Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengaruh Media Open the Box Berbasis Wordwall pada Mata Pelajaran PPKn untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII 5 SMPN 38 Palembang Athur, Fathur Al; Alfiandra, Alfiandra; Hasdawaty, Ervinna
Pancasila and Civics Education Journal Vol 3, No 3 (2024): PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL
Publisher : Pancasila and Civics Education Journal (PCEJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/pcej.v3i3.21459

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik yakni menggunakan media pembelajaran yang baik dan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII.5 di SMP Negeri 38 Palembang melalui penggunaan media pembelajaran open the box. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dari penelitian ini yakni peserta didik kelas VII.5 yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pada siklus 1 nilai rata-rata peserta didik yakni 66,11 dengan presentase ketuntasan sebesar 52,7% yaitu sebanyak 19 peserta didik yang tuntas dan 17 orang peserta didik yang tidak tuntas. Pada siklus 2 mengalami peningkatan 38,9% dibandingkan dengan siklus 1 sebelumnya. Nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus 2 yakni sebesar 81,38 dengan presentase ketuntasan 91,6% yaitu 33 orang peserta didik yang tuntas dan 3 orang peserta didik yang tidak tuntas.
Pendampingan Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah Bagi Guru Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Muara Enim Kurnisar, Kurnisar; Alfiandra, Alfiandra; Camellia, Camellia; Fadillah, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v4i2.2521

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian guru sebagai tenaga profesional adalah dengan pendampingan keterampilan menulis dan publikasi karya ilmiah. Program ini bertujuan untuk menciptakan budaya penelitian yang lebih kuat di lingkungan sekolah dengan mengatasi tantangan yang dihadapi guru dalam menulis dan menerbitkan karya tulis ilmiah. Kegiatan pendampingan penulisan dan publikasi karya ilmiah bagi guru Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Muara Enim merupakan langkah strategis menuju peningkatan kinerja akademik dan profesionalisme mereka. Kegiatan pengabdian dilakukan secara tatap muka dan tatap maya. Berdasarkan hasil pemetaan awal pemahaman guru dan setelah pendampingan, didapatkan bahwa kegiatan pengabdian ini memberikan peningkatan pengetahuan dan pemahaman bagi guru tentang cara menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Selain itu, para guru juga berhasil menghasilkan karya ilmiah berupa artikel hasil penelitian tindakan kelas yang pernah mereka lakukan untuk diterbitkan pada jurnal terakreditasi. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan untuk memastikan dampak jangka panjang dalam peningkatan kompetensi literasi ilmiah para guru. Evaluasi berkelanjutan juga direncanakan untuk mengukur sejauh mana para guru mampu menerapkan keterampilan ini dalam praktik profesional mereka. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DESAIN PEMBELAJARAN BERORIENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILL(HOTS) BAGI GURU-GURU MGMP IPS KABUPATEN OGAN ILIR Safitri, Sani; Hasmidyani, Dwi; Sair, Alian; Fatimah, Siti; Alfiandra, Alfiandra; Tiara, Dina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.435 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v6i1.4044

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi mayoritas guru masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai bagaimana merancang pembelajaran yang berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS) . Berdasarkan analisis situasi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain Pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS). Metode dan bentuk kegiatan pengabdian berupa pendampingan dengan 3 langkah kegiatan yaitu pertama ; pelatihan terbimbing peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang desain pembelajaran berorientasi HOTS (konsep, prinsip, karakteristik pembelajaran) , kedua ; simulasi pembuatan desain pembelajaran berorientasi HOTS, ketiga observasi dan evaluasi produk desain pembelajaran berorientasi HOTS. Setelah dilaksanakan kegiatan pendampingan pembuatan rancangan pembelajaran berorientasi HOTS dan hasil observasi terhadap produk kegiatan disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang desain pembelajaran berorientasi HOTS yang ditandai hal sebagai berikut: pertama, guru-guru MGMP IPS peserta pelatihan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang rancangan pembelajaran berorientasi HOTS. Perbandingan hasil pre test an post test menunjukkan peningkatan yang signifikan, kedua guru-guru MGMP IPS peserta pelatihan sudah mampu membuat desain pembelajaran berorientasi HOTS yang diawali dengan analisis KD, menentukan target pengetahuan dan keterampilan, merumuskan indikator dan tujuan pembelajaran yang berorientasi HOTS, dan menuliskan langkah- langkah pembelajaran yang didalamnya tergambar aktivitas yang memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berfikir tingkat tinggi (HOTS) ketiga guru-guru MGMP IPS peserta pelatihan sudah mampu membuat soal berorientasi HOTS.
PELATIHAN PEMBUATAN DESAIN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DESIGN THINKING BAGI GURU MGMP IPS KABUPATEN OGAN ILIR Safitri, Sani; Fatimah, Siti; Hasmidyanoi, Dwi; Alfiandra, Alfiandra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2023): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v6i4.6107

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi masih banyak guru-guru yang belum memahami tentang bagaimana mendesain  pembelajaran  menggunakan pendekatan design thinking dalam rangka mewujudkan merdeka belajar kurikulum merdeka. Berangkat dari analisis situasi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan guru dalam mendesain  pembelajaran dengan pendekatan design thinking dalam merdeka belajar pada kurikulum merdeka. Metode dan bentuk kegiatan meliputi 3 langkah kegiatan yaitu pertama ; Pelatihan Peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang pendekatan design thinking (kajian teori, langkah kerja design thinking : empathize, devine, ideate, prototipe, test, aspek dimensi,  strategi, desain  dan  model evaluasi). kedua ; Simulasi  pembuatan  desain pembelajarn dengan  pendekatan design thinking, ketiga ; Observasi dan evaluasi produk desain pembelajar  dengan  pendekatan design thinking. Yang menjadi sasaran kegiatan pembinaan dan pelatihan ini adalah guru-guru  IPS Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berjumlah 20 orang yang tergabung dalam Musyawarah Guru MGMP Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kabupaten Ogan Ilir. Hasil kegiatan pembinaan dan pelatihan menyimpulkan guru guru peserta pelatihan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang desain pembelajaran dengan pendekatan desain thinking. Perbandingan hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan yang signifikan  dengan nilai n gain sebesar 62,56%  (kategori cukup efektif). Hasil observasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat peserta pelatihan, sudah mampu mengintegrasikan  langkah langkah design thinking yang meliputi emphatize, devine, ideate, prototipe, dan test.
Pendampingan Pembuatan Desain Pembelajaran Berdiferensiasi pada Program Merdeka Belajar Bagi Guru MGMP Sejarah SMA Kabupaten Ogan Ilir Safitri, Sani; Farida, Farida; Suhendi, Didi; Alfiandra, Alfiandra
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17104

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi mayoritas guru masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai bagaimana merancang pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka meujudkan merdeka belajar kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain pembelajaran berdiferensiasi. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian sesuai dengan tujuan kegiatan meliputi 3 langkah kegiatan, yaitu pertama; pelatihan terbimbing  peningkatan pengetahuan  dan pemahaman guru tentang pembelajaran berdiferensiasi (konsep, prinsip, karakteristik pembelajaran), dan desain pembelajaran berdiferensiasi, kedua; simulasi pembuatan desain pembelajaran berdiferensiasi, ketiga; observasi dan evaluasi  dan presentasi produk desain pembelajaran berdiferensiasi. Yang menjadi sasaran kegiatan pembinaan dan pelatihan ini adalah guru-guru Sejarah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran  Sejarah SMA Kabupaten Ogan Ilir. Target dari pelaksanaaan PPM ini adalah peserta pembinaan dan pelatihan mampu merancang pembelajaran berdiferensiasi sebagai upaya perbaikan dan peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Hasil kegiatan pembinaan dan pelatihan menyimpulkan guru peserta pelatihan dan pendampingan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang desain pembelajaran berdiferensiasi. Perbandingan hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan yang signifikan  dengan nilai n gain sebesar 63 % (kategori cukup efektif).  Hasil observasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat, sebagian besar (94,11 persen)  peserta pelatihan sudah mampu mengintegarasikan aspek aspek  desain pembelajaran berdiferensiasi (konten, proses, produk dan lingkungan belajar) dalam desain pembelajaran yang dibuat. Peserta pelatihan juga mampu membuat instrumen untuk mengetahui profil peserta didik  yang meliputi minat  belajar, kemampuan belajar, kesiapan belajar, dan  modalitas/gaya belajar sebagai hal penting dilakukan dalam  merancang pembelajaran berdiferensiasi.
Pelatihan Pembuatan Desain Pembelajaran dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Untuk Mengembangkan Kompetensi Pedagogik Guru MGMP PPKn SMP Kabupaten Ogan Komering Ilir Alfiandra, Alfiandra; Dianti, Puspa; Fatihah, Husnul; Safitri, Sani
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17075

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini berangkat dari analisis situasi yang mengidentifikasi mayoritas guru masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai bagaimana merancang pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT) dalam rangka meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Kegiatan PPM  ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain  Pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT). Metode dan bentuk kegiatan pengabdian sesuai dengan  tujuan kegiatan meliputi 3 langkah kegiatan yaitu pertama; pelatihan terbimbing peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching  (konsep, prinsip, karakteristik pembelajaran) dan desain  pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching, kedua; simulasi  pembuatan  desain  pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching, ketiga observasi dan evaluasi  dan presentasi produk desain pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching Yang menjadi sasaran kegiatan pembinaan dan pelatihan ini adalah guru-guru PPKn Sekolah Menengah Atas (SMP) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran  PPKn SMP Kabupaten Ogan Ilir. Target dari pelaksanaaan PPM ini adalah peserta pembinaan dan pelatihan mampu merancang pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT) sebagai upaya perbaikan dan peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Hasil kegiatan pembinaan dan pelatihan menyimpulkan guru peserta pelatihan dan pendampingan sudah mememilki pengetahuan yang baik tentang desain pembelajaran dengan pendekatan culturally Responsive Teaching (CRT). Perbandingan hasil pre test dan post test menunjukkan peningkatan yang signifikan  dari 63 menjadi 89,4 dengan nilai n gain sebesar 0,7135 kategori cukup efektif. Hasil observasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat, menunjukkan untuk 17 item indikator karakteristik desain pembelajaran dengan  pendekatan CRT  didapat rerata skor sebesar 4.68 (rentangan skor min 1 maksimal. Artinya peserta sudah bisa mengintegrasikan pendekatan CRT pada produk Modul Ajar yang dibuat  dengan sangat baik
Implementasi model controversial issue dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Alfiandra, Alfiandra; Safitri, Sani; Dianti, Puspa
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.585 KB) | DOI: 10.21831/jc.v15i1.17281

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan efektifitas model pembelajaran controversial issue dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Universitas Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) sebanyak tiga siklus dimana setiap siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran controversial issue dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Peningkatan kemampuan berfikir kritis tersebut terlihat pada keterampilan mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah, mendefinisikan masalah, mengeksplorasi masalah, mengevaluasi dan mengintegrasikan berbagai macam solusi menjadi suatu jawaban yang komprehensif terhadap suatu permasalahan.--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------This article tries to reveal the effectiveness of controversial issue based teaching model to increase students' critical thinking skills at Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Universitas Sriwijaya. It was a classroom action research with three cycles, each of which consists of planing, observation, evaluation and reflection. The results reveal that the implementation of controversial issue based teaching model can increase students' critical thinking skills in Citizenship Education Program. This increasing of critical thinking skills was indicated by the skills to identify problem, to define problem, to explore problem, to evaluate, and to integrate any kinds of solutions in order to comprehend the problem.
Analisis nilai-nilai dalam Undang-Undang Simbur pada masyarakat Ogan Ilir Husna, Asmaul; Alfiandra, Alfiandra; Waluyati, Sri Artati
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.993 KB) | DOI: 10.21831/jc.v16i1.19237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-undang Simbur Cahaya yang masih diamalkan masyarakat Sakatiga Kecamatan Indralaya. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling dengan jumlah informan sebanyak enam orang yang terdiri dari masyarakat Desa Sakatiga dan dua informan pendukung dari Kesultanan Palembang Darussalam dan Budayawan Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Uji keabsahan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji credibility, uji transferability, uji dependability, dan uji confirmability. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-undang Simbur Cahaya yang masih diamalkan oleh masyarakat yaitu nilai religius atau agama, nilai moral/etika, nilai sosial, dan nilai politik.------------------------------------------------------------------------------------------------------------The research purpose to know the values of containing in the Simbur Cahaya constitution still be practiced by Sakatiga. The sample is got by using the purposive sampling technique and snowball sampling with the amount of information was six-person that be consists of the people from Sakatiga and two the supporting information from Palembang Darussalam Sultanate and Cultural Palembang. The valid test is done in this researched was the credibility test, transferability, dependability, and confirmability test. The technique collecting of data be used was documentation, interview, and observation. Then the technique analysis of data that be used reduced of data, presentation of data, verification of data. Based on the result of analyzing data and discussion could know that values of containing in the Simbur Cahaya Constitution still be practiced by Sakatiga people in the Indralaya subdistrict that religion value, moral value/ethic, social value, and politic value.
Pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan multikultural Chotimah, Umi; Alfiandra, Alfiandra; Faisal, Emil El; Sulkipani, Sulkipani; Camelia, Camelia; Arpannudin, Iqbal
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.32 KB) | DOI: 10.21831/jc.v15i1.17288

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat dalam memperkuat integrasi nasional melalui pendidikan multikultural. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat dalam adat pernikahan kelima suku tersebut secara umum terdiri dari nilai ketuhanan, persatuan, dan kerakyatan yang tercermin dalam prosesi sebelum pernikahan, saat pernikahan, dan setelah pernikahan. Dengan demikian, nilai-nilai kearifan lokal masyarakat tersebut pada dasarnya merupakan nilai-nilai yang secara umum terdapat di setiap daerah yang dapat memperkuat integrasi nasional.-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------This article was aimed at identifying and integrating local wisdom values fostering national integration through multicultural education. It was a qualitative research with case study as its method. Local wisdom values embedded in the all of five tribes' marriage are the believe in God, Humanity, unity, and democracy. In other words, these local wisdom are in common among society members and can enhance national integration.
Pembinaan dan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Bagi Guru Camellia, Camellia; Alfiandra, Alfiandra; Sulkipani, Sulkipani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v1i2.1394

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membina dan melatih guru-guru dalam membuat karya tulis ilmiah. Sasaran dalam kegiatan pengabdian adalah guru-guru di Sekolah Menengah Pertama di kota Palembang yang berjumlah 27 orang. Kegiatan pengabdian diawali dengan pemberian soal pretest untuk mengukur pengetahuan guru tentang penulisan karya ilmiah dan diakhiri dengan post test serta pembimbingan pembuatan karya ilmiah hasil ptk guru. Hasil penelitian ini menunjukkan pada saat tes awal peserta yang mendapatkan nilai ≥ 50 sebanyak 2 orang atau sebesar 7.4 %. Setelah diadakan pelatihan hasil tes akhir peserta menunjukkan 10 orang peserta yang mendapatkan nilai ≥ 50 atau sebesar 37 %, artinya terdapat peningkatan sebesar 29, 6 %. Hal ini tidak lepas dari dukungan pihak sekolah, pemerintah, guru-guru dan para penyelenggara kegiatan yang berperan agar para guru-guru dapat membuat karya ilmiah.
Co-Authors Afifah, Muna Agustin, Salsa Ahmad Fauzan Al-Athur, Fathur Alfayyad, Syahriza Angelia, Winda Anitasya, Erica Aprillia, Della Arpannudin, Iqbal Arviansyah, Muhammad Reza Aryansyah, Ryan Asmaul Husna Asri asri Athur, Fathur Al Ayu Wulandari Azizah, Icha Mutiara Cahyani, Olga Indah Camelia, Camelia Camellia Camellia, Camellia Darmawan, Bagus Diana, Cahya Didi Suhendi, Didi Dwiana, Endang Edwin Nurdiansyah, Edwin eka rahmawati el faisal, emil Emil El Faisal, Emil El Fadhillah, Annisa Nur Farida Farida Fathi, Muhammad Naufal Al Feri Kurniawan Fidella, Syifa Claresta Firli, M. Robi Furwanti, Intan Gempita, Lisa Elizka Hafiz, M.Arief Al Handoko, Sidik Hardyanti, Dini Hasdawaty, Ervinna Hasmidyani, Dwi Hasmidyanoi, Dwi Husnul Fatihah, Husnul Iksan, Khukuh Maftuh Imawati, Sri Ivena, Nadya Jaenuddin, Riswan Jesan, Sesilia Mutiara Jhon, Linda Julia Julia Julianti, Icha Kurnisar Kurnisar Kusuma, Ana Dwi Latama, Arfah Linda, Aulia Nova Mariyani, Mariyani Mentari, Ana Muniarti, Sepertia Rita Murniati, Sepertia Rita Nuraini Nuraini Nurul fadillah, Nurul Oktario, Alga Oktavia, Sindi Parianda, Putria Juni Pendo, Erisa Ramona Pragista, Cindy Aisyah Purnasari, Fitri Okta Puspa Dianti, Puspa Puspitasary, Mutiara Putra, Alfariza Dwi Mandala Qonita, Hanifah Rafindo, Yanuar Rahayu, Suci Sri Rahma, Fazilla Akmalia Rahmawati, Nissa RANI RANI, RANI Restaviana, Imanda Restaviana Reza, Intan Mei Rini Setyowati, Rini Rohmah, Dwi Indah Ayu Rohman Rohman Saffitri, Saffitri SAFITRI, SANI Sair, Alian Santayuda, Indra Saputra, Mejika Adi Sari, Jumiati Sari, Laudya Okta Permata Shianita, Erlin Tri Apri Siti Fatimah Sonada, Rilda Sonia , Bella Sri Artati Waluyati, Sri Artati Sulkipani Sulkipani, Sulkipani Sundari, Nona Sutradevi, Wayan Helen Suwitri, Endang Syamsiar, Syamsiar Tiara, Dina Tirandini, Erliana Ubaidillah, Amin Umi Chotimah Yustita, Puteri Intan Damai Zahra Alwi, Zahra