Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE TIPE BUZZ GROUP PADA MATA PELAJARAN SEJARAH TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 1 KEUMALA Sari, Suci Indah; Muslem, Muslem; Suryana, Nina
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul pengaruh metode tipe Buzz Group pada mata pelajaran sejarah terhadap peningkatan prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Keumala. adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui terdapat pengaruh penerapan metode tipe Buzz Group pada mata pelajaran sejarah terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Keumala. dan faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penerapan metode tipe Buzz Group pada mata pelajaran sejarah terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Keumala. pendekatan penelitian ini yaitu kuantitatif, untuk memperoleh data dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik tes, tes dilakukan untuk mengetahui prestasi belajar sejarah siswa dan angket, hasil dari penelitian ini yaitu hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran Buzz Group lebih baik dari pada hasil belajar sejarah siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas X SMAN 1 Keumala. metode Buzz Group berpengaruh terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas X SMAN 1 Keumala, berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh harga thitung = 2,09 sedangkan ttabel = 1,68, sehingga Ha dapat diterima, yaitu penerapan model Buzz Group  dapat meningkatkan prestasi belajar sejarah siswa kelas X SMAN 1 Keumala. berdasarkan hasil penelitian ada banyak faktor yang menjadi kendala dalam penerapan metode tipe Buzz Group pada mata pelajaran sejarah terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Keumala diantaranya yaitu kurangnya kerjasama kelompok, kurangnya pemahaman siswa dalama memahamai materi pembelajaran sejarah, siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar sejarah, motivasi belajar siswa rendah, sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang kurang memadai, dan alokasi waktu yang pembelajaran yang kurang. Kata kunci : metode buzz group, pelajaran sejarah, prestasi belajar, SMAN 1 Keumala
PENGARUH METODE MIND MAPPING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 PADANG TIJI Wali, Muhammad; Munira, Widia; Muslem, Muslem
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul pengaruh metode Mind mapping terhadap peningkatan pemahaman belajar sejarah siswa kelas X SMA Negeri 1 Padang Tiji. adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan metode Mind mapping terhadap peningkatan pemahaman belajar sejarah siswa kelas X SMA Negeri 1 Padang Tiji. dan faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala dalam penerapan metode Mind mapping pada mata pelajaran sejarah terhadap peningkatan pemahaman belajar sejarah siswa kelas X SMAN 1 Padang Tiji. pendekatan penelitian ini yaitu kuantitatif Desakriptif, untuk memperoleh data dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik tes, tes dilakukan untuk mengetahui pemahaman belajar sejarah siswa, hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu pemahaman belajar sejarah siswa yang diajarkan dengan metode Mind mapping lebih baik dari pada pemahaman belajar sejarah siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas X SMAN 1 Padang Tiji. metode Mind mapping berpengaruh terhadap pemahaman belajar sejarah siswa kelas X SMAN 1 Padang Tiji, berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh harga thitung = 3.047 sedangkan ttabel = 2.100, sehingga Ha dapat diterima, yaitu pengaruh  motode Mind mapping dapat meningkatkan pemahaman belajar sejarah siswa kelas X SMAN 1 Padang Tiji. berdasarkan hasil penelitian ada banyak faktor yang menjadi kendala dalam penerapan metode Mind mapping pada mata pelajaran sejarah terhadap peningkatan pemahaman belajar sejarah siswa kelas X SMAN 1 Padang Tiji, diantaranya yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap metode Mind mapping, kurangnya pemahaman siswa dalama memahamai materi pembelajaran sejarah, siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar sejarah, sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang kurang memadai, dan alokasi waktu yang pembelajaran yang kurang.Kata kunci : Metode Mind mapping, Pelajaran Sejarah, Pemahaman Belajar Sejarah, SMAN 1 Padang Tiji.
PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS KASAB ACEH UNTUK MENINGKATKAN NILAI-NILAI KARAKTER SISWA DI SMAN 1 MILA Fahrizal, Fahrizal; Muslem, Muslem; Jannah, Miftahul
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 3, No 4 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKasab merupakan bagian dari perangkat adat masyarakat aceh yang berfungsi sebagai dekorasi. Meskipun sebagai dekorasi, kasab sebenarnya mengandung nilai/makna sendiri sehingga tidak sekedar mengandung nilai estetika semata namun memiliki nilai dan simbol dalam kehidupan masyarakat aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran sejarah berbasis kasab Aceh untuk meningkatkan nilai-nilai karakter di SMAN 1 Mila. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Mila Kabupaten Pidie pada tahun ajaran 2022-2023. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif triangulasi yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai karakter yang muncul pada siswa SMA Negeri 1 Mila Kabupaten Pidie yaitu disiplin, kerja sama, rasa ingin tahu, tanggung jawab, toleransi, religius, kreatif, peduli lingkungan, jujur, mandiri, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, demokratis, dan gemar membaca. Pembelajaran sejarah berbasis Kasab Aceh dapat meningkatkan nilai-nilai karakter siswa SMA Negeri 1 Mila Kabupaten Pidie. Beberapa kendala yang dihadapi dalam penerapan pembelajaran kasab Aceh adalah kurang profesionalnya guru dalam menyusun Rencana Pembelajaran dengan memasukkan muatan lokal kedalam pokok bahasan, keterbatasan sumber informasi, keterbatasan media pembelajaran, kurangnya dukungan kebijakan dari pengambil kebijakan.Kata Kunci : Pembelajaran Sejarah, Kasab Aceh, Karakter Siswa
The English Teaching Activities Using Shift System During Pandemic At SMAN 3 Langsa Muslem, Muslem; Wati, Shafrida; Safira, Maulida
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol 9 No 2 (2022): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v9i2.4859

Abstract

Abstract The aim of this research was to describe the experience of teaching activities using shift system during the pandemic and to know the obstacles students’ experience in the learning activity. The method of this study was qualitative with descriptive design. Subject of the study was one teacher and 10 students of XI IPA3 of SMAN No.3 Langsa. The data were collected by using questionnaire and documentation. Based on the result of the research, the experience of teaching activity using shift system has an impact on the learning process. The teacher must arrange the schedule and students material according to the syllabus continuously for different days. It often leads the teacher to repeat the material was unintentionally. In addition, the duration of learning is only 30 minutes, which the previous was 45 minutes. Then, students also experienced obstacles during the learning. Students found difficulties in understanding the materials explained by the teacher because the duration was short. The system made them lazy to study as the learning is divided in to shift A & B. It can be concluded that the teaching activity using the shift system do not run optimally.
Chars From Hydrothermal and Hydrothermal Tandem Pyrolysis Carbonizations of Polyvinyl Chloride: Dechlorination Ability and Its Surface Characterization Muslem, Muslem; Nufus, Hayatun; Yulian, Muammar
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v10i2.25852

Abstract

Abstract: The hydrothermal carbonization method has been applied in polyvinyl chloride (PVC) conversion. The polymer was transformed to char safely without the formation of harmful emissions. PVC's chlorine content was removed through a nucleophilic reaction by reactive subcritical water and captured by alkali ions as stable salt. The PVC bulk was dechlorinated and carbonized by subcritical water inside the hydrothermal reactor at 200 °C for 120 minutes. The solid chars obtained then were characterized by Fourier Transform Infra-Red, Scanning Electron Microscope, Energy Dispersive X-ray, and Transmission Electron Microscope. As a comparison, the chars were also pyrolyzed further to obtain the thermal char characteristics. The char products obtained by hydrothermal (hydrochar) and hydrothermal-pyrolysis (hydro-pyrochar) yielded 94.96% and 48.08%, respectively. The infrared spectra showed that both hydrochar and hydro-pyrochar consist of aliphatic carbon and hydrophilic functional groups of C=O and OH. The morphological images observed by Scanning Electron Microscope on the magnification of 3000x showed the smooth granular particle for hydrochar and the irregular rough particle for hydro-pyrochar. The chlorine contents from surface analysis by energy dispersive X-ray in hydrochar were decreased down to 23.24 mass percentage from 56.80 mass percentage in PVC, while in hydro-pyrochar, there is no chlorine content observed in the particle surfaces. The particle images investigated by Transmission Electron Microscope revealed that the particle shape of hydrochar was granular while the hydro-pyrochar was cylindrical. The particle sizes of hydrochar and hydro-pyrochar were calculated in the range of 36-180 nm and 8-40 nm, respectively.Abstrak: Metode karbonisasi hidrotermal telah berhasil diaplikasikan dalam konversi polivinil klorida (PVC). Polimer diubah menjadi arang dengan cara yang aman tanpa menghasilkan emisi berbahaya. Klorin dalam PVC dikeluarkan melalui reaksi nukleofilik oleh air subkritis yang reaktif dan ditangkap oleh ion alkali menjadi garam yang stabil. Serbuk PVC dideklorinasi dan dikarbonisasi oleh air subkritis didalam reaktor hidrotermal pada 200 °C selama 120 menit. Arang padat yang diperoleh selanjutnya dikarakterisasi dengan Fourier Transform Infra Red, Scanning Electron Microscope, Energy Dispersive X-Ray dan Transmission Electron Microscope. Sebagian arang selanjutnya juga dipirolisis untuk mendapatkan arang dengan karakteristik arang pemanasan kering sebagai pembanding. Rendemen arang yang diperloleh secara hidrotermal (hidrochar) sebesar 94,96% dan secara hidrotermal-pirolisis (hydro-pyrochar) sebesar 48,08%. Spektra infra merah menunjukan bahwa kedua jenis arang tersebut mengandung karbon alifatik dan gugus fungsi hidrofilik C=O dan OH. Morfologi permukaan yang teramati dengan Scanning Electron Microscope pada pembesaran 3000x menunjukkan bahwa hidrochar merupakan partikel bulat yang lembut dan hidro-pirochar merupakan partikel kasar tidak beraturan. Analisis dispersi energi X-Ray menunjukkan bahwa persentase klorin pada hidrochar turun menjadi 23,24% (b/b) dari persentase awal klorin pada PVC sebesar 56,80% (b/b), sedangkan pada hidro-pirochar, tidak ada klorin yang terdeteksi pada permukaan partikel. Analisis Transmission Electron Microscope menunjukkan bahwa partikel hidrochar berbentuk bulat, sedangkan partikel hidro-pirochar berbentuk silinder. Ukuran partikel hidrochar berada pada rentang 36-180 nm sedangkan ukuran partikel hidro-pirochar berada pada rentang 8-40 nm.
Relevansi Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Agama Islam Dengan Pembelajaran di SMA Kabupaten Pidie Muslem, Muslem
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v1i1.8

Abstract

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam. Untuk Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Standar kompetensi lulusan mencakup lima aspek al-Qur’an, keimanan, akhla mulia, fiqh dan sejarah kebudayaan Islam. Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas diharapkan mempunyai relevansi dengan SKL PAI agar mampu menghasilkan peserta didik yang berprilaku baik, menghayati nilai-nilai ajaran agama serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun realitanya banyak siswa-siswa SMA yang mempunyai perilaku yang kurang berakhlak baik kepada guru, orang tua, kenakalan remaja, dan meninggalkan atau mengabaikan kewajiban sebagai umat beragama Islam, seperti shalat. Fokus penelitian ini tertuju pada pembelajaran PAI yang mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaannya dan evaluasi pembelajaran. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi dan analisanya bersifat kualitatif berupa deskripsi kata-kata tidak dalam bentuk statistik. Hasil peneltian menunjukkan bahwa: Perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru PAI di SMA di Kabupaten Pidie sudah relevan dengan SKL PAI. Hal ini karena perencanaan pembelajaran yang dibuat memiliki kesamaan baik dalam struktur dan kegiatan pembelajaran yang ada dalam kurikulum. 2) Pelaksanaan pembelajaran sesudai sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang ada silabus dan RPP. Evaluasi pembelajaran untuk ranah kognitif dilakukan berbasis pada paper and pen test. Dari segi penilaian afektif belum sepenuhnya relevan karena belum dilakukan secara integral dengan perilaku siswa di luar sekolah (masyarakat).
Hakikat Metodologi Targhib dan Tarhib: (Kajian Ontologis dalam Pendidikan Islam) Muslem, Muslem
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v1i2.10

Abstract

Targhib dan tarhib merupakan metode Qur’ani dalam mendidik manusia dan keduanya selalu diterapkan secara bersamaan. Targhib adalah janji terhadap kesenangan akhirat yang disertai bujukan. Sedangkan tarhib adalah ancaman melalui hukuman yang disebabkan oleh terlaksananya sebuah pelanggaran, kesalahan atau perbuatan dosa yang telah dilarang Allah. Hakikat metode targhib dan tarhib dalam pendidikan Islam bertujuan agar anak didik lebih terdorong untuk melakukan kebaikan, meraih prestasi yang lebih baik, sehingga ia akan lebih tekun, dan gigih dalam kegiatan pembelajaran dan juga aktifitasnya sehari-hari. Sementara hakikat tarhib adalah untuk memperbaiki tabiat dan tingkah laku anak didik untuk mendidiknya ke arah kebaikan sehingga tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan agar bertanggung jawab atas kesalahannya. Implementasi metode targhib dan tarhib dalam pendidikan Islam setidaknya harus memperhatikan tiga teknik yaitu teknik pemberian bimbingan dam ampunan, pemberian motivasi dan peringatan dan pemberiaan anugerah dan hukuman. Metode targhib dan tarhib memiliki keistimewan karena memiliki kedudukan yang teguh, akarnya bersumber dari al-Quran. Di samping itu metode ini juga dapat  memberikan pengaruh yang besar terhadap jiwa anak didik untuk melakukan hal-hal yang positif dan progresif serta mampu menggugah serta mendidik perasaan rabbaniyah; perasaan khauf (takut) kepada Allah, perasaan khusyu’, perasaan cinta, perasaan harap (raja’). Namun metode ini akan memiliki kelemahan apabila dalam aplikasinya berlebihan, dan tidak proporsional seperti berlebihan dalam targhib hanya akan amembangkitkan motivasi ekstrinsik sehingga secara tidak sadar akan memudarkan motivasi intrinsik anak didik. Kadang juga dapat menimbulkan ketidakikhlasan pada diri anak didik terhadap perbuatannya. Sementara berlebihan dalam tarhib akan mengakibatkan anak didik menjadi kebal ancaman, dan tidak mapan lagi baginya.
Analysis of Student Learning Independence in Distance Learning at Madrasah Aliyah Negeri Hayatina, Maulida; Fajrina, Salina Ahdia; Muslem, Muslem
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 10 No 1 (2022): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.155 KB) | DOI: 10.21093/sy.v10i1.4369

Abstract

This study aims to find out the difference in learning independence of MAN learners in Distance Education in urban and rural areas after being controlled by self-concept variables. The approach in this research is a quantitative approach using survey methods. The sample in this study amounted to 392 students who attended school in the urban and rural areas of South Kalimantan Province. Data collection techniques in this study use questionnaires and documentation. The questionnaire instrument is theoretically validated using the Delphi technique while empirically using a static test of factor analysis. As for testing the hypothesis, the requirements test is carried out as follows: (1) normality test; (2) homogeneity test; and (3) linearity test, which is then followed by a covariance analysis test (ANAKOVA). The results of this study proved that there was no significant difference in the learning independence of MAN learners in PJJ between urban and rural areas after controlled self-concept variables. However, if you look at the magnitude of the influence, it is known that there is a significant influence on self-concept on the learning independence of MAN students in PJJ in urban and rural areas of South Kalimantan Province.
Analysis of Student Learning Independence in Distance Learning at Madrasah Aliyah Negeri Hayatina, Maulida; Fajrina, Salina Ahdia; Muslem, Muslem
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 10 No 1 (2022): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v10i1.4369

Abstract

This study aims to find out the difference in learning independence of MAN learners in Distance Education in urban and rural areas after being controlled by self-concept variables. The approach in this research is a quantitative approach using survey methods. The sample in this study amounted to 392 students who attended school in the urban and rural areas of South Kalimantan Province. Data collection techniques in this study use questionnaires and documentation. The questionnaire instrument is theoretically validated using the Delphi technique while empirically using a static test of factor analysis. As for testing the hypothesis, the requirements test is carried out as follows: (1) normality test; (2) homogeneity test; and (3) linearity test, which is then followed by a covariance analysis test (ANAKOVA). The results of this study proved that there was no significant difference in the learning independence of MAN learners in PJJ between urban and rural areas after controlled self-concept variables. However, if you look at the magnitude of the influence, it is known that there is a significant influence on self-concept on the learning independence of MAN students in PJJ in urban and rural areas of South Kalimantan Province.
KONSEP BELAJAR DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAYA Muslem, Muslem
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Nusantara ( Febuari-Agustus)
Publisher : lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Allah menciptakan manusia dengan ciptaan yang sempurna dibandingkan dengan ciptaan lainnya. Manusia dibekali dengan sejumlah potensi (daya-daya) seperti daya berpikir, daya mengingat, daya mengamati, daya fantasi, daya kemauan dan daya lainnya yang dapat dipergunakan untuk melakukan kegiatan belajar. Dalam teori belajar psikologi daya, daya-daya dalam diri peserta didik perlu dilatih dan didisiplinkan agar dapat berkembang dengan baik. Semakin sering dilatih semakin baik untuk menguatkan daya itu sendiri. Penguasaan materi tidak dipentingkan karena pengetahuan itu akan muncul sendiri ketika daya-daya itu sudah terlatih. Tujuan belajar yang sebenarnya bukan untuk mendapatkan pengetahuan dari materi yang dipelajari, tetapi untuk memperkuat daya-daya itu. Apabila daya-daya itu sudah dilatih dan didisiplinkan dengan baik (dengan pelajaran tertentu) maka akan dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan (pelajaran-pelaran lain).
Co-Authors - Fakhrurrazi . Azmeri, . ahmad yani Ainal Mardhiah Aisy, Rishazatul Akbar, Zulhiddin Alberto Noviano Patty Alfiady, Teuku Aminuyati Asbudi Asbudi Asna, Saifal Azwar Thaib Bhayu Gita Bhernama Binawati Ginting Dahlan Abdullah Depita Kardiati Destiana, Khaerunisa Dewi. M, Nur Sari Dwitawati, Ima Efilda, Adila Putri Fahrizal Fahrizal Faisal Syahputra, Faisal Fajrina, Salina Ahdia Ghazi Mauer Idroes Hakim, Rachmi F. Hanafiah, Olivia A. Hanan, Dafif Hayatina, Maulida Hayatun Nufus Heri Fajri, Heri Husna, Zahrotul Husni Mubarrak Ikhwan, Hady Inanta, Nora Silva Irvanizam, Irvanizam Isfanda, Isfanda Iskandar Iskandar Jafaruddin Jafaruddin, Jafaruddin Joshi, Jaghdish S. Junaidi Arsyad, Junaidi Kemala, Pati Kiflah, Marzatul Lala, Andi Lia Handayani, Lia Listia, Ayu Marlina Marlina Matsum, Hasan Maulana, Aga Maulydia, Nur Balqis Miftahul Jannah Muammar Yulian MUH. FICHRIYADI HASTIRA Muhammad Azis Muhammad Farid Muhammad Wali, Muhammad Muhammad Yusuf Mujiburrahman -, Mujiburrahman Muliyani, Tri Mulyadi Mulyadi Munira, Widia Muryali, Muryali N. Nazaruddin Nasution, Salmah Nazila, Dara Ningsih, Indah Putri Nisah , Khairun Nurhayati Nurhayati Putra, Noviandi I. Raudhatul Jannah Razief Perucha Fauzie Afidh Reni Silvia Nasution Reza Muttaqin, Reza Muttaqin Rinaldi Idroes Rivansyah Suhendra Romadhoni, Yenni Safira, Maulida Salsabila, Athaya Saputra, Feri Sari, Suci Indah Sasmita, Novi Reandy Shafira, Ghina A. Shafrida Wati, Shafrida Sofyan Sofyan Suhendra, Rivansyah Suryana, Nina Syamsidik, Syamsidik Teuku Rizky Noviandy Ulhaq, Muhammad Zia Yukadhirza, Vitra Yuli Santri Isma Zahriah, Zahriah