p-Index From 2021 - 2026
16.581
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Keterikatan Kerja dan Perilaku Kerja Inovatif pada Guru SMK Santyashayu Sottya; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53881

Abstract

Hubungan Work Family Conflict Terhadap Life Satisfaction Pada Pekerja Wanita Zahroh Intan Permatasari; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pada pekerja wanita yang kesulitan berperan dalam domain pekerjaan ataupun domain keluarga dan menimbulkan work-family conflict pada pekerja wanita, konflik peran yang terjadi dapat berhubungan terhadap kepuasan hidup individu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan work-family conflict dan life satisfaction pada pekerja wanita. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatory dan menggunakan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampel penelitian. Total responden yang terlibat pada penelitian ini berjumlah 68 pekerja wanita meliputi 30 pekerja wanita sebagai responden uji coba skala dan 38 pekerja wanita sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa skala work-family conflict dan skala life satisfaction. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment yang menghasilkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,378 (r=-0,378) dengan nilai signifikansi 0,019 (p<0,05). Hasil pengolahan data ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi konflik peran ganda yang dialami oleh pekerja wanita, maka kepuasan hidup pekerja wanita akan rendah. Begitu pun sebaliknya ketika konflik peran ganda pekerja wanita rendah, maka kepuasan hidup pekerja wanita akan tinggi.
Hubungan antara Grit dan Perceived Organizational Support dengan Work Engagement pada Karyawan Alfith Jian Farina; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.53958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara grit dan perceived organizational support dengan work engagement pada karyawan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan subjek sebanyak 31 karyawan. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala grit, skala perceived organizational support, dan skala work engagement. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi berganda. Berdasarkan data analisis data didapatkan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05) dan nilai taraf korelasi (r) sebesar 0.788. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima yakni terdapat hubungan antara variabel grit dan perceived organizational support dengan work engagement pada karyawan. Semakin tinggi grit dan perceived organizational support karyawan, maka work engagement yang dimilikinya juga tinggi. Begitupula sebaliknya, semakin rendah grit dan perceived organizational support karyawan, maka semakin rendah pula work engagement yang dimiliki karyawan.
Hubungan Budaya Organisasi dan Perilaku Inovatif pada Pegawai Dinas Kebudayaa, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Zhafira Koes Wahyuandari; Olievia Prabandini Mulyana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i2.54052

Abstract

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pada era digital ini organisasi pemerintahan sangat membutuhkan tingkat inovasi dan kreativitas yang tinggi pada tiap anggota organisasinya sehingga organisasi pemerintahan bisa menuju pemerintahan yang baik (good gorvernance) dan juga bangkit kembali setelah adanya pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dan perilaku inovatif pada pegawai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DISBUDPARPORA). Subjek pada penelitian ini berjumlah 82 pegawai DISBUDPARPORA. Metode pengumpulan data menggunakan skala budaya organisasi dan skala perilaku inovatif. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Pearson Product Moment yang hasil analisisnya sebesar 0,779 (r=0,779) dengan nilai signifikasi 0,000 (p<0,05) dan korelasi yang positif antara budaya organisasi dan perilaku inovatif. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan budaya organisasi dan perilaku inovatif pada pegawai Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga. Semakin tinggi budaya organisasi maka akan semakin tinggi pula perilaku inovatif pada pegawai.
Understanding What Makes Teaching Meaningful: A Systematic Literature Review of Antecedents and Determinants of Meaningful Work in Education Olievia Prabandini Mulyana; Umi Anugerah Izzati; Jelita Citrawati Jihan; Yunia Dwie Nucahyanie; Meita Santi Budiani; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi; Dinda Cahya Novianti; Dinar Ester Marturia Oktaviana Simanjuntak
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 5 No. 6 (2024): November
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v5i6.719

Abstract

Objective: Meaningful work is an essential aspect of teachers that can be influential in improving the quality of education; therefore, this study aimed to identify antecedent factors and determinants of meaningful work in teachers. Method: This study used a systematic literature review to examine the variables that can be antecedents and determinants of meaningful work. Results: Based on the literature studies that have been conducted, it is known that variables such as calling orientation, work role fit, workplace attachment, coworker relations, job design, altruistic behavior, authentic leadership, job crafting, and perceptions of organizational identification can be antecedent factors of meaningful work of teachers. Meaningful work can determine variables such as work attitude, teacher-student relationships, work engagement, burnout, resilience, self-rated health, intention to leave, corrosion at the character level, and organizational commitment. Novelty: This study thoroughly examines the antecedents and determinants of teachers' meaningful work variables, which, other yet to behave, need to be more widely researched.
PELATIHAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA MAHASISWA WIRAUSAHA Khoirunnisa, Riza Noviana; Mulyana, Olievia Prabandini
Journal Community Service Consortium Vol 3 No 1 (2023): Journal Community Service Consortium
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/consortium.v3i1.3720

Abstract

Mahasiswa yang berwirausaha akan dihadapkan pada berbagai pilihan yang mengharuskan untuk mengambil suatu keputusan dengan cepat dan efektif. Mahasiswa wirausaha perlu memiliki keterampilan untuk pengambilan keputusan. Pelatihan keterampilan pengambilan keputusan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa mengenai pengambilan keputusan. Metode yang digunakan pada pelatihan keterampilan pengambilan keputusan ini meliputi brainstorming, permainan, diskusi, dan roleplay. Hasil dari kegiatan pelatihan pengambilan keputusan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan pengambilan keputusan mahasiswa antara sebelum dan sesudah pelatihan keterampilan pengambilan keputusan. Keterampilan pengambilan keputusan mahasiswa wirausaha meningkat setelah mengikuti pelatihan keterampilan pengambilan keputusan.
Academic Self-Efficacy as a Mediator: Examining the Link Between Career Calling and Employability in Higher Education Mulyana, Olievia Prabandini; Izzati, Umi Anugerah; Mulyana, Phonny Aditiawan; Nucahyanie, Yunia Dwie; Puspitadewi, Ni Wayan Sukmawati; Budiani, Meita Santi
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 14 No 2 June 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.30981

Abstract

In today's increasingly competitive job market, employability has become a vital competency for students. This study examined the relationship between career calling and student employability, with a particular focus on the mediating role of academic self-efficacy. Utilizing a quantitative correlational design, the research involved 703 student participants. Data were collected through validated Likert-type instruments measuring career calling, academic self-efficacy, and employability. Path analysis conducted using JASP software revealed significant positive associations among the three variables. Mediation analysis demonstrated that career calling had a direct effect on employability (direct effect = 0.112, p = 0.002), as well as a stronger indirect effect through academic self-efficacy (indirect effect = 0.549, p < 0.001). These findings underscore the pivotal role of academic self-efficacy as a mediator, suggesting that its influence on employability is more substantial than the direct effect of career calling alone.
Hubungan antara Iklim Organisasi dengan Keterlibatan Kerja pada Pegawai Dinas X Aulia, Agnely Risqy; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n01.p165-178

Abstract

Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan kerja pegawai di instansi pemerintahan dengan beragam tugas dan fungsi. Ketidakjelasan peran dapat mendorong pegawai bekerja di luar tupoksi, yang menurunkan kinerja dan keterlibatan kerja. Keterlibatan kerja merupakan hubungan psikologis individu terhadap pekerjaannya, yang mana menjadi kunci pencapaian target instansi. Penelitian ini bertujuan mengungkap hubungan antara iklim organisasi dan keterlibatan kerja pada 74 ASN Dinas X yang bekerja minimal satu tahun. Penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Variabel diukur menggunakan instrumen keterlibatan kerja mengacu pada aspek keterlibatan kerja oleh Kanungo (1982) dan instrumen iklim organisasi mengacu pada dimensi iklim organisasi oleh Lussier (2017). Analisis data mencakup uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, uji linearitas dengan deviation from linearity, dan uji korelasi dengan analisis Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,656 dengan signifikansi 0,001 (p < 0,05) yang dimaknai adanya hubungan positif dan kuat antara iklim organisasi dengan keterlibatan kerja. Hal ini menandakan semakin tinggi iklim organisasi yang dirasakan pegawai maka semakin tinggi pula keterlibatan kerja pegawai. Abstract This research underscores the importance of job involvement in government agencies. Role ambiguity is a factor that can reduce employee performance and involvement. Job involvement is an individual's psychological connection to their work, and it is crucial for achieving institutional targets. This study investigated the relationship between organizational climate and job involvement among 74 civil servants at Agency X who had worked for at least one year. A correlational quantitative approach with a saturated sampling technique was used. Job involvement variables were measured using aspects identified by Kanungo (1982), while the organizational climate instrument was based on dimensions proposed by Lussier (2017). Data analysis included the Shapiro-Wilk normality test, a linearity test via deviation from linearity, and a Pearson Product Moment correlation. Results showed a positive and strong correlation (r=0.656, p<0.05) between organizational climate and job involvement. This suggests that a more positive perceived organizational climate correlates with higher employee job involvement.
Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja dan Pemberdayaan Psikologis pada Karyawan X Rohmah, Mellynda Silanur; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n01.p179-192

Abstract

Karyawan bidang operasi berperan penting dalam menjaga kontinuitas proyek di lingkungan kerja berisiko tinggi. Tuntutan kompetensi, sistem kerja shift, serta tekanan fisik dan mental yang tinggi menjadikan pemberdayaan psikologis mereka perlu mendapat perhatian khusus. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan Pearson’s correlation melalui program JASP 0.17.1. Nilai koefisien (r) sebesar 0.785 dengan signifikansi (p = 0.001 < 0.05), yang mengindikasikan hubungan positif dan signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan pemberdayaan psikologis. Semakin tinggi kualitas kehidupan kerja maka semakin tinggi pemberdayaan psikologis karyawan, demikian sebaliknya semakin rendah kualitas kehidupan kerja maka semakin rendah pemberdayaan psikologis karyawan. Abstract Operational employees play a vital role in maintaining project continuity within high-risk work environments. High competency demands, shift-based schedules, and elevated physical and mental pressure highlight the need for greater attention to their psychological empowerment. This study employed a quantitative correlational method. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Pearson’s correlation through the JASP 0.17.1 software. The correlation coefficient (r) was 0.785 with a significance value (p = 0.001 < 0.05), indicating a positive and significant relationship between quality of work life and psychological empowerment. The higher the quality of work life, the higher the psychological empowerment of employees, and vice versa, the lower the quality of work life, the lower the psychological empowerment of employees.
Hubungan antara Persepsi Dukungan Organisasi dengan Keterikatan Kerja pada karyawan Nabila, Annisa’ Fara; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n01.p193-201

Abstract

Karyawan yang menghadapi berbagai tugas dan tuntutan perlu memiliki semangat, dedikasi, dan keterikatan penuh agar dapat bekerja optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan keterikatan kerja pada karyawan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 108 karyawan yang dipilih dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.001 (p < 0.05). Nilai koefisien korelasi sebesar 0.753 (r = 0.753) menunjukkan bahwa hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan keterikatan kerja bersifat kuat dan searah, yang berarti semakin tinggi persepsi dukungan organisasi yang dirasakan karyawan, maka semakin tinggi pula tingkat keterikatan kerja yang dimilikinya. Abstract Employees facing various tasks and demands need to have enthusiasm, dedication, and full commitment in order to work optimally. This study aims to determine the relationship between perceived organizational support and work engagement among employees. The sample in this study consisted of 108 employees selected using saturated sampling techniques. The data obtained were analyzed using Pearson Product Moment correlation tests. The analysis results show a significance value of 0.001 (p < 0.05). The value of the correlation coefficient of 0.753 (r = 0.753) shows that the relationship between the two variables is strong and in the same direction, meaning that the higher the perceived organizational support score, the higher the work engagement owned by employees.
Co-Authors ADITYA PUTRA, REZA Aesa Aesa Aesa Affa, Athia Fadila Affia, Khairunnisa Affia, Khairunnisa Atika Nur Afifah, Ainun Nur A'ini Afifah, Ainun Nur Aini AFIRA PUTRI, ARINA Alfith Jian Farina Amanda Hayyu Amanda Hayyu, Amanda Amin Al Haadie Shafie Amirafatin Salsabila Andi Nurcahya Andi Nurcahya, Andi Anggraeni, Dya Wahyu Anita Dwi Rahmawati Annisa Talia Al Maghfiroh Arida Rizka Suryani ARINA AFIRA PUTRI Asmoro, Yoga Seto Aufavidya Monica Putriamadhana Aulia Mufida Aulia, Agnely Risqy Azky, Salsabila Bernadeta Isabella Roselawati Charysma Yogie Agoestyna Cherina Safa Wardhani CHOIRUNISSABELLA ULFA Christina Lolita Christopher Robert Muljo Dayu, Jania Amara Tegarin Della Rizky Adisyah DESI NURWIDAWATI Devi Diani Intan Izazi Dewi Sukmawati DHEA MONICA, FENTY Diana Rahmasari Dinar Ester Marturia Oktaviana Simanjuntak Dinda Cahya Novianti Dinda Cahya Novianti Dio Gustama Mulyono Ditya Yuda Pratama Diza Junita Dwi Bagus Yulianto Earlene Tania Rahma ELFITASARI, NADHIFAH Fachreza Abhitama Akbar Fachreza Abhitama Akbar, Fachreza Abhitama Fadhil Ramadhan Fadhilah, Fathin FENTY DHEA MONICA Firda Dwi Ismiantari Firdausi, Lutfiana Fitria Nasywa, Suluh Fivika Amanah Novianti Fradipta, Diora Gianmah, Mohamad Refikasa Khaf Putra GITA MAWARNI, SUCI Hanum, Dyah Alfu Putri Hestya, Dwi Hidayati, Siti Nur Aini Ifna Ratrika Enggarsari Ilmi, Aynun Indirasari, Luviana Dewi Ira Khairani Panjaitan Isa, Khairunesa Jelita Citrawati Jihan Khairunnisa Atika Nur Affia KIRANA PERTIWI, PRATITA Laily Alfina Rahmadhani Laura Novita Prasojo Luh Putu Ratna Sundari MARATUS S, SAMANTHA Marisa Rahmi Agustinah Mary Loi A. Sibucao Mayang Salsabila Meita Santi Budiani Mellania Widya Nurhaliza Miftakhul Jannah Miftakhul Jannah Min Hajul Abidin Muchollasho, Wiwin Muhammad Mahdi Ali Permana Muhammad Mahdi Ali Permana, Muhammad Mahdi Ali Muhammad Teguh Yulianto Muhammad Wildan Nasywan Mulyana, Phonny Aditiawan Nabila, Annisa’ Fara NADHIFAH ELFITASARI NAWANGSIH WINANTU Nesyanda Rahma Rosyadi Ni Wayan Sukmawati Puspita Dewi Ni Wayan Sukmawati Puspita Dewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadew Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi, Nina Puji Iswati Nindhia Sekar Prameswari Ningtyas, Wasilatul Fadila Ninik Setiyowati Nismah Panjaitan Novia Anggraini Novia Anggraini Novianti, Dinda Cahya Nur Aulia Nur Eva Nur Hidayah Nur'aini, Nadja Alfin Nurchayati Nurchayati Nurul Laila Salsabila PRATITA KIRANA PERTIWI Priastuty, Bella Ayu Dianti Putri Hardiyanti, Afrillia Putri Ramadhany Qori Setyo Ningrat Rachmadev, Natasya Machendrei Haliza Rahma, Earlene Tania Rahmatasya, Mellyca RAMADHAN, FADHIL RAMASARI, YUNI REZA ADITYA PUTRA Riza Noviana Khoirunnisa Robbani, Aurel Bernika Rohmah, Mellynda Silanur Sahar, Pasha Amanda Saidah, Eka Alvinatus Salma Ayu Selinove SAMANTHA MARATUS S Santyashayu Sottya Sari, Teta Pamungkas Sekar Saffina Dzaluliyyah Ardianto Sholichah, Naffa Atus Sindy Wahyu Anggraini SUCI GITA MAWARNI Sulistianingrum, Ludfia Sysditya Ekawanti Sysditya Ekawanti, Sysditya Tutuk Noviasari ULFA, CHOIRUNISSABELLA Umi Anugerah Izzati Umi Anugerah Izzati Umi Anugerah Izzati Umi Anugerah Izzati UMI ANUGERAH IZZATI Umi Anugerah Izzati Umi Anugerah Izzati, Umi Anugerah Wakhidatun Nafi’atus Sholikah Warih Handayaningrum Watie, Mellynda Sukma Wayan Sukmawati Puspitadewi WINANTU, NAWANGSIH Yael, Eva Nandha Jalma Yanna Murnika Sari Yeni Febriani Yundari, Yundari Yuni Mutadayyinah YUNI RAMASARI Yunia Dwie Nurchayanie Yuri Lolita Yuri Lolita Zahroh Intan Permatasari Zhafira Koes Wahyuandari