Latar Belakang: Hipertensi pada pra lansia sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis dan gaya hidup seperti stres dan gangguan tidur yang berdampak pada kualitas hidup. Kondisi stres yang berkepanjangan serta pola tidur yang tidak teratur dapat meningkatkan tekanan darah dan memperburuk derajat hipertensi. Oleh karena itu, tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres, gangguan tidur, dan kualitas hidup dengan derajat hipertensi pada pra lansia guna mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi secara holistik.Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan teknik purposive sampling pada 96 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan Uji Korelasi Rank Spearman.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0.000, yang mengindikasikan adanya hubungan yang kuat antara tingkat stres, gangguan tidur, dan kualitas hidup dengan tingkat keparahan hipertensi pada kelompok pra lansia.Kesimpulan: Temuan penelitian mengungkapkan adanya keterkaitan antara tingkat stres, gangguan tidur, dan kualitas hidup dengan kejadian hipertensi. Seseorang yang mengalami stres, gangguan tidur, serta memiliki kualitas hidup yang rendah cenderung memiliki risiko lebih besar untuk mengalami hipertensi.