan benar. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum juga mengajarkan cara meyakinkan orang lain untuk mendapatkan informasi yang benar dan berguna untuk yang membutuhkan. Tulisan ini membahas tentang keterampilan berbicara mahasiswa di depan masyarakat Desa Burai mengenai pengelolaan sampah di daerah rawa. Para mahasiswa didorong untuk melatih kemampuan berbicara mereka dengan topik permasalahan mengenai pembuangan sampah masyarakat di daerah rawa melalui teknik wawancara. Metode kegiatan dimulai dari kegiatan pendampingan oleh dosen pendamping dimulai dengan pendahuluan, pemberian materi, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapatkan bahwa mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dengan rasa percaya diri dan termotivasi, tanpa harus takut mengemukakan pendapat atau butir pertanyaan yang dapat menyinggung masyarakat. Kata kunci: Desa Burai, kemampuan berbicara, rawa, wawancara
SOSIALISASI PEMBUATAN EM4 ALAMI DARI NASI BUSUK UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGOMPOSAN DI DESA ULAK KEMBAHANG, SUMATERA SELATAN Saputri, Wulandari; Gusmiatun, Gusmiatun; Heru Diansyah, Gumar; Yanti, Darma; Astriani, Meli
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1583-1589

Abstract

Sampah organik dari sampah rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos. Akan tetapi, masyarakat cenderung enggan untuk membuat kompos karena harus mengeluarkan biaya untuk membeli cairan EM4. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada warga Desa Ulak Kembahang mengenai pembuatan EM4 alami dari beras busuk yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengomposan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, demonstrasi pembuatan EM4, dan diskusi tanya jawab. Subjek pengabdian ini adalah warga Desa Ulak Kembahang yang terdiri dari petani, ibu rumah tangga, dan pemuda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pengabdian sangat antusias dengan kegiatan penyuluhan. Peserta menyimak dengan seksama demonstrasi pembuatan EM4 dari beras busuk dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti beras busuk, gula merah, gula pasir, kulit telur, dan air bersih. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pembuatan EM4 dari beras busuk merupakan solusi inovatif dan ekonomis dalam pengelolaan sampah organik yang dapat diterapkan secara luas di masyarakat. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah mengembangkan pelatihan aplikasi EM4 pada skala pengomposan yang lebih besar dan menerapkannya dalam pertanian organik untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
The Potential of the Human Respiratory System e-Worksheet based on the Guided Inquiry in Empowering Critical Thinking Skills Saputri, Wulandari; Nizkon, Nizkon; Agusta, Erie; Novyanti, Agustina
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : research, training and philanthropy institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v4i2.444

Abstract

The presence of the covid pandemic, technological advances, and the complexities of the 21st century demand renewal of teaching materials in schools. Guided Inquiry learning models can also bridge the empowerment of critical thinking skills. This study aims to: 1) describe the feasibility of the e-worksheet based on expert judgment, 2) describe the practicality of the e-worksheet based on the teacher's assessment, and 3) describe the results of the e-worksheet readability assessment by students. This development research refers to the ADDIE development procedure. However, this research was only carried out up to the development stage due to limitations. The results of the feasibility assessment by material experts, teaching materials experts, and linguists showed that the e-worksheet was categorized as valid with a score of 80.00, 74.00, and 90.00, respectively. Then, the teacher's assessment results showed that the e-worksheet was in the practical category, scoring 92.00 and 94.00. Finally, the student readability test results showed that the e-worksheet could be read well, with scores of 93.61 and 93.88. Thus, the respiratory system e-worksheet based on the developed guided inquiry model can be recommended to improve students' critical thinking skills.
Gen Z' Critical Thinking Skills Empowering Using E-Worksheet with Problem-Based Learning Model on Mutation Material Assisted by Bioinformatics Database Astriani, Meli; Saputri, Wulandari; Cahayu, Agustin Dwi; Subianto, Harry
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.8627

Abstract

Life in the 21st century demands graduates who can think critically, innovate, collaborate, communicate, and face the changes that occur in the global world. The demands of 21st-century learning have implications for complex learning processes, requiring students' critical thinking skills. This research aims to determine the effect of electronic worksheets (e-worksheets) assisted by bioinformatics integrated with the problem-based learning (PBL) learning model to improve students' critical thinking skills at SMA Muhammadiyah Palembang. The type of research that will be used is Research & Development research. This research is the final stage of the 4D development model. The population of this research was Muhammadiyah High Schools 1, 5, and 6 in the city of Palembang (accreditation A), and the research sample included XII students and biology teachers. Research data analysis used the SPPSS program to carry out the Kolmogorov-Smirnov, homogeneity, and Wilcoxon tests. The pretest and posttest scores were calculated using the N-Gain test. The research results showed that the overall analysis data increased students' critical thinking skills in experimental and control classes. The results of the normality test of pretest and posttest critical thinking data from the three schools showed that the data was normally distributed. Differences in data on students' critical thinking skills are also known from the sig value. 0.000 < α 0.05, which can be concluded that students' critical thinking skills are higher before and after being taught compared to classes with conventional learning.
A Bibliometric Analysis of 4Cs Implementation in Teaching and Learning Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari; Hartato, Septi Meliani; Mahendra, Reno Esa
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.8714

Abstract

Bibliometric research offers a thorough picture of its study subject, identifies gaps in the field, encourages the development of new ideas, and makes contributions to research disciplines that are related to it. For the purpose of providing in-depth information regarding the development and direction of 4C research in the educational setting, this research was carried out. After doing a search for scientific publications on the 4Cs issue that were indexed by Scopus, the research was carried out using a bibliometric analysis approach. A total of 81 articles that were related to the topic were acquired, and these articles were then examined using Vos Viewer and visualized. 21st-century talents is the keyword that appears the most frequently in relation to the 4Cs, as indicated by the findings of the research, which shows that it appears 25 times. Research that has been carried out over the course of the past five years reveals an increase that is expected to continue to increase in the years to come. The utilization of digital learning environments is the research potential that can be created in relation to the 4C
Education on the use of natural ingredients as medicine and making hand sanitizer Astriani, Meli; Wijayanti, Tutik Fitri; Hidayat, Saleh; Aseptianova, Aseptianova; Saputri, Wulandari; Antika, Rindi Novitri
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12632

Abstract

Background: Biodiversitas tumbuhan di Indonesia dikenal sangat tinggi dan terbesar di dunia karena berada dalam Kawasan Malesia. Sebanyak 300 spesies tumbuhan digunakan untuk pengobatan tradisional. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi pemanfaatan tanaman sebagai obat, memanfaatkan bahan alam menjadi handsanitizer, dan sosialisasi pentingnya mencuci tangan bagi Masyarakat. Metode: Pengabdian ini dilakukan kolaborasi antara narasumber dengan mahasiswa KKN dan Masyarakat. Metode meliputi tiga tahapan yaitu penyampaian materi, demonstrasi dengan penanyangan video, diskusi dan evaluasi. Hasil: Pembuatan handsanitizer dengan konsentrasi daun sirih di atas 15% sama dengan etanol sebagai alternatif yang dapat dilakukan untuk pemakaian sendiri. Kegiatan edukasi ini juga menunjukkan kepuasan peserta berkaitan dengan materi kegiatan merupakan hal baru sebesar 96%, kepuasan dengan materi yang dijelaskan 47,4% (sangat puas), 45,4% (puas), 1,09% (cukup puas). Efisien waktu pengabdian yang dilakukan sebesar 98,15% menyatakan seimbang antara materi dan tugas). Kesimpulan: Edukasi pemanfaatan tanaman obat dan handsanitizer memberikan pengetahuan kepada peserta tentang pemanfaatan tanaman kelor sebagai obat, pembuatan handsanitizer dari daun sirih, dan menerapkan cuci tangan dengan sabun yang baik dan benar.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU BERGAMBAR (KARGAM) BERBASIS MODEL STAD PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF Susanti, Relly; Astriani, Meli; Saputri, Wulandari
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.2.220-226

Abstract

Rendahnya ketuntasan hasil belajar IPA dapat dipengaruhi dari kendala kurangnya media pembelajaran dan inovasi model pembelajaran di dalam kelas. Penggunaan media salah satunya kartu bergambar berbasis model pembelajaran STAD diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar kognitif di MTS Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kartu bergambar berbasis model STAD yang telah dikembangkan untuk diimplementasikan pada pembelajaran IPA materi sistem pernapasan. Metode penelitian yaitu penelitian pengembangan Research & Development mengacu pada model 4D, pada tahap disseminate menggunakan siswa kelas VIII dengan 2 kelas yaitu kelas kontrol dan eksperimen di MTs Negeri 1 Palembang. Berdasarkan hasil efektivitas dapat dilihat dari nilai pretest dan posttest mengalami peningkatan dari analisis N-gain pada di kelas kontrol sebesar 0,58 (kriteria sedang) dan kelas eksperimen 0,86 (kriteria tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media KARGAM efektif meningkatkan hasil belajar, sedangkan pada uji t memperoleh nilai signifikan 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan media dengan pembelajaran konvensional. Respon guru diperoleh 75% dengan kriteria baik sedangkan peserta didik mendapatkan 84,83% dengan kategori sangat kuat. Harapan kedepannya media kartu bergambar berbasis model STAD dapat meningkatkan keterampilan lain yang dituntut pada abad 21.
Modul Berbasis Problem-Based Learning Terintegrasi Etnobotani: Upaya Meningkatkan Berpikir Kritis dan Motivasi Siswa Suhartati, Suhartati; Genisa, Marlina Ummas; Saputri, Wulandari
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.1889

Abstract

Based on observations and interviews at SMA Negeri 1 Tempilang, biology teaching is still dominated by lecture methods (31.8%), and 50% of teachers do not understand the learning model. In fact, the Independent Curriculum emphasizes developing 21st-century skills, such as critical thinking and motivation to learn, which are not considered in existing teaching tools. This study aims to create a Problem-Based Learning (PBL)-based teaching module on biodiversity materials. The study population consisted of students of class X with a sample of classes X1 to X4. The development model uses 4D: define, design, develop, and disseminate. Data were collected through interviews, questionnaires, and observations, then analyzed with the N-Gain test—the results of the Define phase show the need for teaching modules to support critical thinking. The design phase resulted in a module design and 10 valid essential questions of thinking (reliability 0.801). At the development stage, this module was rated very well in terms of language (90.00%) and material (90.44%), as well as in terms of devices (82.70%) and ratings (82.70%). The modules are also stated by practical teachers (87.5%) and are easy for students to read (92%). Therefore, PBL-based teaching modules are suitable for improving students' critical thinking skills and motivation to learn.
Analisis Kesiapan Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Ogan Ilir dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Selpiana; Wulandari, Puja Tri; Nurhayati, Siti; Hidayat, Saleh; Saputri, Wulandari; Astriani, Meli
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.1-11

Abstract

Kurikulum Merdeka menerapkan konsep “Merdeka Belajar” untuk mendukung upaya proses pemulihan krisis pembelajaran pada Kurikulum 2013 karena pandemi Covid-19. Implementasi Kurikulum Merdeka membutuhkan persiapan yang matang. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis kesiapan Madrasah Tsanawiyah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian yaitu Madrasah Tsanawiyah Ogan Ilir dan sampel penelitian yaitu MTs N 1 Ogan Ilir dan MTs Al-Ittifaqiah. Sebanyak 17 guru dan 2 wakil kepala bidang kurikulum di kedua Madrasah Tsanawiyah  sebagai sasaran penelitian. Data penelitian  dikumpulkan dengan menggunakan angket dan wawancara.  Hasil penelitian menyatakan bahwa Madrasah Ogan Ilir cukup siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan nilai rata-rata 66,2. Indikator kesiapan meliputi tiga aspek diantaranya kesiapan terhadap perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran dan proses penilaian. Menurut ketiga aspek kesiapan, yang paling siap dengan nilai tinggi yaitu kesiapan pada perencanaan pembelajaran dengan nilai 68,8. Sedangkan kesiapan pada proses penilaian termasuk kategori siap rendah dengan nilai 63,7. Dengan demikian, perlu ada peningkatan pada pelatihan ataupun sosialisasi sehingga tingkat kesiapan guru meningkat.
Modifikasi E-LKPD Materi Mutasi Berbantuan Bioinformatika pada Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah Palembang: Modifikasi E-LKPD Materi Mutasi Berbantuan Bioinformatika pada Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah Palembang Cahayu, Agustin Dwi; Astriani, Meli; Saputri, Wulandari
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.89-96

Abstract

Analisis kebutuhan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru terhadap bahan ajar yang telah dikembangkan sebelumnya dan mengevaluasi kekurangan dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang mencakup materi mutasi, yang diadaptasi sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan menitikberatkan pada praktik bioinformatika. Penelitian ini menggunakan sampel siswa kelas XII IPA dari keempat SMA Muhammadiyah Palembang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi dokumentasi dan kuesioner untuk guru serta peserta didik. Hasil analisis kebutuhan di SMA Muhammadiyah 1, 2, 5, dan 6 Palembang menunjukkan bahwa baik guru maupun peserta didik mengharapkan adanya bahan ajar LKPD dengan tingkat kebutuhan sebesar 100%. Dari hasil persentase ini, dapat disimpulkan bahwa guru membutuhkan bahan ajar berupa LKPD berbasis elektronik (E-LKPD) yang mengadopsi model pembelajaran berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi peserta didik dalam mempelajari materi mutasi.
Co-Authors Ahmad Faisal Amri Ahmad Ghiffari Angraini, Erni Ani, Nova Andri Anjelia, Bella Apryyanty, Desy Ardina, Puri Pratami Armanda, Fahmy Aseptianova Aseptianova Astriani, Meli Asvic Helida, Asvic Asysyauki, Akhmad Hamdi Baehaqi Bagas Rasid Sidik Budi, Setia Cahayu, Agustin Dwi Chairani, Liza Dekar, Muhammad Dwinata, Candra Erie Agusta, Erie Ernanda Putri, Wina Julia Fahmy Armanda Fahmy Armanda Firdaus Firdaus Gaby Arnez H.B.A Jayawardana Hartato, Septi Meliani Heru Diansyah, Gumar Herudiansyah, Gumar Hidayat, Saleh Husnita, Lidya Iga Setia Utami Ismah Fathimah, Ismah Jannah, Rehan Nil Kumala, Diana Kusumawati, Nyimas Inda Mahendra, Reno Esa Marlina Ummas Genisa Mayasari, Ni Made Elva Median Agus Priadi meli Astriani Mona Yulita Nita Nuraini, Nita Nizkon Nova Andri Ani Noviana Anjar Hastuti Noviyanti, Deby Novyanti, Agustina Nuraini, Nita Nurkhairo Hidayati Nurul Lathifa Wulandari Octavury, Yetrie Oktariza, Rury Tiara Pairin Pairin, Pairin Pangestu, Ikhsan Panggih Priyambodo Panggih Priyambodo Pebriyanti, Risa Prameswarie, Thia Rahmawati, Rahmawati Rehan Nil Jannah Rindi Novitri Antika Rindi Novitri Antika Risdiansyah Risdiansyah Saleh Hidayat Saleh Hidayat Sari, Lilia Krisna Selpiana Selpiana, Selpiana Septi Meliani Hartato septia, bellah Setia Budi Siti Nurhayati Siti Nurhayati Sri Wardhani Suarni, Ertati Subianto, Harry Suhartati Suhartati Sulastri, Eni Sumah, Astrid Sri Wahyuni Susanti, Relly Tanzila, Raden Ayu Tutik Fitri Wijayanti Wardhani, Sri winarto winarto Wulandari, Nurul Lathifa Wulandari, Puja Tri Yanti, Darma