Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Simulasi Resusitasi Jantung Paru Terhadap Kemampuan Penatalaksanaan Resusitasi Jantung Paru Anggota Brimob Kusumawati, Prima Dewi; Jaya, Adetya Wahyu Dwi
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 9 No 04 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Desember 2019
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.398 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v9i04.355

Abstract

Introduction: Lack of community's ability to do first aid to victims who experience cardiac arrest is due to the short of knowledge that is owned by the community, especially about how to perform lung heart resuscitation so that the death rate due to cardiac arrest increases. Objective: The aim of the study was to determine the effectiveness of the simulation of pulmonary resuscitation on the ability to manage pulmonary resuscitation in Brigade Mobile Members. Method: The study design was pre-experimental with a one-group pre post test approach. Respondents were taken by accidental sampling technique. The population of all members of Brigade Mobile in Company 1 Battalion C Pioneer of Brigade Mobile Unit of Regional Police East Java as many as 100 people, a sample of 25 respondents. Result: The results showed that all Brigade Mobile Members had the ability with the category of less skilled in performing pulmonary resuscitation before simulating 25 (100%) Respondents, almost all Brigade Mobile members had the ability with skilled categories in performing cardiac pulmonary resuscitation after simulation, which was 22 (88.0%). The results of data analysis showed that the significance level of p-value = 0,000. Conclusion: there was an effect on the simulation of Pulmonary Resuscitation on the ability to manage Pulmonary Resuscitation (RJP) of Brigade Mobile Members in Company 1 Battalion C Pioneer of Brigade Mobile Unit of East Java Regional Police. The more often simulations are carried out, the more skilled is the ability of Brigade Mobile members to carry out basic life support, because by providing simulations Brigade Mobile members not only can hear but also see firsthand the actions that can be taken when finding victims with cardiac arrest.
Edukasi Tanda - Tanda Bahaya Kehamilan sebagai Upaya untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu Hamil di Puskesmas Pegantenan Kabupaten Pamekasan Kusumawati, Prima Dewi; Koesnadi, Koesnadi; Indrawati, Iing Yuli
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1831

Abstract

Salah satu factor penyebab tingginya angka kematian ibu adalah komplikasi kehamilan yang bisa dideteksi melalui tanda bahaya kehamilan. Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang menunjukkan bahaya yang bisa terjadi selama kehamilan atau masa antenatal, yang jika tidak terdeteksi dapat menyebabkan kematian. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu hamil di Puskesmas Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Prosesnya dimulai dari membagikan leaflet kepada ibu hamil, sebelum itu terlebih dahulu diberikan pretest dan akan dilakukan post test setelah penyuluhan. Kegiatan ini yang diikuti oleh 10 ibu hamil. Hasil penyuluhan didapatkan Sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 2 ibu hamil (20%) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan menjadi 10 ibu hamil (100%) dengan penegtahuan Baik.
Kemampuan dalam Kualitas Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Moh. Anwar Kabupaten Sumenep Kusumawati, Prima Dewi; Maria, Iva Jaya; Sutrisno, Vivi Koernia Waty
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.1980

Abstract

Penilaian pasien terhadap pelayanan petugas kesehatan bersumber dari pengalaman pasien. Aspek pengalaman pasien dapat diartikan sebagai suatu perlakuan atau tindakan dari perawatan yang sedang atau pernah dijalani, dirasakan dan ditanggung oleh seseorang yang menggunakan pelayanan kesehatan. Dalam penugasan residensi penulis telah menulis berbagai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari kemampuan dalam kualitas pelayanan rawat jalan di RSUD Moh. Anwar Kabupaten Sumenep. Yang mana dalam studi tersebut terdapat beberapa strategi dalam meningkatkan penanganan pelayanan kesehatan pada pasien. Berdasarkan kondisi diatas maka penulis ingin menerapkan kemampuan dalam kualitas pelayanan rawat jalan di RSUD Moh. Anwar Kabupaten Sumenep. Peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit memerlukan upaya yang terencana dan berkelanjutan. Langkah-langkah seperti penyusunan SOP, pembuatan angket evaluasi, serta pemantauan rutin terhadap kualitas pelayanan menjadi bagian integral dari upaya tersebut. Dengan adanya SOP yang jelas dan terstruktur, setiap kegiatan di Rumah Sakit dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, mengurangi risiko kesalahan, dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Sementara itu, angket evaluasi menjadi sarana penting untuk mengumpulkan masukan dan tanggapan dari pasien, pengunjung, dan karyawan Rumah Sakit. Hasil angket tersebut menjadi pijakan untuk mengidentifikasi kelemahan dan perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Selain itu, pentingnya peran supervisor atau manajer dalam mengawasi dan mendorong pelaksanaan kegiatan rutin. Supervisi yang dilakukan secara teratur dapat membantu memantau kinerja karyawan, memberikan umpan balik, serta memberikan dukungan dan bimbingan bagi karyawan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Selain itu, penggantian atau perbaikan sarana dan prasarana yang kurang layak juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Pengaruh mengonsumsi teh daun kelor (moringa oleifera lam) terhadap penurunan kadar glukosa darah dan kadar kolesterol pada individu obesitas Irwandi, Irwandi; Suhita, Byba Melda; Kusumawati, Prima Dewi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 6 (2024): Volume 18 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i6.459

Abstract

Background: Obesity is often associated with metabolic diseases such as type 2 diabetes mellitus (DM), hypercholesterolemia, and increases the risk of cardiovascular disease. The use of pharmacotherapy drugs is often used, but can cause side effects. Alternative therapies are needed using traditional medicinal plants. Moringa leaves have great potential as a source of nutrition, natural medicine, cosmetic industry, and environmental improvement. Moringa leaf extract (Moringa oleifera) has antihyperglycemic activity by inhibiting the glucosidase enzyme found in the small intestine which causes a decrease in the rate of carbohydrate digestion into monosaccharides that can be absorbed by the small intestine, thereby reducing postprandial hyperglycemia. Purpose: To know effectiveness of consuming Moringa leaf tea reduces blood glucose and cholesterol levels in obese individuals. Method: Quantitative research using a non-equivalent control group experimental design. The study was conducted on participants with diabetes mellitus and obesity at the Lunyuk District Health Center, Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara, which was carried out on December 13-26, 2023. The independent variable in this study was the provision of moringa leaf tea, while the dependent variables were blood glucose levels and cholesterol levels in obese individuals. The sampling technique used purposive sampling and the Slovin formula, obtained 100 participants who were divided into two groups, namely 50 participants in the intervention group and 50 participants in the control group. The intervention group was consuming moringa leaf tea and the control group that was not consuming moringa leaf tea was carried out for ten days. Statistical tests for univariate and bivariate data analysis used paired t-tests. Results: Consuming moringa leaf tea can reduce blood glucose levels. In the intervention group, blood glucose levels decreased from an average of 385.86 mg/dL at pre-test to 362.4 mg/dL at post-test. In the control group, there was an increase from 374.4 mg/dL at pre-test to 376.04 mg/dL at post-test. Consuming moringa leaf tea can reduce cholesterol levels. In the intervention group, average cholesterol levels decreased from 275.6 mg/dL to 261.58 mg/dL after consuming moringa leaf tea for ten days. In the control group, there was an increase from 268.22 mg/dL to 277.14 mg/dL. Conclusion: Consuming Moringa leaf tea has the potential as an additional therapy in the management of obesity, diabetes mellitus, and hypercholesterolemia. Suggestion: There is a need to increase education and socialization to the public regarding the benefits of Moringa leaf tea consumption, especially for people with diabetes mellitus and obesity through health campaigns using various media to increase awareness and understanding.   Keywords: Blood Glucose Levels; Cholesterol Levels; Moringa Leaf Tea; Obesity.   Pendahuluan: Obesitas sering terkait dengan penyakit metabolik seperti diabetes mellitus (DM) tipe 2, hiperkolesterolemia, dan meningkatkan risiko terhadap penyakit kardiovaskular. Penggunaan obat farmakoterapi sering digunakan, namun dapat menimbulkan efek samping. Diperlukan alternatif terapi dengan menggunakan tanaman obat tradisional. Daun kelor berpotensi besar sebagai sumber nutrisi, pengobatan alami, industri kosmetik, dan perbaikan lingkungan. Ekstrak daun moringa oleifera memiliki aktivitas anti-hiperglikemik dengan menghambat enzim glukosidase yang terdapat pada usus halus yang menyebabkan penurunan laju pencernaan karbohidrat menjadi monosakarida yang dapat diserap usus halus, sehingga menurunkan hiperglikemia postprandrial. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh mengonsumsi teh daun kelor terhadap penurunan kadar glukosa darah dan kolesterol pada individu obesitas. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain eksperimen non-equivalent control group. Penelitian dilakukan pada partisipan yang mempunyai diabetes mellitus dan obesitas di Puskesmas Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dilaksanakan pada 13-26 Desember 2023. Variabel independen dalam penelitian ini adalah mengonsumsi teh daun kelor, sedangkan variabel dependen yaitu kadar glukosa darah dan kadar kolesterol pada individu obesitas. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan rumus slovin, didapatkan sebanyak 100 partisipan, dibagi menjadi dua kelompok yakni 50 partisipan kelompok intervensi dan 50 partisipan kelompok kontrol. Kelompok intervensi mengonsumsi teh daun kelor, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan selama sepuluh hari. Analisa data univariat dan bivariate uji statistik menggunakan uji paired t-test. Hasil: Mengonsumsi teh daun kelor pada individu obesitas menurunkan kadar glukosa darah kelompok intervensi, kadar glukosa darah menurun dari rata-rata 385.86 mg/dL pada pre-test menjadi 362.4 mg/dL saat post-test. Kelompok kontrol mengalami peningkatan dari 374.4 mg/dL pada pre-test menjadi 376.04 mg/dL saat post-test. Mengonsumsi teh daun kelor pada individu obesitas dapat menurunkan kadar kolesterol. Kelompok intervensi, rata-rata kadar kolesterol menurun dari 275.6 mg/dL menjadi 261.58 mg/dL setelah konsumsi teh daun kelor selama sepuluh hari. Kelompok kontrol menunjukkan peningkatan dari 268.22 mg/dL menjadi 277.14 mg/dL. Simpulan: Teh daun kelor memiliki potensi sebagai terapi tambahan dalam manajemen obesitas, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia. Saran: Perlu adanya peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat teh daun kelor, terutama bagi penderita diabetes melitus dan obesitas melalui kampanye kesehatan menggunakan berbagai media untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman.   Kata Kunci: Kadar Glukosa Darah; Kadar Kolesterol; Obesitas; Teh Daun Kelor.
Implementation of Patient Dissatisfaction among Outpatient at Muslimat General Hospital, Ponorogo, East Java Sulasiyah, Siti; Katmini; Kusumawati, Prima Dewi
Journal of Health Policy and Management Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejhpm.2024.09.01.09

Abstract

Background: Patient satisfaction is the result of the patient's assessment of health services by comparing what is expected in accordance with the reality of health services received in a hospital health setting. This study aimed to determine the dissatisfaction of outpatients at Muslimat General Hospital, Ponorogo, East Java. Subjects and Method: This was a qualitative study, with in-depth interviews with informants. Discussions and interviews were conducted in the community within Muslimat General Hospital, Ponorogo, East Java, Indonesia. A total of 10 outpatient patient were included in this study. The outpatient patient was interviewed in August to September 2022. The transcribed data were analyzed using content analysis. Results: The distribution of informants based on Responsiveness obtained data from Responsive Officers in handling patient complaints in the area as many as 10 informants (100%) were satisfied while the waiting time was not too long as many as 7 informants (70%) were satisfied while those who felt dissatisfied were 3 informants (30%) informants based on Assurance data obtained. Officers provided information about the patient's disease and experts at work as many as 10 informants (100%) were satisfied. The distribution of informants based on Empathy obtained data. Officers always maintain good communication with patients and officers are able to provide comfort to patients as many as 10 informants (100%) are satisfied. The distribution of informants based on Tangibles obtained data The place was clean and comfortable as many as 7 informants (70%) who were satisfied while those who felt dissatisfied were 3 informants (30%) while the Completeness of the tools used for examination were 8 informants (80%) who were satisfied while who were dissatisfied as many as 2 informants (20%). Conclussion: Outpatients are satisfied with the service, the waiting time is not too long, and feel that the staff always maintains good communication with patients. Keywords: reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangibles. Correspondence: Katmini. Strada Institute of Health Sciences, Kediri, Indonesia. Jl. In Panjaitan, Siman, East Java. Email: katminitini@gmail.com. Mobile: +62 823-3466-2921.
Assessing the Effectiveness of Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) Programs in Reducing Anxiety and Depression in Chronic Illness Patients Kusumawati, Prima Dewi; Anshoriyah, Sofiyatul; Siokain, Delvy Mardvin; Fernandez, Fransisca Debby Christine; Nurhidayati, Wa Ode
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 2 (2025): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i2.1228

Abstract

The objective of the present study was to evaluate the efficacy of a mindfulness-based stress reduction (MBSR) program in mitigating anxiety and depression levels in patients suffering from chronic illnesses. To this end, qualitative research techniques were employed, encompassing in-depth interviews and participant observation, in order to gather data from a cohort of twelve patients who had engaged in the MBSR program for a duration of 8 weeks at Sam Marie Clinic.Thematic analysis was subsequently implemented for the purpose of data analysis. Findings indicated that the MBSR program effectively reduced anxiety and depression levels by fostering heightened self-awareness, acceptance of emotions, and effective stress management.The study's findings offer crucial insights for the advancement of mindfulness-based psychosocial interventions in chronic disease patient care.
ANALISIS DAMPAK STIGMA TERHADAP PENYAKIT MENTAL DAN UPAYA PENGURANGANNYA DI MASYARAKAT Kusumawati, Prima Dewi; Arlia, Arlia; Abdal, Fitriani; Agustini, Aat; Kurniawan, Wawan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.10353

Abstract

Stigma terhadap penyakit mental merupakan salah satu hambatan utama dalam penanganan dan pemulihan pasien dengan gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak stigma terhadap penyakit mental di masyarakat dan mengidentifikasi upaya yang dapat dilakukan untuk menguranginya. Dengan menggunakan metode kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah (FGD) dengan individu yang mengalami gangguan mental, keluarga mereka, serta praktisi kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma berdampak negatif pada akses layanan kesehatan, integrasi sosial, dan kesejahteraan psikologis pasien. Upaya pengurangan stigma meliputi edukasi masyarakat, pelatihan bagi tenaga kesehatan, dan kampanye media. Studi ini memberikan wawasan penting untuk mendukung perubahan sosial yang inklusif bagi individu dengan penyakit mental.
PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP KESEHATAN IBU DAN BAYI SAAT MELAHIRKAN Kusumawati, Prima Dewi; Deivita, Yan; Winarningsih, Rahayu Arum; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Maidelwita, Yani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43582

Abstract

Lingkungan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan ibu dan bayi, terutama selama masa kehamilan hingga proses melahirkan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor lingkungan dengan kesehatan ibu dan bayi menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengkaji literatur yang relevan untuk mengidentifikasi tema utama terkait dampak sanitasi, polusi udara, akses terhadap fasilitas kesehatan, serta kualitas lingkungan binaan terhadap hasil kehamilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sanitasi yang buruk, seperti kurangnya akses air bersih dan pengelolaan limbah yang tidak memadai, meningkatkan risiko infeksi yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan. Polusi udara, terutama paparan partikel halus (PM2.5), dikaitkan dengan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah. Selain itu, keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan di daerah terpencil menghambat layanan prenatal yang esensial, sehingga meningkatkan risiko komplikasi saat melahirkan. Kualitas lingkungan binaan juga memainkan peran penting; rumah dengan ventilasi buruk dan minimnya ruang hijau dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental ibu hamil. Faktor sosial-ekonomi memperburuk dampak lingkungan negatif ini, terutama pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Artikel ini menekankan pentingnya intervensi berbasis kebijakan untuk meningkatkan sanitasi, mengurangi polusi udara, memperluas akses layanan kesehatan, dan menciptakan lingkungan binaan yang mendukung kesehatan ibu dan bayi. Dengan demikian, upaya multidisiplin diperlukan untuk memastikan hasil kehamilan yang lebih baik dan menurunkan angka morbiditas serta mortalitas ibu dan bayi.
Analysis of the Spread of Gripep and the Control of Its Symptoms in Indonesian Society Kusumawati, Prima Dewi; Kurniati, Ana; Putri, Elvina Triana; Amri, Choirul; Koesnadi, Koesnadi
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 2 (2025): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i2.1329

Abstract

This study investigates the emergence and impact of "Gripep," a term used in Indonesia to describe a combination of flu-like symptoms and psychosocial distress. Utilizing qualitative analysis, we explore the socio-cultural factors contributing to the spread of "Gripep" within Indonesian society. The research highlights the increasing prevalence of these symptoms, which manifest as heightened anxiety, depressive tendencies, and general unease. Through a comprehensive review of recent academic literature, expert interviews, and public health reports, we identify key influences such as urbanization, cultural practices, and mental health stigma that exacerbate the condition. The findings reveal significant challenges in healthcare management, underscoring the need for integrated care that addresses both physical and mental health aspects. Furthermore, the study evaluates current public health strategies aimed at controlling "Gripep," emphasizing the importance of culturally sensitive interventions. The results indicate that without timely detection and effective management, "Gripep" may lead to long-term health consequences, impacting individuals and communities. This research aims to inform policymakers and healthcare professionals, providing insights for the development of evidence-based interventions to combat this emerging public health challenge in Indonesia.
Efektivitas Kompres Air Garam Hangat Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Osteoatritis Di UPT PSTW Blitar Di Tulungagung Trisnawati, Nur Widya; Kusumawati, Prima Dewi
Journal of Health Science Community Vol. 1 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tingkat lansia banyak mengalami gangguan sistem muskuloskletal salah satunya osteoartritis dengan ditandai nyeri sendi sehingga akan menganggu kinerja bagian tubuh. Untuk mempertahankan kesehatan maka perlu adanya upaya-upaya baik yang bersifat perawatan, pengobatan farmakologis/non farmakologis, dan pola hidup sehat. Pengobatan secara non farmakologis misalnya kompres air garam hangat dan relaksasi nafas dalam.Terapi tersebut dapat merileksasikan otot-otot yang tegang sehingga mengurangi sensasi nyeri dan juga memberikan ketenangan/kenyamanan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas kompres air garam hangat dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia dengan osteoatritis di UPT PSTW Blitar di Tulungagung. Desain pada penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan pendekatan Randomized Two Groups Design,Posttest Only.Sampel diambil menggunakan Simple Random Sampling pada 26 Desember sampai 30 Desember 2019. Sampel sebanyak 36 responden dan dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu 18 responden kelompok kompres air garam hangat dan 18 responden kelompok relaksasi nafas dalam. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi. Hasil uji Mann-Whitney diketahui bahwa nilai rata-rata nyeri pada responden yang diberikan terapi kompres air garam hangat yaitu 14,50 dan nilai rata-rata nyeri pada responden yang diberikan terapi relaksasi nafas dalam yaitu 22,50 . Sedangkan untuk nilai P value = 0,022 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara terapi kompres air garam hangat dan relaksasi nafas dalam, dimana teknik kompres air garam hangat lebih efektif terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia. Melakukan kompres air garam hangat secara rutin dapat mengurangi rasa nyeri pada persendian dan memberikan perasaan nyaman pada tubuh
Co-Authors A, Chevy Herli Sumerli Aat Agustini Adani Dinanhashfi Hersariti Afelina Krissinta Rahayu Putri Agus Sucipto Ajeng Rahardyani Hersariti Alfian Fawzi Ambarsari, Fifin Aning Laorani Anna Anggraeni, Novita Anshoriyah, Sofiyatul Ardi Bastian Ardilla Oktaviana Arlia Arlia Asbath Asih Pusparin Asih Puspitasari Asmaul Khusna Asnuddin, Asnuddin Atik Setiawan Wahyuningsih Betharia Mardiyani Billy Anoraga, Aditya Byba Melda Suhita Byba Melda Suhita Candra Wahyuni Choirul Amri Chusnul Justati David Rhesy Saputrodewo Dedi Saifulah Deivita, Yan Delvy Mardvin Siokain Dewi Zuniawati Eli Sabrifha Elok Aqila Febriani Elok Aqila Febriani Eny Susilowati Fadli Fadli Fauzi, Ahmad Zil Ferdiana Azhar Fernandez, Fransisca Debby Christine Fitra Okta Damayanti Fitriani Abdal Fonnie Kuhu Hengky Irawan Heri Saputro Idana, Rindang Farihah Idawati, Candra Ikhlasiah, Marthia Ikko Ambar Noviana Indasah Indasah Indrawati, Iing Yuli Irwandi Irwandi Jamilatus Sholeha Jaya, Adetya Wahyu Dwi Joel Rey Ugsang Acob Joko Prasetyo Joko Sutrisno Joko Sutrisno Joko Sutrisno Kamesyworo, Kamesyworo Katmini Khasanah, Mutiara Khomsiyatin, Binti Ratna Koesnadi Koesnadi, Koesnadi Kurnia Sari, Dhita Kurniati, Ana La Joni Laorani, Aning Larasati, Nindya Cahya Maidelwita, Yani Maria, Iva Jaya Mendieta, Gaiska Mitakda, Esterlina Nafa Zunaidah Fahma Natalia Lisma Br Sembiring Nindya Cahya Larasati Ningsih, Eka Sarofah Nugroho, Budi Sulistiyo Nur Widya Trisnawati Nur Widya Trisnawati Nurhidayati, Wa Ode Nurwijayanti Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Pudyastuti, Rita Rena Puspitasari, Asih Putri, Elvina Triana Ragilia, Sepda Rahmania Ambarika Ratna Wardani Reni Nurhidayah Sabrifha, Eli Sahat Tua Naiboha, Beres Sepda Ragilia Sergio Rodrigues Soares Siti Komariyah Slamet Djoko Sunarko Soares, Sergio Rodrigues Sulasiyah, Siti Surahman Sukron Rosyadi Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Vivi Koernia Waty Trisnawati, Nur Widya Trisnawati, Nur Widya Venty Suryanti Wahyuni, Retno Dwi Wawan Kurniawan Weraman, Pius Wiji Astuti Winarningsih, Rahayu Arum Wing Wiryanto Waang Wing Wiryanto Waang Wiwit Azmi Lestari Yadnya, I Dewa Gede Sayang Adi Yammar Yan Deivita Yenny Puspitasari Yohanes Deo Fau Yuli Peristiowati, Yuli Yuly Peristiowati