Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA MENCIT JANTAN (Mus Muscullus) Indah Diah Ningrum; Ratih Arum Astuti; Lukman Hardia
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i01.1723

Abstract

Mangrove (Rhizophora mucronata) mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Senyawa yang terdapat dalam daun mangrove memiliki aktivitas antiinflamasi, antivirus, dan antimikroba. Berdasarkan senyawa yang dimiliki, mangrove (Rhizophora mucronata) bisa dimanfaatkan sebagai salep untuk luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sediaan salep ekstrak etanol daun mangrove terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit. Proses ekstraksi daun mangrove (Rhizophora mucronata) menggunakan metode maserasi. Pada pengujian sediaan salep dilakukan uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji viskositas. Pengujian efektivitas penyembuhan luka bakar menggunakan 5 kelompok yang terdiri dari 4 ekor mencit. Tiap kelompok diberi perlakuan berbeda yaitu K- diberi basis salep, K+ diberi betadin salep, F1 diberi salep konsentrasi 5%, F2 diberi salep konsentrasi 7,5% dan F3 diberi salep konsentrasi 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan salep memenuhi syarat standar uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar dan uji viskositas. Berdasarkan hasil uji luka bakar pada mencit sediaan salep yang paling efektif adalah sediaan dengan
TREN PENELITIAN BAKTERI RESISTEN PENGHASIL METALLO-BETA LACTAMASE (MBL) TERHADAP ANTIBIOTIK GOLONGAN KARBAPENEM: ANALISIS BIBLIOMETRIK Lukman Hardia; A. M. Muslihin
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 01 (2023): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i01.1724

Abstract

Publikasi mengenai bakteri penghasil enzim Metallo-?-Lactamase (MBL) masih belum memadai, hal ini karena tren publikasi yang membahas topik tersebut masih minim. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tren penelitian bakteri resisten yang menghasilkan MBL dan menyebabkan resistensi terhadap karbapenem dengan menggunakan metode bibliometric analysis. Hasil penelitian diperoleh 1429 publikasi, dimana 83,2% (1189) dalam bentuk artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian dan publikasi ilmiah pertama kali dilakukan pada tahun 1990 dengan kata kunci yang paling tren digunakan ialah humans (731), microbial sensitivity tests (596), anti-bacterial agents/pharmacology (478), carbapenems/pharmacology (359), dan beta-lactamases/genetics(306). Peningkatan tren publikasi terjadi mulai tahun 2019 dengan rata-rata publikasi lebih dari 100 dokumen. China dan USA menjadi negara dengan produktifitas publikasi tertinggi. USA juga menjadi negara yang paling banyak berkolaborasu dengan negara lain, sedangkan penulis paling produktif yaitu Bonomo, Robert A dengan total publikasi sebanyak 32 kali. Sumber jurnal Antimicrobial Agets and Chemoterapy menjadi yang paling produktif dengan menerbitkan 217 publikasi, sedangkan Institusi yang paling produktif yaitu Zagreb sebanyak 550 artikel, JMI Laboratories sebanyak 363 artikel, dan Schaumburg sebanyak 356 artikel.
UJI FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KATUK (Sauropus adrogynus (L) Merr) Retna Paricca Lanipi; Ratih Arum Astuti; Lukman Hardia; Angga Bayu Budianto
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i02.1729

Abstract

Daun katuk mengandung antioksidan yang tinggi seperti, protein dari daun katuk yang mampu melancarkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung, serat dapat menurunkan kadar kolesterol dengan meningkatnya ekskresi garam empedu dan kolesterol melalui fases maka garam empedu yang mengalami siklus enterohepatik juga berkurang, berkurangnya garam empedu yang masuk ke hati dan berkurangnya absorbsi kolesterol akan menurunkan kadar kolesterol sel hati, hal ini akan meningkatkan pengambilan kolesterol dari darah akibatnya akan menurunkan kadar kolesterol darah, vitamin B1 untuk kestabilan suhu tubuh dan membantu metabolisme karbohidrat, vitamin C dalam tubuh adalah untuk sintesis karnitin, noradrenalin, serotonin, absorbsi dan metabolisme besi, absorbsi kalsium, mencegah infeksi, mencegah kanker, penyakit jantung, pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak.Tekanan darah tinggi juga dapat disebabkan oleh kadar kalsium didalam darah yang sangat rendah, oleh karena itu telah dilakukan penelitian tentang uji flavonoid ekstrak etanol daun katuk (Sauropus adrogynus (L) Merr.). Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah daun katu memiliki senyawa kimia yang dapat digunakan dalam berbagai pengobatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol daun katuk memiliki kandungan kimia seperti alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, dan polifenol.
EFEK UMBI SINGKONG (Manihot utilissima Pohl.) DALAM MENURUNKAN TINGKAT KEMERAHAN MUKOSA LAMBUNG TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI ASPIRIN Vincentia Santy Assem; Lukman Hardia
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i1.1733

Abstract

Umbi singkong (Manihot utilissima Pohl.) secara empiris digunakan untuk obat maag. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek menurunkan tingkat kemerahan mukosa lambung pada perasan segar umbi singkong, suspensi dan bubur pati singkong pada tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi dengan aspirin dosis 150 mg/KgBB. Penelitian ini menggunakan metode The Post test – Only Control Group Design. Tikus sebanyak 35 ekor dibagi menjadi 6 kelompok. Kemudian masing- masing diberi, K1 (aqua destilata 2,5 mL/200gBB), K2 (aqua destilata 2,5 mL/200gBB), K3 (sukralfat 0,18 mL/200gBB), K4 (perasan segar umbi singkong 2,5 mL/200gBB), K5 (suspensi pati singkong 2,5 mL/200gBB) dan K6 (bubur pati singkong 2,5 mL/200gBB) secara peroral. Sebelum perlakuan tikus dipuasakan selama 24 jam. Setelah 10 menit perlakuan kelompok 2, 3, 4, 5 dan 6 diinduksi dengan aspirin dosis 150mg/KgBB dan dibiarkan selama 12 jam. Kemudian tikus dikorbankan menggunakan eter dan lambungnya lambungnya diangkat untuk diperiksa adanya ulcer kemudian diskor. Data yang diperoleh dianalisis dengan Kruskal-Wallis Test dan uji Mann-Whitney Test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan segar umbi singkong, suspensi dan bubur pati singkong memiliki aktivitas antiulcer pada tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi dengan aspirin dosis 150 mg/KgBB.
OPTIMASI FORMULA FAST DISINTEGRATING TABLET CETIRIZINE HCL DENGAN FILLER BINDER AVICEL PH 102, STARCH 1500 DAN MANITOL DALAM KOMPLEKS INKLUSI ?- SIKLODEKSTRIN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Vincentia Santy Assem; Lukman Hardia
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i1.1734

Abstract

Cetirizine HCl merupakan antagonis reseptor histamin-1 yang digunakan sebagai antihistamin dengan aksi panjang. Formulasi cetirizine HCl dalam sediaan fast disintegrating tablet cetrizine HCl dalam kompleks inklusi ?-siklodekstrin merupakan alternatif yang tepat untuk meningkatkan kenyamanan dengan rasa yang menyenangkan dan cepat hancur di mulut. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi dan mengevaluasi pengaruh dari optimasi starch 1500, manitol avicel dan PH 102 terhadap wetting time, waktu hancur, kerapuhan, kekerasan, rasa dan pelepasan obat pada fast disintegrating tablet cetirizine HCl dalam kompleks inklusi ?–siklodekstrin. Metode simplex lattice design diaplikasikan untuk mengoptimasi fast disintegrating tablet cetirizine HCl dalam kompleks inklusi ?-siklodekstrin. Menggunakan variabel starch 1500, manitol dan avicel PH 102, sebagai variabel bebas. Daerah optimum ditentukan dengan superimposed contour plot dari wetting time, waktu hancur, kerapuhan, kekerasan, jumlah obat yang terlepas pada menit 1 dan dissolution efficiency menggunakan software Design Expert. Hasil menunjukkan variabel starch 1500 berpengaruh terhadap peningkatan wetting time, waktu hancur dan pelepasan obat. Peningkatan manitol meningkatkan mutu rasa dan kekerasan, serta menurunakan wetting time, waktu hancur dan kerapuhan. Avicel PH 102 dapat membantu proses wicking sehingga menurunkan waktu hancur. Interaksi antara manitol dan avicel PH 102, starch 1500 dan avicel PH 102 serta interaksi antara ketiga variabel menurunkan wetting time dan pelepasan obat. Diperoleh formula optimum fast disintegrating tablet cetirizine dalam kompleks inklusi ?–siklodekstrin dengan kombinasi komponen starch 1500 : 0 mg, manitol : 103,218 mg, avicel PH 102 : 11,782 mg.
UJI EFEKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KATUK (SAUROPUS ADROGYNUS (L) MERR) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) Retna Parica Lanipi; Lukman Hardia; Nuhidayah Sarifuddin
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i1.1735

Abstract

Daun katuk adalah daun yang memiliki kandungan kimia seperti flavonoid, saponin, dan polifenol, yang diduga mempunyai efek dalam menurunkan kadar kolesterol darah, oleh karena itu telah dilakukan penelitian tentang uji efektivitas antihiperkolesterolemia ekstrak etanol daun katuk (Sauropus adrogynus (L) Merr.) terhadap tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh ekstrak daun katuk terhadap penurunan kadar kolesterol total terhadap tikus putih jantan dan untuk menentukan dosis yang efektif yang dapat menurunkan kadar kolesterol total darah tikus putih jantan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik analisis sidik ragam (ANSIRA) pada taraf kepercayaan 95% yang menggunakan 25 ekor tikus putih jantanyang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan, tiap perlakuan terdiri dari 5 ekor tikus putih jantan. Kelompok 1 sebagai kelompok kontrol negatif yang diberi suspensi Na.CMC 0,5%, kelompok II sebagai kelompok kontrol positif yang diberi suspensi simvastatin, kelompok III, IV dan V diberi ekstrak daun katuk masing-masing dengan dosis 200 mg/kg BB, 400 mg/kg BB dan 600 mg/kg BB. Semua kelompok perlakuan diberi pakan tinggi kolesterol. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa variasi dosis ekstrak daun katuk memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol total darah tikus putih jantan. Berdasarkan uji lanjut (BNJ) diperoleh hasil bahwa ekstrak daun katuk yang efektif adalah 400 mg/kg BB
EFEK HIPOGLIKEMIK EKSTRAK ETANOL KAPUK RANDU (CEIBA PENTANDRA GAERTH) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA MENCIT Lukman Hardia; Nuhidayah Sarifuddin; Retna Parica Lanipi
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i1.1736

Abstract

Kapuk randu (Ceiba pentandra Gaerth.) secara turun temurun telah dipercaya dan digunakan oleh masyarakat Papua sebagai salah satu pengobatan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah sebagai obat bagi penderita Diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hipoglikemik ekstrak etanol biji kapuk randu (Ceiba pentandra Gaerth.) terhadap mencit jantan (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan hewan uji mencit jantan sebanyak 15 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan, tiap kelompok terdiri dari 3 ekor mencit jantan. Kelompok I diberi suspensi Na-CMC 1 % (kontrol negatif), kelompok II, III dan IV diberi ekstrak etanol biji kapuk randu masing-masing 10,5 mg/kg BB, 21 mg/kg BB, 42 mg/kg BB, dan kelompok V diberi tablet glibenklamid 0,433 mg/kg BB yang disuspensikan dengan Na-CMC 1% (kontrol positif). Pemberian dilakukan dengan cara peroral dengan volume pemberian 1 mL/30 g BB, dan pengukuran kadar glukosa darah dilakukan setelah jam ke-1, 2, 3, 4, dan 5 dengan menggunakan glukometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengukuran kadar glukosa darah mencit jantan pada kelompok I, II, III, IV dan V yaitu 19,59%, 50,43%, 64,43%, 65,31%, dan 54,33%. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji kapuk randu (Ceiba pentandra Gaerth.) terhadap mencit jantan (Mus musculus) tidak ada perbedaan efek dengan kontrol positif suspensi tablet glibenklamid 0,433 mg/kg BB sehingga memberikan efek hipoglikemik.
PENGARUH KONSENTRASI ASAM HIALURONAT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK COENZYM Q10 DALAM SISTEM NANOSTRUCTURE LIPID CARRIER (NLC) Nuhidayah Sarifuddin; Lukman Hardia
JURNAL ETNOFARMASI Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL ETNOFARMASI
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i1.1737

Abstract

Koenzim Q10, sering juga dikenal sebagai ubiquinone, koenzim Q10 atau Q10, larut dalam lipid dan secara alami terdapat pada tumbuhan, hewan, dan mitokondria. Coenzyme Q10 berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Asam hialuronat dikenal sebagai polimer hidrofilik yang berasal dari polisakarida yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan penetrasi perkutan dengan mengubah komposisi sel stratum korneum yang tersusun rapat untuk meningkatkan permeabilitas kulit. Nanoructured Lipid Carrier merupakan modifikasi dari sistem SLN yang terdiri dari campuran lipid padat dan cair (minyak), distabilkan dengan larutan surfaktan berair, merupakan salah satu metode untuk meningkatkan penetrasi obat melalui stratum korneum karena memiliki beberapa keunggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penambahan asam hialuronat terhadap karakteristik Nanostructure Lipid Carrier (NLC) sebagai anti aging. Pemeriksaan karakteristik meliputi organoletis, pH, ukuran partikel dan indeks polidispersitas dilakukan. Hasil pemeriksaan organoleptik koenzim NLC Q10-HA diperoleh warna jingga tua, konsistensi cair, bau khas lipid dan tekstur lembut. Hasil pengukuran pH sediaan berkisar antara 5,12-5,43. Hasil pengujian ukuran partikel berkisar antara 120-151 nm dan distribusi ukuran partikel berkisar antara 0,205-0,248.
Efficacy of Akway (Drymis sp.) Bark Extract in Restoring Hemoglobin Levels: A Preclinical Study in a Sodium Nitrite-Induced Anemia Mice Model Lukman Hardia; Fabanyo, Syahrul H.; Budiyanto, Angga Bayu; Muslihin, A. M.; Rossardy, Marzella Dea; Irwandi, Irwandi; Watora, Wahyuni
Farmasains : Jurnal Farmasi dan Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/farmasains.v11i1.44062

Abstract

The high prevalence of anemia prompted us to explore the potential of local herbs in Papua, Indonesia, which is known for its rich natural resources. In this study, we aim to conduct preclinical tests on anemia model test animals to validate the effectiveness of akway bark extract (ABE) as the basis for the development of effective and safe herbal antianemia drugs in the future. This study employs a quantitative analytical approach, utilizing an experimental design with a pre-posttest with a control group design. The research sample used 20 mice test animals, divided into 5 groups consisting of 4 animals each, namely: the control group (positive and negative), and the intervention group using ABE doses of 10, 30, and 50mg/kg. This study was approved by the Health Research Ethics Committee of STIFAR Makassar (Number: 299/EC.1.1.B/III/KEPK/2024). Data analysis showed that a 14-day intervention using ABE was able to increase Hb levels (D% = 52.00±27.13 [ABE dose 10mg/kg]; 49.72±7.86 [ABE dose 50mg/kg] and 42.82±12.75 [ABE dose 30mg/kg]) significantly (p<0.05) when compared with the negative control (D% = 4.54±5.14), but when compared with the positive control (D% = 52.57±10.85) the average increase in Hb levels was not significant (p>0.05). In conclusion, our study showed that mice of the anemia model, intervened using ABE at doses of 10, 30, and 50mg/kg once daily for 14 days, experienced increased Hb levels.
Evaluasi Kelengkapan Administrasi dan Farmasetik Resep di Apotek Kimia Farma A. Yani Kota Sorong Ernifan Ernifan; Lukman Hardia; Wahyuni Watora
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56679

Abstract

Abstrak Kelengkapan administrasi dan farmasetik pada resep merupakan tahapan penting dalam pelayanan kefarmasian untuk menjamin keselamatan pasien serta meminimalkan risiko medication error. Seiring dengan meningkatnya jumlah apotek di Indonesia, tuntutan terhadap mutu pelayanan kefarmasian juga semakin tinggi, khususnya dalam proses skrining resep. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan administrasi dan farmasetik resep di Apotek Kimia Farma A. Yani Kota Sorong pada periode Januari–Desember 2024. Sampel penelitian terdiri atas 370 lembar resep untuk evaluasi aspek administrasi dan 689 item obat untuk evaluasi aspek farmasetik. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung persentase kelengkapan masing-masing komponen yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh resep (100%) mencantumkan nama pasien, jenis kelamin (52,7%), umur (46,2%), berat badan pasien (11,1%), dan alamat pasien (9,7%). Pada aspek identitas dokter, sebanyak 97,5% resep mencantumkan nama dokter dan 100% mencantumkan alamat praktik, sedangkan nomor Surat Izin Praktik (SIP) hanya tercantum pada 11,1% resep dan nomor telepon dokter pada 4,6% resep. Tanggal penulisan resep ditemukan pada 97,8% resep. Dari aspek farmasetik, sebanyak 73,9% resep memenuhi kriteria kelengkapan. Seluruh item obat (100%) mencantumkan jumlah obat yang diresepkan, dan 97% mencantumkan aturan pakai. Namun demikian, hanya 59,9% item obat yang mencantumkan bentuk sediaan dan 38,8% yang mencantumkan kekuatan sediaan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa komponen telah terpenuhi dengan baik, masih terdapat kekurangan pada aspek administrasi dan farmasetik tertentu yang berpotensi meningkatkan risiko kesalahan pengobatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kepatuhan terhadap standar penulisan resep guna meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian. Kata kunci: aspek administrasi, aspek farmasetik, kelengkapan resep, medication error, pelayanan kefarmasian.
Co-Authors A. M. Muslihin Achmad Noerkhaerin Putra Adriyani E. G. Sitanggang Agus sangka pratama Akrom Akrom Akrom, Akrom Alyssa Mileta Aponno Angga Bayu Budianto Angga Bayu Budiyanto Angga Bayu Budiyanto Angga Bayu Budiyanto Angga Bayu Budiyanto Angga Bayu Budiyanto Anisa, Meilinda Arif Budi Setianto Arif Radhika Mentari Arni, Veni Zafi Assem, Vincentia Santy Astuti, Ratih Arum Aulia Mifthakul Jannah Azzahra Vivin Mahdiya Afandy Budianto, Angga Bayu Carmel Josuhua Paulus Darmayanti Tumpu Diah Wulandari Dian Nur Khofifah Dika Rahayu Dion Fahcrul Rozi Eka Savira Ni'ma Arfiani Erawati, Rika Ernifan Ernifan Eva Maya Sari Fabanyo, Syahrul H. Fajar Maulana fania, vikafania Gilda Fransiska Hikmahtul Putri Utami Ica Damayanti Ikhwan Dahlan Rais Inda Dwi Yanti Indah Amelia Rizky Indah Diah Ningrum Innal Saitis Innal Saitis Irene Eunike Tanod Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Irwandi Jannah, Aulia Mifthakul Justitia Cahyani Fadli Laela Hayu Nurani Lanipi, Retna Parica Lanipi, Retna Paricca Levina Virginia M Natsir Djide M. Yogi Riyantama Isjoni Mansyur Arief Marzella Dea Rossardy Meilinda Anisa Mika Tri Kumala Swandari Muh Ishar Difinubun Muh. Dahlan Wael Muslih Anwar Nanik Sulistyani Nanik Sulistyani Nazila Galela Nazla Wati Sanaky Ningrum, Indah Diah Nuhidayah Sarifuddin Nuhidayah Sarifuddin Nur ‘Azah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurul Maghfirah1 Nurwahyuni Paulus, Johan Kartino Prasasti Bintarum Pratama, Agus Sangka putri puspitawati, devyana Rahayu, Dika Rasi Fitri Yanti Tuasikal Retna Parica Lanipi Retna Parica Lanipi Retna Paricca Lanipi Risanyel Elsan Tuturop Rizqi Fadil Nadila SALIM, MUH.AGUS Sanaky, Nazla Wati Sarifuddin, Nuhidayah Selfiana Iek Serlin Marsela Sintya Sari Dwi Kusumaningrum Siska Siska Siti Fatma Z.F. Siti Rahmadani Sitti Hadija Samual Sun, Suny Syahrul H. Fabanyo Titiek Hidayati Titiek Suhardi Haripurnomo Kushadiwijaya Hidayati Tuasikal, Rasi Fitri Yanti Tunnazilah, Nurhikmah Tutuhatunewa, Priscillia Ryani ulandari, clarista windi Umpain, Agnes Nesa Vincentia Santy Assem Wa Ode Nurwahida Wahyuni Watora Wasaraka, Fadila Alfiah Wiwik Triyani Wiwik Wiwik, Wiwik Triyani Wiwit Ayu Fitrianti Yapsenang, Amar Jansen Yuniatri, Nur Khusna Yusnita La Goa Zf, Siti Fatma