Claim Missing Document
Check
Articles

Optimization Of Potassium Extraction Method From Corncob Waste (Zea Mays L.) Using Aquadest Zuhairiah Nasution; Nora Susanti; Predy Fernandes Sihaloho
Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST) Vol. 8 No. 1 (2025): JANUARY 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ijcst.v8i1.68677

Abstract

The purpose of this study was to determine the optimal extraction method of potassium from corn cobs in semibatch and batch. In this research, semibatch maceration is a leaching process used to obtain the time needed for the solvent to absorb alkali in corn cob ash. While the batch system maceration is a leaching process used to obtain the amount of time needed for the solvent to reach saturation point. Data collection techniques in this research are: sample preparation and drying of corn cobs, corn cobs pyrolysis, semibatch and batch maceration of corn cobs ash, and determination of alkali content by titration method. From the results, it can be concluded that corn cobss have the potential to be used as a source of alkali because the potassium (K) content in corn cob ash is 25.78%. The moisture content and yield of corn cob ash were 77.5% and 17%, respectively. The saturated solvent time for semibatch maceration was 3.5 days, while for batch maceration it was 12 days. Where at consecutive ratios of 1 gram/25 mL; 2 grams/25 mL; 3 grams/25 mL; and 4 grams/25 mL each had concentration values that still increased from 0.112 N to 0.9672 N; 0.223 N to 3.2364 N; 0.3348 N to 2.0646 N; and 0.558N to 3.6828 N. The highest alkali yield was obtained at a corn cob ash/solvent ratio of 1 gram/25 mL, which was 20.15%.
Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Cair di Desa Karang Anyar Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Nasution, Zuhairiah; Faradilla, Putri; Dalimunthe, Makharany; Sihombing, Junifa Layla
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences - Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpkmt.v6i3.230

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mitra, yaitu warga Desa Karang Anyar, terkait pengelolaan limbah organik rumah tangga. Limbah diolah menjadi produk yang bermanfaat dan mitra dilatih keterampilannya dalam pembuatan pupuk organik cair. Metode pelaksanaan kegiatan PKM ini adalah sosialisasi berupa edukasi tentang pengelolaan dan pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair serta praktek langsung pembuatan pupuk organik cair. Berdasarkan penilaian yang dilakukan terhadap jawaban pre-test dan post-test yang diberikan kepada kelompok mitra, diketahui bahwa  kegiatan ini meningkatkan pengetahuan kelompok mitra pada aspek wawasan tentang tata cara mengelola limbah rumah tangga dengan baik sebesar 82,3% dan pengetahuan tentang pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair meningkat sebesar 70,8%.
PENDAMPINGAN DESA MANDIRI PEDULI GAMBUT DI SUMATERA UTARA Sudibyo, Mufti; Syarifuddin, Syarifuddin; Prastowo, Puji; Eddiyanto, Eddiyanto; Sihite, Onggal; Syahputra, Ricky Andi; hutahaean, Harvei Desmon; Nasution, Zuhairiah; Nst, Mutiara Agustina
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i3.61372

Abstract

The Peatland Care Independent Village (DMPG) program in North Sumatra, implemented in 2024, was designed to enhance environmental quality, protect, and sustainably manage peatland ecosystems. The program involved structured community engagement through various stages, including the recruitment of community facilitators, technical training, the establishment of peatland ecosystem task forces, the development of community activity plans (RKM), and the implementation and presentation of these plans. It was carried out in 12 villages across four districts in North Sumatra. Activities focused on local economic development, such as crop and livestock farming, handicraft production, and capacity building for the community. The stages of the DMPG program are implemented simultaneously and continuously, involving all levels of society and monitored by the university and a delegation from the Ministry of Environment and Forestry. At the end of the program, an evaluation was conducted to measure the impact on the quality of the peatland environment and the economic improvement of the communities in the 12 target villages. The results showed significant improvements in the environmental quality of peatland areas and local economic growth. A survey conducted across 12 villages revealed that 10 villages considered the program highly beneficial in improving the environmental quality of peatland areas, while 2 villages found it beneficial. Regarding economic benefits, 8 villages reported significant improvements in local economies, and 4 villages reported moderate benefits. The program successfully raised community awareness of the importance of peatland conservation and fostered an effective collaborative model involving universities, government agencies, and local communities. These findings underscore the importance of an integrated approach to restoring the ecological functions of peatlands and improving the welfare of surrounding communities.Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) di Sumatera Utara tahun 2024 dirancang untuk meningkatkan kualitas lingkungan, melindungi, dan mengelola ekosistem gambut secara berkelanjutan. Program ini melibatkan pendampingan masyarakat melalui tahapan yang mencakup rekrutmen fasilitator masyarakat, bimbingan teknis, pembentukan tim kerja ekosistem gambut, penyusunan rencana kegiatan masyarakat (RKM), hingga pelaksanaan dan ekspos RKM. Program ini diterapkan di 12 desa yang tersebar di empat kabupaten di Sumatera Utara. Aktivitas melibatkan pengembangan ekonomi berbasis lokal seperti budidaya tanaman dan ternak, produksi kerajinan, serta peningkatan kapasitas masyarakat. Tahapan program DMPG dilaksanakan secara bersamaan dan berkesinambungan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat serta mendapat pendampingan dari Universitas Negeri Medan serta di monitoring oleh delegasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Di akhir program, dilakukan evaluasi untuk mengukur dampaknya terhadap kualitas lingkungan lahan gambut serta peningkatan ekonomi masyarakat di 12 desa sasaran. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas lingkungan sekitar ekosistem gambut serta pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian gambut dan menciptakan model kolaborasi yang efektif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Berdasarkan survey yang dilakukan kepada 12 desa, Dari segi peningkatan kualitas lingkungan sekitar lahan gambut, 10 desa menyatakan program DMPG ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekitar lahan gambut, dan 2 desa menyatakan bermanfaat. Dari segi peningkatan ekonomi masyarakat, 8 desa menyatakan sangat bermanfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan 4 desa menyatakan bermanfaat. Program DMPG memiliki manfaat Hal ini menegaskan pentingnya pendekatan terintegrasi untuk memulihkan fungsi ekologis gambut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pergeseran Peran Qawwam Akibat Kemandirian Ekonomi Perempuan: Analisis Sosio-fiqh atas Determinan Perceraian Zuhairiah; Nur Aulia Rahmah; St. Mukhlisshah
Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 7 No. 2 (2025): July-December, Al Fuadiy : Journal of Islamic Family Law
Publisher : Nurul Qarnain College of Sharia Studies, Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/af.v7i2.1778

Abstract

This study analyzes the implications of women’s economic independence on the reinterpretation of qawwam and its relation to the increasing trend of female-initiated divorce (cerai gugat) in contemporary Muslim families. Using a qualitative socio-fiqh approach, the research combines normative Islamic legal analysis with secondary empirical data, including official divorce statistics from the Religious Courts and the Central Bureau of Statistics (BPS), as well as selected public divorce cases as illustrative contexts. The findings indicate that women’s economic independence does not function as a direct cause of divorce, but as an enabling factor that reshapes power relations and decision-making dynamics within marriage. This condition encourages a shift in the understanding of qawwam from a hierarchical, maintenance-based authority toward a functional and partnership-oriented leadership model. From a maqāṣid al-syarī‘ah perspective, cerai gugat can be understood as a legitimate corrective mechanism to prevent harm and uphold justice and human dignity. This study contributes to contemporary Islamic family law discourse by offering a contextual reinterpretation of qawwam that is responsive to socio-economic change while remaining grounded in the objectives of Islamic law.
SKRINING FITOKIMIA DARI DAUN LIDAH MERTUA (SANSEVIERIA TRIVASCIATA) Siahaan, Ella Oktavianna; Syahputra, Ricky Andi; Sutiani, Ani; Purba, Jamalum; Pulungan, Ahmad Nasir; Nasution, Zuhairiah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4092

Abstract

Abstract: Sansevieria Trivasciata (snake tongue) is a traditional medicinal plant known to contain various bioactive compounds. This study aims to identify secondary metabolite content and characterize Sansevieria leaf crude extract. Plant samples were obtained from Aekbolon village, North Sumatra, and have undergone a taxonomic identification process. The crude extract was prepared by drying and grinding the leaves. The characterization results showed a water content of 8.5% and a water-soluble extract content of 23.85%, which is in accordance with the quality standards of crude extracts according to the Indonesian Herbal Pharmacopoeia. Extraction was carried out using a maceration method using 96% ethanol for three consecutive days. The resulting thick extract was then tested qualitatively to detect secondary metabolites. The screening results showed the presence of allkaloids, flavonoids, saponins, and steroids, while tannins were not detected. These findings indicate that Sansevieria has potential as a source of natural active ingredients for the development of herbal medicines. Keywords: Sansevieria Trivasciata, Phytochemical Screening, Secondary Metabolites Abstrak: Sansevieria Trivasciata (lidah mertua) merupakan tanaman obat tradisional yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder serta melakukan karakterisasi simplisia daun Sansevieria. Sampel tanaman diperoleh dari desa Aekbolon, Sumatera Utara, dan telah melalui proses identifikasi taksonomi. Simplisia disiapkan melalui proses pengeringan dan penghalusan daun. Hasil karakterisasi menunjukkan kadar air sebesar 8,5% dan kadar sari larut dalam air sebesar 23,85%, yang sesuai dengan standar kualitas simplisia menurut Farmakope Herbal Indonesia. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% selama tiga hari berturut-turut. Ekstrak kental yang diperoleh kemudian diuji secara kualitatif untuk mendeteksi metabolit sekunder. Hasil skrining menunjukkan adanya senyawa allkaloid, flavanoid, saponin, dan steroid, sedangkan tanin tidak terdeteksi. Temuan ini menunjukkan bahwa Sansevieria memiliki potensi sebagai sumber bahan aktif alami untuk pengembangan obat herbal. Kata kunci: Sansevieria Trivasciata, Skrining Fitokimia, Metabolit Sekunder
Co-Authors ,, Serimawarni Ahmad Hafizullah Ritonga Ahmad Nasir Pulungan Alfi Syahfitri Amila Amila Amila Amila Ariyanti Ariska Ayi Darmana Ayi Darmana, Ayi Basuki Wirjosentono Berta Butar-butar Cahaya Amalia Sitorus Cut Masyithah Cut masyithah Cut Masyithah Thaib Dalimunthe, Makharany Damanik, Marini Daniel Ginting Denny Satria, Denny DYNA GRACE ROMATUA Eddiyanto Eddiyanto Eka Margareta Sinaga Elly Sitorus Eriwaty Silalahi, Yosy Cinthya Erly Sitompul ERNALA BR GINTING Eta M. Br Simanullang Etalia, Netie Eviyona Laurenta Br Barus Faradilla, Putri FIRDAUS FAHDI Fitri Margaretta Simarmata Fitria Mahdani Ginting, Elfrida Haqqi Annazili Nasution Harry Agusnar Helen Anjelina Simanjuntak Hestina Hestina Hotromasari Dabukke Hutahaean, Harvei Desmon Ida Duma Riris Ika Kristina Isra Kristina Sitohang Jamalum Purba Jhony Hartanta Sembiring Jon Kenedy Marpaung Jon Kennedy Marpaung Junifa Layla Sihombing Junifa Layla Sihombing, Junifa Layla Junisan Siringoringo Karimah, Fithriyyah M Mukmin Makharany Dalimunthe Marbun, Eva Diansari Maringan Silitonga Marpaung, Jon Kenedy Marpaung, Jon Kennedy Mhd Fahmi Mufti Sudibyo, Mufti Muhammad Risky Akbar Siregar Munthe, Alfian Rejekinta Mutiara Agustina Nst Naim Bahagia Nasution, Haqqi Annazili Nasution, Marnida Yusfiani Nasution, Mhd. Sholeh Kurniawan Nerdy, Nerdy Nia Veronika Nina Fentiana Nora Susanti Nugroho, Arfito Nur Aulia Rahmah Nurfajriani Nurfajriani Nurul Hidayah Pratiwi, Meidy Citra Predy Fernandes Sihaloho Puji Prastowo, Puji Pulungan, Ahmad Shafwan Puput Fransiska Hareva Purwandari, Vivi Putri Faradilla Ratna Sari Dewi Rifoni Simbolon Safruddin, Muhammad Sultan Sapitri*, Alfi Sapitri, Alfi Saputra, Ardi Maulanna Sari, Dwy Puspita Setiawati Gea Siahaan, Ella Oktavianna Sianipar, Artha Yuliana Sihite, Onggal Silitonga, Maringan Silvia Dona Sari Simanullang, Eta M. Br Siringoringo, Junisan Siti Maimunah Siti Maimunah Siti Maimunah Siti Maimunah Siti Nurbaya Siti Nurbaya Sitompul, Erly Sitorus, Cahaya Amalia Sitorus, Elly Sitorus, Rosa Nadya Evelyn St. Mukhlisshah Suharyanisa Supartiningsih - - Supartiningsih Supartiningsih Sutiani, Ani Syahputra, Ricky Andi Syarifuddin Syarifuddin Thaib, Cut Masyithah Tiurma Sitompul Vivi Asfianti Vivi Purwandari Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi Zul Alfian