Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Undang-Undang 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kota Malang Slamet Slamet; Yaqub Cikusin; Sunariyanto Sunariyanto
Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal) Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Administrasi Publik (Public Administration Journal), June
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jap.v12i1.6315

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi UU 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat di BAZNAS Kota Malang, dan bertujuan guna mengtahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi UU di BAZNAS Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini termuat atas, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data memakai analisis data interaktif yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, hadirnya UU 23 Tahun 2011 ini memiliki asas syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi, dan akuntabilitas. Kehadiran UU 23 Tahun 2011 memberikan dampak positif dan telah menempatkan BAZNAS termasuk BAZNAS Kota Malang sebagai lembaga non-struktural yang memperoleh perhatian penuh dari Pemerintah. Faktor pendukung dalam implementasi UU 23 tahun 2011 di Kota Malang dengan adanya dukungan SDM yang mencukupi, team work yang baik, sarana dan prasana yang memadai. Sedangkan faktor penghambat belum adanya PERDA yang khusus mengatur tentang zakat dan terdapat beberapa unit pengumpul zakat yang masih belum percaya kepada BAZNAS Kota Malang.
Peran Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Sektor Perikanan Tangkap Nandis Adilah; Yaqub Cikusin; Hayat Hayat
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v3i01.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui Peran Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Sektor Perikanan Tangkap (2) untuk mengetahui Faktor Pendukung dan Penghambat Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui Sektor Perikanan Tangkap (3) untuk mengetahui Dampak dari Pengembangan Ekonomi Lokal Melalui PerikananTangkap di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan, pengumpulan data yang akan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan kepercayaan untuk mengecek keabsahan data, Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pengembangan ekonomi lokal melalui sektor perikanan tangkap yaitu sebagai entrepreneur dalam pengembangan sumberdaya manusia melalui pelatihan dan sosialisasi masyarakat, sebagai koordinator yaitu pemerintah daerah bertugas dalam mengkoordinasi stakeholders, sebagai fasilitator yang meliputi bantuan dan sarana produksi yaitu memberi bantuan peralatan penangkapan perikanan serta tempat pelabuhan perikanan, sebagai stimulator mendadakan pameran produk olahan hasil perikanan. Adapun faktor pendukung dalam meningkatkan pengembangan ekonomi lokal yaitu tersedianya sumberdaya perikanan tangkap, peran dalam kelompok usaha bersama perikanan tangkap, adanya peran stakeholders yang terlibat dalam pengembangan ekonomi lokal sektor perikanan tangkap. Lalu untuk faktor yang menjadi penghambat yaitu kualitas sumberdaya masyarakat yang masih rendah, keterbatasan jumlah aparatur pemerintah dan keterbatasan anggaran. Kemudian dampak dari pengembangan ekonomi lokal melalui sektor perikanan tangkap memberikan dampak yang baik bagi nelayan yaitu meningkatnya pendapatan nelayan, meningkatnya Meningkatnya pendapatan pelaku industri pengolah hasil perikanan, meningkatnya hubungan jaringan kemitraan.
Upaya Dinas Sosial Kota Batu Dalam Pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi Di Kecamatan Junrejo Kota Batu Yoke Pradila Agatha; Yaqub Cikusin; Hayat Hayat
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.158 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v3i01.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui upaya Dinas Sosial Kota Batu dalam menurunkan masalah kesejahteraan wanita rawan sosial ekonomi (2) Mengetahui dampak dari upaya Dinas Sosial Kota Batu dalam menurunkan masalah kesejahteraan wanita rawan sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan, pengumpulan data yang akan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan (belum), Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dinas sosial Kota Batu dalam pemberdayaan wanita rawan sosial ekonomi, program yang dilakukan pemberian pelatihan keterampilan menjahit, memasak, dan membatik. Upaya pemberdayaan wanita dalam mengembangkan potensi sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Faktor penghambat dalam kegiatan program keterampilan menjadi terbagi dalam dua komponen, ada yang berasal dari dalam (internal) dari luar (eksternal).
Upaya Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Selvi Dian Safitri; Yaqub Cikusin; Hayat Hayat
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.216 KB) | DOI: 10.59141/jiss.v3i05.582

Abstract

This study aims to determine the efforts of the village government in improving the quality of public services, especially in the field of population administration at the Panji Kidul Village Office, Situbondo Regency, to find out the supporting factors and also the inhibiting factors of the village government's efforts to improve the quality of public services. The method used in this research is a descriptive research method with a qualitative approach, namely by describing events that occur in the field, data collection will be carried out using interview, observation, and documentation techniques. The results of the study indicate that the village government's efforts to improve the quality of public services in the field of population administration at the Panji Kidul Village Office are by motivating employees related to work discipline, improving the quality and professionalism of employees, improving facilities and infrastructure, the existence of procedures for the order of population administration services, improving performance. government apparatus. In addition, the participation of rural communities in public services is also very helpful in the smooth process of public services. The supporting factors for the village government's efforts to improve the quality of public services in the field of population administration at the Panji Kidul Village Office are community participation, cohesiveness between village government officials, and the determination of service costs. The inhibiting factors are the quality of village government apparatus resources, limited facilities and infrastructure, and undisciplined working conditions.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KEBERSIHAN, KEINDAHAN DAN KETERTIBAN (K3) UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP Rustam Dirgantara Putra Suharto; Yaqub Cikusin; Hayat
Journal Publicuho Vol. 6 No. 1 (2023): February - April - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v6i1.111

Abstract

The purpose of this study is to determine the factors that influence the implementation of hygiene, beauty and order (K3) program policies to increase public awareness of preventing environmental pollution. The author used a descriptive qualitative method, using a qualitative approach. Where researchers use sources of information in the field to find information as deeply as possible. With this approach, the author can describe the conditions and situations in the field based on the data sources obtained both through observation techniques, interviews and documentation. The research informants in this study were officers of the Environmental Service (DLH) and the Civil Service Police Unit (Satpol PP) of West Sumba Regency. The place of this study is located in Wailiang Village, West Sumba Regency.  The results showed that the Implementation of the Cleanliness, Beauty and Order (K3) Program Policy to Increase Public Awareness of Environmental Pollution Prevention has been implemented properly. However, some obstacles are still encountered from several parties, both from the government, officials and the community. The need for cooperation between the government, officials and local residents to build a clean and orderly city environment, so that the image of a city is well known in wide circles and is able to increase the economic market in the are.
Between the Reality and the Regulation of Land Ownership Transfer Services by Buying and Selling at the Land Office Tiffany Heruveradita; Yaqub Cikusin; Slamet Muchsin
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 11, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.11.1.70-84.2022

Abstract

This research attempts to ascertain how service rules for the purchase and sale of land ownership rights are implemented and to explain the difficulties encountered while enforcing legislation. The implementation model theoretical reference from van Metter & van Horn is utilized to tackle this issue. Data collecting methods included observation, document analysis, and interviewing. Using interactive model analysis procedures that include data reduction, data display, and conclusions, the data was examined. Interviews, observation, and document analysis are all employed in the data collecting process. This analysis demonstrates that while the adoption of the rule has followed the proper procedures, the timeliness of service is still far behind expectations. This is because there are many application files, which means that the workload is more than the capacity of the available human resources, the application files are incomplete, the applicant's ID has not been verified, and there are no supervising or executor officials in place.
ADAPTATION OF SANTRI IN THE ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATIONAL CULTURE Imam Bukhori; Yaqub Cikusin
Journal Education Multicultural of Islamic Society Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Education Multicultural of Islamic Society
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jemois.v3i1.20004

Abstract

The objectives of the study are to describe, understand and analyze the Islamic religious educational culture at PZH Genggong which includes: the values ​​and customs of Islamic religious educational culture at PZH Genggong; the stages of the adaptation process by new santri in the Islamic religious educational culture at PZH Genggong; and the Multicultural Islamic Education model on the adaptation of santri in Islamic religious educational culture at PZH Genggong. In this study used a qualitative approach with ethnographic methods. Data collection was carried out through participant observation, in-depth interviews and documentation. Data analysis using interactive Miles-Huberman data analysis model and Spradley ethnographic analysis. The results of the study show that the values ​​in PZH Genggong are accumulated in the Satlogi Santri and the Sembilan Budi Utama Santri (Nine Main Virtues of Santri), all of which include in moral, religious and scientific values. These values ​​are then expressed in structured customs of yaumiyyah, usbu'iyyah, syahriyyah, and sanawiyyah. And the process of adaptation of santri in PZH Genggong culture goes through several stages of the process including physical and psychological preparation before boarding (preparation for change), living in boarding school is fun (phase 1 –honeymoon), not feeling at home in boarding school (phase 2 - frustation), the learning to be a good santri (phase 3 - readjustment), and the last is becoming a santri of PZH Genggong (phase 4 -resolution). The multicultural Islamic education model through the process of adaptation of santri to the culture of PZH Genggong consists of the main values ​​that exist in PZH Genggong which are accumulated in the Satlogi Santri and the Nine Main Virtues of Santri, the social structure of PZH Genggong consists of individuals and society, environment and customs, social interaction, the process of adaptation which is the process of adjusting the santri to the values ​​and customs of PZH Genggong, occurs and the social function as the output of the process of adaptation of santri in the culture of PZH Genggong is the transformation of the values ​​of Satlogy Santri and Nine Main Virtues of Santri which is then expressed in the customs of the santri so that there is social harmony in the life of the santri at PZH Genggong.
HARMONIZATION OF ISLAM AND LOCAL TRADITION (Ethnographic Studies in the Construction of Food Culture of the Bawean Telukjatidawang Community) Nur Syarifuddin; Yaqub Cikusin
Journal Education Multicultural of Islamic Society Vol. 2 No. 1 (2022): Journal Education Multicultural of Islamic Society
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jemois.v2i1.13613

Abstract

Culture is something that will affect the level of knowledge and includes a system of ideas or ideas contained in the human mind in everyday life, There are two things that affect humans in obtaining their culture, namely related to the biological adaptation environment and cultural adaptation. There is an interesting thing when culture is juxtaposed with religion. Culture itself has three values, namely the value of religion, art and solidarity related to taste and hinges on feelings, intuition, and imagination. Expressive culture is generally conservative in character (Sjahbana, 2003: 3).In this context, the food culture of the Bawean community of Telukjatidawang Village can be seen as a religious expression that can be observed sociologically and is the result of community construction. As a belief system, religion is manifested in social systems and behavior by its adherents in public life. Religion is related to human experience both as individuals and groups, so that every behavior he plays is always related to the belief system of the religious teachings he adheres to. Individual and social behavior is driven by internal forces based on the values of religious teachings that were previously internalized in the Bawean community of Telukjatidawang Village. Religion is something that is final, universal, eternal (parennial) and knows no change (absolute). While culture is particular, relative and temporary. Religion without culture can indeed develop as a personal religion, but without culture, religion as a collectivity will have no place (Darori, 2000: 11). Islam responds to local culture, there are traditions wherever and whenever, and is open to accepting local culture, customs or traditions as long as they do not conflict with the spirit of the Qur'an and Sunnah. Likewise with Islam that developed in Bawean society which is very thick with tradition and culture. Keywords:  Harmonization, Islam, Local Traditions
Reformasi Birokrasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar Abdurrohman, Abdurrohman; Cikusin, Yaqub; Afifuddin, Afifuddin
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i4.3410

Abstract

Reformasi Birokrasi Pelayanan adalah sebuah kebijakan Pemerintah Daerah yang telah diberikan kewenangan oleh Pemerintah Pusat sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dalam ayat 1 bahwa dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dapat melakukan pembaharuan dan innovasi pelayanan publik. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar dan apa faktor pendukung dan penghambat reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blitar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis dari Miles, Huberman (2014) yakni meliputi pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil Kabupaten Blitar dalam kurun waktu lima tahun terkahir telah melakukan reformasi birokrasi pelayanan administrasi. perubahan dan innovasi pelayanan administrasi di tinjau dari kelembagaan terdapat perubahan struktur, dan dari sisi penataan perubahan visi-misi organisasi dan dari sisi sumber daya aparatur terdapat program pelatihan dan bimbingan teknis terhadap pegawai Dispendukcapil dan pihak pelayanan di desa/kelurahan. pada 5 tahun terakhir ditinjau dari pelayanan ada tiga pelayananantara lain pelayanan tersentral, pelayanan online dan pelayanan Lapk Sarah. Adapun faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan reformasi birokrasi pelayanan administrasi kependudukan Dispendukcapil. Faktor pendukung yakni aplikasi E-SIAP dan aplikasi Lapak Sarah. Sementara faktor penghambat yakni kurangnya SDM untuk di lapangan, anggaran bertahap.
Peran Pemerintah Desa Dalam Menanggulangi Wabah Corona Virus (Covid-19) (Studi Pada Desa Pandansari Lor Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang) Wandra, Wandra; Cikusin, Yaqub; Hayat, Hayat
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.3.2.53-60

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan tentang proses peran pemerintah desa dalam menanggulangi wabah corona virus (covid-19) (studi pada desa pandansari lor kecamatan poncokusumo kabupaten malang). Latar belakang penelitian ini berawal dari Penyebaran covid-19 semakin meningkat yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia dengan total kasus 1,26 juta jiwa terinveksi covid-19, 1,07 juta jiwa telah sembuh dan 34.152 jiwa meninggal dunia serta Covid-19 menjadi perhatian penting pada bidang medis, bukan hanya karena penyebarannya yang cepat dan berpotensi menyebabkan kolaps sistem kesehatan, tetapi juga karena beragamnya manife stasiklinispada pasien. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui bagaimana Bagaimana peran pemerintah desa Pandansari lor dalam penanggulangan covid-19 serta faktor pendukung dan penghambat pemerintah desa Pandansari lor dalam penanggulangan covid-19.Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan, pada penelitian di lakukan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis deskritif kualitatif yaitu dengan cara data yag diperoleh dari hasil wawancara dengan informan dideskritifkan secara menyeluruh.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ) upaya yang dilakukan pemerintah desa Pandansari Lor adalah membentuk satgas dan relawan, membuat peraturan wajib memakai masker, melakukan sosialisasi, himbau dan edukasi terkait dengan penyebaran Covid-19, (2) faktor pendukung penanggulang Covid-19 adalah sikap dari pemerintah desa dan masyarakat setempat dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dan sarana dan prasarana yang ada di Desa Pandansari.Berdasarkan penelitian dan pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut : keterbukaan dan dukungan masyarakat terhadap setiap program penangan Covid-19 serta dukungan dan kerjasama yang baik antara lembaga pemerintah dan non pemerintah serta masyarakat setempat.
Co-Authors Abdurrohman, Abdurrohman Adilah, Nandis Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin, Afifuddin Afifudin Afifudin Agus Zainal Abidin Agus Zainal Abidin Aina Nafisatul Khilmiah Ainun Harir Ainun Nisa Kamila alfiana rizky ramadhany Alvin Nur Chahya Rahman Ana Silviana Andita Niken Anggraeni Anggraeni, Andita Niken Aniyatum Mashfiyah Armansyah Ghalib Muzakhi Aurellia Chintia Deby Ayu Aprilia Ayu Fajarwati Bachtiar Fachry Affandi Bahrul Ulum Citra Ayu Rahmanda Dadang Krisdianto, Dadang Deni Adi Burohman Djunaedy Ghony Elsa Maharani Emy Fatmawati Fita Mustafida Fitri Katri Nuryanti Ganis Anjar Cahyani Halim Arifin Harnadi, Alfianta Dwi Hasrilah Hasrillah Hasrillah Hasrillah Hasrillah Hasrillah Hayat Hayat Hendra Hafid Risalbi Hutama Taufiq Rizqi Igul Igul Ilham Satrio Aji Ilma Kholida Imam Bukhori Indri Dwi Cahyanti Intan Rizqita Ningtihana Iska Arina Khairina Nainggolan Khairina Nainggolan, Khairina Khoiron Khoiron khoiron khoiron Khoiron Khoiron Kikin Aviandani Kunti Fadaliyah Langgeng Rahmatullah Putra Lathifaturrodiyah Lathifaturrodiyah Lulu Shobihatun Naqibah Luluk Nur Faizah Lutfi Hilman Mangesti, Yovita Arie Maulidiyah, Risti Fitri Megawati Megawati Mirin Primudyastutie Moh. Ibrahim Mohammad Rifyal Adam Muhammad Tang Mukhamad Ifan Fauzi Nada, Fairoh Aida Qothrun Nandis Adilah Nur Syarifuddin Nuraehan Nuraehan Nuryana Visi Firdaus Pradila Agatha, Yoke Putra, Achmad Nowenta Rahmawati, Septina Dwi Ramadina, Savela Arthamevia Resti Ramadani Retno Wulan Retno Wulan Sekarsari Rizki Ahmad Fauzi Roni Pindahanto Widodo Roni Pindahanto Widodo Roni Pindahanto Widodo Rosichin Mansur Roudhotul Angelika Wibowo Rulam Ahmadi Ruslan Putra Rustam Dirgantara Putra Suharto S Endang Prasetyawati Safitri, Selvi Dian Saifuddin Saifuddin Selvi Dian Safitri Shohib Muslim Siti Latifatul Imama Slamet Hidayat Turohman Slamet Muchsin Slamet Slamet Slamet Slamet Slamet Suhartono Sunariyanto Sunariyanto Sunariyanto, Sunariyanto Suryani Suryani Taufiq Rahman Ilyas Tauhidiah Sinansari Tiffany Heruveradita Uyyun Regia Fatva Wandra Wandra Wandra Wandra Wandra, Wandra Yandri Radhi Anadi Yaqub Yesi Nur Agustina Yoke Pradila Agatha Zainal Abidin Zulfatul Arin