Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI DUSUN SILIMAPULUH MELALUI PENYULUHAN MIKROORGANISME LOKAL DARI BONGGOL PISANG DAN ALAT EMPOSAN Saputra, Sandi; Dharmawan, Leonard; Wiraguna, Edi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4099-4106

Abstract

Permasalahan utama di Dusun Silimapuluh mencakup pertumbuhan tanaman yang kurang optimal akibat serangan hama tikus serta penurunan kesuburan tanah yang disebabkan oleh penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan tanpa disertai penggunaan pupuk organik. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan, melaksanakan sosialisasi terkait penyuluhan, serta mengukur peningkatan pengetahuan petani Dusun Silimapuluh tentang Mikroorganisme Lokal (MOL) dan alat emposan. Data diperoleh melalui metode Focus Group Discussion (FGD), pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa masalah utama petani adalah ketidakseimbangan dalam penggunaan pupuk anorganik dan organik, serta serangan hama tikus. Solusi yang diusulkan adalah sosialisasi dan penyuluhan mengenai penggunaan MOL dan alat emposan. Materi disampaikan melalui metode ceramah dengan media cetak berupa leaflet. Pengetahuan petani terkait MOL meningkat signifikan dari kategori buruk (36%) sebelum penyuluhan menjadi kategori baik (93%) setelahnya. Sementara itu, pengetahuan petani tentang alat emposan juga mengalami peningkatan dari kategori buruk (29%) menjadi kategori baik (95%).
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) DI DESA SUKAHARJA KECAMATAN CIOMAS Murod, Ma’mun; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.331-339

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia setiap tahun mengakibatkan permasalahan ekonomi dan lingkungan yang semakin kompleks, khususnya di Desa Sukaharja. Limbah organik yang tidak dikelola dengan baik menimbulkan pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan. Pemanfaatan maggot Black Soldier Fly (BSF) menjadi solusi alternatif untuk mengurangi limbah organik sekaligus meningkatkan nilai tambah produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan limbah organik, menyosialisasikan manfaat maggot BSF, serta mengetahui persepsi petani terhadap metode pengolahan pasca panen yang dapat diterapkan. Data dikumpulkan melalui observasi, FGD, pre-test dan post-test, kuesioner, serta wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa penyuluhan maggot BSF mampu meningkatkan pengetahuan petani dari 37,6% menjadi 80%.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI MELALUI PENYULUHAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BERBAHAN BONGGOL PISANG DI KWT POKCOY UTAMI, BANYUMAS Setara Bulan, Bening; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4415-4420

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang mendukung kehidupan masyarakat dan menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Namun, pelaksanaan pertanian organik masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena kurangnya pengetahuan teknis dalam budidaya berbasis organik, seperti penggunaan pupuk organik. Menanggapi permasalahan ini, muncul gagasan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang Mikroorganisme Lokal (MOL). Pengabdian masyarakat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, terutama bagi para petani dalam memanfaatkan pupuk organik yang mudah dibuat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat tersebut meliputi pengumpulan data melalui observasi, FGD, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian masyarakat tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan petani tentang MOL sebelum dan sesudah kegiatan, yang dipengaruhi oleh faktor karakteristik petani, sikap positif petani, serta pengalaman dan usia produktif petani
PENYULUHAN HIDROPONIK WICK DALAM BUDIDAYA DI LAHAN TERBATAS DI KWT SEKAR DESA RAWAPANJANG Shena Wahyu Wulandari, Antika; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2700-2708

Abstract

Hidroponik adalah teknik menanam yang tidak menggunakan tanah sebagai media tumbuh. KWT Sekar menghadapi kendala keterbatasan lahan dalam kegiatan budidaya tanaman sayuran. Solusi yang diusulkan adalah memberikan program penyuluhan kepada KWT Sekar. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah menyelenggarakan program penyuluhan agar KWT Sekar dapat membudidayakan tanaman sayuran di lahan terbatas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, FGD, pre-test dan post-test, serta kuesioner. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa program penyuluhan hidroponik wick yang diberikan di KWT Sekar mampu menjadi solusi yang sesuai dengan kebutuhan karena tingkat pengetahuan KWT tentang hidpronik wick meningkat dari 33,3% menjadi 88,9%. Kegiatan penyuluhan juga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman sayuran menggunakan sistem hidroponik wick.
Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong sebagai Kompos untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Purwasari Waskitho Aji Wijoyo; Muhammad Iqbal Nurulhaq; Edi Wiraguna
Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/manfaat.v3i1.558

Abstract

Cassava is one of the strategic agricultural commodities in Indonesia, contributing significantly to national production, particularly in several major producing provinces. In addition to the challenge of declining harvested areas, cassava processing activities also generate agricultural waste that poses environmental risks. In Purwasari Village, Dramaga Subdistrict, Bogor Regency, household-scale cassava processing industries produce solid waste in the form of cassava peels, which are not optimally managed and are commonly discarded in the surrounding environment. This cassava waste has the potential to cause environmental pollution, unpleasant odours, and negative impacts on public health. One sustainable alternative for managing this cassava waste is the use of cassava peels as a raw material for composting. This study aimed to identify problems associated with cassava peel waste and to assess members of the Taruna Tani Millennial Farmer Group's interest in compost production using cassava peels. The research was conducted from December 2024 to June 2025 using a community-based assistance approach. Data was collected through interviews and questionnaires involving 20 respondents. The results showed that the main problems associated with cassava peel waste include waste accumulation, limited processing facilities, and low community awareness. Farmers’ interest in cassava peel composting was generally categorized as high, with an average score of 77%, although several indicators remained at a moderate level. Extension activities and hands-on demonstrations were proven to enhance farmers’ understanding, interest, and participation. With sustained educational support and adequate facilities, the use of cassava peel compost has strong potential to promote environmentally friendly, sustainable agricultural waste management.
Tilapia Processing Innovation for Sustainable Development by Islamic Boarding School in Kambitin Village, Tabalong Regency, South Kalimantan Province Flora Devica; Edi Wiraguna*; Tri Budiarto; Muhammad Iqbal Nurulhaq
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 7, No 3 (2024): July, Educational and Social Issue
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v7i3.39856

Abstract

This study explores the integration of Islamic education with practical training in fishery management at Al Islam Agricultural Technology Islamic Boarding School, focusing on tilapia cultivation in South Kalimantan, Indonesia. Despite challenges in post-harvest management leading to limited sales of raw tilapia, innovative training initiatives aim to extend product shelf life and enhance market value. A community service program evaluated from September to December 2023 assessed the sustainability of tilapia processing training among students (santri), emphasizing skills development in product innovation and hygiene practices. The program, utilizing various tools and materials, successfully introduced processed fish products such as shredded meat, nuggets, tofu meatballs, and baby tilapia crispy, garnering high participant satisfaction (79.91%) and affirming potential for sustainable fishery practices.
Manajemen Terpadu Budidaya Kale dalam Rumah Kaca untuk Meningkatkan Kualitas, Produktivitas, dan Nilai Ekonomi Hanaa Hafizhah; Muhamad Fadhilah Yahya; Lulu Dwi Ghania; Syifa Maharani; Neila Maulidya; Dwi Kartika Andini; Nisrina Nasila Anbarwati; Haidar Dhiya Razzan; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6204

Abstract

Postharvest handling of leafy vegetables, such as kale (Brassica oleracea var. acephala), is crucial for maintaining product quality and market value. This study aims to review the application of sorting and grading processes in improving the quality of horticultural products. The method used is a literature review of scientific journals and relevant references related to postharvest handling of vegetables. The findings indicate that sorting functions to separate damaged and unmarketable products based on physical condition, while grading classifies products into quality categories based on size, shape, and visual appearance. These processes contribute to reducing postharvest losses, improving product uniformity, and increasing market value. Furthermore, proper sorting and grading support quality control and enhance efficiency in distribution and marketing systems. Therefore, sorting and grading are essential components of postharvest management to ensure product quality and market competitiveness.
Inovasi Budidaya Sawi Hidroponik Berbasis Otomasi Greenhouse untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Tesyahtul Senni Khairiyah; Nazwa Mirandes; Ellisa Umami; Desta Fauziah Setiawan; Adinda Aulia Dinasta; Hafiz Reyhan; Sayyida Shalikha Asy Syamsi; Nishtu Nur Holisah; Requelme Citra Purnama; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6205

Abstract

Hydroponic cultivation of mustard greens (Brassica juncea L.) in greenhouses is an effective alternative for overcoming land limitations, particularly in urban areas. Hydroponic systems enable plants to obtain nutrients optimally through the application of the Nutrient Film Technique (NFT) and Deep Flow Technique (DFT), thereby promoting more efficient plant growth. In addition, the success of hydroponic mustard cultivation is influenced by environmental control, including temperatures ranging from 15–35°C and relative humidity levels of 70–90%. Plant nutrient requirements are supplied through an AB Mix nutrient solution with a pH range of 5.5–6.5 and an electrical conductivity (EC) value of 1.5–3.0 mS/cm. This review aims to analyze various factors affecting the growth of hydroponic mustard greens, including nutrient management, environmental conditions, and biological pest and disease control using beneficial agents such as Trichoderma and Bacillus. Furthermore, this study discusses several technical and economic challenges that may influence cultivation success. The findings indicate that hydroponic systems can significantly improve crop productivity and yield quality, reduce the use of chemical pesticides, and support the implementation of sustainable and environmentally friendly urban agriculture in Indonesia.
Pengembangan Budidaya Cabai Hidroponik Berbasis Greenhouse untuk Mendukung Produksi Berkelanjutan Rabbani Gadhah Kun Atha; Putri Salwa Zanjambila; Tiara Levana; Ahmad Fauzi Inu Kertopati; Nisrina Hamidah; Iva Iryana Kaban; Frida Mutia Sari; Nasywa Nurayudya Irawan; Muhammad Farrel Raya Syamsuddin; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6206

Abstract

Chili pepper (Capsicum annuum L.) is recognized as one of the horticultural commodities with significant economic value and an important contribution to food security in Indonesia. However, conventional cultivation practices still face various challenges, including limited land availability, climate uncertainty, and disturbances from plant pests and diseases. These conditions highlight the need for the implementation of innovative technologies to improve production efficiency while maintaining yield stability. One approach that has been increasingly developed is the hydroponic system, a cultivation technique that does not rely on soil as a growing medium but instead utilizes nutrient solutions as the primary source of essential elements. This article aims to examine various aspects of hydroponic chili cultivation, including the roles and benefits of the plant, different types of hydroponic systems, abiotic and biotic stress factors, and cultivation management strategies. Based on the review conducted, hydroponic systems, when supported by optimal nutrient management and environmental conditions, are capable of enhancing both the yield and quality of chili plants. Therefore, the development of hydroponic-based chili cultivation is considered to have promising prospects as a solution to support sustainable agriculture in the future.
Pendekatan Terpadu Manajemen Nutrisi pada Sistem Hidroponik untuk Meningkatkan Hasil Mentimun Adiba Azzahra; Noerisma Addawiyah Alqadri; Nabila Intan Fadiyah; Dewi Ismul Latif; Anindya Putri Inayaah; Annisa Rezki Amanda; Aannisa Suhaila; Ihza Fadlan Izzuddin; Navez Azzam Martana; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Ririh Sekar Mardisiwi; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Teknologi Pangan dan Ilmu Pertanian
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jtpip-widyakarya.v4i2.6207

Abstract

The consistent decline in cucumber production in Indonesia indicates limitations in conventional cultivation systems, particularly due to land scarcity and inefficient resource management. This condition has encouraged the development of hydroponic systems as a more controlled and productive cultivation alternative. This study aims to critically analyze the key factors determining the success of hydroponic cucumber cultivation and to identify the most influential management aspects in improving yield. The method employed is a literature review, examining various recent studies related to hydroponic systems, nutrient management, growing media, and environmental factors. The results show that the advantages of hydroponics lie not only in land and water efficiency but also in the ability to precisely control growth variables. However, optimal productivity highly depends on the proper integration of nutrient management, particularly the regulation of pH, electrical conductivity (EC), and nutrient balance, as well as the control of environmental factors such as temperature, humidity, and light intensity. Inaccuracy in a single component can significantly reduce plant performance, even when other factors are optimal. Therefore, an integrated approach combining nutrient and environmental management simultaneously is essential to enhance hydroponic cucumber productivity. This study confirms that hydroponics has strong potential as a strategic solution to support sustainable agriculture amid land limitations in Indonesia.
Co-Authors Aannisa Suhaila Abdul Munir Adam Anom Jati Adiba Azzahra Adinda Aulia Dinasta Adinda Maharani Hidayat Adinda Regita Wardani Agi Juan Ardiansyah Agief Julio Pratama Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Ahmad Fauzi Inu Kertopati Aidil Azhar AIDIL AZHAR Ajeng Dwi Rahayu Akbar , Rizal Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Alifia Kinanti Prastuti Alleta Aurel Kanayla Andi Razan Ramiro Anggia Kamila Maharani Anindya Putri Inayaah Anisa Dwi Ariani Anna Sabrina Annisa Rezki Amanda Aprilia Viola Wulandari Ardiansyah, Agi Juan Arie Ananta Tarigan Arina Destyana Arya Dwi Praja Usman Astri Muliasari, Ade Aulia, Dhiva Luthfi Aura Nurkhalis Ayesha Ayu Naura Azhar, Aidil Azkyah, Sylvina Azzahra Putri Nathasya Azzahra, Fauziah Bima Yeremia Hutahaean Bonar Tua Sihite Budiarto, Tri Bunga Fariza Hamid Butarbutar, Pesalmen Cindona Aura Ramadhan Daniel March Stephen Nainggolan Danis Syah Nabil Dany Boy Surbakti Dardanella, Derry Darmawan, Leonard Davina Marsha Fadina Deden Satria Asih Supriyadi Dela Watic Suyatno Dema Mariska Desta Fauziah Setiawan Destriana Nur Dewi Ismul Latif Dewi, Ratih Kemala Dheanita, Ismi Dimas Yudha Prasetio Dwi Kartika Andini Ega Maulana Eidelweis Restu Elchio Fajar Hisra Ellisa Umami Elsa Ramadhan Fahlan Khuluq Fairuz Syifa Hidayat Faizatul Ulya Farora, Alya Yasmin Fayyadh Fadillah Fitriani, Syahayyunur Flora Devica Flora Devica Frida Mutia Sari Frita Zulfira Furqoni, Hafith Galih Surya Aditama Grace Happy Hotmauli Simbolon Haekal, Muhammad Haekal, Muhammad Haekal Hafiz Reyhan Hafizha Novrilia Azzahra Haidar Dhiya Razzan Hanaa Hafizhah Hari Yati Nur Hermanto Manurung Hilmia Salsabila Ihza Fadlan Izzuddin Ilham Januar Pratama Imam Hanif Aqeela Intan Kusuma, Zefania Intan Latifah Intan Sari, Sekar Iva Iryana Kaban Jasir, Ilham Naufal Jonathan Sitohang Juan Ardiansyah, Agi Kasmanhadi Saputra, Henri Kayla Devina Azzahra Keisha Aulia Tsani Susanto Putri Kenji Faiz Kusuma Leonard Dharmawan Lidya Hawila Sallo Lili Dahliani Lisma Aulia Rohmah Lulu Dwi Ghania Lutfi Shihab M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq M. Iqbal Nurulhaq Maharani Dinda Zakiyah Mahda Aryo Firdaus Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Maulana, Galih Melia Ari Santi Meliala, Merry Gloria Merry Gloria Meliala Mohamad Damar Purnama Muallifah Shofiatun Muhamad Bagus Jatmiko Muhamad Fadhilah Yahya Muhamad Mulya Azhar Muhammad Adlan Muhammad Fadhlan Restu Muhammad Farrel Raya Syamsuddin Muhammad Fauzan Lazwar Muhammad Raihan Yahya Muhammad Sidiq Haryadi Sutisna Muhammad Wildan Azzamuddin Muliarasi, Ade Astri Mumpuni, Restu Puji Murod, Ma’mun Murod, Ma’mun Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Nabila Intan Fadiyah Nadya Ayu Narasanti Nadya Tendra Sikki Najla Natasha Nisrina Ridwan Najmah Shabah Nasywa Nurayudya Irawan Navez Azzam Martana Nazwa Mirandes Neila Maulidya Nico Dwi Saputro Nike Nurindah RSB Nishtu Nur Holisah Nisrina Aprilda Conita Nisrina Hamidah Nisrina Nasila Anbarwati Noerisma Addawiyah Alqadri Noviana Yuliawati Nurcahyo Ramadhan Nurshadrina Alifah Sajidah Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Padly Rachmat Hanansyah Pesalmen Butarbutar Prananda, Intan Purnamawati, Iis Putri Nurul Hidayah Putri Salwa Zanjambila Qisti, Hanifah Zul Rabbani Gadhah Kun Atha Ravael Nariyan Requelme Citra Purnama Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Ribka Wahyuni Simarmata Rifki Awaludin Rina Octavia Hasanah Ririh Sekar Mardisiwi Rizal Akbar Rizha Nur Irawan Rochmah, Hidayati Fatchur Russianzi, Wanda Salma Ghaziyah Adhwa Salma Rizqiany Lubis Salma Tri Ambarsari Salsa Nabila Safitri Sandi Saputra Sayyida Shalikha Asy Syamsi Setara Bulan, Bening Shena Wahyu Wulandari, Antika Sholihah, Istiqomatush Siti Fitriah Siti Zahra Levina Sulaeman, Revalina Sury, Shella Afifah Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Syifa Khoirunnisa Syifa Maharani Tandungan, Wempy Sem Taufik Hidayat Tesyahtul Senni Khairiyah Tiara Levana Timo, Elfianny Adelina Tri Budiarto Uli Abshor Vemita Joselfyn Warohmah, Nisa Waskitho Aji Wijoyo Widya Hasian Situmeang Yoshua Putrawan Simanjuntak Yuza, Feimas Beringin Zahara Aini Kesuma Zahra, Alvita Zaskia Citra Izati Zefania Intan Kusuma